Home Blog Page 925

LENOVO M30, Notebook Bisnis Harga Terjangkau

0

LENOVO M30SELAIN berkonsentrasi pada smartphone, di tahun 2014 Lenovo juga cukup rajin menghadirkan notebook untuk banyak segmen. Belum lama  ini, produsen asal China itu merilis tipe M30, notebook yang diperuntukkan bagi kalangan pebisnis dengan mobilitas tinggi.

Karena dimaksudkan agar ringkas saat dibawa pergi, Lenovo merancang M30 dengan rupa yang langsing dan ringan, jika dibandingkan seri Lenovo ThinkPad. Dengan bobot 1,8 kg yang ringan, Lenovo M30 memiliki ukuran yang relatif ringkas.

Notebook ini  mengusung layar HD 13.3 inci beresolusi 1366 x 768 piksel. Sedangkan untuk memperindah tampilan sekaligus memberikan pengalaman mengetik yang nyaman bagi penggunanya, Lenovo melengkapi M30 dengan AccuType Keyboard.

Sambil bekerja, pengguna juga dapat mendengarkan alunan musik yang menyenangkan, karena di  sektor audio, Lenovo menambahkan teknologi Dolby Audio untuk keluaran suara surround.

Performa Lenovo M30 dipercayakan pada prosesor Intel Core i3-4010U dan RAM sebesar 4Gb. Di atas kertas, performanya akan cukup cepat untuk menyelesaikan berbagai tugas kantoran di luar desain grafis dan 3D. Ruang penyimpanannya hadir dalam bentuk hard disk berkapasitas 500Gb dengan dukungan 8Gb SSD cache untuk mempercepat waktu booting.

Lenovo M30 dibekali dengan baterai yang dapat bertahan hingga sekitar 5 jam. Dalam desain langsing, terdapat sejumlah port konektvitas yang cukup lengkap. Diantaranya, 1 port USB 3.0, 2 port USB 2.0, Ethernet, HDMI, slot kartu memori SD dan telah dilengkapi koneksi WiFi serta Bluetooth.

Sejauh ini belum ada kabar ketersediaan produk ini di Indonesia, namun beberapa sumber menyebutkan Lenovo M30 akan dipasarkan dengan harga sekitar US$ 500 atau sekitar Rp.5,7 juta. •

Sehat, Senang dan Beramal di Taiwan Excellence Happy Run

0

Happy Run Taitra-Biskom-a

SUASANA happy jelas terlihat di Happy Run, acara olah raga yang menjadi bagian dari kampanye Taiwan Excelence. Sebanyak 2000 peserta memadati Plaza Barat Gelora Bung Karno, Jakarta, tempat acara ini berlangsung, untuk kemudian menempuh lari marathon dengan jarak sekitar lima kilometer.

Taiwan Excellence merupakan program Taiwan yang diinisiasi oleh Bureau of Foreign Trade (BOFT) dari Kementerian Ekonomi Taiwan bersama Taiwan External Trade and Development Council (TAITRA). Taiwan Excellence pada awalnya memiliki tujuan untuk menggugah kesadaran masyarakat bahwa merek-merek terkenal yang mereka gunakan, seperti Asus, Acer, D-Link, Ben-Q, Genius dan lain sebagainya merupakan produk buatan Taiwan. Namun pada perkembangannya, melihat sambutan masyarakat yang antusias, Taiwan terus mengembangkan pasar di dalam negeri, sekaligus mengadakan banyak kerjasama bisnis dengan pengusaha lokal. Tahun 2014 ini program kampanye Taiwan Excellence telah memasuki tahun kelima.

“Happy Run merupakan kegiatan pertama dalam rangkaian acara Taiwan Excellence di tahun 2014. Happy Run ingin mengajak masyarakat Indonesia mempertahankan gaya hidup modern yang sehat,” kata Peter W.J. Huang,  President & CEO TAITRA, di sela-sela acara (15/6).

Happy Run Taitra-Biskom-c

Acara yang digelar secara gratis ini sekaligus mengajak peserta untuk berbuat amal dengan menyumbang kepada organisasi amal,  seperti Dompet Dhuafa, World Vision Indonesia dan Yayasan Buddha Tzu Chi Indonesia. Selain  menggalang dana, organisasi tersebut menerima sumbangan seperti pakaian, buku dan sepatu untuk disalurkan kepada yang membutuhkan. Peserta Taiwan Excellence Happy Run juga dapat mendonorkan darahnya kepada Palang Merah Indonesia (PMI).

“TAITRA  berharap dengan kegiatan donasi ini, masyarakat  dapat merasakan kehangatan hati sebelum bulan suci Ramadhan, dan kekurangan darah yang biasanya terjadi selama Ramadhan dapat teratasi,” papar Peter W.J. Huang.

Di lokasi acara Taiwan Excellence Happy Run, terdapat juga Taiwan Excellence Experiencing Zone, yang menampilkan produk-produk berkualitas dari 54 merek Taiwan. Selain itu, peserta juga dapat bergabung di kompetisi Best Costume untuk memenangkan hadiah menarik, juga mencoba makanan yang lezat dan minuman khas Taiwan di Taiwan Food Bazaar, serta menikmati berbagai hiburan lainnya dan memenangkan hadiah undian lucky-draw.

Happy Run Taitra-Biskom-b

“Taiwan sangat menghargai hubungan perdagangan yang positif yang kami miliki dengan Indonesia. Kegiatan program amal seperti Taiwan Excellence Happy Run adalah cara kami untuk menunjukan rasa terima kasih kami kepada seluruh masyarakat Indonesia yang telah mendukung kami,” kata Chang Liang Jen, Perwakilan Taipei Economic and Trade Office (TETO), lembaga ekonomi dan perdagangan dari Taiwan.

Pada kesempatan tersebut, TAITRA juga memperkenalkan Whulandary Herman, Putri Indonesia 2013, sebagai  Celebrity Endorse Taiwan Excellence 2014. Sebelumnya, artis Cathy Sharon dan Agni Pratistha juga pernah menjadi Celebrity Endorse Taiwan Excellence.

“Suatu kebanggaan bagi saya dipercaya menjadi Celebrity Endorse Taiwan Excellence 2014. Banyak keuntungan yang bisa didapatkan melalui kerjasama antara Indonesia dan Taiwan ini karena Taiwan bukan hanya menjalankan bisnis di Indonesia, tetapi juga berkomitmen untuk melaksanakan Corporate Social Responsibility (CSR),  seperti membuka kesempatan kerjasama yang sebesar-besarnya dengan masyarakat Indonesia. Bukan itu saja, TAITRA juga terlibat dengan pemerintah untuk bersama-sama menjadikan Indonesia sebagai negara produsen di bidang Teknologi Informasi (TI),” ungkap Whulandary.

SONY DSCUntuk diketahui, kampanye Taiwan Excellence di Indonesia yang dimulai pada tahun 2010 ini  awalnya hanya terdiri dari merek-merek perlengkapan TI, tapi kini semakin banyak merek yang tergabung dalam Taiwan Excellence  yang antara lain meliputi peralatan olahraga, peralatan medis, home furnishing, dan lain-lain.

Pada tahun 2014, ada 54 merek bergabung dalam Taiwan Excellence di Indonesia, diantaranya Asus, Aver, Avision, BenQ, Carnation, Cashido, Chimei, D-Link, Edimax, Eilong, Enermax, Genius, Gigabyte, Karma, HEC, HTC, InaDays, In Win, Just Mobile, Merida, Microlife, MSI, Optoma, Pacific Cycles, PQI, PX, Shuter, Silicon Power, Slidy Bike, Strength Master, Transcend, TrendMicro, Watotec, dan YenSun.

Taiwan Excellence Happy Run didukung oleh BISKOM selaku media partner. •

Bersiap, Ikuti Program Kegiatan Taiwan Excellence di 2014 Ini!

0

X-BannerTAK TERASA, program Kampanye Taiwan Excellence di Indonesia telah memasuki tahun kelima. Dimulai sejak tahun 2010, Taiwan Excellence yang diinisiasi oleh Bureau of Foreign Trade (BOFT) dari Kementerian Ekonomi Taiwan bersama Taiwan External Trade and Development Council (TAITRA) ini memiliki tujuan untuk menggugah kesadaran masyarakat Indonesia bahwa merek-merek terkenal yang mereka gunakan, merupakan produk buatan Taiwan.

Awalnya Taiwan Excellence hanya menggabungkan merek-merek perlengkapan teknologi informasi (TI) untuk melakukan kampanye bersama. Tapi kini, semakin banyak merek yang tergabung dalam Taiwan Excellence  yang antara lain meliputi peralatan olahraga, peralatan medis, home furnishing, dan lain-lain.

Pada tahun 2014 ini, ada 54 merek bergabung dalam Taiwan Excellence di Indonesia, diantaranya Asus, Aver, Avision, BenQ, Carnation, Cashido, Chimei, D-Link, Edimax, Eilong, Enermax, Genius, Gigabyte, Karma, HEC, HTC, InaDays, In Win, Just Mobile, Merida, Microlife, MSI, Optoma, Pacific Cycles, PQI, PX, Shuter, Silicon Power, Slidy Bike, Strength Master, Transcend, TrendMicro, Watotec, dan YenSun.

Sepanjang tahun ini, Taiwan Excellence akan mengadakan sejumlah kegiatan kampanye yang menarik dan bermanfaat. Diantaranya:

1.    Taiwan Excellence, Close to You, acara ini diselenggarakan untuk merayakan Piala Dunia FIFA 2014 di Jakarta Fair 2014. Acara ini akan ada permainan interaktif, TV yang menampilkan pertandingan Piala Dunia 2014 dan banyak original merchandise Piala Dunia FIFA yang akan diberikan sebagai hadiah.

2.    Mall Event, di Centre Point Mall, Medan (5 – 7 September 2014). Berbagai merek Taiwan seperti HTC, Justime, Inadays, Thermedic, Microlife, Ben Q, Merida, Optima, dan banyak lagi akan dipamerkan. Pengunjung dapat mencoba produk-produk Taiwan yang berkualitas dan memenangkan berbagai macam hadiah.

3.    Stylish Me! by Taiwan Excellence (September – Oktober 2014). Sebuah kompetisi desain batik untuk menunjukkan apresiasi Taiwan kepada budaya Indonesia. Salah satu kriteria dalam kompetisi ini adalah untuk menggabungkan unsur Taiwan Excellence ke dalam desain batik tersebut.

4.    Mall Event, di Grand City Mall, Surabaya (17 – 19 Oktober 2014).Akan ada kegiatan yang menyenangkan untuk dinikmati semua pengunjung selagi menikmati produk – produk Taiwan yang kualitas dari merek Taiwan seperti Cashido, Chanson, Pasifik, Silicon Power, dan banyak lagi.

5.    Pameran Indocomtech (29 Oktober-2 November 2014). Taiwan Excellence akan menampilkan ICT gadgets dan teknologi terbaru dari Taiwan di pameran TI terbesar di Indonesia.

Di luar kegiatan-kegiatan ini, kampanye Taiwan Excellence juga hadir setiap hari di Gerai Taiwan Excellence yang berada di Mangga dua Mall  Lantai 2 No 38B (+622162301655) atau Mall Ambassador Lantai 3 No 62 (+62215762468), Jakarta. •

HTC DESIRE 210, Android Dual SIM Rp. 1 Jutaan

0

HTC DESIRE 210-2PABRIKAN asal Taiwan, HTC, secara resmi mengumumkan produk terbarunya untuk mengisi pasar smartphone Android dengan harga terjangkau masih terbuka luas. Smartphone kelas entry-level HTC tersebut dinamai Desire 210.

Tampilan luar smartphone terbaru dari HTC ini masih meneruskan garis desain dari pendahulunya, yakni Desire 310. Hadir dengan ketebalan bodi 10,4 milimeter dan berat 130 gram, Desire 210 yang casingnya terbuat dari material plastik ini sedikit lebih tebal dari smartphone berspesifikasi serupa di pasaran.

Smartphone HTC Desire 210 dibekali dengan layar berukuran 4 inci serta membawa resolusi WVGA 480 x 800 piksel serta dipadukan dengan teknologi layar TFT Capacitive serta mempunyai kerapatan layar hingga 233 piksel per inci. Di bagian atas layar terlihat speaker dengan ukuran memanjang yang diyakini dapat memberikan output suara yang menakjubkan.

Untuk mendukung kinerjanya, smartphone ini dibekali dengan sistem operasi Android 4.2.2 Jelly Bean.

Di dalam bodi Desire 210 tertanam prosesor dual-core dari MediaTek dengan kode MT6572M berkecepatan 1GHz yang bersanding dengan RAM berukuran 512Mb.  Guna menunjang kebutuhan penyimpanan data dan file, Desire 210 dilengkapi memori internal berkapasitas 4Gb yang dapat ditambah hingga 32Gb jika menggunakan kartu memori microSD.

Konektivitas yang dibawanya juga bisa dibilang cukup lengkap, sebut saja sudah ada WiFi, Bluetooth, 3G HSPA, GPS, dan port microUSB. Tak diketahui apakah HTC Desire 210 mendukung dual SIM atau tidak.

Untuk pengguna yang gemar memotret telah tersedia modul kamera utama dengan sensor beresolusi 5 megapiksel tanpa ditemani lampu kilat (flash), namun sudah ada fitur autofocus. HTC juga melengkapi kamera sekunder pada bagian depan.

Sebagai sumber tenaga, smartphone berbasis Android 4.2 yang dilapisi dengan skin HTC Sense serta BlinkFeed ini dibekali dengan baterai berkapasitas 1.300mAh. Baterainya diklaim mampu untuk menunjang kinerja selama seharian penuh. HTC juga menyediakan slot kartu Dual SIM dengan jaringan 3G untuk seri ini.

Saat ini HTC Desire 210 sudah meluncur di pasar India dan belum ada informasi apakah smartphone ini juga akan meluncur di pasar Indonesia. HTC Desire dipasarkan dengan harga berkisar Rp.1,6 juta. •

Lindungi Negara, Presiden Diharapkan Pimpin Pasukan Cyber

0

Meningkatnya ancaman di dunia maya yang seringkali berujung pada gangguan kedaulatan negara disikapi serius oleh berbagai pihak di Indonesia. Organisasi yang nantinya menangani serangan cyber bahkan diusulkan berada langsung di bawah Presiden.

tentara cyberINDONESIA berdasarkan laporan Akamai, perusahaan internet content delivery, berada di urutan nomor satu terkait sumber serangan cyber pada tahun 2013 lalu. Dimana terdapat 42 ribu serangan cyber per hari. Sementara  Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) melaporkan, pada 2013 lalu kasus serangan cyber di Indonesia telah mencapai 36,6 juta insiden dalam tiga tahun terakhir.

Indonesia juga dianggap sebagai negara yang paling berisiko mengalami serangan keamanan teknologi informasi (TI), termasuk tren cyber intelligence dan cyber spionase yang marak saat ini menjadi ancaman perusahaan maupun kedaulatan negara.
Menteri Pertahanan, Purnomo Yusgiantoro mengatakan, ancaman maupun tindakan kriminal di dunia maya semakin meningkat. Hal itu sebagai imbas kemajuan teknologi yang harus diantisipasi dengan baik.

Sebagai respon atas fenomena itu, Kemenhan sedang merintis unit khusus yang bertugas sebagai pasukan pertahanan (cyber army) di dunia maya. Tugasnya adalah untuk menjaga laman resmi institusi negara agar tidak diganggu maupun mencegah pencurian data negara yang berpotensi disalahgunakan kelompok tertentu untuk mengacau keamanan nasional.

“Meski baru embrio, kita sudah punya pasukan cyber yang bernama Center of Cyber, yang berada di bawah langsung Kementerian Pertahanan” ujar Purnomo dalam pembukaan Cyber Defense Competition (CDC) 2014 di Akademi Angkatan Laut di Surabaya (8/5). Dengan kemampuan yang dimiliki anak bangsa yang sanggup melakukan hacking, cracking, hingga tracking, ia optimis semua potensi itu dapat dimaksimalkan untuk kepentingan negara.

Di kesempatan terpisah, Chairman Lembaga Riset Telematika Sharing Vision, Dimitri Mahayana berpendapat, sudah saatnya pemerintah mengantisipasi permasalahan cyber security dengan menerapkan organisasi security yang end to end dan dipimpin langsung oleh presiden.

Menurut Dimitri, pasukan cyber ini nantinya akan melibatkan multi departemen, mulai dari Kementerian Pertahanan, Kementerian Komunikasi dan Informatika, Kementerian Dalam Negeri, dan pihak terkait lainnya. Hal ini pula lah yang sudah dilakukan negara-negara lainnya yang diketahui telah memiliki pasukan cyber yang tangguh seperti Amerika Serikat, China, Australia ataupun Israel.

“Di Amerika Serikat saja sudah ada organisasi cyber yang berada di Presiden Obama langsung. Sementara di Indonesia itu masih terpecah, telekomunikasi di bawah Kominfo, perbankan di Bank Indonesia, dan lain sebaganya. Jadi sebenarnya butuh wadah yang menggabungkan semuanya,” ujar Dimitri.

Serangan Cyber Meningkat

Isu mata-mata cyber belakangan memang semakin hangat. National Security Agency (NSA) Amerika Serikat sebelumnya dilaporkan telah melakukan tindakan penyadapan pada telepon seluler 35 pemimpin dunia termasuk kanselir Jerman Angela Merkel. Selain itu, pada Mei 2010, Tailored Access Operations division NSA juga dikabarkan telah berhasil meretas jaringan email server presiden Meksiko beserta anggota kabinetnya yang memakai jaringan email server tersebut.

Dalam dokumen lain disebutkan bahwa tahun 2013, NSA menargetkan presiden Meksiko dan Brazil sebagai target utama, terkait dengan regulasi peredaran obat-obatan terlarang dan human trafficking.

Indonesia pun tak luput jadi korban mata-mata cyber. Dimana pada tahun 2009, Australia dituding telah melakukan penyadapan terhadap ponsel milik Presiden Susilo Bambang Yudhoyono dan deretan pejabat Indonesia lainnya. “Dengan melihat contoh-contoh tersebut, rasanya sudah sepantasnya jika cyber security menjadi hal yang penting untuk dipikirkan,” tegas Dimitri.

Di ranah perusahaan, survei yang dilakukan Sharing Vision terhadap 20 perusahaan pun menunjukkan 65% yang mengaku pernah mengalami insiden security. Namun telah banyak perusahaan yang melakukan langkah pengamanan. Seperti 82% perusahaan yang telah memiliki prosedur keamanan TI, dan 91% telah memiliki pengaturan hak akses di perusahaan.

“Serangan cyber juga mengancam pengguna jejaring sosial dan media online. Pengguna jejaring sosial di Indonesia yang jumlahnya sangat besar hendaknya waspada akan ancaman cyber security yang dapat berdampak pada kejahatan-kejahatan di dunia nyata,” lanjut Dimitri.

Beberapa kerentanan yang dialami pengguna jejaring sosial seperti dalam survei 151 responden yang digarap Sharing Vision, yaitu bertemu akun palsu (22%), password diketahui orang lain (13,6%), maupun pencurian akun (9,9%).

Beberapa kasus yang meresahkan juga terjadi karena efek buruk penggunaan jejaring sosial dan media online seperti game online, yaitu kekerasan yang dilakukan oleh anak di bawah umur, kejahatan seksual, maupun kasus penculikan. Tak kalah pentingnya, ancaman security finansial masih terjadi dan sering merugikan konsumen seperti pembobolan rekening bank yang dilakukan oknum penjahat menggunakan cara hacking dan skimming mesin ATM maupun EDC. •

Audience dan MediaTek Hasilkan Solusi Audio Untuk Smartphone

0

Audience_eS700DALAM gelaran Computex 2014 di Taipei, Audience mengumumkan kerjasamanya dengan MediaTek untuk menghasilkan produk codec audio cerdas seri eS700 Audience sebagai opsi pra-konfigurasi pada Octal-core AP MT6592 MediaTek yang baru dengan platform referensi pita dasar LTE MT6290 untuk telepon cerdas atau smartphone. Melalui kerjasama yang erat, kedua perusahaan ini menghasilkan teknologi terbaik di kelasnya dalam desain referensi tunggal. Strategi ini akan mengurangi biaya dan waktu pemasaran karena OEM ingin menghasilkan fitur baru berdasarkan teknologi terkini.

Platform referensi ini akan mengutamakan kinerja delapan inti MediaTek dipadu dengan kinerja terbaik per watt yang dipasangkan dengan subsistem audio fitur penuh codec Audience. Dengan kinerja dan rasio kebisingan yang lebih baik, kualitas suara dalam semua produk seri eS700 juga akan lebih terjamin. Codec audio dalam produk seri eS700 ini juga mencakup semua ADC dan DAC yang diperlukan untuk memenuhi semua kebutuhan industri untuk speaker, headphone dan perangkat lainnya.

Edgar Auslander, Wakil Direktur Manajemen dan Pemasaran Produk di Audience mengatakan, “Kami sangat senang bekerja dengan pemimpin industri seperti MediaTek yang menghasilkan perangkat yang makin menarik dengan kinerja terbaik berdaya sangat rendah. Bekerja dengan mereka merupakan prakarsa strategis untuk memperluas jangkauan telepon cerdas codec audio kami ke dalam desain baru bersama pelanggan setia dan juga calon pelanggan.”

Audience sendiri adalah pemimpin dalam pengolahan suara dan audio canggih untuk perangkat ponsel. Teknologinya, yang berbasis ilmu saraf pendengaran, meningkatkan pengalaman suara ponsel, serta memperluas layanan berbasis kecepatan dan kualitas audio untuk multimedia. Pada awal 2014, perusahaan ini mengumumkan ekspansinya ke dalam multi-sensor dan pengolahan gerak. Melalui kombinasi pengolahan suara dan multi-sensor, Audience bertekad untuk mengubah cara konsumen berinteraksi dengan perangkat yang memudahkan pengalaman pengguna alami secara mulus dan layanan sadar konteks. Produk perusahaan ini telah dikirim sebanyak lebih dari 400 juta perangkat ke seluruh dunia. •

DEDI YUDIANTO: Cyberpreneur, Berikan Pendidikan Jarak Jauh Bagi SMK

0

BISKOM, Jakarta – Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) yang berkembang begitu cepat ternyata belum mampu diikuti perkembangannya oleh dunia pendidikan saat ini. Hal ini terlihat masih sedikitnya lulusan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) yang terjun menjadi wirausaha maupun profesional muda dalam bidang TIK. Lemahnya kurikulum yang kurang menyesuaikan kebutuhan industri yang ada saat ini menjadi salah satu faktor penghambatnya.

Melihat minimnya wirausaha bidang TIK, salah satu pengusaha dan sekaligus penggiat TIK merasa tergerak untuk melakukan perubahan dalam meningkatkan kompetensi di dunia pendidikan khususnya SMK agar lulusannya memiliki kemampuan dibidang TIK yang dibutuhkan industri saat ini dan kedepannya.

Dedi Yudianto, Pendiri Cyber Park Indonesia dan Genta Foundation Cyberpreneur secara inisiatif membangun program Cyberpreneur berupa kegiatan pelatihan dibidang TIK untuk SMK dengan mengunakan fasilitas web untuk video conference. Melalui pelatihan jarak jauh yang berkonsep cyber meeting ini, pelatihan yang diberikan dapat menjangkau seluruh SMK yang tersebar di seluruh Indonesia.

Menurutnya, selama berkecimpung dalam dunia TIK, dilihatnya Sumber Daya Manusia (SDM) dari dunia pendidikan tidak sesuai dengan industri yang dibutuhkan saat ini. “Industri TIK sangat dinamis sehingga diperlukan keterlibatan industri untuk turut serta melatih agar siswa SMK ini kedepannya  bisa menjadi lulusan siap pakai yang dibutuhkan industri TIK,” ujar pria yang sejak usia 19 sudah mengenal dunia bisnis ini.

Program yang sudah berlangsung selama setahun dan secara rutin tiap minggunya diselenggarakan ini selalu menghadirkan nara sumber yang berkompeten di bidangnya untuk memberikan paparan atau pengetahuannya. Di cyber meeting ini secara langsung, baik itu pihak sekolah maupun pengajar secara interaktif saling berinteraksi selama waktu kurang lebih tiga jam.

Melalui kolaborasi internet dengan program cyber meeting  memungkinkan yang satu bertanya dan lainnya mendengarkan sehingga tidak perlu ada duplikasi pengajaran dan duplikasi pertanyaan. Cara ini tentunya lebih efisien dan informasinya tersebar luas kepada daerah yang akhirnya pemberdayan SMK bisa menuju kepada skill atau kompetensi yang diharapkan oleh industri.

“Cyber meeting telah merubah paradigma bahwa yang namanya pengajaran itu bisa dilakukan jarak jauh dan cukup efisien dibandingkan harus berkeliling ke seluruh nusantara mendatangi satu persatu sekolah,” jelas kelahiran Palembang ini.

Cyberpreneur dalam kegiatannya tidak hanya mendorong pelajar SMK untuk meningkatkan kompetensinya di bidang TIK tetapi telah menjadi sarana jembatan penghubung antara SMK dengan industri. “TIK merupakan industri masa depan dan industrinya generasi muda. Oleh sebab itu, sejak dini perlu ditinggkatkan kompetensi di bidang TIK ini. Jangan hanya menduduki peringkat atas penggunaan media sosial Facebook ataupun Twitter, tetapi juga harus memiliki nilai lebih dan dapat berkembang kearah dunia usaha atau bisnis bagi generasi muda Indonesia yang berdaya saing global dalam meningkatkan perekonomian bangsa Indonesia,” papar lulusan Teknik Mesin, Institut Sains dan Teknologi Nasional (ISTN) yang mengawali bisnisnya sebagai Internet Service Provider (ISP).

Selanjutnya, berikut ini petikan wawancara BISKOM dengan Dedi Yudianto yang juga memimpin perusahaan PT. Kreasi Solusi Informasi Teknologi,  KSNET dan Kagum Informasi Indonesia.

Apa yang membuat Anda tertarik untuk membuat Cyberpreneur ini?
Berangkat dari pengalaman usaha saya dalam bidang TIK untuk menemukan bakat-bakat terbaik untuk dijadikan karyawan ataupun mitra dalam bidang bidang TIK sulit sekali. Jadi kami sebagai perusahaan mau tumbuh besar juga sulit karena karyawan dibawahnya selalu berganti-ganti dan kesulitan mencari penggantinya. Sedangkan bisnis TIK inikan tidak sama seperti bisnis umumnya yang barangnya kelihatan. Kekuatan kami adanya di SDM, makanya harus turun langsung mencari bibit sejak awal yang memunculkan ide untuk membuat program Cyberpreneur ini.

Dedi-2Sejauh ini, apa saja hambatannya?
Cukup menyedihkan, sekolah-sekolah di daerah dalam menginvestasikan sesuatu hal terkadang berlebihan disatu sisi tetapi kurang di sisi lain. Misalnya, mereka mempunyai komputer sebanyak 200 tetapi untuk mic seharga Rp. 200.000 saja tidak punya. Padahal mic tersebut untuk mendukung kegiatan cyber meeting ini.

Sangat miris memang, ini karena mereka pendekatannya dari dana APBN sehingga mereka lebih banyak diam dan pasif hanya mengandalkan anggaran tersebut. Tentunya ini menjadi tantangan bagi kami untuk menggerakkan habit mereka yang biasa dinina bobokan dengan subsidi tadi. Bersyukur, cukup banyak sekolah-sekolah SMK yang antusias dengan program ini. Jadi cukup membanggakan juga, sebagai gerakan awal ini dari seribu SMK dapat 50-100 sekolah yang berpartisipasi.

Apakah ini merupakan konsep baru untuk meningkatkan kompetensi pelajar?
Konsep perekrutan SDM ini tampaknya yang pertama kali Cyberpreneur. Biasanyakan yang ada hanya pelatihan-pelatihan, tetapi disini kami sangat fokus mulai dari mencari bibitnya, melatihnya, menginkubasi hingga memfasilitasinya sehingga kedepan bisa kami pekerjakan maupun disalurkan kepada mitra-mitra yang membutuhkan SDM bidang TIK yang siap pakai.

Bagaimana program ini mampu menemukan SDM yang berkompeten dengan jangkauan wilayah Indonesia yang luas ini?
Setelah setahun kami melakukan sosialisasi ke SMK, mereka mulai memahami tujuan dari Cyberpreneur untuk mendidik orang menjadi profesional dalam bidang TIK dan juga mencari bibit-bibit wirausaha dalam bidang TIK.  Maka mulai bulan Juli ini, kami berencana membuat Cyberpreneur Competition.

Kompetisi ini akan menjadi feedback dari hasil setahun melakukan sosialisasi pendidikan jarak jauh, karena kami ingin melihat potensi yang ada diseluruh SMK yang ada untuk dapat turut serta dalam program Cyberpreneur Competition. Kami berharap bisa menemukan bibit-bibit yang berpotensi dalam bidang RPL (Rekayasa Perangkat Lunak), TKJ (Tehnik Komputer Jaringan) maupun Multimedia.

Kompetisinya sendiri akan seperti apa?
Saat ini kami sedang mematangkan proposalnya dan belum final. Tetapi kira-kira, kami akan menawarkan beberapa produk yang kami anggap sekarang ini sangat dibutuhkan industri dan masyarakat, misalnya, cyber meeting ini. Nantinya, bagaimana mereka bisa memodifikasinya dengan apa yang sudah ada ini.

Kemudian untuk aplikasi mereka bisa membuat konten yang menarik dan nantinya yang paling banyak didownload berkesempatan menang. Jadi yang kami buat ini sesuatu yang memang industri ataupun masyarakat butuhkan. Kami tidak terlalu memaksakan mereka membuat inovasi yang terlalu berlebihan yang akhirnya membuat mereka tidak bisa melakukan market driven dan tidak bisa dijual ke pasar. Disini produknya kami yang tentukan dan pastinya ada market disana.

Apakah kegiatan ini akan berkelanjutan?
Pastinya, selama kami masih ada semangat, maka akan jalan terus. Ini komitmen untuk menciptakan SDM yang berkualitas terutama di bidang TIK agar bangsa ini tidak hanya sebagai pengguna saja dalam bidang software maupun konten. Sangat menyedihkan dan bodoh sekali kalau konten saja harus impor dari negara lain. Mau jadi apa negara ini kalau begini terus?

Apa harapan kedepan dari program yang Anda cetuskan ini?
Saya berharap agar adik-adik SMK di Indonesia bisa memanfaatkan program yang saya buat ini karena kesempatan belum tentu datang dua kali. Cyberpreneur ingin semakin meningkatkan pertumbuhan para pelaku usaha baru yang tidak lepas dengan pemanfaatan kemajuan TIK di dalamnya baik dari segi produksi, pemasaran, pengelolaan SDM dan lain sebagainya, dimana Cyberpreneur menjadi solusi yang terintegrasi dalam menopang aktifitas tersebut. Oleh sebab itu program ini merupakan suatu gerakan nyata yang dapat mendorong lahirnya calon wirausaha dan profesional muda dalam bidang TIK. •ANDRI/M. TAUFIK (foto)

Indonesia Peringkat 22 Pelaku Kejahatan Online

0

Penggunaan internet di Indonesia memang mengalami kemajuan yang pesat sejak beberapa tahun lalu. Sayangnya, hal tersebut juga sejalan dengan ancaman keamanan internet di Indonesia. Ternyata, Indonesia berada di peringkat ke 22 di dunia dalam aktivitas ancaman keamanan internet.

 

symantecSYMANTEC Corp menunjukkan perubahan yang signifikan dalam perilaku penjahat cyber, mengungkap bahwa para penjahat tengah merencanakan kejahatan berbulan-bulan sebelum melakukan kejahatan besar, daripada melakukan aktivitas kejahatan kecil dengan hasil yang lebih kecil.

Di tahun 2013, ada peningkatan 62 persen dari tahun sebelumnya dalam jumlah pelanggaran data global, sehingga lebih dari 552 juta identitas terekspos, membuktikan bahwa kejahatan cyber tetap menjadi ancaman nyata dan merusak bagi konsumen dan bisnis.

Internet Security Threat Report memberikan gambaran dan analisatahun ini mengenai aktivitas ancaman di dunia. Laporan ini berdasarkan data dari Global Intelligence Network Symantec, yang digunakan analis Symantec untuk mengidentifikasi, menganalisa, dan memberikan komentar tentang tren yang muncul dalam serangan, aktivitas kode berbahaya, phishing, dan spam.

Alex Lei, Director of Security Sales, wilayah ASEAN dan Korea Symantec  mengatakan, “Profil keamanan Internet Indonesia menurun tahun lalu dan berada di peringkat ke-22 di dunia dalam aktivitas ancaman keamanan Internet.” Hal tersebut merupakan sebuah indikasi bahwa para hacker tidak menurunkan kegiatan mereka, justru ancaman lebih sering terjadi.

Alex menambahkan, “Pada kenyataannya mereka meningkatkan efisiensi kampanye mereka dan mengincar Usaha Kecil dan Menengah (UKM) dengan karyawan  kurang dari 250, khususnya sektor grosir, publik, dan manufaktur di Indonesia.”

Symantec memberikan beberapa tips dan solusi untuk menjaga ketahanan cyber, yang dibagi menjadi dua jenis yaitu untuk Perusahaan dan untuk Konsumen diantaranya:

Untuk Perusahaan

1.    Mengetahui data Anda: Perlindungan harus fokus pada informasi – bukan perangkat atau pusat data. Memahami dimana data sensitif Anda berada dan kemana alirannya untuk membantu mengidentifikasi kebijakan dan prosedur terbaik untuk melindunginya.
2.    Mendidik karyawan: Memberikan bimbingan mengenai perlindungan informasi, termasuk kebijakan dan prosedur perusahaan untuk melindungi data sensitif pada perangkat pribadi dan perusahaan.
3.    Menerapkan postur keamanan yang kuat: Memperkuat infrastruktur keamanan Anda dengan pencegahan kehilangan data, keamanan jaringan, keamanan endpoint, enkripsi, otentikasi kuat dan langkah-langkah defensif, termasuk teknologi berbasis reputasi.

Untuk Konsumen

1.    Jadilah konsumen yang cerdas dengan keamanan: Password adalah kunci kerajaan Anda. Gunakan software manajemen password untuk membuat password yang kuat dan unik untuk setiap situs yang Anda kunjungi dan jaga perangkat Anda, termasuk smartphone, diperbarui dengan software keamanan terbaru.
2.    Waspada: Review laporan bank dan kartu kredit untuk jika ada hal yang tidak biasa, hati-hati saat menangani email yang tidak dikenal atau tak terduga, dan waspada terhadap penawaran online yang sepertinya tidak mungkin terjadi.
3.    Tahu dengan siapa Anda bekerja: Biasakan diri Anda dengan kebijakan dari pengecer dan layanan online yang mungkin  meminta informasi perbankan atau pribadi. Langkah terbaik adalah langsung kunjungi situs resmi perusahaan (daripada meng-klik tautan di email) jika Anda harus berbagi informasi sensitif. •

SAMSUNG GALAXY S5, Ponsel Pintar Nan Tangguh

0

Samsung GALAXY S5-2SAMSUNG baru saja menghadirkan Galaxy S5, ponsel pintar dengan sederetan fitur inovatif dan terbaru. Samsung Galaxy S5 yang diperkenalkan pertama kali pada Mobile World Congress 2014, akhir Februari lalu ini telah meraih sertifikasi IP67, yang artinya seri ini memiliki fisik yang tangguh,  terlindungi dari debu dan air saat penggunanya beraktivitas. Galaxy S5 memang tidak direkomendasikan untuk dibawa menyelam atau berenang dalam waktu yang lama, namun setidaknya bisa membawanya ke pantai atau saat kehujanan.

Galaxy S5 dibekali dengan Android 4.4.2 Kitkat, dan memiliki bentang layar sebesar 5,1 inci. Panel layarnya mengusung teknologi Super AMOLED dengan kualitas Full HD. Adapun resolusinya 1.920 x 1.080 piksel.

Samsung Galaxy S5 dilengkapi dengan spesifikasi yang cukup tinggi. Ponsel ini dipersenjatai dengan prosesor Snapdragon 801 2,5 GHz quad-core, RAM 2 Gb, media penyimpanan berkapasitas 16 atau 32 Gb, dan baterai 2.800 mAh. Konektivitasnya terdiri dari WiFi, Bluetooth, near field communication (NFC), dan IR remote.

Kualitas kamera menjadi salah satu hal yang diprioritaskan Samsung. Kameranya beresolusi  16 megapiksel yang sanggup bekerja dengan baik di berbagai kondisi cahaya, termasuk kondisi minim cahaya,  berkat penggunaan sensor ISOCELL teranyar yang baru pertama kali digunakan di Samsung Galaxy S5.

Kameranya juga telah dilengkapi fitur Real-Time High Dynamic Range (HDR) yang dapat memperbaiki exposure di kondisi cahaya dengan kontras yang amat kuat.  Fitur fotografi unggulan lainnya adalah Selective Focus yang memberikan keleluasaan untuk menentukan fokus di foto sesudah foto diambil.  Ada dua pilihan di fitur Selective Focus, yakni near focus dan far focus. Jadi pengguna tidak perlu lagi menggunakan lensa tambahan untuk memberikan efek depth of field.

Samsung GALAXY S5Samsung membekali Galaxy S5 dengan baterai berkapasitas 2800mAh, yang membuatnya bisa bertahan lebih lama. Selain itu, smartphone ini juga memiliki Ultra Power Saving. Dengan fitur ini, ponsel akan mengubah tampilannya menjadi hitam putih dan mematikan berbagai fitur yang menyedot daya baterai sehingga baterai ponsel akan dapat bertahan jauh lebih lama.

Masih ada beberapa fitur inovatif yang dimiliki Galaxy S5, antara lain aplikasi S Health 3.0 untuk membantu Anda menjaga kesehatan, yang dipadukan dengan pemantau detak jantung.

Samsung menyematkan fitur Kids Mode, yang membuat tampilan layar menjadi  lucu dan sesuai bagi anak-anak. Kids Mode juga memberikan kemudahan saat Anda ingin membatasi akses aplikasi dan data saat ponsel digunakan oleh anak-anak.

Samsung Galaxy S5 telah dipasarkan di Indonesia dengan harga resmi Rp.8.499.000. •

Tampil Beda, Gunakan 8 Aplikasi Selfie Ini!

0

Foto narsis selfie memang tidak ada matinya. Bukan hanya anak muda, kelompok usia yang lebih tua juga demam dengan gaya memotret diri sendiri ini. Tidak heran jika berbagai fasilitas dan aplikasi pendukung selfie muncul begitu marak.

Smiling Asian woman taking a selfiePARA penggemar selfie sudah pasti mengenal monopod, atau yang lebih dikenal sebagai “tongsis” alias tongkat narsis, sebuah perangkat yang membuat aktifitas selfie semakin mudah. Meski demikian, kehadiran monopod ini pun dirasa belum cukup membantu. Pasalnya, banyak orang yang mengeluh ketika ingin menjepret foto, ternyata jari tidak cukup menjangkau. Walau bisa diatasi dengan fitur self timer, namun terkadang tidak pas dengan kesiapan objek yang difoto, baik posisi maupun pose yang dikehendaki.

Sementara di sisi lain, banyak penggemar selfie yang kurang puas dengan hasil jepretannya. Jangan khawatir, saat ini ada aplikasi yang akan membantu Anda. Berikut ini adalah 8 aplikasi diantara banyaknya aplikasi yang bisa dipilih saat selfie:

1.    Whistle Camera. Aplikasi ini memungkinkan pengguna untuk menjepret foto hanya dengan siulan. Jadi tangan pun dengan leluasa untuk memegang smartphone atau tongsis, dan bisa menyesuaikan posisi dan pose dengan lebih mudah.

Whistle Camera juga menyediakan pilihan untuk pengaturan sensitivitas terhadap suara siulan, resolusi kamera, serta folder penyimpanan foto. Selain itu ada pula fitur untuk mengaktifkan flash serta mengambil foto dengan timer atau tombol shutter konvensional yang ditampilkan di layar.

2.    SkinneePix.  Aplikasi  seharga US$ 1,99  ini  mampu menjadikan foto siapapun yang memiliki berat badan lebih akan terlihat langsing. Bobot berat badan bahkan bisa terlihat berkurang hingga mencapai 5-6 kilogram secara virtual. Dengan begitu, wajah seserang akan terlihat berbeda dari aslinya, atau terlihat lebih langsing saat di selfie.

3.    FaceFix.  Penggemar selfie Pasti sudah banyak yang mengenal aplikasi Camera360. Saat ini muncul fitur baru dari Camera360 bernama FaceFix yang memiliki beragam tone warna mulai dari efek warna foto retro, HDR, black and white sampai yang paling sering digunakan adalah fitur MagicSkin. Fitur tersebut memberikan efek kulit lebih putih dan halus.

4.    Perfect365. Berbagai fitur tersedia dalam aplikasi ini untuk menyempurnakan penampilan. Mulai dari membuat wajah halus dan lebih putih, meniruskan pipi dan memancungkan hidung dengan efek shading, bulu mata palsu, eyeshadow, lipstik dan beberapa pilihan rambut. Yang menyenangkan, aplikasi ini gratis untuk ponsel  iOS dan Android.

5.    Hairstyle Makeover. Bukan hanya wanita, Hairstyle Makeover yang tersedia di gadget iOs itu juga bisa digunakan untuk pria. Tersedia fitur wig untuk pria, kumis dan janggut.

6.    Beauty Plus. Aplikasi Beauty Plus membantu penggunannya untuk mendapatkan kulit yang cerah, halus dan bersinar. Aplikasi edit foto yang bisa di-download di gadget iOS ataupun Android itu juga memiliki fitur lain yakni untuk menghilangkan jerawat, meniruskan pipi dan membuat mata lebih besar.

7.    Makeup. Dalam aplikasi Makeup, pengguna bisa berdandan layaknya Katy Perry, Kim Kardashian, Lauren Conrad hingga Taylor Swift. Namun aplikasi ini hanya tersedia untuk iOS. Untuk fitur yang lebih lengkap, pengguna harus membayar Rp 9.500.

8.    Sellotape Selfie. Ini adalah aplikasi yang konyol, tapi nyatanya menjadi tren baru yang banyak bermunculan di jejaring sosial. Dengan Sellotape Selfie, pengguna akan mendapatkan foto dengan muka yang ditempeli selotip! •