Home Blog Page 943

Biometrik: Apakah Cukup Melindungi Privasi?

0

Serangan jahat yang mengancam kerahasiaan individu dan organisasi telah berkembang sedemikian rupa, dimana bentuk keamanan tradisional seperti password tidak mampu lagi memberikan perlindungan.

KINI para hacker dan entititas jahat lainnya dapat dengan mudah memecahkan kode keamanan dalam hitungan detik melalui program-program rumit dan hardware mutakhir, atau dengan peretasan “brute force“.

Multi Factor Authentication (MFA) merupakan sistem yang lebih agresif dalam menjaga keamanan kerahasiaan. Dalam pendekatan keamanan ini, 2 atau lebih dari 3 faktor otentikasi (pengetahuan, kepemilikan, dan turunan) diperlukan dalam membentuk sebuah identitas. Faktor pengetahuan merujuk pada “sesuatu yang hanya diketahui oleh pengguna”, seperti password atau pola. Sementara faktor kepemilikan merujuk pada “sesuatu yang dimiliki pengguna” seperti mobile phone atau kartu ATM. Dan terakhir, faktor turunan adalah “sesuatu yang terdapat pada biologis pengguna”, merujuk pada karakteristik biometrik seperti sidik jari.

Peluncuran iPhone 5s – smartphone terbaru yang dikeluarkan oleh raksasa teknologi Apple – berhasil memancing ketertarikan publik yang sangat besar, terutama akan keefektifan biometrik (faktor turunan) dalam mencegah serangan pencurian kerahasiaan. Perangkat Apple terbaru ini memiliki pengenal sidik jari biometrik terbaru yang dikenal dengan Touch ID, yang terpasang di dalam tombol Home iPhone 5s, untuk mendeteksi dan melakukan verifikasi sidik jari pengguna melalui sentuhan kapasitif. Fitur ini berhasil membawa proses otentikasi 2 faktor dari domain enterprise yang eksklusif, hingga para masyarakat pencinta smartphone. Banyak orang yang tertarik dengan implementasi Touch ID Apple dan beranggapan bahwa teknologi baru tersebut akan sulit untuk dikalahkan.

Apple menjelaskan bahwa prosesor A7 iPhone 5s memiliki area penyimpanan data dengan perlindungan yang sangat sulit untuk diruntuhkan. Namun penyusup yang berhasil menembus lapisan keamanan ini dapat menyebabkan otentikasi biometrik menjadi tidak berguna. Para penjahat kriminal yang berhasil menanamkan Trojan ke dalam iPhone 5s,  akan menemukan fakta bahwa memecahkan sebuah kode sidik jari tidak ada bedanya dengan memecahkansuatu password, karena sidik jari yang telah dipindai akan disimpan dalam seri 0 dan 1 di dalam iPhone.

Hal penting lainnya yang perlu diingat adalah pernyataan Apple yang mengatakan bahwa Touch ID memindai secara sub epidermal, tanpa menyebutkan kapabilitas sub dermal. Artinya, sensor kapasitif canggih milik Apple hanya tertanam di dalam perangkat yang menangkap gambar resolusi tinggi sidik jari dari lapisan sub epidermal kulit. Kurang lebih hal ini menggambarkan bagaimana sensor kapasitif bekerja pada umumnya, dimana metode yang lebih aman adalah untuk memindai sidik jari pada tingkat sub dermal di bawah kulit, dimana pembuluh darah dan urat nadi berada. Oleh karena itu, implementasi biometrik Apple yang pertama lebih terlihat sebagai sarana kemudahan saja, yang menjadikan Touch ID hanya sebagai alternatif pilihan kode keamanan bagi pengguna selain password.

Pada kenyataannya, sekelompok orang dari Jerman berhasil menjebol keamanan Touch ID hanya dalam hitungan hari setelah peluncuran iPhone 5s. Mereka mengambil sidik jari dari seorang pengguna, difoto dari permukaan gelas, lalu membuat sidik jari palsu yang diletakkan pada film yang tipis, kemudian ditekan pada iPhone dengan jari asli untuk membukanya.Touch ID memang bekerja dengan sangat baik, namun jangan mempercayakan Touch ID sepenuhnya dalam menjaga aset-aset digital Anda. Apple perlu mengeluarkan update iOS yang memungkinkan pengguna Touch ID untuk melindungi perangkat mereka lebih jauh dengan menggunakan otentikasi 2 faktor yang tepat yaitu sidik jari dan password.

Selain itu, tidak biasanya orang menyebarkan sidik jari mereka kepada pihak lain tanpa alasan yang jelas. Sidik jari kita terdaftar di passport biometrik, dimana seharusnya mereka hanya diketahui oleh pemerintah saja. Dengan Touch ID Apple, bukankah kita justru mempermudah para penjahat kriminal untuk mendapatkan sidik jari kita (dan dijual kembali di black market untuk alasan kejahatan apapun)? Lebih lanjut lagi, sidik jari kita tidak bisa digantikan: sekali mereka tercemar, tidak ada jalan lain lagi untuk mendapatkan sidik jari baru.

Meskipun pendekatan biometrik Apple kurang efektif, namun iPhone 5s telah membantu mendorong publik meninggalkan otentikasi 1 faktor yang tradisional, dan bergerak menuju otentikasi multi faktor. Dalam laporan ancaman pertengahan tahunnya, FortiGuard Labs menyebutkan otentikasi 2 faktor yang diharapkan akan menggantikan single password pada model keamanan teknologi informasi. Meskipun adopsi otentikasi 2 faktor dapat dilihat penggunaan utamanya pada pada Twitter, Dropbox, Evernote, dan Facebook, metode ini belum bisa menggantikan otentikasi 1 faktor yang lebih mudah. •GUILLAUME LOVET (Senior Manager, FortiGuard Threat Response)

LENOVO MIIX2, Tablet Windows 8 Inci

0

UKURAN layar tablet dengan operasi Windows pada waktu-waktu lalu kebanyakan diproduksi dengan ukuran layar berkisar antara 10 dan 11 inci. Namun kini para pabrikan mulai tertarik mengeluarkan tablet berbasis Windows dengan ukuran layar yang lebih kecil, yakni 8 inci.

Lenovo, yang gencar meluncurkan produk-produk terbaru di sepanjang 2013 ini misalnya, menghadirkan tablet Windows pertamanya dengan ukuran layar 8 inci yang diberi nama Miix2.

Miix2 disebut-sebut sebagai tablet pertama dengan layar 8 inci dengan Windows 8.1 sebagai sistem operasinya. Perangkat ini memiliki unjuk kerja yang mumpuni mengingat Lenovo memilih penggunaan prosesor quad-core terbaru Bay-Trail yang masih masuk dalam keluarga prosesor Intel Atom. Untuk mengimbangi prosesor terbaru Intel tersebut, Lenovo membenamkan RAM sebesar 2 Gb DDR3 dan media penyimpanan internal sebesar 32 atau 64 Gb.

Lenovo Miix2 hadir dengan ukuran layar 8 inci yang memiliki resolusi WXGA 1280 x 800 pixel. Dengan resolusi yang sama seperti rata-rata netbook 10 inci, tampilan di layar Miix2 tampaknya akan terlihat lebih tajam. Konektivitas yang dimiliki Miix2 juga cukup lengkap. Anda akan menemukan Bluetooth, WiFi, GPS dan 3G HSDPA. Lenovo juga melengkapi Miix2 dengan kamera utama beresolusi 5 megapiksel dan kamera depan 2 megapiksel.

Miix2 juga dilengkapi stand yang juga berfungsi sebagai cover dengan desain yang mirip seperti Smart Cover iPad. Dengan stand ini, pengguna dapat meletakkan Miix 2 dengan nyaman di meja. Lenovo juga menyediakan pena stylus dalam paket penjualannya.

Lenovo melepas Miix2 di pasar Amerika Serikat di harga US$ 299 untuk versi 16 Gb dan US$ 349 untuk versi 64 Gb. Sayangnya, hingga saat ini Lenovo masih belum memberikan kepastian dan informasi lengkap terkait harga pasti dan tanggal peredarannya di Indonesia. •

SONY A7R & A7, DSLM Full Frame Pertama di Dunia

0

SONY tengah mempersiapkan dua kamera  mirrorless full frame terbaru dan pertama di dunia,  Sony A7r dan A7. Keduanya hadir dengan tampilan fisik yang modern minimalis,  mirip dengan material magnesium yang tangguh di segala kondisi cuaca.

Dengan sensor 35mm full frame CMOS EXMOR yang sama, Sony A7r hadir dengan resolusi yang lebih tinggi dibanding Sony A7 yaitu 36.4 megapiksel dan tanpa dilengkapi optical low pass fiter, yang menjanjikan hasil foto lebih detil dan tajam.

Untuk sistem fokusnya, Sony A7r mengusung teknologi autofokus Fast Intelligent AF dengan kecepatan autofokus yang diklaim lebih cepat dan akurat. Sebagai tambahan, tersedia 3 opsi ukuran autofokus Flexible Spot AF frame yang berguna untuk meminimalisir kesalahan fokus di titik yang telah ditentukan pada subjek.

Sementara Sony A7 mampu menghasilkan foto pada resolusi maksimum 24.3 megapiksel. Dilengkapi dengan optical low pass filter dan teknologi autofokus hybrid, dan Fast Hybrid AF, yang mengkombinasikan phase dan contrast detect AF untuk kecepatan dan akurasi fokus. Selain itu, Sony A7 juga memiliki kecepatan memotret yang lebih cepat yaitu dengan kecepatan 5fps sedangkan Sony A7r hanya 4fps.
Keduanya ditunjang dengan prosesor BIONZ X terbaru yang diklaim memiliki kecepatan pemrosesan 3 kali lebih cepat. Dengan prosesor terbarunya tersebut, Sony A7r dan A7 dapat digunakan untuk memotret dan merekam video pada resolusi Full HD 1080p di sengala kondisi pencahayaan dengan hasil yang tajam dan sangat minim noise.

Tersedia opsi kontrol rekam suara serta output HDMI yang dapat digunakan untuk menghubungkan perangkat monitor atau alat rekam tambahan saat merekam video, serta viewfinder elektronik berteknologi XGA OLED Tru-finder. Ini adalah sebuah layar fleksibel yang belum dilengkapi fitur sentuhan serta koneksi WiFi dan NFC. Sony A7r dan A7 dapat terhubung ke perangkat smartphone atau tablet PC dan kompatibel dengan platform Sony PlayMemories Camera Apps yang menyediakan opsi olah gambar sederhana seperti misalnya menambahkan efek, filter, dan pengaturan lainnya.

Sony A7r ditawarkan hanya dalam versi bodi saja, harganya sekitar US$ 2300. Untuk Sony A7 dibanderol mulai dari US$ 1700 untuk bodi saja dan US$ 2000 sepaket dengan lensa full frame Sony SEL2870 28-70mm F3.5 – F5.6.

Sejauh ini belum ada info kapan kedua kamera ini akan hadir di Indonesia. •

RYAN SIM: Dari AMD APU Menuju Arsitektur HSA

0

Dinilai memiliki pertumbuhan perekonomian yang stabil, Indonesia telah ditempatkan sebagai salah satu negara tujuan investasi yang paling menarik oleh berbagai industri di berbagai negara. Indonesia yang merupakan negara besar berpenduduk mencapai 240 juta jiwa dimana sekitar 100 juta penduduknya berada pada level menengah ini kerap disebut-sebut sebagai negara dengan potential market.

DI BIDANG teknologi informasi (TI) yang sekarang ini pemanfaatannya semakin meningkat dan terus tumbuh pangsa pasarnya, membuat berbagai produsen TI agresif untuk menggarap market Indonesia. Tidak terkecuali Advanced Micro Devices (AMD), produsen microprosesor dan kartu grafis ternama dunia yang dikenal juga sebagai perusahaan pertama yang meluncurkan Accelerated Processing Unit (APU).

Dikatakan ASEAN General Manager AMD Far East Ltd, Ryan Sim,  Indonesia merupakan salah satu pasar yang besar bagi AMD, begitu pula bagi partner Multi-National Companies (MNC). Oleh sebab itu, AMD akan selalu fokus untuk mengembangkan bisnisnya di sini.
“Indonesia merupakan pasar yang penting bagi kami. Untuk itu, posisi Indonesia di ASEAN menempati urutan pertama dalam hal investasi, pendapatan dan sumberdaya,” ujar Ryan dalam kunjunganan bisnisnya di Jakarta, awal September lalu.

Ia juga melihat, pasar Indonesia sangat unik dimana konsumennya tidak hanya menginginkan produk yang berkualitas, tetapi juga harga yang kompetitif. Menurut lulusan Electrical and Electronics Engineering, Nanyang Technological University ini, APU bisa menjadi solusi akan kebutuhan komputasi yang murah karena didesain dengan mengintegrasikan Central Processing Unit (CPU) dan Graphics Processing Unit (GPU) kedalam satu chip yang disebut APU. Sehingga bila menggunakan APU, konsumen tidak perlu lagi membeli kartu grafis untuk menghadirkan visual berkualitas.

“APU sudah dipersenjatai Radeon Graphic yang sudah terbukti kualitas dan performanya sehingga  mampu menghadirkan kualitas visual sebaik produk gaming. Tidak hanya itu, dari sisi penggunaan daya juga menjadi lebih efisien,” terang  pria yang sebelumnya bekerja di Cisco dan Advantest ini.

Telah meniti karir selama 12 tahun di AMD, penerima 4 penghargaan  AMD Achiever Club Award secara berturut-turut ini juga menerangkan tidak hanya APU produk unggulan dari AMD yang diakui dunia, tetapi inovasi yang dihadirkan AMD telah terbukti berhasil menelurkan beragam produk terdepan di dunia, seperti kartu grafis 7990 sebagai kartu grafis tercepat saat ini, Top 3 Game console menggunakan teknologi AMD, serta super computer tercepat saat ini menggunakan AMD.

“AMD memberikan kemampuan komputasi yang unik dan tak tertandingi dalam rangka menciptakan cara alami, cerdas dan inovatif bagi setiap orang untuk berinteraksi dengan beragam perangkat yang digunakan.  Dimulai dari APU kami akan menuju arsitektur Heterogeneous System Architecture (HSA) yang mampu mengintegrasikan memori CPU dan GPU agar dapat dialokasikan lebih merata oleh kedua prosesor tersebut sesuai dengan kebutuhannya. Kami berharap teknologi yang kami bawa ini bisa memenuhi kebutuhan penggguna di Indonesia,” tambahnya.

Lebih lanjut, berikut ini petikan wawancara BISKOM dengan Ryan Sim yang memiliki beragam penghargaan karena integritasnya dan kontribusinya terhadap penjualan dan pemasaran di sejumlah perusahaan.

Apa agenda kunjungan Anda ke Jakarta kali ini?
Ini merupakan kunjungan bisnis saya setiap kuartalnya untuk bertemu dengan rekan bisnis dan tim AMD di Indonesia. Di sini kami membangun tim, membina rekan bisnis, membantu mereka  untuk mengembangkan jangkauan bisnisnya serta merekrut mitra bisnis. Jadi, ini adalah kunjungan bisnis yang biasa saya lakukan.

Apa saja tugas-tugas Anda selaku General Manager untuk kawasan ASEAN?
Sejak 2 tahun terakhir menjabat sebagai General Manager AMD di ASEAN, saya mengelola P/L dan bertanggung jawab untuk semua bisnis baik bisnis kartu grafis maupun bisnis CPU untuk kawasan ASEAN, dimana kami telah mempunyai kantor dan tim di Singapura, Thailand, Malaysia, Filipina, Vietnam dan Indonesia. Selain itu, saya juga mempunyai tanggung jawab untuk mengelola bisnis distribution channel di wilayah Asia Pacific Japan. Salah satunya bisnis MNC yang melingkupi Hewlett Packard (HP), Acer, Toshiba, Samsung dan satu lagi adalah bisnis distribusi lokal dimana kami bekerjasama dengan partner lokal yang didistribusikan ke Mall Mangga Dua, Harco Mangga Dua, Mall Ambassador dan lain-lain.  Jadi, ini bisnis dengan pasar DIY, dimana saya fokus bertanggung jawab untuk bisnis distribusi untuk seluruh Asia Pacific termasuk Jepang, Korea, India, Australia, Selandia Baru dan ASEAN. Untuk Indonesia, saat ini AMD mempunyai 2 partner distributor, yaitu E Media Device dan SME Computer Hardware Supply.

Bagaimana bisnis AMD di Indonesia saat ini?
Kalau kita lihat dari perkembangan dari tahun 2012 ke 2013, semuanya sangat baik. Ini terlihat dari meningkatnya pangsa pasar AMD di Indonesia begitu juga dalam hal pendapatan. Berdasarkan kinerja di Kuartal 1 dan Kuartal 2, saya masih yakin bahwa bisnis di tahun 2013 akan lebih baik dari tahun 2012.

Apakah ada strategi khusus yang akan dilakukan AMD untuk mencapai target bisnis di tahun ini?
Mengingat kami mempunyai target pasar yang baru, maka ada tiga hal yang akan kami lakukan tahun ini. Pertama, adalah tetap mempertahankan dan melindungi bisnis kami di pasar PC tradisional karena kami yakin masih bisa tumbuh dengan produk baru yang sudah diluncurkan pada bulan Juni yaitu prosesor Richland dan juga Kabini untuk entry level. Kuartal pertama tahun depan kami akan meluncurkan Kaveri.

Kedua, kami akan fokus juga di “adjusted market” yaitu pasar yang sangat dekat dengan pasar PC atau mirip dengan pasar PC dimana teknologi bisa kita digunakan seperti pada hybrid PC, smartphone dan  tablet. Saat ini AMD belum mempunyai teknologi untuk smartphone tetapi kami mempunyai chips untuk tablet bernama Temash yang sudah tersedia di bulan Juni. Jadi, kami bisa mendukung pasar tablet dan mendukung hybrid PC.

Ketiga, low power server yang merupakan sesuatu hal baru di pasar.  Disini kami mencoba memberikan solusi server CPU low power karena kami melihat sebagian server data center sekarang ini masih menggunakan atau mengonsumsi power yang cukup besar, baik itu Cloud database maupun Cloud server.

Kami tidak membuat server tapi kami membuat chip untuk server yang saat ini masih kami kerjakan bersama ARM (chip untuk tablet). Ini adalah teknologi baru dan hal baru bagi AMD. Selain itu, pasar embedded juga merupakan fokus AMD. Pasar embedded adalah pasar pilihan saat ini dan pasar ini juga memberikan pendapatan bagi AMD.

AMD kerjasama dengan pihak mana saja untuk memproduksi tablet?
Fujitsu dan Acer adalah yang pertama untuk tablet. Akan tetapi untuk lebih jelasnya, kita lihat bulan mendatang, akan banyak pengumuman berkaitan dengan kerjasama-kerjasama ini. Kita akan melihat banyak sekali produk hybrid PC, tablet convector AMD dan sebagainya yang serba baru.

AMD mempunyai banyak produk, mana yang memberikan pendapatan terbesar untuk AMD?
Dua produk yang memberikan kontribusi terbesar adalah desktop CPU yang dijual di pasar tradisional seperti toko-toko di Mangga Dua dan notebook CPU yang kami jual melalui MNC seperti Samsung, HP, Acer, Toshiba dan lain-lain. Jadi, dua produk tersebut penyumbang terbesar untuk bisnis AMD.  Tahun lalu, pendapatan AMD  mencapai US$ 5,4 juta di seluruh dunia.

Apa perbedaan AMD dengan kompetitor?
AMD adalah perusahaan pertama yang mengeluarkan produk APU dimana CPU chip dan grafis dalam satu chip. Strategi ini sudah di pikirkan oleh AMD lima hingga enam tahun yang lalu saat AMD mengakuisisi ATI, sebuah perusahaan terkenal untuk grafis. AMD sudah memperkirakan langkah-langkah penting ini beberapa tahun yang lalu.

Perbedaan lainnya adalah di kartu grafis dan gaming. Pasar gaming merupakan pasar yang terus berkembang belakangan ini. Bahkan penggunaannya tidak hanya pada PC desktop ataupun notebook tetapi mulai banyak pada tablet.  Saat ini banyak vendor-vendor gaming yang bekerjasama dengan AMD karena kebutuhan bermain game semakin memerlukan grafis yang intensif dan banyak tenaga processing, seperti  Crysis 3, Battle Field 3, Sims City dan Tomb Raider yang  semuanya optimal menggunakan AMD. Hal yang membanggakan juga bahwa Microsoft Xbox One , Nintendo Wii, Sony PS4 menggunakan AMD. Jadi game console besar pun sekarang menggunakan teknologi AMD.

Seberapa besar AMD mendukung kebutuhan para gamer?
AMD sangat erat hubungannya atau kaitannya dengan gaming.  Seperti yang sudah dibicarakan tadi bahwa game-game besar menggunakan AMD. Saat ini banyak program kerjasama “bundle” games. Misalnya, jika Anda membeli kartu grafis tertentu, Anda akan mendapatkan gratis games  seperti Bioshock, Battlefield, Crysis 3 dan sebagainya. Jadi, ini adalah program yang dijalankan oleh AMD.

Di Indonesia sendiri, tim lokal telah mendukung acara-acara gaming bekerjasama dengan partner-partner misalnya turnamen game atau overclocking competition.  AMD fokus untuk mendukung acara-acara seperti itu. Selain itu, game besar yang ada saat ini akan lebih optimal dengan menggunakan AMD, dan ini merupakan berita yang bagus untu para gamers.

Lalu, bagaimana dukungan AMD untuk dunia pendidikan?
Pada dasarnya di Indonesia, tim AMD hanya tim sales dan marketing. Dukungan yang kami lakukan lebih ke edukasi dalam bentuk seminar misalnya kampus roadshow secara rutin setiap kuartal untuk meng-update informasi mengenai produk-produk AMD. Kami juga bekerjasama dengan vendor-vendor atau agency untuk melakukan kolaborasi program seperti ini.

Apakah tahun ini banyak produk dan teknologi yang akan diperkenalkan?
Produk baru kami yaitu Richland sudah diluncurkan bulan Juni di Computec Taiwan, dimana Richland lebih mengincar pasar yang “highend” dan juga ada Kabini untuk pasar yang “entry level”.  Awal tahun depan akan ada produk baru yaitu Kaveri yang menggunakan Heterogeneous System Architecture (HSA).

HSA adalah kumpulan grup/kelompok yang akan mendorong HSA arsitektur. Ada beberapa perusahaan di dalamnya seperti Motorola, AMD, Qualcom dan beberapa perusahaan lain yang bernaung dalam lembaga ini.

Apa perbedaan antara APU dan HSA?
APU adalah CPU dan grafis dalam 1 chip tetapi mereka mengakses memory controller yang berbeda. Sedangkan HSA adalah sebuah arsitektur dari otak komputasi (secara konvensional berarti otak prosesor) yang menggabungkan CPU dengan GPU, beserta dengan prosesor lainnya, agar bekerja dengan harmonis.. Kaveri adalah produk AMD pertama yang mendukung HSA di awal tahun depan. Ini akan mengubah bagaimana perangkat lunak bekerja, bagaimana aplikasi bekerja dan bagaimana kita menggunakan komputer di masa mendatang.

Bagaimana pandangan Anda tentang dunia TI di tahun 2013?
Kalau kita melihat dari data IDC, masih ada pertumbuhan di pasar TI tapi hanya pertumbuhan satu digit termasuk di Indonesia.  Tetapi, satu digit di Indonesia tetap saja adalah pasar yang besar.  Pasar tablet diperkirakan tumbuh dua digit dan pasar PC tradisional masih satu digit tetapi ini tetap merupakan pasar terbesar di Indonesia.

Apakah orang akan meninggalkan notebook dan beralih ke tablet? Tidak. Penduduk Indonesia yang jumlahnya 250 juta dan dengan pengguna komputer yang hanya 20% memang sangat sedikit. Tetapi pelan namun pasti, persentase orang yang menggunakan PC semakin bertambah, permintaan untuk notebook dan PC selalu ada. Orang bekerja dengan desktop dan notebook, tidak dengan tablet. Karena itu, pasar PC tidak akan mati. Inilah yang akan AMD tangani. Kami melindungi bisnis utamanya, pasar hybrid dan embedded.

Berapa lama waktu yang dibutuhkan untuk menciptakan suatu produk?
Roadmap kami sekitar 2-3 tahun. Misalnya pada waktu kami meluncurkan Richland dan Kabini kami memerlukan waktu 2-3 tahun.

Bagaimana perkembangan APU kedepannya?
APU kedepannya dengan HSA menjadi sebuah sistem pemrosesan yang di dalamnya terintegrasi, bukan hanya CPU melainkan juga bentuk prosesor lain, sebagaimana GPU pada APU AMD. Namun, HSA menegaskan pada sistem heterogeneous. Bukan hanya dua jenis processing yang berbeda tetapi juga bisa lebih dari itu.

Dengan kata lain, HSA berada pada level yang lebih komplek lagi. Pada perkembangannya, APU adalah sebuah HSA walaupun masih tahap awal. Dengan teknologi baru ini akan memberikan perbedaan yang lebih jauh antara AMD dan kompetitornya. •

TELAH TERBIT BISKOM EDISI NOVEMBER 2013

0

MAJALAH BISKOM kali ini menampilkan Andi Budimansyah, Ketua Umum Pengelola Nama Domain Internet Indonesia (PANDI), (Terima kasih kepada  PANDI yang turut mendukung Majalah BISKOM).

Dalam kesempatan ini, kami sekaligus menawarkan kepada seluruh pembaca untuk bekerjasama saling menguntungkan dengan Majalah BISKOM, baik berupa pengiriman artikel Teknologi Informasi (TI), mengadakan seminar, workshop dan pameran serta kegiatan-kegiatan lainnya yang berkaitan dengan dunia TI.

Topik menarik Majalah BISKOM Edisi November 2013 diantaranya:

• COVER STORY: Andi Budimansyah, Ketua Umum PANDI: Dot Id Lebih Bertanggung Jawab dan Dipercaya

• HEADLINE:
–    Indonesia Disadap!
–    Indonesia, Sumber Serangan Cyber?

• FIGURE:
–    Johannes Chang, Director Escapes & Head of Operations, LivingSocial Indonesia: Kami Tawarkan Deal Terkeren
–    Hari Purwanto, Sekretaris Kementerian Negara Riset dan Teknologi (Sesmenristek): Industri Kreatif Berkembang Super Cepat
–    Muhammad Nuradi Akhsan, Market Development Manager for Toner, HP Indonesia: HP Kampanyekan Anti Pemalsuan

• FOCUS:
–    Domain .id, Jatidiri Bangsa
–    Waspadai Pengintai di WiFi Publik!
–    Biometrik: Apakah Cukup Melindungi Privasi?
–    Iptek Percepat Pembangunan Ekonomi
–    Pengembangan TI Berbasis Kearifan Lokal

• REVIEW & CELLULAR:
–    Sony A7r dan A7
–    Acer Iconia W3
–    HTC One Max
–    Fujifilm X-E2
–    Oppo N1
–    Nikon D5300
–    Lenovo Ideapad A10
–    Smartfren Andromax T dan Andromax Tab 8.0
–    HP Chromebook 11
–    LG G Flex
–    Samsung Galaxy Note 12.2
–    Lenovo Miix2
–    Dell Venue 7
–    HP Slate21
–    Canon PowerShot G16

• SNAP:
–    Agnes Masuki Bisnis Smartphone
–    Solidwork 2014 Utamakan Kemudahan Penggunaan
–    Astrid Meluncur Bersama Smartfren
–    Lintasarta Kenalkan e-Health Untuk Industri Kesehatan
–    Axioo Luncurkan 5 Perangkat Android
–    BSA dan Ditjen HKI Gelar Penghargaan Piagam HKI 2013
–    SAP: Kepuasan Nasabah Bank Indonesia Teratas di Asia Tenggara
–    Brand Ambassador Kaspersky Gelar Opus Jay 2013
–    Sony Luncurkan VAIO Fit dan Tap 11 Berfungsi Ganda
–    Taiwan Excellence Ramaikan Indocomtech 2013
–    Final Taiwan Excellence Cares Hadirkan 15 Proyek CSR

Dapatkan Majalah BISKOM di Toko Buku Gramedia dan Gunung Agung atau berlangganan melalui Bagian Sirkulasi Majalah BISKOM. Untuk review, ujicoba, update harga produk dan kegiatan perusahaan Anda, hubungi redaksi[at]biskom.web.id •

Bangga Menjadi Bangsa Indonesia

0

PROGRAM pengawasan yang dilakukan National Security Agency (NSA) tengah menjadi perhatian utama di seluruh dunia. NSA yang merupakan pengawas intelejen di Amerika Serikat (AS) ini diketahui telah melakukan penyadapan di berbagai negara, termasuk Indonesia. Informasi mengenai kegiatan NSA tersebut sempat dibocorkan oleh whistleblower, Edward Snowden, yang sebelumnya bekerja di NSA, kepada media.

Tak ayal, sejumlah reaksi keras pun bermunculan. Perusahaan-perusahaan teknologi termasuk Google, Apple, Microsoft, Yahoo, Facebook, dan AOL, menyerukan kepada Komite Kehakiman Senat AS agar segera mereformasi praktik pengawasan massa pemerintah AS. Dilansir Cnet, perusahaan-perusahaan tersebut juga meminta pengawasan tambahan dan mekanisme yang dapat dipercaya untuk program mata-mata.

“Kami mendesak pemerintah bekerjasama dengan Kongres untuk menangani hal ini demi membangun kembali kepercayaan dari pengguna internet di seluruh dunia,” demikian isi surat yang dikirim perusahaan-perusahaan besar tersebut.

Bukan hanya AS, Australia juga dikabarkan melakukan penyadapan seperti halnya AS. Indonesia, lagi-lagi, termasuk sebagai salah satu negara yang menjadi target penyadapan Australia.  Imbasnya, peretas yang tergabung dalam kelompok Anonymous Indonesia pun menyerbu ratusan website Australia sebagai ‘aksi balas dendam’.

Dilaporkan oleh The Guardian, lebih dari 200 website dengan domain berakhiran .au mengalami deface. Aksi permak situs ini ternyata tidak mendapat balasan dari kubu hacker Australia. Malah sebaliknya, hacker Australia konon ikut membantu serangan ini sebagai bentuk protes terhadap pemerintahannya.

Aktifitas penyadapan terhadap sejumlah negara sebenarnya bukanlah hal baru. Bahkan sejumlah negara justru membuat perjanjian khusus untuk saling tukar informasi intelejen secara resmi.  Jadi, apa yang dilakukan oleh para peretas ini memang tak bisa serta merta dibenarkan. Namun reaksi dunia terhadap penyadapan AS dan Australia ini pun terbilang wajar.  Praktisi Internet, Heru Nugroho menilai, aksi pada peretas  Anonymous Indonesia adalah  sebagai bentuk ekspresi mereka atas kebanggaan terhadap bangsanya.

Bicara mengenai kebanggaan terhadap bangsa, pada Edisi November ini sengaja BISKOM juga mengulas tentang penggunaan domain .id yang terus menerus meningkat jumlahnya. Domain .id  adalah top kode level domain di negara Indonesia yang menjadi salah satu jati diri bangsa. Domain .id memiliki sistem keamanan yang lebih terproteksi dan terjamin. Dan yang terpenting,  dengan menggunakan .id, berarti kita turut menduniakan Indonesia di kancah internasional.

Simak lebih lanjut mengenai domain .id di Edisi kali ini. Selamat membaca. •

 

Taiwan Excellence Ramaikan Indocomtech 2013

0

TAIWAN Excellence yang digelar Bureau of Foreign Trade (BOFT), Ministry of Economic Affair (MOEA) dan Taiwan External Trade Development Council (TAITRA) kali ini mengumumkan partisipasinya dalam pameran Information and Communication Technology (ICT) terbesar dan bergengsi di Indonesia, yaitu Indocomtech 2013, yang digelar pada 30 Oktober – 3 November 2013 mendatang di booth G, Hall B, Jakarta Convention Center (JCC), Senayan.

Keikutsertaan TAITRA disebut sebagai salah satu bagian dari kampanye Taiwan Excellence di Indonesia dengan membawa 43 brand berkualitas yang awalnya dimulai dari brand ICT, lalu rumah tangga dan produk kesehatan, kemudian dilengkapi juga produk transportasi serta rekreasi.

Sesuai dengan  tema Indocomtech, di kesempatan kali ini brand-brand Taiwan Excellence yang dihadirkan hanya meliputi produk ICT yang terdiri dari 20 brand yang diramaikan oleh Padfone 2 Asus dan D-Link sebagai pemenang Taiwan Excellence 2013 Gold Winner, serta Acer, Trend Micro, Trandscend, yang merupakan Top 20 Global Brands Taiwan.

Menurut perwakilan Taipei Economic and Trade Office (TETO) di Indonesia, Andrew Hsia, kampanye Taiwan Excellence yang digelar ini untuk mendukung dalam menghubungkan konsumen Indonesia dengan brand-brand Taiwan yang terkenal dengan nilai inovasi, dapat diandalkan dan terpercaya.

Sedangkan, Deputy Executive Director Strategic Marketing Departement, TAITRA, Michael Hsiao mengutarakan, brand yang dibawa Taiwan Excellence melambangkan kejeniusan unik negeri Taiwan dalam mengembangkan inovasi untuk menciptakan nilai tambah pada desain dan kecanggihan produk.

“Sejak empat tahun lalu diperkenalkan, brand-brand Taiwan Excellence telah diterima dengan baik dan semakin dikenal oleh konsumen Indonesia. Saya percaya bahwa produk Taiwan merupakan mitra yang tepat bagi konsumen Indonesia untuk menciptakan gaya hidup terbaik dan mendukung masyarakat untuk memiliki kualitas hidup yang lebih baik,” ujar Hsiao, di Jakarta (29/10).

Ia juga menerangkan, kehadiran Taiwan Pavilion di Indocomtech 2013 bertujuan untuk meningkatkan citra Taiwan dalam industri teknologi di Indonesia, mempromosikan merek Taiwan, membantu perusahaan Taiwan dalam meningkatkan kesadaran brand perusahaannya dan menghubungkannya dengan pembeli potensial untuk meningkatkan penjualan.

Berikut brand-brand yang tergabung dalam kampanye Taiwan Excellence meliputi Acer, Adata, Apacer, Asus, BenQ, BXB, Carnation, Cashido, Chanson, Cooler Master, D-Link, Edimax, FushanKado, IN WIN, JM, Just Power, JustTime, Karma, Kenda, KW-triO, Leadray, Lien Cheng, Merida, MiaCare, MSI, Orange, Pacific Cycles, PX, Shuter, Silicon Power, Strida, Super Guider, SYM, TherMedic, TECO, Tern, Thermaltake, Transcend, Trend Micro dan Ucheer. •

AMIT SUXENA: Oracle Database 12c Khusus Untuk Cloud

0

Meningkatnya pengguna Cloud Computing pada perusahaan saat ini telah berdampak pada  kebutuhan akan pemanfaatan teknologi pendukungnya sebagai upaya meningkatkan kinerja bisnis sekaligus kecepatan dan efektifitas operasional perusahaan. Melihat peluang ini, beberapa waktu lalu Oracle pun secara resmi meluncurkan Database 12c di Indonesia.

ORACLE Database 12c yang baru saja diluncurkan diklaim sebagai database pertama yang didesain untuk Cloud dimana sudah memiliki lebih dari 40% market share. “Secara global database 12c sudah leading dan terus meng-improve fitur-fiturnya yang hingga saat ini telah tersedia lebih dari 500 fitur,” ujar Amit Suxena, Senior Director & GM, Core Technology, Oracle Corporation di kesempatan peluncuran Oracle Database 12c di Hotel Shangri-La, Jakarta.

Dari sekian banyak fitur yang tersedia, Oracle Database 12c ini memiliki fitur utama yang penting, yaitu arsitektur Multitenant yang memungkinkan perusahaan menyederhanakan proses konsolidasi database ke dalam Cloud sehingga pengguna dimungkinkan untuk mengelola banyak database sekaligus tanpa harus mengganti aplikasi yang ada.

Dikatakannya, biasanya dibutuhkan server yang banyak dan pengelolaan yang komplek dalam menjalankan aplikasi yang ada, baik itu customer relationship management (CRM), enterprise resource planning (ERP) maupan data warehouse. Sekarang dengan Oracle Database 12c,semuanya bisa digabung dalam satu server saja melalui virtualisasi.

”Hal ini bisa menghemat waktu pekerjaan dari staf teknologi informasi (TI) karena cukup memonitor aplikasi yang berjalan dari satu tempat saja. Bahkan dalam melakukan backup tetap bisa mengambil data spesifik meskipun backup dilakukan secara menyeluruh,” jelas pria lulusan Pune University, India ini.

Keunggulan lain dari fitur terbaru ini tidak hanya memudahkan proses penggabungan database tetapi juga dapat mengelola semuanya sekaligus dengan aman. Sehingga memungkinkan melakukan prediksi, penggandaan dan prioritasi yang disederhanakan tanpa harus dipengaruhi perubahan-perubahan yang terjadi di aplikasi.

Berikut petikan wawancara BISKOM dengan Amit Suxena yang telah bergabung di Oracle sejak 6 tahun lalu.

Apakah penggunaan database baru ini tidak memperlambat kinerja database bila semuanya digabungkan kedalam satu server?
Tentunya tidak, karena Oracle Database 12c mampu melakukan sharing memory dimana sebelumnya 50 database memerlukan 20Gb memori. Kini dengan adanya fitur sharing memory bisa menampung 250 database dengan jumlah memori yang sama, 20Gb.

Untuk akses aplikasinya juga menjadi cepat karena dilakukan pemisahan aplikasi-aplikasi yang ada berdasarkan fungsinya. Disini peran Heat Map yang akan memberikan kode berdasarkan warna yang disesuaikan seberapa sering data tersebut diakses. Untuk data yang sering diakses atau aktif akan diberi warna merah, jarang diakses diberi warna kuning, sedangkan data arsip berwarna biru. Berdasarkan warna tadi dilakukan kompresi data untuk mengefisiensi penggunaaan storage. Data berwarna merah hanya sedikit mengkompresinya sedangkan data arsip akan semakin besar mengkompresinya agar ukuran datanya kecil sehingga tidak makan tempat banyak.

Bagaimana keamanannya mengingat database terhubung dengan Cloud?
Keamanan menjadi hal yang penting disini oleh sebab itu Oracle Database 12c dilengkapi lebih banyak inovasi keamanan dibandingkan database Oracle manapun yang ada sebelumnya. Salah satunya New Redaction yang biasa kami sebut redaksi untuk menentukan data mana saja yang bisa diterbitkan atau tidak.

Sistem redaksi ini bisa menutupi data yang seharusnya tidak boleh dilihat oleh pihak yang tidak berkepentingan atau tidak punya hak melihat data tersebut. Misalnya ada data karyawan seperti nomor passport atau rekening banknya yang tidak boleh dilihat oleh karyawan lain kecuali oleh pihak penggaji seperti HRD. Ini adalah sistem pertama kali yang ada di dalam sebuah database. Jadi masing-masing orang diberi hak yang berbeda-beda dalam mengakses data.

Selain Cloud sekarang ini big data menjadi perhatian industri untuk bisa mengolahnya. Bagaimana database ini memanfaatkan big data tersebut?
Big data merupakan semua data yang ada di luar sana yang tidak terstruktur dan belum dimanfaatkan oleh perusahaan. Misalnya chatting, sekarang ini banyak aplikasi chatting di smartphone yang datanya itu tidak terstruktur dan belum dimanfaatkan si data tersebut untuk kepentingan perusahaan.

Sebenarnya tidak harus berupa data dari internet tetapi bisa juga data yang berasal dari mesin yang tidak terhubung internet, seperti box TV kabel atau TV satelit berbayar yang biasanya me-record aktivitas penggunanya dalam menggunakan channel-channel TV mana saja yang ditonton. Nah, data mengenai kebiasaan penonton ini bisa dikelola oleh fitur in-database analisis dengan cara memetakan data-data yang tidak terstruktur tersebut ke dalam database yang sudah ada di dalam perusahaan tersebut, sehingga nantinya bisa diketahui penonton tersebut sukanya menonton apa. Misalnya ESPN, berarti tidak ditawarkan chanel StarWorld tetapi sesuatu yang berhubungan dengan olahraga karena diketahui penonton tersebut menyukai bidang olahraga. Selain itu, Oracle Database 12c meningkatkan kinerja in-Database MapReduce dalam Big Data melalui SQL Pattern Matching yang memungkinkan penemuan rangkaian kejadian, seperti misalnya transaksi finansial, catatan jaringan dan catatan clickstream.

Sesulit apa mengadopsi fitur baru ini ke dalam perusahaan bila sudah mempunyai database sebelumnya?
Tidak sulit, karena core atau inti dari database tadi sama. Misalnya, perusahaan sudah mempunyai aplikasi untuk manajemen kamar hotel, mereka tidak perlu mengubah aplikasinya. Karena sistemnya pluggable jadinya tinggal dicolokan saja fungsi barunya ke dalam aplikasi yang sudah ada menambahkan fungsionalitas itu ke dalam satu container database yang sama. Jadi sangat mudah untuk diimplementasikan.

Berapa lama waktu yang dibutuhkan untuk pengimplementasiannya?
Waktu yang diperlukan tergantung dari jenis industrinya. Biasanya skala industri yang besar memiliki banyak aplikasi sehingga memerlukan waktu yang lebih lama dibandingkan perusahaan yang lebih kecil skalanya. Namun kembali lagi, karena tidak dilakukan perubahan pada aplikasinya sebenarnya waktu yang diperlukan tidak lama.

Disini Oracle Database 12c menawarkan solusi yang elegan tidak hanya memberikan fleksibilitas dalam pemasangan dan memudahkan penataan banyak database, tanpa harus mengubah aplikasi maupun harus menguasai database administration. Sistem ini juga memastikan sentral data dapat selalu siap menghadapi perubahan apa pun di dunia Cloud Computing.

Berapa investasi yang dikeluarkan untuk men-develop database ini?
Dalam mengembangkan Oracle Database 12c ini tidak ada angka spesifik yang bisa disebutkan. Tetapi kami sudah menginvestasikan lebih dari 2500 orang untuk mengembangkannya selama bertahun-tahun dengan 1,2 jam pengujian. Ini yang lebih penting karena tidak ada boleh yang salah atau eror disistemnya sehingga benar-benar bisa diandalkan.

Apakah akan dilakukan special campaign untuk memperkenalkan Oracle Database 12c ini mengingat Cloud di Indonesia masih tahap awal?
Sebenarnya bagi Oracle untuk melakukan penjualan produk ini tool yang digunakan adalah konsumen kami sendiri. Artinya perusahaan-perusahaan yang sudah menggunakan jasa atau produk Oracle akan merasakan stabilitas dan kehandalan dari produk yang digunakan sehingga menimbulkan kepercayaan konsumen kepada Oracle.

Biasanya perusahaan yang belum mengadopsi sistem Oracle akan cari tahu dahulu apakah ada perusahaan yang sudah menggunakan layanan dibutuhkannnya dan bagaimana tanggapan dari perusahaan yang sudah menggunakannya, baik itu dari segi kepuasan ataupun keuntungan dari pengimplementasian produk. Oleh karena itu Oracle memfokuskan untuk memberi dukungan yang sangat lengkap dan support yang individual kepada setiap konsumen.

Kami melayani 24×7 yang artinya sepanjang hari setiap jam konsumen bisa bertanya bila ada kendala. Jadi kepuasan konsumen ini yang nantinya dilihat oleh calon konsumen lainnya. ANDRI

LUMIA 2520, Tablet PC Dengan Windows RT 8.1

0

SETELAH diakuisisi oleh Microsoft, Nokia langsung membuat terobosan baru. Perusahaan Finlandia ini dalam sebuah acara di Abu Dhabi, Uni Emirat Arab, baru saja mengumumkan tablet PC perdananya, Nokia Lumia 2520.

Sistem operasi yang dipakai tentu saja buatan Microsoft, yakni Windows RT 8.1, sama dengan seri tablet Surface buatan Microsoft. Agar lebih optimal menjalankan Windows RT 8.1, Lumia 2520 dibekali prosesor Qualcomm Snapdragon tertinggi saat ini yaitu Quad Core Snapdragon 800 yang berlari pada kecepatan 2.2Ghz. RAM yang dimilikinya sebesar 2GB dan tersedia kapasitas ruang penyimpanan sebesar 32GB yang masih dapat diekspansi lewat kartu slot microSD atau layanan penyimpanan virtual berbasis komputasi awan dari Microsoft SkyDrive.

Tablet PC ini hadir dengan layar sentuh AH-IPS 10.1-inci dan dalam 4 pilihan warna: hitam, biru, putih dan merah. Ketajaman layarnya tak tanggung-tanggung, memiliki resolusi Full HD 1920 x 1080 piksel dan telah dilapisi kaca Gorilla Glass 2 untuk meningkatkan ketahanan layarnya.

Kinerjanya makin optimal berkat dukungan baterai berkapasitas 8000 mAh yang diklaim Nokia mampu digunakan untuk menonton video selama 10 jam tanpa henti dalam sekali isi ulang baterai. Baterainya pun telah dilengkapi dengan fitur isi ulang cepat (quick charge) yang mampu isi ulang baterai dari 0 hingga 80 persen hanya dalam waktu sekitar 1 jam saja.

Untuk pengguna yang kerap mengandalkan kehadiran kamera ponsel, Nokia menyiapkan dua buah kamera yang cukup mumpuni. Kamera depan wide angle beresolusi HD 2 megapiksel dan kamera utama beresolusi 6.7 megapiksel dengan lensa auto fokus Carl Zeiss berdiafragma F1.9. Agar pengguna dapat mengoptimalkan penggunaan kameranya ini, Nokia telah mempersiapkan dua buah aplikasi baru yaitu Nokia Storyteller dan Video Director.

Nokia Lumia 2520 juga mendukung akses jaringan 4G LTE, GSM dan WCDMA. Sementara konektivitasnya telah didukung dengan koneksi WiFi, NFC, micro USB 3.0, dan fitur navigasi A-GPS+GLONASS.

Tablet PC perdana dari Nokia ini juga dilengkapi dengan aksesoris pelengkap yaitu Nokia Power Keyboard yang bisa digunakan sebagai keyboard sekaligus pelindung. Keyboard yang terlihat mirip dengan keyboard dari Microsoft Surface Pro ini telah dilengkapi sebuah touchpad untuk navigasi, 2 port USB dan baterai tambahan untk menambah daya guna pakai Nokia Lumia 2520 hingga sekitar 5 jam.

Nokia 2520 akan tersedia di pasaran Amerika, Inggris dan Finlandia sekitar akhir tahun 2013 dengan harga jual sekitar US$ 499. Untuk negara lain, menyusul dan diperkirakan akan hadir di tahun 2014. •

ALEXANDER RUSLI: Indosat Ekspansi ke Layanan Data

0

Dari total populasi penduduk Indonesia tahun 2012 sebesar 248 juta, 55 juta atau 22 persen diantaranya merupakan pengguna internet dan 18 persen diantaranya pengguna social network. Layanan internet telah berperan dalam perkembangan sektor ekonomi dan sosial masyarakat Indonesia. Kecepatan akses internet telah menjadi suatu keharusan untuk mendukung hal tersebut.

OPERATOR telekomunikasi, Indosat, selalu mendukung program pemerintah dalam mempercepat pembangunan broadband di Indonesia dalam rangka meningkatkan pembangunan ekonomi bangsa ke depan. Implementasi jaringan Universal Mobile Telecommunications System (UMTS) 900MHz yang dapat diakses melalui layanan IM3 Super Internet, merupakan bagian dari fokus Indosat  untuk selalu menjadi pemimpin layanan data di pasar dengan menyediakan akses internet yang lebih cepat bagi masyarakat.

Layanan selular broadband dengan teknologi  UMTS yang memungkinkan implementasi 3G di frekuensi 900MHz, dipastikan akan memberikan kenyamanan bagi masyarakat Indonesia terutama untuk memenuhi kebutuhan layanan data/ internet dengan dengan akses yang lebih cepat.

Dan, melalui  frekuensi yang jauh lebih rendah (900MHz), akan memberikan kualitas sinyal yang jauh lebih kuat, sehingga akan meningkatkan kualitas layanan serta akan menjangkau pelanggan sampai ke area yang sebelumnya tidak terjangkau oleh layanan UMTS 2100, seperti di dalam rumah, gedung, atau di daerah blank spot. “Teknologi UMTS 900MHz memberikan kemudahan bagi pelanggan karena menggunakan teknologi yang sama dengan UMTS 2100MHz. Teknologi UMTS 900MHz menggunakan frekuensi 900MHz sementara teknologi UMTS 2100 menggunakan frekuensi 2100MHz,” kata Presiden Direktur  & CEO Indosat, Alexander Rusli, di sela peluncuran voucher isi ulang edisi khusus batik di Gedung Indosat, Jakarta (2/10).

Pastinya, inovasi tersebut dapat diaplikasikan secara nasional untuk menggenjot kontribusi layanan data. Modernisasi jaringan yang terus dilakukan Indosat akan semakin menguatkan posisinya di pasar, karena diharapkan akan lebih banyak orang yang menggunakan jaringan Indosat. Apalagi, saat ini tantangan di industri seluler tidak hanya mengenai cakupan jaringan dan menambah pelanggan semata namun  bagaimana caranya meningkatkan pendapatan per pelanggan atau average revenue per user (ARPU).

Berikut petikan wawancara dengan kelahiran Sydney, 20 Februari 1971 yang menduduki jabatan puncak tersebut  pada 1 November 2012 lalu ini.   Alexander memang bukan orang baru bagi Indosat, sebab dia telah menjabat komisaris independen Indosat sejak Januari 2010.

Indosat baru saja meluncurkan jaringan UMTS 900MHz, bagaimana kesiapan perangkatnya?
Kesiapan perangkat yang dibutuhkan sudah hampir selesai sehingga di awal tahun depan sudah bisa mulai diperkenalkan di sembilan kota di Jawa. Kami sudah menyiapkan perangkat kami untuk seluruh kebutuhan frekwensi, termasuk 4G nantinya. Kami hanya menunggu waktu yang tepat ketika produk handset sudah tersebar merata. Dengan inovasi ini maka kami semakin siap untuk menggelar penggunaan layanan 4G.

Tampaknya Indosat sangat agresif menggarap layanan data, pendapat Anda?  
Semua orang tahu data is growing. Tapi pengguna belum sampai pada level membayar akses data seperti mereka membayar penggunaan SMS dan suara. Tren penggunaan data akan naik saat ada promosi. Akan tetapi saat tidak ada promosi, akses data akan turun. Ini menandakan, penggunaan layanan data belum menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari.

Bagi pengguna smartphone memang berbeda karena akses data menjadi bagian yang tidak terpisahkan. Proses untuk mendapatkan lebih banyak kustomer untuk mengakses data sebagai bagian dari kehidupan sehari-hari akan terus berjalan. Titik pendorong akses data akan terjadi saat harga smartphone baru sekitar US$70. Kalau smartphone baru di pasarkan dengan harga US$70, harga smartphone bekas pasti akan lebih turun lagi. Ini akan menggerakkan akses data. Tahun ini kami menargetkan sebanyak 60% dari total pelanggan Indosat bisa mulai menggunakan layanan data.

Apa tantangan mengedukasi konsumen untuk lebih menggunakan data?
Akses data itu harus dilekatkan ke dalam aplikasi, seperti Facebook dan Twitter. Untuk segmen generasi muda tidak akan diragukan lagi bahwa mereka akan menjadi pengguna data. Tapi sekarang mereka kan masih belum berpenghasilan. Segera setelah mereka mendapatkan penghasilan, segmen ini akan menggerakkan pasar data menjadi lebih berkembang.

Bagaimana dengan potensi pendapatan dari pasar data?
Margin data masih lebih rendah dibandingkan dengan suara dan SMS. Ini yang terjadi di industri seluler. Margin yang paling besar voice, kemudian SMS, lalu diikuti data. Tapi di sisi lain, kapasitas yang kami siapkan kan harus lebih besar. Tapi harus ada investasi. Kalau investasi ditunda 3 tahun lagi misalnya, upaya untuk menjaring pengguna muda, yang potensial menjadi pengguna data tadi tetapi masih belum berpenghasilan, sudah terlambat.

Bagaimana Anda memandang kompetisi?
Kompetisi itu yang membuat kami inovatif dan saya suka inovasi. Perusahaan dapat memberikan layanan dengan kualitas yang lebih baik dan lebih murah, berkat kompetisi. Kami dipaksa untuk memberikan layanan dengan harga yang lebih terjangkau. Pada saat yang bersamaan, ini juga tekanan untuk vendor agar menyediakan peralatan dengan harga yang lebih murah. Jadi ini saling berkaitan.

Banyak pihak menilai bahwa Indonesia memiliki terlalu banyak operator, bagaimana menurut Anda?
Kalau diantara tiga pemain, Telkomsel, Indosat, dan XL, kompetisi di Jawa sudah semakin dekat. Tapi susah menilai apakah operator telekomunikasi saat ini masuk kategori sedikit atau terlampau banyak. Sebab, kalau pemain terlalu banyak, pengguna juga berpotensi mendapatkan layanan yang kurang berkualitas. Waktu 2007 misalnya, saat terjadi price war, kompetisi ini memberikan layanan yang murah tapi kualitas yang didapatkan pengguna juga sangat rendah.

XL baru saja mengakuisisi Axis, Tanggapan Bapak?
Akuisisi XL atas Axis justru membuat kami terpacu untuk lebih agresif di pasar, yaitu dengan memperkuat jaringan distributor Indosat di seluruh wilayah Indonesia. Terlebih lagi, mulai akhir 2013 dan tahun depan, Indosat akan lebih fokus ke daerah-daerah yang selama ini belum menjadi fokus perusahaan. Kami optimistis bisa mengejar ketinggalan baik dalam kinerja keuangan maupun pelanggan atas gabungan XL-Axis dalam waktu tidak lama lagi.
Kami  berharap pemerintah bisa memutuskan kebijakan terkait konsolidasi tersebut yang adil bagi industri, dan mengurangi dominasi frekuensi di perusahaan gabungan tersebut. Seharusnya dikurangi, karena sayang juga kalau frekuensi tersebut nantinya kurang optimal dimanfaatkan. Gabungan antara XL dan Axis hanya sementara saja menduduki nomor 2, karena Indosat bertekad bisa segera menyalipnya, baik dalam hal jumlah pelanggan maupun kinerja keuangan.

Mengapa Anda tertarik dunia teknologi informasi (TI)? Sejak kapan?
Awalnya saya suka mengulik dan jatuh cinta kepada komputer. Hal ini dipengaruhi oleh Ibu yang berprofesi sebagai programmer di era mine-frame. Dari kecil saya diperkenalkan bidang komputer oleh Ibu. Padahal Ibu, saat itu menghendaki saya sebagai Dokter.

Bisa cerita latar belakang pendidikan Anda?
Latar belakang pendidikan saya memang di bidang TI. Saya lulus dari Curtin Univesity di Perth, Australia. Saya pulang ke Indonesia pada 1997. Sebenarnya saya butuh waktu satu setengah tahun untuk berpikir kapan tepatnya pulang ke tanah air. Di Australia, saya menempuh gelar S1 dilanjutkan S2 di bidang TI. Saya sempat menjadi dosen juga di Curtin Univesity. Ketika itu, saya pun mengajukan disertasi untuk S3. •DJUANDA