Perjalanan ke 4 Negara Telah Dimulai Dalam IT Travelers Go!
Setelah Juli lalu diluncurkan, IT Travelers Go! akhirnya memasuki gelombang kedua dimana masing-masing negara yaitu Indonesia, India dan Vietnam telah menentukan 4 finalis yang berhasil mengikuti babak selanjutnya untuk melakukan perjalanan selama 21 hari ke empat kota besar di Asia.
Dimulai dari Jakarta, sebanyak 12 finalis yang berasal dari ketiga negara tersebut akan memperebutkan hadiah utama senilai US$ 20.000, setelah itu perjalanan akan berlanjut nantinya ke New Delhi, Hanoi dan terakhir Taipei.
Kontes yang berkonsep reality tour ini merupakan bagian dari kampanye Taiwan Excellence 2011 – Excellent Lifestyle oleh Taiwan External Trade Development Council (TAITRA) yang berada di bawah pengawasan Bureau of Foreign Trade, the Ministry of Economic Affairs, Taiwan ROC.
Walter Yeh (Executive VP TAITRA), mengatakan bahwa IT Travelers Go! adalah bagian dari usaha berkesinambungan kampanye Taiwan Excellence untuk menghadirkan produk-produk teknologi berkualitas Taiwan.
“Saya berharap perjalanan ini akan membawa pengalaman tersendiri bersama produk teknologi informasi (TI) dari Taiwan yang memungkinkan perjalanan ini bisa berbagi dengan keluarga maupun teman-teman yang ada dengan lebih baik dan lebih memuaskan lagi. Karena Taiwan mengerti kebutuhan gaya hidup masa kini yang tidak lepas dari hiburan maupun dokumentasi,” ujar Walter Yeh di Jakarta (14/10).
Dalam perjalanan ini peserta akan dilengkapi IT Travel Kit berisikan sekitar 16-18 gadget yang disponsori oleh jajaran produk Taiwan seperti Acer, Adata, Apacer, Asus, BenQ, D-Link, Genius, HTC, Innergie, Mio, MSI, Optoma, PQI, Silicon Power, Thermaltake, Transcend, Trend Mico, dan ZyXEL.
Dimana nantinya IT Travel Kit ini akan memudahkan tim dalam melakukan berbagai kegiatan travel seperti mengambil video, posting gambar, sampai mencatat perjalanan kedalam blog.
“Tugas peserta tidak hanya travel saja tetapi mereka harus bisa sharing perjalanan kedalam blog setiap harinya. Apalagi penilaian terbesar yakni 60% berasal dari public popularity maka peserta harus mampu menarik orang untuk membaca blog dan memberikan dukungan yang tidak hanya di-voting saja, tetapi juga bisa di-share melalui social network,” jelas Christya Nelwan, Panitia Pelaksana IT Travelers Go!
Acara pelepasan yang cukup meriah ini diramaikan juga dengan tarian-tarian kebudayaan daerah dari masing-masing negara peserta, termasuk Taiwan.
Peserta dari Indonesia yang berhasil lolos melakukan perjalanan 4 negara ini adalah Arif Satriyo Pambudi, Yasmin, Rahmat Hidayat dan Ivan Soekarno.
Untuk memberikan dukungan pada mereka dapat dilakukan melalui situs www.ITTravelersGo.com atau Facebook Fanpage www.facebook.com/TaiwanExcellence.
Perjalanan mereka akan berakhir pada tanggal 2 November 2011 di Taiwan. Selama aktivitas tersebut mereka akan selalu dipantau oleh panitia yang melibatkan TAITRA, Cathy Sharon, dan juga brand produk.
Pelepasan seluruh finalis dilakukan oleh Walter Yeh (Executive VP TAITRA), Andrew Y.L. Hsia (Perwakilan Kantor Dagang dan Ekonomi Taipei di Indonesia), Cathy Sharon (Duta Taiwan Excellence di Indonesia), Y.C. Tsai (Director of Economic Affairs, Taipei Economic and Trade Office in Indonesia (TETO), Tony Chang (First Secretary Economic Division, TETO), James Chen (Direktur TAITRA Jakarta), Jason Lim (Presiden Direktur Acer Indonesia) dan Soegiharto Santoso (Direktur Masterdata).
IT Travelers Go! sebagai bagian dari kampanye Taiwan Excellence 2011 didukung oleh BISKOM selaku media partner.









Banyak hal baru yang ditawarkan Yogyakomtek yang pada tahun 2011 ini memasuki usia ke 14. Upaya tersebut dilakukan untuk mempertahankan eksistensi Yogyakomtek yang selama ini dikenal sebagai “The Most Thematic Computer Exhibition in Indonesia!”
Sementara dalam sambutan Menteri Negara Lingkungan Hidup, Gusti Muhammad Hatta yang diwakili oleh Basuki Widodo Wahyuni Sambodo, Asisten Deputi Urusan Peningkatan Peran Organisasi Kemasyarakatan Kementerian Negara Lingkungan Hidup disampaikan, posisi Indonesia dalam percaturan politik lingkungan hidup semakin menguat. Kondisi perubahan iklim global telah mereposisi Indonesia sebagai salah satu aktor utama.
Onno W. Purbo mengatakan, ada banyak cara yang bisa dilakukan untuk menunjukkan upaya pelestarian lingkungan dari penggunaan yang bijak terhadap perangkat komputer. Diantaranya, dengan menggunakan notebook, karena notebook hanya memerlukan 10% energi yang digunakan desktop. Sementara flat screen dapat menghemat 30-70% energi yang digunakan oleh monitor CRT.
“Para peserta dalam pameran ini pun berupaya memperkenalkan berbagai variasi produk TI yang kesemuanya mengusung teknologi ramah lingkungan. Tentunya melalui ajang ini, diharapkan kesadaran dan partisipasi masyarakat terhadap pelestarian lingkungan dan penyelamatan bumi semakin meningkat di masa mendatang. Kami sangat salut dengan ide pameran komputer Go Green IT ini dan menjadi daya tarik tersendiri bagi para pengunjung untuk mendapatkan informasi terkini tentang produk-produk TI yang ramah lingkungan,” tambahnya.
Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT) untuk keempat kalinya sejak tahun 2008, memberikan penghargaan Bacharuddin Jusuf Habibie Techology Award (BJHTA) kepada inovator di bidang teknologi. Tahun ini, penghargaan diberikan kepada desainer kapal, Kaharuddin Djenod.
Hubungan dagang antara Indonesia dan Taiwan semakin kuat saja. Berbagai produk asal Taiwan tumbuh dan berkembang dan diterima oleh pasar Indonesia.
Berdasarkan data dari market Intelegence and Consulting Institute (MIC) per November 2010, Taiwan menguasai 94,6 persen dari total PC notebook di dunia, memproduksi 71,8 persen LCD di pasaran dunia, menguasai 88,5 persen pasar netbook, serta 50,1 persen pasar kamera digital di dunia.
Edimax memperkenalkan fitur router cerdas dan inovatif yang disebut iQ Setup. iQ Setup memungkinkan pengguna untuk mengatur router Edimax dengan iPhone atau komputer secara cepat dan mudah.

