BISKOM,Jakarta – Bawas MA umumkan 25 calon Hakim Pengawas & Yustisial lulus seleksi adm & profiling, lanjut uji tertulis & assessment pada 16-18 Sep 2026.
Badan Pengawasan Mahkamah Agung Republik Indonesia mengumumkan 25 peserta yang dinyatakan lulus seleksi administrasi dan profiling calon Hakim Tinggi Pengawas serta Hakim Yustisial. Para peserta tersebut berhak mengikuti tahapan seleksi berikutnya, yaitu ujian tertulis, assessment, dan wawancara.
Pengumuman tersebut tertuang dalam Pengumuman Badan Pengawasan Mahkamah Agung Nomor 5339/BP/PENG.KP.3.1.2/IX/2026 sebagai tindak lanjut Pengumuman Nomor 4056/BP/PENG.KP1.1.2/VII/2026 tanggal 31 Juli 2026.
Sebanyak 17 peserta dinyatakan lulus sebagai calon Hakim Tinggi Pengawas.
Dari lingkungan Peradilan Umum, mereka adalah
Mahendrasmara Purnamajati, Mardison, Moehammad Pandji Santoso, Nurul Hidayah, R Hendy Nurcahyo Saputro, Radityo Baskoro, Salman Alfarasi, dan Wahyu Iswari.
Dari lingkungan Peradilan Agama, peserta yang lulus ialah Djulia Herjanara, Doni Dermawan, Hadrawati, Khalid Gailea, Khoiriyah Roihan, dan Muhammad Ismet.
Adapun dari lingkungan Peradilan Tata Usaha Negara, peserta yang lulus adalah Andi Atika Nuzli, Anna Leonora Tewernussa, dan Joko Agus Sugianto.
Sementara itu, 8 peserta dinyatakan lulus sebagai calon Hakim Yustisial.
Dari lingkungan Peradilan Umum, peserta tersebut adalah Dwi Elyarahma Sulistiyowati, Melia Nur Pratiwi, dan Tri Lestari. Dari lingkungan Peradilan Agama, peserta yang lulus terdiri atas Dahsi Oktoriansyah, Hamdani, Musaddat Humaidy, Nur Muhammad Huri, dan Weri Edwardo.
Tahapan assessment, ujian tertulis, dan wawancara dijadwalkan berlangsung pada 16 sampai 18 September 2026 di Jakarta Utara. Materi ujian meliputi disiplin PNS, kode etik hakim, pengawasan, penanganan pengaduan, serta pemeriksaan laporan.
Badan Pengawasan juga membuka ruang bagi masyarakat dan warga peradilan untuk menyampaikan informasi tertulis mengenai rekam jejak peserta, khususnya terkait integritas, profesionalisme, dan kepemimpinan, melalui SIWAS paling lambat 23 September 2026 pukul 23.59 WIB.
Keterbukaan tersebut merupakan bentuk komitmen terhadap integritas dan transparansi dalam proses rekrutmen guna mendukung terwujudnya visi Mahkamah Agung, yaitu “Terwujudnya Badan Peradilan Indonesia yang Agung.(Surame)







