Home Blog Page 1032

Tablet Tanpa Kabel Dari Genius

5

G-Pen F509 merupakan slim tablet terbaru dari Genius. Dengan area kerja 5.25 x 8.75 inci dan dilengkapi dengan pena tanpa kabel, pengguna PC Windows dan Mac dapat menulis, menggambar, sketch ataupun menandatangani email dengan mudahnya. Pen tablet-nya memberikan Anda kenyamanan yang ekstra dan juga kontrol yang lebih baik dibandingkan mouse. Pergerakan kursornya pun tepat dimana Anda memposisikan pena Anda.

Untuk mengembangkan dunia internet, Anda dapat dengan bebas menciptakan gaya Anda pada halaman blog atau chat di MSN. Terutama dengan G-Pen F509, menjadi lebih mudah untuk mewarnai ataupun menciptakan kerjaan seni yang lebih menakjubkan. Tablet ini memiliki ukuran yang pas untuk ditaruh di meja ataupu di pangkuan Anda. Ada 26 hot-key yang telah diprogram, untuk Office, Internet dan fungsi Vista yang dapat digunakan untuk jalan pintas. Pena tanpa kabelnya berfiturkan dua buah tombol dan tekanan sensitifitas hingga level 1024. Sementara menggambar dengan pena digital, Anda juga dapat mengontrol semua bentuk dan ketebalan dengan mudah. Dua buah tombol di pena juga dapat diprogram untuk tombol mouse kiri dan kanan. Baterai pada pena dapat bertahan hingga satu tahun dan pemegang pena menjaga pena Anda tetap dekat.

Dengan G-Pen F509, orang yang suka menggambar dapat menghemat waktu lebih, mengurangi kertas, pena dan penghapus. Para blogger pun dapat menikmati dunia yang lebih berwarna dan kreatif, sementara anak-anak dan para orang tua dapat menggunakan pena digital untuk menulis dibandingkan mengetik.

Untuk segala kelebihannya, Genius menawarkan produk ini dengan harga US$ 119.

Memanfaatkan TI Untuk Logistik

0

Pemanfaatan  aplikasi Electronic Logistic (e-Logistik) yang baik akan mampu  membuat Industri logistik makin efisien, sehingga perusahaan yang bergerak di bidang jasa pengiriman akan mampu memberikan layanan yang baik kepada pelanggannya. Tak hanya itu, program E-Logistik juga  akan mampu menolong perusahaan jasa pengiriman dalam memberikan kepastian terhadap jasa pengiriman barang.

Dengan teknologi informasi yang menyertainya, layanan e-Logistik dipastikan akan mampu memberikan jaminan kepastian yang lebih baik kepada pelanggan. Karena itu, layanan e-Logistik  sangat  berguna untuk memberikan service level yang excellent buat pelanggan. Hal itu dikatakan Direktur TI Telkom, Indra Utoyo, sesuai melakukan sosialisasi e-Logistik kepada 190 member Asosiasi Perusahaan Indonesia (Asperindo) di Jakarta, baru-baru ini.

Tujuan dari sistem ini adalah memberikan solusi untuk menumbuhkan industri logistik, mengingat logistik menjadi salah satu struktur penting dari kegiatan ekonomi. Menurutnya, Telkom mengupayakan service ini dapat berjalan dengan baik dan akan terus ditingkatkan pelayanannya untuk tetap dapat dipercaya oleh konsumen. Dalam hal ini Telkom tidak mengajak perusahaan lain untuk ambil bagian dalam hal investasi, sebab Telkom  sudah  menyediakan solusi yang fleksibel. Namun untuk targetnya Indra tidak menjelaskan gambaran jelasnya.

Lebih jauh Indra menambahkan, e-Logistik tidak hanya bicara tentang pergudangan tapi juga pelayanan terintegrasi oleh sistem. Mulai dari pergudangan atau istilahnya track and trace shipment hingga ke pengiriman ke tangan konsumen yang lebih efektif. Layanan ini  merupakan layanan outsourcing end to end yang dimulai dari menyediakan infrastruktur, data centre, aplikasi, perangkat, operasi bisnis (business operation) dan terakhir disaster recovery system, semua itu berbasis real time untuk semua transaksi pembayaran dan penagihan.

“Pemanfaatan TI e-Logistik dapat di pakai oleh perusahaan-perusahaan yang menggunakan sistem logistik, sehingga logistik menjadi lebih maju dan efisien bagi perusahaan tersebut” paparnya. Selain itu sistem ini juga dapat mengontrol masalah tracking pengiriman barang sehingga suatu perusahaan dapat memberikan jaminan terhadap barang transaksi.

Produk e-Logistic  terdiri atas Barcode, Electronic Data Interchange (EDI), image processing, satellite tracking, dan Radio Frequency Identification (RFID). Kesemua fitur ini akan membantu sistem informasi pada perusahaan jasa pengiriman. Di sisi lain, dengan pemakaian layanan ini perusahaan jasa pengiriman
bisa fokus pada bisnis intinya, karena tidak perlu lagi melakukan investasi di bidang IT.

Perusahaan tinggal menikmati layanan e-Logistic Telkom saja. Untuk pemakaian E-Logistic  didasarkan atas bandwidth, atau kapasitas data yang digunakan oleh pelanggan atau perusahaan jasa pengiriman. “Untuk data yang kita tentukan, maksimal sampai 2 Mb, bila melewati 2 Mb maka customer dikenai biaya tambahan. Cara ini sangat efisien karena dengan variasi model bisnis yang fleksibel, kami menyesuikan diri terhadap kemampuan pelanggan,” kata dia.

“e-Logistic akan membantu melakukan perencanaan, kontrol dalam pengerjaan pengiriman, serta laporan hasil. Kesemuanya itu dapat dilakukan e-Logistic dengan tepat, cepat dan akurat. Kegunaan Barcode
adalah untuk identifikasi barang dengan menggunakan garis dan spasi. Sedangkan EDI, berguna sebagai layanan pertukaran data bisnis melalui komputer yang bertujuan untuk mengurangi duplikasi dokumen dan
meningkatkan kecepatan serta akurasi informasi,” tutur Indra.

Indra menambahkan untuk image processing, bertujuan untuk mengenali obyek tertentu dengan pencitraan gambar maupun video. Kemudian, satellite tracking dan RFID berguna sebagai pemantau rute jalan yang akan ditempuh dalam melaksanakan pengiriman barang, seperti Global Positioning System (GPS). Karena itu, pemanfaatan TI jaringan e-Logistic ini bisa diadopsi oleh perusahaan-perusahaan yang bergerak di bidang jasa pengiriman logistik.
Masalah transportasi pengiriman, dan aktivitas di gudang juga dapat dikontrol menggunakan e-Logistic. Begitu juga untuk pelayanan kepada konsumen, dapat dilakukan secara aman dan lancar.

Bekerja Dengan HP iPAQ 912

0

PDA Phone seri iPAQ 912 Business Messenger yang baru saja diluncurkan Hewlett Packard  (HP) diperkenalkan sebagai ponsel pintar pengganti hampir semua fungsi sebuah komputer.  iPAQ 912 yang menggunakan sistem operasi Microsoft Windows Mobile 6.1 Professional bekerja pada jaringan 2G GSM 850/900/1800/1900 dan jaringan 3G HSDPA 850/1900/2100, sehingga akses komunikasi yang dimungkinkan oleh ponsel ini sangat luas.

iPAQ 912 memang sudah mengusung layar sentuh 2,46 inci, namun HP masih melengkapinya dengan keyboard QWERTY untuk  keleluasaan Anda saat bekerja ataupun menggunakan fasilitas hiburan seperti  kamera 3 megapiksel yang mampu melakukan digital zooming hingga 4 kali. Dan juga beberapa fitur seperti Bluetooth 2.0, HSDPA, WiFi, dan GPS. Ditenagai oleh prosesor Marvell PXA270 416 MHz dan memori SDRAM sebesar 128 Mb,  iPAQ 912 juga menyediakan slot memori microSD yang mampu menampung hingga kapasitas 4Gb.

Smartphone yang berdimensi 64 x 15 x 114 mm dengan bobot seberat 154 gram ini juga dilengkapi dengan berbagai software seperti Microsoft Office Mobile, Internet Explorer Mobile, Windows Media Player 10 Mobile, dan Microsoft Live Messenger. Semuanya membuat seri ini pantas disebut sebagai Business Messenger.

Dr. Tau Leng: Mari Ciptakan Hutan Maya

0

Saat ini dunia menghadapi masalah-masalah serius akibat dari pemanasan global (global warming). Pemanasan global  merupakan fenomena peningkatan temperatur global dari tahun ke tahun karena terjadinya efek rumah kaca (greenhouse effect) yang disebabkan oleh meningkatnya emisi gas-gas seperti karbondioksida (CO2), metana (CH4), dinitrooksida (N2O) dan CFC sehingga energi matahari terperangkap dalam atmosfer bumi. Mengutip banyaknya literatur di media disebutkan bahwa kenaikan temperatur global, termasuk Indonesia, mencapai kisaran 1,5–40 Celcius pada akhir abad 21.

Pemanasan global mengakibatkan dampak yang luas dan serius bagi lingkungan bio-geofisik seperti pelelehan es di kutub, kenaikan muka air laut, perluasan gurun pasir, peningkatan hujan dan banjir, perubahan iklim, punahnya flora dan fauna tertentu, migrasi fauna dan menyebarnya hama penyakit yang meresahkan.

Sebagai bentuk kepedulian pada global warming, saat ini hampir semua vendor telah melakukan berbagai upaya untuk semakin meredam panasnya bumi melalui kampanye IT Green. Tak terkecuali Supermicro. Menjadi ketua dari Climate Savers Computing Initiative (CSCI) untuk wilayah Asia Pasifik, Supermicro telah menciptakan server-server hemat energi dan bermateri ramah lingkungan. Saat bertandang ke Indonesia, Dr. Tau Leng, General Manager, Corporate Marketing dan Solusi HPC (High Performance Computing) dari Supermicro membagi pengalaman dan pengetahuannya tentang solusi IT Green. Berikut petikan wawancara kami dengan pria asal Taiwan tersebut.

Dapatkah secara singkat Anda ceritakan tentang Supermicro dan awal mula kepedulian Supermicro pada global warming?

Supermicro sudah berdiri selama 15 tahun, dan sebagaimana Anda tahu, Supermicro sebagian besar fokus pada server solution, termasuk desain motherboard dan segala macam solusi  di dalam sistem perusahaan. Kami fokus pada kualitas tinggi, namun memiliki harga kompetitif.  Bersamaan dengan hal itu, sesuai dengan corporate social responsibility,  kami bersama negara-negara yang menggunakan solusi Supermicro memiliki misi untuk menyelamatkan lingkungan di bumi ini. Supermicro sendiri adalah ketua dari CSCI, sebuah organisasi nirlaba yang memfokuskan diri pada keselamatan lingkungan.
Apa persyaratan penting untuk para vendor agar produknya ramah lingkungan?
Salah satunya adalah menghemat TCD (Total Cost of Ownership), penggunaan komponen-komponen komputer yang hemat energi, sistem daya yang berefisiensi tinggi, kerapatan dari sistem komputer yang dioptimalkan, juga pemeliharaan dan pengaturan yang efektif.

Secara kongrit, apa yang dilakukan Supermicro untuk menyelamatkan bumi?

Pemanasan global mengakibatkan es di bumi ini mencair dan kalau ini berjalan terus, 8% es akan berkurang tiap 10 tahun. Dan akhirnya pada tahun 2060, es di bumi akan menghilang. Generasi kita mendatang akan menderita. Jika kita tidak melakukan sesuatu dari sekarang, pencairan es akan  mengakibatkan banyak negara tenggelam. Ini juga  diakibatkan oleh kendaraan bermotor, pembakaran oli, dan asap knalpot yang menghasilan banyak CO2. Salah satu penanggulangannya adalah dengan menanam pohon. Disisi  lain, kami memiliki solusi yang lebih efisien dari segi TI. Kami menawarkan produk yang lebih efisien dengan performance yang lebih tinggi. Teknologi server dari Supermicro telah membantu para pengguna untuk menghemat biaya pemakaian listrik yang cukup besar nilainya, dan pada saat yang sama mengurangi emisi CO2 untuk membantu konservasi lingkungan.

Sejauh ini bagaimana hasil dari  teknologi yang digunakan server Supermicro?

Tahun lalu saja, dengan efisiensi yang optimal dari sistem arsitektur, Supermicro berhasil mencapai efek dari 40,000 acre pepohonan yang dapat menghirup lebih dari 100.000 ton CO2 dari atmosfer. Salah satu server Supermicro, Super Blade telah meraih penghargaan sebagai produk yang ramah lingkungan berkat efisiensi catu daya (power supply) hingga 93 persen, yang dapat menghemat sampai UD$ 6,000 untuk pemakaian 3 tahun di Amerika. Semua orang dapat membantu menyelamatkan bumi, namun untuk mereka yang bergelut dalam dunia TI, cukup hanya  dengan menumbuhkan hutan maya dengan Supermicro.

Berapa tahun kah kira-kira kita membutuhkan waktu untuk menanggulangi global warming?

Isu global warming baru muncul sejak dua tahun lalu. Saya rasa progress-nya terjadi setiap hari. Kami sendiri tidak lagi menjual produk yang tidak efisien, tapi kenyataannya beberapa orang masih menggunakannya. Banyak produk yang menawarkan sistem asisten dengan harga murah tapi tidak efisien. Kita tidak dapat menargetkan kapan dapat terjadi global cooling, tapi kita harus bekerja keras untuk mencapai hal itu. Supermicro menargetkan hingga tahun 2010 mendatang, Supermicro dapat mengurangi penggunaan energi listrik pada komputer sebesar 50 persen dan mengkontribusikan advanced technology untuk mencapai prestasi tersebut.

Dengan teknologi ramah lingkungan, apakah harga server yang diproduksi Supermicro menjadi mahal?

Kami mengutamakan performance tinggi dalam produk kami karena hal itu sangat dibutuhkan dalam bisnis. Mengenai penambahan teknologi ramah lingkungan, sekali lagi itu adalah salah satu bentuk corporate social responsibility. Saat ini kebanyakan produk kami tidak lebih mahal dari pada produk terdahulu begitupun terhadap produk kompetitor. Jadi biaya untuk riset dan membangun produk baru tidak kami charge ke consumer.

IGOS Center Bandung Rayakan Ulang Tahun Pertama di Bandung Comtech 2008

2

Di tengah perhelatan Bandung Comtech 2008, IGOS Center Bandung merayakan ulang tahun pertamanya tepat tanggal 14 Nopember tahun ini. Perayaan yang disimbolkan dengan pemotongan tumpeng oleh Eko Mursito Budi, pimpinan IGOS Center Bandung, dihadiri juga oleh guru-guru TIK Kota Bandung yang tergabung dalam Asosiasi Guru Mata Pelajaran TIK Kota Bandung.

Kehadiran guru-guru TIK dari berbagai tingkatan jenjang pendidikan di Kota Bandung ini memang bukan tanpa sebab. Sebelumnya, IGOS Center Bandung bekerjasama dengan BISKOM menyelenggarakan diskusi bertema Teknologi Informasi Berbasis Open Source untuk pendidikan.

Kegiatan yang diisi dengan presentasi mengenai perangkat lunak Open Source untuk pendidikan ini, diisi juga dengan demo dan presentasi Crayonpedia, sebuah situs yang menyediakan materi ajar dengan konten bebas akses dan gratis bagi siapa saja.

Tidak hanya itu saja. Dalam talkshow ini juga, Eko menawarkan sekolah-sekolah di Bandung untuk dijadikan sekolah dengan teknologi informasi berbasis open source. Tentu saja, tawaran ini ditanggapi dengan cukup antusias. Bagaimana pun juga, pemanfaatan teknologi informasi berbasis Open Source mulai menjadi impian banyak guru TIK lantaran nilai filosofi dan keunggulannya yang lebih pro dunia pendidikan.

Meskipun begitu, beberapa guru justru menanggapinya dengan skeptis lantaran masih terbentur dengan kebijakan dunia pendidikan di Indonesia saat ini. Namun, besar harapan guru-guru TIK agar perangkat lunak Open Source dapat diterima di masyarakat pendidikan Indonesia.

IGOS Center Bandung didirikan atas inisiator Soegiharto Santoso yang akrab disapa Pak Hoky bersama dengan Andi Mulja Tanudiredja dari BISKOM dan diresmikan pertama kali di Bandung pada tanggal 14 November 2007 lalu bertepatan dengan pameran Bandung Comtech 2007 .

IGOS Center yang berlokasi di Lantai UG, Computer Square Be Mall, Bandung, diresmikan oleh Kemal Prihatman dari Kementerian Riset dan Teknologi. Pada saat itu juga, dilakukan teleconference Bandung – Jakarta antara Kemal Prihatman dan Cahyana Ahmadjayadi, Dirjen Aptel Departemen Komunikasi dan Informatika. [Yudha]

5 Pilihan Warna Untuk Vaio Teranyar

0

Indocomtech 2008 menjadi ajang pling tepat untuk memperkenalkan produk terbaru. PT Sony Indonesia pun memperkenalkan notebook  anyar mereka yaitu notebook Sony Vaio CS dan Sony Vaio TT di ajang Indocomtech 2008, Jakarta Convention Center (JCC), Rabu lalu (12/11).

“Vaio TT dan Vaio CS merupakan produk notebook andalan kami yang memiliki performa cukup baik karena ditancapkan Intel Centrino 2. Selain itu kedua produk ini memiliki gaya yang elegan, kulitas gambar yang baik, dan suara yang memadai untuk kebutuhan hiburan anda,” ujar Ranita Fransisca, Vaio Product Marketing-Evangelist Sony.

Daya tarik utama pada kedua seri ini adalah lima pilihan warna yang tersedia, yaitu luxury pink, blazing red, pure white, noble brown, dan jet black. Warna coklat (noble brown) merupakan warna spesial untuk Vaio CS. Setiap varian warna tampil dengan koordinasi warna yang senada mulai dari kemasan produk hingga hiasan layarnya.

Vaio CS dilengkapi dengan fitur audio visual yang kendalinya terletak pada touch sensor.
Touch sensor ini akan menyala saat merespon sebuah perintah dan tersedia tombol AV Mode yang akan mengaktifkan Vaio Launcher dengan mudah. Lampu-lampu LED akan menyala saat permukaan penutup diraba, pada saat lagu sedang dimainkan pada Vaio MusicBox.

Vaio CS menggunakan Intel Centrino 2 Processor Technology, Intel Core Duo Processor P8400 (2.26 GHz), Intel WiFi Link 5100. Sementara, untuk operating system-nya menggunakan Genuine Windows Vista Home Premium (English Version) with Service Pack 1 (Traditional Chinese and Simplified Chinese Language Pack). Selain itu, juga terdapat sebuah kamera yang telah terpasang sebelumnya untuk menangkap gambar diam atau film, berkat Webcam Companion. Harga yang ditawarkan untuk Vaio CS antara US$1.049 hingga US$ 1.499.

Sementara Vaio TT adalah notebook Blu-ray paling ringan di dunia. Berlayar 11,1 inci dengan ketebalan hanya 1 inci dan berbobot hanya sekitar 1,5 kg, notebook Bluray ini menggunakan chassis bermaterial carbon-fiber yang ringan. Material itu lazim digunakan untuk membangun mobil-mobil balap Formula 1 dan mobil-mobil sport kelas atas.

Seperti umumnya notebook Sony, Vaio TT menggunakan platform produksi Intel Corp. Pada Vaio TT, Sony memilih platform Centrino 2, yang diklaim tangguh menyajikan multimedia berkinerja tinggi pada komputer bergerak.

Bagusnya, konsumen juga dapat memilih media penyimpan non-HDD (hard disk drive), yaitu SSD (solid state drive), yang lebih cepat dan hemat energi. Kapasitas SSD yang ditawarkan Sony adalah 256 Gb.  Vaio TT ditawarkan dengan harga antara US$ 1.799 sampai US$ 1.999.

Asus Kenalkan Pendeteksi Wajah Pada N Series

0

Sebagai salah satu produsen notebook dengan teknologi terdepan, Asus  kembali meluncurkan seri netbook terbarunya yaitu Asus N Series. Bertepatan dengan pembukaan Indocomtech 2008 (12/11) di booth Asus, Cendrawasih Hall – Area C03 di Jakarta Convention Center, Asus N series secara resmi diperkenalkan kepada masyarakat.

N10 adalah  versi perdana dari produk N series lain yang bakal muncul kemudian. Didesain untuk mobilitas maksimal, N10 sangat cocok bagi mereka yang sering bepergian. Memiliki layar 10,2 inch, tampilan yang disuguhkan netbook ini merupakan yang terbaik di kelasnya. “N Series memberikan performa yang bergaya dengan eksterior istimewa yang bertatahkan pola seperti logam yang terinspirasi gaya modern art-deco,” kata Cynthia Yunita, Marketing Specialist and Public Relation Asus Indonesia.

Ada beberapa perbedaan antara N10 yang dijual di kisaran harga US$669 ini dengan jajaran Eee PC. Jika Eee PC menggunakan prosesor Intel mobile, N10 sudah menggunakan prosesor khusus yakni Intel Atom. Selain itu, bila pada Eee PC kartu grafis yang terpasang adalah bawaan chipset, pada N10 grafisnya dibuat oleh Nvidia, yakni GeForce 9300M. Pada perangkat berbobot 1,4 kg itu Asus juga menggunakan harddisk SATA 160 Gb serta menginstalasikan Windows XP Home.

N10 juga mempersembahkan teknologi mutakhir In-Mold Roller yang menghasilkan panel anti gores dengan tetap mempertahankan kemilaunya bahkan setelah penggunaan dalam waktu cukup lama.

Netbook dengan dimensi 27.6 x 19.5 x 2.99 cm tersebut menggunakan teknologi cerdas yakni bootup dalam 8 detik dan konektivitas yang cepat dengan express gate dan memberikan akses instan ke sistem operasi built in pada aplikasi yang paling sering digunakan seperti Skype, pemutar musik, email client dan internet browser.

Selain itu, Asus memperkenalkan sebuah cara baru bagi penggunanya untuk login ke komputer mereka, yaitu dengan sistem pengenal wajah yang bernama Smartlogon. Dengan fasilitas ini,  pengguna mendapatkan akses login tanpa intervensi apa pun.

Yang juga mengagumkan, baterai pada Asus N Series menggunakan fitur Super Hybrid Engine (SHE) yang mampu bertahan hingga pemakaian sekitar enam jam atau lebih awet sekitar 35 persen.

Bandung Comtech 2008 – Berusaha Tetap Eksis Dalam Krisis

0

Bandung – Di tengah kondisi ekonomi global yang sedang terpuruk, bukan perkara mudah untuk menggelar event seperti Bandung Comtech 2008. Namun acara yang mengusung tema IT Education & Expo ini tetap pede meski tanpa target tinggi.

Sebagai event yang melibatkan vendor-vendor komoditi elektronik seperti komputer, laptop, ISP dan lain-lain, buruknya kondisi perekonomian global jelas berpengaruh.

Event Coordinator Bandung Comtech 2008, Andi Tanudireja juga mengakui hal ini. Namun dijelaskannya, BISKOM sebagai penyelenggara kegiatan sejak awal memang mendesain event ini bukan sekadar untuk komersil. “Event ini juga digelar untuk memfasilitasi pendidikan IT terhadap masyarakat,” ujarnya di BeMall, Rabu (12/11/2008).

Selama event yang digelar 12-16 November 2008, ada beberapa kegiatan yang mengandung nilai edukasi seperti konsultasi software open source, workshop dan demo software, internet security competition, demo dan pelatihan membuat robot, seminar open source untuk pendidikan, workshop membedah rahasia e-commerce dan demo serta workshop aplikasi lain.

Pihak-pihak yang terlibat pun tidak hanya vendor produk, tetapi juga akademisi, bisnis, goverment dan komunitas. Mereka antara lain ITB, Universitas Widyatama, Depkominfo, Depdiknas, IGOS, ROCI juga komunitas fotografi.

Untuk menarik pengunjung, Bandung Comtech 2008 menyediakan hadiah dan doorprize. Diungkapkan Andi, dengan banyaknya hadiah. Mungkin tidak berlebihan bila dikatakan banjir hadiah. Hadiah utama yang disediakan oleh panitia adalah sebuah motor yang dipersembahkan oleh sponsor. Pengunjung yang bertransaksi minimal Rp 500.000 mendapat satu kupon undian untuk hadiah utama, dan berlaku kelipatannya.

Pengunjung yang tidak melakukan transaksi juga tidak akan tangan kosong. Masih ada kesempatan mendapatkan hadiah dari selingan-selingan games. Ada kegiatan seperti foto exhibition dari seruni model atau internet security competition juga menyiapkan hadiah.

Pada event kali ini, panita tidak memasang target muluk-muluk. Jumlah pengunjung diharapkan sama dengan tahun sebelumnya, demikian juga transaksi. “Yang pasti kita harus tetap melakukan sesuatu meski sedang krisis. Karena kalau tidak kita akan berhenti, sementara teknologi selalu bergerak,” tandas Andi.


Agus Fauzi
– detikBandung

*)Penulis merupakan mahasiswa Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) Bandung Jurusan Bahasa dan Sastra Indonesia Semester 7. Tulisan ini dibuat dalam kegiatan Sehari Menjadi Wartawan Detikcom di BeMall, 12-16 November 2008. kerjasama antara BISKOM dan detikBandung.com dalam acara Pameran Bandung Comtech 2008

Bandung Comtech 2008 – Pendidikan Lebih Dulu, Baru Industri

1

Bandung – Dalam kondisi krisis, bukan berarti industri IT lantas berdiam diri. Memberikan perhatian lebih besar untuk edukasi akan menjadi investasi yang pada akhirnya menguntungkan dunia industri.

Dari apa yang terlihat di Bandung Comtech 2008 yang digelar di BeMall 12-16 November 2008, kesulitan ekonomi ternyata tidak mencegah digelarnya pameran produk-produk IT. Berbagai kalangan di antaranya akademisi seperti kampus, bisnis dan pemerintah, tetap berusaha melakukan sesuatu.

Beberapa komunitas juga terlibat seperti ROCI yang menggelar demo dan pelatihan Membuat Robot Itu Mudah, serta seminar open source untuk pendidikan oleh IGOS Center Bandung. Selain itu ada workshop membedah rahasia E-Commerce.

Dijelaskan Andi Tanudiredja, coordinator event Bandung Comtech 2008, kombinasi ragam pihak dan komunitas di atas diharapkan dapat menjembatani kepentingan mereka terkait dengan dunia IT. “Jika target komersil sulit dicapai dalam kondisi krisis, faktor pendidikan menjadi target yang sangat strategis dan memang dibutuhkan,” ujarnya di BeMall, Rabu (12/11/2008).

“Hasilnya mungkin tidak terlihat saat ini, tetapi jika masyarakat semakin terdidik tentang teknologi maka nantinya juga mereka akan butuh produk-produk teknologi. Misalnya dulu tidak tahu internet, setelah tahu mereka akan mencari ISP agar bisa menggunakan internet,” lanjut Andi.

Setelah tahun lalu dikunjungi 7.000 sampai 8.000 orang per hari selama lima hari, Bandung Comtech kali ini juga diharapkan sama. “Jika ada kenaikan pengunjung, ini akan menjadi indikator besarnya ketertarikan masyarakat Kota Bandung terhadap IT,” tegasnya.

Oleh Dwiyanti Nandang – detikBandung

*)Penulis merupakan mahasiswa Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) Bandung Jurusan Bahasa dan Sastra Indonesia Semester 7. Tulisan ini dibuat dalam kegiatan Sehari Menjadi Wartawan Detikcom di BeMall, 12-16 November 2008 kerjasama antara BISKOM dan detikBandung.com dalam acara Pameran Bandung Comtech 2008

Viewsonic Dukung Program Ramah Lingkungan

0

Untuk membuktikan komitmennya dalam mendukung kampanye ramah lingkungan, ViewSonic menciptakan produk yang hemat energi dan mengadopsi program daur ulang.

Mulai saat ini, ViewSonic melengkapi semua produknya dengan fitur hemat energi yang membantu pelanggan untuk menghemat uang mereka selain menghemat energi. Semua display ViewSonic telah memenuhi standar Energy Star dan semua display yang dirilis sejak Juli 2008 memiliki fitur Eco Mode yang memungkinkan penghematan energi hingga 56 persen. Selain itu, TV dan digital signage ViewSonic yang menggunakan teknologi LCD  telah mengkonsumsi listrik kurang dari 40 persen dibanding produk plasma dengan ukuran sama.

Dimulai dengan desain produk, ViewSonic berusaha untuk mengurangi sampah dengan produk daur ulangnya. Desain produk meliputi plastik yang dapat didaur ulang dan perakitan tanpa menggunakan mur yang mengurangi jumlah bagian yang tidak dapat didaur ulang. ViewSonic juga telah bermitra dengan institusi yang bergerak dalam bidang daur ulang dan memiliki sertifikasi ISO 14001 agar dapat menawarkan pelanggan beberapa pilihan dan insentif untuk mengembalikan dan mendaur ulang produk melalui program Recycle+ Trade-In.

Atas usaha mereka, ViewSonic menerima EPEAT Silver Certification untuk 30 display-nya. Sertifikat tersebut diberikan kepada produk yang dapat mengurangi materi dan sampah yang mengandung racun, bebas merkuri dan hemat energi. “Tanggung jawab lingkungan merupakan bagian dari kebudayaan perusahaan kami dan kami akan terus mencari cara untuk meningkatkan inisiatif ramah lingkungan,” ujar Alan Chang, Managing Director of Americas, EMEA & Asia Pacific Regions.

ViewSonic juga mengambil inisiatif untuk memastikan operasional sehari-hari ramah lingkungan. Tujuh puluh persen dari energi yang digunakan untuk power di kantor pusat perusahaan di Walnut, Calif. berasal dari sumber energi yang bisa diperbarui. Dalam lima tahun terakhir, perusahaan telah mengurangi lebih dari 1,3 juta pon sampah.