Home Blog Page 851

Hadiri Pameran dan Konferensi Public Safety Indonesia 2019 di Assembly Hall JCC 27 Feb – 03 Mar 2019

0
Ir. Soegiharto Santoso saat menjadi narasumber diacara Public Safety Forum di Jakarta Convention Center, 30 November 2018.

JAKARTA, Biskom – Keselamatan publik adalah kebutuhan, sekaligus isu utama, bagi warga perkotaan. Terlebih lagi, ketika infrastruktur kota kian lengkap dibangun. Tanggung jawab utama dari keselamatan publik berada di pundak pemerintah kota. Namun, hal tersebut dapat berjalan secara optimal apabila masyarakat juga turut  berperan dalam menjaga terwujudnya keselamatan publik.

Bagaimanapun, kolaborasi dengan sejumlah pihak penunjang keamanan publik perlu ditingkatkan. Datangnya era industri 4.0, dimana transformasi digital dan disrupsi  berlangsung di segala bidang kehidupan manusia,  dapat menyebabkan persoalan keselamatan publik kian sulit untuk dipenuhi.

Kolaborasi pemerintah kota dengan berbagai elemen masyarakat, pakar akademis, pelaku bisnis,  dan pihak kepolisian menjadi suatu kebutuhan yang harus disinergikan untuk dapat memenuhi kebutuhan keselamatan publik.

Berangkat dari kebutuhan tersebut, konferensi dan pameran keselamatan publik bertajuk  Public Safety Indonesia Conference & Expo 2019 digelar selama tiga hari, pada 27 Februari Sampai 1 Maret 2019 dengan tema : “ Strengthening Through Collaboration” , kegiatan tersebut diselenggarakan oleh EO kondang Adhouse Clarion Events (ACE), bersama dengan Divisi Humas Polri dan didukung oleh beberapa asosiasi.

Asosiasi yang terlibat, antara lain, Asosiasi Pengusaha Teknologi Informasi dan Komunikasi  Nasional (Aptiknas), Asosiasi System Integrator dan Security Indonesia (Asisindo),  Asosiasi Industri System Keamanan Indonesia (Aiskindo), American Society for Industrial Security (ASIS), Building Engineer Association (BEA), Gabungan Pelaksana Konstruksi Indonesia (Gapensi), Ikatan Engineers Indonesia (Ikei), dan pemangku kepentingan lainnya.

Sejumlah pakar keamanan akan hadir memberikan wawasan dan pengalaman profesinal mereka. Berbagai  tema penting di dalam isu keselamatan publik akan dibahas secara tuntas di sini.

Ir. Soegiharto Santoso alias Hoky selaku Ketum APTIKNAS yang menjadi salah satu asosiasi  pendukung kegiatan ini mengatakan; “Kegiatan Public Safety Indonesia sangat sejalan dengan salah satu fokus APTIKNAS tentang Smart City dan Industri 4.0, karena didalamnya tentu terkait langsung dengan Public Safety dan tidak akan terlepas dari pemanfaatan Internet of Things (IoT) dan Kecerdasan Buatan atau Artificial Intelligence (AI), yang pasti digunakan dan sangat bermanfaat. Menariknya dalam kegiatan tersebut melibatkan seluruh pihak stakeholder dari berbagai organisasi terkait, bahkan melibatkan pihak Polri yang merupakan garda terdepan nasional dalam menjaga dan memelihara keamanan dan ketertiban publik, serta melibatkan pihak pemerintah pusat dan daerah, sehingga kegiatan tersebut dapat dijadikan ajang melakukan sinergi berbagai pihak untuk kepentingan Public Safety di Indonesia, saya yakin kegiatan ini akan sangat bermanfaat bagi seluruh pihak yang peduli dengan permasalahan keselamatan.” ungkap Hoky yang juga akan menjadi moderator dalam diskusi panel dengan tema: “How to promote deployment of effective technologies that enhance school safety and security?” pada hari Kamis, 28 Februari 2019.

Gani Taufik saat memberikan penjelasan tentang fungsi Robot kepada Gubernur Anies Baswedan di Balai Kota, 11 Oktober 2018.

Sementara itu Gani Taufik yang biasa disapa Glenn dari PURI ROBOTIC (PT Pusat Robot Indonesia) menyatakan, “ saya bangga dapat turut serta dalam ajang bergengsi ini dan kami menampilkan Alice sebagai Surveillance Robot (Robot Pengawas), sebab untuk permasalahan keamanan, terutama di waktu malam hari, seringkali terkendala dengan masalah SDM, baik secara kuantitas maupun biaya, juga secara kualitas (cenderung lengah dan mengantuk), maka dengan adanya Robot Pengawas, maka Petugas bisa lebih terbantu. Robot dengan kelengkapan: mobilisasi, kamera pengawasan, face recognition dan kemampuan berkomunikasi otomatif ke pusat control dengan memberi tanda suara / alarm. Dengan adanya alarm tersebut, maka petugas akan lebih dapat memaksimal observasinya dalam hal proses surveillance. Yaitu melakukan pemeriksaan awal, dengan cara robot bergerak keliling, sambil mendeteksi jika ada hal-hal yang tidak wajar dan hal-hal lainnya, serta yang terpenting tidak mengorbankan nyawa manusia.” pungkas Glenn.

Sejalan dengan pendapat Hoky tentang pemanfaatan  IoT, Budimulja dari PT Masterdata Digital Cyberindo menyampaikan, “Layanan Internet of Things saat ini dapat dengan mudah ditemui di berbagai belahan dunia, termasuk Indonesia. Namun, sebagai pelaku bisnis yang baru melirik IoT, kita harus memperhatikan manfaat apa saja yang didapat saat memilih layanan IoT untuk networking bisnis kita dan mengembangkannya menjadi lebih maju. Karena berbeda brand tentu akan berbeda layanan yang didapatkan. Sehingga kita harus jeli dalam memilih solusi digital yang sedang meroket di era ini, tentu saja faktor keamanan menjadi suatu hal yang sangat penting, kami hadir di event ini untuk berbagi pengalaman yang pasti berguna pagi para pengunjung” ujar Budi yang lokasi stand pamerannya bersama-sama dengan PURI ROBOTIC di booth nomor 2, Assembly Hall, Jakarta Convention Center.

Dalam ajang pamern tersebut diselenggarakan pula konferensi keselamatan publik antara lain:

1. Smart City

Dari sisi pemerintahan,  Kepala UPT Smart City DKI Jakarta, Setiaji, akan berbicara pada hari Kamis 28 Februari 2019, dengan topik:  Smart City  for Better Public Safety : Why Smart City is the Answer?

Beberapa tahun lalu, konsep  Jakarta Smart City  dicanangkan pemerintah provinsi DKI Jakarta. Setiaji kemudian menjadi nahkoda dibalik implementasi  smart city di Jakarta. Ia memiliki tanggung jawab besar untuk mengendalikan Jakarta menjadi kota yang terhubung teknologi, namun juga menyediakan pelayanan terbaik bagi warganya dari berbagai lapisan.

Konsep kota pintar diterapkan untuk menciptakan solusi permasalahan masyarakat yang lebih efisien dan mengoptimalkan pelayanan kepada publik. Keberadaan Jakarta Smart City diharapkan dapat membantu pemerintah meningkatkan kualitas hidup warga Jakarta secara keseluruhan.

Aplikasi smart city Qlue mendapat penghargaan dalam gelaran The 7th World Government Summit yang diselenggarakan di Dubai.

 2. Sistem Keamanan di Sekolah

Pada hari yang sama, konferensi keselamatan publik akan mengupas tentang sistem keamanan di sekolah. Isu keamanan sekolah telah menimbulkan keresahan bagi para orang tua murid terhadap anak-anak mereka. Apa yang semestinya dilakukan ketika ancaman keamanan tersebut datang dari dalam sekolah?

Prof. Dr. Djisman Simandjuntak, Rektor Universitas Prasetiya Mulya, bersama para panelis lainnya, akan mengupas topik sistem keamanan sekolah tersebut. Topik yang penting bagi para guru, staf sekolah, murid, dan para orang tua ini  akan memberikan isnight tentang langkah-langkah yang mesti diambil.

Para pakar keamanan akan memberikan pengalaman praktis tentang cara mempromosikan penerapan teknologi  yang efektif untuk meningkatkan keselamatan dan keamanan sekolah.

3. Keselamatan Publik pada Infrastruktur

Selanjutnya, diskusi panel bertema Security for “Smart” Critical Infrastructure, akan dibahas tentang pihak mana saja yang perlu terlibat dalam memberikan upaya kerjasama untuk menyelaraskan sistem transportasi yang ada saat ini dan di masa mendatang.

Rama Raditya, M.Sc Chief Executive Oficer Qlue bersama Presiden Direktur PT Adhi Karya, Ir. Budi Harto dan dua panelis lainnya akan membahas tema keselamatan publik pada sistem transportasi tersebut.

Qlue merupakan startup layanan publik yang berdiri tahun 2014. Hingga saat ini, Qlue telah berkiprah di lebih dari 15 kota, bekerja sama dengan pemerintah kota, lembaga-lembag pemerintah, pengembangan properti, dan departemen kepolisian daerah, serta lembaga pemerintah untuk memberikan berbagai solusi Smart City.

Sebagai informasi tambahan bahwa Aplikasi smart city Qlue yang juga digunakan di Jakarta Smart City mendapat penghargaan dalam gelaran The 7th World Government Summit yang diselenggarakan di Dubai, Uni Emirat Arab pada 10-12 Februari 2019.

Penghargaan yang mereka dapat adalah Best Mobile Goverment Service di kategori Public Empowerment. Di kategori ini, Qlue mengalahkan lima nominator yang antara lain berasal dari Pakistan dengan aplikasi Pakistan Citizen Portal, dan Amerika Serikat dengan aplikasi NYC 311.

Pemenang kategori ini diberikan kepada pengembang aplikasi inovasi kreatif berbasis telepon selular yang berhasil membantu pemerintah dalam mewujudkan perubahan positif di negara setempat atau bahkan di dunia.

Jadi pastikan anda hadir di ajang Public Safety Indonesia Conference & Expo 2019 ini (Red)

Kulkas Cantik LG Black Series Meluncur Di Pasaran

0

Jakarta, Biskom – PT. LG Electronics Indonesia (LG) meresmikan pe-masaran lini kulkas terbarunya, LG Black Series. Mengimbangi terapan-warna hitam yang membuatnya tampil elegan, kulkas LG Black Series dikatakan memiliki fokus pengembangan pada perlindungan lebih baik.Hal mengenai perlindungan ini tak hanya merujuk pada kemampuan menyim-pan bahan makanan, namun pula ketahanan dalam penggunaan.

“LG Black Series dikembangkan dalam pusaran unsur yang menjadi aspira-si keluarga modern dalam memiliki perangkat kulkas. Menyimpan maka-nan dan minuman lebih baik dalam gaya hidup elegan,” ujar Fariz Adipu-tra – Product Marketing Home Appliance LG Electronics Indonesia.

Tampilan elegan ini menjadi penting, menurutnya, karena perubahangaya hidup telah membuat peletakan kulkas dalam sebuah rumah menjadi lebih menempati ruang yang dapat terlihat oleh orang lain.

Lebih lanjut ia menyatakan, pilihan waktu pemasarannya tak lepas dari bulan Februari yang kental dengan nuansa keluarga. Hal ini tak lepas dari beberapa perayaan besar yang terjadi di bulan Februari. Ia mencontohkan, perayaan Imlek dan hari kasih sayang yang baru lalu, memperkuat keber-samaan keluarga dan orang terkasih.

Dari sisi kategori, kulkas LG Black Series memiliki dua varianya itu Side by Side dan kulkas dua pintu. Sementara bila ditilik dari materialnya, terdapat varian Black Glass dan Matte Black Steel.

Seperti namanya, varian black glass dibuat dengan material kaca yang membuatnya tampil mengkilap. Meski demikian, tak perlukhawatir karena kaca yang diterapkan merupakan tempered glass yang memiliki kekuatanlebih baik dalam menahan benturan maupun goresan.

Bermodal material ini, varian black glass pada kategori kulkas dua pintu-dibuat dengan desain bilah pintu yang berbentuk lengkungan halus. Tak-hanya itu, pelapisan pada bilah pintunya pun dibuat dengan menimbulkan kesan tanpa tepian. Tak hanya memperkuat kesan mewah, namun pula menjadikannya kulkas pertama di dunia yang menerapkan desain demi-kian.

Sementara varian black glass pada kategori kulkas side-by-side pun tak kalah menarik. Salah satunya ada pada keberadaan rak penyimpan khususminuman berbahan anggur (wine). Dikatakan demikian karena rak penyimpanan khusus ini dirancang dapat menjaga tingkat temperature pada 4° Celcius yang menjadi suhu optimal untuk penyimpanan wine.

Di sisi lain, meski tak tampil mengkilap, kulkasLG Black Series varianmatte black steel pun dibuat dengan keistimewaan yang tak kalah menarik. Me-lindungi ukuran tubuhnya yang besar, LG menerapkan finishing khusus yang memastikan elegannya desain ini tetap bertahan.

Termasuk dalam lapisan perlindungan ini yaitu kemampuannya 40% lebih baik dalam mengatasi jejak tertinggal dari sentuhan jari.Lapisan yang sama pun membuatnya lebih mudah dibersihkan. Cukup dengan cairan pembersih dan lap halus. Penjagaan pun diberikan dengan lapisan anti korosi, kuat, dan tahan lama.

Sementara bicara mengenai teknologi penyimpanan makanan di dalamnya, seluruh varian kulkas LG Black Series dibuat berbasis teknologi inverter. Berbasis teknologi yang lebih baik dalam menghemat listrik ini, LG mengembangkan kompresor khusus bernamaLG Inverter Linear Compressor.

Desain khusus kompresor ini dibuat dengan meminimalisir gesekan antar-komponen di dalamnya menjadi hanya berpusat pada hanya satu titik ge-sekan, dibanding kompresor tradisional yang memiliki empat titik. Tak hanya memberikan penghematan listrik lebih optimal namun pula mem-buat daya tahan lebih baik.

Bila bersanding dengan kulkas sejenis, penggunaan kompresor LG ini mampu memberikan penghematan listrik hingga 32%. Sementara menge-nai daya tahannya ini, LG sampai memberikan garansi khusus hingga 10 tahun bagi kompresor ini.

Di sisi lain, sematan kompresor ini juga memastikan suplai udara dingin-kedalam kabin kulkas dengan tenaga yang cukup untuk membuat proses pendinginan lebih cepat. Pendinginan cepat ini diperlukan mengingat uda-radingin akan terlepas saat pemilik membuka pintu untuk mengambil ma-kanan atau minuman yang tersimpan di dalamnya.

Kecepatan ini kemudian berpadu dengan inovasi fitur Multi Air Flow. Wu-judnya berupa desain dan penempatan saluran udara dingin pada bebera-pa titik dalam kabin. Dirancang demikian untuk membuat seluruh bagian-dalam kabin kulkas LG Black Series memiliki suhu dingin yang merata. Ce-pat dan meratanya suhu pada seluruh bagian kabin kulkas ini diperlukan untuk memastikan kesegaran di setiap rak kulkas.

Dengan rancangan ini memastikan kesegaran seluruh bahan makanandan minuman yang tersimpan di dalamnya dapat bertahan lebih lama.“Inilah kunci menjaga kesegaran makanan. Tak hanya menyimpannya dalam suhu dingin, namun pula memastikan tempat penyimpanan memiliki pendinginan merata di setiap sudut,” ujar Fariz Adiputra.

Dibagian lain, LG pun melengkapi dengan fitur unik Smart Diagnosis™. Fi-tur ini berguna saat pemilik menemukan gangguan pemakaian. Alih-alih memanggil layanan purna jual dan perbaikan yang memerlukan waktu-tunggu, fitur Smart Diagnosis™akanmembuatpengguna dapat mengenali-penyebab gangguan pada kulkasLG Black Series miliknya. Malahan, fitur ini akan memberikan solusi perbaikan mandiri untuk beberapa gangguan ringan.

Mengaktifkannya pun mudah dengan sebelumnya memerlukan unduhan aplikasinya pada smartphone. Saat gangguan terjadi, cukup dekatkan smartphone pada bagian kulkas dengan logo Smart Diagnosis™. Yang ha-rus dilakukan kemudian cukup menunggu beberapa saat hingga diagnosa-selesai dilakukan dan hasilnya muncul pada layar smartphone.

Pada kelas yang premium dari kulkasLG Black Series, LG bahkan menye-matkan fiturSmartThinQ™. Keberadaan fitur ini membuat pemiliknya da-pat melakukan beberapa pengaturan utama kulkas LG Black Series, seperti pengaturan suhu, dari jarak jauh dengan memanfaatkan keterhubunganmelalui wifi.

Memberikan peluang lebih besar untuk menyesuaikan konsumen yang be-ragam, kulkasLG Black Series tersedia dalam variasi bentang kapasitas-simpan yang luas. Mulaidari sekitar400 Liter hingga yang hampir mende-kati 700 Liter.

“Desain elegan membalut teknologi terbaik yang memberikan penjagaan-kesegaran nutrisi keluarga lebih lama ini membuat kulkas LG Black Series menjadi opsi tepat bagi keluarga modern di Indonesia. Hadir mewakili in-ovasi terkini LG yang menjadi bingkisan terbaik bagi keluarga Indonesia,” ujar Fariz Adiputra. (red/Ju)

RedDoorz Perluas Properti ke Yogyakarta dan 4 Kota Besar

0

Jakarta, Biskom – Sebagai pendukung pertumbuhan, RedDoorz memperluas propertinya di berbagai tujuan lokal di Indonesia dengan tujuan untuk mendukung pariwisata lokal dan mendukung dorongan ekonomi lokal.

RedDoorz memulai operasinya di wilayah ini pada Februari 2017, dimulai di Yogyakarta, kota dengan kinerja terbaik ke-3 termasuk Jawa Tengah, memperluas jangkauannya ke wilayah tersebut dengan target 400 properti pada akhir 2019

Mohit Gandas, Country Manager untuk RedDoorz Indonesia mengatakan, RedDoorz bermaksud untuk mendukung pariwisata lokal dan ekonomi lokal bersamaan dengan mengembangkan dan memberikan pengalaman yang menyenangkan bagi para wisatawan.

“Kami percaya Jawa Tengah adalah kota yang semakin menarik bagi para wisatawan, wilayah ini memiliki banyak wisata alam, sejarah, dan budaya yang menarik bagi para wisatawan. Yogyakarta sendiri pada tahun 2018 telah mencapai dua juta pengunjung menurut Dinas Pariwisata DIY,” katanya.

“Inilah mengapa kami ingin memperluas pertumbuhan properti kami di Jawa Tengah, tidak hanya ke Yogyakarta tetapi daerah lain seperti Semarang, Solo dan kami juga menambahkan kota-kota baru ke dalam daftar ekspansi kami yaitu, Magelang dan Purwokerto,” tutur dia.

Namun, ada banyak hal yang terjadi di ekosistem perjalanan, jika mundur selangkah tentang betapa pentingnya perjalanan, ada banyak peluang dan bagaimana hal itu berdampak terhadap banyak orang serta bagaimana hal itu dapat menciptakan sebuah kenangan, kita melihat secara keseluruhan bahwa pasar perjalanan online kini meningkat dan akan terus seperti itu.

“Dengan ini kami semakin optimis dalam memperluas ke lebih banyak kota. Ada banyak peluang dalam perjalanan, bahkan untuk saat ini di Jawa Tengah saja, kami memiliki total 103 properti yang sudah beroperasi sepenuhnya,” katanya.

Dengan tim lokal yang kuat di lapangan yang datang dari beragam latar belakang dan pengetahuan mendalam tentang sektor perjalanan dan perhotelan lokal, RedDoorz sepenuhnya menjalankan unit operasinya di kota-kota di Indonesia saat ini mulai dari layanan pelanggan, operasional dan penjualan produk hingga branding, keuangan dan pemasaran.

RedDoorz telah mengembangkan teknologi miliknya sendiri menggunakan analitik data untuk secara akurat memproyeksi permintaan pada area yang bisa memiliki lebih banyak hotel atau properti untuk mendorong lebih banyak langkah bagi wisatawan.

“Kami mengapresiasi langkah RedDoorz untuk mengembangkan bisnis serta mendorong pertumbuhan ekonomi lokal yang tentu sangat bermanfaat bagi warga Yogyakarta dan Jawa Tengah,” tutur Ibu Marlina Handayani, Kepala Bidang Pemasaran dari Dinas Pariwisata DI Yogyakarta.

“Hal ini sangat membantu kami dalam menarik wisatawan dan meningkatkan jumlah kunjungan ke daerah-daerah strategis di kedua wilayah tersebut. Semoga kerja sama yang terjalin antara RedDoorz dan pihak-pihak lain dapat berlangsung terus dan memberikan hasil yang signifikan,” tambahnya. (red/ju)

Peneliti Balitbangda Bali Harus Ciptakan Inovasi untuk Milenial

0

Jakarta, Biskom – Menteri Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi (Menristekdikti) Mohamad Nasir menyampaikan agar para peneliti, termasuk peneliti di Badan Penelitian dan Pengembangan Daerah (Balitbangda) di Bali untuk menciptakan inovasi yang dapat bermanfaat bagi kalangan milenial. Diperkirakan saat ini sampai tiga puluh tahun ke depan, Indonesia akan didominiasi kalangan milenial yang membutuhkan lapangan kerja sesuai inovasi di masa depan.

“Lima puluh persen penduduk dunia saat ini berada di bawah usia 30 tahun. Bagaimana persepsi kalangan milenial melihat dunia?” ungkap Menristekdikti saat membuka Forum Kelitbangan 2019 Kabupaten Badung bersama Bupati Badung I Nyoman Giri Prasta pada Kamis (21/2/2019) di Kompleks Kantor Bupati di Mangupura, Kabupaten Badung, Bali.

Menristekdikti menyatakan kalangan milenial nanti akan menghadapi persaingan pekerjaan yang lebih ketat dibandingkan saat ini. Apabila Lembaga Penelitian dan Pengembangan (Lemlitbang) dan Balitbangda di Bali dan di Indonesia tidak mampu menciptakan inovasi, akan ada pengangguran yang tinggi sekitar 10 tahun ke depan.

“Kalau tidak diantisipasi dengan seksama, ini problem bagi negara ini. Bonus demografi harus dimanfaatkan dengan baik. Pada 2031 sampai 2045, angkatan kerjanya Indonesia semakin lebih besar daripada usia anak dan tua,” ungkapnya.

Menristekdikti menyampaikan inovasi yang dapat dimanfaatkan kalangan milenial saat ini sudah mulai menggerakkan perekonomian Indonesia. Misalnya, inovasi yang dilakukan para unicorn di Indonesia, seperti Gojek, Tokopedia, Bukalapak, dan Traveloka.

Bupati Badung I Nyoman Giri Prasta menyatakan dirinya sudah mempersiapkan kalangan milenial untuk banyak belajar dari inovasi di luar negeri. “Anak kami, kami berikan beasiswa hingga ke luar negeri. Ada yang kuliah di Belanda, di Inggris, di Australia. Harapan kami, setelah selesai pendidikan, mereka kembali ke Badung ini. Sumber daya manusia inilah yang akan meningkatkan peluang (bagi Badung),” ungkapnya.

Nyoman Giri akan berupaya untuk selalu menggunakan inovasi dalam pembangunan di Badung. “Jujur kami tidak akan pernah keluar dari peran teknologi, sesuai pesan Bapak Menteri. Kami ingat betul, Bapak pernah menyatakan jangan sampai kita lawan teknologi. Jika kita melawan teknologi, kita akan tergilas,” tutur Nyoman Giri.

Bupati Badung mencontohkan perbaikan terowongan irigasi bagi pertanian di Badung. “Untuk renovasi terowongan, kita sudah menggunakan GPS. Kita sudah bisa masuk ke terowongan itu di ketinggian. Bahkan, untuk penguatan terowongan bisa sampai 140 ribu ton. (Renovasi ini) untuk memudahkan kami membersikan endapan (di terowongan air). Tujuan kami adalah air mengalir,” ungkapnya.

Selain menerapkan inovasi dalam perbaikan infrastruktur, I Nyoman Giri juga sudah menerapkan teknologi informasi dalam mengelola Kabupaten Badung melalui Badung Command Center dan Badung Data Center.

Setelah meresmikan Forum Kelitbangan 2019 Kabupaten Badung, Menristekdiktid dan rombongan mengunjungi fasilitas Badung Command Center yang berfungsi menampilkan berbagai data. Termasuk tampilan CCTV yang tersebar di berbagai titik publik, seperti Pusat Pemerintahan Kabupaten Badung, sekolah, puskesmas, dan objek wisata.

Command Center yang juga didukung Badung Data Center ini dapat menampilkan data pelayanan publik seperti perijinan, perpajakan, kependudukan serta data-data kinerja perangkat daerah Kabupaten Badung meliputi presensi pegawai serta kinerja fisik dan keuangan perangkat daerah. (red/ju)

Simplifying Collaboration BenQ, Logitech dan ZOOM

0

Jakarta, Biskom- Sebagai komitmen  terhadap industri korporasi dan pendidikan  dalam mendukung kegiatan rapat dan komunikasi jarak jauh, BenQ, Logitech dan ZOOM dalam sebuah solusi video conference (VC) Simplifying Collaboration yang diluncurkan (20/2) di hotel Shangri-La Jakarta.

Evolusi gaya bekerja modern yang sangat mobile telah mendorong teknologi Video Collaboration semakin relevan bagi bisnis di dunia industri. Diperkirakan sekitar 35% karyawan di seluruh dunia yang bekerja secara remote di luar kantor. Generasi Millenial, yang diprediksi akan menguasai sebanyak 75% dari total tenaga kerja dunia, menuntut cara baru dalam berkolaborasi yang lebih dinamis dan instan.

Kehadiran solusi Simplifying Collaboration tercetus dari sebuah konsep awal oleh perusahaan System Integrator ternama di Indonesia yaitu PT. Kayreach System yang juga merupakan mitra bisnis dari BenQ, Zoom maupun Logitech yang ingin memberikan solusi di ruang rapat yang mudah, efektif dan efisien kepada para pengguna khusunya pengguna dari industri korporasi dan pendidikan.

Pada kolaborasi ini, BenQ sebagai produsen visual yang memimpin di dunia membawa rangkaian seri Interactive Flat Panels (IFP) yang  bersinergi dengan banyak jenis perangkat video conference lain seperti kamera dan software video conference yang dalam hal ini adalah Zoom Room dan Logitech Rally Systems.

Andryanto C. Wijaya, Managing Director, PT. BenQ Teknologi Indonesia  mengaku senang dapat berkolaborasi dengan brand-brand besar dalam dunia video conference seperti Logitech dan Zoom untuk menyediakan solusi video conference terkini.

BenQ Interactive Flat Panel telah meraih peringkat No. 1 dalam pangsa pasar produknya pada kuartal 4 tahun 2018 di Indonesia (Laporan Q4 2018, Futuresource Consulting). “Kami menyambut baik Agenda pemerintah Indonesia terhadap pendidikan tinggi yang salah satu agendanya adalah implementasi pembelajaran jarak jauh dan digitalisasi pendidikan.

Hal tersebut sejalan dengan kebutuhan industri saat ini, konsep yang kami hadirkan di rangkaian solusi yang mengusung konsep digitalisasi dengan digital cloud whiteboard sebagai fitur utama untuk mempermudah dalam mengakses bahan ajar dan presentasi.

BenQ selalu berusaha menyediakan teknologi yang berpusat kepada kebutuhan manusia seperti proyektor Dustproof seri terbaru, Interactive Flat Panels yang memiliki teknologi Germ-resistant dan Smart Eye-Care serta perangkat presentasi berbasis
wireless yaitu InstaShow – WDC10. “

Ismail Maksum, Country Manager Logitech Indonesia, memprediksi tren terbaru di industri Video Conference yang akan terjadi di masa depan: Solusi Video Conference (VC) di setiap ruangan meeting. Teknologi Cloud dan perangkat yang semakin terjangkau, mendorong bisnis untuk memperlengkapi setiap ruangan meeting dengan solusi Video Connference.

Menariknya, lanjut Maksum adalah bahwa kita akan melihat evolusi ini dalam waktu lima tahun ke depan, seiring dengan perkembangan teknologi Augmented Reality, Virtual Reality, 3D, dan bandwidth yang lebih besar. Dan karena harga perangkat yang semakin terjangkau, kita akan melihat lebih dari satu kamera dalam sebuah ruang rapat.”

Sementara itu, Handry, Sales Director, PT. Kayreach System mengaku  senang dapat menciptakan sebuah solusi Video Conference yang berkualitas tinggi dengan harga terjangkau dari rangkaian device dan software yang bersinergi satu sama lain. BenQ IFP merupakan monitor Interactive yang dapat mengoptimalkan kinerja Zoom Room dan Logitech Rally dalam memfasilitasi VC. Zoom Room sangat user friendly dan fleksibel untuk digunakan di berbagai perangkat VC

Sedangkan Logitech Rally dapat menghadirkan pengalaman yang lebih alami saat kegiatan video conference berlangsung melalui fitur pengaturan tingkat pencahayaan, warna, suara, serta pengendalian kamera ke kondisi yang paling optimal secara otomatis.  (red/ju)

BIG Perkuat Jaring Informasi Geospasial

0

Jakarta, Biskom- Badan Informasi Geospasial (BIG)  menjalin kerjasama dengan 24 instansi untuk menjawab berbagai kebutuhan informasi geospasial yang dapat dipertanggungjawabkan.

Kerjasama ini terkait penyelenggaraan, pemanfaatan data dan informasi geospasial oleh kementerian/lembaga (K/L) dan pemerintah daerah (Pemda).

Penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) dan perjanjian kerja sama (PKS) antara BIG dengan berbagai instansi meliputi delinisiasi batas wilayah, pembangunan simpul jaringan, tutupan lahan, pemetaan unsur peta dasar skala 1:5.000, dan lain-lain.

“Peta dasar skala 1:5.000, menjadi primadona karena penyusunan Rencana Detail Tata Ruang (RDT) memerlukan peta skala 1:5.000. Peta ini belum terlalu banyak tersedia di indonesia, karena itu BIG berusaha mempercepat. Jika skala 1:5.000 tidak tersedia maka RDTR tidak bergerak dan bisa menyebabkan investasi di daerah terhambat,” tutur Kepala BIG, Hasanuddin Zainal Abidin di Aula BIG, Cibinong pada Kamis (21/2).

Menurut Kepala BIG, pembangunan sekarang mau tidak mau harus berbasiskan data spasial dan data statistik. Untuk itu, nantinya seluruh data di Indonesia akan digabungkan untuk mendukung sistem pemerintah berbasis elektronik. Satu data Indonesia akan meliputi data spasial dengan pembina BIG, data statistik dengan pembina Badan Pusat Statistik (BPS), dan data-data lainnya.

“BIG telah memulai dengan kebijakan satu peta untuk menyatukan informasi geospasial, berikut nanti dengan statistik dan lain-lainnya,” ungkapnya.

Penandatanganan MoU dan PKS dilaksanakan antara BIG dengan 24 Instansi yaitu 18 kabupaten 5 kota dan 1 K/L

Pada kesempatan tersebut, Bupati Bolaang Mongondow, Yasti Soepredjo Mokoagow mengatakan perencanaan pembangunan yang baik dihasilkan melalui proses penyusunan dan analisis berbasis bukti data dan informasi yang akurat yaitu informasi spasial maupun nonspasial.

“Perencanaan pembangunan saat ini menggunakan pendekatan holistik, integratif, tematik, dan spasial yang merupakan upaya pemerintah untuk mensinergikan berbagai program pembangunan antar sektor dengan menyampaikan aspek kewilayahan yang ada di dalamnya,” tuturnya.

Berdasarkan Undang-Undang No. 26 tahun 2007 tentang penataan ruang, paradigma perencanaan yang sebelumnya tidak mengedepankan atau bahkan tidak mempertimbangkan aspek spasial saat ini telah berubah dan wajib mempertimbangkan aspek spasial.

Menurut Yasti, Pemkab Bolaang Mongondow mulai 2018 menerapkan manajemen pembangunan modern dengan mengintegrasikan seluruh pengelolaan pembangunan daerah dalam sistem yang saling terintegrasi yaitu data base, e-planning, e-budgeting, dan e-monev. Aplikasi ini terintegrasi dengan Bappenas dan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

“Kegiatan ini sangat penting dan strategis dalam rangka menyamakan persepsi dan pemahaman kita semua guna mewujudkan keterpaduan dan kepastian hukum dalam informasi geospasial,” pungkasnya. (red/Ju)

Synology Hadirkan DiskStation DS1019+

0

Jakarta, Biskom – Synology meluncurkan DiskStation DS1019+, sebuah Network-Attached Storage (NAS) desktop 5-bay dengan performa dan skalabilitas yang sempurna, cocok untuk usaha kecil dan para antusias teknologi informatika.

“Bagi para pengguna profesional rumahan maupun perusahaan kecil, menemukan server NAS yang memberikan performa, skalabilitas, dan kemudahan penggunaan yang mumpuni dalam satu paket merupakan sebuah tantangan tersendiri. DS1019+ menghilangkan kesulitan tersebut dengan sebuah produk yang didesain ringkas,” ujar Kevin Meng, Product Manager di Synology Inc. “

Dengan menggunakan prosesor quad-core, memory 8GB dan slot ganda SSD NVMe M.2, DS1019+ memungkinkan pengguna untuk menciptakan cache SSD tanpa menggunakan tray drive apapun. Kemampuan transcoding video 4K dual-channel dan desain perangkat penyimpanan yang terukur juga membuatnya semakin ideal sebagai pilihan untuk aplikasi-aplikasi multimedia, sangat cocok untuk streaming video ultra HD diantara berbagai perangkat yang digunakan pengguna.”

Peningkatan desain dari DS1019+ memungkinkan untuk penambahan penyimpanan yang mulus dengan upaya minimal, membuatnya menjadi server yang ideal untuk berbagi file, backup data, dan pemulihan data. Dilengkapi dengan memory 8GB dual-channel dan dukungan cache SSD NVMe, DS1019+ memberikan kemampuan yang cukup untuk aplikasi-aplikasi intensif I/O dan menjalankan virtualisasi. (red/Ju)

Akhir 2019, Pemerintah Targetkan 1000 Startup

0

Jakarta, Biskom- Dunia kini tengah memasuki era disrupsi teknologi (Industri 4.0 dan Society 5.0), ditandai dengan munculnya big data, internet of things, clouds, fungsi-fungsi kecerdasan buatan (artificial intelligence) dalam teknologi yang semakin pintar menyaingi manusia.

Oleh karena itu, Menteri Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Menristekdikti) Mohamad Nasir mengatakan pembangunan Sumber Daya Manusia (SDM) di bidang Ilmu Pengetahuan dan Teknologi menjadi prioritas Kemenristekdikti di tahun 2019, sesuai dengan fokus kerja Pemerintahan Joko Widodo di tahun 2019.

“Tidak hanya membangun infrastruktur, membangun SDM yang unggul dan berdaya saing di bidang IPTEK dalam menghadapi Industri 4.0 dan Society 5.0 merupakan fokus pemerintah di tahun 2019,” ucap Menristekdikti pada saat memberikan sambutan pada peresmian gedung proyek Islamic Development Bank (IsDB) 7in1 di Universitas Negeri Surabaya (UNESA), Surabaya, Rabu (20/2).

Menristekdikti menyebutkan kesuksesan perguruan tinggi tidak hanya dinilai dari jumlah gedung, fasilitas yang dimiliki dan jumlah dosen. Namun yang lebih penting adalah kontribusinya dalam menghasilkan SDM yang memiliki kompetensi dan berdaya saing tinggi di tingkat nasional dan global, serta juga kontribusinya dalam menghasilkan dan mengaplikasikan ipteks bagi masyarakat.

Ia berharap dengan diresmikanya 7 gedung baru di UNESA yang dibangun melalui pendanaan dari Loan Islamic Development Bank (IsDB) tersebut dapat menjadikan UNESA menjadi kampus modern dan dapat membangun SDM dengan lebih baik.

“Peran perguruan tinggi akan selalu penting karena SDM dan iptek yang dihasilkannya akan menjadi kekayaan yang tak ternilai dan menjadi modal bangsa dalam menghadapi setiap perubahan di percaturan global,”ucapnya. (red/jU)

CTI IT Infrastructure Summit 2019 bertema Artificial Intelligence

0

Jakarta, Biskom –Penyedia solusi infrastruktur TI PT Computrade Technology International (CTI Group)akan mengadakan kembali seminar dan pameran infrastruktur TI terbesar di Indonesia, CTI IT Infrastructure Summit, pada 13 Maret 2019 di Hotel Ritz-Carlton Pacific Place, Jakarta ,dengan topik utama teknologi Artificial Intelligence (AI) dan peranannya bagi bisnis.

AI merupakan teknologi yang mensimulasi kecerdasan manusia sehingga komputer/mesin dapat memecahkan persoalan dan mengambil keputusan secara lebih cerdas dan manusiawi. Teknologi ini tengah menjadi megatrend berkat kemunculan deep learning, salah satu turunan AI yang mampu mereplikasi cara kerja otak manusia.

AI yang sudah banyak diaplikasikan di kehidupan sehari-hari melalui penggunaan Google Search maupun virtual assistant seperti Siri, kini mulai digunakan untuk berbagai tujuan bisnis, antara lain meningkatkan layanan pelanggan (chatbot), deteksi fraud, cyber security(face recognition), danpengelolaan lalu lintas. Inovasi dan manfaatnya bagi bisnis akan dibahas dalam CTI IT Infrastructure Summit yang memasuki tahun keenamnya dengan judul “AI for Business: Bringing Cognitive Technology to Business Applications.”

AI memiliki peluang yang besar bagi semua industri. Adopsinya semakin luas, mulai dari deteksi fraud dan dokumen palsu di sektor keuangan, memberikan rekomendasi medis bagi pasien, efisiensi transportasi melalui self driving cars, hingga otomasi proses produksi di industri manufaktur.Namun di balik itu ada berbagai tantangan, seperti bagaimana mendefiniskan use case di perusahaan, keterbatasan SDM ahli dan ketersediaan infrastruktur yang memadai.

“Untuk itu dalam CTI IT Infrastructure Summit ini, kami ingin membantu para pelaku bisnis untuk dapat memiliki wawasan dan pemahaman yang baik terkait tools dan best practice AI agar implementasinya dapat berjalan dengan tepat sesuai dengan visi perusahaan,” ujar Rachmat Gunawan, Direktur CTI Group.

Konsep AI sudah digaungkan sejak tahun 1950-an oleh ilmuwan bernama Alan Turingdan perkembangannya semakin muktahirberkat dukungan ketersediaan data, teknologi computing dan algoritma yang jauh lebih canggih. Menurut lembaga penelitian McKinsey , penerapan AI secara tepat dapat mengurangi biaya operasional bisnis, meningkatkan pendapatan, dan mengoptimalkan penggunaan aset perusahaan melalui 4P: proyeksi masa depan, produksi barang dan jasa dengan lebih murah, promosi produk secara tepat dan peningkatan layanan terhadap pelanggan.

“AI berpotensi mentransformasi dan mengoptimalkan performa bisnis dalam pengelolaan jaringan, terutama dalam hal keamanan dan ketersediaan. Dengan meningkatnya penggunaan perangkat pribadi maupun profesional di lingkungan kerja, keamanan menjadi semakin penting yang lantas memberikan tekanan dan kompleksitas lebih kepada tim TI. Organisasi kini dapat melihat AI sebagai lapisan keamanan tambahan untuk mencegah serangan yang akan datang dan risiko downtime pada jaringan,” jelas Robert Suryakusuma, Country Manager Aruba Indonesia.

Adopsi AI oleh bisnis terus mengalami peningkatanmenurut lembaga riset IDC , di antaranya Asia Tenggara yang naik dari 8% menjadi 14%. Dalam riset ini, Indonesia menduduki peringkat pertama sebesar 24,6%. Adapun pemicu dari adopsi ini adalah kemampuan AI dalam menemukan insight bisnis yang akurat (52%), meningkatkan proses otomatisasi (51%), dan produktivitas (42%). red/ju

 

Launching Hakteknas 2019 Diikuti Ribuan Mahasiswa

0

Jakarta, Biskom-  Menristekdikti M. Nasir didampingi Gubernur Bali I Wayan Koster dan  Direktur Jenderal Penguatan Inovasi Jumain Appe, melakukan Launching Peringatan Hari Kebangkitan Teknologi Nasional (Hakteknas) ke 24 Tahun 2019  di Lapangan Puputan Margarana, Niti Mandala Renon, Kota Denpasar, Bali (21/2). Kegiatan tersebut dihadiri sekitar 50 ribu mahasiswa dari seluruh perguruan tinggi di Bali.

Menristekdikti Mohamad Nasir menjelaskan bahwa ini kali ke tiga acara Peringatan Hakteknas diselenggarakan di luar pulau Jawa. “Yang biasanya dulu dilakukan di Jakarta, sekarang sejak pemerintahan Presiden Joko Widodo dan Wakil Presiden Jusuf Kalla, Bapak Presiden menyarankan semua inovasi daerah harus dihidupkan, maka Hakteknas kami selenggarakan di wilayah Indonesia di luar Jakarta,” ungkap Menteri Nasir.

Hakteknas ke-24 tahun 2019 ini mengambil tema  Iptek Dan Inovasi Dalam Industri Kreatif 4.0 dengan sub tema  Industri Kreatif 4.0 untuk Kemandirian dan Daya Saing Bangsa. Puncak Hakteknas ke-24 yang biasanya digelar pada 10 Agustus,  akan dimajukan  pada 8 Agustus 2019. Hal ini dikarenakan pada 11 Agustus 2019 bertepatan dengan Hari Raya Idul Adha 1440 Hijriyah. Keseluruhan rangkaian Hakteknas termasuk penyelenggaran Ritech Expo biasanya akan berkisar 5-7 hari di sekitar tanggal 8 Agustus 2019.

Kemenristekdikti selalu mengangkat dan menggelorakan inovasi untuk meningkatkan daya saing bangsa, terutama melalui prinsip inovasi, yaitu menghasilkan produk teknologi yang lebih baik, murah, cepat tapi berkualitas ( ‘better’, ‘cheaper’, ‘faster’, ‘quality’). Jika dilihat dari tingkat adaptasi masyarakat Indonesia terhadap kemajuan teknologi, Menteri Nasir meyakini kalangan milenial sanggup menciptakan inovasi dari teknologi masa kini, terutama teknologi informasi.

“Kalau kita lihat di dalam perkembangan teknologi, era saat ini adalah era milenial, era anak muda untuk membangun negeri ini. Menjadi sangat penting bagaimana memanfaatkan teknologi informasi bisa untuk mengembangkan inovasi baru yang ada di Bali,” ungkap Nasir.

Menteri Nasir mengingatkan agar perguruan tinggi mengembangkan riset dan inovasi yang sesuai dengan kebutuhan industri dan masyarakat. Riset dan inovasi baik di perguruan tinggi maupun di lembaga penelitian juga diharapkan mampu menjadi motor penggerak tumbuhnya perusahaan startup di Indonesia. Dari pembinaan kebijakan yang dirancang Kemenristekdikti, Menteri Nasir menargetkan lahirnya 1000 perusahaan startup pada tahun 2019.

Direktur Jenderal Penguatan Inovasi Jumain Appe menjelaskan,  Hakteknas ke-24 pada dasarnya menggarisbawahi pentingnya peran iptek dan inovasi di bidang industri kreatif 4.0 sebagai ujung tombak penentu kemandirian dan daya saing bangsa. Beberapa ciri penting dari sebuah negara yang mandiri dan berdaya saing tergambar dari ciri inovatif yang dimiliki seperti tingkat produktivitas yang tinggi, pemasaran produk yang murah dan cepat, pelayanan administrasi publik yang transparan, terintegrasi dan efektif, namun tetap mengutamakan kelestarian lingkungan dan sumber daya alam yang dimiliki.

“Meningkatnya kemandirian bangsa pada gilirannya akan mengantarkan Bangsa Indonesia yang berdaya saing dan akan mengangkat harga diri serta kedaulatan bangsa sejajar dengan bangsa lain di dunia,” kata Jumain.

Sementara itu, Gubernur Bali Wayan Koster menyambut baik penyelenggaraan Puncak Peringatan Hakteknas 2019 di Bali. Wayan Koster mengajak mahasiswa dan perguruan tinggi di Bali untuk memanfaatkan momentum ini untuk meningkatkan kualitas riset dan inovasi di Provinsi Bali. Wayan Koster mengatakan, pelatihan dan inkubator bisnis merupakan program yang akan dikembangkan Pemprov Bali mulai 2020 untuk meningkatkan jumlah startup di Pulau Dewata. Utamanya menyasar anak-anak muda, bekerjasama dengan perguruan tinggi.

Rangkaian kegiatan Hakteknas diantaranya Bakti Inovasi, Gerak Jalan Sehat, & Lomba, Kegiatan Ilmiah, Talkshow Series (TV & Radio), Welcome Dinner, Acara Puncak Malam Apresiasi, Anugerah Inovasi, Pameran Inovasi Anak Negeri (‘Eye Catching’) dan Ritech Expo. Peringatan Hakteknas ke 24 juga akan diisi kegiatan ilmiah internasional baik dalam bentuk temu ilmiah, seminar, workshop maupun simposium yang dihadiri oleh perwakilan negara-negara Asia, Eropa dan Afrika. (red/ju)