APKOM HRCC Ikut Pameran FKI 2009
APKOM HRCC (Asosiasi Pengusaha Komputer Harco RoxySquare Computer Center) yang baru dideklarasikan akhir bulan Mei 2009, mengadakan soft launching dengan mengikuti pameran FKI 2009 yang bertempat di Plenary Hall JCC , 10 – 14 Juni 2009. Pada acara soft launching tersebut, hampir seluruh pengusaha komputer dari HMCC (Harco ManggaDua Computer Center) dan juga APKOMLAPAN (Asosiasi Pengusaha Komputer Layak Pakai Nasional) yang juga memiliki tempat usaha di Roxy Square mengikuti pameran tersebut.
Pada pameran tersebut, para pengusaha yang tergabung dalam HRCC merasa puas dengan ramainya pengunjung yang memenuhi Plenary Hall JCC. Lokasi pameran yang dekat dengan panggung utama ini sangat menguntungkan, karena banyak kegiatan-kegiatan yang diadakan oleh pihak Dyandra sebagai EO dan didukung juga oleh Yayasan Apkomindo, menarik perhatian pengunjung untuk berlama-lama di Plenary Hall, Kegiatan yang cukup menarik adalah demo produk, workshop, penjualan flashdisk murah dan pertunjukan grup band papan atas seperti “Steven & Coconuttreez” dan “The Changchuters”. Kesempatan ini tidak disia-siakan oleh para peserta pameran HMCC, HRCC & APKOMLAPAN untuk menawarkan dagangannya dan terbukti dengan transaksi penjualan yang memuaskan bagi para peserta pameran.
Meski baru terbentuk, HRCC gencar ikut serta dalam berbagai kegiatan di FKI 2009, antara lain bekerjasama dengan Departemen Komunikasi dan Informatika (Depkominfo) mengadakan Talkshow Internet Sehat sekaligus penyerahan hadiah bagi Pemenang Lomba Logo, Maskot dan Jingle Internet Sehat di Summit Room JCC (12/06). Soegiharto Santoso, Ketua Umum HRCC mengatakan HRCC akan berusaha untuk selalu seimbang tidak hanya memikirkan sisi komersialnya saja, tetapi juga sisi edukasi, “Kami akan selalu mendukung kegiatan-kegiatan yang berkaitan dengan TI yang dilakukan oleh berbagai institusi, baik pemerintah, swasta maupun dunia pendidikan, tentunya dukungan ini akan disesuaikan dengan kemampuan kami” ujar Soegiharto yang lebih akrab dipanggil Hoky.
Keikutsertaan HRCC di pameran FKI 2009 ini tidak lepas dari dukungan pihak HMCC, APKOMLAPAN dan Pengelola Gedung Roxy Square, menurut Rudi Pranata Tjoa, dari manajemen Roxy Square mengatakan bahwa pihak Roxy Square senantiasa mendukung setiap kegiatan yang dilakukan oleh tenant. “Bukan hanya HRCC, tetapi juga APKOMLAPAN yang pada awal bulan Juli ini akan membuka usahanya di Roxy Square, kami akan dukung semua kegiatan mereka, karena ini merupakan kegiatan yang menguntungkan untuk semua pihak”, ungkap Rudi.
Sementara itu, HRCC berencana menggelar pameran 1st HRCC Computer Bazaar di Roxy Square Jakarta, pada tanggal 5 – 17 Agustus 2009. Pameran tersebut rencananya akan melibatkan para pengusaha komputer yang telah membuka usahanya di Roxy Square dan komunitas kampus diseputar Jakarta Barat. Hendri Andrigo Sutanto, Ketua Bidang Pameran dan promosi HRCC mengatakan bahwa pameran itu nanti tidak hanya bersifat komersial saja, tetapi akan ada unsur pendidikannya. “Kami akan mengajak universitas-universitas di Jakarta Barat untuk turut berpartisipasi dalam pameran ini, seperti mengadakan pelatihan-pelatihan dan seminar tentang dunia TI” papar Hendri.
Sebelumnya di Roxy Square, telah beberapa kali diadakan kegiatan yang bertema TI, seperti Seminar dan Demo Hacking – Network Security dengan pembicara pakar TI, Onno W. Purbo, Seminar Rekayasa Foto bersama Andi S. Budiman dan Roy Suryo, Seminar Kiat Menulis dan Strategi Bisnis Penulis TI bersama Donny BU dan Onno W. Purbo, Seminar Industri Teknopreuner di Industri Telematika serta Seminar Oracle Indonesia Developers Day. Setiap seminar yang diselenggarakan selalu berlangsung sukses dan diikuti oleh ratusan peserta.
Sebagai pusat perbelanjaan yang sedang tumbuh berkembang, saat ini di Roxy Square telah bergabung pengusaha telepon genggam, fashion, komputer, perbankan (BCA dan BNI) dan rumah makan cepat saji KFC, AW dan Restauran Hanamasa. Dalam waktu dekat juga akan dibuka Times Square-Computer Games Center terbesar di Jakarta dengan jumlah komputer yang digunakan mencapai 400 unit dan pusat pelatihan TI Purwadhika
Pameran Festival Komputer Indonesia (FKI) 2009 kembali digelar di Jakarta Convention Centre yang bersamaan dengan digelarnya Indonesia Cellular Show (ICS) 2009. FKI 2009 dilaksanakan serempak di enam kota besar, Jakarta, Bandung, Semarang, Yogyakarta, Surabaya dan Makassar pada tanggal 10 hingga 14 Juni 2009.
Di area inilah pengunjung bisa memburu perangkat komputer mulai dari motherboard, memori hingga kartu grafis dari berbagai pilihan merek dan harga, tentu saja pengunjung tetap dapat memburu produk-produk Notebook & Netbook dari berbagai brand nasional maupun internasional, tidak hanya itu, para pengunjung dapat menikmanti berbagai hiburan dipanggung utama yang memang dikemas secara apik oleh pihak Dyandra di Plenary Hall JCC.
Sementara ICS 2009 dimeriahkan oleh kehadiran operator yang gencar mempromosikan paket murah untuk akses internet, mulai dari Telkomsel, Indosat, XL, Mobile-8, Smart dan lain sebagainya. Namun yang paling menyita perhatian adalah stand Nexian yang dipadati antrian pembeli ponsel tipe NX-G900 yang tampilan dan kemampuannya mirip dengan Blackberry, namun harganya kurang dari Rp. 1 juta.
Penghargaan lain diberikan untuk kategori Operator. The Best Tarif dimenangi oleh Esia, The Best Operator CDMA oleh Telkom Flexi, dan The Best Customer Growth oleh Telkomsel. Indosat menyabet penghargaan terbanyak untuk kategori-kategori The Best Operator GSM, The Best BlackBerry Service, The Best Value Added Service, Corporate Social Responsibility Award dan juga penghargaan tertinggi , Life Time Achievement untuk Jhonny Swandi Sjam, Direktur Utama Indosat.
Departemen Komunikasi dan Informasi (Depkominfo) mencanangkan program Internet Sehat yang bertujuan untuk membangun budaya dan perilaku pengguna internet secara sehat dan aman. Untuk membuat program yang digagas oleh ICT Watch ini lebih dikenal oleh masyarakat luas, Tim Sosialisasi Internet Sehat dan juga didukung oleh Masyarakat Industri Kreatif TIK Indonesia (MIKTI) mengadakan perlombaan Logo dan Maskot, serta Jingle internet sehat.
Diadakannya perlombaan Logo dan Maskot, serta Jingle, menurut Direktur Jenderal Aplikasi Telematika, Cahyana Ahmadjayadi, bertujuan untuk membangun partisipasi dan kepedulian masyarakat terhadap pentingnya menggunakan internet sehat sejak awal. “Program ini merupakan program besar yang hanya akan berhasil jika dilakukan bersama seluruh bagian masyarakat,” jelas Cahyana yang juga Penanggung jawab Tim Sosialisasi Internet Sehat.
Tony mengatakan, dampak internet sangat luar biasa. Hal ini dinilai karena keinginan manusia untuk saling terhubung sangat kuat, selain itu konten dalam internet membawa banyak manfaat. Namun tambahnya, “Internet juga bisa digunakan untuk tujuan negatif. Jadi internet sehat bukan hanya datang dari diri sendiri, tetapi merupakan tanggung jawab semua pihak.”
Sedikitnya 65 kecamatan di wilayah Jawa Barat dalam waktu dekat akan mendapat bantuan akses internet gratis dari Departemen Komunikasi dan Informatika (Depkominfo). Program Masyarakat Komunikasi Indonesia Depkominfo ini dalam rangka membangun akses internet komunitas atau Community Access Point (CAP) di seluruh wilayah pedesaan di Indonesia hingga 2015 mendatang. “Dengan bantuan ini, nantinya internet akan tersambungkan ke sejumlah fasilitas umum, seperti rumah sakit, puskesmas, sampai ke balai desa. Dengan cara ini, manfaat akses internet bagi pengguna di pelosok desa akan lebih terasa,” kata Direktur Jenderal Aplikasi Telematika Depkominfo, Cahyana Ahmadjayadi saat diterima Gubernur Jawa Barat, Ahmad Heryawan di Gedung Pakuan, Bandung (12/6).
Bertepatan dengan diluncurkannya layanan Fren Duo di Jakarta, layanan ini juga mendapatkan penghargaan dan pengakuan oleh Museum Record Indonesia sebagai produk pertama dan satu-satunya di Indonesia yang menggabungkan 2 layanan di dalam 1 kartu kepada pelanggannya. Layanan ini menggabungkan kemampuan mobilitasnya dengan kemampuan untuk memberikan tarif semurah telepon rumah atau tarif dalam kota. Sebagai pengakuan atas inovasi besar di industri telekomunikasi ini, layanan Fren Duo telah dinyatakan layak dicatat dan mendapatkan sertifikat dari MURI di dalam acara Indonesian Cellular Show 2009.
PT. UniPro Nuansa Indonesia, perusahaan yang bergerak di bidang keamanan informasi berhasil meraih penghargaan dari Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI) untuk kategori perusahaan di Indonesia yang memiliki tenaga ahli bersertifikat independen internasional terbanyak di bidang keamanan informasi. Penghargaan MURI ini diberikan langung oleh Ketua Umum MURI, Jaya Suprana, dalam acara Workshop tentang Penetration Test From Business Perspectives, di Graha Niaga, Jakarta (10/6).
Sedangkan Cahyana Ahmadjayadi, Direktur Jenderal Aplikasi Telematika Depkominfo menilai, perkembangan teknologi bukan hanya harus disikapi dengan menggunakan logika saja, tetapi juga dengan nurani, dengan cara melihat setiap perkembangan teknologi itu dari sisi positifnya. “Kita harus memaksimalkan manfaat dari perkembangan teknologi dan meminimalisir resiko-resikonya, bahkan menghindari resikonya,” ujar Cahyana.
Edisi Juni ini kami jadikan edisi spesial mengingat hari spesial bagi bangsa Indonesia sudah di depan mata: menghadapi pemilihan presiden (pilpres), 9 Juli mendatang. Spesial lantaran hajatan ini cuma digelar lima tahun sekali, dan menjadi hari yang sangat menentukan untuk nasib Tanah Air lima tahun ke depan.
Banyak orang tua khawatir dan bertanya-tanya apa yang diakses oleh anaknya ketika berselancar di internet. Apakah sesuatu yang baik atau malah situs-situs yang mampu merusak moral. Kekhawatiran ini pula yang sekarang hinggap di benak para pembuat kebijakan di Indonesia.
Acer meluncurkan notebook baru, Acer Aspire Timeline, yang mengedepankan desain tipis dan ringan. Ketebalannya kurang dari 1 inchi atau sekitar 0.196. Selain itu Acer Aspire Timeline juga menjagokan kemampuan baterai yang tahan lama, mencapai 8 jam, berkat penggunaan Intel Centrino Ultra Low Voltage.

