Home Blog Page 973

Vmware, Mitra Ideal Untuk Infrastruktur Awan

0

Virtualisasi adalah fondasi teknis bagi penerapan komputasi Awan (Cloud Computing). Di pasar solusi virtualisasi dan infrastruktur Awan, VMware telah mengukuhkan posisinya sebagai pemimpin global dan mitra yang ideal bagi pelanggan. Sementara itu, Asia Pasifik dan Jepang adalah pasar yang strategis untuk mendorong pertumbuhan bisnis VMware.

Steve Herrod, Chief Technology Officer VMware  mengatakan, VMware merintis teknologi virtualisasi sejak 1998 dan kini sudah memiliki lebih dari 300.000 pelanggan dan 25.000 mitra di seluruh dunia. Kepemimpinan VMware sebagai pemimpin global di bidang virtualisasi dan infrastruktur Awan dibuktikan melalui riset lembaga independen IDC dan Gartner. Menurut IDC, lebih dari 50 persen dari beban kerja server di dunia saat ini dijalankan melalui virtual machine, sebanyak 85 persen dari seluruh beban kerja yang tervirtualisasi berjalan di atas solusi VMware. Selain itu, Gartner memperkirakan sekitar 84 persen aplikasi Awan saat ini dijalankan di atas solusi VMware.

Dikatakan Herrod,  VMware adalah mitra yang ideal bagi para penyedia layanan untuk menghantarkan manfaat dari komputasi Awan kepada para pelanggan mereka. Sebagai mitra ideal, VMware memiliki strategi yang kohesif dan aman di tiga lini komputasi: (1) infrastruktur, (2) aplikasi dan (3) komputasi di tingkat pengguna akhir (end-user). Secara global, VMware telah membantu sejumlah penyedia layanan terkemuka di dunia untuk menciptakan lingkungan Awan hibrida dengan manajemen dan keamanan yang konsisten yang melingkupi Awan publik dan Awan privat.

“Untuk memperkuat posisi sebagai pemimpin global di bidang virtualisasi dan infrastruktur Awan, VMware terus berinovasi menyediakan berbagai teknologi terdepan. VMware ikut membantu perusahaan untuk melayani kebutuhan para pekerjanya secara lebih baik sehingga mampu beradaptasi dengan perubahan dinamika bisnis. VMware membantu perusahaan membebaskan diri dari kungkungan model desktop PC tradisional atoledo saat ini yang hardware-centric untuk mengawali perjalanan menuju cara bekerja yang baru di era pasca-PC,” papar Herrod kepada BISKOM disela  VMware vForum di   Raffles City Convention Centre  Singapura, baru-baru ini.

Pasar strategis Asia Pasifik & Jepang

Lebih lanjut Steve Herrod menjelaskan,  Asia Pasifik dan Jepang (APJ) adalah pasar yang berkembang secara dinamis dalam strategi VMware. Di kawasan ini, VMware memiliki lebih dari 8.000 mitra dan melayani lebih dari 27.000 pelanggan. Jumlah mitra VMware tersebut meningkat 30% dibandingkan tahun lalu. Strategi VMware untuk mendorong pertumbuhan di kawasan ini adalah ekspansi ke sejumlah pasar baru.

Sejumlah mitra VMware di APJ antara lain dengan perusahaan Awan dan penyedia layanan terkemuka seperti SingTel, Optus dan SOFTBANK. Para penyedia layanan di Indonesia yang menggunakan solusi VMware adalah Biznet, Lintasarta, TelkomSigma, Astra Graphia (AGIT), PSN, Infoprima dan Menara Sinar Semesta. Bersama para mitra tersebut, VMware menyediakan lingkungan Awan hibrida yang utuh sekaligus dengan platform untuk manajemen dan keamanannya.

Karakteristik pasar Awan di Asia Pasifik dan Jepang digambarkan oleh laporan “The Annual Cloud Maturity Index” oleh Forrester Consulting: Pertama, Adopsi Awan semakin cepat seiring dengan pemahaman pasar. Kedua, Virtualisasi sebagai fondasi untuk penerapan komputasi Awan – 77% responden menyatakan organisasinya telah mengadopsi virtualisasi.

Keempat,  perusahaan semakin banyak memilih model Awan hibrida – 41% responden memilih kombinasi antara Awan publik dan Awan privat dibandingkan hanya satu implementasi publik atau privat saja. Dan,  yang terakhir, adalah  peran penyedia layanan dan perusahaan telekomunikasi semakin penting – 61% responden mengharapkan komputasi Awan akan meningkatkan peran perusahaan telekomunikasi dan penyedia layanan bagi organisasinya.

Huawei Luncurkan Tiga Series Android Terbaru

0

Ingin mematahkan mitos bahwa produk-produk dari negeri tirai bamboo tidak bagus, akhirnya Huawei meluncurkan tiga seri Android terbarunya yang mengedepankan teknologi terkini yang hanya terdapat di produk Breakthrough Series, yaitu Honor, Vision dan MediaPad.

“Peluncuran ketiga produk ini merupakan inovasi berkelanjutan untuk membuktikan komitmen kuat kami dalam riset dan teknologi untuk menghadirkan produk-produk dengan spesifikasi canggih dan teknologi mutakhir,” ujar Riadi Sugihtani, Marketing Director Huawei Device Indonesia, di Jakarta (10/11).

Ditambahkannya, peluncuran ini juga ingin mematahkan mitos-mitos mengenai produk Android seperti batere yang cepat ngedrop. “Hal ini tidak akan terjadi lagi dengan adanya Honor yang merupakan smartphone Android 2.3.5 Gingerbread untuk pertamalinya bertenaga batere sebesar 1.930 mAh di kelasnya,” lanjutnya.
Beterai ini mampu memberikan kenyamanan bagi pengguna karena tidak perlu terlalu sering melakukan charge, bahkan dapat memutar sebanyak 7-8 film seharian pada perangkat ini. Berlayar 4” dengan ketebalan 10,9 mm dan bobot 140g, Honor memiliki prosesor 1,4 GHz, berkamera belakang 8 megapixel HDR (High Dynimic Range) dan 2 megapixel kamera belakang.

Untuk pilihan 3D ada Vision, smartphone Android 2.3.5 Gingerbread pertama dengan real 3D user interface yang didukung teknologi SPB Shell. Hadir dengan layar sentuh berlensa cembung yang menjadikan experience 3D akan lebih terasa, Vision didukung prosesor Qualcomm Snapdragon 1GHz. Dilengkapi dengan kamera 5 megapixel, perangkat ini juga dapat terkoneksi WiFi.

Sedangkan Huawei MediaPad menawarkan hiburan yang komplit dengan dukungan prosesor dual-core 1,2GHz dari Qualcomm, solusi Hi-Space Cloud dari Huawei dan Google Android Market. Memiliki ketebalan 10,5 mm dan berat 390g, Tablet Android Honeycomb 3.2 ini mendukung video playback 1080P berdefinisi tinggi dengan layar IPS LCD 7” 1280×800 pixel WXGA sehingga menampilkan gambar yang lebih hidup dan jelas. Selain itu juga terdapat kamera depan beresolusi 1,3 megapixel dan belakang 5 megapixel autofocus. Untuk koneksi terdapat HSPA+ 14.4 Mbps dan Wifi.

“Kami yakin dengan terus berinovasi dan memberikan pengalaman menarik untuk para pengguna melalui perangkat kelas dunia yang mudah digunakan, bergaya dan dengan spesifikasi yang canggih, produk-produk kami akan diterima masyarakat luas,” ucap Riadi.

DealKeren Gelar Surprise Dealites Di Mall

0

DealKeren menyelenggarakan event “Surprise Dealites” sejak tanggal 9-13 November 2011 di FX Lifestyle X’nter, Jakarta. Program yang untuk pertama kali diselenggarakan oleh daily deal portal ini menawarkan voucher  diskon 50% untuk berbelanja pada merchant-merchant didalam mall tersebut.

“Strategi baru ini merupakan upaya kami untuk mempertemukan para pelanggan, pengguna internet, maupun pengunjung mall untuk dapat menikmati beragam penawaran hemat dan menarik dari kami secara langsung,” ucap Andrian Suherman, Managing Director DealKeren di Jakarta (9/11).

Bila biasanya pelanggan dalam membeli voucher di DealKeren tidak dapat menikmati hari itu juga voucher yang dibelinya, tetapi harus menunggu terlebih dahulu waktu yang sudah ditentukan. Namun dalam kesempatan ini pelanggan dapat menikmati diskon tersebut hari itu juga saat pembelian voucher.

Dengan cara cukup mudah, mendaftar sebagai anggota DealKeren pada booth yang sudah tersedia, membeli voucher bernilai Rp. 50.000 (dengan harga Rp. 25.000) atau Rp. 100.000 (harga Rp. 50.000), mencetaknya, lalu menukarkan dengan kupon Surprise Dealites di booth DealKeren tersebut maka kupon sudah bisa digunakan untuk belanja.

Selain pembayaran online, pelanggan maupun pengunjung mall juga bisa membayar atau membeli voucher secara tunai di booth tersebut. Sebagai informasi, pembayaran menggunakan T-Cash dan KlikBCA akan memperoleh diskon tambahan 10%.

“Program ini akan kami lanjutkan ke mall lainnya, jadi ini hanya sebagai awal. Kedepannya kami ingin nanti setiap pelanggan dapat melakukan pembelian voucher secara online tidak lagi harus menunggu lama untuk menikmati voucher tersebut, tetapi bisa langsung melakukan transaksi saat itu juga,” jelas Andrian.

Saat ini DealKeren memiliki hampir satu juta member yang tersebar diberbagai kota, dan satu-satunya layanan deal portal yang memiliki merchant di emapat kota, yaitu Jakarta, Bandung, Medan dan Surabaya.

Andal Luncurkan Andal PayMaster 2012

0

Andal Software meluncurkan Andal PayMaster 2012 yang merupakan solusi tepat yang dapat membantu meningkatkan efektifitas kinerja perusahaan, terutama bagi Human Resources Departement (HRD). Andal PayMaster 2012 merupakan aplikasi HR admin, Payroll, PPh 21 dan attendance yang terintegrasi.

Berbeda dengan produk payroll yang kebanyakan custom atau semi custom, Andal sengaja membuat produknya secara paket untuk mempermudah pemasaran dan mempercepat implementasi produk di perusahaan. “Paket produk ini menjadi jawaban solusi bisnis  bagi HRD untuk mencapai efisiensi dan efektifitas bisnis yang maksimal. Semua kebutuhan untuk penggajian sampai pajak sudah terintegrasi menjadi satu disini,” ucap Indra Sosrodjojo, Direktur PT Andal Software Sejahtera di Jakarta (9/11).

Produk ini memperlihatkan tampilan yang lebih sederhana untuk memudahkan penggunaan dan mempercepat proses belajar menggunakan aplikasi Andal PayMaster 2012. Meski begitu, kemampuan untuk mengelola payroll dan penghitungan pajak jauh lebih baik dibandingkan versi sebelumnya.

Dengan strategi lebih ke fungsi, support dan user friendly, Andal menghadirkan fitur-fitur baru, seperti Back & Restore, yang memudahkan user untuk mengolah atau melakukan maintenance secara mandiri tanpa tergantung dengan TI. Produk ini juga mempermudah user untuk mengolah data dengan adanya penggabungan beberapa tolls ke dalam  master tools.

Untuk mempercepat implementasi ada tools implemencity yang mempercepat proses pengimplementasian aplikasi hanya dalam waktu satu sampai dua bulan saja. Menurut IT Support & Development Manager Andal, Andreas Winata, sebelumnya pengimplementasian dibutuhkan waktu tiga hingga empat bulan, tetapi dengan adanya implemencity dapat dilakukan lebih cepat lagi. Diterangkannya, biasanya yang jadi permasalahan menghambat lamanya implementasi adalah pada proses pengumpulan data.

Selanjutnya juga ada fitur filter terbaru yang lebih mempermudah user atau HRD dalam pencarian data berdasarkan kategori. “Fitur-fitur terbaru ini akan terus dikembangkan development Andal untuk memberikan kemudahan bagi pengguna, kedepannya penggunaannya dapat dilakukan secara otomatis,” jelas Andreas.

Andal menargetkan di akhir tahun 2014 dapat meraih jumlah customer diatas seribu. Target ini merupakan upaya Andal untuk merubah bisnis modelnya dari produk ke services. Meskipun demikian, Andal tetap akan terus menjual produk software Andal PayMaster, karena Andal PayMaster merupakan platform yang akan digunakan untuk menjual services tersebut.

India, Pemenang Kontes IT Travelers Go!

0

Dimulai sejak Juli 2011 lalu, akhirnya kompetisi IT Travelers Go! mencapai titik puncak dengan diumumkannya India sebagai pemenang.

IT Travelers Go! merupakan bagian dari Kampanye Taiwan Excellence 2011 yang diadakan oleh Taiwan External Trade Development Council  (TAITRA) dan berada di bawah pengawasan Bureau of Foreign Trade (BOFT), Kementerian Ekonomi Taiwan. Kompetisi ini sebelumnya telah memilih 3 tim finalis dari Indonesia, India dan Vietnam dengan masing-masing tim beranggotakan 4 orang.

Tim Indonesia diwakili oleh Yasmin Shahab, Ivan Loviano Soekarno, Rahmat Hidayat, dan Arif Satriyo Pambudi, tim India diwakili oleh Leah Lanojan Sodhi, Aamir Melani, Siddharth Mukund Srivastava, dan Rohand Shah. Sementara tim Vietnam beranggotakan Nguyen Thi Lien Huaong, Nguyen Trong Tung, Vu Viet Dung dan Nguyen Thuy Linh.

Para finalis sebelumnya telah merampungkan perjalanan selama 21 hari ke Jakarta, New Delhi dan Hanoi. Dalam perjalanan tersebut, mereka dibekali sekurangnya dengan 20 gadget yang disponsori oleh 18 merek teknologi terkemuka Taiwan seperti Acer, Adata, Apacer, BenQ, D-Link, Genius, HTC, Innergie, Mio, MSI, Optoma, PQI, Thermaltake, Transcend, Trend Micro, ZyXEL dan Silicon Power.

Pengumuman pemenang dilakukan di Taipei, Taiwan siang tadi (2/11) dan dihadiri oleh Menteri Ekonomi Taiwan, Shih Yen-Shiang.

“Perusahaan  Taiwan sudah menempati posisi penting di pasar global. 70% dari layar LCD dunia berasal dari Taiwan, disamping lebih dari 90% notebook dan motherboard.  Diantara perusahaan tersebut, banyak pula yang berhasil mengubah model bisnis mereka dari manufaktur kontrak menjadi manufaktur merek sendiri.  Pemerintah Taiwan berkomitmen untuk terus bekerja dengan pemegang merek Taiwan untuk meraih pengakuan Internasional dan memperkuat branding melalui program  Taiwan Excellence.  Pengakuan internasional  merupakan  penghargaan tertinggi bagi produk-produk Taiwan yang selalu mengedepankan Innovalue (Innovation and Value),” papar Menteri.

Dalam acara tersebut, Deputy Chairman TAITRA, Wayne W. Wu mengatakan, “BOFT telah terlibat dalam proyek TAITRA selama dua tahun terakhir dalam mengkoordinasikan pemasaran dan pendekatan komunikasi guna mempromosikan merek-merek Taiwan ke pasar internasional.  Tujuan kami adalah meningkatkan kesadaran konsumen tentang kualitas dan keunggulan yang ditawarkan oleh merek Taiwan merek dalam target pasar yang sedang berkembang termasuk India, Indonesia dan Vietnam.”

Berkomentar mengenai IT Travelers Go!, Walter Yeh, Executive Vice President TAITRA berharap, kontes ini dapat mendorong lebih banyak lagi orang untuk mencoba beragam produk TI dari Taiwan.  “Taiwan ingin  membuktikan bahwa  produk-produk kami mampu memenuhi kebutuhan gaya hidup yang lebih baik dan lebih memuaskan.”

Pada acara puncak IT Travelers Go! yang diliput langsung oleh BISKOM, sebagai media partner Taiwan Excellenxe, hadir para Duta Taiwan Excellence, yakni Cathy Sharon (Indonesia), Malaika Arora Khan (India) dan Thanh Hang (Vietnam) serta Elina Hui-Ling Lee (Executive Director TAITRA) dan Chen Ming Shy (Deputy Director General BOFT).

Cathy Sharon mengatakan, “Meskipun belum beruntung menjadi pemenang dalam kompetisi ini, namun tim Indonesia telah membuktikan keseriusan mereka dalam melakukan kerjasama dengan pemerintah Taiwan.  Mereka telah begitu antusias memperkenalkan produk-produk Taiwan ke banyak negara, sebaliknya juga memperkenalkan budaya serta wisata Indonesia ke negara-negara yang mereka kunjungi.”

Mewakili para pemenang, Duta India untuk Taiwan Excellence, Malaika Arora Khan berkomentar, “Merupakan kebanggaan bagi India dapat menjadi pemenang dalam kontes bergengsi ini. India merupakan negara dengan konsentrasi yang tinggi pada perkembangan TI. Hubungan yang baik dengan Taiwan telah membawa brand lokal India untuk juga dikenal di Taiwan dan negara-negara lainnya.”

Para pemenang  IT Travelers Go!  dari India berhak meraih hadiah uang tunai  sebesar USD 20,000 dan seluruh finalis akan menjadi duta produk-produk Taiwan di negaranya masing-masing.

Apkomindo Jatim Tingkatkan Mutu Scomdex 21

0

Di usianya yang sudah melebihi dua dasa warsa, Asosiasi Pengusaha Komputer Indonesia (Apkomindo) Jawa Timur,  bertekad memberikan edukasi teknologi informasi (TI) yang terbaik bagi masyarakat Jawa Timur.

Melalui pameran Jatim melalui pameran komputer terbesar di Jawa Timur, Scomdex yang  telah diselenggarakan untuk ke 21 kalinya ini mengakomodir kepentingan berbagai sektor dalam masyarakat Jawa Timur, mulai dari pendidikan, pemerintahan, usaha kecil dan menengah, koperasi serta pengusaha TI dan sektor lainnya untuk bukan hanya sekedar menjadi konsumen, tetapi berusaha menjadi produsen dan juga meningkatkan layanan publik melalui TI.

Scomdex yang diselenggrakan mulai 29 Oktober hingga 6 November 2011 ini resmi dibuka oleh Gubernur Jawa Timur, Soekarwo, di Jatim Expo Surabaya (29/10).

Soekarwo mengatakan, data statitik menunjukkan, jika dibandingkan dengan 2010 peningkatan TI di Indonesia pada 2012 bisa mencapai 60-80 persen. Jika pengusaha komputer mau membaca peluang pasar komputer di Jawa Tmur, lanjutnya, sebenarnya cukup besar, karena Produk Domistik Regional Bruto (PDRB) Jawa Timur pada 2010 sebesar Rp. 770 triliun. Sebanyak 70 persen atau Rp 500 triliun untuk pengeluaran konsumsi termasuk di dalamnya adalah untuk belanja TI.

“PDRB Jawa Timur pada 2011 berkisar Rp 935 triliun atau 70,9 persen untuk pengeluaran  konsumsi termasuk untuk pembelian sepeda motor, emas perhiasan dan TI. Ini adalah peluang bagi industri komputer,” ujar Soekarwo.

Jika hal ini bisa dibaca oleh para pengusaha TI, lanjut Soekarwo, maka dibutuhkan  strategi marketing yang baik bagaimana pengeluaran  yang besar bisa diubah dari konsumsi tidak produkstif menjadi produktif.

Dengan adanya pameran ini diharapkan akan semakin banyak masyarakat yang akan menggunakan TI. “Dengan TI, efiseinsi akan terus berjalan. Pemerintah akan terus mendorong agar produk TI terus diminati masyarakat yang produktif. Sementara pemerintah akan terus meningkatkan kualitas layanan public dengan menggunakan perangkat dan jaringan TI,” papar Gubernur.

Di kesempatan yang sama, Ketua Apkomindo Jawa Timur, Chandra Prayogo, mengatakan bahwa Provinsi Jawa Timur dikenal sebagai ikon pengembangan pemerintahan daerah yang berbasis teknologi di Indonesia.

“Jawa Timur sering dijadikan tolok ukur keberhasilan proses pengembangan pelayanan berbasis teknologi terutama pengembangan TI. Karenanya, Scomdex mempunyai tanggung jawab untuk terus meningkatkan kualitas dari tahun ke tahun,”  terang Chandra.

Sesuai dengan perkembangan TI terkini, terutama gencarnya serbuan produk tablet, Scomdex 21 menggelar Parade Tablet, yang menyajikan berbagai macam produk tablet yang terkini serta Pemilihan Tablet Terfavorit pengunjung Scomdex.

Pameran ini juga menyajikan Zona Software yang menyajikan berbagai macam software bagi UKM,  sekolah, hotel dan lain-lain serta pelayanan perijinan warnet 1 hari selesai oleh Dinas Kominfo Surabaya. Pada acara tersebut, Gubernur Jawa Timur juga meresmikan perubahan nama Jatim Expo menjadi “International Convention Exhibition.”

Pelatihan dan workshop yang dikedepankan dalam rangkaian Scomdex 21  diantaranya Workshop Robotic tingkat SD, SMP dan SMK, workshop dan lomba menulis blog, workshop Open Source Soerya, seminar membuat website berbasis PHP dan MySQL serta lomba fotografi dan game Angry Bird.

Merek-merek yang memeriahkan Scomdex 21 diantaranya Zahir, Advan, Acer, Samsung, Epson, LG, Aiptek, Benq, ViewSonic, Asus, Lenovo dan lain sebagainya serta Majalah BISKOM sebagai media partner.

17 Merek Taiwan Dukung Kompetisi IT Travelers Indonesia

0

Pemerintah Taiwan melalui kerjasama antara Bureau of Foreign Trade (BOFT) dan Taiwan External Trade Development Council (TAITRA) sejak 1992 terus melakukan inisiatif untuk lebih memperkenalkan merek-merek produk Taiwan ke pasar dunia, termasuk Indonesia.

Melalui kampanye Taiwan Excellence yang dicanangkan TAITRA, setidaknya dalam tiga tahun terakhir, hubungan bisnis dan perdagangan di bidang teknologi informasi (TI) antara Taiwan dan Indonesia terus tumbuh.

Masyarakat dunia pun kini semakin sadar bahwa sebagian besar produk TI yang mereka gunakan sehari-hari merupakan produksi Taiwan. Bayangkan, perusahaan teknologi Taiwan telah memproduksi 93,7% dari total notebook PC di dunia, 71,9% dari total liquid-crystal display (LCD) dunia, 88,3% dari total netbook dunia dan sebesar 46,6% dari total kamera digital dunia (sesuai Market Intelligence and Consulting Institute,  April 2011).

Meski demikian, TAITRA terus berupaya  mendukung industri Taiwan dalam mengembangkan diri dan menyertakan innovalue dalam produk-produknya di masa mendatang.

Salah upaya yang dilakukan adalah dengan menggelar kompetisi menarik berupa perjalanan gratis ke empat negara: Indonesia, India, Vietnam, dan Taiwan, selama 21 hari.  Kompetisi yang  dinamakan IT Travelers Go! tersebut telah dimulai sejak Juli lalu, dan saat ini telah memasuki gelombang akhir, dimana tim dari ketiga negara (Indonesia, Vietnam, dan India) harus membagikan pengalaman mereka saat berpetualang bersama broduk-produk gadget Taiwan melalui blog, video, dan posting gambar di berbagai saluran sosial media.

Empat finalis dari Indonesia yang telah berhasil lolos sejauh ini adalah Rahmad, Arif, Ifan dan Yasmin. Tim Indonesia ini sekaligus menjadi  duta besar Taiwan Excellence.

Dalam IT Travelers Go!, sebanyak 17 merek teknologi terkemuka Taiwan seperti Acer, Adata, Apacer, BenQ, D-Link, Genius, HTC, Innergie, Mio, MSI, Optoma, PQI, Thermaltake, Transcend, Trend Micro, ZyXEL dan Silicon Power menyatakan dukungannya untuk mensponsori kontes ini dengan menyediakan kit khusus yang berisi 20 gadget yang wajib dimiliki  oleh traveler handal.

James Chen, Direktur  TAITRA Jakarta dalam siaran persnya di Jakarta hari ini (25/10) mengatakan, “Menjadi kebanggan tersendiri bagi perusahaan teknologi terkemuka Taiwan untuk bisa menjadi bagian dari program luar biasa ini dan men­dukung tim Indonesia untuk dapat me­lakukan upaya terbaik guna memenangkan IT Travelers Go!.  Kesemua merek yang berpartisipasi dalam acara ini sangat senang dapat mendukung upaya pemerintah Taiwan guna melibatkan konsumen dalam cara yang menyenangkan dan juga memberikan kontribusi nyata bagi peserta serta konsumen di Indonesia.”

Jason Lim, Presiden Direktur Acer Group Indonesia menambahkan,  “Acer Group Indonesia telah berpartisipasi dalam kampanye Taiwan Excellence selama dua tahun. Momen ini  adalah kesempatan  bagi kami untuk berbagi informasi kepada konsumen di Indonesia mengenai kualitas dan keunggulan yang ditawarkan oleh merek-merek Taiwan.”

“Sebagai pemimpin global di bidang keamanan internet, Trend Micro telah mem­berikan perlindungan terbaik untuk konsumen. Kami bangga dapat menjadi bagian dari program yang menghadirkan teknologi terbaik bagi konsumen dan untuk kontes IT Travelers Go!. Kami merasa terhormat dapat men­ja­di merek yang memberikan dukungan kepada IT Travelers Indonesia dan memfasilitasi mereka dengan teknologi terbaik,” papar Andi Widjaja dari Trend Micro Indonesia.

Perjalanan IT Travelers Go! ini akan berakhir di Taipei, Taiwan, pada tanggal 2 November 2011 mendatang. Tim terbaik akan dinobatkan sebagai pemenang dan berhak mendapat hadiah uang tunai hingga US$ 20 ribu dari TAITRA.

Selama para finalis melakukan perjalanan, mereka bisa mendapat dukungan dari masyarakat. Dukungan kepada tim Indonesia dapat dilakukan di situs www.ITTravelersGo.com atau Facebook Fanpage, www.facebook.com/TaiwanExcellence.

EW-7733UnD N750, USB Adapter Dual Band Generasi Baru Dari Edimax

0

Kendala yang kerap ditemui oleh pengguna komputer adalah mereka mungkin saja  telah memiliki router wireless jenis “n” yang menjanjikan kecepatan hingga 450 Mbps, tetapi sayangnya, notebook mereka hanya mendukung Wi-Fi jenis a/b/g saja.  Maka tentu saja, fitur tersebut menjadi percuma.

Mengatasi kendala tersebut, inovator produk jaringan komunikasi Taiwan, Edimax Technology, baru-baru ini memperkenalkan generasi terbaru dari produk Dual-Band Wireless USB Adapter.

Edimax EW-7733UnD N750, seri produk tersebut, mampu menjembatani perbedaaan kecepatan antara Wi-Fi jenis n dan a/b/g, karena piranti ini berjalan di dua frekuensi sekaligus, yaitu 2,4 GHz dan 5 GHz. Artinya, hampir semua jenis Wi-Fi bisa tersambung ke adapter ini.

Edimax EW-7733UnD N750 menjanjikan kecepatan Wi-Fi maksimum hingga 450Mbps pada frekuensi 5GHz, atau 300Mbps pada pita 2.4GHz. Tergantung pada aplikasi jaringan yang digunakan, pengguna dapat mengatur  penggunaan frekuensi untuk meminimalkan gangguan sinyal maupun interoperabilitas perangkat ketika ada terlalu banyak perangkat nirkabel 2.4GHz dalam sebuah jaringan.

Selain itu, EW-7733UnD dirancang dengan antena Flippable, memungkinkan pengguna untuk menyesuaikan sudut antena untuk kinerja Wi-Fi  yang optimal. Sebaliknya, pengguna dapat kembali melipat antena untuk penyimpanan yang lebih mudah ketika tidak digunakan.

Edimax menyediakan tombol WiFi Protected Setup (WPS) pada adapter bersistem USB ini, sehingga pengguna hanya cukup menyambungkan EW-7733UnD, kemudian menekan tombol tersebut, maka adapter  siap digunakan,  tanpa perlu melakukan konfigurasi yang rumit.

Yang lebih asik lagi, ukurannya sangat kecil sehingga tidak terlalu repot untuk selalu membawanya kemanapun Anda pergi.

TAITRA Kembali Gelar Taiwan Excellence Experiencing Zone di Mal Puri Indah

0

Untuk lebih memperkenalkan gaya hidup produk-produk TI Taiwan yang berkualitas, TAITRA dengan program Taiwan Excellence kembali menyelenggarakan Taiwan Excellence Experiencing Zone di Mal Puri Indah, Jakarta Barat dari tanggal 14 – 16 Oktober 2011.

Pameran yang diselenggarakan bersamaan dengan pelepasan kontingen Indonesia IT Travelers Go!, salah satu bentuk kompetisi reality tour yang diselenggarakan oleh  Biro Perdagangan Luar Negeri, Kementerian Ekonomi Taiwan, Republik China dan Dewan Pengembangan Perdagangan Eksternal Taiwan (TAITRA) ini ditujukan untuk mendekatkan dan memperkenalkan merek-merek TI Taiwan kepada masyarakat.

Rachanee Su, IMC Section Strategic Marketing Dept./TAITRA, mengatakan setiap produk TI Taiwan yang tergabung dengan Taiwan Excellence adalah produk berkualitas terbaik yang terjangkau dan dapat diandalkan dalam mendukung gaya hidup bermobilitas tinggi yang dijalani para konsumen di dunia dan khususnya di Indonesia. “Dengan pameran yang kami selenggarakan ini, kami ingin mengajak masyarakat untuk merasakan keunggulan menggunakan produk TI Taiwan secara langsung. Salah satunya kami mengadakan kompetisi Game Online yang semua perangkatnya menggunakan produk Taiwan,” tutur Rachanee.

Acara yang berlangsung selama tiga hari ini menampilkan produk-produk terbaik Taiwan seperti  Acer, Adata, Aiptek, Asus, AverMedia, Benq, Biostar, Chimei, D-Link, Drytek, Edimax, Enermax, Genius, Gigabyte, Goodway,  Hiti, HTC, Innergie, In Win, Leadtek, Mio, MSI, Optoma, PQI, Ritek, Silicon Power, Transcend, Trend Micro, Thermal Take dan Zyxel,

Beragam kegiatan terdapat pada pameran kali ini, antara lain Taiwan Experiencing Zone, lucky draws, Kompetisi Permainan Online dan Glee Dance Competion

Managing Director Dell South Asia dan Korea, NG TIAN BENG: Dell Siap Penuhi Kebutuhan Pelanggan

0

Dell dikenal sebagai sebuah perusahaan berbasis di Round Rock, Texas, Amerika Serikat yang memproduksi dan memasarkan perangkat keras komputer. Sebagian produksi Dell adalah personal computer (PC), namun dalam perkembangannya Dell juga menjual server, alat penyimpanan data, switch jaringan, dan kluster komputer untuk perusahaan bahkan terus merambah ke pasar notebook.

DI Indonesia, Dell menyiapkan solusi dan layanan untuk memudahkan pelanggan mendapatkan berbagai informasi mengenai produknya, seperti soal harga, dealer, service center dan informasi lainnya. Untuk lebih memanjakan pelanggannya di Indonesia, dibukalah Dell Experience Zone di Mangga Dua Mall, Jakarta.

Dibangunnya showroom ini merupakan kelanjutan dari layanan Onsite Home Support and Service di 222 kota yang siap melayani pengguna Indonesia di rumah, apartemen hingga kos-kosan. “Kedua layanan baru ini menandai fokus serta investasi Dell yang secara berkesinambungan di Indonesia,” ungkap Managing Director Dell South Asia dan Korea, Ng Tian Beng kepada BISKOM, di sela peresmian Dell Experience Zone, akhir September lalu.

Menurut Tian Beng, Dell terus berupaya berdedikasi untuk menyediakan pengalaman serta value bagi pelanggannya di belahan dunia mana pun di mana Dell beroperasi. “Peluncuran Dell Experience Zone ini membuktikan komitmen Dell untuk melayani dan merangkul konsumen di Indonesia lebih baik lagi,” ucap Beng. Ia menjelaskan, showroom ini juga akan membuat konsumen lebih mudah mencoba dan merasakan produk Dell terbaru, serta memahami solusi teknologi yang ditawarkannya dengan memfasilitasi interaksi langsung, dan marketing yang profesional akan menerangkan informasi terkini.

Beng berharap dengan memberikan layanan terbaru, masyarakat akan lebih melek terhadap produk-produk dari Dell. “Semakin mereka mengenal produk Dell, maka akan makin dekat hubungan kami dengan pelanggan,” ujar lulusan University of Western Australia ini.

Selama lebih dari tiga dekade, Dell telah memfokuskan diri kepada para konsumennya dan membantu mengarahkan mereka di tengah dunia teknologi yang terus berevolusi. “Dell senantiasa mempertahankan tradisi itu dan menyajikan solusi teknologi yang berkinerja lebih baik untuk para pelanggannya,” tandas Beng.Berikut kutipan wawancara BISKOM dengannya.

Dell tak hanya fokus pada satu bisnis saja tapi banyak ceruk bisnis lain yang dirambah, mulai dari notebook, tablet, smartphone, dan layanan Cloud berbasis data center. Di antara semua itu, produk apa yang lebih difokuskan oleh Dell di Indonesia untuk tahun ini?
Semua produk Dell kami anggap penting. Dell difokuskan untuk memberikan solusi end-to-end, mulai dari perangkat untuk end-user, data center hingga Cloud Computing dan membantu pelanggan menavigasi lingkungan teknologi informasi (TI) yang selalu berubah. Kami berinvestasi dan berinovasi untuk membantu pelanggan melakukan banyak hal dengan investasi TI mereka.

Berapa pendapatan Dell tahun lalu, dan apa yang akan menjadi target di tahun mendatang di Indonesia?
Kami tidak bisa menyebutkan pendapatan berdasarkan hitungan per negara. Kami sebut saja pendapatan untuk Asia Pasifik dan Jepang sudah meningkat 17% pada kuartal tahun lalu dan tahun ini ditargetkan bisa mencapai US$ 3,2 miliar.

Di antara banyaknya segmen bisnis Dell, apakah Dell sudah menargetkan posisi atau pangsa pasar Dell ke depannya?
Tentu saja kami berharap dapat menjadi yang pertama di semua segmen bisnis kami. Saat ini kami sudah nomor satu di server x86 untuk small medium business (SMB) dan penyimpanan (iSCSI) di APJ dan World Wide (IDC Q211). Kemudian nomor satu pula sebagai penyedia layanan kesehatan berbasis TI di seluruh dunia. Selain itu kami menjadi salah satu top vendor untuk client computing di beberapa pasar Asia seperti India dan komersial client computing di Malaysia.

Apa jenis notebook terbaru dari Dell yang baru saja diluncurkan, dan apa keunggulan produk ini?
Ada XPS 15z yang tipis dan tangguh. Produk ini merupakan notebook tertipis saat ini dalam kategori 15 inci PC notebook. Ada Inspiron R+SWITCH (interchangeable lids) yang terlihat lebih membanggakan, cepat, dan bergaya dengan desain cover yang inovatif.

Semua tipe notebook itu juga dirancang untuk memperpanjang waktu hidup baterai, juga dilengkapi dengan Stage berupa perangkat lunak untuk akses lebih cepat dan mudah ke konten yang apapun yang digemari pelanggan.

Apa visi Dell untuk pasar notebook di Indonesia? Apa yang dilakukan untuk mencapainya?
Menjadi produk line-up terkuat dalam sejarah korporat dan terus menjadi lebih baik dengan pendekatan produk yang tipis dan kuat dimulai dari deretan produk di seluruh portfolio kami. Untuk mencapai itu, kami selalu mendengarkan dan menanggapi keluhan dan kebutuhan pelanggan melalui inovasi yang berkelanjutan dan perbaikan dari pengalaman pelanggan, dengan menggunakan wawasan yang diperoleh lebih dari 3,5 juta percakapan perhari dengan pelanggan di seluruh dunia.

Kami juga fokus pada segmen Gen-Y dengan melakukan program pemasaran yang intensif berupa penunjukan boyband SM*SH sebagai ikon untuk jajaran Inspiron R. Kami juga memberikan layanan rolling-out onsite (home) services di 222 kota di Indonesia serta peluncuran Dell Experience Zone.

Dell baru saja memasuki pasar smartphone di Indonesia, yang berarti sebagai pendatang baru yang harus bersaing dengan pemain lama. Apa strategi yang diambil oleh Dell?
Tidak diragukan lagi, perubahan besar sedang merambah di perangkat end-user dan akan banyak perangkat seperti smartphone masuk ke jaringan korporasi dengan bentuk profil dan jumlah perangkat yang memiliki perbedaan pada footprints dan model penggunaannya. Jadi di mana saja, kapan saja akses ke data dari perangkat apa pun sudah menjadi norma baru di dunia TI.

Dell memahami hal ini dan melakukan investasi besarbesaran untuk ini, karena bukan hanya perangkat seperti smartphone, tablet, maupun notebook saja, tetapi dalam sistem peralatan manajemen, virtualisasi desktop, dan lainnya termasuk teknologi yang dibutuhkan untuk menjadi lebih dikenal lagi. Caranya yakni dengan memanfaatkan kekuatan jaringan yang kami miliki, baik dari segmen enterprise maupun konsumen.

Segmen pasar mana yang ditargetkan dari smartphone Dell terbaru? Apa keunggulan dari Dell smartphone dibandingkan dengan merek lain?
Smartphone ini memberikan yang terbaik dalam pengalaman entertainment dan konektivitas yang mobile. Tentunya dibuat semenarik mungkin bagi semua segmen konsumen dan pelaku bisnis. Keunggulannya, ini merupakan perangkat konsumen dengan fitur bisnis dan fungsionalitas. Meliputi curved Corning Gorilla Glass, Android 2.2, kamera 8,1 megapiksel, layar 4.1-inci, 1 GHz prosesor Snapdragon. Fitur bisnis termasuk dukungan untuk ActiveSync dan Quickoffice. Juga fitur teks Swype metode input yang inovatif dan perangkat lunak STAGE.

Bagaimana respon pasar terhadap tablet Dell Streak yang baru saja diluncurkan? Lantas tablet jenis apa lagi yang akan diluncurkan ke depan?
Respon pasar terhadap Dell Streak 5-inch tablet sangat positif. Pada Juli 2011, kami juga meluncurkan smartphone Venue Dell untuk pasar Indonesia, dengan kamera 8 megapiksel. Ke depannya, tentu kami akan selalu berinovasi dengan produk-produk terdepan.

Bagaimana pasar tablet akhir-akhir ini? Apakah akan ada perangkat lain yang dapat menggantikan tablet? Apakah tablet ini mampu menggantikan komputer?
Tablet dan smartphone akan berkembang pesat dan akan terus meledak di tahun-tahun mendatang. Dalam lima tahun ke depan IDC telah memprediksi tingkat pertumbuhan tahunan gabungan (CAGR) sebesar 54% di Asia-Pasifik untuk 21 juta unit tablet pada 2015. Pastinya akan selalu ada perangkat baru yang diperkenalkan di pasar. Sementara untuk PC, kami pikir akan selalu ada kebutuhan untuk PC, dan perangkat seperti tablet hanya akan melengkapi PC terutama dalam hal konten dan kebutuhan konektivitas, dan bukan artinya bisa mengganti PC.

Saat ini Dell memasuki pasar Cloud Computing. Apa persiapan Dell sejauh ini?
Cloud terus menjadi andalan dari agenda CIO Asia. Tentunya pengguna terus mencari cara untuk lebih efektif mengelola sistem TI mereka dalam mengoptimalkan lingkungan bisnis mereka. Pelanggan melakukan Cloud untuk mempercepat pengembalian investasi TI mereka serta meningkatkan efisiensi dan fleksibilitas. Dalam hal ini, Dell melakukan pendekatan dengan merancang solusi bisnis baru ini agar dapat membantu pelanggan mencapai hasil yang diinginkan, tanpa mengganggu operasional yang sudah ada.

Untuk saat ini dan di masa depan, Dell Cloud akan membantu pelanggan membangun dan mengoperasikan infrastruktur awan, mengembangkan dan mengintegrasikan aplikasi dalam mengkonsumsi dan menyampaikan konten kapan saja, di mana saja dan pada perangkat apa pun.

Komputasi awan Dell juga akan membantu UKM untuk bisa bersaing di tingkat yang lebih atas. Misalnya, UKM sekarang memiliki akses ke analisis bisnis, media sosial dan demand generation tools yang hanya tersedia bagi perusahaan besar, karena biaya dan kompleksitas kebutuhannya. Nah, sekarang UKM juga bisa melakukannya, disesuaikan segmentasi pelanggan dan produk dengan investasi lebih efektif dan terjangkau. Ini merupakan fokus solusi Awan terbaru kami di small medium business. Komputasi Awan Dell saat ini baru tersedia di Amerika Serikat dan di seluruh dunia mulai tahun depan.

Bagaimana kebutuhan Cloud di Indonesia dan kesiapan pasar domestik?
Menurut Cloud Business Review, Indonesia adalah salah satu negara dengan pertumbuhan TI tercepat di dunia untuk komputasi awan. Hal ini disebabkan fakta bahwa Indonesia sebenarnya adalah salah satu top 20 dunia dalam jumlah pengguna internet, masuk peringkat 11 dengan hampir 40 juta pengguna internet pada bulan Juni 2011.

Namun hal itu menunjukkan penetrasi internet baru hanya 16% dari total populasi penduduk Indonesia, yang berarti ada ruang besar untuk pertumbuhan lebih lanjut, meski infrastruktur TI dianggap masih minim. Berdasar penelitian komputasi Awan, di Indonesia akan tumbuh secara signifikan dalam waktu 12 sampai 18 bulan. Dalam penelitian itu 50% responden mengaku menggunakan solusi TI berbasis Awan dan 46% lainnya menyatakan akan memprioritaskan komputasi Awan dalam anggaran TI mereka.

Dell juga dikabarkan siap menyambut teknologi WiMax atau 4G. Kapan WiMax Dell menjadi layanan massal di Indonesia?
Notebook Dell datang dengan konektivitas WiMax secara opsional bagi negara-negara yang sudah menggelar teknologi itu. Kami pun telah siap memperkenalkan 4G mobile broadband di perangkat komputasi di setiap negara di mana jaringan 4G sudah tersedia, seperti di Amerika Serikat. Jadi jelas, kami memiliki keahlian dalam membangun solusi untuk teknologi ini, dan telah siap mengirim teknologi ini ke berbagai -negara di mana ketika suatu saat ada permintaan.

Apa peran Dell di pasar WiMax?
Kami membangun perangkat yang kompatibel dengan jaringan telekomunikasi di berbagai pasar di mana layanan ini tersedia. Kami tidak mengembangkan teknologi itu sendiri, kami mengembangkan produk yang memungkinkan orang untuk menggunakan dan mendapatkan manfaat dari teknologi itu.

Perangkat Dell yang telah mendukung WiMax, apakah sudah dipasarkan di Indonesia?
Saat ini WiMax telah tersedia di notebook atau perangkat lain yang tersedia, tapi hanya sebagai fitur opsional saja di pasar Indonesia juga.

Apa pendapat Anda tentang dukungan pemerintah Indonesia untuk iklim bisnis TI di Indonesia?
Iklim bisnis TI di Indonesia sangat menjanjikan dan pemerintahannya sangat mendukung dengan terus mendorong pembangunan infrastruktur TI lebih baik lagi sehingga mampu menimbulkan reaksi positif terhadap iklim bisnis Indonesia.

Asosiasi Pengusaha Komputer Indonesia (Apkomindo) sendiri telah memberikan data pertumbuhan komputer yang menunjukan bagaimana orang Indonesia sangat peduli untuk menghabiskan banyak investasi TI demi mendukung rutinitas sehari-hari maupun sebagai gaya hidup mereka. Dengan demikian kondisi ini menjadikan Indonesia sebagai pasar yang menguntungkan bagi vendor, apalagi peran pemerintah ikut mendukung pertumbuhan tersebut.