Ketua Umum BPD HIPMI Jaya Muhammad Riandy Haroen menyampaikan sambutan tentang hilirisasi.

BISKOM | Jakarta – BPD HIPMI Jaya bersama BPC HIPMI Jakarta Selatan menggelar Grand Seminar Mining Nation Revolution bertajuk “Hilirisasi Energi & Minerba yang Berkelanjutan untuk Kedaulatan” di Jakarta, Kamis (6/8/2026). Forum strategis ini diselenggarakan untuk mendorong pengusaha muda nasional mengambil peluang nyata di dalam ekosistem rantai pasok pertambangan guna mendukung agenda hilirisasi nasional.

Pemerintah di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto terus memacu hilirisasi komoditas utama seperti nikel, bauksit, hingga alumina. Namun, keberhasilan hilirisasi nasional dianggap baru sukses utuh apabila rantai pasoknya dikuasai oleh pengusaha nasional dan pelaku usaha lokal.

Baca :  Jenderal TNI Purnawirawan Moeldoko Melakukan “Blitzkrieg” (Perang Kilat) Dan Berhasil.

“Pengusaha muda diimbau tidak hanya berfokus pada kepemilikan tambang, smelter, atau refinery, melainkan mengambil peluang di dalam ekosistem rantai pasok pertambangan,” ujar Rhesa Avila Zainal, Ketua Panitia Mining Nation Revolution.

Rhesa Avila Zainal, Ketua Panitia Mining Nation Revolution.

Rhesa menambahkan bahwa peluang rantai pasok terbuka luas untuk beragam lini bisnis, mulai dari penyediaan bahan kimia, suku cadang, hingga jasa pendukung. Melalui sesi forum dan business matching, acara ini mempertemukan anggota HIPMI dengan perusahaan tambang besar seperti PT Vale Indonesia, Borneo Alumina, PT Timah, dan Bumi Resources.

Sementara itu, penguatan kapasitas pengusaha muda juga sejalan dengan potensi ekonomi hilirisasi yang sangat besar. Sektor batubara menjadi salah satu contoh konkret yang menawarkan peluang bernilai tinggi bagi ekosistem usaha pendukung.

Baca :  Ide Bisnis Bidang Teknologi yang Menguntungkan

“Program hilirisasi batubara ke DME potensinya mencapai Rp9,6 triliun per tahun baru dari satu komoditi saja dalam rangka menurunkan angka impor LPG kita,” ujar Muhammad Riandy Haroen, Ketua Umum BPD HIPMI Jaya.

Riandy menekankan pentingnya pengusaha muda memantaskan diri sesuai amanat Peraturan Pemerintah Nomor 7 Tahun 2021 yang mewajibkan usaha besar melibatkan UMKM berstandar.

“Harapan saya, hari ini menjadi sebuah opportunity baru buat teman-teman dan menjadi ekosistem yang produktif serta sinergis,” ujar Dzaki Adinda Husna, Ketua Umum BPC HIPMI Jakarta Selatan.

Reporter: Lakalim Adalin 

Editor: Arianto 

#HIPMIJaya #HIPMIJaksel #MiningNationRevolution #HilirisasiTambang #SupplyChainPertambangan #PengusahaMuda #HilirisasiEnergi #DMEBatubara #HIPMI2026 #EkonomiNasional