Home Blog Page 918

Lenovo Luncurkan Workstation P300

0

lenovo workstation-biskomLENOVO secara resmi mengumumkan kehadiran lini teranyar mereka di Indonesia, yakni ThinkStation P300. Selain untuk mendukung pengguna bisnis, workstation ini merupakan kategori produk new entry atau ditujukan bagi para pemula. Karenanya,  ThinkStation P300 dirancang dengan ukuran yang terbilang mungil dan kompak, sehingga tidak perlu ditempatkan di ruangan khusus.

Meskipun demikian, tidak menutup kemungkinan ThinkStation P300 juga dipakai oleh perusahaan dengan skala yang lebih besar. Sebab berkat modul FLEX baru, pengguna diberikan  keleluasaan untuk menambahkan komponen-komponen tertentu yang mereka butuhkan, sehingga konfigurasi peningkatan produktivitas bisa disesuaikan dengan penghematan biaya tambahan alur kerja vertikal.

Modul FLEX mendukung kombinasi optical drive ultra-slim, media card reader 29-in-1, IEEE 1394 Firewire dan eSATA, sehingga memberi kemudahan pada pengguna memindahkan data dari ThinkStation P300 ke perangkat lain.

Selain itu ThinkStation P300 juga tersedia hingga jajaran prosesor Intel yang terbaru, yakni Intel Xeon E3-1200v3, juga termasuk prosesor Intel Core Generasi 4.

Technical Manager Lenovo Indonesia, Azis Wonosari mengatakan (4/9), “Prosesor Xeon memang khusus diciptakan untuk workstation. Dengan begitu, spesifikasinya lebih tinggi dibanding prosesor yang digunakan untuk produk konsumen, seperti komputer dan perangkat bergerak.”

ThinkStation P300 juga disertifikasi untuk menjalankan piranti-piranti lunak dari para pengembang piranti lunak independen (ISV) profesional utama, serta menyertakan Kode Perbaikan Error (ECC) untuk memori yang secara drastis mengurangi kesalahan dan kehilangan data berkaitan memori.

Lenovo ThinkStation P300 tersedia September 2014 dengan harga mulai dari Rp. 15 juta. Dalam memasarkannya, Lenovo menggandeng mitra distributor PT Synnex Metrodata Indonesia. •

APKOMINDO Adakan Pelatihan Keorganisasian

0

SONY DSC

SEBAGAI organisasi  terbesar yang mewadahi para pengusaha komputer di Indonesia, Asosiasi Pengusaha Komputer Indonesia (APKOMINDO) telah berkali-kali mengalami regenerasi dan pergantian pengurus. Untuk terus mewujudkan visi misinya, yakni mendorong pertumbuhan bisnis komputer di Indonesia, APKOMINDO merasa perlu membekali generasi muda dengan pelatihan keorganisasian.

Bertempat di Hotel Aryaduta, Karawaci, Tangerang, pelatihan keorganisasian yang diadakan oleh Dewan Pengurus Pusat (DPP) Apkomindo Periode 2012-2015 diselenggarakan pada 5 – 6 September 2014, untuk seluruh pengurus di Dewan Pengurus Daerah (DPD).

Hadir pada pelatihan tersebut 13 DPD atau sekitar 30 pengurus, yaitu DPD Sumatera Selatan, DKI Jakarta, Bogor, Jawa Barat, Jawa Tengah, Surakarta, Cilacap, DI Yogyakarta, Bali, Kalimantan Barat, Kalimantan Selatan, Sulawesi Selatan dan Sulawesi Utara.

Pelatihan keorganisasian yang baru pertama kali diadakan ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan berorganisasi bagi para pengurus agar lebih mendalami tata cara berorganisasi. Dilakukan dengan pola open class dan diskusi, materi pelatihan meliputi Organisasi, Problem Solving, IT Business Update, Group Discussion, Change Management dan e-Government.

Pelatihan ini menghadirkan nara sumber yang berkompeten, diantaranya  Setyo Handoyo Singgih (Wakil Ketua Komtap Perangkat dan Jasa Informatika KADIN), Joe Kamdani (Founder Datascrip), dan Laode Ida (Wakil Ketua DPD-RI).

Pada kesempatan One on One Feedback, secara umum seluruh peserta sangat puas dengan acara pelatihan ini dan berharap dapat dilaksanakan minimal satu tahun satu kali. DPD nantinya akan membawa hasil pelatihan ini ke anggota lain di daerahnya masing-masing agar kaderisasi berjalan dengan optimal. •SUTIONO

 

Taiwan Excellence Kenalkan Produk Unggulan di Medan

0

SONY DSCTIDAK hanya terfokus pada Jakarta, Taiwan Excellence kini juga merambah kota lain untuk mempromosikan produk-produk unggulannya. Kali ini adalah kota Medan, Sumatera Utara. Mengambil lokasi di Centre Point Mall Medan, Taiwan Excellence menggelar pameran sejak 5 hingga 7 September 2014.

Taiwan Excellence adalah kampanye yang digagas oleh Taiwan External Trande Development Council (TAITRA), yang berfungsi seperti Kamar Dagang  jika di Indonesia. TAITRA yang didukung oleh Ministry of Economic Affairs, Republic of China (Taiwan) dan Biro Perdangan Luar Negeri, Taiwan Bureau of Foreign Trade (BOFT) memiliki misi untuk memperkenalkan 55 merk ternama asal Taiwan, yang bergabung dalam kampanye Taiwan Excellence, ke pasaran global, termasuk Indonesia.

Economic  Division, Taipei Economic and Trade Office in Indonesia, Y.C.Tsai mengatakan, beberapa tahun ini pertumbuhan ekonomi Indonesia sangat besar, termasuk di Sumatera Utara. Untuk itulah, Taiwan Excellence mempersembahkan berbagai produk unggulan ke tengah masyarakat di Kota Medan. “Produk-produk asal Taiwan sangat digemari masyarakat Sumatera Utara, terutama Kota Medan. Kami sendiri melihat Medan sebagai kota yang memiliki pangsa pasar yang besar,” ungkapnya.

SONY DSCDikatakannya, pencapaian terbesar produk Taiwan berada pada bidang teknologi informasi (TI), dimana masyarakat Indonesia telah mempercayai merek Acer, Asus, HTC, D-Link, dan lain sebagainya. Namun pada pameran di Medan, selain produk TI, TAITRA juga memamerkan produk lainnya seperti sepeda Belt Driven Folding milik produsen Strida yang dapat dibuka atau dilipat hanya dalam waktu 10 detik. Digerakkan oleh belt, menjadikan sepeda bersih dan bebas oli.

“Brand kami dalam bidang kesehatan juga telah dikenal, diantaranya Microlife. Microlife adalah alat pengukur tekanan darah sehingga dapat mengurangi komplikasi serta mengurangi biaya rumah sakit. Selain itu, kursi roda Karma Wheekchair S-Ergo buatan Taiwan adalah kursi roda teringan di dunia karena terbuat dari bahan aluminium ringan,  hanya 8,6 kg. Kursi S-Ergo memberikan rasa nyaman dari kaki hingga pinggul dan dapat dilipat dengan mudah,” katanya.

Pada kesempatan ini, Ketua Ikatan Citra Alumni Taiwan Indonesia (ICATI), Joko Dharmanadi menyampaikan, masih terbuka peluang kerjasama perdagangan dan investasi antara Indonesia-Taiwan termasuk dengan Kota Medan. “Melalui pameran ini, masyarakat bisa mengetahui produk unggulan Taiwan. Selain itu, kami akan menjajaki  kemungkinan terjalinnya kerjasama antar pengusaha dan pemerintah Sumatera Utara dengan Taiwan,” pungkasnya.

Selain live entertainment seperti performa pesulap terkenal dari Medan “Takaruku Magician”,  pengunjung juga dapat mengikuti kegiatan menarik lainnya seperti game interaktif sepak bola, Photo Booth untuk mengabadikan moment menarik serta lucky draw dengan hadiah menarik. •

Teknologi Anak Bangsa Ini Siap Dukung Pemerintahan Jokowi-JK

0

tugu proklamasi-biskomDALAM kampanye Pilpres 2014 lalu, pasangan Presiden dan Wakil Presiden terpilih, Joko Widodo dan Jusuf Kalla (Jokowi-JK) menjanjikan program-program yang berbasis kepada teknologi.

Menjelang era pemerintahan baru,  Relawan Jokowi-JK yang tergabung dalam Relawan Jalan Keluar No 2 (RJK2) menawarkan teknologi-teknologi karya anak bangsa yang telah siap digunakan. Karya-karya tersebut dipamerkan pada hari ini (6/9)  lewat acara yang bertajuk ‘Indonesia Menjawab Tantangan Bangsa’ di Tugu Proklamasi, Menteng, Jakarta.

Berikut ini adalah beberapa teknologi yang dipamerkan:

• Vessel Traffic Services (VTS) merupakan teknologi perangkat radar yang dipamerkan perusahaan swasta, Solusi 247.  Perusahaan ini menyatakan sudah siap menerapkan radar buatan mereka untuk sistem navigasi tol laut. Konsultan Teknologi Radar dari Solusi 247, Andaya Lestari mengatakan, teknologi radar pengawas buatannya adalah Radar Surveillance berbentuk kotak yang berputar-putar. Alat ini 90 persen komponennya juga merupakan karya anak bangsa, berikut sekrup-sekrupnya. Risetnya sendiri sudah dimulai dari 2006.

“Kelebihan dari radar ini dibanding radar buatan luar negeri yakni power-nya rendah, kurang dari 2 Watt, tapi dengan resolusi tinggi. Dia sangat cocok untuk pengawasan pelabuhan. Bahkan kapal kayu, bagan, dan pergerakan tipis akan tertangkap juga,” kata Chief Executive Officer Solusi 247, Beno K Pradekso.

Solusi 247 juga memperkenalkan Radio Direction Finder. Alat ini masih menggunakan antena dari Tiongkok. Namun desain dan softwarenya murni buatan Indonesia. Fungsinya untuk menangkap deteksi radar. Perangkat yang terhubung dengan layar monitor ini bisa digunakan untuk memantau lalu lintas tol laut berikut navigasi di pelabuhan agar kapal-kapal tidak saling bertabrakan. Sistem ini mirip ATC dalam mekanisme lalu lintas penerbangan.

anoa 2 pindad
• Tank Anoa 2 buatan PT Pindad menjadi daya tarik tersendiri untuk dijadikan objek foto oleh masyarakat yang hadir dalam acara ini. Tank Anoa 2 adalah kendaraan perang yang diproduksi pada tahun 2011.  Amir Ahmad, Staf Pengembangan Produksi PT Pindad mengatakan, kendaraan Tank Anoa, biasanya digunakan dalam misi perdamaian.

Meskipun fungsi utama tank sebagai alat perang, namun beberapa jenis tank memiliki fungsi dan tugas khusus. “Tank Anoa pernah kita gunakan dalam misi perdamaian di Kamboja,” ujar Ahmad.

Dalam pameran tersebut, PT Pindad juga memamerkan sejumlah peralatan persenjataan yang dibuat di dalam negeri.  Ahmad mengakui, sejauh ini PT Pindad belum memproduksi alat persenjataan ke luar negeri mengingat setiap negara memiliki spesifikasi khusus dalam memproduksi alat persenjataan.

• e-Voting dipersiapkan Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT) untuk pemilu yang anti kecurangan. Chief Engineer program e-voting PTIK BPPT, Faisol Abdullah, di pameran dan seminar ‘Indonesia Menjawab Tantangan Masa Depan’ mengatakan, meski secara perangkat sudah siap, namun peraturan PKPU belum mengatur soal penggunaan alat e-Voting ini.

e-Voting sudah dicoba di tiga tempat pemilihan kepala desa, yakni Desa Kebon Gulo, Boyolali, Jawa Tengah, 5 Maret 2013. Kedua, Desa Mendoyo Dangin Tukad, Jembrana, Bali, 29 Juli 2013 Jembrana Bali. Dan terakhir, Desa Taba Renah, Musi Rawas, Sumatera Selatan, 5 Desember 2013.

Peralatan yang digunakan terlihat sederhana, yakni monitor-PC (jenis all in one), printer, kartu elektronik, dan pembaca kartu elektronik (card reader). Pemilih tinggal memasukkan kartu pemilihnya ke dalam card reader untuk memunculkan nama dan foto calon pemimpin di layar monitor.  Kemudian pengguna tinggal sentuh saja foto calon pemimpin itu, maka data otomatis akan terekam secara elektronik. Terakhir, struk pemilihan suara akan keluar lewat printer untuk kemudian dimasukkan ke kotak suara.

• Air pengganti bahan bakar fosil merupakan hasil penelitian F. Mustari, dari Universitas Hasanudin, Makassar. Disini, air bisa digunakan untuk bahan bakar dengan menggunakan kekuatan accu. Jadi bisa digunakan sebagai pengganti BBM pada kendaraan atau listrik pada kompor gas dengan daya 100 watt. Dengan menggunakan air, diharapkan  nantinya Indonesia bisa mengurangi ketergantungan pada bahan bakar yang berasal dari fosil, yaitu minyak.

• BLT berbasis e-KTP juga dipamerkan dalam acara ini. Seperti diketahui, Bantuan Langsung Tunai (BLT) belum mencapai sasaran yang diinginkan. Namun sebenarnya, e-KTP bisa difungsikan sebagai kartu untuk memberikan bantuan langsung non tunai yang bisa digunakan berbelanja kebutuhan pokok seperti beras, minyak goreng, susu anak, tetapi dengan batasan jumlah tertentu. Setiap bulan bantuan ini di-top-up, tetapi tidak terakumulasi, sehingga BLT dapat digunakan masyarakat dengan adil, efisien dan mudah. •

RJK2 Kenalkan Karya Iptek Anak Bangsa

0

tugu proklamasi-biskom-1TEKNOLOGI terus menjadi topik hangat setelah pasangan Presiden dan Wakil Presiden terpilih, Joko Widodo dan Jusuf Kalla (Jokowi-JK) memberikan ‘lampu hijau’ bagi pengembangan dan penggunaan teknologi anak bangsa di masa pemerintahannya kelak.

Bermaksud untuk mulai memperkenalkan karya teknologi dan karya industri kreatif kepada masyarakat, Relawan Jokowi-JK yang tergabung dalam Relawan Jalan Keluar No 2 (RJK2) menggelar Pameran dan Seminar Ilmu Pengetahuan dan Teknologi (Iptek) di Tugu Proklamasi, Menteng, Jakarta (6/9).

Penggagas acara yang juga loyalis Jokowi-JK, Poempida Hidayatulloh, mengatakan, saat ini persoalan dari berbagai karya anak bangsa adalah sulitnya karya tersebut muncul ke permukaan, sulit dikenal masyarakat dan terkendala pembiayaan.

tugu proklamasi-biskom-2“Kalau kita bicara visi misi Jokowi-JK, terkait Iptek, apa yang ditampilkan dalam pameran ini hanyalah bagian kecil dari kreativitas, gagasan dan produk anak bangsa. Masih banyak teknologi karya anak bangsa yang perlu diperhatikan,” katanya.

Poempida menerangkan, ada 33 perusahaan yang ikut pameran ini. Mulai dari konsep tol laut, great sea wall, industri unggulan pedesaan, replika Drone, senapan SS, pelontar roket, teknologi radar, helm tempur, perangkat e-voting, produk website kaum disabilitas, pemanfaataan biogas, produk Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) dan Industri kreatif lainnya. Sementara tank Anoa buatan Pindad yang diparkir di depan Tugu Proklamasi menjadi daya tarik tersendiri bagi masyarakat.

Selain pameran, acara ini juga menggelar seminar bertajuk ‘Indonesia Menjawab Tantangan Bangsa’ dengan nara sumber yang berkompeten, diantaranya Sudirman Said (PT. Pindad), Firdaus Ali (Pendidik dan Peneliti Teknik Lingkungan UI) dan M. Said Didu (Mantan Sekretaris Kemeneg BUMN). •

Onno Center dan Cyberpreneur Indonesia Kembangkan Blusukan Online

0

ISTILAH Blusukan Online mulai dikenal masyarakat. Adalah Onno W. Purbo, Pakar Internet Indonesia,  yang mengenalkan webinar dengan jumlah audience  hingga mencapai lebih dari 500 orang dari penjuru daerah, untuk bersama-sama melakukan komunikasi dua arah secara online.

Webinar ini dikembangkan pertama kali oleh Cyberpreneur Indonesia, sebuah yayasan yang memiliki tujuan untuk menciptakan enterpreneur-enterpreneur muda Indonesia. Kini  bersama Onno Center,  lembaga pendidikan yang mengsung Onno W. Purbo sebagai ikon,  Cyberpreneur Indonesia tengah  melakukan proses pengembangan Blusukan Online.

Dedi Yudiant, Pendiri Cyberpreneur Indonesia mengatakan, “Kami telah mencoba sistem ini selama setahun, dan telah berhasil melibatkan lebih dari 500 peserta webinar. Jika kapasitas server yang kita gunakan lebih besar lagi, kemungkinan bisa melibatkan 1000 peserta sekaligus.”

Namun pengembangan bukan hanya sekedar menambah server, tetapi juga berevolusi menjadi beberapa bentuk kegiatan, seperti:

  • Blusukan Online Conference, adalah kegiatan interaktif Audio Visual berbasis web dengan server terpusat dengan jumlah partisipan atau peserta hingga 1000 orang serentak sekaligus dan bisa diakses dari mana saja, sejauh terhubung ke Internet dengan bandwidth minimal 512 Kbps.
  • Blusukan Online Web, adalah sistem informasi berbasis Web atau portal Kegiatan yang tujuannya melakukan identifikasi /monitoring tingkat ‘Kegalauan (Galauers)’ pengguna dunia maya terhadap sesuatu produk atau layanan, baik Layanan Publik, pemerintahan  maupun swasta. Melalui Blusukan Online Web, bisa diperoleh  indikasi awal terhadap informasi produk atau layanan berupa respon pengguna, baik positif maupun negatif,  di dunia maya. Khusus untuk Pemerintah, Blusukan Online Web memberikan kemudahan bagi Pemerintah untuk mengetahui isu-isu  yang paling dominan di masyarakat, berdasarkan fakta dan data secara instant, lengkap dengan pengaturan prioritas secara otomatis.
  • Blusukan Online Streaming, adalah kegiatan-kegiatan mengunggah atau mendownload file audio visual berbasis web di dunia Internet dengan server terpusat dan sistem informasi berbasis web secara terpadu. Misalnya seperti yang dilakukan oleh portal layanan streaming SMK.TV. Nantinya, Onno Center akan membuat layanan yang sama agar masyarakat, terutama di dunia TI dan pendidikan untuk mengisi  video streaming yang bermanfaat bagi banyak orang.
  • Blusukan Online On Air,  adalah kegiatan kolaborasi  mempublikasikan materi audio visual baik streaming,  recording  maupun live berbasis internet yang ditayangkan secara On The Air melalui saluran TV satelit maupun segala jenis TV Channel, sehingga seluruh pengguna dunia maya dan pemirsa TV dapat menyaksikan tayangan yang  sama, di waktu yang bersamaan pula.

Onno W. Purbo, mengatakan, “Dengan dukungan teknologi internet dan siaran, penyebaran ilmu pengetahuan dapat dilakukan secara luas dan cepat,” tambahnya.

Untuk memberikan efek yang luar biasa, Onno pun mengajak seluruh komunitas TIK untuk saling berbagi memberi ilmu yang bermanfaat bagi masyarakat.

Sementara Soegiharto Santoso alias Hoky selaku Pemred Majalah dan Media Online BISKOM menyatakan, “Saya sangat mendukung program Blusukan Online yang dikembangkan pertama kali oleh Mas Dedi Yudiant melalui Cyberpreneur Indonesia ini, karena benar akan sangat bermanfaaat untuk menciptakan enterpreneur-enterpreneur muda Indonesia, oleh karena itu sejak awal BISKOM selalu hadir untuk memberikan kontribusi pemberitaan terkait program Blusukan Online ini.” Pungkasnya. •ANDRI/M. TAUFIK (foto)

Arikel Terkait:
Onno W. Purbo: Blusukan Online, Blusukan Tanpa Becek-becekan
Jokowi Punya e-Blusukan, Onno Punya Blusukan Online
Onno Center Bukan ‘Kendaraan’ Menuju Menkominfo
Onno Center Siap Bangun SDM TIK Berkualitas
Kemdikbud dan Onno Center Resmikan Cyberpreneur Competition 2014
Jika Jadi Menkominfo, Onno W. Purbo: Anggap Bonus
Pakar IT Ini Bakal Pakai Sepatu Jika Jadi Menkominfo
Ini Visi Onno W. Purbo Jika Terpilih Jadi Menkominfo
Onno Center Siap Majukan Dunia Internet Hingga Plosok Desa di Indonesia
Onno W Purbo Paparkan Visinya Soal Menkominfo
ONNO W. PURBO: Cerdaskan Rakyat, Agar Merdeka di Bidang TI
Dicalonkan Jadi Menkominfo, Onno Raih Polling Tertinggi
Inilah 41 Calon Menteri Terpilih Versi Kabinet Rakyat
Onno W. Purbo Masuk Dalam Calon Menteri Kabinet Jokowi
ONNO W. PURBO: Lebih Baik Jadi Guru, Demi Cerdaskan Bangsa 

Onno W. Purbo: Blusukan Online, Blusukan Tanpa Becek-becekan

0

PRESIDEN terpilih, Joko Widodo, sejak menjabat Walikota Solo dan Gubernur DKI Jakarta telah menunjukkan kegiatan ‘blusukan’ atau menjalin komunikasi dengan masyarakat secara langsung, untuk mengetahui kondisi terkini masyarakat.

Metode blusukan dipercaya dapat membantu menentukan program pemerintah yang berpihak pada kerakyatan. Tak heran jika kegiatan ini pun mulai banyak diikuti oleh pemimpin daerah lainnya untuk melakukan hal yang sama, agar dapat mendekatkan seorang pemimpin dengan rakyatnya.

Pakar Internet Onno W Purbo, juga mulai mengadopsi istilah blusukan untuk teknologi terbarunya yang bernama Blusukan Online. Blusukan Online adalah komunikasi interaktif dua arah yang dilakukan dari jarak jauh secara online. Bisa dilakukan kapanpun dalam 24 jam, sepanjang terhubung dalam koneksi internet.

Dengan Blusukan Online, Onno berharap kegiatan mengajar teknologi informasi dan komunikasi (TIK) yang banyak dilakukannya saat ini bisa menjangkau lebih banyak orang di banyak daerah, bahkan di pelosok-pelosok desa.

Onno menyebutkan, Blusukan Online merupakan cara distribusi informasi yang murah, cepat, efisien serta terjangkau hingga pelosok desa. “Dengan dukungan teknologi internet, penyebaran ilmu pengetahuan dapat dilakukan secara luas dan cepat. Bisa dibilang, ini caranya blusukan tanpa harus becek-becekan, misalnya saat pimpinan di pemerintahan ingin berkomunikasi dengan masyarakat di wilayah yang rawan banjir,” terangnya.

Kendati demikian, Onno menjelaskan, sebenarnya saat mengajar dirinya lebih suka mengunjungi anak didiknya secara langsung. “Cuma kan hampir tidak mungkin semua daerah bisa saya kunjungi,” tambahnya.

Sementara Soegiharto Santoso alias Hoky selaku Pemred Majalah dan Media Online BISKOM yang juga sebagai pendiri Onno Center mengatakan, “Program Blusukan Online ini dikembangkan pertama kali oleh Mas Dedi Yudiant melalui Cyberpreneur Indonesia dan bekerjasama dengan Onno Center International dan didukung oleh BISKOM, dimana Blusukan Online sepintas hampir sama dengan webinar (seminar berbasis web) biasa. Namun yang istimewa, Blusukan Online mampu melibatkan banyak peserta di berbagai penjuru Indonesia. Tak tanggung-tanggung, bisa mencapai lebih dari 500 peserta!” tuturnya.

Hoky menambahkan kegiatan ini bersamaan dengan sosialisasi Cyberpreneur Competition 2014 yang digelar Cyberpreneur Indonesia bersama Direktorat Pembinaan SMK, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, hari ini (4/9) di Jakarta.

“Hari ini Kang Onno kembali melakukan ujicoba Blusukan Online bersama ratusan SMK se-Indonesia dan sejumlah media di Jakarta, semoga kegiatan Blusukan Online ini dapat bermanfaat untuk terus dikembangkan di Indonesia.” pungkas Hoky. •ANDRI/M. TAUFIK (foto)

Arikel Terkait:
Onno Center dan Cyberpreneur Indonesia Kembangkan Blusukan Online
Jokowi Punya e-Blusukan, Onno Punya Blusukan Online
Onno Center Bukan ‘Kendaraan’ Menuju Menkominfo
Onno Center Siap Bangun SDM TIK Berkualitas
Kemdikbud dan Onno Center Resmikan Cyberpreneur Competition 2014
Jika Jadi Menkominfo, Onno W. Purbo: Anggap Bonus
Pakar IT Ini Bakal Pakai Sepatu Jika Jadi Menkominfo
Ini Visi Onno W. Purbo Jika Terpilih Jadi Menkominfo
Onno Center Siap Majukan Dunia Internet Hingga Plosok Desa di Indonesia
Onno W Purbo Paparkan Visinya Soal Menkominfo
ONNO W. PURBO: Cerdaskan Rakyat, Agar Merdeka di Bidang TI
Dicalonkan Jadi Menkominfo, Onno Raih Polling Tertinggi
Inilah 41 Calon Menteri Terpilih Versi Kabinet Rakyat
Onno W. Purbo Masuk Dalam Calon Menteri Kabinet Jokowi
ONNO W. PURBO: Lebih Baik Jadi Guru, Demi Cerdaskan Bangsa 

FTII, idEA dan TCA Sepakat Majukan Industri e-Commerce

0

Taitra-FTII-Biskom-2PERKEMBANGAN Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) yang mulai beralih dari desktop ke mobile device telah mempengaruhi pertumbuhan bisnis online dengan prediksi total nilai pasar e-commerce Indonesia pada tahun 2013 mencapai US$ 8 miliar atau sekitar Rp. 94 triliun, dan akan terus meningkat hingga mencapai angka sekitar Rp. 283 triliun pada 2016.

Namun demikian, angka tersebut bukanlah pencapaian besar bagi bisnis online di tanah air. Sebab, dari jumlah pengguna internet Indonesia yang telah mencapai 74 juta, hanya tercatat sekitar 4,6 juta orang saja yang berbelanja online selama tahun 2013, dan diperkirakan meningkat ke angka 8,7 juta orang di tahun 2016. Belum lagi, pasar e-commerce Indonesia masih didominasi pengaruh pihak asing sehingga perlu dibuat langkah-langkah agar pelaku bisnis online Indonesia menjadi semakin kuat daya saingnya dan menjadi tuan rumah di negeri sendiri.

Untuk menghadapi tantangan tersebut, di kesempatan penyelenggaraan Taiwan-Indonesia ICT Roadshow 2014 yang bertemakan “Taiwan E-commerce; Success Story”, pihak Federasi Teknologi Informasi Indonesia (FTII) didukung idEA (Asosiasi E-commerce Indonesia) menjalin kerjasama dengan Taipei Computer Association (TCA). Kerjasama bilateral ini akan melalui serangkaian program interaktif, diantara kunjungan perusahaan, presentasi bisnis, pertemuan bisnis, dan workshop yang diikuti Perjanjian Kerjasama –MoU antara TCA dan idEA.

Taitra-FTII-Biskom-1Menurut Vice Chairman & Foreign Relations idEA, Agus Tjandra, kerjasama ini akan menjadi sarana edukasi dan membuka peluang investasi potensial yang ada di Indonesia. “E-commerce di Taiwan beberapa tahun lebih dulu maju dari Indonesia sehingga kita perlu banyak informasi dari Taiwan untuk membangun e-commerce di dalam negeri dan menjadikan kerjasama ini kedepannya lebih konkrit lagi,” ujar Agus di Jakarta (2/9).

Sementara, Ketua Umum FTII, Sylvia Sumarlin menyebutkan, kerjasama yang dilakukan akan membangun platform untuk e-commerce, termasuk e-payment, e-money maupun e-merchandising. “Selama ini kita punya kreativitas namun tidak mempunyai channel untuk mendevelop teknologi tersebut. Taiwan sebaliknya, mereka punya channel yang bagus sekali karena meskipun negara kecil tetapi merupakan global player. Disini satu sama lainnya saling membutuhkan, dimana kita juga ingin masuk ke pasar internasional-nya mereka dan sebaliknya Taiwan juga ingin masuk ke pasar Indonesia,” papar Sylvia.

Dalam kerjasama ini, Taiwan akan banyak membantu pertumbuhan e-commerce Indonesia. Dicontohkan Sylvia, misalnya untuk e-commerce industri traveling di Indonesia telah banyak menciptakan platform untuk pembelian tiket online dan platform untuk reservasi. Tapi brand Indonesia hanya besar di dalam negeri dan belum bisa dibawa keluar karena tidak punya channel. “Maunya dari sisi traveling, kita mendevelop bareng platformnya untuk ke dunia,” lanjutnya.

Andi Tanudiredja dan aktivis Onno Center bersama Tony Lin, Taitra JakartaSedangkan Chief Delegate TCA, Richard Tang mengatakan, e-commerce di Taiwan mengalami pertumbuhan yang siginifikan setiap tahunnya. Dimana pada tahun 2015 diprediksi transaksinya akan mencapai US$ 33,4 miliar. “Diharapkan dengan kehadiran TCA dapat memberikan informasi yang bermanfaat mengenai market overview, model bisnis e-commerce, online retail and e-travel, e-payment dan lainnya”.

Taiwan-Indonesia ICT Roadshow 2014 juga mengundang berbagai pihak memaparkan presentasinya terkait TIK di tanah air, seperti Bank Indonesia, PT Sistemindo Teknotama Mandiri, Klik Indonesia, YLKI (Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia) dan Onno Center.

Berbeda dengan perusahaan dan lembaga lainnya yang ikut melakukan presentasi, Onno Center yang baru saja diluncurkan pada 28 Agustus 2014 adalah pusat kegiatan pengembangan riset dan teknologi internet, dengan tokoh TIK nasional, Onno W. Purbo, sebagai ikonnya.

Onno Center digagas oleh beberapa penggiat TIK yang melihat Onno sebagai tokoh nasional yang secara konsisten terus berkreasi dan berinovasi untuk kepentingan rakyat banyak. “Fokus utama Onno Center adalah pengembangan internet desa, percepatan implementasi internet sekolah, dan pengembangan sistem operasi berbasis open source,” sebut Andi Tanudiredja, salah satu aktivis Onno Center, dalam paparannya.

Acara ini ditutup dengan One on One Business Meeting yang ingin mempertemukan pebisnis Indonesia dengan berbagai industri TIK Taiwan, seperti Systex Corporation, Phantosys Technology, Viscovery, Yankey Information, Unikid Internasional, Tenart Biotech, Advantech, Farnet Technologies, Celtic, Chilitag Technology, Taipei Digital Advertising, Claridy Solution dan Aeweb Universal. •ANDRI/M. TAUFIK (foto)

ASUS X550DP, Notebook Gaming dan Multimedia

0

Asus X550DP-1SECARA resmi Asus telah menghadirkan notebook gaming pertama miliknya di Indonesia yang diperkuat chip AMD APU A10, belum lama ini. Notebook bernama Asus X550DP tersebut memungkinkan pengguna bisa bermain game dengan sempurna atau menikmati pengalaman multimedia kelas atas.

Asus X550DP dibekali dengan APU yang memuat AMD Quad-Core A10-5750M dan dual graphics AMD Radeon HD 8650G + AMD Radeon HD 8670yang membuatnya tangguh dalam menjalankan aplikasi 3D dan aplikasi lainnya pada layar besar 15,6 inci HD 1366 x 768 piksel.

AMD Quad-Core A10-5750M APU memiliki spesifikasi 4MB L2 cache, 2.50 GHz dan dapat mengoptimalkan performa hingga 3.50 GHz dengan teknologi AMD Turbo CORE technology  serta  didukung AMD Radeon HD 8750M, mampu menyajikan kekuatan komputasi grafis yang dibutuhkan untuk multimedia dan mainstream gaming.

Sebagai informasi, kartu grafis yang diusung Asus X550DP ini dibangun dengan arsitektur GCN (Graphics Core Next) serta mendukung DirectX 11.1.dengan 2GB DDR3 VRAM (1 GHz, 2.0 Gbps), 128-bit memory bandwidth, dan 384 Stream Core.

Asus X550DP-2Kartu grafis ini juga dilengkapi AMD Enduro Technology yang berfungsi sebagai pengatur on dan off GPU secara otomatis sesuai penggunaan notebook menjadikan penggunaan baterai yang lebih lama.

Selain itu, ada AMD Elite Experiences Software yang memanfaatkan kekuatan AMD Elite APU Platform  untuk mempercepat  pengalaman menggunakan peranti lunak yang tersedia dan meningkatkan pengalaman pengguna seperti AMD Gesture Control, AMD Face Login, dan AMD Screen Mirror.

Penawaran menarik diberikan AMD untuk setiap pembelian notebook yang menggunakan AMD Elite APU A10 (termasuk Asus X550DP ini) yaitu bonus 1 game gratis dari 3 judul pilihan: “Tomb Raider”, “Guacamelee”, atau “Tales from Space: Mutant Blobs Attack”. Informasi promo ini dapat diakses melalui www.amd.com/gamepromo.

Notebook Asus X550DP ditawarkan dengan harga Rp.6.500.000 dan telah tersedia di toko-toko retail terkemuka di Indonesia. •

INAICTA 2014 Anugerahi 15 Karya TIK Terbaik

0

Inaicta-biskom-2SETELAH melalui rangkaian seleksi yang cukup ketat, akhirnya Indonesia ICT Award 2014 (INAICTA) sebagai ajang lomba karya kreativitas dan inovasi di bidang Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) terbesar di tanah air mulai mengumumkan para pemenangnya. Di malam penganugerahan INAICTA ke-8 ini terdapat 15 kategori yang dilombakan dengan menjaring 1007 karya dari berbagai daerah di Indonesia.

Dalam sambutannnya, Direktur Jenderal Aplikasi Informatika, Bambang Heru Tjahjono menyebutkan, INAICTA diselenggarakan untuk mendorong terus berkembangnya produk-produk TIK lokal dengan peningkatan kualitas maupun inovasi produk. Tidak hanya bagi pengembang individu, tapi juga bagi komunitas untuk pemberdayan masyarakat.

“Kedepannya, inovator TIK akan menjadi penopang perekonomian bangsa dengan menciptakan inovasi-inovasi yang berkualitas dan berdaya saing, serta berguna untuk pemberdayaan masyarakat luas. Diharapkan, dengan penyelenggaraan INAICTA dapat memunculkan produk unggulan diberbagai bidang dan menjadi pendukung produktivitas masyarakat,” ujar Bambang, di Jakarta (29/8).

Sementara itu, Ketua Panitia INAICTA 2014, Djarot Subiantoro mengatakan, dalam menjaring pemenang telah melibatkan komunitas, pakar maupun juri-juri yang memiliki kompetensi, integritas dan pengalaman. “Pemenang dipilih berdasarkan dari inovasi yang paling mendekati kriteria-kriteri yang ditentukan oleh ahlinya. Jadi, bagi mereka yang belum menerima penghargaan bukan berarti kurang kreatif ataupun kurang berpotensi, karena pada akhirnya penghargaan tertinggi adalah penerimaan masyarakat terhadap karya-karya tersebut di pasar dan dunia nyata,” papar Djarot.

Inaicta-biskom-1Hal senada juga disampaikan Menteri Komunikasi dan Informatika, Tifatul Sembiring, agar yang tidak menang jangan berkecil hati tetapi harus terus-menerus mengasah dan melatih untuk menjadi lebih baik lagi.  “INAICTA salah satu sasarannya menciptakan kreator-kreator muda menstimulasi inovasi hingga menjadi produktif. Untuk bisa berproduksi harus mempunyai special skill. Oleh sebab itu kreator-kreator muda harus terus mengembangkan skill-nya agar negeri ini bisa berproduksi dibidang TIK, jangan hanya menjadi bangsa yang konsumtif saja,” jelasnya.

Tifatul pun mengajak semua pihak dan stakeholder terkait untuk ikut berperan mengangkat dan mendorong potensi-potensi di bidang TIK ini. Karena kedepannya krisis energi akan terjadi dan inovasi TIK menjadi sangat penting untuk berdaya saing dan berkompetis dengan bangsa lain.

Mengambil tema “Innovate-Integrate-Empower”, kegiatan yang digelar Kementerian Komunikasi dan Informatika dalam upaya memaksimalkan potensi yang ada, INAICTA 2014 menyoroti trend dan potensi perkembangan industri TIK melalui konferensi, workshop dan eksibisi.

Inaicta-biskom-3Berikut ini nama-nama pemenang di masing-masing kategori, yaitu 2 in 1 DiaMon untuk kategori Health and Wellbeing, BlindShoes (sepatu pendeteksi penghalang) kategori e-Inclusion, Virtual Ustadz for Quran  kategori Research and Development, LCGS (Low Cost Green Segway) kategori Appl. Robot: SMA-K Perguruan Tinggi, Narin-EID kategori Tourism and Hospitality, Pora The Lake Rescuer kategori Games: Perguruan Tinggi, Almigthtree: The Last Dreamer kategori Games, Kitabisa.co.id kategori Financial and SME, TESCARA (Tempat Sampah Cerdas Ramah) kategori Education and Culture, Firefly kategori Digital Interactive Media, Mini Series “Anak Bangsa” kategori Digital Animation, Saron Simulator kategori Application: SD SMP, KITIK kategori Animation: SMA-K Perguruan Tinggi, Spensav Antivirus kategori Aplications: SMA-K, dan MonTrash kategori Application: Perguruan Tinggi. •ANDRI

Artikel Terkait:
Kemkominfo Gelar CXO Meeting dan Buka Bersama INAICTA 2014
Inaicta 2014 Lombakan 15 Kategori