Teni Widuriyanti Sekretaris Utama Bappenas dalam pemaparan Perpres MTN Seni Budaya.
BISKOM | Jakarta – Program Manajemen Talenta Nasional (MTN) Seni Budaya dirancang sebagai cetak biru pembinaan talenta jangka panjang. Sepanjang tahun 2025, program ini telah mengoordinasikan 17 kelompok kerja, menjalankan 208 program kolaborasi, serta memberikan dampak langsung kepada 36.994 talenta di 58 kabupaten/kota. Selain itu, sebanyak 919 talenta berhasil mencatatkan eksistensi internasional melalui kemitraan dengan 28 festival di 19 negara.
Forum strategis ini diselenggarakan untuk memperkuat ekosistem Manajemen Talenta Nasional Seni Budaya secara berkelanjutan demi mencetak SDM berdaya saing global menuju Indonesia Emas 2045.
Strategi Penguatan Ekosistem dan Jaminan Karier
Pemerintah menerapkan empat strategi utama pelaksanaan, mulai dari pemetaan ekosistem cabang seni, penetapan indikator trajektori bibit hingga unggul, kolaborasi inklusif dengan komunitas lokal, hingga keterlibatan tim kerja kompeten. Langkah ini ditujukan untuk membangun pendataan komprehensif sekaligus membuka akses jaringan bagi pelaku budaya di daerah.
“MTN Seni Budaya berfungsi sebagai sarana ‘sekolah’ dan wadah pengembangan kapasitas pelaku budaya dalam rangka menyambut Indonesia Emas 2045,” ujar Ahmad Mahendra, Direktur Jenderal Pengembangan, Pemanfaatan, dan Pembinaan Kebudayaan Kementerian Kebudayaan, dalam acara Road to Talent Fest 2026 Bidang Seni Budaya di Jakarta, Rabu (5/8/2026).
Di sisi lain, kebijakan ini disahkan melalui Peraturan Presiden (Perpres) dengan melibatkan Bappenas, Kementerian Kebudayaan, KSP, Perpusnas, BRIN, hingga Kemenpora. Skema terintegrasi ini menjamin seniman tidak hanya memiliki ruang ekspresi, tetapi juga jaminan karier dan rekognisi yang terstruktur.
Fokus Perluasan Wilayah dan Penguatan Ekonomi
Sektor seni budaya diposisikan sebagai modal sosial sekaligus motor penggerak industri kreatif sesuai visi Asta Cita Presiden. Pemerintah juga mendorong penguatan fasilitas daerah, seperti pemanfaatan anggaran transfer daerah untuk Taman Budaya sebagai simpul pembinaan.
“Manajemen Talenta Nasional merupakan ikhtiar pemerintah yang digagas melalui kolaborasi lintas kementerian/lembaga untuk mengonsolidasikan potensi riset, olahraga, dan seni budaya,” ujar Teni Widuriyanti S.E., M.A, Sekretaris Kementerian PPN/Sekretaris Utama Bappenas.
Pada tahun 2026, jangkauan wilayah program akan diperluas dengan menjadikan Papua sebagai salah satu fokus utama pengembangan talenta, termasuk rencana kerja sama dengan Universitas Cenderawasih.
Reporter: Lakalim Adalin
Editor: Arianto
#MTNSeniBudaya #TalentFest2026 #Bappenas #KementerianKebudayaan #IndonesiaEmas2045 #AstaCita #SeniBudayaIndonesia #IndustriKreatif #TalentaMuda #BudayaSeni




