Home Blog Page 917

TELAH TERBIT BISKOM EDISI SEPTEMBER 2014

0

MAJALAH BISKOM kali ini menampilkan Gatot S. Dewa Broto, Deputi Bidang Infrastruktur Kementerian Pemuda dan Olah Raga (Kemenpora).

Dalam kesempatan ini, kami sekaligus menawarkan kepada seluruh pembaca untuk bekerjasama saling menguntungkan dengan Majalah BISKOM, baik berupa pengiriman artikel Teknologi Informasi (TI), mengadakan seminar, workshop dan pameran serta kegiatan-kegiatan lainnya yang berkaitan dengan dunia TI.

Topik menarik Majalah BISKOM Edisi September 2014 diantaranya:

• COVER STORY: Gatot S. Dewa Broto, Kemenpora Juga Gunakan TI

• HEADLINE:
–    TI Wujudkan Pertahanan Maritim Indonesia
–    9 Teknologi Maritim Anak Bangsa

• FIGURE:
–    Agus Tjandra, Vice Chairman & Foreign Relation Asosiasi E-commerce Indonesia (idEA): e-Commerce Indonesia Perlu Belajar dari Taiwan
–    Roy Prawira, Co-founder dan Chief Operating Officer Pandume PT Global Panduku: Pandume, Sosial Media Berbasiskan Wisata
–    Calvin Jeremy, Musisi & Brand Ambassador Opera Software: Opera Cepat, Murah dan Efisien

• FOCUS:
–    Software Kapal Perang RI Mendunia
–    Teknologi Anak Bangsa Ini Siap Dukung Pemerintahan Jokowi-JK
–    Serat Yang Makin Jadi Idola
–    Blusukan Online, Blusukan Tanpa Becek-becekan
–    Digital Currency Bikin Heboh Lagi!
–    Ketika Ekosistem Digital Terwujud

• REVIEW & CELLULAR:
–    Epson SureLab SL-D700
–    Lenovo ThinkStation P300
–    LG Android G3 Stylus
–    Ricoh Pentax K-S1
–    Sony Xperia T3
–    Samsung Galaxy Alpha
–    Olympus PEN E-PL7
–    Lenovo S850
–    Fujifilm X30

• SNAP:
–    Onno Center Siap Bangun SDM TIK Berkualitas
–    Kemdikbud dan Onno Center Resmikan Cyberpreneur Competition 2014
–    200 Peserta Ikuti IT Camp 2014
–    Sapa Manado, Onno Center Gelar Seminar Cloud Computing
–    EMC dan TelkomSigma Hadirkan Layanan Solusi Always On
–    Metrodata Gelar Metrodata Solution Day 2014
–    Tanadi Santoso Ajak Anggota Apkomindo Berfikir “Out of The Box”
–    Lyto Game Festival Bagian Dari Industri Kreatif
–    Setelah 17 Tahun, Acer Indonesia Ganti Presdir
–    Epson Kembali Jadi Merek Projektor No.1 di Dunia
–    APKOMINDO Adakan Pelatihan Keorganisasian
–    Indonesian Robotic Olympiad 2014 Kembali Digelar
–    INAICTA 2014 Anugerahi 15 Karya TIK Terbaik
–    Meet Taiwan Buka Prospek Bisnis MICE Taiwan
–    FTII, idEA dan TCA Sepakat Majukan Industri e-Commerce
–    Taiwan Excellence Gelar Kompetisi Batik
–    Taiwan Excellence Kenalkan Produk Unggulan di Medan

Dapatkan Majalah BISKOM dengan berlangganan melalui Bagian Sirkulasi Majalah BISKOM. Untuk review, ujicoba, update harga produk dan kegiatan perusahaan Anda, hubungi redaksi[at]biskom.web.id •

Lyto Game Festival Bagian Dari Industri Kreatif

0

Lyto-Biskom-1ACARA tahunan bagi para gamers Indonesia, Lyto Game Festival, resmi dibuka. Acara yang berlangsung selama dua hari di Hotel Ciputra Jakarta ini turut di meriahkan oleh sederet bintang tamu seperti CherryBell, Cak Lontong serta dipandu oleh pembawa acara Ronald dan Tike.

Wakil ketua DPR RI, Pramono Anung, yang turut hadir sebagai tamu undangan mengatakan, pemerintahan baru harus menjadikan industri kreatif  sebagai sumber tumpuan perekonomian nasional. “Zaman telah banyak berubah seiring tren dan kemajuan teknologi. Industri bangsa pun tak bisa lagi hanya mengandalkan komoditas utama untuk memajukan perekonomian, untuk itu diperlukan industri ekonomi kreatif yang mampu memberdayakan potensi yang belum digali selama ini,” paparnya (13/9).

Ia menambahkan, kabinet baru yang dipimpin Presiden terpilih, Joko Widodo, akan menghadirkan kementrian khusus untuk Industri kreatif di Indonesia dan tentu nya akan mempermudah perizinan bagi para pengembang game lokal.

Lyto-Biskom-2Andy Suryanto, Presiden Direktur Lyto Datarindo Fortuna mengatakan, “Saat ini market game di Indonesia sangat besar, bahkan bisa dibilang yang terbesar di Asia Tenggara sementara nilai bisnis game di Indonesia saat ini mencapai kurang lebih 5 Triliun rupiah,” ujarnya.

Lyto Game Festival 2014 ini juga menjadi ajang final 12 turnamen online game Lyto dengan total hadiah mencapai Rp. 800 juta. Lyto Game festival 2014 ini juga di dukung oleh IeSPA (Indonesia e-Sports Association) atau asosiasi olahraga elektronik Indonesia.

Lyto Game festival 2014 yang telah diadakan sebanyak 10 kali ini juga dihadiri oleh Budiman Sudjatmiko (Anggota DPR RI), Eddy Lim (Ketua IeSPA) dan R.M Angky Trijaka (Wakil IeSPA).

Pada kesempatan yang sama, PT. Lyto Datarindo Fortuna juga meresmikan kerjasama yang terjalin antara Game-On dan Telkomsel. Kerjasama ini merupakan kerjasama yang pertama untuk Lyto Game dengan salah satu perusahaan provider terkemuka di Indonesia. •ARIE

Tanadi Santoso Ajak Anggota Apkomindo Berfikir “Out of The Box”

0

Santoso Tanadi-Biskom-1UNTUK menjadi sukses, perusahaan kita harus berfokus pada market dan pelanggan dan kaya informasi. Organisasi masa depan haruslah bersifat fraktal network. Fleksibel, mampu beradaptasi, terhubung satu dengan lainnya, terpenggal penggal, dan sangat sensitip terhadap pasar yang dikejarnya. Cara kita berpikir dan mengatur bisnis haruslah mulai diubah secara radikal. Keterampilan (skill), Sikap (attitude) dan Kepemimpinan (leadership) adalah kunci penting untuk maju pada masa depan.

“Pekerjaan bukanlah tempat dimana Anda setiap hari pergi, pekerjaan adalah apa yang Anda lakukan dimanapun Anda berada,” demikian dikatakan Tanadi Santoso, enterpreneur yang kerap memberikan inovasi bisnis pada sejumlah perusahaan maupun organisasi, di hadapan sejumlah pengusaha yang tergabung dalam Asosiasi Pengusaha Komputer Indonesia (Apkomindo) di Hotel Borobudur, Jakarta (11/9).

Dalam seminarnya yang bertajuk “Business Innovation: Out of The Box” tersebut, Tanadi mengajak peserta seminar motivasi untuk meninggalkan pola pikir lama dan keluar dari zona aman. “Ini hanyalah sebuah dunia, sebuah kesempatan. Dunia telah dibungkus dengan kulit digital, pelanggan tidak lagi mau menunggu kita. Kita harus memutuskan untuk melakukan sesuatu, karena masa depan itu milik kita,” paparnya.

Santoso Tanadi-Biskom-2Dengan gayanya yang khas, pria yang mengawali karirnya dengan membuka toko komputer ini melihat jaman sudah berubah dan pergerakan bisnis semakin cepat. “Bila tidak segera melakukan inovasi bisnis dan merubah cara kerja dari biasanya maka bisnis yang dibangun akan tertinggal,” ujarnya.

Menurut lulusan University of Chicago ini, perubahan pertama yang harus dilakukan adalah pada diri sendiri. Perubahan dilakukan untuk menjadikan diri kita lebih baik lagi dan itu harus dimulai dari diri sendri. “Saya mau berubah! Itu harus teguh diucapkan. Kita tidak bisa minta orang lain untuk berubah tetapi bisa untuk merubah diri kita sendiri,” tandasnya.

Lewat seminar ini, Tanadi menyampaikan inovasi bisnisnya yang meliputi, belajar berfikir “Out of The Box”, berada selangkah di depan pesaing dan mengungguli kompetisi di era fast changing market, memahami sepuluh lini inovasi yang dapat dijalankan dalam bisnis, mengaplikasikan tools untuk menciptakan terobosan, dan mempelajari contoh-contoh inovasi yang menarik dan melahirkan ide-ide inovatif dan solusi kreatif. •ANDRI/M. TAUFIK (foto)

Epson Kembali Jadi Merek Projektor No.1 di Dunia

0

With_3LCD_2013_No1ProjectorLogoBERTEPATAN dengan ulang tahun teknologi 3LCD yang ke-25, produsen projektor, Epson, pada tahun 2014 kembali menempatkan posisi sebagai merek projektor nomor 1 di dunia untuk yang ke-13 kalinyas ecara berturut-turut sejak 2001.

Penghargaan tersebut diraih berdasarkan survei lembaga riset pasar projektor, Futuresource Consulting. Sudah lebih dari 13 tahun ini, Epson menunjukkan pangsa pasar yang terus tumbuh. Pada 2013, angka pangsa pasar  Epson naik menjadi 28.2% dari 26.4% pada 2012. Hal ini menunjukkan, 1 dari 3 projektor yang dibeli tahun 2013 adalah projektor Epson.

Secara global, penjualan projektor Epson pada kenyataannya sangat kuat, dimana volume penjualan gabungan antara merek projektor yang berada pada posisi kedua, ketiga, dan keempat tidak mencapai volume penjualan projektor Epson yang melebihi 2 juta unit. Di sebagian besar negara di wilayah Asia Tenggara, penjualan projektor Epson mencapai angka lebih dari 100.000 unit. Jumlah itu meningkat 3% dari periode pada tahun sebelumnya.

Koichi Endo, Managing Director Epson Southeast Asia mengatakan,  “Bukan hanya posisi no. 1 di dunia yang berhasil diraih, Epson juga dikenal sebagai merek projektor home cinema (bioskop kecil atau teater rumah) paling berdedikasi untuk kurun waktu 9 tahun terakhir.”  Berdasarkan angka yang dikeluarkan oleh Futuresource Consulting, Epson berhasil memegang pangsa pasar global 39.4% di tahun 2013.

Pertumbuhan pangsa pasar projektor Epson di Indonesia sendiri juga menunjukkan kenaikan yang cukup signifikan. Upaya yang dilakukan secara kontinu oleh PT Epson Indonesia untuk meningkatkan volume penjualan dan brand awareness projektor Epson di Indonesia telah berhasil membawa Epson sebagai merek projektor No. 1 di Indonesia. Hal tersebut turut didukung oleh data terkini yang dirilis oleh IDC tentang pangsa pasar projektor, yang menunjukkan bahwa Epson memiliki pangsa pasar terbesar di Indonesia tahun 2013 yaitu 20.96%.

Kekuatan projektor Epson yang telah dibuktikan selama 13 tahun berturut-turut  ini disebabkan oleh penggunaan teknologi 3LCD yang revolusioner. Diperkenalkan pertama kali pada tahun 1989, teknologi 3LCD Epson menciptakan gambar-gambar indah yang luar biasa dalam warna-warna natural tanpa adanya perpecahan warna atau suara.

Projektor berteknologi 3LCD juga lebih lembut di mata dan menawarkan pemutaran video yang mulus, karena projektor dilengkapi dengan 3 panel kristal untuk membentuk gambar berkelanjutan yang mengandung semua warna. Tahun 2014 diperingati sebagai hari jadi ke-25 teknologi 3LCD Epson yang revolusioner. •

 

Hitachi Tunjuk Pimpinan Baru HDS Indonesia

0

hitachi indonesiaHITACHI Data Systems Corporation (HDS), anak perusahaan teknologi Hitachi asal Jepang, mengumumkan pengangkatan Suresh Nair sebagai Managing Director HDS baru untuk Indonesia.

Penunjukan Suresh sebagai Managing Director HDS Indonesia ini merupakan komitmen Hitachi untuk memberikan fokus yang lebih besar dan dukungan kepada pelanggan lokal dan mitra, serta menjalankan pertumbuhan yang bertujuan memperluas pangsa pasar di Indonesia.

Berkantor di Jakarta, Indonesia, Suresh akan mengawasi operasional bisnis HDS di Indonesia, termasuk penjualan, pemasaran dan layanan, dan bekerja secara aktif dengan mitra HDS untuk meningkatkan strategi channel, skala cakupan HDS, serta memperluas jangkauan berbagai solusi HDS ke pasar Indonesia untuk mempercepat pertumbuhan.

Suresh yang memiliki lebih dari 10 tahun pengalaman yang luas dalam memimpin dan mengelola bisnis yang sukses di seluruh Asia Pasifik, baik dari aspek infrastruktur dan aplikasi, nantinya akan melapor langsung ke Ravi Rajendran, Vice President and General Manager ASEAN & India, Hitachi Data Systems.

“Bersama dengan para mitra terhormat kami di Indonesia, Hitachi Data Systems percaya pada kepemimpinan dan visi strategis Suresh untuk membawa bisnis ke tingkat berikutnya momentum dan keberhasilan,” kata Suresh di Jakarta (11/9) yang didampingi Hu Yoshida, Vice President and Chief Technology Officer, Hitachi Data Systems.

Suresh sendiri mengaku sangat gembira dengan kesempatan baru ini. “Saya berharap dapat bekerja erat dengan pelanggan dan ekosistem channel kami untuk membantu mengembangkan kehadiran perusahaan di Indonesia dan membantu mereka berinovasi dengan informasi untuk membuat perbedaan di dunia,” pungkasnya. •

Setelah 17 Tahun, Acer Indonesia Ganti Presdir

0

AcerACER Indonesia baru saja mengumumkan pergantian pucuk pimpinan. Jason Lim yang telah 17 tahun memimpin perusahaan sebagai President Director Acer Indonesia, akan segera digantikan oleh Herbert Ang.

Serah terima jabatan ini efektif berlaku awal Oktober 2014. Herbert yang menggantikan Jason, bukan orang baru di perusahaan. Sebelumnya ia duduk di posisi Deputy President Director. Dengan bekal pengalaman 10 tahun di perusahaan, sosok Herbert dinilai paling tepat untuk meneruskan trah kepemimpinan Jason sejak Acer hadir di Indonesia 1998 silam.

“Terima kasih atas kerja samanya selama ini. Meskipun nanti saya sudah tidak di Acer lagi, namun saya harap dukungan terhadap Acer tidak ikut berhenti. Tetap dukung kami,” kata Jason kepada pers  di Jakarta (11/9).

Herbert menyampaikan terima kasihnya atas jasa Lim membawa Acer hingga pencapaiannya saat ini. “Jason telah membuat Acer sebagai perusahaan TI yang bereputasi di Indonesia,”ujar Herbert.

Setelah masa transisi hingga akhir September ini, Herbert mengutarakan akan terus melanjutkan inovasi produk Acer yang dibutuhkan konsumen di Indonesia. Herbert juga memaparkan strategi Acer Indonesia di bawah kepemimpinannya. Strategi itu disebut dengan PC+, yang menegaskan bahwa Acer tak hanya bermain di segmen hardware komputer saja, namun juga gadget dan wearable device.

“Kami tetap fokus di bisnis PC, notebook, monitor, dan sebagainya, namun kini produknya berkembang ke sesuatu yang baru,” Herbert menerangkan. Kategori produk baru yang dimaksud Herbert adalah smartphone, tablet, dan wearable device.

Salah satu bukti bahwa Acer juga akan terjun di pasar wearable device adalah dengan diperkenalkannya gelang pintar (armband), Acer Liquid Leap yang rencananya akan mulai dijual di Indonesia di kuartal keempat 2014.

Strategi PC+ dibuat Acer karena pasar PC yang kian menurun. Walau demikian, Herbert menegaskan bahwa Acer tetap berkomitmen di Indonesia karena merupakan pasar yang penting bagi Acer. •

 

Dell, Emerson, HP dan Intel Umumkan Kehadiran Redfish

0

redfishPARA pemimpin industri di bidang teknologi seperti Dell, Emerson Network Power, HP dan Intel mengumumkan kehadiran Redfish, sebuah aplikasi yang sedang dikembangkan untuk manajemen data center dan sistem dengan fungsionalitas, skalabilitas, dan keamanan yang komprehensif. Ini adalah salah satu spesifikasi paling komprehensif sejak peluncuran Intelligent Platform Management Interface (IPMI) pada 1998 lalu.

Redfish menggunakan jenis antarmuka (interface) jejaring modern yang memungkinkan akses terhadap data menggunakan metode pemrograman script-based yang sederhana. Solusi ini akan didesain untuk meningkatkan skalabilitas dan memperluas akses dan analisis data, membantu menurunkan biaya, dan mengembangkan manajemen jarak jauh yang kaya fitur agar lebih canggih lagi (feature-rich remote management) sekaligus memastikan solusi yang aman yang melindungi investasi penggunanya.

Fokus dari para pihak yang terlibat dalam kerjasama pengembangan Redfish adalah memastikan bahwa spesifikasi tersebut meningkatkan interoperabilitas di berbagai lingkungan server ganda dan memudahkan pengelolaan secara signifikan, agar para administrator bisa ‘berbicara’ dalam satu bahasa dan menjadi lebih produktif. Selain itu, Redfish memungkinkan akses ke informasi dalam jumlah sangat besar dan secara efisien menerjemahkan  data tersebut menjadi insight yang bisa ditindaklanjuti untuk monitoring dan manajemen sistem.

Upaya pengembangan ini dilakukan dengan memanfaatkan pengalaman dari para pihak yang terlibat khususnya dalam teknologi hardware sistem TI, mikroprosesor, dan manajemen infrastruktur data center (DCIM).

Perusahaan yang terlibat bekerjasama dengan berbagai badan dan asosiasi standar industri untuk mempercepat proses pengembangan, demi mengantisipasi pengadopsian Redfish secara luas. Spesifikasi ini akan diserahkan ke ‘Distributed Management Task Force’ untuk mendapatkan pertimbangan dari ‘Scalable Platform Management Forum’, sebuah forum yang baru dibentuk dan bertugas untuk membuat standar terkait solusi yang sedang dikembangkan ini. Setelah mendapat persetujuan Forum di atas, spesifikasi ini akan segera tersedia untuk umum. •

Sasar Kebutuhan Penyimpanan NAS, WD Hadirkan WD Red Pro

0

wd-biskomSALAH satu pemain dalam pasar penyimpanan data, Western Digital kembali meluncurkan produk penyimpanan terbaru mereka, WD Red Pro. Penyimpan ini difokuskan WD bagi sektor Network Attached Storage (NAS).

Untuk sektor NAS, WD Red Pro menjadi yang pertama dalam hal kapasitas besar yakni, 5 TB dan 6 TB. Dengan hadirnya Red Pro, sekaligus menambah portofolio mereka pada keluarga Red dengan menghadirkan storage mulai dari 1 TB hingga 6 TB.

Sangat ideal untuk lingkungan bisnis kelas menengah hingga besar, WD Red Pro mendukung delapan hingga 16 bay sistem NAS. Dengan desain yang juga lebih disempurnakan, storage ini juga menawarkan kinerja yang baik karena juga di dukung oleh NASware 3.0

Yang menjadi perbedaan dari pendahulunya yaitu WD Red terletak pada tingkat kecepatan putaran di mana WD Red menggunakan IntelliPower dengan kecepatan putaran maksimal 5400rpm. Sementara itu WD Red Pro mampu berputar hingga kecepatan 7200rpm dan dilengkapi dengan dual-stage actuator arm untuk meningkatkan waktu respons.dari sisi garansi, kedua model ini juga berbeda di mana WD Red tersedia selama 3 tahun sedangkan untuk WD Red Pro memiliki garansi hingga 5 tahun.

Salah satu kehandalan dari WD Red Pro adalah produk ini dirancang lebih dingin dari produk NAS merek lain. Mike Goh, Principal Field Application Engineer Wester Digital mengatakan, “WD Red, misalnya, dirancang agar lebih dingin dan menghasilkan lebih sedikit getaran karena ditujukan untuk NAS yang biasanya menyala 24 jam sehari, 7 hari seminggu.”

Goh melanjutkan bahwa pihaknya turut bermitra dengan para penyedia pabrikan NAS seperti Qnap, Synology, dan Thecus dalam merancang lini produk baru WD Red dan WD Red Pro untuk menjamin kompatibilitas dengan perangkat-perangkat NAS yang beredar di pasaran. Untuk segi harga, WD Red 5TB dipatok US$261 dan US$ 314 untuk 6TB.  •ARIE

Armaggeddon Dukung Digitalife Adakan Kompetisi Game Bergengsi

0

SONY DSCARMAGGEDDON menyatakan dukungannya terhadap Digitalife, event organizer yang kerap menggelar kompetisi game di Indonesia. PT. Leapfrog Indonesia, produsen merek Armaggeddon, akan menjadi sponsor utama dalam ajang Dream League Road to Indonesia eSports Super League 2014, dengan DOTA 2 sebagai game yang dikompetisikan.

General Manager PT. Leapfrog Indonesia, Erwanto mengungkapkan (9/9), Armaggeddon sangat mendukung perkembangan eSports di Indonesia. “Kami sangat bangga dapat bekerjasama dengan Digitalife untuk mewujudkan era eSport di masa mendatang,” lanjutnya.

Sementara Hendri Andrigo, Marketing Director PT Digitalife Nusantara mengungkapkan, Armaggeddon adalah partner yang sangat cocok untuk gamer Indonesia. “Rata-rata gamer di Indonesia adalah pelajar dan mahasiswa. Mereka belum memiliki penghasilan sendiri sehingga sangat berat jika harus melengkapi diri mereka dengan peralatan pendukung gaming yang harganya cukup tinggi,” ucap Hendri.

SONY DSCPada kesempatan ini, kedua belah pihak juga telah melakukan penandatanganan perjanjian kerjasama. Armaggeddon diwakili oleh Marketing Manager PT. Leapfrog Indonesia, Budy Yanto, sementara Digitalife diwakili Legal Director, Hardy Winata.

Dengan adanya kerjasama ini, maka setiap tim yang bertanding di ajang kompetisi Dream League wajib menggunakan peralatan produk Armaggeddon. Hal ini dilakukan untuk memastikan para gamer agar menggunakan peralatan gaming terbaik dan terjangkau.

Dream League Road to Indonesia Esport Super League 2014 akan berlangsung dalam 5 seri kualifikasi dari bulan September hingga akhir Oktober 2014 di Gamer Village eSports Arena, Mangga Dua Square, Jakarta.

Menurut rencana, babak final akan digelar di acara Indonesia Esports Super League 2014 di JCC, Senayan, November 2014 mendatang. Total hadiah dari kompetisi ini sendiri sebesar Rp. 50 juta. Pemenang juga berhak untuk mendapatkan fasilitas training center secara cuma-cuma selama 3 bulan di Gamer Village eSport Arena yang dipersenjatai oleh peralatan gaming super lengkap dari Armaggeddon. •

Indonesian Robotic Olympiad 2014 Kembali Digelar

0

IRO 2014-Biskom-2KOMPETISI Indonesian Robotic Olympiad (IRO) kembali diselenggarakan. Kegiatan tahunan yang sudah berlangsung selama 11 kalinya, pada tahun ini diadakan di Tzu Chi School, Pantai Indah Kapuk, Jakarta Utara.

IRO 2014 yang mengusung tema “Robot and Space” ini merupakan kompetisi LEGO robotik tingkat nasional yang diikuti oleh pelajar SD, SMP, SMA sampai tingkat umum se-Indonesia. Kompetisi ini diikuti oleh sekitar 300 peserta yang berasal dari kota-kota besar di Indonesia, seperti Jakarta, Bandung, Medan, Surabaya, Bali, Semarang, dan lainnya.

Panitia acara dari Mikrobot Experience Center, Fenita menjelaskan (6/9), “IRO 2014 menjadi menjadi ajang seleksi peserta untuk mewakili Indonesia bertanding melawan ribuan peserta dari 36 negara dari seluruh dunia di ajang World Robotic Olympiad 2014 yang akan diselenggarakan di Rusia, November mendatang”.

IRO 2014 membuat peraturan berbeda untuk kompetisi ini. Misalnya untuk tingkat SD, IRO mengangkat tema  Rocket, dimana peserta ditantang untuk menyusun elemen rocket, menempatkan rocket yang sudah disusun dengan posisi vertikal diatas launch pad, dan mengevakuasi semua warga sipil yang berada di area peluncuran ke tempat yang aman.

IRO 2014-Biskom-1Sedangkana tema Sputnik diperuntukkan bagi siswa SMP. Di sini, peserta ditantang untuk merakit robot yang bertugas, mengumpulkan semua puing antariksa dan satelit yang rusak dan memuatnya ke dalam satelit pabrik. Satelit yang masih berfungsi dengan baik harus tetap berada di orbit. Robot harus kembali ke zona base (bumi) setelah menyelesaikan tugasnya.

Tema untuk tingkat SMA adalah Space Station, sementara untuk kategori umum tema yang ditentukan adalah WeDo dan Mindstrom. Event ini juga membuka tema lain dengan ketentuan dan persyaratan yang berbeda-beda.

Pada kesempatan ini, IRO 2014 telah mengumumkan para pemenang untuk masing-masing kategori.  Mikrobot sebagai penyelenggara didukung oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, khususnya dari Komisi Nasional Indonesia untuk UNESCO, serta Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, OCBC NISP, Alkaline, Acer Indonesia, dan Alto. •ARIE/M. TAUFIK (foto)