Home Blog Page 831

Lima “Kehilangan” Dalam Dunia Pendidikan Kita

0
Ketua Dewan Penyantun dan Pengajar Program Pascasarjana pada Soegijapranata Catholic University (SCU) Semarang, JC Tukiman Taruno Sayoga Ph.D.

Semarang, BISKOM – Segala sesuatu disebut berhasil atau sukses sangat ditentukan oleh tepat tidaknya momentum. Rencana pembentukan kabinet baru (2019-2024) harus menjadi momentum tepat untuk melakukan perbaikan atas 5 “kehilangan” dalam dunia pendidikan kita, siapa pun menterinya kelak.  Ada pun lima 5 hal substansial yang hilang itu meliputi (1) penegakan disiplin, (2) aspek pengajaran, utamanya tatap muka, (3) konsistensi terhadap tumbuh-kembangnya cita-cita, (4) pengembangan rasa percaya diri, dan (5) spiritualitas individual. “Pilihan diksi hilang atau kehilangan merujuk pada adanya kecenderungan-kecenderungan degradatif dan jika tidak segera diatasi mengancam keutuhan nilai-nilai substansial pendidikan,” kata JC Tukiman Taruno Sayoga Ph.D.

Taruno mengatakan, sejumlah lembaga pendidikan dan satuan pendidikan (sekolah), -termasuk di dalamnya pendidikan tinggi-, memang tetap memegang teguh dan menegakkan nilai-nilai disiplin dalam penyelenggaraan dan pelayanan pendidikannya. Namun, jumlah pihak-pihak yang seperti itu sangat sedikit dibandingkan dengan lembaga pendidikan dan/atau satuan pendidikan yang bersikap abai dan longgar (untuk tidak mengatakan tidak peduli) terhadap penegakan disiplin bagi siapa pun.

“Tuntutan disiplin pasti tidak hanya untuk peserta didik (termasuk mahasiswa), tetapi yang utama justru untuk tenaga pendidik dan kependidikan. Sikap abai dan/atau tidak peduli terhadap penegakan disiplin bahkan telah mengindikasikan betapa lembaga pendidikan dan/atau satuan pendidikan itu sudah kewalahan dan angkat tangan dengan berbagai dalih. Banyak tenaga pendidik dan/atau kependidikan mengeluh betapa sulitnya anak-anak jaman sekarang diajak disiplin; dan dari keluhan-keluhan seperti itu tumbuh sikap tutup mata atas berbagai jenis ketidakdisiplinan. Guru pun tidak disiplin masuk ke ruang kelas padahal seharusnya telah harus berada di depan kelas sesuai jadwalnya. Terlambat 5 menit, 10 menit, 15 menit bahkan lebih dari itu dewasa ini dipersepsi sebagai hal biasa, bukan suatu keterlambatan,” jelas Taruno yang juga merupakan dosen di Unika Soegijapranata Semarang ini.

Akibat tidak bersikap tegak terhadap disiplin, aspek pengajaran (tatap muka dan berada di dalam kelas) semakin terdegradasi. Guru dan dosen tidak lagi merasa nyaman dan senang berdiri di depan kelas belajar bersama peserta didik/mahasiswa. Memberi tugas kepada peserta didik menjadi andalan para guru, apa pun tugasnya itu. Ekstrimnya, guru/dosen semakin tidak menjalankan kewajiban mengajarnya penuh disiplin waktu; sehingga kualitas pengajaran dalam arti sempit tatap muka semakin turun. Dan dalam hal seperti ini guru/dosen pada intinya “tidak memberikan apa-apa” selama kurun waktu jam pelajaran sebagaimana sudah tersusun dalam jadwal.

“Karena tatap muka tidak intens dan berkualitas, guru/dosen tidak utuh memberikan motivasi apalagi memberikan dorongan-dorongan agar peserta didik bercita-cita (tinggi). Guru/dosen kehilangan jati dirinya di hadapan peserta didik, terdegradasi figurnya sebagai pendidik, dan dalam banyak kasus terjadilah hilangnya rasa hormat/segan peserta didik terhadap gurunya. Di sana ada guru dicekik kerah bajunya oleh seorang murid, di tempat lain guru ditantang berkelahi oleh siswa di dalam kelas, dan sebagainya,” ujar Taruno yang prihatin terhadap kondisi pendidikan di Indonesia saat ini.

Penyelenggaraan dan pelayanan pendidikan disebut berhasil apabila tertanam pada setiap individu peserta didik rasa percaya diri (PD). Aspek PD inilah barangkali merupakan titik terlemah kehilangan itu. Peserta didik didekati secara massal, kurang pendekatan individual; dan ironisnya sangat banyak guru/dosen bahkan tidak hafal terhadap siswa/mahasiswanya.

“Alasan yang sering dikemukakan karena jumlahnya banyak. Sentuhan pribadi (individual) terhadap siswa/mahasiswa sangat kurang, dan dari sinilah rasa PD itu terpupus kurang tumbuh optimal. Apalah artinya menempuh pendidikan bertahun-tahun kalau secara individual tidak tumbuh (dan semakin berkembang) rasa percaya diri? Model pembelajaran paling disenangi oleh guru/dosen adalah klasikal, dan karena klasikal lalu penuh ceramah. Model seperti ini hanya menumbuhkan rasa percaya diri bagi peserta didik yang pintar, berani, lincah apalagi merasa dekat dengan guru/dosennya. Peserta didik lainnya? Lewat!!!!” papar pria yang juga aktif di Komisi Kerawam (PK4AS) Keuskupan Agung Semarang.

Lebih lanjut Taruna menjelaskan, empat kehilangan yang diuraikan di atas berdampak pada kemungkinan besar hilangnya spiritualitas individual, baik menimpa pada guru/dosen maupun kepada peserta didik. Inti spiritualitas adalah nilai dan semangat kerohanian individual dalam menjalankan  kewajibannya baik sebagai pendidik maupun terdidik. Spiritualitas tidak selalu terkait langsung dengan agama dan penghayatannya. Dalam diri setiap individu ada “roh” ada spirit dan semangat yang seharusnya semakin berkobar lewat pembelajaran yang dialaminya. Wujud konkritnya ada pada semangat mengajar dan semangat belajar. Dan semangat semacam inilah yang hilang perlahan namun pasti.

“Inilah momentum terbaik bagi Menteri Pendidikan periode 2019-2024: Selama lima tahun harus berhasil menemukan kembali substansi yang hilang tadi,” ungkapnya. (Vincent)

Alibaba Tunjuk Vice President Baru UCWeb

0

Jakarta, Biskom- Alibaba Innovation Initiatives Business Group menunjuk Huaiyuan Yang sebagai Vice President UCWeb Global Business bertanggung jawab untuk strategi bisnis UCWeb global, termasuk India dan Indonesia. Dengan posisi barunya ini, Yang akan terlibat langsung dalam keputusan operasional, pengembangan produk, dan konten UC Browser untuk pasar global.

Terkait dengan pengumuman tersebut, President of UCWeb, Alibaba Innovation Initiatives Business Group Shunyan Zhu menyatakan tingginya konsumsi media digital menumbuhkan permintaan konten menarik dan beragam secara eksponensial.

“Memahami hal ini, UC terus berupaya menyesuaikan, melakukan kurasi, dan menyajikan beragam konten kepada pengguna melalui portofolio produk lebih lengkap. Konten pendek terus mendorong pertumbuhan konsumsi media digital, dan dalam beberapa tahun ke depan akan membuka era baru pembuatan dan distribusi konten, termasuk untuk monetisasinya. Penunjukan Huaiyuan Yang menjadi langkah strategis kami dalam menghadapi tantangan dan peluang strategis di pasar Indonesia,” ungkapnya. (red)


Line Brain Tingkatkan Produktivitas Layanan

0

Jakarta, Biskom- LINE telah mengembangkan berbagai teknologi AI yang berbasis deep learning – termasuk asisten AI “Clova” – ke dalam aplikasi pertukaran pesan LINE dan beragam layanan lainnya. Clova memungkinkan pengguna untuk memeriksa cuaca, memutar musik, dan mengirim maupun menerima pesan LINE hanya dengan menggunakan suara mereka.

Fungsi-fungsi ini didukung oleh teknologi AI seperti pengenalan suara dan speech synthesis. Ada pula teknologi chatbot yang diperbaiki oleh LINE Kantan Help, salah satu akun resmi LINE, yang memungkinkan AI untuk merespon secara cepat pertanyaan yang dikirimkan oleh pengguna dalam ruang obrolan LINE.

?Teknologi lainnya adalah teknologi pengenalan karakter optic (OCR) yang digunakan dalam ruang obrolan LINE dan pada aplikasi ulasan makanan LINE CONOMI, yang otomatis mengkonversi karakter yang tertangkap kamera melalui gambar atau diterima menjadi teks. Mulai hari ini, LINE BRAIN akan menawarkan semua teknologi AI ini dari LINE untuk perusahaan lainnya.

?Untuk lebih lanjutnya, LINE BRAIN akan berkembang mencoba mengkombinasikan teknologi pengenalan suara LINE BRAIN, chatbot, dan speech synthesis untuk membuat sistem balasan yang otomatis dilakukan oleh AI untuk telepon menjadi realita. Diantisipasikan bahwa fitur ini akan dapat membuat panggilan telepon secara otomatis dalam berbagai scenario, termasuk pada layanan pelanggan, dan reservasi restoran.

?Dengan menyediakan teknologi LINE ini, LINE BRAIN bertujuan tidak hanya membantu perusahaan lain untuk meningkatkan produktivitas dan efisiensi dari layanan mereka, tetapi juga membuat kehidupan sehari-hari menjadi lebih mudah bagi pengguna yang menggunakan layanan tersebut. (red)

Lintasarta Raih Sertifikasi Cloud Security

0

Jakarta, Biskom-  Lintasarta kembali menunjukan keunggulannya sebagai Cloud Provider pertama di Indonesia yang berhasil mendapatkan sertifikasi bergengsi PCI DSS Cloud Security yang diserahkan oleh TUV Rheinland. Penyerahan sertifikasi tersebut diterima oleh Direktur IT Services Lintasarta Arya N. Soemali di Jakarta (27/6).

PCI DSS atau Payment Card Industry Data Security Standard merupakan sebuah standar keamanan data pemegang kartu yang memenuhi persyaratan minimum untuk digunakan pada sektor keuangan, khususnya transaksi bisnis seperti credit card, debit card, dan lainnya. PCI DSS ini dipelopori dan didirikan oleh 5 jaringan pembayaran internasional yaitu American Express, Discover, JCB, Mastercard, dan Visa.

Arya N. Soemali mengungkapkan, “Dengan achievement sertifikasi ini, membuktikan bahwa kita memiliki kapasitas lebih untuk mencapai sesuatu yang luar biasa, dan dapat kita buktikan ke market bahwa Lintasarta siap melayani pengembangan bisnis sektor keuangan”.

“Sertifikasi ini salah satu wujud komitmen Lintasarta dalam terus meningkatkan pelayanan kepada pelanggan khususnya pada sektor keuangan karena layanan yang diberikan sudah mengikuti standar Internasional yang terjamin tingkat keamanan dan standar operasionalnya,” sambungnya.

Untuk mendapatkan sertifikasi PCI DSS Cloud Security diperlukan audit external terkait dokumen, standar desain teknis dan non teknis secara end-to-end. Sebagai gambaran, untuk PCI-DSS Cloud, maka dari level lokasi fisik cloud (data center), jaringan (network), perangkat (server), dan sistem di dalamnya harus memenuhi standar minimum yang ditentukan oleh lembaga standarisasi internasional.

Salah satu keunggulan PCI DSS ini dapat membantu meminimalisir kerentanan dan melindungi data pemegang kartu. Dalam hal ini, Lintasarta sebagai penyedia jasa cloud, mensertifikasi Cloud Infrastructure dengan PCI DSS Cloud Security sejak Oktober 2018 dan selesai di sertifikasi pada Juni 2019 sebagai service provider cloud dengan multisite yang bersertifikat PCI DSS Cloud Security. Dari sisi keamanan dan sistem, sertifikat PCI DSS menjadi acuan untuk jaminan SLA dan keamanan data pelanggan yang disimpan di dalam cloud server.

Layanan cloud dari Lintasarta menjadi one stop solution untuk industri dengan solusi end-to-end mulai dari Infrastructure as a Service (IaaS), Platform as a Service (PaaS), dan Software as a Service (SaaS), yang semuanya didukung oleh layanan konektivitas yang handal. Semua ini memungkinkan Lintasarta Cloud diakses dari berbagai saluran komunikasi data, seperti internet, VSAT, dan lainnya.

Arya menambahkan, “Dengan sertifikasi ini membuktikan Lintasarta sebagai pemain utama di bidang ICT yang mampu memberikan layanan handal dan kualitas yang prima bagi para pelaku industri. (red)

Polri Ultah Ke-73, Ketum PPWI Sampaikan Ucapan Dirgahayu Bhayangkara Negara.

0

Jakarta, BISKOM  – Ketua Umum Persatuan Pewarta Warga Indonesia (Ketum PPWI) Wilson Lalengke dan seluruh Keluarga Besar PPWI mengucapkan selamat Hari Ulang Tahun Bhayangkara Ke-73 hari ini, 1 Juli 2019. Dalam siaran persnya, Ketua Umum PPWI Wilson Lalengke mengajak segenap anggota dan pengurus PPWI untuk berdoa kepada YME, dan berharap semoga seluruh jajaran Bhayangkara Negara itu semakin berjaya dan dicintai rakyat.

“Dirgahayu Kepolisian Republik Indonesia. Selamat Ulang Tahun ke-73 para Bahayangkara Negara. Mari kita doakan kiranya Polri akan semakin berjaya dan dicintai rakyat kedepannya,” ujar Wilson kepada media ini melalui jaringan WhatsApp-nya, Minggu malam, 30 Juni 2019.

Disamping itu, Wilson juga berharap agar seluruh jajaran Polri dapat meningkatkan sinergitas dengan berbagai elemen masyarakat termasuk dengan insan pers di seluruh wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia dalam rangka mengawal pembangunan negara demi terciptanya stabilitas nasional dan kemakmuran rakyat. “Selaku Ketua Umum PPWI beserta seluruh keluarga besar PPWI mengharapkan agar kiranya sinergitas Polri dengan semua elemen masyarakat, termasuk dengan kalangan pers akan semakin kuat dan solid,” harap alumni PPRA-48 Lemhannas RI tahun 2012 itu.

Ditambahkannya, guna kepentingan nasional dan penegakan hukum di tanah air tentunya jajaran Polri harus tetap mengedepankan humanisme agar tetap dicintai rakyat. ”Semoga Korps Bhayangkara semakin jaya, selalu mengedepankan wajah humanisme dalam pelaksanaan tugasnya agar selalu dicintai rakyat,” harap Wilson.

Secara khusus, dalam rangka mengawal pembangunan nasional dengan tujuan kesejahteraan rakyat, Wilson yang saat ini juga menjabat sebagai Sekjen Keluarga Alumni Program Persahabatan Indonesia Jepang Abad 21 (Kappija-21) meminta Polri untuk tetap menjalin kemitraan serta sinergi dalam banyak hal dengan para pekerja pers. ”Saya berharap seluruh jajaran Polri agar selalu bersinergi dengan insan pers dimanapun bertugas di negeri ini dalam rangka mengawal pembangunan nasional demi terciptanya keamanan, kenyamanan, keharmonisan dan kelancaran pelaksanaan pembangunan di tengah masyarakat,” ujar Wilson lagi.

Tidak lupa juga, Wilson yang merupakan lulusan pascasarjana bidang Global Ethics dari Birmingham University Inggris dan Applied Ethics dari konsorsium Utrecht University Belanda dengan Linkoping University Swedia juga memberikan apresiasi kepada ibu-ibu Bhayangkari atas kesetiaan menemani suami dalam pengabdian kepada Negara Kesatuan Republik Indonesia.

“Kepada segenap Ibu Bhayangkari kami sampaikan apresiasi atas dedikasinya dalam mendampingi insan Bhayangkara Polri dalam pelaksanaan pengabdiannya kepada bangsa dan negara yang kita cintai ini,” sebutnya. (Hoky).

Johanis Tanak Raih Gelar Doktor dari Fakultas Hukum Universitas Airlangga Surabaya.

0
Johanis Tanak foto bersama istri tercinta Hanny dan Putrinya dr. Yoanneveline Tanak serta putranya Yokshan Tanak setelah berhasil meraih gelar Doktor dari Fakultas Hukum Universitas Airlangga Surabaya.

Surabaya, BISKOM – Aula Pancasila Lantai 3 Fakultas Hukum Universitas Airlangga Surabaya menjadi saksi keberhasilan Direktur Tata Usaha Negara Kejaksaan Agung RI (Direktur TUN Kejagung), Johanis Tanak mempertahankan disertasinya di hadapan 10 Guru Besar dalam Ujian Terbuka Gelar Doktor Program Studi Ilmu Hukum pada Selasa, 18 Juni 2019.

Disertasinya yang berjudul Kontrak Kerjasama Operasi (KSO) dalam Pekerjaan Jasa Konstruksi Milik Badan Usaha Milik Negara (BUMN) mengantarkan Johanis Tanak meraih gelar Doktor dengan predikat sangat memuaskan.

Sebelumnya, Johanis Tanak telah menghadapi Ujian Tertutup pada Jumat, 12 April 2019 yang diketuai oleh Prof. Dr. Tatiek Sri Djatmiati, SH, MS. dan telah dinyatakan lulus. Kemudian harus dilanjutkan dengan “Ujian Terbuka hari Selasa, 18 Juni 2019 untuk menentukan IPK dan predikat kelulusan promovendus,” ujar Ketua Sidang Ujian Terbuka, Nurul Barizah SH, LL.M, Ph.D.

Johanis Tanak foto bersama Vincent Suriadinata yang hadir untuk mewakili Soegiharto Santoso yang berhalangan hadir dikarenakan sedang berada di Istanbul.

Dalam paparannya, Tanak menjelaskan makna KSO sesungguhnya sangat luas. “Pada awal mula pembangunan infrasturktur masih infrastruktur yang biaya rendah, dengan teknologi yang masih sangat minim. Seiring perkembangan, teknologi dan biaya yang digunakan semakin tinggi. Rasanya tidak mungkin dikerjakan oleh satu orang atau satu badan hukum saja. Karena banyak aspek yang harus ditinjau. Maka dibentuklah kemitraan yang dikenal dengan KSO” ungkap Direktur TUN Kejagung ini.

Lebih lanjut dijelaskan bahwa diperlukan konsep KSO yang baik, yang memberikan perlindungan hukum kepada para pihak. “Tidak ada rumusan yang pasti baik itu di dalam UU Jasa Konstruksi maupun KUH Perdata, sehingga menurut saya perlu dirumuskan dalam suatu peraturan perundang-undangan. Sedapat mungkin KSO diatur dalam undang-undang. Namun melihat dinamika pembangunan yang begitu pesat saat ini, dan proses pembentukan undang-undang yang tidak singkat, maka dapat dirumuskan dalam suatu Peraturan Presiden,” papar Tanak yang dalam menyusun disertasi ini dipromotori oleh Prof. Dr. Yohanes Sogar Simamora SH, M.Hum, Ko Promotor I Prof. Dr. Agus Yudha Hernoko SH, MH, dan Ko Promotor II  Dr. Emanuel Sujatmoko SH, MS.

Prof. Dr. Yohanes Sogar Simamora SH, M.Hum. memberikan apresiasi kepada Tanak yang berhasil menyelesaikan studi di tengah-tengah kesibukannya. Meski demikian, Tanak tetap mendapatkan IPK yang tinggi yakni 3,80. Terkait dengan disertasi, Prof. Sogar mengatakan bahwa pekerjaan konstruksi adalah salah satu dari sekian obyek pengadaan yang sangat besar dan banyak permasalahan hukum disana. “KSO hanyalah satu dari sekian banyak persoalan dalam pekerjaan jasa konstruksi.”

Vincent Suriadinata mengirimkan karangan bunga ucapan selamat atas keberhasilan Johanis Tanak meraih gelar Doktor dari Fakultas Hukum Universitas Airlangga Surabaya.

Secara khusus saya sampaikan kepada bapak ibu dari Kejaksaan Agung khususnya di lingkup DATUN pendampingan yang dilakukan dalam proyek-proyek strategis nasional sangat bagus untuk mencegah terjadinya pelanggaran, perbuatan melawan hukum, dan korupsi. Tetapi di lain sisi kami juga mengharapkan kepada Kejaksaan Agung untuk membuka diri untuk semakin meningkatkan kemampuan, karena persoalan-persoalan ini semakin hari semakin berkembang.

Dalam kesempatan tersebut Dr. Johanis Tanak, SH, M.Hum. mengatakan; “Saya mengucap terima kasih kepada Tuhan Yang Maha Kuasa karena pada hari ini (18/6) telah selesai rangkaian studi saya sebagai mahasiswa S3 FH Universitas Airlangga. Meskipun saya sempat lama tidak berkutat dengan urusan kampus karena sempat ditugaskan ke Riau sebagai Wakajati, lalu sebagai Kajati Sulawesi Tengah masing-masing 1,5 tahun. Namun semua yang saya peroleh pada hari ini (18/6), itu tidak lain karena pertama dari Tuhan, yang kedua dari dosen-dosen saya dan pembimbing-pembimbing saya di FH Unair,” pungkasnya.

Secara terpisah Soegiharto Santoso alias Hoky selaku Ketum APKOMINDO yang baru kembali dari Istanbul mengucapkan selamat dan sukses kepada sahabat sekaligus kerabat dari keluarganya ini; “Saya turut senang dan turut berbahagia serta bangga atas diraihnya gelar Doktor Program Studi Ilmu Hukum oleh Bang Tanak dengan predikat sangat memuaskan, apalagi disertasinya yang berjudul Kontrak Kerjasama Operasi (KSO) dalam Pekerjaan Jasa Konstruksi Milik BUMN sangat sesuai dengan kondisi terkini di Indonesia, dimana faktanya Presiden Jokowi masih akan melanjutkan pembangunan infrastruktur di Indonesia.”

Soegiharto Santoso alias Hoky foto bersama Johanis Tanak dan kedua putranya yaitu Yokshan Tanak dan Yonashan Tanak.

Dimata saya Bang Tanak adalah seorang penegak hukum yang bersih, berintegritas, berkomitmen, konsisten  dan disiplin serta tegas dalam mengemban tugas serta tanggung jawabnya, beliau juga sebagai pehobi offroad Jip Club dan sangat peduli dengan anak-anak Yatim Piatu, saya juga punya pengalaman manis bersama beliau untuk urusan kepedulian dengan anak-anak Yatim Piatu, sebab kebetulan saya bersama Kak Seto dan Kak Arul (Fachrul Muchsen) serta teman-teman yang lainnya mendirikan Yayasan Koalisi Anak Madani Indonesia (KAMI) sehingga sejalan dengan jiwa beliau.

Saya juga mempunyai pengalaman manis saat memperoleh kesempatan didampingi oleh beliau mewawancarai Ibu Ellen (Harprileny Soebiantoro, SC, CN, MH) pada saat Ibu Ellen menjabat sebagai Jaksa Agung Muda Pembinaan Kejaksaan Agung RI untuk menjadi cover strory majalah Biskom edisi bulan Agustus 2006 dengan tema ‘TI Kejagung Untuk Layanan Publik dan Internal’

Bahwa Ibu Ellen adalah satu-satunya Jaksa Perempuan yang menduduki jabatan-jabatan penting dan mendapat kepercayaan dari pimpinan mengemban jabatan Jaksa Agung Muda Perdata dan Tata Usaha Negara (JAM DATUN), Pelaksana Harian Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Umum (JAM PIDUM), kemudian Jaksa Agung Muda Pembinaan (JAM BIN), bahkan pada bulan April 2019 yang lalu telah dilakukan Peluncuran Biografi Jaksa Agung Muda Perempuan Pertama di Kejaksaan RI.

Foto dari dokumentasi Majalah Biskom edisi Agustus 2006 saat Johanis Tanak menjabat sebagai Kasubdit Bankum Perdata bersama Bambang sebagai Kabag Suncanaprog mendampingi Hoky selaku Pemimpin Umum Biskom, mewawancarai Harprileny Soebiantoro (Ellen) yang saat itu menjabat sebagai JAM BIN.

Sebagai informasi bahwa dalam wawancara dengan Ibu Ellen di bulan Agustus 2006 (12 tahun yang lalu) disampaikan tentang Penerapan IT di Kejagung sudah pada jalur yang tepat meskipun masih banyak penerapan TI yang bisa diimplementasikan Kejaksaan Agung berkaitan dengan tugas-tugasnya dibidang hukum dan peradilan. Hanya saja adanya kesenjangan infrastruktur di daerah dan di pusat bisa menjadi kendala serius dalam membangun dan memajukan TI di Kejaksaan Agung. Pembenahan infrastruktur di daerah harus dimulai dari Kejaksaan Negeri, baik infrastruktur TI maupun Komunikasi dan juga pembinaan dan pembangunan brainware atau SDM yang handal dalam menguasai teknologi informasi dan komunikasi.

Ibu Ellen adalah tokoh wanita yang bukan saja menginspirasi kaum perempuan, akan tetapi juga kaum pria, Ibu Ellen juga sangat peduli terhadap TI (teknologi informasi), bagi Ibu dari 5 orang putra dan putri yang pernah memimpin eksekusi hukuman mati pada tahun 1984 lalu ini menyatakan kepada Biskom (Agustus 2006) bahwa hidup bukanlah sebuah film dokumenter yang terkadang agak membosankan, hidup adalah perjuangan dinamis untuk mencapai kemerdekaan bagi dunia peradilan di Indonesia, perjuangan bagi kaum perempuan untuk bisa hidup setara dengan kaum pria serta perjuangan bagi dunia TI di Indonesia untuk bisa bersentuhan langsung dengan dunia peradilan di seluruh pelosok tanah air.

Sebagai penutup Hoky menyampaikan sekali lagi selamat dan sukses atas diraihnya gelar Doktor serta terima kasih atas berbagai kesempatan mengenalkan dan mewawancarai Ibu Ellen, semoga Korps Adhyaksa semakin jaya dengan adanya penegak-penegak hukum seperti Ibu Ellen dan Bang Tanak. (Ine)

Artikel Terkait: 

KAMI Sambangi Panti Asuhan Anak-Anak Yatim Kencana Bejana Rohani (KBR) / ST. Teresa Of Calcutta di Depok.

KAMI Bersama Anak Panti Asuhan Pancasila Theresa Calcutta Melakukan Audiensi Dengan Menteri PPPA

KAMI dan SAI Bersama Kak Seto Ajak Masyarakat Jadi Sahabat Anak Yatim

KAMI: Mendikbud Muhadjir Pimpin Pencanangan Gerakan Nasional 1 Juta Boneka; Awesome !

KAMI Selenggarakan Ramadhan Bincang Anak 1437H: Ayo Jadi Sahabat Anak!

KAMI Anugerahkan “Untuk Angeline Award 2016” Kepada Penggiat Anak

 

Anhar Riza Antariksawan Resmi Jabat Kepala BATAN

0

Jakarta, Biskom- Profesor Riset bidang keselamatan reaktor nuklir,  Prof. Dr. Ir. Anhar Riza Antariksawan resmi dilantik sebagai Kepala Badan Tenaga Nuklir Nasional (Batan) oleh Menteri Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Menristekdikti) Mohamad Nasir di gedung Batan Jakarta, Jumat (28/6). Anhar menggantikan Kepala Batan sebelumnya, Djarot Sulistio Wisnubroto yang masa jabatannya habis pada Desember 2018.

Saat pelantikan, Menristekdikti berpesan agar Anhar sebagai Kepala Batan yang baru menjalankan tata kelola pemerintahan yang baik dan meningkatkan riset yang memberi manfaat bagi bangsa Indonesia.

“Tugas yang harus dilakukan adalah bagaimana Batan bisa memberikan kontribusi dalam meningkatkan riset yang bisa memberi manfaat pada rakyat Indonesia baik di bidang pangan, kesehatan, maupun bidang energi,” ujar Menristekdikti.

Terkait bidang energi, lanjutnya, bagaimana Batan mengembangkan riset ke depan dan melanjutkan rencana pembangunan reaktor nuklir untuk riset atau reaktor daya eksperimen. Pengembangan renewable energy sangat penting untuk meningkatkan bauran energi agar Indonesia tidak hanya mengandalkan energi fosil.

Selain membutuhkan sosialisasi kepada masyarakat, pembangunan reaktor daya eksperimen ini membutuhkan alokasi anggaran yang sustain karena pembangunannya tidak cukup dalam waktu satu-dua tahun. Pembangunan reaktor tersebut memerlukan berbagai tahapan dan pengujian. Untuk itu Kemenristekdikti telah mengajukan anggaran kepada Presiden dan berkoordinasi dengan Kementerian ESDM yang mempunyai kewenangan di bidang energi.

“Indonesia sudah punya tiga reaktor di Yogyakarta, Bandung dan Serpong. Kita punya pengalaman sejak 1965, sampai sekarang kita punya kemampuan mengelola reaktor dengan baik tanpa ada kendala, tanpa ada masalah dan gangguan,” terangnya.

Untuk itu, Menristekdikti mendorong agar reaktor yang selama ini dimanfaatkan oleh masyarakat di bidang pangan dan kesehatan, ditingkatkan di bidang energi.

Sebelumnya, Menristekdikti menargetkan pembangunan reaktor daya ekperimental selesai pada 2021. Tetapi dalam perkembangannya, target pembangunan mundur hingga periode kabinet 2019-2024.

Sebagai nahkoda baru di Batan, Anhar pada tahun ini akan menyelesaikan dan mengevaluasi target-target Renstra 2015-2019, sekaligus menyiapkan Renstra berikutnya. “Tahun berikutnya kita akan membuat program yang betul-betul menyentuh masyarakat dalam pembangunan ekonomi secara umum,” lanjut pria  kelahiran Semarang, 6 November 1962 ini.

Pihaknya bertekad untuk menghadirkan iptek nuklir dalam pembangunan nasional secara nyata. Indikatornya, bagaimana kontribusi iptek nuklir bisa memberi sumbangan pada kemajuan ekonomi Indonesia.

Terkait pembangunan reaktor nuklir untuk riset, jika Batan sudah mendapat kewenangan dan izin, pihaknya akan memilih dan mengkaji teknologi nuklir yang sudah teruji. Misalnya reaktor berbasis pendingin air. “Nanti kita akan lihat juga kemajuan teknologi lain baik yang berpendingin gas maupun berpendingin logam cair. Itu akan masuk radar kita,” lanjutnya.

Menurutnya, selama ini Indonesia memiliki reaktor riset yang penggunaanya bukan untuk energi. Selanjutnya, Kemenristekdikti akan mengembangkan reaktor riset untuk pembangkit energi. “Semacam demonstration plant. Seperti ini PLTN yang mungkin akan cocok untuk Indonesia dan itu ditunjukkan seperti apa safety-nya, ekonominya, pengelolaan limbah dan sebagainya,” terangnya.

Antariksawan sudah berkarir di Batan sejak 1986 dan pernah menduduki beberapa jabatan. Diantaranya, Kepala Instalasi Termohidrolika – PPTKR, Kabid. Analisis Risiko dan Mitigasi Kecelakaan, Kepala Pusat Teknologi Reaktor, dan Deputi Kepala Bidang Penelitian Dasar.

Saat menjabat sebagai Deputi Kepala Batan bidang Pendayagunaan Teknologi Nuklir, Anhar mendapat tugas mendorong hasil-hasil iptek Batan agar bisa digunakan masyarakat. Misalnya, varietas padi dan bahan pangan lain, serta alat kesehatan dengan bekerjasama dengan instansi terkait.

Menurutnya, tantangan penelitian di bidang nuklir hampir mirip dengan penelitian di bidang lain yaitu agar penelitian jangan berhenti pada publikasi tapi harus ada sesuatu yang dirasakan masyarakat. Namun, teknologi nuklir agar berbeda terutama terkait penerimaan masyarakat. Namun bagi Anhar, hal itu menjadi tantangan yang menarik.

Untuk peneliti muda,  Anhar  berpesan untuk mengasah daya inovatif. “Tanpa inovasi tidak akan bisa membuat terobosan. Inovasi itu sendiri tidak akan mudah, tetapi jangan patah semangat,” tegasnya. (red)

Canon Printer PIXMA G-series Dilengkapi Tangki Tinta

0

Jakarta, Biskom– Canon melalui pt. Datascrip  kembali menghadirkan generasi terbaru PIXMA Ink Efficient G-series, yaitu printer dengan sistem tangki tinta yang bisa diisi ulang yakni PIXMA Ink Efficient G6070, G5070 dan GM2070.

Untuk harga  masing-masing produk,  antara lain  Canon PIXMA G6070 dijual dengan  harga Rp5.5 juta, Canon PIXMA G5070 dengan harga Rp3.5 juta  dan  Canon PIXMA GM2070 dengan harga Rp2.9 juta.

Dengan desain yang lebih ringkas, printer PIXMA seri G terbaru ini memiliki banyak fitur unggulan, seperti kapasitas baki penyimpanan kertas yang besar, teknologi cetak dua sisi secara otomatis, hingga mendukung koneksi melalui jaringan. Ideal untuk pelaku bisnis kecil dan menengah, serta kantor yang memiliki kebutuhan cetak dalam volume besar.

Ketiga varian generasi terbaru PIXMA seri G ini ditujukan untuk mereka yang memiliki kebutuhan cetak banyak dalam kesehariannya. Jika hanya untuk kebutuhan cetak dokumen hitam putih bisa memilih PIXMA GM2070, namun jika ingin printer multifungsi yang bisa scan dan copy, PIXMA G6070 bisa menjadi solusinya.

Sistem tangki tinta isi ulang telah disempurnakan dengan memperbarui desain botol tinta serta meningkatkan kualitas tinta pigmen hitam untuk menghasilkan kualitas cetak yang sempurna,” ujar Monica Aryasetiawan – Senior Division Manager of Canon Consumer System Product Division pt. Datascrip.

Printer PIXMA seri G ini dapat digunakan oleh lebih dari satu perangkat karena telah didukung dengan koneksi jaringan kabel dan nirkabel LAN. Selain itu, PIXMA G6070, G5070 dan GM2070 juga dapat terkoneksi dengan perangkat smartphone menggunakan koneksi Wi-Fi tanpa melalui jaringan router.

Aktivitas mencetak bisa dilakukan langsung melalui aplikasi Canon Print Inkjet/SELPHY pada perangkat dengan sistem operasi Android atau iOS. Khusus PIXMA G6070 bisa mengirim hasil scan langsung ke perangkat smartphone atau tablet.

Dengan aplikasi ini juga pengguna bisa mencetak koleksi foto yang ada di akun Instagram atau Facebook. Pengguna juga bisa menggunakan layanan Canon PIXMA Cloud Link untuk mengakses dan mencetak langsung dokumen atau foto yang ada di Dropbox atau Google Drive. (red)

Akreditasi Pangkas Biaya Bisnis

0

Jakarta, Biskom– Seiring perkembangan teknologi dan industri, rantai pasok produk semakin global dan kompleks karena melibatkan berbagai lokasi di negara yang berbeda. Hal ini menimbulkan tantangan  dalam hal kualitas, kecepatan pengiriman, biaya dan fleksibilitas operasional dengan tetap memenuhi persyaratan standar dan regulasi yang ditetapkan.

Apalagi,  sebanyak 80% perdagangan dunia melibatkan elemen pengujian, kalibrasi, inspeksi dan kegiatan sertifikasi, yang secara kolektif dikenal sebagai penilaian kesesuaian. Contohnya  perdagangan  produk halal. Dibutuhkan jaminan yang kredibel untuk memastikan kompetensi lembaga penilaian kesesuaian dalam melakukan pengujian, kalibrasi, serta sertifikasi halal.

Dulu, perdagangan ekspor Indonesia ke Uni Emirat Arab sempat terkendala karena belum ada pengakuan akreditasi dari sertifikat halal yang diterbitkan terhadap produk Indonesia yang diekspor kesana.

“Saat ini lembaga sertifikat halal yang ada di Indonesia sudah terakreditasi KAN. Setelah adanya saling pengakuan, kini kegiatan ekspor ke Uni Emirat Arab dalam konteks pengakuan sertifikat halal sangat lancar,” ungkap  Bambang Prasetya, Kepala Badan Standardisasi Nasional (BSN) yang juga Ketua Komite Akreditasi Nasional (KAN), dalam acara Temu Nasional Pemangku Kepentingan Bidang Akreditasi dalam rangka Peringatan Hari Akreditasi Dunia 2019 di Jakarta, Selasa (25/6).

Tahun ini, Peringatan Hari Akreditasi Dunia 2019 berfokus pada tema “Accreditation: Adding Value to Supply Chains”.  Dalam sambutan pembukaan, Menrestikdikti   Mohamad Nasir pun menyebutkan pentingnya akreditasi. Menurut Menteri Nasir, akreditasi memainkan peran yang sangat penting dalam mengurangi biaya perdagangan dan kegiatan bisnis, meningkatkan transfer teknologi, serta meningkatkan investasi.

“Jaminan akreditasi memungkinkan pelaku bisnis untuk berintegrasi ke dalam rantai pasok global, dengan membuktikan mutu produk melalui “bahasa teknis” yang dibutuhkan untuk membangun kepercayaan antar mitra bisnis,” ujar Nasir.

Lebih lanjut Bambang menambahkan, akreditasi yang didukung oleh standar yang disepakati secara internasional,  merupakan kegiatan penilaian kesesuaian untuk memastikan kompetensi dari pengujian, kalibrasi, sertifikasi dan inspeksi dilakukan berdasarkan standar yang telah ditetapkan secara internasional.

“Objektifitas, transparansi, dan keterbukaan dalam proses akreditasi, yang menghasilkan lembaga penilaian kesesuaian yang kompeten, konsisten dan imparsial, menunjukkan akreditasi dapat menjadi jaminan yang kredibel dan terpercaya dalam mendukung perdagangan. Dapat dikatakan, akreditasi akan memberikan nilai lebih pada rantai pasok perdagangan,” ujar Bambang.

Sementara itu, Deputi Bidang Akreditasi BSN sekaligus Sekretaris Jenderal KAN, Kukuh S. Ahmad mengatakan, sampai dengan April 2019, KAN telah mengakreditasi 2.057 lembaga penilaian kesesuaian (LPK) yang terdiri dari 1.675 laboratorium (1315 laboratorium penguji, 278 laboratorium kalibrasi, 64 laboratorium medik, 18 penyelenggara uji profisiensi / uji banding antara laboratorium), 96 lembaga inspeksi dan 286 lembaga sertifikasi untuk berbagai skema, diantaranya skema akreditasi untuk sistem manajemen mutu SNI ISO 9001, sertifikasi produk, sertifikasi person, dan lain-lain.

“Pengakuan tersebut menunjukkan kontribusi KAN dalam memfasilitasi penerimaan produk dan jasa Indonesia ke berbagai negara, sekaligus menciptakan infrastruktur global untuk mendukung perdagangan, pemenuhan regulasi, dan jaminan serta peningkatan kepercayaan terhadap rantai pasok,” ujar Kukuh. (red)

Penjualan Jet Commerce Naik 9 Kali Lipat

0

Jakarta, Biskom– Sepanjang Ramadhan 2019,  Jet Commerce  mencatat hampir sembilan kali lipat peningkatan dibandingkan Ramadhan tahun lalu. Peningkatan ini didukung oleh kampanye belanja online yang digelar berbagai platform e-commerce dimana Jet Commerce bersama mitra brand turut berpartisipasi memberikan beragam penawaran menarik.

Selain itu, Jet Commerce,  e-commerce enabler penyedia solusi end-to-end,  bersama mitra brand juga mencetak sejumlah rekor penjualan terbaru. Di kategori produk elektronik, 4.000 unit Realme C2 terjual hanya dalam empat menit pada Ramadan Gokil Sale 22 Mei di Lazada dan menjadi smartphone terlaris selama Ramadhan di Shopee. Adapun di kategori health & beauty, penjualan online brand kosmetik Y.O.U selama Ramadhan meningkat tiga setengah kali lipat dari penjualan di bulan sebelumnya.

Chief Executive Officer Jet Commerce, Oliver Yang mengatakan,  pencapaian ini merupakan buah dari strategi pemasaran digital yang tepat serta upaya dalam mengantisipasi lonjakan pesanan dari jauh hari melalui persiapan operasional fulfillment center dan pengerahan tim customer service yang handal dan profesional,.

Di samping itu, Jet Commerce juga memperoleh beberapa insight atau pembelajaran menarik dari perubahan perilaku konsumen selama Ramadhan. Tercatat konsumen paling aktif berbelanja online di hari kerja, namun setiap brand memiliki waktu belanja tersibuk masing-masing. Elektronik menjadi kategori produk dengan jumlah pesanan terbanyak diikuti oleh kategori health & beauty dan mom & baby.

Tidak hanya sukses melalui penjualan offline, industri ini  sukses di pasar online. Statista memproyeksikan, 10% dari total pendapatan pasar kecantikan dan perawatan tubuh di Indonesia akan dihasilkan lewat penjualan online pada rentang waktu 2021- 2023.

Sementara itu, Dickson Leo, Senior Brand Manager Y.O.U Makeup mengungkap bagaimana internet dan e-commerce memberikan pembaruan kepada industri kecantikan. Salah satunya adalah bertumbuhnya komunitas kecantikan berbasis online serta pembuat konten atau beauty influencer yang kian marak bermunculan di ranah digital.

“Kehadiran beauty influencer memberikan dampak yang cukup signifikan terhadap industri yang kami geluti dengan cara yang sepenuhnya baru,” kata Dickson Leo. (red)