Home Blog Page 874

BenQ Luncurkan W1090 Home Projector Baru

0

benq-w1090BENQ, inovator produk-produk home projection,  meletakan standar baru dalam menonton siaran olahraga dengan nyaman di sebuah ruang keluarga bersama proyektor W1090. Proyektor ini menampilkan Sport Modes yang membawa sensasi menonton pertandingan besar di sport bar ke dalam rumah para penonton olah raga dengan layar 100 inci crystal-clear 1080p high-definition yang ditingkatkan bersama Waves audio, membuat setiap detil gambar lebih hidup dan nyata. Sungguh mudah untuk membawa realitas ini pulang hanya dengan bersyukur karena kesederhaaan dan kemudahan instalasi W1090, mendapatkan proyeksi short-throw 100 inci hanya pada jarak 2.5 meter, 1.3x zoom, dan juga ketersediaan konektifitas MHL, dengan harga yang sangat terjangkau.

Seperti Nyata dan Hidup

Ketika melihat kepada kinerja yang unggul, W1090 merupakan produk dengan deretan fitur-fitur yang mengesankan, diatur oleh sepasang Sport Mode bertenaga untuk meningkatkan kinerja video dan audio. Sport Picture Mode memadukan tambahan gambar digital dengan reproduksi warna menakjubkan yang menempatkan penonton seolah olah berada dalam sebuah pertandingan. Warna-warna yang di sajikan lebih nyata dan seperti hidup, sedangkan setiap detil gambarnya tajam dan jelas hingga ke helaian rumput di bawah kaki pemain. Sport Sound Mode membawa penonton ke jantung sorak sorai kerumunan orang banyak dimana mereka dapat mendengar suara pantulan dari bola dan gesekan pada gawangnya.

Instalasi Mudah dan Fleksibel

Mengambil sebuah pengalaman mengesankan keluar dari sport bar dan membawanya ke dalam ruang keluarga mungkin terlihat rumit, tapi W1090 dengan mengejutkan mudah untuk diatur dan di operasikan. Throw rasio proyektor 1.15 bertujuan untuk membuat pengguna memperoleh gambar berukuran 100” dengan letak proyektor hanya 2.5 meter dari permukaan pandangan. Dengan sempurna Keystone vertikal dan zoom 1.3x menyesuaikan dan menyelaraskan gambar pada setiap sudut atau jarak. Sebuah intuisi, antarmuka yang mudah di gunakan membuat operasional cepat, bahkan untuk orang-orang tanpa pengalaman proyektor sebelumnya.

Konektifitas User-Friendly

Seperti halnya atlet pro, fleksibilitas adalah kunci untuk kinerja puncak yang sama halnya dengan W1090. Fitur-fitur proyektor ini memilki USB tipe A konektor power supply guna mempermudah operasional dan perangkat pengisian. W1090 juga mendukung perangkat MHL-enabled melalui konekor MHL. Sumber video High-definition standar dapat di sambungkan melalui 2 input HDMI. Sebuah FHD kit opsional menambah fleksibiltas dengan konektivitas nirkabel.

Penggemar olahraga memiliki sebuah alasan baru untuk bersorak sorai. Sport projector BenQ W1090 home entertainment menempatkan mereka tepat dimana laga dari sebuah pertandingan berada di ruang keluarga mereka sendiri, sehingga mempermudah penonton untuk menangkap setiap hit, blok, tendangan atau gol dalam detil 1080p. •

LG Electronics Indonesia Gelar LG Projector Gathering 2016

0
bb-gathering-lg-proyek2

DI saat pasar masih dikuasai produk proyektor data, LG Electronics terus meningkatkan inovasinya dengan proyektor yang berbasis LED. Hingga kini di Indonesia sudah ada delapan tipe proyektor LED dari LG yang beredar di pasaran. Lantas apa keunggulan proyektor LED dengan proyektor LCD maupun proyektor data pada umumnya.

Senior Manager Projector Overseas and Marketing Team LG Electronics, Changkweon Park menerangkan kelebihan dari proyektor LG salah satunya mengandalkan inovasi proyektor berbasis LED. Di saat proyektor lain berlomba-lomba memasarkan proyektor data, LG tampil dengan proyektor LED.

“Dengan fokus di proyektor LED ini kami bisa merancang proyektor dengan ukuran yang lebih kecil dari ukuran proyektor pada umumnya. Dari segi desainnya juga kita bisa lebih unggul, tampilan gambar di layar yang lebih terang, jelas dan jernih, serta tentu saja ada layanan purna jual,” sebut Park saat LG Projector Gathering 2016 yang digelar PT LG Electronics Indonesia di Hotel Grandia Bandung (13/10).

Park menambahkan, proyektor LG juga lebih mengedepankan koneksi nirkabel atau wireless dengan dibenamkannya fitur bluetooth di dalamnya, selain dilengkapi dengan speaker serta lubang USB untuk menjalankan flashdisk. Bohlam lampu LED-nya diyakini bisa tahan hingga 30 ribu jam.

“Dengan keunggulan inovasi kami ini maka secara global pasar proyektor LG semakin meningkat dari tahun ke tahun khususnya di Eropa, Amerika dan Australia. Sebab di negara-negara maju produk kami lebih dimengerti konsumen dan diterima pasar,” ungkap Park.

Produk Marketing IT PT LG Electronics Indonesia, Ferdiansyah menambahkan, saat ini ada delapan tipe proyektor LG yang beredar di Indonesia dengan dua produk terbarunya type PH 150 dan PH 450.

“Kita terus melakukan edukasi produk di Indonesia seperti dengan mengadakan gathering dengan distributor dan reseller seperti ini agar konsumen semakin tahu tentang keunikan, kelebihan keunggulan dari proyektor LG,” ucap Ferdi. Menurutnya market share proyektor LG sudah mencapai 8 hingga 10% dari keseluruhan market share di Indonesia. •

Epson Kenalkan Video Mapping Candi Prambanan

0

unnamed-1EPSON Indonesia kembali mempersembahkan acara spektakuler sebuah mahakarya memukau video mapping di Candi Prambanan dan Panggung Sendratari Ramayana, Jogjakarta. Video Mapping pertama di dunia yang menjadikan Candi dan Panggung sebagai media proyeksinya,sebuah pertunjukan yang memadukan inovasi teknologi projektor Epson terkini, seni pertunjukan dan sejarah yang tidak hanya menghibur tapi sarat akan nilai edukasi. Pertunjukan video mapping Candi Prambanan dan Panggung Sendratari berlangsung pada hari Senin tanggal 10 Oktober 2016 di Kompleks Candi Prambananpada pukul 18.30, dimana Epson Indonesia berkolaborasi dengan Sembilan Matahari.

Fasad Candi yang tidak berwarna putih dan tidak memiliki warna yang seragam karena merupakan batu alam adalah merupakan salah satu tantangan terbesar pada pertunjukan video mapping kali ini, karena lazimnya media proyeksi video mapping adalah objek berwarna putih ataupun warna lain yang seragam. Menjawab tantangan tersebut, Epson Indonesia menghadirkan 14 unit projektor yang secara khusus diperuntukkan bagi proyeksi skala besar yaitu Proyektor 3LCD Laser EB-L1505Udengan tingkat kecerahan tertinggi 12000 ANSI lumens,Proyektor 3LCD EB-Z10000 dan EB-Z11000 dengan tingkat kecerahan tertinggi 11000 ANSI lumens. Teknologi projektor yang dihadirkan menghasilkan proyeksi gambar yang tajam serta warna cerah yang natural yang menjadi karakteristik teknologi projektor Epson. Hal tersebut mampu menghadirkan perpaduan warna yang indah dan ilusi optik yang akan membuat penonton terbawa ke Candi Prambanan di masa lalu dan dikembalikan lagi pada masa sekarang.

Video mapping di Candi Prambanan & Panggung Sendratari Ramayana ini merupakan bentuk dukungan dan kepedulian Epson Indonesia terhadap konservasi warisan budaya Indonesia. Konservasi tersebut tidak hanya melingkupi bangunan fisiknya saja, namun konservasi nilai budaya yang positif melalui transfer pengetahuan. Sejarah sebagai sesuatu yang sering kali dianggap usang karena menghadirkan kearifan dan nilai pada masa lampau, menjadi hal yang diabaikan pada generasi saat ini.Melalui inovasi pertunjukan yang dihadirkan pada video mapping Prambanan & Panggung Sendratari Ramayana, sejarah akan disampaikan ulang dengan cara yang baru. Sehingga nilai-nilai positif yang hadir dari Candi Prambanan dapat kembali diteruskan pada generasi-generasi berikutnya.

Pertunjukan Video Mapping Prambanan dan Panggung Sendratari Ramayana merupakan sebuah gabungan eksplorasi permainan medium cahaya yang ditembakkan pada beberapa bidang tembak yang berada di kawasan Candi Prambanan, yaitu dinding serta lantai Panggung Sendratari Ramayana, dan permukaan 3 buah Candi utama Prambanan. Kemegahan pertunjukan akan ditambah dengan 3D trick art atau anamorphic perspective pada area lantai Panggung Sendratari yang merupakan bidang datar.

Perpaduan antara musik, gambar animasi yang ditembakkan ke bidang tembak serta konfigurasi gerakan tari yang dihadirkan oleh Koreografer dan Penari tradisional tersohor di Indonesia, Didik Nini Thowok bersama 30 penari unggulannya menampilkan perjalanan sejarah Candi Prambanan berdasarkan data aktual sejarah dan arkeologi, dimulai dari bagaimana Prambanan pertama sekali dibangun, menjadi pusat keagamaan Hindu pada masanya, kemudian sempat diterlantarkan hingga runtuh dan menghilang. Munculnya legenda terkenal Roro Jonggrang yang terlahir dari runutan sejarah perjalanan Candi Prambanan juga akan menjadi bagian penting dari pertunjukan ini. Penemuan kembali reruntuhan candi Prambanan serta usaha pemugaran yang dijalankan hingga bagaimana akhirnya selesai dan kini masuk dalam Situs Warisan Dunia yang dilindungi oleh UNESCO akan melengkapi pertunjukan video mapping ini.

Pertunjukan Video Mapping Prambanan dapat terlaksana karena dukungan oleh beberapa pihak diantaranya Direktoran Jenderal Budaya, Kemendikbud RI, Balai Pelestarian Cagar Budaya Yogyakarta, PT. Taman Wisata Candi Borobudur, Prambanan dan Ratu Boko, SVFX, Anamorphic dan NM Designed Sound.

Video Mapping Candi Prambanan dan Panggung Sendratari Ramayana merupakan usaha untuk melihat Prambanan dari perspektif yang lebih luas, tidak hanya sebagai destinasi wisata semata. Pemaknaan kembali dibalik arti peninggalan sejarah sesungguhnya dari Candi Prambanan, sebuah simbol eksistensi toleransi umat beragama pada masanya, bertahan untuk tetap ada selama mengarungi perjalanan waktu yang cukup panjang. Candi Prambanan adalah salah satu bukti jati diri bangsa Indonesia yang ber-Bhineka Tunggal Ika. Walau berbeda-beda namun tetap satu. •

Lenovo Kembali Jadi Merek Global Terbaik Versi Interbrand

0

interbrandLENOVO mengumumkan bahwa untuk tahun kedua berturut-turut, perusahaan ini dinobatkan sebagai salah satu Best Global Brands of the year versi Interbrand. Pengakuan ini mencerminkan investasi dan komitmen perusahaan untuk terus melakukan inovasi produk dan evolusi brand. Daftar yang sangat berpengaruh ini diterbitkan setiap tahunnya oleh Interbrand dan menampilkan kelompok elit yang terdiri dari beberapa brandglobal yang paling kuat dan terkenal di dunia.

Tahun lalu menandai masa pertumbuhan dan transformasi merek untuk Lenovo, terkait investasi baru-baru ini dalam akuisisi Motorola Mobility dan IBM System X server dan storage bisnis telah secara signifikan memperluas portofolio produk perusahaan dan jangkauan pelanggan. Perusahaan telah mempertahankan posisinya sebagai pemimpin global dalam PC dengan pangsa pasar lebih dari 20 persen; nomor 2 di kategori tablet Android; dalam perjalanan menjadi tiga besar pemain di pasar datacenter, dan merupakan penantang di kategori mobile dengan brand  Moto yang ikonik. Dengan memanfaatkan semua pertumbuhan pasar dan kepemimpinan di berbagai sektor, brand Lenovo kini sudah diluncurkan kembali melampaui brandproduk yang sudah populer seperti ThinkPad, Yoga dan Moto, membawanya ke ciri khas dan sudut pandang perusahaan yang lebih luas bahwa “Different Is Better.”

Laporan Interbrand Best Global Brand, yang sekarang sudah mencapai tahun ke-17, mengidentifikasi dan menyusun peringkat 100 merek internasional dengan menggunakan metodologi yang unik yang menganalisa bagaimana suatu brand mampu menyentuh dan memberikan manfaat bagi perusahaan, mulai dari menggaet bakat-bakat terbaik untuk memenuhi harapan pelanggan dan meningkatkan nilai ekonomi. Peringkat ini didasarkan pada kombinasi dari atribut yang berkontribusi terhadap nilai kumulatif merek, termasuk kinerja keuangan, peran brand dalam memengaruhi pilihan pelanggan dan kekuatan brand dalam menetapkan harga yang premium atau memberikan tingkat penghasilan yang aman bagi perusahaan. •

ADA SINYALEMEN BOLA PANAS INDOCOMTECH 2016 AKAN MELEDAK

0

Jakarta, Asosiasi Pengusaha Komputer Indonesia atau disingkat APKOMINDO, dilahirkan dan didirikan pada tanggal 21 Februari 1992 oleh Sonny Franslay, Efendi Ruslim, John Franco, Wiriadi Tirtariyadi, Irwan Japari, Daniel Tjahjadi dan Agus Setiawan Lie, berkat kegigihan dan kompetensi para pengurus dari tahun ke tahun, Asosiasi ini tumbuh besar hingga saat ini memiliki 25 DPD diseluruh Indonesia, APKOMINDO pun dipercaya sebagai Asosiasi penyelenggara event-event besar khususnya elektronik perangkat komputer, terang saja hal ini mendatangkan income yang signifikan bagi Asosiasi.

Sayang, Asosiasi yang besar dan berskala nasional ini tidak didaftarkan di Kemenkumham, Asosiasi APKOMINDO hanya terdaftar di notaris tahun 1992 kemudian setelah lebih dari 20 tahun, tepatnya 15 Agustus 2012, barulah di daftarkan ke Kemenkumham oleh Agustinus Sutandar selaku Ketum APKOMINDO periode ke tujuh.

Tujuan rencana tidak mendaftarkan ke Kemenkumham selama 20 tahun tersebut disinyalir ada niat tidak baik dari sebagian pendiri dan para pengurus untuk mengalihkan event besar Indocomtech yang mendatangkan uang Miliyard-an rupiah.

Sebut saja Sonny Franslay, pada tanggal 28 Juli 2008 dengan beraninya Ia mendaftarkan nama dan logo Asosiasi APKOMINDO yang sudah digunakan Asosiasi sejak 1992 tersebut, ke ‘Indonesian Trademark’ kemudian diakui sebagai nama dan logo APKOMINDO milik pribadi Sonny Franslay.

Menurut Soegiharto Santoso (Hoky) (Ketum Asosiasi APKOMINDO saat ini),”Prahara di tubuh Asosiasi APKOMINDO yang dihembuskan Sonny Franslay, Irwan Japari, Agus Setiawan Lie dan G. Hidayat Tjokrodhojo ini sudah direncanakan pada tanggal 25 Januari 2006 dengan cara mendirikan Yayasan APKOMINDO Indonesia, dimana alasan utamanya adalah mengamankan aset-aset Asosiasi APKOMINDO, artinya jelas secara diam-diam dan tanpa persetujuan serta tanpa rapat anggota ada aset-aset yang awalnya milik Asosiasi APKOMINDO dipindah tangankan ke Yayasan APKOMINDO Indonesia, jika bukan bertujuan demikan, maka untuk apa didirikan Yayasan APKOMINDO Indonesia?” Ungkapnya kepada awak media.

“Selain dari itu tentu saja ingin merampas event Indocomtech, yang memang menghasilkan dana besar sekali yang dari tahun ke tahun tidak pernah sekalipun di informasikan secara terbuka kepada para anggota Asosiasi APKOMINDO berapa nilai yang di peroleh dari pihak EO setiap kali penyelenggaraan pameran Indocomtech yang sangat mahal dan membebani para pesertanya.” Lanjut Hoky.

“Ini bisa menjadi indikasi tujuan mendirikan Yayasan APKOMINDO Indonesia itu sudah tidak baik dan jelas menelantarkan seluruh anggota Asosiasi APKOMINDO, apalagi di tahun 2011 telah ada artikel ‘Bola Panas Apkomindo Meledak Di Indocomtech 2011’ yang ditayangkan oleh salah satu media besar di Indonesia,” terang Hoky.

Lebih lanjut disampaikan, “Jika ingin memperkirakan berapa penghasilan keuntungan yang diperoleh Yayasan APKOMINDO Indonesia untuk event Indocomtech, maka silahkan search digoogle, karena artikel Indocomtech tahun 2012, ada tertulis ‘Jualan Gadget di Indocomtech Tembus Rp 632,5 Miliar’, kemudian di tahun 2014, ada tertulis ‘Indocomtech 2014 sukses besar, bukukan transaksi hingga Rp 640 M’ dan di tahun 2015, ada tertulis ‘Indocomtech 2015 Bukukan Transaksi Rp600 Miliar’ bahkan untuk tahun 2016 ada tertulis ‘BRI Indocomtech Pede Bisa Raup Rp 650 Miliar’, Selain dari itu ada informasi bahwa pihak Yayasan APKOMINDO Indonesia masih memperoleh pembagian hasil keuntungan dari penjualan tiket masuk ke pameran Indocomtech dari pihak EO nya, intinya memang tidak ada keterbukaan, baik semasa Indocomtech dikelola oleh Asosiasi APKOMINDO, apalagi setelah dikelola oleh Yayasan APKOMINDO Indonesia, mungkin kali ini BOLA PANAS INDOCOMTECH 2016 AKAN MELEDAK.” ujar Hoky.

“Sebenarnya saya juga awalnya tidak ingin mengungkap hal-hal seperti tersebut diatas, namun ternyata pihak Yayasan APKOMINDO Indonesia ini ternyata bukan hanya ingin menguasai aset, event dan kas Asosiasi APKOMINDO, melainkan ingin memenjarakan saya, bahkan ditahun 2015 ada statement yang sangat jelas bahwa ‘Ada orang yang sudah siap menyediakan dana supaya Hoky masuk penjara!’ , cara-cara yang mereka lakukanpun sangat jelas, seolah-olah hukum itu bisa dibeli oleh mereka, sehingga mereka sesumbar menyampaikannya di rapat Apkomindo maupun di whatsapp group Apkomindo DKI, namum mereka lupa hal tersebut dapat menjadi bukti, apalagi ternyata ada beberapa teman yang telah menyatakan bersedia menjadi saksi saat nanti saya melaporkan hal tersebut kepada aparat penegak hukum,”Katanya.

“Nah lebih parahnya lagi di tahun 2016 masih berlanjut, yaitu Sonny Franslay yang telah secara diam-diam mendaftarkan nama dan logo APKOMINDO atas nama dirinya, lalu seperti langkah-langkah hukum sebelumnya, melalui kaki tangannya yaitu Agus Setiawan Lie melaporkan saya ke Bareskrim Polri dengan tuduhan sangat keji ‘yaitu melanggar hak cipta, menggunakan nama dan logo atau tulisan APKOMINDO milik Sonny Franslay, sebuah tuduhan yang tidak masuk akal dan mengada-ada, bagaimana bisa, seseorang dilaporkan melanggar hak cipta dikarenakan menggunakan logo milik publik (organisasi),” terangnya kepada awak media yang tergabung di Persatuan Wartawan Republik Indonesia di Kantor PWRI Jakut Jalan Yos Sudarso no: 57 (Pool) Jakarta Utara.

LOGO APKOMINDO MILIK ASOSIASI

“Saya seorang Ketua Umum Asosiasi APKOMINDO dan Dicky Purnawibawa selaku Ketua DPD APKOMINDO DIY dilaporkan melanggar hak cipta logo APKOMINDO yang notabene logo tersebut sudah digunakan sejak tahun 1992 bersama – sama dengan Sonny Franslay dan seluruh Anggota serta semua Ketua Umum terpilih lainnya sejak tahun 1992, jika logo atau tulisan APKOMINDO ini milik pribadi Sonny Franslay, mengapa tidak pernah disampaikan kepada seluruh anggota dalam setiap rapat maupun musyawarah nasional APKOMINDO, bahkan didalam AD – ART pun tidak disebutkan bahwa logo atau tulisan APKOMINDO ini milik Sonny Franslay,” tandas Hoky dengan tetap tersenyum lebar.

Akhirnya, Hoky pun mulai mengadakan perlawanan dengan cara melaporkan kembali, atas laporan Polisi Nomor: 503/K/IV/2015/RESTRO JAKPUS tertanggal 13 April 2015 yang telah di SP3, karena memang Hoky tidak terbukti melakukan pelanggaran, “saya juga ingin membantu memperbaiki citra POLRI, sesuai visi Pak KAPOLRI tentang PROMOTER (Profesional, Modern, Terpercaya), selain dari itu kasus-kasus APKOMINDO ini akan saya sampaikan kepada Pak KAPOLRI, agar jangan ada kesan POLRI bisa dibeli oleh mereka yang merasa kaya raya dan mempunyai dana untuk memperkarakan orang lain dengan laporan-laporan yang mengada-ada, kasihan citra POLRI nya,” papar Hoky.

“Saya juga mengucapkan terima kasih kepada jajaran Polres Jakarta Pusat, karena laporan saya Nomor: LP 1291/K/IX/2016 Res JP telah direspons cepat oleh Penyidik Polres Jakarta Pusat dengan memanggil saksi-saksi pelapor terlebih dahulu, untuk selanjutnya saya yakini akan berlanjut sesuai dengan proses hukum yang berlaku serta saya sangat yakin jajaran Polres Jakarta Pusat dapat bekerja sesuai visi Pak KAPOLRI yaitu PROMOTER,”

“Semoga teman-teman anggota dan pengurus APKOMINDO semakin yakin, bahwa saya tetap menjalankan amanah hasil RAPIMNAS APKOMINDO 2016 tanggal 21 Juni 2016 yang lalu, dimana memang saya telah diamanahkan untuk melakukan perlawanan dan menempuh jalur hukum, meskipun waktunya baru saat ini saya melakukannya, setidaknya ini bisa menjadi bukti perlawanan kita bersama, saya juga sudah mempunyai fakta – fakta hukum, bukti – bukti kegiatan Indocomtech baik yang diselenggarakan oleh Asosiasi APKOMINDO, maupun yang diselenggarakan oleh Yayasan APKOMINDO Indonesia, tentunya bagi teman-teman yang dapat melengkapi lagi fakta – fakta hukum dan bukti – bukti yang berkaitan dengan kegiatan Indocomtech dimohonkan menghubungi kami” tuturnya.

“Selain dari itu saya sedang berkonsultasi dengan salah satu lembaga bantuan hukum (LBH), dimana disarankan oleh mereka, apabila penyidik Bareskrim Polri tidak menjalankan VISI Pak KAPOLRI yaitu tentang PROMOTER, maka saya diminta melaporkan penyidik Bareskrim Polri ke Propam Mabes Polri karena tidak profesional menetapkan saya dan Dicky Purnawibawa sebagai tersangka pelanggar hak cipta atau menggunakan logo atau tulisan APKOMINDO, padahal logo tersebut milik organisasi atau asosiasi, saya juga harus membuktikan bahwa: logo atau tulisan APKOMINDO bukan milik Sonny Franslay, logo atau tulisan APKOMINDO adalah milik publik, milik Asosiasi APKOMINDO, kalau gagal artinya bukan hanya saya dan Dicky Purnawibawa yang akan menjadi TERSANGKA, melainkan seluruh pengurus dan anggota APKOMINDO yang bisa dijerat hukum pidana tersebut.” pungkas Hoky.

Secara terpisah G. Hidayat Tjokrodjojo selaku Ketua Yayasan Apkomindo Indonesia sekaligus pemilik Yayasan Apkomindo Indonesia memberi keterangan,”Menurut saya, sebenarnya tidak ada masalah di dalam penyelenggaraan event Indocomtech oleh Yayasan Apkomindo Indonesia, Karena secara hukum APKOMINDO tidak bisa memiliki aset, tetapi Yayasanlah yang bisa memiliki aset. Apkomindo sendiri pengurus DPP-nya kan sudah dibekukan sejak 2011. Otomatis penyelenggaraan event Indocomtech pun kemudian dikelola Yayasan dong,” Terangnya di sela sela acara  Konferensi Pers BRIINDOCOMTECH di Gedung Pattio Kebayoran Baru (06/10/2016).

“Kita jangan hanya selalu melihat ke belakang, nanti tidak akan maju maju,” Tambah Ketua Yayasan Apkomindo ini. Namun nampaknya ia enggan untuk memberikan komentar lebih jauh terkait konflik internal di tubuh organisasi APKOMINDO ini dan terkesan cuci tangan.(Team PWRI)

Sumber artikel : Dimensinews

Video terkait:
KETUM APKOMINDO: ADA ORANG YANG MENYIAPKAN DANA SUPAYA SAYA MASUK PENJARA
https://www.youtube.com/watch?v=ZLZ-B9_2fBM&feature=youtu.be

KETUM APKOMINDO IR SOEGIHARTO SANTOSO DI TERSANGKAKAN DENGAN DASAR HUKUM KURANG JELAS
1. https://www.youtube.com/watch?v=ihVsRnmSg68

2. https://www.youtube.com/watch?v=oD0dsKbYJng

3. https://www.youtube.com/watch?v=-dmdeFUGvL8

4. https://www.youtube.com/watch?v=OlJgHyqpvjo

5. https://www.youtube.com/watch?v=hxjZE_bSc7w

6. https://www.youtube.com/watch?v=eEaj475-34c

Artikel terkait:

Diduga Event Indocomtech Hanya Dijadikan Ajang Memperkaya Segelintir Orang Yayasan APKOMINDO
  

KILAS BALIK SINGKAT TENTANG SEJARAH INDOCOMTECH

Bola Panas Apkomindo Meledak Di Indocomtech 2011

Kurang Jelas, Dasar Hukum Penetapan Tersangka terhadap Ketum Apkomindo, Ir. Soegiharto Santoso

Kisruh Apkomindo berujung hingga ke Mabes Polri

Ketum APKOMINDO Akan Melaporkan Balik Tudingan Atas Pelanggaran Hak Cipta

Ketum APKOMINDO Lapor Balik Soal Tuduhan Pelanggaran Hak Cipta Oleh Seniornya

Ketum Apkomindo Soegiharto Santoso (Hoky) Ditersangkakan karena Pakai Logo Apkomindo

Ketua Umum APKOMINDO Dilaporkan Atas Logo Organisasi
http://ijn.co.id/?p=14243

Mabes Polri Gandeng Media Online
http://bit.ly/2clRTJi

Polri Sosialisasikan 11 Program Utama “Promoter”
http://bit.ly/2cd9JjG

Kekuatan Digital Branding Terhadap Dunia Kerja Indonesia

0

linkedinMILLENIAL diprediksi akan menguasai angkatan kerja di dunia pada tahun 2020 mendatang. Fenomena ini bahkan sangat terlihat pada beberapa negara berkembang, khususnya yang terletak di Asia Tenggara seperti Indonesia salah satunya. Negara-negara ini memiliki ciri khas yang sama: mayoritas populasi didominasi oleh para kaum muda, kaum muda ini sebagian besar merupakan digital native, dan mereka diprediksi akan menguasai angkatan kerja dalam beberapa tahun mendatang.

Hal ini tentu menimbulkan pertanyaan, bagaimana dampak dari para millennial ini pada keseluruhan lanskap dunia kerja, khususnya di Indonesia?

Pertanyaan tersebut sempat dibahas di dalam sebuah diskusi panel bertajuk “The Future Workforce in Indonesia” yang diprakarsai oleh LinkedIn beberapa waktu lalu di Jakarta. Hadir sebagai pembicara adalah adalah Pambudi Sunarsihanto, Ketua Umum PMSM Indonesia (salah satu asosiasi HR terbesar di Indonesia) dan Mohamad Ario Adimas, Division Head of Integrated Marketing Communication, Indosat Ooredoo – yang merupakan seorang millennial.

Diskusi panel ini mengungkap bahwa melimpahnya bakat yang terus bermunculan di Indonesia serta adopsi media online telah mengubah permainan. Kini, perekrut tak lagi dapat hanya berpangku tangan menunggu kandidat terbaik untuk datang. Perekrut dituntut untuk menggunakan sistem jemput bola dan secara langsung menghampiri para talenta terbaik melalui kanal networking online. Karenanya, membangun pencitraan secara digital / digital branding yang kuat kini menjadi penting peranannya untuk para profesional dalam meraih karier idaman.

Sebagai salah satu millennial, Ario Adimas menyuarakan hal serupa. Menurutnya, para millennial, khususnya di Indonesia, kini tak lagi menggunakan platform media sosial hanya untuk berinteraksi dengan teman saja. Namun, mereka juga memanfaatkannya untuk riset, mempelajari, dan membangun profil serta digital branding mereka.

Studi LinkedIn Talent Trends juga menemukan fakta menarik bahwa millennial lebih aktif dan berhasrat untuk menemukan kesempatan kerja baru jika dibandingkan dengan generasi sebelumnya (generasi X dan baby boomers). Lebih lanjut, para millennial juga lebih besar kemungkinannya untuk melakukan wawancara kerja di beberapa tempat sekaligus. Studi ini juga menemukan bahwa 88% para millennial lebih tertarik dengan perusahaan kecil. Menariknya, satu per tiga dari mereka memanfaatkan platform media sosial untuk menemukan tambatan karier idamannya.

Di sisi lain, upaya branding secara digital yang dilakukan oleh perusahaan perekrut tidaklah beresonansi dengan para millennial. Kecil kemungkinannya bagi para millennial untuk mengetahui tentang seluk-beluk sebuah perusahaan sebelum mencoba peruntungan karier di sana. Mereka bahkan mengatakan bahwa penghambat terbesar dalam berpindah perusahaan adalah tidak memiliki informasi yang cukup tentang perusahaan yang ingin dituju,

Dari paparan tersebut, bisa disimpulkan bahwa branding secara digital memiliki dampak yang sangat besar untuk para millennial sebagai kandidat, khususnya di dunia digital seperti saat ini. Terlebih bagi perusahaan. Para millennial yang sangat terhubung dengan jaringan mereka kini memanfaatkan platform online untuk lebih menonjol dan terhubung dengan kesempatan karier yang lebih luas lagi, baik untuk bisnis dan / atau pekerjaan. Sementara pencitraan perekrut kini menjadi faktor pembeda bagi millennial, khususnya dengan usaha mereka untuk mengembangkan bisnis baik sebagai entrepreneur pemula atau lanjutan, sebagai seorang profesional muda.

Untuk membangun personal digital branding melalui LinkedIn, ada beberapa langkah dasar yang sebaiknya dilakukan. Pada intinya, mulailah berbagi cerita Anda, kemudian kembangkan keahlian yang dimiliki serta koneksi Anda. Berikut adalah 5 tips sederhana dalam membangun personal digital branding Anda melalui LinkedIn:

  • Optimalkanlah profil LinkedIn Anda.
  • Utarakanlah ide, gagasan, cerita ataupun pendapat Anda melalui LinkedIn.
  • Buat akun LinkedIn SlideShare, dan mulailah menggali berbagai informasi yang terdapat di dalamnya.
  • Jalin koneksi yang bermakna.
  • Buat home feed LinkedIn Anda menjadi lebih personal dan menarik dengan mengikuti orang-orang dapat membawa berpengaruh pada Anda.  •FRANK KOO (Head of Southeast Asia, Talent Solutions, LinkedIn)

 

Chroma Kenalkan Battery Pack Test System Model 17040

0

chromeDENGAN peningkatan penekanan pada pengurangan emisi karbon dioksida dan penghematan energi untuk perlindungan lingkungan, energi terbarukan dan IOT (Internet of Things) produk terkait sedang dikembangkan dan dipromosikan oleh perusahaan global. Chroma ATE Inc akan menyajikan solusi tes untuk bidang ini termasuk baterai listrik, EV, komponen otomotif, presisi komponen pasif, dan 8K Super Hi-Vision di Taitronics 2016.

Untuk mengatasi permintaan pasar untuk tegangan tinggi dan kekuatan yang lebih besar, spesifikasi modul baterai telah dikembangkan untuk menggabungkan beberapa modul secara paralel, dan meningkatkan kapasitas daya. Model 17.040 Regenerative Battery Pack System Test akan diluncurkan oleh Chroma adalah presisi tinggi, efisiensi tinggi, dan sistem keamanan yang tinggi yang dirancang khusus untuk modul baterai dan paket tes sekunder. Memiliki regeneratif fungsi energi untuk menyediakan bersih dan stabil daya (PF> 0,95, I_THD <5%) kembali ke jaringan dengan efisiensi> 90% yang menghemat energi dan menghindari panas yang dihasilkan. Selain pengisian dan pemakaian tes pada baterai, fungsi dual mode tertanam juga dapat beralih ke mode simulator baterai untuk mensimulasikan karakteristik baterai nyata. Ini sangat cocok untuk menguji drive motor atau charger.

Di pasar kendaraan listrik yang kuat, kualitas inspeksi dan pengujian komponen otomotif merupakan keprihatinan yang meningkat bagi masyarakat. Larutan uji komponen otomotif yang disajikan oleh Chroma berfokus pada sel baterai, stator bermotor dan induktor listrik. Chroma Model 11050-30M HF LCR Meter dengan frekuensi uji 30MHz memiliki fungsi dual-frekuensi yang dapat menguji parameter statis kekuatan induktor, serta layar keluar produk cacat yang tersembunyi dengan karakteristik frekuensi tinggi akut.

Sebagai NHK di Jepang mulai 8K Super Hi-Vision pengujian disiarkan pada bulan Agustus tahun ini, menampilkan secara resmi masuk ke era 8K. Untuk 8K larutan uji resolusi, Chroma memimpin industri dengan memperkenalkan generator pola Video 8K, Model 2238 (HDMI 2.0 / DP 1,3), dan tester FPD, Model 2918 (V-by-One, mendukung 8K @ 60/120 Hz ). Mereka memiliki desain modular, dan mendukung berbagai antarmuka industri video mainstream dengan berbagai built-in fungsi pengukuran yang menyediakan pelanggan kecepatan tinggi, standar tinggi dan solusi pengujian sinyal yang fleksibel. • SATRIA

AiQ Smart Clothing Buat Hidup Lebih Nyaman

0

aiqAIQ Smart Clothing adalah sebuah perusahaan dimana elektronik bergabung dengan tekstil untuk membuat produk yang modis, fungsional, dan nyaman sesuai kebutuhan sehari-hari masyarakat, baik untuk kepentingan olahraga dan fitness, outdoor dan rekreasi, rumah dan kenyamanan, perawatan rumah dan perawatan kesehatan. Perusahaan juga memiliki dorongan dan kemampuan untuk membuat konsep Busana Cerdas menjadi kenyataan.

AiQ Smart Clothing  memainkan peran penting dalam rantai pasokan Cerdas Busana dengan menawarkan integrasi lengkap dan vertikal teknologi fungsional dan fashionable. Perusahaan juga unggul dalam penggabungan tekstil teknologi dengan menggabungkan dan menginstal beberapa komponen kunci dari Raja Logam Fiber Teknologi www.kingsmetalfiber.com, salah satu anak perusahaan Tex-Ray, dan kami mengkhususkan diri dalam mengembangkan sistem dpt dipakai yang sepenuhnya kompatibel dengan produsen hilir kami dan orang tua perusahaan, Tex-Ray.

Pada tahun 2009, ide bergabung tekstil dan elektronik menjadi kenyataan dengan awal proyek Aiq Cerdas Busana yang lahir sebagai departemen Tex-Ray. Selama bertahun-tahun kami telah menetapkan standar dalam industri Cerdas Busana dan, pada tahun 2012, AiQ Smart Clothing  muncul sebagai anak perusahaan. Berbasis di Taiwan dan dengan tahun industri know-how, Aiq Pintar Pakaian Inc adalah mitra ideal untuk solusi teknologi dpt dipakai.

AiQ Smart Clothing  menggunakan teknologi inovatif untuk mengintegrasikan benang stainless steel dan benang langsung ke pakaian menciptakan modis, fungsional, ringan, dicuci dan mudah untuk menggunakan produk. Proses integrasi kami bervariasi dari satu produk ke produk lain dan tergantung pada preferensi pelanggan kami.

Perusahaan menggunakan stainless steel serat dan benang khusus yang tidak seperti bahan lain yang digunakan di pasaran, sehingga tidak perlu dilapisi tembaga atau perak karena bahan itu sendiri konduktif. Teknologi unik yang mereka citakan menjamin serat, benang dan fungsi benang dan daya tahan setelah mencuci terus menerus, berkeringat  atau gesekan.

Untuk memastikan pengiriman produk tingkat tertinggi di pasar, perusahaan hanya menggunakan bahan terbaik dan perangkat; mereka mengembangkan sistem yang paling sesuai untuk aplikasi dan memiliki proses QC yang ketat untuk memastikan keamanan dan kenyamanan. •

Diduga Event Indocomtech Hanya Dijadikan Ajang Memperkaya Segelintir Orang Yayasan APKOMINDO

0

Jakarta, Sejak tahun 1992, APKOMINDO (Asosiasi Pengusaha Komputer Indonesia) sudah lahir sebagai asosiasi, tahun 1992 – 1999 APKOMINDO diketuai oleh Sony Franslay.

Dan seiring waktu asosiasi APKOMINDO pun terus melejit sebagai asosiasi terkenal seantero dunia, aset APKOMINDO sudah bernilai Miliyard-an rupiah, hal ini diduga menjadi pemicu kisruhnya kepengurusan APKOMINDO.

Sedangkan aset – aset tersebut diperoleh dari event pameran Indocomtech.

Para pendiri APKOMINDO, Sonny Franslay, Agus Setiawan Lie dan Irwan Japari termasuk G. Hidayat Tjokrodjojo yang bukan pendiri sudah mulai kasak kusuk, serta rapat untuk melakukan pembekuan Ketum Suhanda Wijaya dan Sekjen Setyo Handoyo pada 11 Agustus 2011 dengan alasan yang tidak jelas (rekaman rapat pembekuanpun sempat diperdengarkan kepada awak media), diduga untuk menjegal Hoky sebagai Calon Ketum, karena pada AD dan ART tercatum “one man one vote”.

Didalam rekaman rapat tersebut G Hidayat Tjokrodjojo-pun membacakan surat pembekuan yang telah dipersiapkan sebelumnya, karena keinginan para pendiri adalah, Ketum APKOMINDO harus diatur oleh para pendiri, tidak berdasarkan pemilihan “one man one vote”, bahkan keinginan pendiri adalah kekuasan tertinggi bukan di MUNAS APKOMINDO, melainkan pada Dewan Pendirinya, sehingga pemilihan Ketum 2011 deadlock, sejak itulah petaka di APKOMINDO bergulir.

Kubu Sony Franslay, Agus Setiawan, Irwan Japari dan G Hidayat Tjokrodjojo selalu saja menjegal tersusunnya kepengurusan APKOMINDO, hal ini menunjukan betapa besar hasrat para pendiri dan kelompoknya untuk berkuasa atau menguasai siapapun yang menjadi Ketum APKOMINDO.

Sinyalemen ini diperkuat saat Agustinus Sutandar terpilih sebagai Ketum APKOMINDO 2012-2015, Agustinus Sutandar dan jajaran pengurusnya digugat di Pengadilan Negeri Jakarta Timur (PN Jak-tim) oleh Agus Setiawan Lie dan Rudi Rusdiah dengan perihal gugatan kepengurusan APKOMINDO dinilai tidak sah, namun PN Jak-tim menolak gugatan Agus Setiawan Lie dan Rudi Rusdiah dengan Perkara Nomor: 479/PDT.G/2013/PN.JKT.TIM

Tak hanya kepengurusan Agustinus Sutandar, Soegiharto Santoso pun yang terpilih sebagai Ketum APKOMINDO ditahun 2015 secara demokratis di Laporkan ke Polres JakPus dengan LP Nomor: 503/K/IV/2015/RESTRO JAKPUS, lalu ada Laporan ke Bareskrim Polri LP Nomor: LP/670/VI/2015/ Bareskrim Polri namun kedua laporan tersebut telah tidak berlanjut lagi.

Selain dari itu digugat SK Kemenkumhamnya di PTUN dengan Perkara Nomor: 195/G/2015/PTUN.JKT dan di PT TUN dengan Perkara Nomor: 139/B/2016/PTTUN.JKT, namun seperti kata pepatah; kebenaran akan selalu menang, gugatan mereka di PTUN maupun di PT TUN pun ditolak.

Habis gelap terbitlah terang, begitulah pribahasa yang tepat untuk sang Ketua Umum APKOMINDO, Hoky. Akhirnya surat permohonan Ketua Umum Asosiasi Pengusaha Komputer Indonesia ( APKOMINDO) Ir. Soegiharto Santoso no: 01/DPP-APKOMINDO/VI/2016, tertanggal 07 Juni 2016 terkait surat Permohonan diterbitkannya SK perubahan data APKOMINDO, Tepatnya 15 Juli 2016 mendapat jawaban dari dari Kemenkumham dengan nomor: AHU2. AH. 01.04-200 tertanggal 15 Juli 2016, bahwa benar Asosiasi Pengusaha Komputer Indonesia disingkat APKOMINDO telah mendapat pengesahan sebagai Badan Hukum Perkumpulan Nomor AHU 156-AH.01.07. Tahun 2012, tertanggal 15 Agustus 2012.

Sedangkan G. Hidayat Tjokrodjojo saat menjabat Ketua Umum selama dua periode masing-masing 3 tahun, (1999-2002) & (2002-2005) tidak memiliki SK Kemenkumham sama sekali, namun selalu mengadakan event-event Indocomtech atas nama APKOMINDO yang asosiasi, termasuk menerima pembagian uang keuntungannya dari penyelenggaraan Indocomtech-nya sehingga bisa memperoleh aset-aset.

Berbeda dengan Hidayat, Ketum Apkomindo Soegiharto Santoso resmi mempunyai SK Kemenkumham, karena secara resmi melanjutkan Ketum Agustinus Sutandar dan dipilih melalui MUNAS APKOMINDO sesuai dengan AD dan ART nya, namun setelah resmi Soegiharto Santoso ( Hoky) sebagai Ketua Umum APKOMINDO, badai fitnah dari para pendiri sekaligus seniornya tak kunjung padam.

Terbukti meskipun sebelumnya telah dilaporkan ke Polres JakPus dan ke Bareskrim Polri, lalu telah digugat di PTUN dan di PTTUN yang semuanya telah gagal total, namun demikian Soegiharto Santoso dilaporkan lagi ke Bareskrim Polri, dengan tuduhan menggunakan nama dan logo APKOMINDO milik Sonny Franslay selaku pencipta dan pemegang hak cipta logo judul APKOMINDO nomor: 050083 yang dipergunakan untuk kepentingan organisasi APKOMINDO.

Hoky diancam dengan pasal 113 ayat 3,4 UU no: 28 tahun 2014 tentang hak cipta dengan perkara Nomer: LP 392/IV/2016/ Bareskrim 14 April 2016.

Menurut Hoky (sapaan akrab Soegiharto Santoso) tuduhan ini sangat tidak adil dan mengada – ada, mungkin karena mereka sudah tidak mampu lagi merebut asosiasinya, sehingga mereka mencari-cari celah melalui hak cipta tersebut, mana ada orang yang memperebutkan nama dan logo asosiasinya?” katanya.

“Sejak tahun 1992, Asosiasi Pengusaha Komputer Indonesia yang diketuai Sonny Franslay dua periode, Hidayat Tjokrodjojo dua periode, Hengky Tjokroadhiguno, Suhanda Wijaya, Agustinus Sutandar sudah menggunakan nama dan logo APKOMINDO seperti yang saat ini dituduhkan dipalsukan oleh saya, ini sangat aneh, jika benar logo ini milik Sonny, mengapa baru diakui sekarang, mengapa tidak sejak tahun 1992 dia akui dan menggugat, lagi pula saya kan menggunakan bukan untuk kepentingan saya secara pribadi dan perlu dicatat oleh publik bahwa Ketua Umum Asosiasi APKOMINDO yang berskala nasional sejak Ketum nya Sonny Franslay, Hidayat Tjokrodjojo, Hengky Tjokroadhiguno sampai Suhanda Wijaya selama lebih dari 20 tahun tidak memiliki SK Kemenkumham, ini bisa saja dikategorikan sebagai pembohongan publik” ujar Hoky.

“Saya terpaksa sedang menyiapkan membuat laporan polisi terkait dugaan tindakan pidana yang mereka lakukan, karena selalu mengganggu kepengurusan APKOMINDO, padahal kesalahan mereka lebih berat dan diduga peralihan aset-aset yang awalnya milik Asosiasi APKOMINDO, dipindah tangankan ke Yayasan APKOMINDO, dimana mereka lakukan tanpa melalui rapat anggota, hal paling nyata diantaranya adalah event Indocomtech yang awalnya dikelola oleh Asosiasi APKOMINDO, dari tahun 1992 sampai dengan tahun 2007 dan mulai tahun 2008 dipindah pengelolannya ke Yayasan Apkomindo, kebetulan saya masih memiliki bukti-bukti katalog pameran Indocomtech sejak tahun 2000, bahkan di duga aset gedung di Harco Mangga dua blok I no: 28 yang saat ini dikuasai oleh Yayasan APKOMINDO juga awalnya diperoleh dari hasil event Indocomtech dari tahun-tahun sebelumnya, lanjut Hoky.

Sementara itu G Hidayat Tjokrodjojo saat ditemui usai acara Konferensi Media BRI Indocomtech di Jl. Wijaya 13 Jakarta Selatan mengatakan,” tidak ada peralihan, yang ada hanyalah pertumbuhan untuk lebih maju, jika terus menggunakan Asosiasi, APKOMINDO tidak akan punya aset, Asosiasi tidak berhak memiliki aset,” tuturnya kepada awak media Kamis (06/10/16).

“Kita jangan terus melihat ke belakang, nanti tidak ada kemajuan,” pungkasnya sambil bergegas meninggalkan wartawan.

Saat pernyataan Hidayat dikonfrontir ke Hoky, dengan bijak Hoky menjawab; “Event Indocomtech memang diduga menghasilkan income Miliyard – an rupiah, dahulu saat Event Indocomtech masih diselenggarakan oleh Asosiasi APKOMINDO, seluruh anggota dapat menikmati hasilnya, bahkan diajang tersebut teman-teman dari berbagi DPD APKOMINDO menghadiri acara pembukaannya, nah sejak dialihkan menjadi milik Yayasan APKOMINDO, anggota Asosiasi APKOMINDO hanya bisa gigit jari, dan teman-teman DPD APKOMINDO tidak ada seorangpun yang menghadiri acara pembukaannya, karena anggota beranggapan Event Indocomtech hanya dijadikan ajang memperkaya segelintir orang Yayasan APKOMINDO dan menelantarkan seluruh anggota Asosiasi APKOMINDO bahkan di tahun 2011 telah ada artikel ‘Bola Panas Apkomindo Meledak Di Indocomtech 2011’ yang ditayangkan oleh salah satu media besar di Indonesia,” terang Hoky.

” Mereka ini bagaikan locomotif yang meninggalkan gerbongnya, gerbong Asosiasi APKOMINDO yang bersama – sama dibangun sejak tahun 1992 ditinggalkan begitu saja, bahkan ingin dihancurkan oleh mereka sendiri dengan cara mendirikan Yayasan APKOMINDO dan melaporkan ke polisi para pengurus APKOMINDO yang asosiasi serta menggugat diberbagai Pengadilan, bahkan Asosiasi yang telah berusia hampir 25 tahun dikondisikan sampai tidak mempunyai aset, tidak mempunyai Kas dan tidak mempunyai event serta tidak mempunyai website, website baru dibangun sejak Munas APKOMINDO 2015.” tukasnya.

Sebagai penutup Hoky menambahkan, “Ditengah kemelut APKOMINDO, saya ingin memberikan apresiasi terhadap Rudi Rusdiah, sebab selain sejak tanggal 05 Desember 2015 telah mengundurkan diri selaku Ketum DPP APKOMINDO versi pendiri (Sonny Franslay) sekaligus versi Hidayat Tjokrodjojo, Sekarang Rudi Rusdiah memilih jalur damai dengan mengundurkan diri dari Yayasan APKOMINDO maupun Asosiasi APKOMINDO versi pendiri, bahkan berkenan membantu mendamaikan kedua belah pihak demi industri komputer yang mulai sunset, karena Rudi Rusdiah maupun teman-teman yang lainnya mengetahui bahwa sejak awal serta diberbagia kesempatan saya selalu membuka diri untuk menempuh jalan damai, namun apa daya ternyata pihak Sonny Franslay dan kawan-kawannya lebih memilih jalur hukum terus menerus, bahkan ada statement ‘ada orang yang telah menyiapkan dana agar Hoky masuk penjara’, hingga saat ini mereka telah berhasil menjadikan saya serta Dicky Purnawibawa selaku Ketua DPD APKOMINDO DIY menjadi TERSANGKA dalam perkara tindak pidana hak cipta secara tanpa hak menggunakan nama dan logo APKOMINDO (Asosiasi Pengusaha Komputer Indoenesia) di BARESKRIM POLRI, untuk itulah kami terpaksa harus melakukan perlawanan secara maksimal.” Pungkas Hoky. (Team)

Sumber artikel : Dimensinews
Diduga Event Indocomtech Hanya Dijadikan Ajang Memperkaya Segelintir Orang Yayasan APKOMINDO

Video terkait:
KETUM APKOMINDO: ADA ORANG YANG MENYIAPKAN DANA SUPAYA SAYA MASUK PENJARA
https://www.youtube.com/watch?v=ZLZ-B9_2fBM&feature=youtu.be

KETUM APKOMINDO IR SOEGIHARTO SANTOSO DI TERSANGKAKAN DENGAN DASAR HUKUM KURANG JELAS
1. https://www.youtube.com/watch?v=ihVsRnmSg68

2. https://www.youtube.com/watch?v=oD0dsKbYJng

3. https://www.youtube.com/watch?v=-dmdeFUGvL8

4. https://www.youtube.com/watch?v=OlJgHyqpvjo

5. https://www.youtube.com/watch?v=hxjZE_bSc7w

6. https://www.youtube.com/watch?v=eEaj475-34c

Artikel terkait:

ADA SINYALEMEN BOLA PANAS INDOCOMTECH 2016 AKAN MELEDAK

KILAS BALIK SINGKAT TENTANG SEJARAH INDOCOMTECH

Bola Panas Apkomindo Meledak Di Indocomtech 2011

Kurang Jelas, Dasar Hukum Penetapan Tersangka terhadap Ketum Apkomindo, Ir. Soegiharto Santoso

Kisruh Apkomindo berujung hingga ke Mabes Polri

Ketum APKOMINDO Akan Melaporkan Balik Tudingan Atas Pelanggaran Hak Cipta

Ketum APKOMINDO Lapor Balik Soal Tuduhan Pelanggaran Hak Cipta Oleh Seniornya

Ketum Apkomindo Soegiharto Santoso (Hoky) Ditersangkakan karena Pakai Logo Apkomindo
http://bit.ly/2cvfyZC

Ketua Umum APKOMINDO Dilaporkan Atas Logo Organisasi
http://ijn.co.id/?p=14243

Mabes Polri Gandeng Media Online
http://bit.ly/2clRTJi

Polri Sosialisasikan 11 Program Utama “Promoter”
http://bit.ly/2cd9JjG

K & H MFG Berkomitmen Terhadap Produk Pendidikan Berkualitas

0

k-h-mfgDESAIN produk unggulan dan kontrol kualitas yang baik menjadi alasan bagi K & H MFG untuk menawarkan produk high-end di bidang pendidikan ke pasar Taiwan sejak didirikan pada tahun 1979. Dengan track record yang tidak ada duanya ini, K & H telah mendapatkan reputasi sebagai pemimpin manufaktur di pasar pendidikan di Taiwan.

Lini produk kami telah membahas secara luas dari papan tempat memotong roti, aksesoris, dan alat uji untuk serbaguna peralatan pelatihan elektronik, listrik, dan mekanik serta beberapa produk dengan bidang yang relevan, termasuk Komunikasi Data dan Jaringan, Sistem Komunikasi, Microcomputer Control, Sirkuit Electronics, Biomedis pengukuran, Kontrol Industri, Mesin Listrik / Power Electronics / driver Mesin, Pendinginan / Air Condition System, Kontrol Otomatis, AutoTronics, Green Energy.

Sejauh ini kita telah tumbuh menjadi perusahaan dekat dengan 200 karyawan dengan 2 cabang di China (Beijing dan Shanghai) di atas kantor pusat di Taiwan. Perusahaan telah mendedikasikan upaya dalam mengembangkan produk pendidikan; misalnya, dengan menggunakan sumber daya multimedia untuk menciptakan lingkungan pendidikan berkualitas mudah-untuk-belajar, mudah dipahami, dan tinggi.

K & H MFG telah menjadi salah satu produsen profesional terkemuka peralatan pelatihan pendidikan di dunia. Di masa depan, mereka akan melanjutkan upaya untuk menyediakan pelanggan akan produk dan layanan terbaik. • SATRIA