Home Blog Page 840

Shopee Gelar ‘Big Ramadhan Sale’ Senilai Rp10 Miliar

0

Shopee meluncurkan kampanye ‘Big Ramadhan Sale’ dengan ‘Goyang Shopee’ senilai Rp10 Miliar dengan hadiah-hadiah yakni ibadah Umroh melalui program Serba 10 Ribu, Gratis Ongkir 10 kali, potongan harga hingga 90%, dan penawaran menarik lainnya.

“Ramadan tahun 2018 adalah salah satu kesuksesan besar bagi kami, di mana Shopee telah berhasil mencatatkan 500% peningkatan transaksi dibandingkan dengan Ramadan tahun 2017,” kata Handhika Jahja, Direktur Shopee Indonesia.

Saat ini pengguna Shopee tersebar di 515 kota dan kabupaten Indonesia sudah dapat menikmati keuntungan dan nilai tambah belanja online melalui ‘Big Ramadhan’ Sale mulai 22 April-31 Mei 2019.

Bersamaan dengan peluncuran kampanye Big Ramadhan Sale, Shopee meluncurkan fitur zakat dan donasi terbaru di dalam home button aplikasi Shopee. Tahun ini, Shopee menggandeng BAZNAS (Badan Amil Zakat Nasional)

Emmy Hamidiah, Anggota Komisioner BAZNAS menyatakan kerja sama yang terjalin bersama Shopee sudah dimulai sejak 2018 dan menerima tanggapan yang sangat baik dari masyarakat Indonesia.

“Melalui inisiatif ini, kami berharap lebih banyak mustahik yang dapat menikmati hidangan bergizi selama momen berbuka puasa dan sahur, yang dikemas dengan kemasan multifungsi guna mengurangi tumpukan sampah di Jakarta selama bulan Ramadan,” ucapnya.

Memaksimalkan momen berbagi selama Ramahan, Shopee juga bekerja sama dengan Parongpong, perusahaan pengelola sampah, untuk membantu proses pengolahan sampah masjid-masjid di Jakarta selama sebulan penuh.

Melalui kerjasama ini, Shopee ingin membangun kebiasaan positif mengelola sampah, dimulai dari daur ulang pembuangan sampah di masjid.

Shopee juga berkolaborasi dengan berbagai mitra brand dan bank ternama serta penjual – penjual terbaik Shopee dari berbagai kategori favorit; seperti kategori fashion, kecantikan, elektronik, dan lainnya.

Selama Ramadhan, pengguna dapat menikmati promo menarik seperti Goyang Shopee senilai Rp10 miliar, dengan hingga enam kali sesi Super Goyang Day pada 23 April, 7 Mei dan 21 Mei.

Kemudian, kesempatan memenangkan hadiah ibadah Umroh melalui Serba 10 Ribu, dimana pengguna dapat berpartisipasi melalui home button Serba 10 Ribu di aplikasi Shopee.

Terakhir, Diskon spesial hingga 90% untuk produk dan kategori terpilih dan promo eksklusif pada Super Brand Day bersama P&G, Kintakun, Ramayana, dan OPPO selama bulan Ramadan.

“Selama ‘Big Ramadhan Sale’, kami harap pengguna tidak hanya menikmati promosi terbaik dari berbagai kategori pilihan, tapi juga dapat menyisihkan sebagian rezekinya bagi sesama yang membutuhkan selama bulan suci melalui Shopee dengan nyaman dan mudah melalui aplikasi Shopee,” tutup Handhika. (moc)

 

PP-Iptek Gelar Indonesia Science Day 25 – 28 April 201

0

Jakarta, Biskom – Pusat Peragaan Iptek (PP-Iptek), Kemenristekdikti akan menggelar Indonesia Science Day (ISD) untuk kedua kalinya pada 25 – 28 April 2019 di Gedung PP-IPTEK, Taman Mini Indonesia Indah (TMII), Jakarta. ISD 2019 merupakan ajang berbagai kegiatan sains yang didesain dengan konsep mendidik, menginspirasi, dan menghibur masyarakat khususnya generasi muda dalam memajukan sains dan teknologi.

“ISD akan menampilkan berbagai pameran inovasi dan pendidikan dari Instansi kementerian dan non kementerian, perguruan tinggi, dan sekolah. ISD 2019 bertujuan memperkenalkan hasil karya anak bangsa kepada masyarakat demi meningkatkan pentingnya ilmu pengetahuan dan teknologi bagi kehidupan,” ungkap Ika Mian Karlina, Ketua Harian ISD 2019 di Jakarta, Selasa (23/4).

ISD 2019 rencananya akan dibuka oleh Menristekdikti Mohamad Nasir bersama Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan sekaligus meresmikan 2 wahana baru di PP-Iptek, yakni Wahana Inovasi Indonesia dan Wahana Digital World. Pembukaan akan dihadiri berbagai instansi, perguruan tinggi, sekolah yang ikut serta dalam pameran, maupun instansi lain yang selama ini telah berkontribusi pada pengembangan pendidikan Iptek generasi muda khususnya di galeri PP-Iptek.

Wahana Inovasi akan menampilkan hasil teknologi dari 6 BUMN NDHI (National Defence and Hightech Industries) yang telah melakukan penandatangan Nota Kesepahaman antara PP-Iptek pada penyelenggaraan ISD 2018. Enam BUMN NDHI tersebut yaitu PT Dirgantara Indonesia, PT Pindad, PT Dahana, PT Inti, PT Len Industri, dan PT Inuki yang akan diresmikan dalam Wahana Inovasi. Wahana Inovasi juga menampilkan teknologi bidang kesehatan dari Lembaga Biologi Molekuler EIJKMAN.

Sementara, Wahana Digital World berisikan dengan hal-hal yang terkait dengan dunia digital. Wahana ini akan menampilkan bagaimana teknologi digital bisa mengubah peradaban. Dengan penambahan 2 wahana, PP-Iptek akan memiliki 25 wahana.

Menurut Ika, ISD 2019 yang mengangkat tema “Mendorong terciptanya sumber daya iptek memasuki era Industri 4.0” akan menampilkan berbagai kegiatan seperti pameran karya inovasi dan pameran pendidikan. Pameran ISD 2019 diikuti oleh 76 Instansi yang terdiri atas 18 instansi kementerian dan non kementerian (LPNK) serta komunitas, 52 perguruan tinggi negeri dan swasta, serta 6 sekolah.

Peserta pameran dari instansi kementerian dan non kementerian serta komunitas diantaranya Kemenristekdikti, Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT), Badan Tenaga Nuklir Nasional (BATAN), Badan Standarisasi Nasional (BSN), Lembaga Penerbangan dan Antariksa (LAPAN), Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI), Lembaga Biologi Molekuler EIJKMAN, Badan Informasi Geospasial (BIG), Badan Narkotika Nasional (BNN), Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), Balitbang Kementerian Pertahanan, Dislitbang TNI Angkatan Darat, Dislitbang TNI Angkatan Laut, Penerbit Tiga Serangkai, PT Kalbe Farma, Kokbisa, Erudio, serta Food Truck Culinary.

PP-Iptek juga menjalin kerja sama dengan berbagai instansi dan perguruan tinggi dalam mengadakan workshop, talkshow, dan lomba. Tidak ketinggalan pula berbagai kegiatan science interactive spesial khas PP-Iptek, diantaranya science show, sanggar kerja sains, demonstrasi roket air, peneropongan matahari, dan hidroponik yang merupakan program sains reguler PP-Iptek.

Dengan melihat animo dan antusiasme yang tinggi dari para instansi kementerian dan non kementerian, perguruan tinggi, dan sekolah di Indonesia, PP-Iptek akan menyelenggarakan kegiatan ISD sebagai program tahunan dengan melibatkan banyak pihak di bidang iptek.

“Kegiatan ini sebagai salah satu bentuk penerapan fungsi PP-Iptek sebagai science center pertama di Indonesia dalam mendukung tumbuhnya masyarakat yang inovatif dan sumber pembelajaran Iptek masyarakat, khususnya generasi muda,” tutup Ika. (red/ju)

Mbizmarket Sasar Semua Skala Bisnis

0

Mbiz meluncurkan sebuah platform marketplace B2B pertama di Indonesia yang terintegrasi dengan solusi total e-procurement bernama Mbizmarket.

Platform ini dapat dimanfaatkan secara gratis oleh korporasi hingga UMKM, untuk mendigitalisasi proses pengadaan barang dan jasanya

Bagi perusahaan-perusahaan yang berlaku sebagai vendor penyedia barang dan jasa, Mbizmarket dapat dimanfaatkan secara optimal untuk mengembangkan serta meningkatkan produktivitas bisnisnya.

Rizal Paramarta, CEO Mbiz, menyatakan pengalaman dalam berkontribusi mengakselerasi penerapan e-procurement total di kalangan perusahaan-perusahaan blue chip dan berskala enterprise dari beragam industri, menjadikan Mbiz memiliki pemahaman yang mendalam tentang beragam tantangan, kebutuhan, serta ekspektasi pada penerapan e-procurement secara total di kalangan dunia usaha.

Berdasarkan kajian Mbiz, transparansi, akuntablitas, serta integritas dalam kegiatan total e-procurement menjadi kunci peningkatan efisiensi, produktivitas, kompetensi, dan keberlanjutan bisnis.

“Namun, belum semua perusahaan terutama yang berskala menengah dan kecil dapat menerapkan e-procurement secara total karena terkendala biaya pengembangan sistem digital, sumber daya, dan penguasaan teknologi,” katanya.

Dengan Mbizmarket diharapkan penerapan solusi e-procurement total dapat kian dirasakan manfaatnya oleh bisnis dari skala usaha yang makin luas, termasuk UMKM sekalipun.

Selain menjadi bukti akan terus berkembangnya solusi yang dihadirkan, keberadaan Mbizmarket juga menjadi konfirmasi makin menguatnya kinerja bisnis Mbiz.

Mbizmarket adalah satu ekosistem menyeluruh yang menawarkan tiga fungsi lengkap yang dibutuhkan dalam skema B2B atau Business-to-Business. Pertama adalah fungsi direktori yang dapat dimanfaatkan pelaku bisnis dalam memperluas jaringan bisnisnya.

Kedua, platform ini menghadirkan fungsi transaksional sebagai sarana terselenggaranya kegiatan permintaan dan penawaran. Ketiga, Mbizmarket menghadirkan fungsi total e-procurement sebagai solusi yang dapat diandalkan oleh berbagai skala perusahaan dalam mendigitalisasi seluruh proses pengadaan barang dan jasanya.

“Semua transaksi pengadaan barang dan jasa dengan menggunakan Mbizmarket akan tercatat dan 100% dapat diaudit berkat dukungan fitur-fitur e-procurement yang lengkap, seperti Budget Control, Spending Report & Analytics,  Order & Fulfilment tracking, serta digital approval,” tutur Herdian Yoki Pradipta, Chief Technology Officer (CTO) Mbiz.

Keunikan lainnya, Mbizmarket menawarkan fasilitas untuk melakukan perbandingan harga pada satu halaman yang sama secara real time. Dari vendor, penyelenggara pengadaan barang dan jasa juga berpeluang untuk mendapatkan penawaran harga khusus, opsi penawaran termin pembayaran yang dapat dipilih dan disepakati, hingga kerja sama kontraktual.

Untuk kepentingan regulasi terkait perpajakan, Mbizmarket juga akan memberikan tanda apakah vendor penyedia barang dan jasa adalah Perusahaan Kena Pajak (PKP) atau bukan.

Ragam barang dan jasa yang dapat ditawarkan Mbizmarket sangat luas dan ini juga menjadi diferensiasi yang unik. Di Mbizmarket, penyelenggaraan e-procurement dapat membeli beragam produk atau jasa seperti produk-produk IT, perlengkapan kantor, jasa alihdaya SDM (dari tenaga keamanan, tenaga spesialis, customer service, SPG, hingga petugas kebersihan), jasa event organizer, jasa pemeliharaan gedung/kantor, rental kendaraan, jasa pemasangan iklan, jasa konstruksi, pengadaan bahan-bahan kimia ataupun kesehatan, hingga produk-produk terkustomisasi.

Selain dapat menjadi enabler bagi perusahaan skala UMKM dalam mendigitalisasi proses procurement mereka, Mbizmarketjuga membuka peluang besar bagi UMKM di seluruh Indonesia untuk mengembangkan bisnisnya secara optimal dengan berlaku sebagai vendor penyedia barang atau jasa untuk keperluan e-procurement.

“Analisis Mbiz menunjukkan tingginya permintaan perusahaan-perusahaan besar terhadap produk-produk terkustomisasi (80%),” ujarnya.

Produk-produk tersebut rata-rata dibutuhkan untuk mendukung aktivitas pemasaran, branding, atau kegiatan korporasi. Adapun Vendor penyedianya sebagian besar adalah UMKM.

Kehadiran Mbizmarket kami harapkan makin meningkatkan peluang UMKM untuk melakukan ekspansi bisnis dan kian berkontribusi dalam mewujudkan kampanye besar pemerintah ‘Making Indonesia 4.0’. Mbizmarket juga menyediakan solusi pengantaran ke seluruh wilayah Indonesia untuk memperlancar distribusi,” ungkap Herdian. (moc)

 

 

 

 

Lazada Gelar ‘Baby Wednesday: Moms dan Expecting Moms’

0

Lazada merayakan ulang tahun kedua dengan program bertajuk ‘Baby Wednesday: Moms dan Expecting Moms’ mulai 24-26 April 2019. Program ini memberikan diskon hingga sebesar 85% untuk produk kategori Ibu dan Anak dari sekitar 26 brand global yang tergabung dalam LazMall.

Tidak hanya itu saja, terdapat tambahan diskon sebesar 10% untuk produk-produk popok dan susu, dan diskon tambahan sebesar 15% untuk produk-produk kategori Ibu dan Anak selain popok dan susu.

Monika Rudijono, Chief Marketing Officer, Lazada Indonesia, menyatakan Lazada berkomitmen untuk menjadi one-stop shopping platform pilihan utama bagi pelanggan dan brand untuk produk keperluan ibu dan bayi.

Platform ini menjawab permasalahan dan mempertemukan pelanggan yang ingin mengakses pilihan lengkap dan berkualitas dengan teknologi mutakhir yang intuitif serta ragam penawaran menarik untuk pengalaman belanja yang mudah dan menyenangkan .

“Program yang dirancang khusus untuk Moms dan Expecting Moms ini fokus kepada jajaran produk kebutuhan pokok ibu dan anak, seperti popok, mainan bayi, dan susu, dengan promo menarik dan harga fantastis,” katanya.

Kesuksesan program ini terlihat dari semakin banyaknya brand yang berpartisipasi dan semakin tingginya minat konsumen, sehingga mendorong angka traffic dan transaksi.

Haikal Bekti Anggoro, Head of Traffic, Lazada Indonesia menambahkan sebagai apresiasi atas respon positif konsumen terhadap promosi Baby Wednesday terdapat sekitar 26 brand yang tergabung dalam LazMall.

Pembelian ini disertai dengan 3 jaminan LazMall: jaminan produk original, fasilitas 15 hari pengembalian barang, dan pengiriman 1 hari di kota-kota besar. Minat dan kepercayaan konsumen Indonesia untuk berbelanja keperluan Ibu dan Anak di Lazada semakin meningkat, hal ini tidak lepas dari kontribusi popularitas program Baby Wednesday.

“Selama 3 bulan ini dari Januari hingga Maret 2019, Lazada mencatat adanya pertumbuhan yang signifikan di kategori Ibu dan Anak dari penyelenggaraan BabyWednesday:,” jelasnya.

Nilai (value) angka penjualan naik 10,8 kali lipat dibanding hari biasa. Angka kunjungan situs atau aplikasi aktif juga naik 2,9 kali lipat dibanding hari biasa.

Angka Customer Retention (elaborasi apa Cust Retention) naik 4,7 kali lipat dibandingkan dengan hari biasa. Jumlah (quantity) item produk terjual naik 7,6 kali lipat dibandingkan dengan hari biasa.

“Kesuksesan program Baby Wednesday ini merupakan salah satu dari sekian banyak wujud nyata keberhasilan tim Lazada dalam mengusung sebuah konsep sukses yang diminati dan dinanti-nantikan oleh konsumen Indonesia,” ucapnya.

Mengenai Super-Solutions dari Lazada merupakan sebuah teknologi persembahan terbaru dari Lazada bagi brand dan pelaku ussha yang bertujuan untuk mengatasi tiga tantangan yang dihadapi brand dan penjual yaitu branding, pemasaran, dan penjualan.

Fitur-fitur ini, yang telah diluncurkan pada Maret dan bertepatan dengan perayaan Ulang Tahun ke-7 Lazada, ditujukan untuk seluruh brand dan penjual guna memastikan mereka berada pada posisi yang siap dalam menghadapi persaingan pasar eCommerce di Asia Tenggara yang semakin ketat.

“Super-Solutions” yang diluncurkan meliputi: Serangkaian kampanye ‘Super’ di mana brand dan penjual LazMall dapat memilih untuk ikut serta dalam meningkatkan citra brand dan meningkatkan keterlibatan dengan pelanggan mereka;

Paket Marketing Solutions dan Business Advisor Dashboard yang baru dan lebih baik dapat memberikan lebih banyak perhatian dan kunjungan ke etalase toko mereka, dan memperlengkapi brand dan penjual dengan informasi seketika (real time).

Hal ini juga membantu mereka membuat keputusan dengan lebih cepat dan lebih baik sehingga mereka dapat menjual dengan lebih efektif dan efisien; Teknologi terbaru seperti Store Decorator memungkinkan brand dan penjual membuat etalase yang membuat mereka tampil beda di Lazada.

Streaming langsung dalam aplikasi, informasi seketika, dan gim-gim konsumen dalam aplikasi dapat membantu memenangkan hati konsumen dengan keterlibatan yang lebih tinggi.

Didukung oleh teknologi dan infrastruktur logistik Alibaba, selama setahun terakhir Lazada telah mampu meluncurkan ragam inovasi teknologi terdepan di industri, seperti fungsi pencarian gambar, gim-gim yang melibatkan konsumen dan streaming langsung dalam aplikasi (in-app live streaming) untuk menjadi satu-satunya platform “shoppertainment” destinasi.

Dengan begitu pelanggan dapat menonton hiburan, berbelanja, dan bermain. Super-Solutions dibuat agar memudahkan brand dan penjual untuk membuka toko di LazMall. Penjual yang memenuhi syarat sekarang dapat memanfaatkan fitur baru pendaftaran sendiri yang mudah, proses pendaftaran yang disederhanakan dapat diselesaikan hanya dalam hitungan menit.

Hal ini sejalan dengan tujuan Lazada untuk memberikan kesempatan bagi segmen Small Medium Enterprise (SMEs) sehingga dapat berkompetisi secara global.

“Dengan semakin canggihnya teknologi di balik Lazada, maka pengalaman berbelanja di situs atau aplikasi Lazada pun semakin nyaman dan interaktif bagi brands maupun konsumen,” tutupnya. (moc)

EnGenius Networks Hadirkan Perangkat Access Point 11ax

0

Jakarta, Biskom – EnGenius Networks  memperkenalkan perangkat access point 11ax yang terdiri dari EWS357AP 802.11ax 2×2 Managed Indoor Wireless Access Point, access point 11ax 2×2 pertama di industri, dan EWS377AP 802.11ax Managed Indoor Wireless Access Point untuk lingkungan dengan kepadatan tinggi.

Access point (AP) 11ax menawarkan kemajuan yang signifikan dari generasi sebelumnya dalam pengalaman Wi-Fi sehingga perusahaan berskala menengah bisa menikmati pelayanan Wi-Fi berkualitas korporat. “Kami meyakini bahwa teknologi Wi-Fi terbaru harus dapat diakses perusahaan berskala kecil dan menengah, bukan hanya perusahaan besar,” kata Lawrence Lim, Regional GM (APAC & Middle East), EnGenius Networks.

Varian produk terbaru dari EnGenius menghadirkan fitur-fitur terbaru yang dapat dijangkau oleh SMB berbasis modern (HI Tech). AP 11ax milik EnGenius menjamin kemampuan nirkabel yang sangat cepat, sebuah teknologi nirkabel future-proof untuk mendukung Industri 4.0 dan tren IoT.

Access point 11ax 2×2 yang revolusioner menyesuaikan permintaan konektivitas Wi-Fi perusahaan berskala kecil dan menengah dengan memenuhi kebutuhan mayoritas klien saat ini, yaitu 1×1 and 2×2.

Ini juga memungkinkan kemajuan dalam jaringan tanpa memerlukan restrukturisasi yang signifikan. Pada saat bersamaan, mendukung kebutuhan perangkat dan aplikasi yang sudah ada dan yang akan datang.

Selain kompatibel dengan jaringan nirkabel terdahulu (legacy network), perangkat ini juga memperkuat kapasitas dan jangkauan pita frekuensi 2,4 GHz dan 5GHz.

Dengan bandwidth aktual (throughput) yang lebih tinggi dan jeda waktu (latency) yang lebih rendah, 11ax menjanjikan hub jaringan modern yang dapat mengatasi keragaman perangkat nirkabel yang terhubung ke broadband, sebuah peningkatan dari access point sebelumnya, yakni 11ac.

EnGenius menyematkan chipset terbaru dari Qualcomm pada EWS357AP yang menonjolkan teknologi 11ax dalam meningkatkan kemampuan Wi-Fi dan memperkuat jaringan bisnis kecil dan menengah. Teknologi 802.11ax baru (Wi-Fi 6) dibangun di atas penyebaran real-world 802.11ac.

Bagi SMB yg menggunakan EWS357AP dapat mengambil keuntungan teknologi 11ax, yang memungkinkan penggunaan saluran yang lebih efisien, mengurangi jeda waktu antara AP dan perangkat klien, serta menyediakan fitur-fitur inovatif lainnya.

Access point 2X2 yang ramping dan hemat biaya, EWS357AP dilengkapi dengan fitur berkelas korporat seperti konfigurasi masal sehingga perusahaan bisa menginstal dengan cepat dan mudah ke jaringan yang sudah ada. (red)

 

Evolusi Desain Layar Smartphone Vivo

0

Jakarta, Biskom –Tren teknologi pun terus mengeksplorasi berbagai kemungkinan untuk menghadirkan smartphone yang mengintegrasikan inovasi pada desain serta fitur-fitur canggih di dalamnya untuk memberikan pengalaman yang semakin mengakomodasi berbagai kebutuhan pengguna.

Vivo, brand smartphone global dengan fokus pada fashion dan technology, mengimplementasikan pendekatan tersebut dalam pengembangan V-Series yang menjadi salah satu seri unggulannya di Indonesia.

“Dalam perjalanan produk V-Series, kami terus melihat potensi pengembangan desain layar, mulai dari FullViewTM Display pada tahun 2017, Ultra All Screen, hingga kini Ultimate All Screen di seri V15 & V15 Pro”, tutur Edy Kusuma, General Manager for Brand and Activation PT vivo Mobile Indonesia.

Menurut Edy, di ranah global, APEX 2018, NEX Series, dan terbaru APEX 2019 juga kami hadirkan untuk memberi gambaran sejauh mana eksplorasi desain yang dilakukan oleh tim R&D kami.

Kini, duo V-Series terbaru, vivo V15 dan V15 Pro, telah memulai era smartphone tanpa notch yang beredar di Indonesia. Seri V terbaru dari vivo ini menampilkan Ultimate All Screen di layar seukuran 6,53 inci dan 6,39 inci ini dengan rasio layar-ke-bodi lebih dari 90%.

Sehingga mampu memberikan pengalaman visual terbaik kepada penggunanya, baik saat mengambil foto, bermain game, ataupun menonton video. Vivo V15 Pro juga dilengkapi dengan layar Super AMOLED dengan resolusi tinggi yang membuat konsumen dapat menikmati pengalaman visual lebih baik.

“Fashion dan Technology yang menjadi tajuk produk vivo cukup mewakili arah pengembangan produk termasuk aspek desain dan layar vivo ke depan. Kami ingin terus menghadirkan produk yang tidak hanya mengejar kesempurnaan dalam inovasi, namun juga memiliki nilai estetika yang tinggi,” katanya. (red)

Ketua MA Luncurkan SIPP Tingkat Banding Versi 3.2.0.

0
Ketua MA Prof. Dr. Hatta Ali, S.H., M.H. Luncurkan SIPP Tingkat Banding Versi 3.2.0.

Labuan Bajo, BISKOM – Bertempat di Ballroom Hotel La Prima, Labuan Bajo, Nusa Tenggara Timur, Ketua Mahkamah Agung, YM. Prof. Dr. Muhammad Hatta Ali, S.H., M. H. meluncurkan Sistem Informasi Penelusuran Perkara (SIPP) Tingkat Banding Versi 3.2.0. Peluncuran aplikasi ini dimaksudkan untuk meningkatkan kinerja pengadilan tingkat banding dan memberikan pelayanan yang lebih baik kepada masyarakat.

Menurut Hatta Ali, kinerja penyelesaian perkara tingkat banding, termasuk pengadilan pajak dalam dua tahun terakhir kurang menggembirakan, terutama jika dibandingkan dengan kinerja pengadilan tingkat pertama dan Mahkamah Agung. “Dua indikator yang dipergunakan untuk mengukur kinerja ini, yakni produktifitas penyelesaian perkara dan akseptabilitas putusan,” ujar Hatta Ali.

Produktifitas penyelesaian perkara diukur dari jumlah perkara yang diputus berbanding beban perkara yang harus diselesaikan. Sementara itu akseptabilitas diukur dengan menggunakan rasio putusan yang diajukan upaya hukum berbanding jumlah perkara yang diputus.

Dengan aplikasi SIPP tingkat banding, Hatta Ali berharap pengadilan tingkat banding dapat meningkatkan kinerjanya dengan semakin terbukanya proses penanganan perkara ke masyarakat. “Dengan aplikasi ini masyarakat memiliki akses untuk memonitor penanganan perkaranya,” ungkap Hatta Ali.

Tiga Varian Aplikasi

Sementara itu Muhammad Zulfan dalam pemaparannya menjelaskan bahwa aplikasi yang diluncurkan oleh Ketua Mahkamah Agung tersebut adalah sebanyak 3 (tiga) aplikasi, yakni aplikasi SIPP tingkat banding yang dipergunakan untuk memproses suatu perkara, semenjak diajukan banding hingga diminutasi.

Aplikasi kedua disebut sebagai SIPP Web yang dipergunakan oleh masyarakat (publik) pencari keadilan memonitor penanganan perkaranya. Melalui aplikasi ini, masyarakat dapat melakukan pencarian perkara di pengadilan tingkat banding pada empat lingkungan peradilan di seluruh Indonesia. Selain itu, masyarakat juga dapat langsung mendownload putusan.

“Publik juga bisa memonitor jadwal persidangan perkaranya,” ujar Zulfan menjelaskan. Akses ini dapat dilakukan selama 24 (dua puluh empat) jam dengan jaminan terupdate setiap saat.

Sedangkan aplikasi ketiga adalah monitoring dan evaluasi kinerja pengadilan tingkat banding yang dapat dipergunakan oleh pimpinan untuk menilai kinerja pengadilan, hakim dan panitera pengganti. Aplikasi ini selanjutnya terintegrasi dengan aplikasi Sistem Informasi Kepegawaian (SIKEP).

Selain terintegrasi dengan SIKEP, aplikasi SIPP ini juga terintegrasi dengan direktori putusan. “Apabila suatu putusan telah diupload dalam SIPP Tingkat Banding, maka secara otomatis akan terupload dalam aplikasi direktori putusan,” imbuh Zulfan.

Dikembangkan Secara Mandiri

Pengembangan aplikasi SIPP ini menurut Sekretaris Mahkamah Agung, A. S. Pudjoharsoyo dilakukan untuk memperkuat pemanfaatan teknologi informasi dalam pengelolaan pengadilan. Sejauh ini telah ada sejumlah aplikasi yang juga dipergunakan oleh Mahkamah Agung dan Badan Peradilan di bawahnya, seperti Sistem Informasi Kepegawaian (SIKEP), Sistem Informasi Pengawasan (SIWAS), Sistem Informasi Kediklatan (Sisdiklat), dan aplikasi pengadilan elektronik (e-court).

“Yang patut menjadi kebanggaan kita bersama bahwa pengembangan aplikasi ini sejak perancangan, pembuatan, ujicoba dan evaluasinya dilaksanakan oleh sumber daya Mahkamah Agung sendiri baik yang berada di pusat maupun tersebar di berbagai satuan kerja di seluruh Indonesia,” imbuh Pudjoharsoyo.

Kecuali kemandirian dalam pemanfaatan sumber daya manusia, pengembangan aplikasi ini juga dilakukan dengan pembiayaan sendiri, tanpa bantuan pihak lain, seperti lembaga donor. “Semenjak proses assesmen, pengembangan, dan ujicoba, Mahkamah Agung setidaknya telah mengeluarkan biaya sebesar Rp 252.434.800,- (dua ratus lima puluh dua juta empat ratus tiga puluh empat ribu delapan ratus rupiah) untuk aplikasi SIPP ini,” papar Pudjoharsoyo.

Besaran ini menurut Pudjoharsoyo sangat murah apabila dibandingkan dengan kemanfaatan yang diperoleh dengan pemanfaatan aplikasi ini.

Didukung Advokat

Dalam kesempatan peluncuran tersebut, Ketua Mahkamah Agung melakukan wawancara dengan fasilitas telekonferensi dengan Junimart Girsang, salah seorang advokat pengguna terdaftar pada aplikasi pengadilan elektronik.

Dalam wawancaranya, Junimart menyampaikan apresiasi atas inovasi yang dilakukan oleh Mahkamah Agung ini. “Dengan kemudahan akses terhadap informasi perkara ini, kami sebagai kuasa hukum dapat memberikan informasi yang akurat kepala klien,” ujar Junimart.

Dengan kemudahan-kemudahan yang diberikan oleh aplikasi SIPP Tingkat Banding, Junimart berharap Mahkamah Agung juga terus meningkatkan pelayanannya kepada pencari keadilan, termasuk penyampaian salinan putusan kepada pengadilan pengaju dan para pihak berperkara.

Informasi tersebut diatas disampaikan oleh Kepala Biro Hukum dan Humas MA; DR. Abdullah, S.H., MS melalui rilisnya.(Hoky)

Semarak Acara MA di Labuan Bajo

0
Pelaksanaan Launching Sistem Informasi Penelusuran Perkara SIPP dan Pembinaan Teknis dan Administrasi Yudisial 2019 dipimpin oleh Ketua MA Prof. Dr. Hatta Ali, S.H., M.H.

Labuan Bajo, BISKOM – Gebyar kunjungan Ketua Mahkamah Agung Prof. Dr. Hatta Ali, S.H., M.H., selama 3 hari dirasakan di Labuan Bajo, Nusa Tenggara Timur (NTT) sejak hari Minggu (21/4/2019) kemarin hingga Selasa besok.

Kunjungannya kali ini ialah untuk menghadiri dua acara penting, yakni Launching Sistem Informasi Penelusuran Perkara SIPP serta Pembinaan Teknis dan Administrasi Yudisial 2019.

Para peserta yang terdiri dari anggota Eselon I dan II.

Acara ini dihadiri para anggota Eselon I dan II yang terdiri dari para Ketua Pembanding serta panitera Pengadilan Tinggi (PT) se-Indonesia. Total peserta yang hadir berjumlah 309 orang.

Diselenggarakannya event ini di Labuan Bajo yang sejatinya merupakan salah satu pusat dinasti wisata yang mengharumkan nama Indonesia di dunia, membuat hampir seluruh hotel berbintang penuh alias full booked.

Bapak Hatta Ali memimpin acara jalan sehat.

Hatta Ali yang didampingi hampir semua elit MA, sejak hari pertama langsung membuat gebrakan untuk memotivasi anak buahnya agar ke depan bekerja lebih baik  terlebih dalam meyelesaikan perkara hingga memproses perkara banding sampai selesainya salinan putusan perkara yang selama ini banyak dikeluhkan karena sering terlambat.

Pemimpin Umum infobreakingnews.com bersama dengan Hatta Ali dan sejumlah peserta lainnya.

Ia berharap proses penyelesaian salinan putusan perkara kini dapat dipercepat melalui SIPP yang dapat dimonitori oleh para pihak, terutama bagi pihak MA yang terus memantau proses hukum sebuah perkara.

Itu lah sebabnya sang maestro yang merupakan Ketua MA paling fenomenal ini tak habis-habisnya memberikan motivasi kepada jajaran hukumnya agar jangan tergoda dengan godaan uang perkara yang nantinya bisa mengantarkan mereka menjadi korban OTT Lembaga Anti Rasuah.

Keseruan para peserta saat menjalani acara senam sehat.

Sejumlah rangkaian acara dilakukan dalam kunjungan kali ini, di antara lain kunjungan ke sejumlah pengadilan yang ada di Kabupaten Labuan Bajo dan kawasan Manggarai Barat, hingga mengajak bersama senam jantung sehat dan dilanjut jalan kaki sambil penuh canda memberi banyak motivasi

Di malam hari,  acara dilanjutkan dengan pesta makan dengan menu  ikan bakar di pinggiran pantai yang terlihat mempesona.

Di depan para hakim sang maestro melakukan teleconference jarak jauh dengan Advokat Juniver Girsang terkait rasa puasnya terhadap teknologi SIPP. (Emil Simatupang)

Sumber: infobreakingnews.com

31 Mei, Aplikasi BBM Berhenti Beroperasi

0

Jakarta, Biskom- Salah satu pelopor aplikasi pesan singkat Blackberry Messenger (BBM), mengumumkan rencananya untuk berhenti beroperasi pada akhir Mei 2019. Hal tersebut dilakukan setelah berjuang selama 3 tahun terakhir dengan melakukan berbagai perbaikan dan peningkatan layanan.

Namun, usaha perbaikan dan inovasi yang dilakukan BBM seperti menyediakan fitur sticker, video call, hingga layanan pembayaran melalui uang elektronik, dirasa bergerak mengarah kepada kesia-siaan. BBM menyerah dan mengumumkan bakal segera berhenti beroperasi setelah tidak mampu bersaing dengan layanan pesan singkat besar lain yang kini menguasai pasar.

“Instant messaging adalah pasar yang sangat fleksibel dan kompetitif. Sejak 2016 kami telah mencoba yang terbaik untuk bersaing di pasar ini dan meluncurkan banyak fitur dan konten baru yang kami harapkan akan menumbuhkan basis pengguna BBM,” kata mereka dalam situs resmi BBM.

Pengumuman juga diunggah melalui berbagai media sosial milik mereka pada Kamis malam, 18 April 2019. Mereka menyatakan pamit dan bakal undur diri pertanggal 31 Mei 2019. Ucapan terima kasih pun mereka haturkan kepada seluruh warganet yang pernah menjadi bagian dari pengguna teknologi percakapan digital yang populer pada awal tahun 2000an itu.

“Hari ini kami mengumumkan bahwa BBM akan berhenti beroperasi pada 31 Mei 2019. Terima kasih sudah menjadi bagian dari perjalanan BBM!,” Tulis mereka di media sosial resminya. “Hari ini kami mengumumkan bahwa BBM akan berhenti beroperasi pada 31 Mei 2019.

Tiga tahun lalu, kami mengawali perjalanan untuk memperbaharui BBM, salah satu aplikasi pesan instan yang paling dicintai. Kami berambisi menghadirkan sebuah layanan lintas-platform yang memungkinkan pengguna untuk tak hanya berkirim pesan dan berbagi cerita, tetapi juga menikmati berbagai konten dan bahkan membayar aneka tagihan.

Kami telah mencurahkan hati dan tenaga kami untuk mewujudkannya, dan kami bangga atas apa yang telah berhasil kami capai hingga saat ini. Namun, tak dapat dipungkiri, industri teknologi begitu dinamis. Walau kami telah mengerahkan berbagai upaya, banyak pengguna memilih beranjak ke platform lain, sementara pengguna baru sulit untuk didapat.

Walaupun berat, kini telah tiba waktunya untuk kami pun beranjak. Kami mengucapkan terima kasih pada para pengguna, mitra, dan karyawan kami yang telah menjadi bagian dari BBM selama ini. Dukungan Anda sangat berarti bagi kami. Kami harap Anda akan terus mengenang berbagai memori indah bersama BBM yang telah turut membentuk masa depan platform pesan instan hingga hari ini,” jelas mereka. (red)

Adopsi ERP Kunci Masuk Industri 4.0

0

Jakarta, Biskom- Usaha skala manapun tidak bisa menghindar dari datangnya era industri 4.0 di Indonesia. Guna menghadapi ini berbagai langkah mesti dijalankannya antara lain mengimplementasikan solusi Enterprise Resources Planning (ERP).

Solusi ERP bisa membantu perusahaan menjalankan fungsi manajemen secara otomatis setiap hari. Hal ini dilakukan berkat keberadaan modul-modul di dalamnya antara lain, Sales and Distribution, Materials Management, dan Financial Management.

Dari penerapan ERP diperoleh suatu laporan perusahaan yang memuat kegiatan-kegiatan perusahaan setiap hari seperti ketersediaan barang, pemasaran, dan sumber daya manusia (SDM). Laporan ini dapat dijadikan sebagai dasar pengambilan keputusan perusahaan yang telah disodorkan ERP.

“Penerapan ERP sekarang tidak hanya bicara online transaction processing, sekarang sudah menjadi kebutuhan top management seperti information visibility,” kata Her Arsa Pambudi, Direktur Utama (Dirut) PT Sinergi Informatika Semen Indonesia (SISI).

Dengan begitu transaksi tidak hanya dilakukan oleh orang, tapi transaksi dapat dilakukan oleh mesin. Hal itu menjadi konektivitas antara mesin pabrik dengan ERP, contohnya pembuatan kendaraan bermotor di industri otomotif.

Manfaat lain yang bisa diperoleh dari penerapan ERP adalah pengelolaan perusahaan bisa terstruktur seperti mulai order process, penerimaan kas, sampai laporan keuangan. Dari hal ini pengambilan keputusan perusahaan bisa lebih cepat ketimbang memakai cara konvensional.

Menurut Ipam, panggilan akrab Her Arsa Pambudi, manfaat yang bisa diperoleh perusahaan dari implementasi ERP belum menggugah semua perusahaan melakukannya.

Hal ini terjadi akibat sejumlah hal seperti penerapan ERP berbiaya tinggi dan sebagian solusi ERP belum mengadopsi aturan pemerintah. Selain itu sebagian ERP juga menawarkan business process yang tidak sesuai dengan budaya di sini.  “Ini semua merupakan kelemahan-kelemahan banyak solusi ERP yang beredar di pasaran,” jelasnya.

Bidik Skala Menengah

PT SISI sebagai anak usaha PT Semen Indonesia (Persero) Tbk menyediakan solusi ERP bernama Information Capital (FORCA) ERP bagi skala usaha menengah bidang usaha perdagangan.  Langkah tersebut dilakukan dengan pertimbangan usaha tadi belum mengalami kerumitan pengelolaan bisnis.

Selain itu keberadaan perusahaan ini masih di Indonesia yang didukung oleh solusi ERP yang telah mengadopsi ketentuan-ketentuan pemerintah seperti perpajakan dan ketenagakerjaan.

 

Dimas Fajardinata, Vice President (VP) of Business Solution PT SISI menambahkan kriteria skala usaha menengah yang dibidiknya antara lain usaha ini telah memerlukan integritas data untuk laporan keuangan.

Skala usaha ini ditaksir memiliki pendapatan rata-rata Rp2,5 miliar-Rp50 miliar setahun. “Pendapatan sebesar ini akan dimonitor oleh lembaga-lembaga keuangan di Indonesia,” tuturnya.

FORCA ERP ditawarkan sebagai software as service (SaaS) yang dapat diakses melalui private cloud dengan jaminan keamanan terenkripsi. Aplikasi ini tersimpan di pusat data lokal yang didukung layanan disaster recovery.

Sebanyak enam modul utama yang terdapat pada FORCA ERP yakni Financial Management, Sales Management, dan Project Management, Material Management, Manufacturing Management, dan Asset Maintenance Management.

Digunakan BUMN

Dari informasi yang ada Semen Indonesia menyebutkan penerapan solusi FORCA ERP mendukung perusahaan masuk industri 4.0. Hal ini mendorong Perusahaan Umum (Perum) Djawatan Angkoetan Motor Repoeblik Indonesia (Damri) memakainya.

Damri berharap bisa melakukan perencanaan bisnis secara efektif dan efisien dengan implementasi FORCA ERP. Bagi SISI ini bisa direalisasikan dengan penghematan biaya pengeluaran perusahaan dan menambah produktivitas.

Dari pengakuan perusahaan ini bahwa penggunaan FORCA ERP menjadikan data-data perusaahaan dapat dilihat secara real time, terintegrasi antarcabang, dan terperinci dari setiap cabang.  “Sebelum mereka menggunakan FORCA ERP, isi jam kerja mereka hanya tumpukan kertas setiap hari, karena mereka setiap hari hanya sibuk melakukan pengimputan data dan tanda tangan,” ucap Dimas.

Dengan begitu karyawan tidak memiliki waktu untuk menyumbangkan pikirannya bagi manajemen tentang bagaimana mengembangkan bisnis perusahaan. Kondisi ini berubah setelah Damri menerapkan FORCA ERP yakni karyawan dan manajemen bisa bertemu guna membahas pengembangan bisnis perusahan.

Sebelumnya, Damri melakukan pendataan perusahaannya secara manual, kalaupun itu dengan teknologi informasi (TI) hanya memakai program Excel yang dibuat Microsoft. Hal yang dimaksud seperti pendataan administrasi dan pendataan keuangan.

Syahriza Prinka, VP of Marketing PT SISI mengungkapkan sebanyak 2.000 pengguna aktif dipatok menggunakan FORCA ERP pada 2019. Angka ini naik dua kali lipat lebih dibandingkan 2018 dari 680 pengguna aktif.

 

“Kita optimistis mencapai target pada 2019, karena kita sudah launching versi 4.0 yang lebih mature dan implementasi lebih cepat dibandingkan versi sebelumnya,” paparnya.

Dengan begitu SISI yakin bisa mengakuisisi customer dari perusahaan lebih cepat. Pada 2018 aplikasi FORCA ERP masuk fase pengenalan yang diiringi penyempurnaan tersebut.  Strategi bisnis yang dilakukan SISI untuk mencapai target tadi, lanjut Riza, dilakukan dengan mengincar perusahaan yang memiliki 50 pengguna keatas pada FORCA ERP pada 2019.

Jika dibandingkan 2018 terjadi kenaikan dari hanya 15 pengguna-40 pengguna FORCA ERP. “Walaupun pada 2018 diperoleh SISI sebanyak 120 user FORCA ERP pada satu perusahaan,” tandasnya.

Dimas Fajardinata, VP of Business Solution PT SISI meneruskan solusi ERP lain akan disediakan SISI bernama FORCA LITE ERP bagi usaha skala kecil pada 2020. Skala usaha ini belum membutuhkan pembuatan laporan keuangan secara terperinci, tapi memerlukan proses otomasi secara optimal.

“Mereka melakukan business-as-usual, tapi mereka tidak mengetahui apakah itu efisien dan tidak punya preferensi bisnis untuk melakukannya,” jelasnya.

Penyediaan solusi ERP bagi perusahaan rintisan berbasis digital juga akan dilakukan SISI pada masa depan bernama SIAP TO ERP. Hal ini dikerjakannya lantaran perusahaan tadi belum membenahi proses bisnis secara digital, meskipun produk digital telah dihasilkannya.