Home Blog Page 944

Smartfren Luncurkan Andromax T dan Andromax Tab 8.0

0

SALAH satu perusahaan operator lokal, Smartfren, kini sudah mulai masuk ke pasar smartphone, dan tablet. Setelah sebelumnya meluncurkan Smartfren Andromax U, Smartfren kembali meluncurkan dua produk barunya di Indonesia, Smartfren Andromax T dan Andromax Tab 8.0.

Walaupun Smartfren Andromax T bukan satu-satunya perangkat produksi dari Smartfren yang memiliki kemampuan prosesor atau hardware mumpuni, namun dari pihak Smartfren mengungkapkan bahwa smartphonenya kali ini akan memiliki desain yang lebih stylish dan juga ketebalan yang relatif lebih tipis dari produk sebelumnya.

“Kedua produk ini menjadi produk yang special untuk kami, pertama Andromax T, merupakan smartphone yang stylish dengan ketebalan hanya 7,8 mm namun dengan spesifikasi dan fitur yang lengkap, kemudian Andromax Tab 8.0, hadir dengan fungsi multimedia khas tablet yang akan membantu pengguna mobile dalam mendukung rutinitas kerja, hiburan, dan bermain game,” ujar Deputi CEO Smartfren, Djoko Tata Ibrahim (9/10).

Di balik desain trendinya, Andromax T dibekali dengan sistem operasi Android 4.1 Jelly Bean dan teknologi layar IPS dengan one glass solution serta dapur pacu yang bertenaga yakni prosesor quad core berkecepatan 1.2 GHz. Ditambah lagi dengan grafis GPU Adreno 203 yang akan memberikan pengalaman bagi penggemar game. Plus kamera utama 8 megapiksel dan kamera ke dua 2 megapiksel yang akan mendukung fitur video chat dan video call.

Sama seperti produk keluaran Smartfren lainnya, Smartfren Andromax T juga di bekali oleh jaringan dual SIM GSM, CDMA. Untuk jaringan CDMA tentunya sudah di kunci oleh Smartfren, yang didukung oleh jaringan EVDO. Sementara itu untuk sim GSM pengguna bebas menggunakan operator apa saja yang anda sukai. Untuk koneksi, dapat mengandalkan Bluetooth, dan kabel data.

Sementara Smartfren Andromax Tab 8.0 merupakan tablet yang dibekali dengan sistem operasi Android 4.2 Jelly Bean, prosesor Dual Core 1.5 Ghz ARM Cortex–A9, dan GPU Mali 400. Dan yang cukup menjawab kebutuhan konsumen adalah keberadaan baterai berkapasitas 5000 mAH.
Selain itu, Andromax Tab 8.0 ini juga menyediakan adaptor mini-HDMI dan juga micro USB port yang akan menambah kemudahan dalam melakukan kegiatan terutama yang berkenaan dengan data.

Harga Smartfren Andromax T ini adalah Rp.1.799.000 dan pada tahap pertama akan ada 50 ribu unit yang siap dipasarkan. Di paket penjualan, akan disertakan paket data 1.5 Gb, dan bonus gratis telepon ke semua pelanggan Smartfren, 20 menit telepon ke operator lain dan juga 60 SMS selama 30 hari. Sedangkan Andromax Tab 8.0 akan dibandrol dengan hara Rp 2.300.000 dan mendapat bonus paket data sebesar 12 Gb selama 12 bulan. •ARIE / M. TAUFIK (foto)

Oppo N1 Resmi Diluncurkan di Indonesia

0

INDONESIA adalah negara kedua yang menjadi tuan rumah peluncuran smartphone asal China, Oppo N1, di seluruh dunia. Jet Lee, CEO dari PT. Indonesia Oppo  Electronics mengatakan (17/10), “Indonesia adalah negara yang luar biasa, karena orang-orang selalu menantikan peluncuran produk baru dari kami. Ketika kami meluncurkan smartphone Full HD pertama, yaitu Oppo Find, pada April lalu, kami mendapat respon yang membludak. Ini adalah hal yang membuat kami tidak sabar untuk meluncurkan inovasi-inovasi terbaru ke Indonesia secepat mungkin.”

N1 adalah sebuah terobosan baru dari Oppo. Fitur-fitur unik yang dimilikinya membuat smartphone ini menonjol diantara merek-merek terkenal lain. Salah satu terobosannya adalah kamera berputarnya yang juga dilengkapi sensor dan bisa menangkap image dengan resolusi 13 megapiksel. Kualitasnya diklaim sangat memadai karena menggunakan lensa 6-elemen dengan bukaan diafragma 2.0.

Pada kondisi pencahayaan rendah, sensor ini akan dibantu oleh LED Flash yang bisa diatur tingkat kecerahannya agar menghasilkan pencahayaan yang sempurna. Bukan hanya itu, smartphone ini juga mampu menghasilkan gambar yang nyata karena dilengkapi dengan layar 5.9 inch Full HD.

Kamera N1 juga didesain khusus agar bisa diputar hingga menjangkau sudut 206 derajat, yang memungkinkan pengguna mengambil moment dengan kemiringan yang ekstrim, sehingga memungkinkan komposisi-komposisi visual yang kreatif.

Perangkat ini tampak besar karena memiliki bentang layar 5,9 inci dengan  dimensi 170,7 x 82,6 x 9 mm.  Dengan ukuran seperti ini, sangat sulit untuk mengoperasikan perangkat dengan menggunakan satu tangan.

Di bagian belakang, terdapat area touchpad yang dibatasi dengan gambar kotak. Touchpad yang disebut O-Touch ini bisa mengenali sentuhan serta gesture yang dilakukan oleh jari tangan. Fitur ini sangat berguna untuk mengambil gambar, browsing, membaca, dan mendengarkan musik.

Layar 5,9 inci pada Oppo N1 mampu menampilkan kontras dan warna yang cukup baik, lantaran layar ini memakai jenis IPS dengan resolusi 1080 x 1920 piksel dan kerapatan 377 piksel per inci.

Dari sisi komponen hardware, N1 menggunakan prosesor Qualcomm Snapdragon 600 kecepatan 1,7 GHz jenis quad-core dan RAM 2 GB. Dengan kombinasi prosesor seperti ini, perangkat tersebut mampu secara cepat membuka aplikasi, browsing internet, dan beralih dari satu aplikasi ke aplikasi lain.

Oppo N1 yang berjalan dengan sistem operasi Android 4.2 Jelly Bean dan dipercantik dengan Color OS, antarmuka buatan Oppo sendiri ini dibanderol dengan harga Rp 6,9 juta di pasar Indonesia. Kabarnya, OPPO N1 akan hadir di acara Indocomtech pada akhir Oktober ini. •ARIE/M. TAUFIK (foto)

SONY VAIO FIT FLIP PC, Layar Dengan Dua Engsel

0

PERUSAHAAN raksasa asal Jepang, Sony, memamerkan notebook convertible  terbarunya dalam ajang IFA 2013, pameran yang digelar di Berlin, Jerman, belum lama ini.

Dilihat dari desainnya, VAIO Flip mirip dengan ultrabook kepunyaan Lenovo yakni IdeaPad Yoga. Layar notebooknya mengusung teknologi dua engsel yang bisa diputar berlawanan arah dan dilipat, sehingga menjadi komputer tablet.  Saat dilipat, notebook ini dapat berubah fungsi  menjadi tablet atau mode viewer.

Kendati demikian, jika dibandingkan dengan Lenovo Yoga mekanismenya tetap berbeda. Pada mode Stand Yoga, keyboard akan terbalik ke arah bawah karena ketika layar dilipat akan bertumpu pada engsel utama. Sementara pada Sony VAIO Fit Flip PC, keyboard akan sama seperti pada mode laptop yaitu menghadap ke atas. Ini dikarenakan mekanisme engsel ganda yang diusungnya sehingga memungkinkan layar dapat dilipat ke belakang, bukan bertumpu pada engsel utama seperti Lenovo Yoga.

Pada mode tablet PC, VAIO Fit Flip PC akan lebih optimal jika digunakan untuk berselancar di internet, mengambil foto, dan bekerja dengan pena stylus Active Pen opsional miliknya. Sedangkan dalam kondisi layar terlipat pada mode viewer, VAIO Fit Flip PC dapat digunakan untuk  menayangkan film atau melakukan presentasi.

Sony VAIO Fit Flip PC yang tersedia dalam 3 varian ukuran layar yaitu 13-inci, 14-inci, dan 15-inci ini hadir dengan balutan material alumunium berlapis paduan warna hitam dan silver. Untuk mendukung performanya, Sony mengandalkan prosesor Intel Core generasi 4 hingga Intel Core i7 dan ruang penyimpanan yang berbeda di tiap model.

Untuk VAIO Fit Flip PC versi 13-inci, media penyimpanan yang digunakan bermodel SSD sedangkan versi 14-inci dan 15-inci menggunakan media penyimpanan hybrid. Sementara untuk mendukung grafis yang mumpuni, keduanya ditangani oleh kartu grafis NVidia dengan VRAM hingga 2Gb yang hanya tersedia secara opsional untuk model Sony Vaio Fit Flip PC versi 15-inci.

Selain keyboard dengan backlit, touchpad multi-touch dengan berbagai fungsi gesture disediakan agar navigasi Windows 8 dapat dilakukan lebih optimal. Selain itu, hadir fitur isi ulang baterai melalui port USB 3.0 saat notebook dalam kondisi Sleep.

Belum ada info resmi mengenai harga jual dan ketersediaan Sony VAIO Flip PC di Indonesia. •

Tahap Akhir Taiwan Excellence Cares Hadirkan 15 Proyek CSR

0

SEBAGAI upaya mempromosikan merek-merek Taiwan Excellence di berbagai negara berkembang, Biro Perdagangan Luar Negeri (BOFT) dan Taiwan External Trade Development Council (TAITRA) pada Juni lalu menggelar Taiwan Excellence Care secara serentak di lima negara, yaitu Indonesia, India, China Daratan, Vietnam dan Taiwan.

Kali ini, kampanye Taiwan Excellence Care yang merupakan kegiatan amal dengan mendonasikan uang dan produk-produk Taiwan kepada badan amal akhirnya memasuki tahap ketiga. Dimana pada tahap awal, bulan Juni lalu mulai mengajak publik untuk beramal cukup dengan cara login di www.TaiwanExcellenceCare.com yang secara otomatis menyumbangkan US$ 1 dan berhasil terkumpul 56.650 pendaftar sehingga mendonasikan sejumlah uang US$ 56.650 kepada World Vision.

Lalu tahap kedua, masing-masing dari 20 pendaftar yang terpilih di kelima negara diundang untuk mengajukan ide amal kreatif dalam memanfaatkan berbagai produk Taiwan Excellence bernilai US$ 10.000. Pemilihan tiga besar proposal ditentukan oleh hasil voting online dengan total jumlah 400.000 di kelima negara dan evaluasi tim panitia. Ketiga proposal tersebut kemudian dilaksanakan pada periode tahap akhir ini yang berhasil mengumpulkan 15 proposal amal terpilih yang sekaligus menjadi proyek Corporate Social Responbility (CSR) di 5 negara di Asia.

Ditahap akhir yang berlangsung pada 15 Oktober 2013 di Taipei, masing-masing pembuat proposal terpilih menjadi “Duta Peduli” yang akan berbagi cerita kepada publik mengenai pengalaman mereka selama berpartisipasi dalam kampanye ini, dan bagaimana produk-produk Taiwan Excellence telah membantu mereka menunjukkan kepedulian kepada sesama.

Di kesempatan ini, Duta Peduli dalam Konferensi Pers hadir Duta Selebriti Taiwan Excellence dari masing-masing negara, yakni bintang Bollywood Malaika Orora Khan, salah satu Puteri Indonesia Agni Pratistha, model asal Vietnam Thanh  Hang, aktris cantik Thailand Paula Taylor, duta selebriti untuk China Daratan Ariel Lin, dan duta amal Taiwan Michelle Chen.

Disebutkan, proposal yang terkumpul menyoroti dunia anak. Seperti, ketiga proposal dari India yang membantu memenuhi kebutuhan akan produk-produk perawatan kesehatan dan komunikasi di daerah sekitar mereka. Salah satunya, Rizwan Siddique, memilih untuk membantu anak-anak di Rumah Yatim Piatu Muslim Kalkuta dengan memberikan produk pembasmi nyamuk kepada anak-anak di Rumah Yatim Piatu Muslim Kalkuta, serta alat penghangat air sehingga mereka tetap nyaman mandi pada saat musim dingin.

Sementara itu, ketiga proposal yang diajukan peserta di Indonesia menunjukkan kepedulian kepada hal yang serupa, yaitu perhatian terhadap anak-anak yang kurang beruntung yang berada di luar Jakarta. Seperti, Debora, mendukung kegiatan anak-anak di rumah yatim di Batam.

Tim Duta Peduli Vietnam menunjukkan kepedulian mereka kepada anak-anak penderita AIDS dan penyakit lainnya. Dengan latar belakang kondisi masing-masing target donasi, kelima belas Duta Peduli Taiwan Excellence Cares menyiapkan sejumlah tenaga setempat untuk membantu menyediakan prasarana belajar anak-anak tersebut sehingga mereka dapat menyongsong masa depan yang lebih baik.

Peter W. J. Hwang, President & CEO TAITRA, mengatakan, pemerintah selama ini berupaya untuk senantiasa memajukan perusahaan-perusahaan Taiwan dan membantunya menjadi merek-mereka berkelas internasional. “Kami memasukkan unsur tanggung jawab sosial perusahaan ke dalam kampanye tahun ini. Pergelaran akbar yang dijalankan di lima negara Asia ini bukan sekedar penggabungan rasa peduli konsumen dan kepedulian sosial, namun juga menyampaikan pesan bahwa produk Taiwan Excellence dapat berkontribusi dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat,” ujar Hwang, di Taipei (15/10).

Lanjutnya, kegiatannya ini dianggap sukses menekankan kontribusi positif produk-produk Taiwan Excellence di berbagai negara, serta meningkatkan kepedulian dan pemahaman konsumen akan produk-produk yang berasal dari Taiwan. Diharapkan program tahun ini akan menjadi inspirasi bagi banyak pihak lain untuk berkontribusi demi menciptakan komunitas yang lebih baik lagi. •

 

KOMISI Chapter Medan Diresmikan

0

DIMULAI dari sebuah fan page di Facebook, Komunitas Sales Indonesia (KOMISI) dibentuk  pada tanggal 11 November 2011 dan mulai diperkenalkan ke publik sejak 28 Desember 2011. Meski baru berdiri, KOMISI telah membentuk chapter-chapter di seluruh pelosok Indonesia dan anggotanya hingga kini terus bertambah. Salah satunya adalah chapter Medan,  Sumatera Utara.

KOMISI di kota medan sebenarnya sudah terbentuk sejak Desember 2011 yang dikenal dengan sebutan KOMISI Chapter Medan  (KOMED), namun saat itu baru beranggotakan 9 orang. Karena kurangnya pemahaman dan masih minimnya anggota KOMISI di Medan, maka chapter ini belum berani mengukuhkan keberadaannya.

Seiring dengan berjalannya waktu dan semakin bertambahnya antusias sales kota Medan untukbergabung di KOMED, maka membuat anggota KOMISI chapter ini menjadi lebih banyak.  Dengan bertambahnya anggota, maka KOMED berani untuk mengukuhkan keberadaannya di Sumatera Utara, khususnya Kota Medan dengan diadakannya Seminar Bangga Jadi Sales Indonesia (BIJIS) sekaligus grand launching KOMISI chapter Sumatera Utara, Medan pada  14 September 2013 di Medan.

Kegiatan ini dihadiri 200 orang peserta yang terdiri dari sales, entrepreneur, branch manager dari berbagai bidang seperti komputer, elektronik, sepeda motor, mobil, finance, internet provider, brankas, dan lain sebagainya.

Seminar ini menghadirkan dua orang pembicara yaitu Dedy Budiman (Founder KOMISI) dan Thomas Sugiarto (Pembina KOMISI).  Selain itu hadir Ketua KOMISI Pusat,  Aster Theresia Sitohang, dan Wasekjen KOMISI Pusat,  Yani Sastra.

Selain bertujuan untuk mengukuhkan KOMISI di Medan,  acara ini sekaligus melantik pengurus KOMED, diantaranya  Fong Pak Seng (Koordinator),  Domu Parulian Sinaga (Sekjen), Bambang Hermanto (Wasekjen), Meizhen Linwellin (Bendahara), Yenti (Sekretaris) dan koordinator-koordinator di bidang lainnya.

Dengan diresmikannya KOMED, maka diharapkan wadah ini bisa memberikan manfaat bagi para sales di kota Medan sehingga bisa mewujudkan visi KOMISI yaitu “Menjadikan Profesi Sales menjadi Pilihan Terbaik”. •

TELAH TERBIT BISKOM EDISI OKTOBER 2013

0

MAJALAH BISKOM kali ini menampilkan Ryan Sim, ASEAN General Manager AMD Far East, (Terima kasih kepada  AMD yang turut mendukung Majalah BISKOM).

Dalam kesempatan ini, kami sekaligus menawarkan kepada seluruh pembaca untuk bekerjasama saling menguntungkan dengan Majalah BISKOM, baik berupa pengiriman artikel Teknologi Informasi (TI), mengadakan seminar, workshop dan pameran serta kegiatan-kegiatan lainnya yang berkaitan dengan dunia TI.

Topik menarik Majalah BISKOM Edisi Oktober 2013 diantaranya:

• COVER STORY: Ryan Sim, ASEAN General Manager AMD Far East: Dari AMD APU Menuju Arsitektur HSA

• HEADLINE:
–    Indonesia Siap Ber-4G
–    Bagaimana Pengaruh Broadband?

• FIGURE:
–    R. Anton Raharja, Direktur PT. Infotech Media Nusantara (ITMN): Brikerbox, Merek Lokal Dengan Pasar Global
–    Alexander Rusli, Presiden Direktur  & CEO Indosat: Indosat Ekspansi ke Layanan Data
–    Freddy Permana Zen, Deputi bidang Sumber Daya Kemenristek: Ristek Dorong Perkembangan Lembaga Iptek

• FOCUS:
–    Besar, Dampak Virtualisasi Server di Indonesia
–    Menanti BBM Untuk Android dan iOS
–    Sengketa Merek di Dunia TI
–    Mirip, Kudunyahoo Digugat Yahoo!
–    Kurikulum TIK Tergusur Dari Sekolah!

• REVIEW & CELLULAR:
–    Sony VAIO Fit Flip PC
–    Sony VAIO Tap 21
–    Lenovo B750 AIO
–    MSI GP-Series
–    Nvidia Tegra Note
–    iPhone 5S Gold
–    LG G2
–    Asus G750 ROG
–    Jabra Solemate Mini
–    Acer Liquid E2
–    Oppo N1

• SNAP:
–    Autodesk Prioritaskan Market Indonesia
–    DUT Ke 3, PANDI Lahirkan Anything.id
–    Alienware Concept Store Hadir di Mangga Dua Mall
–    AMD Kenalkan Teknologi Mobil APU 2013
–    Indonesia Siap Jadi Tuan Rumah IGF
–    Bersama Microsoft & Intel, Dell Tawarkan Solusi Less is More
–    Rakornas Kominfo 2013: “Menuju Era Broadband Ekonomi”
–    Kaspersky Rilis Anti-Virus & Internet Security 2014
–    KOMISI Chapter Medan Diresmikan
–    Duta INSAN Dorong Internet CAKAP
–    Ultah Ke-13, Epson Gelar Kegiatan Sosial
–    TAITRA Adakan Taiwan Trade Misson To Indonesia Ke 5
–    Presiden Ma Buka Taitronics 2013

Dapatkan Majalah BISKOM di Toko Buku Gramedia dan Gunung Agung atau berlangganan melalui Bagian Sirkulasi Majalah BISKOM. Untuk review, ujicoba, update harga produk dan kegiatan perusahaan Anda, hubungi redaksi[at]biskom.web.id •

Euforia 4G di KTT APEC

0

ADA yang baru di pertemuan para pemimpin ekonomi Kerja Sama Ekonomi Asia-Pasifik (APEC) di Nusa Dua, Bali yang berakhir 8 Oktober ini. Dibandingkan dengan pertemuan-pertemuan tingkat dunia yang pernah diselenggarakan di Indonesia, KTT APEC ini sangat membanggakan. Pasalnya, Indonesia ternyata mampu mengadakan fasilitas berbasis internet berkecepatan tinggi.

Fasilitas yang disajikan Media Center KTT APEC misalnya, memanjakan para pewarta. Telepon gratis dan internet super cepat bisa dinikmati tanpa batas di acara tersebut. Media Center dilengkapi dengan 550 line fixed wireline, layanan IP Phone untuk telekomunikasi internasional (IDD Call), akses internet, jaringan WiFi yang all coverage, Mobile Satelite News Gathering (SNG) untuk broadcaster dengan coverage nasional dan internasional serta jaringan privat ke semua lokasi venue.  Asyiknya, semua gratis!

Untuk kecepatan internetnya pun tak usah khawatir, ada bandwidth sampai 40 Gbps yang disediakan untuk menunjang kenyamanan berinternet lebih dari 3.000 media yang diprediksi hadir meliput KTT APEC.  Tentu saja, kecepatan ini terbilang tinggi untuk ukuran di Indonesia.  Untuk mengakses berbagai situs dan layanan bisa dilakukan tanpa harus menunggu buffering.

Adalah Telkomsel sebagai Telecommunication Partner APEC 2013 yang kabarnya  melengkapi Media Center dengan fasilitas canggih tersebut. Telkomsel juga menggelar sebanyak 39 eNodeB (BTS 4G LTE) dengan cakupan seluruh lokasi strategis terkait KTT APEC yang meliputi antara lain Bandara Ngurah Rai, BNDCC (Bali Nusa Dua Convention Center), BICC (Bali International Convention Center), Hotel Sofitel, sepanjang jalan utama menuju Nusa Dua, dan sekitarnya.

Tak ketinggalan di event yang sama, Indosat juga menggelar broadband internet dengan teknologi 3G via UMTS 900MHz, sementara XL Axiata merambah ke 4G  di frekuensi 2100MHz.

Bermitra dengan Huawei, operator XL menyiapkan jaringan long term evolution (LTE) 2,1G alias 4G 2100MHz. Menggunakan tujuh unit BTS XL, jaringan LTE tersebut dijanjikan mampu mendukung kecepatan downlink sampai 75Mbps di Convention Center. Para delegasi luar negeri yang menggunakan layanan operator-operator tersebut juga sudah dapat menikmati layanan Roaming LTE.

Para operator menyebutkan, aktivasi jaringan 4G ini adalah  tonggak awal meningkatnya kemampuan kecepatan internet di Indonesia. Pertanyaan mendasarnya, setelah KTT APEC ini berakhir, haruskan euforia 4G ini juga berakhir di tanah air?  Padahal negara lain, menurut catatan OpenSignal, telah memiliki jaringan 4G LTE yang mumpuni. Hong Kong misalnya, memiliki kecepatan download 19,6 Mbps, kemudian disusul oleh Denmark dengan 19,1 Mbps, Kanada 18,1 Mbps, Australia 17,3 Mbps, Korea Selatan 16,4 Mbps, Jerman 14 Mbps dan Jepang 7,1 Mbps. Wow!•

R. ANTON RAHARJA: Brikerbox, Merek Lokal Dengan Pasar Global

0

Open source software sebagai pintu gerbang kreatifitas untuk menumbuhkan industri lokal dibidang Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) telah berhasil mendorong salah satu anak bangsa untuk terus  mengembangkan aplikasi yang bermanfaat bagi masyarakat.

SEJAK sembilan tahun lalu, anak bangsa kelahiran Banjar ini mulai merintis usaha yang berfokus pada infrastruktur internet dan aplikasi komputer berbasiskan Linux yang kemudian berlanjut membangun PT. Infotech Media Nusantara (ITMN) bersama rekannya untuk mengembangkan bisnisnya di tahun 2008.

R. Anton Raharja, demikian nama lengkapnya, memegang peranan penting di PT. Infotech Media Nusantara (ITMN) yang menelurkan produk bernama  Brikerbox, solusi yang mengintegrasikan komunikasi telepon melalui teknologi digital. Teknologi ini   memiliki fitur yang ada pada PBX konvensional, mulai rancangan sistem yang mendukung komunikasi antara saluran telepon konvensional, IP Phone, dan perangkat telekomunikasi lainnya. Fitur serta fungsi tersebut tidak tersedia pada PBX konvensional.

Kemampuan Brikerbox lainnya adalah  dapat memberikan interkoneksi melalui panggilan PSTN, GSM. CDMA atau ekstensi IP lainnya, melalui IP Phone, software telepon (softphone) atau telepon konvensional yang terhubung melalui Analog Telephone Adapter (ATA).

“Dari sekian banyaknya topik yang menarik dari dunia TI, saya cenderung memilih untuk mempelajari bagaimana memanfaatkan teknologi untuk berkomunikasi. Ketertarikan inilah yang membuat saya mengembangkan Brikerbox yang dapat di adopsi oleh berbagai industri, mulai dari usaha kecil hingga enterprise,” ujar Anton, pencetus aplikasi VoIP Rakyat, Briker, PlaySMS dan aplikasi lainnya yang bermanfaat untuk rakyat.

Mulai mengenal dunia TI saat mengelola usaha Warnet, Anton mengemukakan, hasil karyanya ini kini bisa disejajarkan dengan IP PBX merek global ternama, seperti  Avaya, Cisco, Huawei, LG-Ericsson, LG-Nortel, Matrix, NEC, Panasonic, ShoreTel, Siemens, Toshiba, dimana merek-merek lainnya berasal dari, Brazil, Canada, China, Germany, Greece, India, Japan, Korea, Malaysia, Sweden, Taiwan, Thailand, United Stated dan Vietnam. “Jadi, Brikerbox merupakan merek lokal dengan pasar global,” tandas Anton bersemangat.

Simak petikan wawancara BISKOM dengan Anton Raharja belum lama ini.

Apa yang membuat Anda tertarik untuk membangun PT. ITMN dan mengembangkan teknologi IP PBX?
Sebenarnya bukan IP PBX (Internet Protocol Private Branch Exchange)-nya yang menarik, melainkan ide bagaimana perangkat yang kita buat benar-benar berguna bagi orang lain. Idenya, setiap orang melakukan komunikasi, salah satunya untuk urusan bisnis. Untuk itu perlu kiranya ditemukan cara agar biaya telekomunikasi ini semakin terjangkau tanpa menurunkan pengalaman berkomunikasi.

Didasari pemikiran tersebut, kami sediakan perangkat lokal dengan kualitas baik dan akan semakin baik, dengan dukungan teknis orang lokal dan SDM orang lokal yang mumpuni. IP PBX adalah salah satu bagian dari ide yang paling mudah dan paling cepat diwujudkan oleh kami.

Saat ini kami sudah memiliki aplikasi SMS server yang dapat melayani pengiriman SMS sampai ratusan ribu SMS per bulan dan dalam waktu dekat akan menyelesaikan produk softswitch yang dapat menangani ribuan panggilan telepon sekaligus.

Bisa ceritakan tentang Brikerbox yang Anda produksi dan sudah sejauh mana perkembangan dari teknologi IP PBX Brikerbox tersebut?
Brikerbox diproduksi dalam 3 tahap. Pertama tahap manufaktur perangkat, kedua tahap pengisian aplikasi dan yang ketiga adalah tahap pemaketan. Dalam masing-masing tahap kami selalu terapkan prinsip sederhana dari saya untuk memastikan bahwa yang dikerjakan selalu mendapatkan hasil yang terbaik, prinsip tersebut adalah “siapa yang membuat, jangan dia yang memeriksa”.

Hasilnya, dalam ratusan pengiriman dan implementasi yang kami lakukan sepanjang kurun waktu 5 tahun ini, daftar keluhan terbesar adalah bagaimana cara menggunakan sebuah fitur yang kompleks. Keluhan seperti alat yang tidak bekerja sempurna maupun kualitas tidak baik bisa dibilang sangat sedikit. Untuk menyempurnakannya, Brikerbox terus kami kembangkan, sampai saat ini seluruh fitur IP PBX yang pernah ada juga terdapat pada perangkat kami.

Sejauhmana Brikerbox mampu mengatasi permasalahan jaringan komunikasi di perusahaan? Apakah sulit untuk pengimplementasiannya?
Biaya telekomunikasi untuk bisnis dinilai cukup besar, mulai dari penyediaan perangkat, dukungan purna jual dan perawatannya, sampai layanan telekomunikasinya itu sendiri. Permasalahan secara teknis bisa dikatakan hanya seputar infrastruktur yang masih dipandang sebelah mata. Namun saya melihat kondisi ini semakin lama semakin baik. Perangkat telekomunikasi untuk SOHO, apalagi Enterprise, semakin banyak pilihan dan semakin mudah diperoleh.

Dalam mengatasi permasalahan tersebut, keunggulan kami adalah memiliki produk sendiri, dibuat dan dikembangkan oleh sendiri, dukungan purna jual dalam timezone yang sama dengan bahasa yang sama. Kami sangat cepat mengatasi permasalah yang timbul, dan ini bagi kami sangat penting dan nyatanya juga sangat penting bagi para pengguna produk kami.

Untuk pengimplementasiannya sendiri cukup mudah dapat dilakukan sendiri dengan panduan kami dalam buku manual yang kami sertakan maupun konsultasi gratis dengan call center kami. Selain itu kami menawarkan opsi implementasi gratis dan layanan support and maintenance gratis untuk tahun pertama, tahun selanjutnya biayanya tidak akan lebih besar, jauh lebih kecil, dari harga yang dibeli oleh pelanggan kami.

Siapa saja target market dari produk ini?
Pasar bagi produk kami adalah segala jenis perusahaan yang membutuhkan komunikasi internal dan eksternal. Komunikasi internal antar sesama karyawan, terlepas dari posisi geografisnya, apakah antar cabang atau berbeda lantai, tidak masalah. Demikian pula komunikasi external, apakah melalui jaringan telepon analog maupun GSM, kami dapat kombinasikan agar diperoleh biaya telepon yang optimal dengan kualitas dapat diterima.

Namun demikian, fokus tim sales dan marketing kami saat ini adalah implementasi dalam gedung, perusahaan dengan banyak cabang tersebar di Indonesia maupun manca negara dan perusahaan yang membutuhkan layanan IP PBX dan call center seperti home shopping, asuransi, rumah sakit, universitas atau perbankan.

Bagaimana pasar melihat teknologi yang Anda kembangkan ini?
Kami yakin masyarakat sudah cukup paham dengan teknologi ini. Contoh, aplikasi mobile untuk chat saat ini sudah dilengkapi dengan VoIP atau telepon via Internet dengan biaya ngobrol gratis. Melalui riset yang kami lakukan, menunjukkan semakin banyak perusahaan yang memilih untuk implementasi jaringan data untuk telekomunikasi dan perusahaan-perusahaan tersebut melihat perkembangan ini sebagai sesuatu yang melegakan, biaya implementasi relatif sama dengan teknologi konvensional bahkan bisa lebih murah tetapi hasilnya sangat menunjang kegiatan usaha mereka.

Lalu, strategi yang dilakukan untuk bisa bersaing dengan produk lain sejenis?
Kami berusaha keras untuk memastikan bahwa produk yang kami sediakan benar-benar dapat berguna bagi pembeli. Untuk itu dukungan purna jual serta sistem perawatan berkala Brikerbox kami perkuat dari waktu ke waktu. Banyak produk sejenis dari brand yang baru maupun terkenal tersedia disini, namun sedikit diantaranya yang dapat memuaskan pembeli dalam hal dukungan purna jual yang super cepat dan dapat diandalkan.

Bila melihat kecenderungan kelayakan dan mutu dari suatu produk dipengaruhi oleh sertifikasi yang mendukung. Bagaimana Anda menanggapi permasalahan sertifikasi ini?
Saat ini perlu atau tidaknya sertifikasi memang belum jelas, dalam arti banyak pembeli yang sama sekali tidak peduli dengan ada atau tidaknya sertifikasi, paling tidak mereka tidak menanyakannya. Terutama sertifikasi dari dalam negeri seperti sertifikasi Postel, terkait perangkat sejenis Brikerbox. Padahal sertifikasi itu sangat penting karena berhubungan dengan aturan negara ini bahwa setiap produk telekomunikasi wajib mendapatkan sertifikasi.

Tapi, perlu diketahui juga bahwa bagi perusahaan kecil atau menengah kadang-kadang tidak mudah untuk menjalankan proses sertifikasi, selain masalah biaya, masalah ketidaktahuan tentang prosedurnya pun menjadi halangan. Bagi kami, sertifikasi adalah suatu bentuk penghargaan atas upaya kami untuk taat pada peraturan dan memastikan bahwa pembeli tidak dirugikan karena apa yang kami tulis dalam brosur tentunya adalah sesuatu yang benar. Selain itu sertifikasi adalah salah satu bentuk kepatuhan kami pada aturan yang ditetapkan oleh pemerintah. Saat ini kami dalam proses menyelesaikan seluruh sertifikasi untuk seluruh lini produk kami. Ada diantaranya yang sudah selesai diproses dan saat ini, sepengetahuan saya, Brikerbox menjadi satu-satunya merek Indonesia yang memiliki sertifikat Postel untuk produk IP PBX.

Apa rahasia sukses Anda hingga bisa membangun industri TI yang mampu memiliki daya saing ini?
Membuat aplikasi adalah sepersekian bagian dari proses membuat sebuah produk. Agar dapat bersaing maka seluruh aspek yang mengikuti sebuah produk harus dipenuhi. Tidak hanya produk yang berfungsi baik, tetapi dukungan purna jual yang cepat dan dapat diandalkan, sistem perawatan berkala, serta hubungan baik sesama pemain dalam industri harus dapat dijaga agar tetap optimal dan tidak terlupakan atau menurun kinerjanya.

Selanjutnya, Apa target Anda bersama PT. ITMN kedepannya?
Dalam waktu dekat, dibawah 2 tahun ke depan, sentuhan Unified Communication (UC) di Brikerbox dan menyempurnakan aplikasi pendukung untuk solusi Call Center dan Helpdesk yang menyeluruh berbasis Brikerbox. Dalam jangka panjang, saya berusaha sebaik mungkin agar PT. ITMN dapat merekrut sebanyak-banyaknya tenaga kerja dan mampu menyediakan spare parts yang benar-benar buatan sendiri atau lokal. •Teks: ANDRI, Foto: M. TAUFIK

Berita Terkait:

Perusahaan TI Ikuti Pameran P3DN di Surabaya

Indonesia-Thailand Bangun Kemitraan Bisnis TI

Antisipasi Cybercrime, Kodam Jaya Gelar Pencerahan TI

ITMN Kenalkan Brikerbox Segmen SOHO

50 Negara Unjuk Kemampuan di CommunicAsia 2014

Pemerintah Harap Communicasia Tumbuhkan Industri TIK Indonesia

 

Presiden Ma Membuka Taitronics 2013

0

Taitronics 2013 kembali digelar. Bukan sekedar pameran yang menawarkan sejumlah inovasi dan produk baru,  berbagai topik dan solusi seputar teknologi informasi, tren e-mobile dan smart living juga dibahas dalam event ke 39 ini. Berikut laporan khusus BISKOM dari Taiwan.

TAIPEI  International Electronics Show (Tiatronics) 2013 dibuka mulai hari ini di TWTC Nangang Exhibition Hall, Taipei, Taiwan (8/10). Pameran yang pada tahun ini merupakan gelaran yang ke 39 akan berlangsung hingga 11 Oktober 2013.

Bersamaan dengan Pameran Broadband Taiwan Show yang ke 6 dan Pameran Taiwan International Cloud Technology and Internet Of Things Show yang ke 2, Taitronics 2013 berfokus pada berbagai komponen elektronik, mulai dari kabel,  pasokan listrik dan baterai, instrumen keselamatan dan keamanan, peralatan dan komponen LED, serta perangkat elektronik konsumen. Sedangkan pameran Broadband Taiwan Show menawarkan aplikasi dan produk broadband serta peralatan dan komponen mobile communications. Sementara Pameran Taiwan International Cloud Technology and Internet Of Things Show menyajikan produk-produk dan teknologi yang berkaitan dengan Cloud, serta produk-produk yang berkaitan dengan jaringan dan RFID.

Pameran yang dibuka oleh Presiden Taiwan, Ma Ying Jeou, ini mengambil tema “E-Mobile, Smart Living”, menyesuaikan dengan era Smart Mobile Trends saat ini. Peserta pameran yang terdiri atas 738 pabrikan elektronik, broadband, dan Cloud menempati  1.415 booth,  dan diharapkan mampu menarik 45.000 buyers dari dalam dan luar negeri.

Seperti tahun sebelumnya, pameran kali ini juga diikuti oleh pabrikan dari luar negeri. Ada 93 exhibitor dari 10 negara seperti Jepang, Korea, Hong Kong, Perancis, Amerika Serikat, India, Indonesia, Jerman, Thailand, dan China yang berpartisipasi dalam pameran ini.

Hal menarik dari pameran tahun ini adalah ikut sertanya 51 perusahaan yang sudah go public sebagai peserta pameran. Selain itu sejalan dengan tren e-mobile dan smart living, para peserta pameran banyak menampilkan produk yang berukuran mungil, namun kuat dan hemat energi.

Panitia membagi 9 tema pavilion yaitu Taiwan Excellence Pavilion, Cloud Idea Pavilion, Taiwan ICT Pavilion – Hidden Champions, MIT Inside Future Experience Pavilion, MIT Household Electrical Appliance Pavilion, Smart Living Center, Pavilion of Standards-Testing-and-Certification, High Speed Home Networking For Any Wire- Anywhere is Your Home, dan terakhir Taiwan Cloud Computing Pavilion.

Untuk mendorong Industri Elektronik Taiwan dalam R&D dan inovasi produk baru, penyelenggara juga mengadakan Technology Innonvation Award. Akan ada 22 produk dari 18 pabrikan yang terpilih dan dipamerkan.

Selain itu diantara pre-registered buyer dari 50 negara, ada 8 VIP buyer dengan pembelian tahunan melebihi US$ 100 juta, diantaranya Future Electronics (Canada), Napco Securities (USA), Pixmania (Spanyol), Reichelt Elektronik (Jerman), AEG Power Solutions (Jerman), Scneider Electric (Hungaria), UKC Electronis (Jepang), dan Masterdata Kharisma Mandiri (Indonesia). Juga ada 9 delegasi dari Mexico, Turki dan China yang mengunjungi pameran untuk langsung membeli produk-produk Taiwan Excellent.

Panitia juga menggelar 2 procurements meeting, yakni  “Sourcing Taiwan for Government Procurement” sebanyak 400 pertemuan dengan mengundang 51 supplier pemenang tender pemerintah dari 20 negara. Lalu 280 pertemuan “1-on-1 Trade Meetings” yang mengundang 53 pembeli besar.

Event ini tak hanya menyelenggarakan pameran, namun juga mengadakan seminar dengan tema “Smart Lofe Technology – Creating a Smart New Life in Asia”, yang mengundang pakar industri, pemerintah dan akademisi yang akan menganalisa dan memberikan opini tentang perkembangan terkini dan tren masa depan dari Smart Life, serta Road Map untuk membangun industri Smart Life dan Smart Service di Taiwan dan Asia Pcific.

Di saat yang sama penyelenggara juga mengundang pejabat dan perwakilan bisnis dari Smart Life Industry dari negara-negara Asean dan India untuk berkolaborasi dalam memperkuat daya saing di level internasional dan untuk membantu pabrikan menciptakan peluang bisnis. Selain itu, Taiwan IoT Application Forum juga difokuskan pada innovative service, smart development technologies, intelligent transportation, dan smart lighting, yang akan membahas situasi terkini dari tren IoT dan Smart Life •SRIANTO HANDOKO

Ultah Ke-13, Epson Gelar Kegiatan Sosial

0

PT EPSON Indonesia merayakan ulang tahun yang ke-13 dengan berbagai kegiatan sosial. Mengusung tema “13 Tahun Untuk Indonesia”, Epson Indonesia mengadakan rangkaian acara corporate social responsibility (CSR) yang bertujuan untuk memberikan apresiasi atas dukungan masyarakat Indonesia terhadap Epson selama ini. Kegiatan CSR yang diadakan terdiri dari donor darah, donasi printer untuk pendidikan dan kurban dalam rangka menyambut Hari Raya Idul Adha mendatang.

“Kami sangat bahagia dapat merayakan hari jadi PT Epson Indonesia yang ke-13 ini dengan mengadakan kegiatan-kegiatan sosial yang bermanfaat. Dengan diadakannya kegiatan CSR, kami berharap dapat memberikan apresiasi bagi masyarakat dan pelanggan di Indonesia yang telah mendukung Epson selama ini,” kata M. Husni Nurdin, Deputy Country Manager PT Epson Indonesia saat perayaan ulang tahun Epson di Jakarta (1/10).

Kegiatan Donor Darah ber-tagline “Live it! Love it! Share it!”  yang diadakan hari ini  di Epson Space One, Jakarta ini selain untuk karyawan Epson juga dibuka untuk karyawan perusahaan atau perkantoran yang berada di sekitar Epson Indonesia, dan masyarakat umum. Kegiatan donor darah tahun ini adalah yang ke-3.

Selain donor darah, acara 13 Tahun untuk Indonesia juga diisi dengan kegiatan donasi printer Epson dot-matrix untuk 200 sekolah/institusi pendidikan termasuk SD, SMP, SMU, Madrasah Ibtidaiyah, Tsanawiyah, Aliyah, dan Pesantren maupun lembaga pendidikan lainnya di Bandung, Jabodetabek, Pekanbaru, Pontianak, Semarang, Surabaya dan Yogyakarta.

Kriteria penerima donasi adalah institusi pendidikan yang tidak termasuk sekolah favorit, telah memiliki sarana komputer, dan memiliki kebutuhan untuk menggunakan printer dalam kegiatan sekolah seperti administrasi di ruang guru, tata usaha atau laboratorium.

Masih dalam rangka merayakan 13 Tahun untuk Indonesia, pada Hari Raya Idul Adha mendatang yang jatuh pada tanggal 15 Oktober 2013, Epson Indonesia akan mengadakan Kurban di beberapa panti asuhan dan tempat ibadah masjid di Jakarta.

Epson Indonesia sendiri  di masa mendatang  memiliki target untuk terus memberikan produk atau solusi (teknologi digital imaging) yang lebih bagi konsumen Indonesia sesuai dengan filosofi “Exceed Your Vision”.

Epson memiliki target pemasaran yang cukup luas, mulai dari segmen pengguna rumahan sampai dengan industri berskala besar, dengan target pasar utama perusahaan/perkantoran, small office home office(SOHO) dan pendidikan. •