Home Blog Page 877

Printer Tekstil Epson Jadi Fesyen Dunia

0

 

Tren gaya datang dan pergi, namun evolusi ini masih jauh dari jangkauan. Revolusi ini dilakukan untuk memperkuat dasar dunia fashion untuk selamanya.

DIGITAL textile printing atau Pencetakan tekstil digitalmenekanbatasan dan membuka kesempatan baru bagi dunia fesyen apparel, aksesori dan furnitur. Dengan ini, para desainer diberikan kendali untuk mengikuti kreatifitas dan hanya dibatasi olehimajinasi desain mereka dan memungkinkan para desainer menuangkan ide-ide mereka diatas kain.

Proses ini menghasilkan kreatifitas desain, menjanjikan merek cerdas yang menonjolkan image mereka dan membantu para retailer memenuhi harapan pelanggan, membawa desain-desain fashion terbaru dari panggung catwalk ke retail pakaian jadi dalam waktu singkat. Digital textile printing memberikan gaya personal tersendiri yang diinginkan oleh para pelanggan.

Hanya Dibatasi Oleh Imajinasi

Pada industri tradisional, desain-desain dicetak pada kain dengan menggunakan layar cetak – sutra – proses yang memakan banyak biaya dan membutuhkan tenaga kerja sepanjang prosesnya sehingga membuat produksi berlangsung berminggu-minggu hanya untuk satu pesanan saja.Para desainer dipaksa untuk dapat menuangkan ide-ide mereka pada kain jadi, dimana proses ini membutuhkan suatu desain untuk diukir pada layar oleh pengukir profesional dan membutuhkan ruang yang panjang sebelum proses cetak berputar atau flatbed berjalan.

Sebaliknya, digital textile printing memungkinkan kain dicetak dalam ukuran kecil. Dan desain tidak hanya garis-garis, titik-titik atau bunga seperti yang sering kita lihat, serta dicetak berulang pada garmen dengan warna yang terbatas. Saat ini desainer tekstil tidak memiliki hambatan berkreatifitas. Sudah menggunakan fotografi digital dan teknologi seperti photoshop dalam proses kreatif, para desainer juga bekerja dengan sumber materi seperti foto original, image (gambar) dengan hak ciptadan lukisan atau bahkan menciptakan desain baru untuk menghasilkan desain unik, mempesona yang bahkan dapat dianggap sebagai bentuk karya seni.

Dan tidak ada hambatan pada warna seperti pada tekstil cetak berwarna dengan rata-rata warna enam hingga paling banyak delapan warna. Dengan digital textile printing, boleh dikatakan tidak ada batasan jumlah warna yang dapat digunakan. Proses digital juga memberikan kebebasan bagi para desainer untuk bekerja dengan berbagai jenis kain, mulai dari jenis polyester,kain campuran katun, lycra, sutera,nylon dan bahan lainnya.

Musim fashion show baru-baru ini dan pajangan di toko pada umumnya menunjukkan bagaimana sebuah high-end brand menggunakan teknologi digital printing. Sebagai contoh, desainer Helmut Lang menggunakan foto-foto mereka sendiri yang mungkin terdengar seperti inspirasi dari dinding subway dan cat dinding yang mengelupas, untuk menciptakan keunikan, desain abstrak atasan dan pakaian untuk koleksinya.

Selain antusias dari brand-brand fesyen terkenal, digital textile printing juga memungkinkan para desainer melebarkan sayapnya dan membawa ide –ide mereka ke pasaran. Teknologi memberikan kesempatan luar biasa bagi para desainer berbakat di wilayah kita dan diseluruh dunia untuk dapat memperlihatkan kreatifitas – dan Epson sebagai pemimpin teknologi printing menawarkan dukungan yang signifikan.

Epson Dalam Gaya

Desainer terkenal, Kansai Yamamoto, berkolaborasi dengan Epson untuk memperlihatkan kreasinya dalam mengkombinasikan desain tradisional Jepang dan gaya ultra-modern. Memperingati fashion show spektakulernya di tahun 2014 “HELLO ISTANBUL”, dia mengatakan, “Saat ini, teknologi-teknologi terbaru memberikan banyak alternatif bagi kerajinan tradisional Jepang melalui dyeing (pencelupan), weaving (pengeritingan) dan sewing (menjahit). Saya menempatkan textile printing Epson pada urutan teratas untuk teknologi ini.”

epson2Bekerja dengan standar yang tepat, Epson menghabiskan empat minggu untuk membuat kembali desain-desain dengan tinta Genesta khusus pada sistim textile printing Monna Lisa yang dikembangkan oleh Epson-dimiliki oleh Robustelli Italy dan printer textile seri Epson SureColor SC-F7170 dan SurePress FP-30160.

Pada bulan February tahun ini, Epson mempersembahkan acara Digital Couturenya yang kedua dimana sebelumnya didahului oleh Fashion Week di New York, menampilkan banyak koleksi dari 11desainer dari North dan Latin America yang menggunakan solusi printing Epson SureColor F-Series dye sublimation state-of-the-art. Pada akhir November di Taiwan, Epson berkolaborasi dengan desainer Isabelle Wen untuk meluncurkan koleksi terbaru couture clothing, yang dicetak menggunakan Epson digital textile printing dengan teknologi PrecisionCore.

Di wilayah Asia Tenggara, secara internasional kami menobatkan desainer Avel Bacudio dari Filipina, yang berkolaborasi dengan Epson pada koleksi sebagai penghormatan untuk keindahan Filipin tahun lalu. Dia menceritakan pengalaman mencetak dengan printer digital, “Digital print benar-benar membuat perbedaan; saya tidak lagi terganggu dengan keterbatasan fisik. Saya dapat melakukan banyak hal untuk mengekspresikan diri saya melalui banyak cara.”

Mempermudah Produksi

Berbagai peningkatan kualitas menjadi kunci bagi adopsi secara luas dari teknologi digital textile printing dalam industri fesyen. Peningkatan tambahan pada printer dan tinta menuntun kita kepada hasil cetak tahan lama yang kita lihat saat ini. Dari sudut pandang produksi, digital textile printing selalu lebih murah daripada sablon dan hal tersebut memudahkan turn-round lebih cepat, apakah memungkinkan toko untuk menyenangkan para pelanggan mereka dengan desain yang dibuat dalam waktu singkat dengan tidak terlalu tergantung dengan musim tradisional, atau memenuhi satu dari pesanan selebriti dengan tenggat waktu yang tidak memungkinkan.

Untuk manufaktur, digital textile printing membawa kesempatan dan kecerdasan dalam berbisnis, memungkinkan produksi lintas segmen untuk memenuhi kebutuhan pasar – dari apparel, furnishing dan aksesori, untuk menyediakan preview contoh cetakan sebelum sebuah merek memproduksi secara massal. Saat ini setiap harinya manufaktur dapat memproduksi pakaian jadi bersama dengan high-end fesyen dengan jumlah terbatas; dari interior furnishing seperti tirai dan sarung sova, hingga aksesori seperti tote bag dan sepatu. Kemungkinan produksi hanya dibatasi oleh imajinasi dari desainer.

Epson berkomitmen untuk memperkuat kehadirannya pada textile printing dan bertujuan untuk menyediakan produk dan layanan yang mengejutkan dan menyenangkan para pelanggan di pasaran. Pengembangan teknologi dye sublimation membantu para desainer untuk menciptakan pola tekstil tersendiri sesuai dengan desain yang mereka mau, ketika mereka membutuhkan hal tersebut dan sesuai dengan jumlah yang dibutuhkan. Rangkaian printer textile untuk industri menawarkan maksimum fleksibilitas untuk produk customised sesuai permintaan – dari fesyen –fesyen menakjubkan hingga dekorasi interior kreatif.

Dari pandangan produser, keterjangkauan adalah penting; printer digital textile Epson dengan biaya rendah dan performa optimal dengan pengembangan teknologi dalam mencapai visi desainer, membantu para desainer membawa desain mereka menjadi komersial yang membawa perubahan pada dunia fesyen. •

LinkedIn Berdayakan Pengembangan Karier Melalui Personal Branding

0

linkedinDI berbagai negara, termasuk Indonesia, lanskap industri tenaga kerja akan mulai didominasi oleh generasi millennial. Berdasarkan data dari studi Talent Trends Study  tahun lalu, generasi millennial akan menguasai 50% dari industri tenaga kerja global di tahun 2020. Dan, generasi millennial membawa dinamika tersendiri kedalam lanskap industri dengan berbagai karakteristik dan keunikan yang mereka bawa.

Salah satunya adalah karakteristik dimana mereka lebih aktif dalam mengejar kesempatan kerja di banding dengan generasi lainnya. Berdasarkan data dari 2016 Talent Trends Study oleh LinkedIn, 32% millennial menerima kesempatan interview di dua hingga tiga perusahaan lainnya. Jumlah persentase ini melampaui persentase generasi sebelumnya: 14% untuk generasi x dan 10% untuk generasi baby boomer. Menariknya sepertiga dari mereka menemukan pekerjaan melalui media sosial. Kondisi ini dan ditambah dengan pasar persaingan terbuka menyebabkan persaingan untuk suatu kesempatan menjadi semakin menantang.

Persaingan ini juga terjadi di kalangan perekrut. Di LinkedIn Media Forum: The State of Millennials Pambudi Sunarsihanto, Ketua Umum Perhimpunan Manajemen Sumberdaya Manusia (PMSM) Indonesia, mengatakan bahwa walaupun begitu banyak tersedianya kandidat, untuk bisa mendapatkan kandidat berkualitas terbaik mereka harus berlomba antar satu sama lain dan kanal digital sebagai cara yang mereka manfaatkan untuk “menjemput bola”.

Berkaca kepada karakteristik generasi millennial dan kebutuhan di industri, personal branding menjadi benang merah yang dapat menjembatani kedua hal tersebut. Personal branding menjadi sinyal yang dapat mempertemukan perekrut dan kesempatan karier dengan profesional yang sesuai dengan kebutuhan serta kekuatan masing-masing pihak, terlebih lagi jika personal branding ditampilkan di platfrom yang memang menjadi wadah para profesional di dunia.

Menurut data dari Your Story @Work yang dilakukan oleh LinkedIn baru baru ini mengungkap bahwa 78% pembuat keputusan dalam proses rekrutmen selalu melihat profil LinkedIn milik kandidat mereka dan 73% dari para pembuat keputusan tersebut percaya bahwa kesan yang dibangun oleh seorang profesional di duniaonline sama pentingnya dengan kesan di dunia nyata.

Melihat dari sisi mata perekrut, di sela-sela diskusi Pambudi mencontohkan bagaimana personal branding di mata perekrut. Pambudi mengatakan jika seseorang menunjukan bahwa ia bisa berbahasa inggris, maka ia bersaing dengan ratusan ribu orang yang memiliki kemampuan sama. Namun, jika seorang profesional juga dapat menampilkan karya-karyanya, menunjukan kemampuan, dan menceritakan pengalamannya maka jumlah profesional yang menjadi kompetitornya akan akan berkurang – karena orang yang memiliki kemampuan setara atau lebih semakin sedikit. Singkatnya personal branding memungkinkan seseorang untuk menampilkan keunikan, karakteristik, sehingga menambah nilai jual di mata perekrut dan membuka peluang profesional tersebut untuk terhubung dengan lebih banyak kesempatan yang ada. Senada dengan Pambudi, menurut saya ini adalah salah satu tujuan dari personal branding – membantu seseorang terhubung dengan berbagai kesempatan yang ada.

LinkedIn sebagai jaringan profesional terbesar di dunia, memberdayakan generasi millennial dalam pengembangan karier, memberikan kanal bagi mereka untuk dapat membangun personal branding secara online dan terhubung dengan berbagai kesempatan. LinkedIn membantu millennial untuk bisa belajar, membangun jaringan profesional, tergabung dalam sebuah komunitas profesional, dan menampilkan kemampuan, pengalaman, serta prestasinya kepada profesional di seluruh dunia.

Hal ini bukanlah konsep semata. Mohamad Ario Adimas, seorang millennial yang kini telah menjabat sebagai Division Head Integrated Marketing Communication Indosat Ooredoo, telah membuktikannya dengan menceritakan tentang kisahnya dalam memanfaatkan LinkedIn untuk pengembangan kariernya.

Senada dengan Dimas, hal yang sama juga dialami oleh millennial lainnya di seluruh dunia. Berdasarkan hasil 2016 Talent Trends Study dari LinkedIn, 64% dari generasi millennial mengatakan bahwa LinkedIn berdampak positif terhadap karier mereka. Persentase ini di atas generasi sebelumnya, karena hanya 56% dari generasibaby boomer yang mengatakan hal demikian dan 21% generasi millennial menemukan pekerjaan melalui LinkedIn (hanya 16% dari generasi baby boomer yang mengatakan demikian).

Merangkum semua hal diatas, millennial memiliki keuntungan di tengah ketatnya persaingan. Karena kanal digital sudah menjadi bagian sehari-hari dalam kehidupan mereka, sepatutnya hal tersebut juga dimanfaatkan untuk pengembangan karier. Membangun personal branding di jaringan profesional seperti LinkedIn, dapat membuka kesempatan yang lebih besar bagi generasi millennial untuk bisa ditemukan oleh perekrut dan dipertemukan dengan berbagai kesempatan yang ada ditengah ketatnya persaingan. Karena, melalui personal branding pelaku industri dapat mengetahui keunikan dan nilai yang dapat ditawarkan oleh seorang profesional.

Tips dari LinkedIn dalam membangun personal branding di LinkedIn:

  • Optimalkan profil LinkedIn Anda
  • Terbitkan karya Anda di LinkedIn
  • Buatlah akun LinkedIn SlideShare, dan bagikan pemikiran Anda
  • Jalinlah hubungan yang bermanfaat
  • Tingkatkan feed pada halaman utama akun LinkedIn Anda, dengan mengikuti orang-orang yang bisa bermanfaat bagi perkembangan karier Anda.

Strategi untuk pengembangan karier menurut Mohamad Ario Adimas:

  • Memilih satu fokus keilmuan tertentu dan mendalami
  • Meng-ekspos dan memperlihatkan Setiap pencapaian ketika berkerja
  • Hadir di seluruh social media dan berbagi wawasan dengan materi yang konsisten dan sesuai dengan passion
  • Bergabung ke dalam komunitas yang mencerminkan dirinya, dan berkontribusi penuh didalamnya
  • Membuka diri untuk berbagi ilmu di beberapa forum yang sesuai dengan keahliannya.
  • Menampilkan semua pencapaian, testimonial, dan kemampuan di Linkedin agar dapat terhubung dengan lebih banyak kesempatan. (FRANK KOO, Head of Southeast Asia, Talent Solutions, LinkedIn)

November, Pemimpin Infrastruktur ASEAN Berkumpul di Indonesia

0

Photo 02 (1)KAMAR Dagang dan Industri (KADIN) Indonesia mengumumkan rencananya untuk menjadi tuan rumah dari ASEAN G2B Infrastructure Investment Forum yang akan diselenggarakan pada tanggal 8-11 Nopember 2016 dalam rangka Indonesia Infrastructure Week 2016 yang diadakan di Jakarta Convention Center di Jakarta, Indonesia. ASEAN G2B Infrastructure Investment Forum merupakan sebuah inisiatif nirlaba dari KADIN untuk membahas tantangan masa depan yang dihadapi ASEAN di empat tahapan pembangunan proyek infrastruktur, yaitu: perencanaan, pembiayaan, pembangunan dan pengoperasian.

“Tujuan kami adalah mendukung agenda infrastruktur pemerintah Indonesia serta kawasan ASEAN yang lebih luas. Kami ingin mendorong terciptanya hubungan strategis dan memberikan kesempatan kerjasama bisnis bagi pemerintah pusat maupun daerah, Badan Usaha Milik Negara (BUMN) serta perusahaan pengembang swasta terkemuka di bidang teknologi dan jasa, bersama dengan para investor global yang diundang dalam forum ini,” kata Rosan P. Roeslani, Ketua KADIN Indonesia.

ASEAN G2B Infrastructure Investment Forum akan berfokus pada agenda infrastruktur Indonesia selama 5 tahun ke depan senilai USD 450 miliar dan ASEAN Master Plan for Connectivity senilai USD 3,3 triliun untuk 15 tahun ke depan. “Indonesia merepresentasikan sepertiga dari anggaran infrastruktur ASEAN yang telah diajukan, maka sudah sewajarnya Indonesia menciptakan sebuah wadah bagi pemerintah dan sektor swasta agar dapat menyamakan visi, membangun kemitraan dan mengeksplorasi cara-cara nyata yang dapat mendukung Master Plan for ASEAN Connectivity 2025 seraya memberikan kesempatan untuk perusahaan-perusahaan di Indonesia,” Rosan menjelaskan lebih lanjut.

Sebagai dukungan terhadap forum ini, Ketua Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Thomas Lembong menyatakan, “Investasi infrastruktur saat ini merupakan fokus utama dari pemerintah Indonesia untuk mempercepat Agenda Pembangunan Nasional. Sebagai gerbang utama bagi pebisnis dengan pemerintah, BKPM memiliki amanat untuk menyokong investasi langsung baik dari dalam maupun luar negeri dengan menciptakan iklim investasi yang kondusif. ASEAN G2B Infrastructure Investment Forum ini akan menyediakan wadah bagi para pemimpin industri dan pemerintah di wilayah ASEAN untuk mendiskusikan kesempatan investasi domestik dan regional yang tercantum dalam Master Plan for ASEAN Connectivity 2025.”

Photo 01Ia juga menyoroti tiga prioritas utama untuk fokus pada sektor infrastruktur. Pertama, 226 Proyek-Proyek Strategis Nasional, kedua, proyek-proyek pembangkit listrik dan ketiga, pengendalian limbah dari proyek-proyek energi. “BKPM tentu akan memfasilitasi dan terus memberikan bantuan bagi investor, terutama dalam menyalurkan minat investasi di sektor infrastruktur” tegasnya.

Berdasarkan data realisasi investasi Triwulan II (April-Juni) 2016 yang baru saja dirilis BKPM pada Jum’at pekan lalu, terjadi peningkatan investasi sebesar 12,3 % dibandingkan periode yang sama tahun 2015, yaitu dari IDR 135,1 triliun menjadi IDR 151,6 triliun. Secara kumulatif, realisasi investasi selama bulan Januari hingga Juni 2016 adalah sebesar IDR 298,1 triliun. Meningkat sebesar 14,8% dibandingkan periode yang sama tahun 2015 yang sebesar IDR 259,7 triliun. Selama semester  pertama di 2016, investasi di sektor infrastruktur terutama berasal dari 2 kelompok utama. Sektor listrik, gas dan air dengan realisasi investasi PMDN total sebesar IDR 8,51 triliun, dan realisasi PMA total sebesar USD 613,24 juta. Kedua; konstruksi dengan realisasi PMDN total sebesar IDR 8,35 triliun dan realisasi PMA total sebesar USD 75,26 juta.

ASEAN Connectivity 2025 adalah bagian integral dalam membentuk Masyarakat ASEAN. Untuk mencapai Masyarakat ASEAN, konektivitas terutama di bidang infrastruktur, institusi dan interaksi sosial harus diperkuat untuk menciptakan wilayah yang lebih kompetitif dan kuat, yang mendekatkan orang-orang, barang, jasa dan modal. ASEAN Connectivity 2025 ditujukan untuk meningkatkan kehidupan penduduk ASEAN dengan memberikan kesempatan bagi masyarakat serta mendorong kemakmuran melalui pembangunan ekonomi dan perkembangan sosial. Untuk mencapai tujuan tersebut, Master Plan for ASEAN Connectivity (MPAC) menjadi panduan yang dikembangkan untuk dan difokuskan kepada tiga dimensi: Physical Connectivity (konektivitas fisik) yang meningkatkan infrastruktur; Institutional Connectivity (konektivitas institusi) atau menyediakan kerangka kerja perdagangan, investasi serta peraturan; dan People-to-People Connectivity (konektivitas antar masyarakat) yang memperluas kesempatan pendidikan dan mempromosikan pembangunan sumber daya manusia.

“Master Plan for ASEAN Connectivity (MPAC) 2025 dijadwalkan untuk disahkan oleh para Kepala Negara ASEAN pada September 2016, hanya dua bulan sebelum acara tahunan Indonesia Infrastructure Week yang merupakan pertemuan para pemimpin bidang infrastruktur di sektor swasta terbesar di ASEAN. Inisiatif yang diambil oleh KADIN Indonesia dengan pelaksanaan ASEAN G2B Infrastructure Investment Forum ini akan menjadi salah satu langkah awal dalam upaya bersama untuk mengimplementasikan master plan yang baru ini” jelas Rahmat Pramono, Wakil Tetap Republik Indonesia untuk ASEAN.

Rahmat juga menambahkan bahwa forum ini juga akan menjadi langkah awal untuk memulai kemitraan yang lebih nyata dan sinergis antara pemerintah dan swasta untuk mengimplementasikan MPAC 2025. “Kami sebagai perwakilan Indonesia di ASEAN turut berbangga bahwa langkah awal yang akan menentukan itu diambil oleh Indonesia, oleh kerjasama erat antara KADIN dan BKPM,” tegas Rahmat.

Alan Solow, CEO PT Infrastructure Asia, mitra KADIN dalam menyelenggarakan ASEAN G2B Infrastructure Investment Forum, menyatakan, “Kami bertujuan untuk membangun sebuah wadah di mana para pelaku usaha infrastruktur global, regional maupun lokal dalam bidang infrastruktur akan memperoleh visibilitas dan akses untuk kesempatan investasi. Kami telah menerima konfirmasi dari berbagai perusahaan global dan institusi finansial yang tertarik untuk bergabung dalam forum ini, dan kami terbuka untuk partisipasi dari para pemimpin visioner dan pemimpin pasar yang sesuai dengan agenda dari ASEAN G2B Infrastructure Investment Forum serta Indonesia Infrastructure Week 2016.”

Tahun lalu, Indonesia Infrastructure Week dikunjungi oleh 13.620 orang termasuk peserta internasional dari 35 negara dan diperkirakan menghasilkan nilai transaksi sebesar USD9,6 miliar sepanjang minggu tersebut. •

CBN Kenalkan Internet Clean Pipe

0

CBN Internet Clean PipeCBN menjadi pelopor Internet Service Provider (ISP) lokal yang menghadirkan solusi teknologi di Indonesia,  CBN Internet Clean Pipe. CBN Internet Clean Pipe adalah solusi internet ultra aman untuk memenuhi kebutuhan perlindungan internet dari aktivitas berbahaya dan serangan DDoS (Distributed Denial of Service) yang kerap terjadi pada jaringan perusahaan.

Internet Clean Pipe sangat dibutuhkan oleh beragam industri yang berbasis dan mengutamakan jaringan internet pada servisnya, seperti perbankan, e-commerce, hospitality, content providers, dan lain lain. Dengan kemampuan untuk mendeteksi aktifitas DDoS sejak awal dan menghentikan serangan sebelum mencapai jaringan, sehingga pengguna tidak perlu mengkhawatirkan hambatan yang terjadi pada kelangsungan bisnisnya.

Marcelus Ardiwinata, Chief Operational Officer CBN mengatakan, ”beragam jenis ancaman terhadap jaringan internet semakin berkembang pesat dari waktu ke waktu. Secara global, serangan DDoS termasuk peringkat 10 besar dalam ancaman di dunia cyber, yang semakin besar dan canggih. Setiap bidang usaha yang berbasis internet sangatlah rentan akan serangan DDoS yang pada akhirnya merugikan perusahaan, seperti downtime, biaya bandwith yang jauh lebih besar, kehilangan pelanggan, merusak image brand/ perusahaan serta berkurangnya ketersediaan layanan dan pencurian data viral. Hal ini akan semakin krusial apabila serangan ditujukan kepada situs yang berhubungan dengan proses pembayaran/ payment, karena dapat membahayakan pemasukan perusahaan maupun kepercayaan pelanggan.”

“Dengan pengalaman nyata sebagai ISP terpercaya di Indonesia selama 20 tahun di Indonesia, CBN menghadirkan solusi perlindungan jaringan CBN Internet Clean Pipe.  Kami yakin CBN Internet Clean Pipe dapat melindungi jaringan internet perusahaan, dengan memblokir lalu lintas berbahaya (malicious traffic) dan hanya memperbolehkan traffic yang aman untuk di proses lebih lanjut,” tambah Marcel.

CBN Internet Clean Pipe di desain khusus untuk mendeteksi serangan DDoS, baik dari serangan yang membanjiri jaringan (volumetric attack) ataupun online application intrusion (application-layer attack). Melalui pengembangan dan penyempurnaan selama bertahun-tahun, CBN telah membangun sebuah platform yang fleksibel sebagai solusi perlindungan berlapis untuk melindungi jaringan, server dan tenaga ahli yang kritikal untuk  mendeteksi dan memberikan solusi mitigasi yang bekerja secara terus menerus, 24 jam/ hari, 7 hari/ minggu, 365 hari/ tahun. •

Mengapa Pekerja Generasi-Y Tidak Bahagia Dalam Bekerja?

0

SURVEI JobStreet.com Indonesia yang dilakukan pada periode Juni ke Juli 2016 kepada 27.000 responden mengenai motivasi kebahagiaan di tempat bekerja mengungkapkan bahwa 33,4% responden yang merupakan Generasi Y dengan rentang usia 22-26 tahun dan pengalaman bekerja 1 – 4 tahun menyatakan mereka tidak bahagia di tempat kerja. Menurut mereka tiga faktor utama yang menciptakan ketidakbahagiaan ini antara lain kesempatan pengembangan karier yang terbatas, jumlah insentif yang kurang menggiurkan serta gaya kepimimpinan manajemen yang kaku.

Hal yang cukup mencengangkan dari hasil survei ini ialah Generasi Y tidak memiliki kesempatan untuk mengembangkan karier di tempat bekerja sehingga terbentuk ketidakpuasan di tempat bekerja. Sebanyak 6,000 responden merasa bahwa pekerjaan yang dilakukan memiliki variasi pekerjaan yang tidak memperkaya pengalaman bekerja. Sejumlah 3,700 responden yang menyatakan dirinya bekerja sebagai administrasi serta akuntansi yang berjumlah 1,800 responden menyatakan ketidakpuasan akan hal ini.

Ada sebuah harapan dari para responden untuk bisa berpindah ke fungsi pekerjaan yang berbeda untuk bisa meningkatkan keahliannya. Akan tetapi, hal ini kerap tidak terwujud karena kurangnya perhatian manajemen terhadap perkembangan berkarier seorang karyawan di perusahaan tersebut. Selain itu, insentif yang diberikan oleh perusahaan tidak cukup untuk membahagiakan para Generasi Y. Insentif dapat berupa gaji pokok, bonus, kesehatan, transportasi serta komunikasi. Sayangnya, sebanyak 6,200 responden merasa bahwa bonus yang diberikan perusahaan dalam bentuk pembagian keuntungan kinerja perusahaan serta prestasi mereka tidaklah sepadan. Mereka mengharapkan bahwa jumlah yang diberikan dapat lebih besar.

Terakhir, faktor yang menciptakan ketidakbahagiaan di tempat bekerja ialah gaya kepemimpinan otoritarianisme. Sebanyak 5,500 responden menyatakan bahwa para atasan tidak memberikan kepercayaan serta jarang mendelegasikan pekerjaan. Dengan begitu, para Generasi Y harus menunggu agar pekerjaan diberikan sehingga memberikan dampak pada rendahnya rasa bangga terhadap pekerjaan yang dilakukan.

Untuk menyiasati ketidakbahagiaan para pekerja Generasi Y, perusahaan dapat meningkatkan jumlah gaji yang diberikan berdasarkan kinerja di tempat bekerja. Hal ini diungkapkan oleh 5,500 responden yang menjawab survei dengan alasan dapat meningkatkan motivasi untuk bekerja.

Dapat disimpulkan bahwa tunjangan finansial menjadi faktor utama para pekerja Generasi Y untuk merasa bahagia di tempat bekerja. Akan tetapi, apabila perusahaan tidak dapat membenahi kesejahtraan pekerjanya dengan menciptakan gaya kepimpinan yang mampu memberikan kepercayaannya kepada pekerjanya maka ketidakbahagiaan akan sulit diciptakan di tempat bekerja. •

BenQ Flat Panel RP-Series Ciptakan Pengalaman Interaktif

0

BENQ, perusahaan yang menciptakan banyak Interactive Flat Panel (IFP) untuk sekolah dan perkantoran, saat ini telah berhasil meningkatkan seri model “RP”. Pada seri “RP” terbaru ini dapat membagikan atau merekam ide – ide secara mudah di waktu yang sama. Kolaborasi sesungguhnya saat ini telah terjadi melalui solusi piranti lunak dan perangkat keras BenQ yang unik.

Seri RP terbaru (RP653, RP703, RP705 & RP750K) memperkenalkan BenQ 20-point multi-touch untuk pertama kalinnya di pasar yang memungkinkan lebih banyak orang dapat berpartisipasi dalam satu waktu. Layar pada seri-seri tersebut telah tersertifikasi SGS, anti-glare/anti-microbial dan juga termasuk ionic silver agent yang dapat membunuh banyak bakteri yang bersentuhan. BenQ mengacu pada keunikan fitur-fitur ini sebagai “anti-germ (AG+) coating” yang sempurna bagi lingkungan pendidikan. EZwrite 3.0 juga termasuk di seri RP terbaru, aplikasi anotasi BenQ di desain untuk memfasilitasi pembelajaran interaktif. Ketika di kombinasikan dengan NFCPen yang ringan, NFC-enabled stylus, menciptakan ide-ide dan anotasi menjadi sebuah pengalaman yang sangat sederhana.

RP750_Front (1)BenQ seri RP terbaru di rancang untuk memungkinkan berbagi ide secara dinamis baik di ruang kelas atau di ruang rapat,” kata Eko Handoko Wijaya, Country General Manager BenQ Indonesia.” Dengan Seri RP terbaru, kerjasama tim menjadi sangat terkolaborasi dan diskusi menjadi lebih hidup. BenQ menggabungkan teknologi layar terdepan dengan kuat, piranti lunak yang intuitif untuk mencapai sentuhan tertinggi, halus dan pengalaman interaktif yang menarik.”

EZWrite 3.0, QTouch & NFCPen: Solusi Anotasi Tangguh

Hanya dengan menekan NFCPen di sensor layar NFC untuk mengaktifkan EZwrite 3.0 dan mulailah menulis. Para peserta dapat membuat catatan-catatan secara langsung dengan berbagai macam pensil warna, stabilo dan latar belakang.

Menambahkan perangkat lunak opsional QTouch untuk meningkatkan pengalaman interaktif Anda, QTouch telah di perluas, easy-to-use interface memungkinkan lebih banyak opsi input guna mengekspresikan ide-ide lebih baik. QTouch adalah Windows-compatible yang mendukung semua format video dan juga input halaman web.

Designed with Health in Mind: Germ-Resistant, Anti-Glare, Low Blue Light, Flicker Free

BenQ Seri RP terbaru, semuanya datang dengan layar SGS-certified AG+ untuk mengurangi silau dan mengurangi bakteri. Lapisan layar dapat menghambat pertumbuhan mikroba Escherichia coli dan Staphylococcus aureus.

Anti-glare memotong permukaan refleksi, menyediakan peserta dengan teks yang lebih mudah di baca. Tidak ada sterelisasi yang istimewa atau deterjen berat yang di perlukan untuk membersihkannya, cukup usap layar dengan kain bersih.

Pada solusi eye-care lebih lanjut, seri RP terbaru memiliki TUV-certified flicker free technology dan low blue light technology untuk meminimalisir ketegangan mata. •

Microsoft: Modernisasi Teknologi Tingkatkan Persaingan Pasar UKM

0

30d26dcSEBUAH perusahaan pemindai barcode asal Indonesia, PT. Duta Kalingga Pratama, berhasil mendapatkan dukungan teknologi senilai Rp 220.000.000,00 dari Microsoft dan beberapa perusahaan sponsor seperti Lenovo dan Jabra. Dukungan teknologi tersebut merupakan bagian dari hadiah utama yang diterima oleh PT. Duta Kalingga Pratama, sebagai salah satu pemenang New World of Work Make Over Contest yang diselenggarakan pada akhir tahun 2015.

New World of Work Make Over Contest merupakan kompetisi yang diadakan oleh Microsoft untuk perusahaan-perusahaan kecil dan menengah di seluruh kawasan Asia Pasifik agar dapat melakukan transformasi bisnis menggunakan teknologi. Setelah menjalani proses seleksi yang ketat, PT. Duta Kalingga Pratama berhasil menjadi pemenang mewakili Indonesia.

“Perusahaan kami menyediakan solusi end-to-end kepada pelanggannya, dan dengan demikian kebutuhan berbagi data secara mobile dan real-time merupakan sesuatu yang sangat penting,” jelas Efril Busyra, Technical Advisor, PT. Duta Kalingga Pratama. “Dengan adanya dukungan teknologi seperti Office 365 dan Skype for Business, perusaahaan kami kini mampu bertransformasi menjadi lebih produktif dan kolaboratif, dimana tim sales kami kini dapat bekerja sepenuhnya secara mobile. Selain itu, sejak kami mendokumentasikan data kami dengan Azure, proses back up data dapat dilakukan secara otomatis dan data-data juga tersimpan secara aman di dalam cloud,”  Efril menambahkan.

“Menurut studi New World of Work oleh Microsoft, sekitar 92% dari pekerja Indonesia telah memposisikan dirinya sebagai mobile workers,” jelas Rudy Sumadi, SMB Lead, Microsoft Indonesia. “Melalui New World of Work Make Over Contest, Microsoft berupaya membantu perusahaan modern untuk bertransformasi digital agar lebih produktif dengan memberikan dukungan teknologi berupa 10 paket berlangganan Office 365 untuk 1 tahun, kredit Azure, 9 unit laptop dan desktop Lenovo dan juga 10 unit headset Jabra,” ujar Rudy. •

Stop Pokemon Go !!, Siapkan Game Lokal Sejenis yang Sehat dan Aman.

0

Oleh: Hasnil Fajri

Maraknya orang memainkan game pokemon go diseluruh dunia khususnya di Indonesia beberapa hari ini telah menimbulkan kehebohan yang luar biasa di kalangan anak-anak, remaja, anak muda hingga orang dewasa baik kalangan gamer maupun kalangan pekerja dan professional akibat bombastisnya pemberitaan game tersebut di sosial media maupun media cetak dan elektronik yang belakangan ini menimbulkan pro dan kontra. Tak kurang mulai dari Kapolri yang telah mengeluarkan surat telegram rahasia untuk melarang staf dan aparatnya serta masyarakat bermain game tersebut di lingkungan kantor kepolisian, Menpan RB pun mengeluarkan surat edaran mengenai larangan bermain game berbasis Geo Positioning System (GPS) dengan genre Augmented Reality (AR) ini di lingkungan instansi pemerintah yang ditujukan kepada Menteri Kabinet Kerja, Panglima TNI, Kapolri, Jaksa Agung, KaBIN, para gubernur se-Indonesia hingga para bupati dan walikota se-Indonesia.

Pokemon Go memang game yang sangat menarik dan menantang buat semua usia serta dapat membuat gamer lupa waktu dan tempat kapan saja dan dimana saja apalagi game ini sifatnya sangat dinamis karena gamer dipaksa aktif bergerak keluar ruangan dan tempat terbuka. Dari unsur hiburan dan kesehatan pokemon go sangat menarik dan menyenangkan serta menyehatkan badan menurut Hasnil Fajri, penulis, praktisi & pakar ICT dan Ekonomi Kreatif Indonesia, namun disisi lain ada hal yang negatif khususnya dalam hal keamanan pribadi gamer karena dapat menyebabkan terjadinya kecelakaan bila tidak memperhatikan jalan dan tempat ketika bermain game tersebut dan bisa menurunkan performance kinerja dan produktifitas jika dilakukan pada jam kerja kantor. Last but not least tentang isu keamanan informasi dan keamanan negara.

Mari kita bahas terkait isu keamanan informasi dan keamanan negara, begini ya tanpa kita sadari ketika bermain pokemon go, mereka bisa gunakan untuk alat spionase seperti ambil photo2x disekitar gamer berada untuk profiling data, karena sebenarnya data-data geospatial dan geo location itu sebagian besar memang sudah terkumpul di google, data tentang bangunan dan gedung sudah bertahun-tahun dikumpulkan google dengan membayar anak-anak Indonesia untuk keliling sepanjang jalan membawa GPS dan mengupload nama-nama tempat dan gedung ke server mereka, google juga telah mengoperasikan kamera beresolusi tinggi 360 derajat view dipasang diatas mobil berjalan sepanjang jalan propinsi hingga jalan perumahan, itupun sudah mereka lakukan bertahun-tahun. Belum lagi faktanya mayoritas handset beredar di dunia saat ini termasuk Indonesia didominasi oleh Android (OS) phone milik Google yang artinya google bisa mengambil data kapan saja dari semua handset Android diseluruh dunia. Semua handset, tablet dan pad yang gunakan Android OS dan dijijing orang wara wiri akan menjadi agen google untuk collect dan store data ke server google tanpa kta sadari.

Pokemon hanya memanfaatkan data geo-location yg sudah ada, memang benar pembuat pokemon bersama google bisa dengan sengaja memasang monster-monster di tempat-tempat tertentu untuk diburu karena mereka sudah tahu semua tempat di Indonesia.

Saya sangat setuju dan mendukung surat telegram rahasia Kapolri dan juga surat edaran MenPAN-RB untuk larangan tidak bermain game pokemon go pada instansi layanan publik seperti kantor kepolisian, kejaksaan, keamanan (TNI) dan gedung pemerintahan serta tempat peribadatan (masjid, gereja, pura, kelenteng dsb).

Namun menanggapi statement Menkominfo yg akan minta google untuk tidak memasukkan ini dan itu yg merupakan objek vital, saya pikir itu justru sama saja dengan memberitahu google bahwa disitu BERISI barang penting. Meski sebenarnya dengan Google Earth dan Street-view, semua lokasi itu sudah terekam dan sudah ada datanya. Mungkin agar masyarakat tidak kesitu saja, tapi Google sudah tahu.

Kenapa kita tidak buat saja game lokal sejenis Pokemon Go yang lebih sehat dan aman dan sesuai kultur dan karakter masyarakat Indonesia?, Indonesia ini kan banyak sekali produsen pembuat game-game di mobile phone yang hebat dan kreatif bahkan sudah go internasional, belum lagi para game developer individu yang berkelompk menyalurkan hobinya membuat game untuk kepentingan lomba atau kompetisi, bisa saja pemerintah via Kominfo ataupun Bekraf ataupun perusahaan telekomunikasi seperti Telkom mengadakan suatu kompetisi pembutan game yang terbuka untuk masyarakat umum baik kelompok perkumpulan komunitas pembuat game ataupun perusahaan berbadan hukum dengan mengambil logika seperti pokemon dengan memanfaatkan konten lokal dan kultur Indonesia selain pula dapat menambah wawasan lingkungan sekitar kita, misalnya game yang dibuat itu berhadiah jika berhasil mengunjungi 33 tempat bersejarah dan tempat wisata di ibukota dan sebagainya. Jadi bila kita ambil positinya, pokemon go bisa menginspirasi lahirnya game sejenis yang sehat, aman dan nyaman serta dapat meningkatkan pendapatan pemerintah di bidang industri pariwisata dan ekonomi kreatif, demikian papar Hasnil Fajri yang juga ketua umum organ pendukung Presiden Entrepreneurship & Professional (EP for Jokowi). (R)

Penulis adalah Praktisi & Pakar ICT dan Ekonomi Kreatif Indonesia.

Ketum APKOMINDO hadiri SILATNAS Pendukung Jokowi

0

Jakarta, BISKOM – Silaturahmi Nasional (SILATNAS) yang diselenggarakan oleh seluruh elemen pendukung Presiden Joko Widodo di Wisna Serba Guna, Senayan, Jakarta, Minggu (24/7) tidak hanya dihadiri oleh para pendukung Jokowi maupun Presiden RI Joko Widodo, melainkan oleh sejumlah menteri dan beberapa pimpinan partai politik serta tidak ketinggalan Ketum Asosiasi Pengusaha Komputer Indonesia (APKOMINDO).

Sedangkan Relawan yang hadir berasal dari Bara JP, Projo, Seknas Jokowi, Almisbat, Jokowi Mania, Solmet Jokowi, Arus Bawah Jokowi, Duta Jokowi, Kawan Jokowi, Jasmev, Komunitas Alumni Perguruan Tinggi, Sekber Jokowi, GRI, RKIH, Kabar Nawacita, EP For Jokowi, Gerak Indonesia, RPJB, JNIB, Kornas Jokowi, JPKP, Jaman, GK Center, Forkami.

Tampak hadir Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Rizal Ramli, Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Yuddy Chrisnandi, Menteri Perdagangan Thomas Lembong, Menteri Tenaga Kerja Hanif Dhakiri, Menteri Komunikasi dan Informatika Rudiantara serta Menteri Perindustrian Saleh Husin.

Lalu Anggota Wantimpres Sidarto Danusubroto, Kepala Staf Kepresidenan Indonesia Teten Masduki, Tim Komunikasi Presiden Sukardi Rinakit, Ketua DPR RI Ade Komarudin, Ketua Umum Hanura Wiranto, Ketua Umum PPP M Romahurmuziy, Ketua DPP Hanura Nurdin Tampubolon serta Ketua DPP PKB Maman Imanulhaq.

Presiden Jokowi hadir untuk silaturahmi sekaligus halal bi halal bersama relawan pendukungnya dalam Pemilu 2014 lalu, beliau hadir dengan mengenakan ‘seragam kebesarannya’ yaitu kemeja putih lengan panjang.

Kehadiran Jokowi sontak disambut ribuan relawan yang sudah memadati Wisna Serba Guna, Senayan, Jokowi bahkan tidak langsung masuk keruang acara, melainkan berkeliling memberikan salam kepada para relawan pendukungnya yang tidak berkesempatan masuk kedalam gedung, karena relawan yang hadir melebihi target yang diperkirakan, ada seribuan relawan lain yang terpaksa mengikuti acara melalui acara di luar dalam tenda besar, Mereka mayoritas mengenakan kemeja putih mengikuti gaya Jokowi.

Selanjutnya Jokowi menyalami para Pimpinan relawan pendukung Jokowi, para menteri dan para politisi yang hadir dan sudah duduk di barisan depan. Setelah menyalami, Presiden Jokowi lalu duduk  didampingi Ketua pelaksana acara Michael Umbas beserta para Ketua Relawan pendukung Jokowi.

Acara dimulai dengan penampilan tarian Saman khas Nangroe Aceh Darussalam. Jokowi dan tamu undangan tampak menikmati penampilan itu, para tamu dan undangan bertepuk tangan mengikuti keseruannya tarian Saman.

Dalam sambutannya, Jokowi membahas tentang fokus utamanya yang saat ini tengah dilakukan, antara lain soal perkembangan ekonomi dan pembangunan infrastruktur serta Jokowi berpesan bila terjadi sesuatu yang harus dibenahi di Instansi manapun, agar dilaporkankan kepada dirinya, Selain dari itu, Jokowi juga menghimbau agar supaya rakyat bekerjasama untuk kemajuan Indonesia.

Jokowi juga menegaskan kembali tentang tax amnesty, “Undang-Undang pengampunan pajak ini juga akan memberikan kenyamanan bagi siapa saja yang mengikuti program pengampunan pajak, dan akan menjamin data base nya tidak akan diketahui oleh siapapun.”

Presiden Jokowi mengingatkan siapapun yang terlibat dalam penerapan tax amnesty harus serius. Jangan ada yang main-main dengan kebijakan ini. Jokowi akan mengawal sendiri penerapan kebijakan tax amnesty.

Ketua Panitia Pelaksana SILATNAS Pendukung Presiden 2016 Michael Umbas mengatakan acara ini diharapkan dapat mempererat hubungan antara seluruh pendukung.

“Kami berharap acara Silaturahmi Nasional ini dapat menandai era baru dan perekat bagi segenap pendukung Jokowi untuk secara bersama-sama berkiprah dan melayani masyarakat sebagai sebuah keluarga dalam rumah besar bernama Indonesia Raya,”

Menurut Umbas, acara tersebut diselenggarakan bersama oleh Bara JP, Projo, Seknas Jokowi, Almisbat, Jokowi Mania, Solmet Jokowi, Arus Bawah Jokowi, Duta Jokowi, Kawan Jokowi, Jasmev, Komunitas Alumni Perguruan Tinggi, Sekber Jokowi, GRI, RKIH, Kabar Nawacita, EP For Jokowi, Gerak Indonesia, RPJB, JNIB, Kornas Jokowi, JPKP, Jaman, GK Center, Forkami.

Umbas menuturkan organ relawan telah membulatkan tekad untuk bersatu tanpa menghilangkan identitas dan karakter, serta ciri khas pergerakan masing-masing. Hal tersebut, lanjutnya, merupakan bentuk komitmen dan dukungan penuh kepada pemerintahan Jokowi.

“Sebagai pendukung, kami akan selalu setia terus berjalan berdampingan dengan Presiden Jokowi, yang juga Bapak Rakyat Indonesia. Banyak agenda penting yang sedang presiden jalankan termasuk kebijakan tax amnesty harus kita dukung,” kata Umbas.

Ketum Entrepreneur & Professional (EP) for Jokowi, Hasnil Fajri Mengatakan, “seluruh relawan telah mendukung Jokowi dari sejak menjabat sebagai Gubernur hingga akhirnya menjadi Presiden, dan para pendukung Jokowi akan terus aktif dalam berbagai peran, bidang dan kesempatan yang diberikan untuk mendampingi Jokowi selaku presiden, kami juga terus mendukung segala kebijakan pemerintah dan nawacita, yang berpihak pada kepentingan masyarakat dan bangsa, tentunya termasuk tentang tax amnesty. Selain dari itu kami juga akan mencoba mengoptimalkan potensi yang dimiliki Indonesia, mencoba konsentrasi membuat formula untuk mendongkrak geliat ekonomi kreatif sekaligus menciptakan banyak lapangan pekerjaan baru.” ujar Hasnil.


Ketua Umum APKOMINDO Soegiharto Santoso yang biasa disapa dengan Kang Hoky, menyampaikan; “Acara SILATNAS Pendukung Jokowi ini sangat luar biasa sekali, sebab dengan persiapan waktu yang sangat singkat, namun ternyata semuanya dapat berjalan dengan dengan lancar dan sukses, sekalipun relawan yang hadir jauh melebihi target yang diperkirakan, bahkan semuanya dapat serempak menggunakan pakaian berwarna putih mengikuti gaya Pak Jokowi. Padahal acara ini diselenggarakan oleh 30 elemen relawan Jokowi yang berbeda namun tetap dapat bersatu untuk sebuah kesuksesan bersama, tentu saja hal ini sangat membanggakan semua pihak yang terlibat didalamnya, sama bangganya saat turut terlibat dalam Konser Salam Dua Jari 05 Juli 2014 dua tahun yang lalu.”

Lebih janjut Hoky menambahkan, “Kami dari APKOMINDO sangat mendukung pemerintah tentang Program tax amnesty, dan APKOMINDO mengapresiasi dukungan DPR terhadap rencana Pemerintah menerapkan program Pengampunan Pajak. Dukungan ini diharapkan tidak berhenti di sini, melainkan berlanjut pada penuntasan reformasi perpajakan menyeluruh, termasuk revisi UU Perpajakan, UU Perbankan, sistem perpajakan yang mudah, adil, dan berkepastian hukum serta perlindungan hak wajib pajak.” ungkap Hoky yang juga hadir pada saat acara Pencanangan Program Pengampunan Pajak oleh Presiden RI Joko Widodo pada tanggal 1 Juli 2016 yang lalu.

Hoky menambahkan, “Program tax amnesty ini merepresentasikan kemurahan hati Pemerintah, sehingga tidak boleh disalahgunakan oleh siapapun, bahkan harus diimbangi dengan kejujuran dan komitmen membangun hidup bersama yang lebih baik, seperti yang selalu saya sampaikan bahwa Sukses Bersama Tentu Lebih Mulia dan Lebih Bermakna.” tutur Hoky. (Redaksi)

Artikel Terkait:
RAPIMNAS APKOMINDO 2016 Berlangsung Sukses Dan Dihadiri Oleh Ketum KADIN Indonesia

Ratusan Pelaku Ekonomi Kreatif Padati Konser Salam Dua Jari

APKOMINDO Turut Mendukung Program Pengampunan Pajak

Ketum APKOMINDO hadiri SILATNAS Pendukung Jokowi

Microsoft: Warga Jakarta Idamkan Transportasi dan Ketertiban Umum

0

Di tengah meningkatnya tekanan urbanisasi, penyampaian informasi mengenai pelayanan kota kepada masyarakat dipandang sebagai faktor paling signifikan dalam meningkatkan kondisi kehidupan masyarakat.

dok. docentrusMICROSOFT CityNext mengungkapkan hasil riset regional Microsoft CityNext Asia Pacific Survey: Your City, Your Future yang meneliti respon lebih dari 200 penduduk di Jakarta terkait harapan dan prioritas mereka dalam sepuluh tahun ke depan di tengah meningkatnya tekanan urbanisasi.

Penduduk Jakarta sangat optimis dengan kualitas hidup mereka di masa mendatang, sebagaimana terlihat dari hasil survey yang menyatakan hampir 67 persen responden meyakini kehidupan mereka akan berubah menjadi lebih baik pada tahun-tahun mendatang. Hasil tersebut menempatkan Jakarta sebagai kota kedua paling optimistis setelah Mumbai. Pun demikian, responden menekankan perbaikan infrastruktur transportasi adalah faktor yang paling membutuhkan penanganan di kota ini (82 persen), diikuti oleh keamanan dan ketertiban umum (78 persen), lowongan pekerjaan (77 persen), dan pendidikan (74 persen).

Survey CityNext juga mengungkapkan bahwa penduduk Jakarta memandang teknologi memiliki peran penting dalam meningkatkan kondisi kehidupan di kota-kota. Sebanyak 93 persen responden menyetujui peran teknologi yang paling signifikan adalah dalam penyampaian informasi mengenai layanan-layanan kota kepada warganya. Sementara di posisi kedua, 90 persen responden sepakat peran teknologi adalah untuk menyediakan konektivitas yang lebih baik melalui jaringan Wi-Fi dan seluler, serta untuk meningkatkan komunikasi antara warga dan kotanya guna menciptakan kepedulian masyarakat yang lebih baik. Peran teknologi lainnya adalah untuk menciptakan peluang-peluang ekonomi baru (88 persen), dan untuk membantu perencanaan kota yang lebih baik dengan menggunakan analisis Big Data (85 persen).

“Mulai dari solusi layanan komputasi awan sampai aplikasi-aplikasi mobile dan Big Data, teknologi memiliki peran yang sangat signifikan dalam mengubah kota menjadi komunitas yang lebih aman, pintar, dan berkelanjutan. Bagi pemerintah Indonesia, teknologi memiliki potensi guna membantu para perancang kota dalam menangani permasalahan yang kerap mereka hadapi seperti transportasi dan ketertiban umum,” jelas Peter Sutiono, Director of Public Sector, Microsoft Indonesia.

“Sebagai contoh, pemakaian alat analisis bisa dimanfaatkan untuk mengobservasi kedatangan bus dan kereta api agar bisa tiba lebih tepat waktu dan terhindar dari kemacetan lalu lintas. Sedangkan lebih banyak kamera pengawas yang dipasang di tempat-tempat umum dapat membantu pihak berwenang untuk menekan angka kriminalitas seperti pencopetan sehingga Jakarta bisa menjadi kota yang lebih aman untuk ditinggali,” tambahnya.

Berkaitan dengan kota-kota lain di Asia Pasifik yang dikagumi, survei menunjukkan warga Jakarta lebih memilih untuk tinggal di Singapura karena kebersihan dan ketertibannya. Kota selanjutnya adalah Tokyo yang jauh lebih populer di kalangan responden yang berusia lebih muda karena citra kota ini yang menyenangkan. Sementara Sydney dan Melbourne masuk ke dalam daftar kota yang aman karena responden mengagumi pemerintahan Sydney yang stabil serta sistem transportasi Melbourne yang terjamin.

Di saat urbanisasi membuka gelombang tantangan baru, kota-kota di Asia Pasifik yang telah dan tengah berkembang menghadapi tekanan yang berat untuk memodernisasi infrastruktur yang sudah dimakan waktu. Mereka pun dituntut untuk menyediakan layanan yang lebih beragam kepada warganya sambil berhadapan dengan penghematan ekonomi dan berkurangnya sumber-sumber daya keuangan. Melalui partisipasi dengan sektor publik, Microsoft CityNext bertujuan untuk membantu kota-kota mengukur solusi dan pelayanan untuk melaksanakan ‘New with Less’. Pelayanan ini memungkinkan kota-kota tersebut bisa lebih bersaing di pasar global, meningkatkan keterlibatan penduduk kota, serta mendorong keberlanjutan ekonomi, sosial dan lingkungan hidup.

Survei Jakarta merupakan bagian dari studi regional yang melibatkan kota-kota lain, yaitu Bangkok, Beijing, Shanghai, Delhi, Mumbai, Manila, Seoul, Singapura, Sydney, Taipei, Tokyo, dan Osaka.