Home Blog Page 822

Siswa SMAN 90 Jakarta Juarai Kompetisi Roket Air Regional

0

Jakarta, Biskom- Granada Andalusia H, siswa dari SMAN 90 Jakarta tampil sebagai juaara Kompetisi Roket Air Regional 2019 (KRAR 2019) yang diselenggarakan Pusat Peragaan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi (PP IPTEK) Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi (Kemenristekdikti).

KRAR Jabodetabek dan Cilegon 2019 yang berlangsung sejak 7 – 8 September 2019 dan berlokasi di area Taman Mini Indonesia Indah (TMII) Jakarta tersebut mengundang banyak peserta, sebanyak 404 peserta terdiri dari 93 sekolah SMP – SMU sederajat. KRAR ini terdiri dari 2 sesi, yakni pembuatan roket air dan peluncuran roket air.

Penilaian dan didasarkan pada skor terbaik dari dua peluncuran yang merupakan jarak terpendek jatuhnya roket terhadap titik pusat target.

Direktur PP- IPTEK M.Syachrial Annas mengatakan tujuan kompetisi roket air, adalah untuk menumbuh kembangkan minat, kreatifitas, dan inovasi pelajar Indonesia terhadap pengembangan teknologi kedirgantaraan. “Selain untuk mewadahi potensi bidang sains bagi generasi muda untuk terus berkembang dan turut berperan serta dalam kemajuan teknologi dibidang antariksa. Dan kita berharap anak- anak lebih mencintai Science dan kedepan mereka mau berkecimpung dalam science bahkan mau menjadi Scientist,” ungkap Syachrial, di Jakarta, Minggu (8/9).

Tim Dewan Juri KRAR yang terdiri dari Dr. Hadi Nasbey dari Universitas Negeri Jakarta ( UNJ), Riki Ramdani Saputra dari Pustekroket Lapan, dan Ihsan Surur dari PP-IPTEK Kemenristekdikti mengumumkan para pemenang lainnya yakni, Juara 2 : Syauqi Najla Khonza Setiawan dari SMP Assalam Gunung Putri Bogor dengan nilai 0,11, Juara 3 : Syahrozad Zalfa Nadia dari MTsPembangunan UIN dengan nilai 0,39,  Juara Harapan 1 : Luthfi Dwi Andika dari MTsN 3 Bogor dengan nilai 0,62, Juara Harapan 2 : Maximus Uzla Gunawan dari SMP Tunas Agung Tangerang dengan nilai 0,97 dan Juara Harapan 3 Syahla Pridehan dari SMP Kosgoro Bogor dengan nilai 1,90.

Di acara yang sama, Kepala Divisi Program dan Pendidikan PP IPTEK, Putu Lia Suryaningsih mengatakan Penilaian KRAR diambil jarak yang terdekat dengan target, baik dari peluncuran sesi 1 maupun sesi 2. Setelah penilaian, 50 pemenang terbaik berhak melanjutkan ke tingkat nasional.” Penilaian pemenang mengacu pada ketentuan / peraturan Internasional ( Asia Pasifik), berbeda- beda sesuai dari Negara penyelenggara,”ujar Putu Lia.

KRAR dilakukan sebagai tahap awal dari kompetisi roket air selanjutnya, yakni Kompetisi Roket Air Tingkat Nasional (KRAN) dan Kompetisi Roket Air Internasional se-Asia Pasifik (KRAI) yang tahun ini akan diselenggarakan oleh Asia Pacific Regional Space Agency Forum (APRSAF) di Jepang bulan November mendatang.

Sementara itu, Granada yang berhasil mencatat nilai 0,09 m2, merasa bersyukur berkat doa serta dorongan kedua orang tua, guru dan teman-temannya.  “Bangga juga terharu, sebab tidak menyangka juga bisa menjadi pemenang pertama, ini tidak lepas dari dukungan dan doa orang tua, guru serta teman-teman,” ungkapnya seraya mengaku sempat kesulitan ketika arah angin berubah-ubah, namun dirinya tetap optimis dan berusaha semaksimal mungkin agar dapat meraih nilai yang terbaik. (red/)

PP-Iptek Kembali Gelar Kompetisi Roket Air Regional

0

Jakarta, Biskom- PP-Iptek-Kemenristekdikti kembali menggelar Kompetisi Roket Air Regional (KRAR) yang diikuti pelajar se-Jabodetabek dan Cilegon. Para pemenang terbaik kompetisi ini akan berlaga pada Kompetisi Roket Air Tingkat Nasional (KRAN) yang akan digelar pada September 2019.

Kepala Divisi Operasi PP-Iptek, Setyo Purnomo mengatakan kompetisi roket air merupakan ajang adu keterampilan bagi pelajar usia 12-16 tahun di bidang teknologi antariksa. Roket air digunakan sebagai media dalam menjelaskan prinsip sains yang dikenal dengan Hukum Newton.

“Tujuan kompetisi roket air untuk menumbuhkembangkan minat, kreativitas, dan inovasi pelajar Indonesia terhadap pengembangan teknologi kedirgantaraan,” tutur Setyo didampingi Kepala Divisi Program dan Pendidikan PP-Iptek, Putu Lia Suryaningsih di sela acara pembukaan KRAR di gedung PP-Iptek, area TMII Jakarta pada Sabtu (7/9).

KRAR yang berlangsung 7-8 September 2019 ini terdiri dari 2 sesi, yakni pembuatan roket air dan peluncuran roket air. Pada kompetisi hari pertama (7/9) para peserta dibekali pelatihan dalam workshop pembuatan roket air dengan membuat 1 buah roket. Peserta kemudian membuat 1 buah roket lagi untuk kompetisi yang dilaksanakan di Ruang Kelas lantai 3 gedung PP-Iptek.

Roket air terbuat dari bahan botol plastik berkaborasi dengan jumlah minimal sebanyak dua buah botol yang akan dirakit menjadi satu bagian badan (body) roket air. Badan roket air dilengkapi dengan sirip roket yang terbuat dari bahan infraboard atau sterofoam tebal yang dipotong dan dibentuk seperti sirip roket pesawat ulang alik. Desain sirip roket bentuknya dapat bermacam-macam tergantung dari kreativitas para peserta, namun dalam kompetisi ini bentuk sirip roket sudah ditentukan oleh panitia dari PP-Iptek.

Selanjutnya kegiatan di lapangan dengan diawali uji coba peluncuran roket air. Setiap peserta diberikan kesempatan untuk melakukan uji coba peluncuran dan dilanjutkan dengan kompetisi peluncuran sesi 1 berdasarkan zona/target sasaran yang jaraknya dari titik luncur sepanjang 50 meter.

Pada hari kedua (8/9), peserta melakukan peluncuran roket air sesi 2. Penilaian akan diambil jarak yang terdekat dengan target, baik dari peluncuran sesi 1 maupun sesi 2. Setyo mengungkapkan, setelah penilaian, 50 pemenang terbaik berhak melanjutkan ke KRAN yang akan digelar pada 27-30 September 2019 di PP-Iptek, Jakarta.

Sementara itu, Kepala Divisi Program dan Pendidikan PP-Iptek, Putu Lia Suryaningsih mengungkapkan KRAR Jabodetabek dan Cilegon tahun ini diikuti 404 pelajar dari 103 sekolah SMP dan SMA se-derajat. KRAR dilakukan sebagai tahap awal dari kompetisi roket air selanjutnya, yakni KRAN dan Kompetisi Roket Air Internasional se-Asia Pasifik (KRAI) yang akan diselenggarakan oleh Asia Pacific Regional Space Agency Forum (APRSAF) di Jepang pada 22-25 November 2019.

Dia melanjutkan, selain wilayah Jabodetabek dan Cilegon, KRAR juga diselenggarakan di beberapa provinsi di Indonesia, seperti Jawa Barat, Jawa Tengah, Yogyakarta, Lampung, Kalimantan Selatan, Kalimantan Barat, dan Sumatera Selatan. Kegiatan KRAR di wilayah lainnya diselenggarakan oleh science center di masing-masing wilayah. Perwakilan 10 pemenang terbaik KRAR dari masing-masing wilayah selanjutnya akan berkompetisi di Kompetisi Roket Air Nasional. Enam pemenang KRAN akan dikirim ke kompetisi roket air tingkat internasional di Jepang.

PP-Iptek sebagai science center pertama di Indonesia dan salah satu wahana pembelajaran iptek bagi masyarakat, khususnya generasi muda memiliki peran strategis dalam memajukan ilmu pengetahuan dan teknologi di Indonesia sesuai dengan visi dan misi negara. Selain kegiatan roket air, terang Putu, masih banyak lagi peragaan dan program sains yang disajikan oleh PP-Iptek kepada masyarakat dalam memenuhi kebutuhan pengetahuan iptek masyarakat. (red/ju)

Pameran dan Konvensi ke-43 IPA Tahun 2019

0

Jakarta, Biskom — Indonesia memiliki cadangan migas terbukti yang signifikan di dunia. Secara geologis, Indonesia sangat menarik. Penemuan cadangan gas di Blok Sakakemang, Provinsi Sumatera Selatan baru-baru ini menjadi bukti akan hal tersebut. Lebih jauh lagi, berbagai studi menunjukkan ada lebih dari setengah cekungan di Indonesia yang belum dieksplorasi. Masih banyak yang harus dilakukan oleh pelaku industri migas dan Pemerintah untuk menemukan dan mengembangkan sumber daya yang diperlukan bagi pertumbuhan ekonomi Indonesia.

Tipe reservoir, geologi dan risiko teknis merupakan faktor yang penting, sama pentingnya dengan regulasi dan kebijakan fiskal. Namun diakui bahwa tidak semua proyek memiliki karakteristik yang sama. Proyek laut dalam berbeda dengan proyek migas yang ada di daratan. Masing-masing memerlukan pendekatan yang berbeda, baik dalam hal penggunaan teknologi maupun tingkat keekonomian proyek. IPA mengapresiasi Kementerian ESDM yang telah mengambil kebijakan berupa penerapan PSC Gross Split sebagai cara untuk menjawab kebutuhan tersebut.

Kondisi global saat ini menunjukkan peluang investasi yang lebih besar daripada jumlah modal yang tersedia. Artinya, baik negara maupun investor harus sama-sama bersaing untuk mendapatkan modal tersebut. Para investor akan bersaing mendapatkan peluang terbaik yang ditawarkan di suatu negara.

“Kita merasakan banyak capaian dari Pemerintah Indonesia, mulai dari kemudahan berbisnis, kebijakan fiskal yang pro-pertumbuhan, serta fokus yang baik pada kebijakan di bidang migas oleh Kementerian ESDM,” ujar Louise M. McKenzie, Penjabat Presiden Indonesian Petroleum Association (IPA), seusai Upacara Pembukaan Pameran dan Konvensi ke-43 IPA di JCC,  Rabu (4/9).

Lebih lanjut, Louise mengungkapkan, terbitnya keputusan Pemerintah tentang persetujuan revisi POD Blok Masela dan perpanjangan kontrak Blok Corridor menjadi sinyal yang baik bagi para investor. Selain itu, Pemerintah juga diketahui telah melakukan berbagai upaya dalam rangka meningkatkan daya saing Indonesia. “Regulasi dan perizinan yang semakin sederhana dan pembukaan akses data migas, serta insentif perpajakan merupakan keberlanjutan langkah Pemerintah menuju arah yang tepat,” katanya.

Oleh karena itu, IPA berkomitmen untuk terus bekerja sama dengan Pemerintah demi mendukung peningkatan daya saing industri migas nasional Indonesia untuk menciptakan peningkatan eksplorasi dan optimasi produksi guna ketahanan energi Indonesia di masa mendatang.

Selain mendukung ketahanan energi, industri migas nasional juga berdampak besar pada peningkatan sumber daya manusia Indonesia khususnya tenaga kerja yang terampil dan berbakat di seluruh wilayah Indonesia. Sudah banyak putra-putri terbaik Indonesia yang bekerja di industri migas nasional dan duduk pada posisi-posisi strategis dan pengambil kebijakan. Hal ini merupakan salah satu efek berganda yang muncul atas berkelanjutannya industri migas nasional.

Sementara itu, gelaran IPA Convex yang ke-43 kali ini mengambil tema “Driving Exploration and Optimizing Existing Production for Long Term Energy Security” akan didukung dengan berbagai diskusi dimana kita akan mendengar pandangan para ahli dari Indonesia dan mancanegara. Gelaran ini diikuti oleh 119 perusahaan peserta pameran serta menargetkan untuk dikunjungi oleh lebih dari 20.000 pengunjung serta 1.700 orang peserta konvensi. dan target pengunjung mencapai lebih dari 20.000 orang. Acara berlangsung selama tiga hari, yaitu 4 – 6 September 2019. Selain pameran dan konvensi, IPA Convex 2019 juga mengadakan sesi teknis yang diikuti sekitar 120 presentasi dan 60 presentasi poster. Mereka terdiri dari pekerja profesional di industri migas dan para mahasiswa.

Seperti pada tahun-tahun sebelumnya, IPA Convex 2019 juga mengadakan sesi Teknologi, IPA Voice, Best Booth Contest, PetroChallenge. Namun ada hal baru yang diadakan pada penyelenggaraan IPA Convex tahun ini, yaitu Jam Session. Ada dua sesi Jam Session yang akan diadakan selama tiga hari pelaksanaan acara. Pada Jam Session nanti akan membahas mengenai pentingnya kontribusi generasi muda (millennials) terhadap industri hulu migas Indonesia.

Diharapkan, penyelenggaraan IPA Convex 2019 dapat memberikan kontribusi positif bagi kemajuan industri migas nasional dan peningkatan produksi nasional pada khususnya serta berdampak pada pertumbuhan perekonomian dan ketahanan energi di masa mendatang. (red)

Datascrip Kolaborasi dengan WD

0

Jakarta, Biskom- Data merupakan aset yang penting, terutama di era teknologi informasi digital saat ini. Sarana penyimpanan data digital pun menjadi kebutuhan di berbagai bidang. Menjawab kebutuhan tersebut, pt. Datascrip memperluas kerja sama dengan Western Digital, sebuah perusahaan penyedia infrastruktur penyimpanan data terkemuka di dunia. Melalui kerja sama tersebut, Datascrip menjadi authorized distributor produk-produk Western Digital di Indonesia untuk merek WD® dan SanDisk®.

“Sebuah kebanggaan bagi Datascrip untuk dapat memperluas kolaborasi kami dengan Western Digital, sebuah perusahaan yang telah memiliki pengalaman internasional dan kualitas terpercaya untuk beragam solusi penyimpanan data. Ke depan Datascrip akan menghadirkan produk-produk mutakhir Western Digital di Indonesia dengan dukungan layanan penjualan dan purnajual yang prima,” ujar Sylvia Lionggosari – Division Director pt. Datascrip.

“Sebagai pemimpin penyedia infrastruktur data, Western Digital terus menghadirkan produk yang membantu konsumen menemukan cara baru dan lebih baik dalam mengelola dan menikmati konten digital,” ujar Amy Tan – Regional Sales Director, Western Digital. “Dengan bertambah luasnya kerja sama dengan Datascrip, Western Digital akan semakin menjangkau lebih banyak konsumen di Indonesia, serta menghadirkan beragam solusi penyimpanan data dari WD yang memiliki performa andal dan berkualitas.”

Dengan ekspansi kerja sama Datascrip dan Western Digital ini, Datascrip akan menghadirkan beragam varian solusi penyimpanan data personal WD, termasuk My Passport™, My Passport Ultra, My Passport SSD, dan yang terbaru My Passport Go SSD. Datascrip memasarkan My Passport Go dengan harga Rp1.777.000 (500GB) dan Rp3.548000 (1TB) -red

SociaBuzz Luncurkan Layanan Kirim Video Ucapan

0

Jakarta, Biskom – Generasi milenial memiliki keunikan tersendiri yang membuatnya berbeda dengan generasi sebelumnya. Salah satunya adalah generasi ini lebih suka belanja experience dibandingkan produk. Lebih suka sesuatu yang otentik dan unik ketimbang sesuatu yang umum.

Termasuk dalam mengekspresikan diri dan berbagi dengan orang tersayang. Selalu mencari sesuatu pengalaman yang unik untuk dibagikan ketimbang hal yang bersifat materi. Mencoba menjawab kebutuhan tersebut, SociaBuzz.com, sebuah creative talent marketplace untuk mencari dan memesan berbagai talent & jasa kreatif secara on-demand, resmi meluncurkan layanan terbarunya yaitu Video Ucapan Personal.

Melalui layanan terbaru ini, semua orang bisa dengan mudah memesan video ucapan yang personal dari artis, public figure, selebgram dan idola favorit mereka. Video ucapan yang dipesan bisa untuk berbagai momen dan kebutuhan. Bisa ucapan untuk sahabat yang berulang tahun, ucapan penyemangat untuk orang tersayang yang sedang sakit, hingga ucapan selamat untuk sebuah usaha yang baru dibuka.

“Sebagai creative talent marketplace, SociaBuzz terus berinovasi untuk menghubungkan masyarakat dengan talent-talent terbaik di Indonesia.” ujar Rade Tampubolon, CEO sekaligus Co-founder SociaBuzz.com. “Melalui layanan terbaru ini, semua orang bisa dengan mudah mendapatkan video ucapan yang personal dari idola favorit mereka, dan juga bisa digunakan sebagai pemberian unik dan kejutan manis ke orang tersayang.”

Tersedia berbagai kategori idola mulai dari artis, musisi, influencer, model, presenter dan lain sebagainya. Beberapa di antaranya ada Dude Harlino, Merry Riana, Tora Sudiro, Sophia Latjuba, Bubah Alfian dan Reisa Broto Asmoro. “Kami sangat antusias dengan diluncurkannya layanan baru ini.” lanjut Rade. “Karena ini bisa menjadi cara baru bagi kita semua dalam merayakan momen dan berbagi dengan orang yang kita sayangi untuk menciptakan kenangan indah yang tak terlupakan.” (red)

Lintasarta Luncurkan Contact Center 14052 untuk Pelanggan

0

Jakarta, Biskom – Dalam rangka meningkatkan kualitas pelayanan, Lintasarta secara resmi meluncurkan layanan Lintasarta Contact Center 14052 bertepatan dengan Hari Pelanggan Nasional yang diperingati ada 4 September 2019.

Direktur Bisnis Lintasarta, Alfi Asman mengatakan, “Kelebihan Contact Center ini Easy to Remember, One Stop Information, dan Easy to Call. Ini sejalan dengan nilai-nilai perusahaan dimana kami ingin bertindak profesional agar dapat memberikan pengalaman terbaik bagi pelanggan.”

Dengan demikian, lanjut Alfi, pembaruan nomor layanan menjadi single number Lintasarta Contact Center 14052 ini dibuka untuk saluran aduan Gangguan dan Non-Gangguan diantaranya Layanan Gangguan, Informasi Billing, Informasi Produk, dan Informasi Status Delivery. “Sebelumnya hanya dibuka untuk saluran aduan Gangguan saja. Kita ingin memperluasnya sehingga ditingkatkan ke Non-Gangguan juga,” ucapnya.

Dengan adanya single point of contact tersebut, diharapkan pelanggan tidak perlu lagi repot untuk menyimpan beberapa nomor kontak Lintasarta pada saat ingin melakukan pelaporan atau ketika membutuhkan informasi terkait lintasarta. “Kedepan kami akan terus berkomitmen untuk dapat mempermudah customer mendapatkan pelayanan atau informasi dari Lintasarta dengan menghadirkan Aplikasi Mobile Lintasarta,” katanya.

Peluncuran Lintasarta Contact Center 14052 yang bertepatan dengan Hari Pelanggan Nasional ini menjadi momentum yang tepat bagi perusahaan untuk meningkatkan mutu pelayanan dan kepuasan kepada para pelanggan, sebagai salah satu bentuk terima kasih atas kepercayaan dan kesetiaan yang telah terjalin antara Lintasarta dengan pelanggan.

“Kita berharap dengan di luncurkannya layanan Lintasarta Contact Center 14052 ini pelanggan dapat lebih mudah menghubungi kami saat membutuhkan informasi atau bantuan,” tutupnya. (red/ju)

BPPT Optimis Cetak SDM Iptek Melalui Manajemen Talenta

0

Jakarta, Biskom- Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT) sebagai lembaga yang melaksanakan tugas pemerintahan di bidang pengkajian dan penerapan teknologi terus berupaya dan mendorong kontribusinya dalam pembangunan nasional dengan meningkatkan komposisi Sumber Daya Manusia (SDM) Iptek.

Dengan pembangunan SDM ini, BPPT  optimistis bahwa Indonesia bisa menjadi negara maju pada 2045. Indonesia Emas 2045 merupakan impian besar tentang negeri Indonesia yang unggul, maju, mampu bersaing dengan bangsa-bangsa lain, mampu mengatasi persoalan klasik seperti korupsi, kemiskinan atau disintegrasi.

Manajemen Talenta merupakan cara pendekatan baru dalam Tatakelola SDM, yang mulai banyak diperbincangkan pada beberapa tahun terakhir ini. Melalui manajemen talenta ini akan mencetak sumber daya manusia dengan posisi strategis.

“Kebijakan manajemen talenta dilakukan dalam memperkuat SDM iptek. Karena itu, para perekayasa ini harus mampu  meningkatkan nilai tambah dan berinovasi,” ungkap Kepala Biro SDM dan Organisasi BPPT, Suratna disela acara Sosialisasi Manajemen Talenta dan SDM Iptek di Jakarta, Selasa (3/9).

Pastinya, SDM Unggul akan meningkatkan inovasi berdaya saing yang akan membawa Indonesia keluar dari middle income trap.

Focus pemerintah kearah pembangunan SDM Iptek terlihat dari keinginan pemerintah dalam membangun lembaga manajemen talenta sampai dengan terbitnya UU Sisnas Iptek No.11 Tahun 2019. Dalam  pasal 50 disebutkan bahwa klasifikasi SDM Iptek  meliputi Peneliti, Perekayasa, Dosen, dan SDM Iptek Lainnya.

Saat ini,  BPPT  sebagai Instansi Pembina Jabatan Perekayasa dan Jabatan Litkayasa dengan 4.972 pemangku jabatan fungsional dari 25 Kementerian dan Lembaga, BPPT memiliki tugas untuk menjalankan juga Manajemen Talenta Nasional untuk SDM Iptek.

BPPT   mengembangkan suatu alat ukur kompetensi SDM Iptek dengan metode self assessment, mengingat dengan jumlah pegawai sebanyak 2.993 orang dimana 9% adalah pejabat struktural, dan 91% adalah pejabat fungsional maka akan memberatkan organisasi bila pengukuran asesmen kompetensi menggunakan metode tatap muka.

Dalam pelaksanaannya, selain melaksanakan pengukuran yang sudah dilakukan pada 700 sampel pejabat perekayasa BPPT, juga akan dilakukan pada 900 pegawai pada Kementerian/Lembaga lainnya.

Diharapkan alat ukur kompetensi SDM Iptek berbasis website ini dapat diterima sebagai bagian untuk melengkapi manajemen talenta SDM Iptek Nasional.

Namun pandangan BPPT tidak hanya cukup puas pada berhasilnya alat ukur yg valid tapi juga perlu adanya sinkronisasi data dan alat ukur dengan Badan Kepegawaian Negara. BKN perlu dilibatkan secara aktif karena disanalah tempat data-data PNS disimpan dan kemudian dapat diolah dan dipanggil berdasarkan talent pool klaster teknologi.

Sementara itu, Sekjen  Kemristekdikti, Ainun Naim, mengungkapkan, untuk mencetak SDM iptek unggul memang masih ada sejumlah kendala. Namun pihaknya berusaha menjadi solusinya. Karena itu, Kemristekdikti melakukan sejumlah terobosan dengan menggandeng ahli peneliti dari luar negeri untuk berkolaborasi dengan peneliti dalam negeri. (red/ju)

 

Ristekdikti Sambut Jambore Kendaraan Listrik Nasonal

0

Jakarta, Biskom- Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS), melalui Pusat Unggulan Iptek Perguruan Tinggi (PUIPT) – Sistem & Kontrol Otomotif (SKO) telah berhasil melakukan inovasi di bidang teknologi kendaraan listrik. Beberapa prototype kendaraan listrik telah dihasilkan. Salah satunya, produk sepeda motor listrik GESITS yang telah memasuki fase industrialisasi. Inovasi tersebut membuktikan bahwa Indonesia memiliki kapasitas dan kompetensi dalam teknologi kendaraan listrik, tidak kalah dengan negara lain.

Untuk mempromosikan teknologi transportasi yang ramah lingkungan tersebut, ITS menggelar Rally Kendaraan Listrik Nasional dari Surabaya – Jakarta yang diikuti oleh 7 mobil listrik dan 3 sepeda motor listrik. Kegiatan Rally tersebut merupakan salah satu rangkaian kegiatan Jambore Kendaraan Listrik Nasional, sebuah pertemuan besar kendaraan listrik dengan kegiatan meliputi rally kendaraan listrik, 4 selebrasi tim PLN Explore Indonesia, dan pameran Kendaraan listrik.

Kegiatan Rally diawali dengan parade kendaraan listrik mengelilingi Kota Surabaya diikuti oleh komunitas kendaraan listrik Surabaya seperti komunitas PLN, Kosmik (Komunitas Sepeda/ Motor Listrik Indonesia), Migo (perusahaan jasa rental sepeda listrik), dan komunitas dari IPG (Indo Prima Grup). Rally menempuh menempuh jarak sekitar 800 km selama 7 hari dari 28 Agustus hingga 3 September 2019.

Stibannya  di Jakarta, Menteri Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Menristekdikti) Mohamad Nasir menyambut rombongan rally tersebut di halaman Gedung  BPPT, Jakarta, Selasa (3/9). “Kegiatan ini merupakan suatu bukti bahwa untuk mengusung suatu invensi menjadi inovasi, memerlukan kerja bersama antar para pihak, antar pemerintah, lembaga penelitian, dan industri,” terangnya.

Menurut Menristekdikti, Jambore Kendaraan Listrik ini bertujuan untuk mempromosikan 6 teknologi transportasi yang ramah lingkungan, sehingga diharapkan teknologi kendaraan listrik semakin cepat diterapkan di Indonesia. Selain itu, kegiatan jambore juga menunjukkan bahwa Indonesia memiliki kemampuan untuk mandiri, khususnya di bidang teknologi kendaraan listrik.

kedepan, kendaraan berbasis listrik sangat penting dalam lini Masyarakat. Bukan hanya sebagai bukti bahwa anak bangsa bisa menghasilkan karya inovasi yang luar biasa, namun juga bermanfaat bagi lingkungan dalam mengurangi pencemaran udara. Untuk itu, jika nanti produksi sudah berjalan, Nasir akan mengusulkan, para pejabat harus menggunakan mobil listrik.

“Ini karya anak bangsa yang harus diapresiasi. Ke depan kalau bisa bahkan pejabat kita dorong harus menggunakan mobil listrik, juga harus menggunakan Gestits yaitu motor listrik. Ini menjadi sangat penting dalam membangun ekosistem kendaraan listrik. Semangat ini yang harus kita bangun,” Kata Nasir.

Kegiatan Rally ini terselenggara dengan dukungan PT. PLN dan PT. Pertamina. Beberapa kendaraan listrik yang ikut berjalan, telah menggunakan komponen-komponen produk riset ITS, seperti motor listrik, controller, battery pack dan BMS. Sehingga dengan kata lain, komponen hasil riset tersebut juga diuji dalam perjalanan ini.

Rute perjalanan dari Surabaya menuju Jakarta, ditempuh melalui jalur selatan Pulau Jawa. Jalur selatan dipilih karena memiliki karakter jalan yang bervariasi, mulai datar, berbukit dan berkelok. Dengan demikian, komponen-komponen hasil riset ITS akan diuji dengan kondisi lingkungan yang sebenarnya.

Perjalanan sejauh 800 km telah dilakukan oleh kendaraan listrik peserta rally, dan selama perjalanan proses pengisian energi dapat dilakukan dengan mudah, menggunakan fasilitas Stasiun Pengisian Listrik Umum (SPLU) milik PLN.

Hal tersebut menunjukkan bahwa Indonesia juga telah menyiapkan infrastruktur untuk menunjang teknologi kendaraan listrik. Total 15 lokasi SPLU telah ditentukan, meliputi Unit PLN di kota-kota yang dilewati yaitu: Ngawi, Sragen, Yogyakarta, Purworejo, Gombong, Wangon, Majenang, Tasikmalaya, Garut, Cicalengka, Bandung, Purwakarta, Karawang, Bekasi dan Jakarta.

Battery pack yang digunakan pada beberapa kendaraan listrik merupakan produk kerjasama riset antara ITS, Pertamina dan Universitas Negeri Sebelas Maret (UNS). Dengan demikian, dapat ditarik kesimpulan bahwa Indonesia telah memiliki kompetensi dan kesiapan teknologi penyimpanan energi (baterai) dan infrastruktur pengisian energi.

Selama perjalanan, tidak terdapat kerusakan mayor pada kendaraan, dan dapat diselesaikan dengan baik oleh Tim Peneliti ITS. Hal tersebut menunjukkan bahwa, produk riset ITS telah memiliki ketahanan dan kehandalan yang baik. Keunggulan produk riset ITS misalnya motor listrik memiliki kerapatan daya yang tinggi karena menggunakan magnet permanen.

Controller yang dibuat oleh ITS mampu memberikan daya hingga 90 kW dan sudah menerapkan metode vector control. Komponen lainnya yaitu system penyimpanan daya pada baterai, Peneliti ITS juga mampu membuat battery pack dengan kapasitas yang diinginkan beserta battery management system sebagai proteksi terhadap baterai.
Jambore Kendaraan Listrik ini bertujuan untuk mempromosikan teknologi transportasi yang ramah lingkungan, sehingga diharapkan teknologi kendaraan listrik semakin cepat diterapkan di Indonesia.

Selama perjalanan dari Surabaya-Jakarta, tim berinteraksi dengan masyarakat sebagai bentuk diseminasi secara langsung tentang teknologi kendaraan listrik. Selain itu, kegiatan jambore juga menunjukkan bahwa Indonesia memiliki kemampuan untuk mandiri, khususnya di bidang teknologi kendaraan listrik.

Menristekdikti berharap jambore ini dapat menunjang disahkannya Perpres No. 55 Tahun 2019, tentang Percepatan Program Kendaraan Bermotor Listrik Berbasis Baterai Untuk Transportasi Jalan oleh Presiden Republik Indonesia. Dengan demikian teknologi kendaraan listrik dapat semakin cepat diimplementasikan di Indonesia. “Selain itu, Perguruan Tinggi diharapkan mulai berkolaborasi lebih baik dengan industri, sehingga mampu melakukan percepatan hilirisasi produk-produk riset di bidang teknologi kendaraan listrik berbasis baterai,” pungkasnya. (red/ju)

InfoSec Summit Cybersecurity Digelar

0

Jakarta, Biskom — ITSEC ASIA, perusahaan cybersecurity terdepan di Asia-Pacific meggelar InfoSec Summit Indonesia di Ayana Mid Plaza Hotel, Jakarta.

InfoSec Summit adalah acara khusus untuk pembuat kebijakan cybersecurity, inisiator, profesional, inovator, penyedia layanan dan dan konsumen sebagai pengguna akhir. “Saya meyakini bahwa cybersecurity akan menjadi bagian integral dalam setiap organisasi, tak peduli bagaimanapun ukurannya,” ujar Patrick Dannacher, CEO of Stonetreegroup.

Serangan siber kini telah berevolusi menjadi sangat marak dan canggih, oleh karena itu acara konferensi ini membahas masalah yang dihadapi institusi dan korporasi dalam lanskap keamanan TI saat ini:

Dengan munculnya teknologi generasi berikutnya seperti pembelajaran mesin (machine learning), penjahat siber menciptakan teknik yang lebih kompleks dan efektif yang diharapkan dapat jauh lebih berbahaya – menjadi lebih canggih, dapat beroperasi secara mandiri, dan semakin sulit dideteksi.

Meningkatnya penggunaan perangkat pintar menghadirkan konektivitas yang memungkinkan untuk mengakses informasi keuangan dan informasi pribadi yang sangat sensitif.

Pada tahun 2020, diperkirakan lebih dari 20 miliar perangkat IoT akan terhubung secara global – menciptakan peluang besar bagi penjahat siber untuk mengeksploitasinya.Pengenalan GDPR di Eropa telah memperkuat fokus legislatif pada privasi data serta regulasi keamanan siber di Indonesia dan lintas Asia-Pasifik.

Kejahatan siber tingkat tinggi baru-baru ini telah menyebabkan perusahaan di seluruh dunia mengantisipasi kemungkinan adanya kerentanan dan implikasi negatif pada bisnis mereka. Tahun lalu, total pengeluaran keamanan siber di Asia Tenggara diperkirakan mencapai USD1,90 miliar dan diperkirakan akan tumbuh hingga USD5,45 miliar pada tahun 2025. (red/ju)

Biznet Festival 2019 digelar di Palembang

0

Jakarta, Biskom- Sukses di Jawa, Bali dan Batam, kali ini Biznet Festival ke-11 digelar di Lapangan PTC Mall – Palembang, Sumsel. Acara ini menghadirkan hiburan dan konser musik yakni Kompetisi Dance, Kompetisi Skateboard, dan juga performance Padi Reborn dan Cakra Khan.

“Biznet hadir di Palembang pada 2014 lalu, dan sambutan masyarakat sangat positif. Kami akan terus memperluas cakupan area layanan sehingga makin banyak warga Palembang menikmati koneksi Internet berkualitas dalam mendukung semua aktivitas digital mereka,” ujar Adi Kusma, President Director Biznet.

Biznet Festival Batam di gelar pada Maret 2019, dan sukses menampilkan performance Glenn Fredly dan Anji. Pemilihan Palembang karena merupakan salah satu kota terbesar kedua di Provinsi Sumsel yang memiliki potensi luar biasa dengan jumlah pengguna Internet yang terus meningkat.

Secara khusus, Biznet mengajak salah satu atlet Skateboard nasional Gregorius Aldwin, yang pernah mewakili Indonesia dalam ajang ASIAN Games 2018. Aldwin juga merupakan Biznet Official Skateboarder untuk menjadi juri di ajang Kompetisi Skateboard. Di acara ini, Aldwin berbagi trik-trik penting dalam bermain skateboard.

Tidak ketinggalan, Biznet juga menyediakan free Wi-Fi yang dapat dinikmati oleh seluruh pengunjung Biznet Festival, yang memungkinkan mereka merasakan kualitas koneksi Internet terbaik dan memberikan pengalaman berinternet yang cepat dan berkualitas dari Biznet.

Saat ini, jaringan Biznet telah tersedia di beberapa wilayah di Kota Palembang termasuk di Kelurahan 20 Ilir D1, Bukit Lama, Bukit Baru, Lawangkidul, dan Kelurahan Kepandaean Baru. Selain itu, Biznet juga mendukung kegiatan proses belajar di sekolah/universitas, melalui program CSR yang menghadirkan layanan Wi-Fi gratis untuk sekolah serta universitas.

“Bagi kami, meningkatnya kegiatan pariwisata dan kualitas pendidikan tentunya perlu didukung oleh infrastruktur teknologi yang berkualitas dan modern. Dengan koneksi Internet yang cepat bisa menjadi solusi yang positif bagi masyarakat dalam meningkatkan kegiatan digital serta kreativitas untuk pembangunan kota ini,” tambah Adi.

Biznet juga telah menghadirkan jaringan terbaru yaitu The New Biznet Fiber yang menghadirkan layanan Internet dengan performa terbaik dan kapasitas bandwidth yang lebih besar. The New Biznet Fiber menghadirkan layanan Internet terbaru yang cepat, handal dan berkualitas untuk pelanggan di lebih dari 100 kota di Pulau Jawa, Bali, Sumatra dan Batam, yang telah tercover oleh jaringan Biznet.

Untuk area Palembang, Biznet menghadirkan dua jenis layanan yaitu layanan untuk segmen perumahan/individu serta layanan untuk segmen UKM/startup dengan harga yang terjangkau, dan tentunya dengan beberapa pilihan paket layanan yang dapat dipilih sesuai dengan kebutuhan pengguna.(red/ju)