BISKOM  | Pekanbaru – Kesehatan Kodam (Kesdam) XIX/Tuanku Tambusai secara resmi mencanangkan Pembangunan Zona Integritas (ZI) Tahun Anggaran 2026 di Aula Kesdam XIX/Tuanku Tambusai, Pekanbaru, Jumat (24/7/2026) pukul 10.00 WIB. Langkah ini ditujukan untuk mewujudkan predikat Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan masyarakat di Riau.

Kegiatan tersebut dipimpin oleh Asisten Perencanaan (Asrendam) XIX/Tuanku Tambusai, Kolonel Arh Andre Wira K., S.AP., M.Si. Forum ini turut dihadiri Aspers Kasdam XIX/Tuanku Tambusai, Sekretaris Dinas Kesehatan Provinsi Riau, Kepala Kesdam XIX/Tuanku Tambusai, para Ketua Bidang Pembangunan ZI, serta seluruh personel Kesdam XIX/Tuanku Tambusai.

Pencanangan ini menjadi ruang strategis dalam membangun budaya kerja yang berintegritas dan transparan. Reformasi birokrasi di lingkungan kesehatan militer ditargetkan membawa dampak langsung bagi publik.

Baca :  Parental Abduction Masih Marak, Para Ibu Mengadu ke Wapres Lewat ‘Lapor Mas Wapres’

Komitmen Kesdam XIX Tuanku Tambusai Zona Integritas 2026 Menuju WBK

Asrendam XIX/Tuanku Tambusai menegaskan bahwa penandatanganan komitmen merupakan awal untuk mendorong perubahan nyata di seluruh jajaran satuan kerja.

“Pencanangan Zona Integritas merupakan awal yang sangat baik dalam mewujudkan satuan kerja yang berpredikat Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK). Seluruh tim agar segera menyiapkan data dukung secara lengkap untuk memenuhi kebutuhan pengisian Lembar Kerja Evaluasi (LKE), mengembangkan berbagai inovasi unggulan, serta terus menjalin koordinasi yang intensif dengan Staf Rendam,” ujar Kolonel Arh Andre.

Pencapaian target tersebut diperkuat melalui pengucapan Ikrar Pembangunan ZI dan penandatanganan Komitmen Bersama. Penandatanganan ini diikuti oleh pimpinan, jajaran personel, serta tamu undangan sebagai bentuk keterbukaan organisasi.

Baca :  Hakim PTUN Jakarta Kabulkan Gugatan APINDO

Penguatan SDM dan Sinergi Kesehatan Daerah

Bidang Manajemen SDM menekankan pentingnya disiplin serta profesionalisme prajurit sebagai pilar utama perubahan. Kualitas sumber daya manusia menjadi tolok ukur utama keberhasilan pembangunan sistem yang bebas dari praktik korupsi, kolusi, dan nepotisme.

Dukungan juga mengalir dari Pemerintah Provinsi Riau melalui Sekretaris Dinas Kesehatan Provinsi Riau. Kolaborasi antara fasilitas kesehatan TNI AD dan pemda diharapkan semakin memperluas jangkauan layanan kesehatan yang berkualitas bagi warga Riau.

Melalui komitmen bersama ini, Kesdam XIX/Tuanku Tambusai menegaskan kesiapannya melakukan pembenahan internal secara menyeluruh demi menghadirkan inovasi pelayanan publik yang akuntabel.

Penulis: Lakalim Adalin 

Editor: Arianto 

#KesdamXIX #TuankuTambusai #ZonaIntegritas2026 #WBK #TNIAD #Pekanbaru #Riau #ReformasiBirokrasi #LayananKesehatan #BeritaTNI

Baca :  BAP DPD RI Terima Pengaduan Dari Berbagai Daerah Terkait Permasalahan Lahan