IGOS Summit 2 – Hasilkan Pertemuan Tingkat Dunia & MOU dengan Vendor Lokal
IGOS Summit 2 hari ini (28/5) resmi ditutup. Sebagai tindak lanjut dari pertemuan tingkat menteri yang peduli dengan masalah pembajakan dan penggunaan software legal, IGOS Summit 2 mensepakati untuk mengadakan “World Open Source Summit” tahun depan.
Hal ini dikatakan Cahyana Ahmadjayadi, Dirjen Aplikasi Telematika, Departemen Komunikasi dan Informatika. Selain berencana untuk mengadakan pertemuan komunitas open source dalam skala global, IGOS Summit 2 juga memilih Betty Alisjahbana, mantan Presiden Direktur IBM Indonesia sebagai Duta Open Source.



Sejalan dengan semangat Indonesia, Go Open Source! (IGOS) yang telah dicanangkan sejak tahun 2004, maka pada hari Jumat 23 Mei 2008, bertempat di Gedung BPPT II lantai 23, diselenggarakan kesepakatan bersama antara Kementerian Negara Riset dan Teknologi dengan Apkomindo ( Asosiasi Perusahaan Komputer Indonesia) mengenai IGOS Center, yang diharapkan dapat menjadi pusat kegiatan dan layanan program IGOS kepada masyarakat dengan lingkup display, distributor produk, instalasi dan supporting, pusat interoperabilitas hardware dengan perangkat lunak OSS, pelatihan dan layanan konsultasi dan informasi. IGOS Center ini bertujuan untuk mensosialisasikan program Indonesia, Go Open Source.
Bertepatan dengan 100 tahun kebangkitan nasional, PT. Megindo Tunggal Sejahtera menggelar perhelatan akbar, Gadget Award 2008. Acara yang diadakan untuk kedua kalinya ini diklaim sebagai penghargaan tertinggi di dunia gadget dan teknologi di Indonesia, mulai dari kategori Laptop, LCD Monitor, LCD/Plasma TV, Camcorder, Kamera, MP3/MP4, Ponsel, Player, Mini Home Theater, Provider. Apresiasi ini juga merupakan salah satu barometer sejauh mana produk tersebut dikenal lebih luas oleh konsumen, karena penilaiannya berdasarkan polling yang dilakukan Gadget Magazine sejak Desember 2007 sampai dengan Maret 2008.

Pada Konferensi Desain VisMasters, Modeling dan Visualisasi, Autodesk menggarisbawahi mengenai bagaimana para arsitek di seluruh belahan dunia menerapkan perangkat lunak Revit Architecture untuk membangun model informasi (building information modeling – BIM) dan 3ds Max Design untuk visualisasi 3D.

