Home Blog Page 881

FSP Luncurkan Power Supply Ramah Lingkungan di Computex Taipei 2016

0

2016_computex-FSP_boothPRODUSEN Power Supply FSP Technology mengumumkan peluncuran produk baru yang akan hadir di COMPUTEX Taipei, 2016. Pada gelaran Computex 2016 FSP akan menampilkan sistem penyimpan energi Emergy 1000/3000 dan ION Mate sebagai solusi penyimpan energi ramah lingkungan, berikut ragam Inverter PV. Masih di perhelatan yang sama, selain tetap konsisten menghadirkan berbagai PSU untuk lini gaming, FSP juga menghadirkan PSU terbaru yang diperuntukkan bagi pengguna kelas rumahan atau perusahaan.

Sistem Penyimpanan Daya Ramah Lingkungan

FSP Emergy 1000/3000 diciptakan untuk merevolusi cara konsumen memindahkan dan memanfaatkan daya. Dirancang untuk menjadi portabel dan tidak bising, emergy 1000 dan 3000 sangatlah efisien, tanpa kipas, dan dilengkapi dengan baterai charger yang memiliki pegangan yang mudah ditarik. Perangkat portabel ini memiliki input AC / PV ganda agar pengisian daya tenaga tinggi 600 watt dan 1.5kW inverter dapat dilakukan dengan mudah dan cepat. Dalam sekali pengisian daya, daya ribuan watt dapat disimpan lama pada FSP Emergy 1000/3000.

ION MATE adalah solusi FSP untuk kegagalan jaringan listrik. Ini adalah sistem penyimpanan all in one yang serba lengkap. Dalam menjaga keramahan lingkungan, ION MATE adalah pilihan yang sempurna untuk pengelolaan tenaga panel surya. Dilengkapi dengan baterai lithium iron phosphate yang tahan lama, dan manajemen daya dapat dilakukan melalui arus AC ataupun dari pengisi daya fotovoltaik. Inverter DC – AC yang tersemat secara efisien mengonversi arus dari baterai untuk listrik di rumah.

PV Inverter hadir dengan jajaran lini untuk ragam kelas yakni : Inverter Grid-tier, Inverter Off-grid yang dilengkapi backup, Hybrid Inverter yang dilengkapi dengan backup, dan Micro Inverter. Inverter dari FSP adalah solusi ideal untuk instalasi panel surya dan sistem backup untuk pengaturan sistem off-grid yang biasanya dipakai pada daerah yang sama sekali tidak tercakup jaringan listrik. FSP Inverter ini bekerja lancer, baik dengan panel surya; ;rak FSP ION; dan kotak sekering listrik di rumah untuk memberikan sistem daya yang terukur dan fleksibel. FSP PV inverter Tidak hanya memenuhi tingkat efisiensi puncak EU (96%), tetapi juga memenuhi standar ketat persyaratan komponen dari vendor global. Selain itu, FSP menawarkan opsi penghematan biaya bagi pengguna, yakni melalui seri HySpirit Hybrid yang dapat digunakan untuk konsumsi daya secara otomatis atau memindahkan daya tanpa utilisasi daya melalui baterai penyimpan dan/atau tenaga surya.

IPC Perusahaan, PSU untuk Server Rumahan

Untuk bisnis kecil atau menengah ataupun operasional rumah, FSP meluncurkan Micro Inverter. Micro Inverter bisa menghasilkan energi 25% lebih banyak tanpa bahaya tegangan DC. PV Micro Inverter sangat ideal untuk memperluas sistem daya dan dapat dipantau dengan atau tanpa koneksi internet. Konektivitas dilakukan melalui PLC atau ZigBee: sistem monitoring real-time berbasis web yang juga dapat diakses dari jarak jauh. Pada COMPUTEX 2016, FSP juga akan mengumumkan pPower Supply 500W redundan yakni Twin Series. Power supply yang cocok diterapkan pada chassis ATX standar maupun PS2 tower ini sangat ideal untuk email, web, dan server rumahan. Redundan menjadi fitur utama, yakni dengan unit sumber daya dual hotswap – dimana jika salah satu sumber daya gagal, tersedia cadangan yang kedua sehingga sistem tidak akan berada dalam kondisi mati. Software on-board software akan menunjukkan ketika ada kelebihan arus, sirkuit pendek, tegangan lebih, atau kegagalan kipas dan LED Indikator memperingatkan pengguna. The Twin Series menggunakan kabel pita datar yang sangat ideal untuk chassis dengan ruang terbatas. Twin Series memiliki garansi 5 tahun.

Gaming PSU yang Mendukung VR

FSP Technology Inc merilis Seri Dagger500W dan 600W, keduanya menggunakan 80 PLUS ® Gold SFX form-factor terbaru dari FSP. Seri Dagger Seri modular sepenuhnya sangat cocok digunakan untuk PC dengan form factor kecil, sistem Micro ATX dan perangkat media rumah. Selain itu, Seri Dagger ini kompatibel dengan SFX12V, V3.3, dan ATX12V v2.4. FSP hanya menggunakan kapasitor elektrolit yang terbaik 100 % buatan Jepang karena FSP sangat serius mengenai kualitas. Dilengkapi juga dengan kipas 80mm dualball bearing berkualitas tinggi, sehingga suara yang dihasilkan nyaris tidak ada. Desain modular DC ke DC menawarkan efisiensi tertinggi, stabilitas tegangan, dan mode cross regulation untuk menangani beban tidak seimbang. Seri Dagger siap mendukung sistem VR karena hadir dengan kerapatan daya yang lebih tinggi, dua kali lipat dari standar ATX PSU. Pada Computex 2016, tersedia area demo VR gratis di Booth FSP untuk mendemonstrasikan kompatibilitas FSP Dagger dan form-factornya yang kecil. PSU Hydro G yang tak kalah populer juga akan dipajang di area yang sama. •

APKOMINDO Dukung Pameran COMPUTEX 2016 dan TAITRONICS 2016

0

COMPUTEX 2016 yang akan diselenggarakan dari tanggal 31 Mei sampai dengan 04 Juni 2016 di Taipei adalah salah satu pameran ICT terbesar dunia, khususnya di Asia, dengan 1700 exhibitor di 5000 booth yang ada, mentargetkan 130.000 pengunjung dimana 40.000 nya adalah pengunjung internasional. Indonesia sendiri memastikan 200 perusahaan datang dan melihat dinamika perkembangan ICT di kegiatan tersebut.

Salah satu hal yang menjadi fokus adalah Startup, dimana akan diperkenalkan InnoVex, konsep desa Startup. Taiwan External Trade Development Council (TAITRA) mengundang Garage+ (Epoch Foundation), IDEAS Show, KOTRA, GMobi And Blocks, untuk menghadiri InnoVex dan memberikan pandangan ke depan mengenai inovasi teknologi.

Perkembangan Startup yang mendunia, dimana Taiwan menempati posisi ke 6 dalam Global Entrepreneurship Index 2016 yang dirilis oleh Global Entrepreneurship And Development Institute (GEDI). Oleh karena itulah COMPUTEX TAIPEI meluncurkan InnoVex untuk membantu Startup di seluruh dunia. InnoVex akan menghadirkan 170 inovasi Startup dari 20 negara, dimana Indonesia juga ambil bagian.

50 perusahaan internasional telah siap menampilkan ide inovasi mereka. Diantaranya CareMonkey, Connectera, dan Dronamics. Akan ada juga iStaging yang menampilkan inovasi Augmented Realilty dan Virtual Reality, Juga KonoLabs yang akan menunjukkan Artificial Intellegence untuk pembantu pribadi Anda.

Berbagai kegiatan menarik direncanakan dalam InnoVex dan tersedia panggung yang akan menampilkan topik menarik terkait ekosistem untuk Startup, kisah sukses Startup, tren Startup dari Silicon Valley, Virtual Reality, Artificial Intellegence, kendaraan tanpa awak, dan analisis-analisis lainnya..

Para pembicara dunia terkait Startup dan Principal akan hadir memberikan pandangan dan pendapat mereka. Seperti dari 500 Startup, Acorn Pacific Ventures, Click Ventures, Fenox Ventures, GGV, Hardware Club, Sparklabs Global Ventures, Startupbootcamp, Criteo, dan NYC Media Lab akan berbagi untuk kita di pameran COMPUTEX.

Dalam ajang pameran tersebut dilombakan InnoVex Pitch Contest yang memperebutkan hadiah 30.000 USD untuk para Startup agar dapat menemukan para investor. Para pihak pabrikan Taiwan dan distributor juga bergabung dalam COMPUTEX Building Partnership in the Technology System untuk memaksimalkan inovasi, teknologi dan investasi.

Mr. Water Yeh, Executive Vice President of TAIRA, saat menyampaikan sambutannya diacara Media Gathering pada hari Rabu 25 Mei 2016, bertempat di Hotel Pranaya Suites Hotel, BSD City, Banten, mengatakan bahwa “COMPUTEX adalah media teknologi global, yang akan menonjolkan Startup, IoT, Gaming dan Business Solutions.”

Selain Pameran COMPUTEX TAIPEI, Mr. Water Yeh juga menginformasikan tentang Pameran TAITRONICS yang akan berlangsung 6-9 Oktober 2016, dimana pameran tersebut akan mengusung tema terkait Green Electronics dan Smart Living. Dan hal ini sangat erat terkait dengan Internet of Things (IoT) yang menjadi perbincangan besar dimana-mana. Gartner memprediksi 6.4 milyar perangkat IoT akan digunakan tahun ini, dimana ada peningkatan 30% dibandingkan tahun sebelumnya, dan akan mencapai 21 milyar perangkat di 2020. Di atas pertumbuhan perangkat IoT ini akan terkait dengan smart manufacturing, smart healthcare, smart care, robotik, kendaraan tanpa manusia (unmanned vehicles). Pengembangan ini merupakan momentum penting dalam dunia elektronik.

Mr. Tony Lin, Director Taitra Jakarta, menambahkan bahwa; “Taiwan sebagai motor elektronik dunia, dengan total ekspor mencapai 104 milyar USD di tahun 2015 dan hampir merupakan 30% dari total ekspor per tahun. Taiwan mendominasi inovasi di dunia elektronis dan elektrikal sebagai satu dari tiga negara terbesar yang menyediakan Printed Circuit Board, komponen pasif, konektor, modul baterai, komponen LED dan IC di dunia.”

Seiring dengan industri global elektronik yang meninggalkan pendekatan produk tunggal (single product) dan pengembangan berbasis teknologi, maka aplikasi terintegrasi dan inovasi akan menjadi model dominan.

TAITRONICS 2016 akan menampilkan Smart Manufacturing, Medical Care, Robotics dan Unmanned Vehicle serta New Ventures. Pameran ini akan menghubungkan Taiwan, Asia dan dunia internasional kepada dunia baru IoT dan beragam peluangnya, bersamaan dengan TAITRONICS, akan berlangsung eCommerce Expo Asia dengan menunjukkan produk software dan hardware Taiwan.

Dalam kesempatan yang sama Ketua Umum DPP Asosiasi Pengusaha Komputer Indonesia (APKOMINDO) Soegiharto Santoso yang sering disapa Kang Hoky, mengatakan; “APKOMINDO selaku tempat bernaungnya para pengusaha di bidang komputer menyambut baik peluang yang bisa diperoleh dalam pameran COMPUTEX 2016 maupun  TAITRONICS 2016. Sebab fokus yang sama telah dilakukan oleh APKOMINDO, bahkan inisiatif terkait Startup telah dicanangkan APKOMINDO dengan meluncurkan program keja Rumah Tugas Akhir (RumahTA). Dengan RumahTA, APKOMINDO membina Startup bersama dengan institusi pendidikan dan Venture Capital mulai dari penemuan ide inovasi, penguatan produk hingga siap dipasarkan. Kerjasama ini disambut baik oleh Institut Teknologi Bandung (ITB) yang telah siap mendukung program ini, tentunya APKOMINDO menawarkan kerjasama juga kepada pihak TAITRA maupun pihak-pihak lainnya.”

Ditambahkan oleh Kang Hoky, bahwa Salah satu fokus pengembangan terkait dengan ini adalah banyaknya industri yang telah menggunakan Smart Devices, termasuk untuk rumah (Smart Home/ Smart Living), pabrik (Automatisasi) dan ini semua sangat erat berhubungan dengan IoT. Selain itu, dengan adanya eCommerce Expo Asia di waktu yang sama akan memudahkan pengusaha Indonesia yang saat ini banyak berfokus ke dunia eCommerce untuk menimba ilmu, produk dan pengalaman yang bisa menjawab solusi yang diperlukan di Indonesia.

Disampaikan pula bahwa; “Sudah sejak lama APKOMINDO menjalin kerjsama dengan pihak TAITRA untuk berbagai kegiatan-kegiatan yang positif, seperti mendukung pameran Yogyakomtek 2015 yang lalu, bahkan menghadirkan 44 Produk Taiwan di pamerannya, kerjasama dengaan pihak TAITA bukan hanya dalam hal bisnis melainkan acara kegiatan lainnya seperti “TAITRA Happy Run” yang telah diselenggarakan beberapa kali dan akan terus di lakukan secara rutin, kedepan tentu saja kerjasasama APKOMINDO dengan pihak TAITRA akan semakin baik serta saling menguntungkan.”

Pihak TAITRA juga memberikan insentif kepada para anggota APKOMINDO yang akan menghadiri pameran COMPUTEX 2016 dan TAITRONICS 2016, tentu dengan memenuhi beberapa persyaratan yang tidaklah terlalu sulit, oleh karena itu, sangat penting bagi pengusaha Indonesia untuk memastikan hadir dan bisa mengikuti perkembangan terbaru yang akan ditampilkan dalam kegiatan pameran COMPUTEX 2016 maupun TAITRONICS 2016 ini.

Dengan mengikuti perkembangan ICT ini, maka industri TIK Indonesia juga dapat mengikuti arah tren dimana hal terkait Startup, Internet of Things (IoT), industri Game dan kreatif serta Business Solutions, maka akan menjadi andalan industri TIK nasional di Indonesia. (FC & HK)

ZOWIE GEAR Perbaharui Rangkaian Produknya

0

CAMADEZOWIE GEAR mengeluarkan rangkaian produk terbarunya dengan warna logo berbeda dan sedikit perubahan. Semua produk ZOWIE akan di luncurkan dengan logo berwarna merah untuk menyelaraskan merek monitor gaming BenQ dan kemasan baru.

Eko Handoko Wijaya, Country General Manager BenQ Indonesia mengatakan, “Dengan hadirnya ZOWIE GEAR oleh BenQ, hal ini membuktikan komitmen dan keseriusan kami terhadap kinerja dari para Pro Gamer di seluruh dunia, khusunya Indonesia. Kami berharap agar pembaharuan pada rangkain produk ZOWIE GEAR, logo maupun kemasannya yang terlihat lebih menawan dengan perpaduan warna merah dan hitam akan meningkatkan minat dan rasa ingin mencoba dari para Pro Gamer. Kehadiran ZOWIE di Indonesia pun di harapkan dapat memberikan kontribusi positif bagi kemajuan industri e-Sport.”

Sebagai tambahan terhadap perubahan logo dan kemasan, seri ZOWIE ZA, ZOWIE FK dan ZOWIE EC akan memiliki dua perubahan: switches 20mil OMRON yang lebih ringan dan wheel scroll 16-step.

Produk-produk baru akan tersedia di seluruh mitra kerja ZOWIE GEAR mulai Juni. •

Publik Dukung Internasionalisasi Domain .ID

0

PANDI-1PENGELOLA Nama Domain Internet Indonesia (PANDI) menggelar kegiatan PANDI Meeting 6 selama dua hari di Balai Kartini, Jakarta. PANDI Meeting pada 25-26 Mei 2016 ini merupakan kegiatan rutin PANDI yang berisi seminar, workshop, dan diskusi terkait pengelolaan nama domain .ID dan tata kelola internet di Indonesia.

Pada hari pertama kegiatan ini digelar Diskusi Umum Terbuka (DUT), yang merupakan forum terbuka bagi masyarakat untuk menyampaikan berbagai pandangan terkait pengelolaan nama domain Indonesia. DUT hari ini membahas tiga topik: perlindungan data pribadi, usulan penurunan biaya domain apapun.id dan internasionalisasi domain .ID.

Pada pembahasan internasionalisasi domain .ID, mayoritas peserta DUT menyatakan dukungannya terhadap rencana internasionalisasi domain .ID.

Direktur Operasional PANDI, Sigit Widodo, yang memimpin diskusi ini, menegaskan, rencana internasionalisasi hanya diwacanakan pada Domain Tingkat Tinggi (DTT) atau yang populer dengan sebutan ‘apapun.id’. “Untuk Domain Tingkat Dua, seperti co.id, ac.id, sch.id, desa.id dan lainnya tidak pernah diwacanakan untuk dapat digunakan oleh orang atau institusi di luar Indonesia,” ujar Sigit.

Ketua PANDI, Andi Budimansyah, dalam diskusi ini menyampaikan, faktanya sudah banyak perusahaan luar negeri yang sudah menggunakan nama domain .ID. “Bahkan sebelum PANDI berdiri, Google dan Yahoo sudah memiliki nama domain co.id,” ungkapnya.

Aturan yang ada saat ini memang memungkinkan orang atau perusahaan di luar Indonesia untuk mendaftarkan nama domain .ID, selama memiliki perwakilan di Indonesia. Domain .ID kemudian didaftarkan atas nama perwakilan tersebut.

Setiawan Yosua Sambungan, konsultan HKI yang hadir dalam diskusi ini mengatakan, pada praktiknya perusahaan asing yang tidak memiliki perwakilan di Indonesia akan mengakali aturan ini dengan memanfaatkan calo. “Karena itu saya cenderung setuju dengan internasionalisasi (domain .ID),” ujarnya.

Masih menurut Yosua, sebagai konsultan HKI, pihaknya sering kesulitan untuk melakukan pendaftaran nama domain .ID untuk klien-klien pemegang merek. “Banyak merek dipegang oleh perusahaan atau orang asing yang tidak memiliki local presence di Indonesia. Selain tidak bisa mendaftarkan nama domain .ID, mereka juga kesulitan untuk mengajukan keberatan jika domain dengan nama mereknya sudah didaftarkan oleh pihak lain,” kata konsultan dari Hadiputranto, Hadinoto, & Partners ini.

Keluhan Yosua ini dibenarkan oleh Andi. “Untuk orang asing, memang lebih mudah daftar merek ke Kementerian Kumham daripada daftar domain .ID,” ujarnya.  Andi mengatakan, memperbolehkan orang atau perusahaan asing untuk mendaftarkan nama domain .ID akan memperkuat brand domain .ID dan memperluas wilayah kedaulatan Indonesia di Internet.

Firdausi Firdaus, Dosen Hukum TI Universitas Padjadjaran, Bandung, sepakat dengan pendapat Andi. Menurutnya, saat ini banyak sekali situs internet Indonesia yang tidak menggunakan domain .ID. Akibatnya, situs-situs internet ini tidak tunduk pada peraturan perundangan Indonesia. “Jika banyak yang menggunakan domain .ID, mereka harus mengikuti aturan Indonesia,” ujarnya.

Hampir seluruh peserta DUT mendukung wacana ini. Salah seorang peserta menyatakan, internasionalisasi domain .ID akan membuat diaspora-diaspora Indonesia yang tidak lagi berkewarganegaraan Indonesia dapat turut menggunakan domain .ID.

Direktur Eksekutif ICT Watch, Donny Budi Utoyo, yang hadir dalam diskusi ini juga menyatakan dukungannya. “Semakin banyak domain .ID muncul di dunia internasional, nama Indonesia akan semakin dikenal,” ujarnya.

Walaupun mayoritas mendukung, beberapa orang yang hadir menyatakan masih belum setuju dengan wacana internasionalisasi domain .ID. Menurut mereka, sebaiknya domain .ID tetap menyasar pasar lokal dan penggunaannya secara eksklusif tetap menjadi kebanggaan bangsa Indonesia.

“Saya mendukung, tapi sekarang belum saatnya,” ujar Yusuf Nurrachman, Business Strategist, Rumahweb Indonesia dari Yogyakarta. “Kewajiban menggunakan local presence (untuk pendaftaran nama domain .ID) justru menjadi pemasukan bagi yang menawarkan jasa ini,” ujarnya.

Masih terkait dengan domain apapun.id, dalam sesi diskusi sebelumnya, PANDI menerima usulan untuk menurunkan biaya pendaftaran dan perpanjangan nama domain apapun.id dari 500 ribu rupiah menjadi 250 ribu rupiah. “Kami akan diskusikan usulan ini di internal PANDI,” ujar Sigit seusai diskusi. “Semoga penurunan biaya seperti keinginan masyarakat ini dapat diterapkan mulai awal tahun depan,” pungkasnya. •

Lindungi Anak Indonesia, EU-UNDP Ciptakan Sistem Peradilan Terintegrasi

0

Peresmian Fasilitas Pengadilan Anak PN Kupang oleh EU UNDP dan MAEU-UNDP-SUSTAIN, proyek yang didanai oleh Uni Eropa meluncurkan dukungannya terhadap sistem peradilan anak bekerjasama dengan Mahkamah Agung, yang dilakukan dengan melakukan advokasi kepada sejumlah pemangku kepentingan dan memberikan fasilitas pengadilan anak di Pengadilan Negeri Kupang. Fasilitas ini diresmikan oleh Hakim Agung Sri Murwahyuni SH, MH dan Gubernur Nusa Tenggara Timur, Frans Lebu Raya. Disamping peresmian fasilitas pengadilan anak, pada kegiatan ini juga dilakukan advokasi UU No. 11/2012 tentang Sistem Peradilan Pidana Anak (SPPA) bagi pemangku kepentingan setempat/lokal yang diselenggarakan secara serentak oleh proyek SUSTAIN di Hotel Sotis, Kupang. Acara ini dihadiri oleh semua pemangku kepentingan terkait SPPA untuk mewujudkan kerjasama antar lembaga yang lebih kuat dan membuka jalan untuk sistem peradilan anak yang terintegrasi.

Para pemangku kepentingan serta institusi yang memegang peranan penting dalam sistem peradilan anak Indonesia antara lain Mahkamah Agung, Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Kepolisian Republik Indonesia, Komisi Nasional Perlindungan Anak, pemerintah daerah dan organisasi masyarakat sipil, yang seluruhnya turut serta berpartisipasi dalam kegiatan ini.

Institusi institusi tersebut akan secara berkelanjutan terlibat dalam serangkaian diskusi di lima pengadilan lainnya,  diawali pada hari ini di Kupang lalu juga akan dilaksanakan di Stabat, Sleman, Cibinong serta Manado, pada kurun waktu 2016.  Tujuannya adalah untuk mengidentifikasi permasalahan penanganan tindak kejahatan anak dibawah umur untuk kemudian merumuskan rencana aksi yang dapat meningkatkan koordinasi dan kolaborasi antar lembaga, agar  semua pihak terkait memiliki wawasan dan paradigma yang sama dalam menjalankan prosedur investigasi, penuntutan, proses, termasuk advokasi sebelum dan sesudah pengadilan dalam sistem peradilan restoratif.

“Uni Eropa sangat menjunjung tinggi hak-hak anak dalam semua aspek kehidupan, termasuk dalam sistem peradilan. Hukum Indonesia tentang SPPA telah menunjukkan komitmen negara ini untuk melindungi hak-hak anak.  Kami sangat mendukung upaya pemerintah Indonesia untuk memberikan perlindungan kepada anak-anak yang berkonflik dengan hukum melalui pendekatan keadilan restoratif dan sertifikasi aparat penegak hukum,” ucap Franck Viault,  Kepala Kerjasama Delegasi Uni Eropa di Indonesia.

“Pemberlakuan UU SPPA pada tahun 2012 merupakan kemajuan besar dalam sistem peradilan anak di Indonesia, dan EU-UNDP SUSTAIN bekerja bersama sama dengan Mahkamah Agung sebagai mitra utama dalam implementasi SPPA. Kelompok Kerja Perempuan dan Anak MA RI selama ini merupakan think-tank  dari implementasi UU ini di pengadilan. EU-UNDP SUSTAIN memastikan bahwa dukungan ini diberikan di tempat-tempat yang paling membutuhkan, seperti terwujudnya jaringan di lima pengadilan yang telah ditunjuk menjadi percontohan,” ucap Gilles Blanchi, Kepala Penasehat Teknis dan Manajer Proyek EU-UNDP-SUSTAIN.

 Fasilitas pengadilan anak yang diresmikan di Pengadilan Negeri Kupang merupakan bagian dari dana bantuan Uni Eropa sebesar € 10 juta  yang ditujukan untuk mendukung reformasi bidang peradilan di Indonesia, sehingga aparatus pengadilan dapat menyelenggarakan persidangan yang berkaitan dengan anak dibawah umur secara lebih baik, contohnya melalui telekonferensi dimana korban dan pelaku berada di ruangan yang berbeda guna melindungi ancaman psikologis terhadap anak.

Koordinasi Antar Lembaga

 Beberapa masalah telah diidentifikasi sejak pemberlakuan UU SPPA, misalnya: koordinasi yang lemah antar institusi yang terlibat, perbedaan persepsi terhadap kebutuhan dan keberhasilan hukum restoratif dalam institusi-institusi tersebut dan kurangnya kerja sama dari kepolisian, kejaksaan, dan pengadilan. Saat ini,  para pimpinan pengadilan cenderung memilih untuk mengikuti pedoman yang tertulis dalam hukum pidana dalam menyelesaikan perkara tindak kejahatan anak, walaupun sebenarnya ada pilihan untuk menyelesaikan secara damai. Selain itu, aparat penegak hukum juga memiliki persepsi yang berbeda terkait penanganan kriminal anak dibawah umur yang menciptakan penerapan regulasi yang tidak konsisten. Koordinasi antara departemen dan sektor hukum saat ini masih lemah, sehingga pertukaran data dan informasi turut terhambat. Permasalahan ini membahayakan posisi anak yang berhadapan dengan hukum (ABH), ketika mereka berhubungan dengan badan-badan penegak hukum di Indonesia.

“Setelah membuka pertemuan perdana di Kupang hari ini, kita akan melakukan sosialisasi lebih lanjut terkait UU SPPA dan melakukan focus group discussion di empat model percontohan pengadilan negeri lainnya, yang akan juga melibatkan semua lembaga yang berkaitan dengan sistem peradilan anak untuk memperkuat koordinasi dan kerjasama. Kami berharap setelah aktivitas ini dijalankan, hambatan dapat diidentifikasi sehingga kita dapat mengembangkan program atau mengambil tindakan yang tepat, seperti pengadaan sistem pelatihan bersertifikasi yang terintegrasi, mengembangkan sistem E-Registration untuk mengintegrasikan database kasus tindak kejahatan anak, dan mengadakan kunjungan berkala ke lima pengadilan percontohan tadi untuk mengawasi implementasi serta memberikan pengarahan teknis” tambah Fatahillah, Koordinator Sektor EU-UNDP SUSTAIN. •

Zalora Tingkatkan Pelayanan Dengan Oracle Marketing Cloud

0

zalora-idZALORA, perusahaan fashion e-commerce , memperpanjang kerjasamanya dengan Oracle Marketing Cloud. Zalora telah menggunakan teknologi Oracle Marketing Cloud sejak tahun 2013 untuk mengirimkan komunikasi pemasaran yang tertarget dan terpersonalisasi kepada pelanggannya.

Zalora adalah perusahaan ritel fashion online dengan pertumbuhan paling cepat di Asia, beroperasi di delapan negara (Singapura, Indonesia, Malaysia dan Brunei, Filipina, Thailand, Vietnam, Hong Kong, dan Taiwan). Platform e-commerce ini bekerjasama dengan lebih dari 500 label internasional dan lokal, menyediakan beragam pilihan pakaian, sepatu dan aksesoris, produk teknologi, kosmetik, perlengkapan olahraga, dan masih banyak lagi kepada para pelanggan.

“Kami senang bisa mencapai keberhasilan kami saat ini, dan kami ingin terus memberikan pengalaman pelanggan terbaik di channel digital kami. Bagi kami, yang penting bukan hanya memahami apa yang disukai pelanggan, tapi memastikan bahwa kami mendengarkan dan merespon Bahasa digital pelanggan untuk mengembangkan interaksi yang terpersonalisasi dengan masing-masing pelanggan,” kata Joshua Tan, Head, Regional CRM, Zalora.

Zalora berkomunikasi dengan lebih dari 10 juta pengguna aplikasi, 7 juta penggemar Facebook, 500,000 follower Instagram, 120,000 follower Twitter, dan menerima lebih dari 2.2 juta permintaan melalui email, telepon, dan online chat. Kini, platform tersebut menampung beragam profil pelanggan, di mana Zalora menyediakan pengalaman yang terpersonalisasi untuk masing-masing pelanggan.

“Strategi pemasaran kami sebelumnya adalah sistem batch dan blast, tapi seiring dengan bertumbuhnya bisnis, kami melihat kebutuhan untuk merespon keinginan pelanggan untuk mendapatkan pelayanan yang terpersonalisasi; mampu mengorkestrasi komunikasi yang terpersonalisasi dan mengambil keputusan yang terinformasi, serta didorong oleh data; adalah kunci dari strategi pemasaran yang lebih baik. Memiliki alat yang tepat membuat tugas kami lebih mudah, karena itulah kami memilih untuk memperpanjang investasi kami di teknologi Oracle Marketing Cloud,” kata Tan.

Dengan Oracle Marketing Cloud, Zalora mampu berbicara dengan pelanggan dalam cara yang relevan dan terpersonalisasi. Program yang terotomatisasi melengkapi Zalora dengan kemampuan menganalisa perilaku pelanggan dan memahami dengan lebih baik bagaimana cara mengintensifkan pelanggan.

Sejak itu, Zalora dapat lebih mudah dan cepat mendapatkan konversi pelanggan, yang pada akhirnya meningkatkan pendapatan perusahaan. Teknologi marketing cloud dari Oracle memungkinkan Zalora untuk menciptakan program yang terotomatisasi yang membantu mengurangi sumber daya yang sebelumnya dibutuhkan.

“Zalora adalah perusahaan inovatif yang menarik pelanggan muda dan terus terhubung dengan perangkatnya. Kami senang Oracle Marketing Cloud mampu mendukung usaha pemasaran mereka dengan platform yang memungkinkan mereka untuk mengkomunikasikan pesan brand yang kohesif di seluruh channel secara cerdas dan kreatif, dan memberikan pengalaman pelanggan kelas dunia,” kata Paul Cross, Group Vice President, Customer Success, Oracle Marketing Cloud Asia Pacific.

Zalora saat ini memiliki 10 program terotomatisasi dan berencana untuk memperluas sejumlah touchpoint dengan pelanggan, untuk meningkatkan pemasaran antar channel dan menumbuhkan pelanggan mereka menjadi duta brand mereka yang kuat. •

Schneider Electric Gelar IT Solution Day

0

Foto BersamaSCHNEIDER Electric, perusahaan global spesialis di bidang pengelolaan energi dan automasi, melalui unit bisnis Information Technology (IT) kembali mempersembahkan “Schneider Electric IT Solution Day” yang selalu mengupas secara lengkap tren kebutuhan data center terkini berikut solusinya. Mengusung tema “Mission Possible: Finding The Perfect Infrastructure for Your Edge Data Center”, acara tahun ini berfokus pada tantangan yang dihadapi oleh perusahaan akibat ledakan Big Data, sekaligus menghadirkan solusi yang dapat membantu agar semua misi yang ingin dicapai Perusahaan melalui data center mereka menjadi possible, yaitu melalui rangkaian solusi edge data center.

IoT adalah suatu fenomena yang nyata terjadi, didorong oleh semakin banyaknya perangkat dan sensor yang saling terhubung dan berkomunikasi satu sama lain. Tiap tahunnya, lalu lintas digital berkembang sebanyak 25%. Bahkan, di tahun 2018 diperkirakan setiap orang akan mentransmisikan 1 GB data setiap harinya, atau setara dengan lalu lintas digital sebesar 10,4 Zettabytes. Namun, besarnya jumlah data yang saling terkoneksi menimbulkan permasalahan baru yaitu latency atau lambatnya komunikasi data melalui jaringan – sesuatu yang tidak dapat ditolerir di tengah pertumbuhan bisnis yang semakin dinamis.

Astri R. Dharmawan, Vice President Schneider Electric IT Indonesia, Malaysia, Brunei memaparkan, “Ledakan Big Data akibat pertumbuhan pesat IoT adalah hal yang tidak bisa dihindari. Sudah saatnya perusahaan secara proaktif mentransformasi data center dan seluruh teknologi pendukung yang dimilikinya untuk mengurangi latency sehingga dapat tetap beroperasi secara efisien, fleksibel dan aman. Salah satu solusi yang efektif adalah edge data center yang mampu mendistribusikan beban komputasi lebih dekat ke perangkat sehingga dapat mengurangi masalah latency secara signifikan.

Solusi selanjutnya adalah Micro Data Center: sistem yang self-contained dan aman dalam satu enclosure (rak) yang di-install dan dites di pabrik. Solusi ini adalah penggabungan yang efisien antara distribusi power, cooling, rak, sistem keamanan, fire supression dan energy management system terbaik yang distandardisasi untuk secara signifikan mengurangi waktu deployment dan kompleksitas pengelolaan. Solusi Micro Data Center dari Schneider Electric tersedia dalam berbagai ukuran dan jenis rak, untuk aplikasi di dalam dan luar ruangan.

Selain itu, Schneider Electric juga menghadirkan solusi unggulan lainnya, yaitu Prefabricated Data Center, yaitu solusi data center yang tidak membutuhkan infrastruktur sipil (bangunan) karena hadir dalam format movable container. Data center ini dapat diletakkan di luar ruangan (harsh environment) sehingga cocok digunakan oleh industri minyak & gas, pertambangan, militer dan pemerintahan, Co-Location ataupun finansial. Solusi ini dikonfigurasi dan dibangun di pabrik, bersifat sangat modular dan scalable, dan tersedia dalam tiga jenis modul: IT Module, Cooling Module dan Power Module.

Solusi terakhir adalah Flexpod Express: infrastruktur terpadu yang terdiri dari unified computing, storage dan network yang diletakkan di dalam infrastruktur rak dari Schneider Electric. Flexpod terdiri dari Cisco Unified Computing System (Cisco UCS) server, Cisco UCS Manager, Cisco Nexus family of switches dan NetApp Fabric-Attached Storage (FAS) arrays – menyediakan infrastruktur data center yang terstandardisasi dan fleksibel yang dapat digunakan untuk membangun data center yang optimal dan mampu menyokong berbagai jenis workload dan aplikasi.

Hadir di dalam infrastruktur fisik dari Schneider Electric dan dapat dilengkapi dengan software management StruxureWare, Flexpod Express adalah solusi terintegrasi yang sangat mobile dan highly manageable, menjadikannya sempurna untuk pelanggan di perusahaan kecil dan menengah, atau perusahaan yang mempunyai banyak cabang di tempat yang jauh/terpencil.

Selain menampilkan solusi edge data center, di acara ini juga diadakan diskusi panel yang membahas mengenai bagaimana Indonesia harus lebih responsif dan serius dalam menyikapi permintaan konektivitas data yang akan terus meningkat pesat. Untuk itu, dibutuhkan peran aktif dari segala pihak agar tercipta kerjasama yang sinergis untuk menciptakan lingkungan komputasi yang memadai bagi IoT. Hari ini topik tersebut dibahas melalui diskusi panel yang menghadirkan sederetan pakar dari berbagai latar belakang.

Rudy Hendarwin, Kepala Subdirektorat Standardisasi Teknologi Informasi dari Kementerian Komunikasi dan Informatika menjelaskan, “Pemerintah sebagai pembuat kebijakan telah menjalankan dua program nasional untuk mendukung percepatan pembangunan pada sektor infrastruktur telekomunikasi yang integratif, efektif dan efisien. Pertama adalah Nusantara Internet Exchange (NIX) yang juga menjadi bagian dari Kewajiban Pelayanan Umum, berupa sebuah sistem jaringan gateway yang dipasang di 33 provinsi di Indonesia. Yang kedua adalah program Palapa Ring yang merupakan proyek pembangunan infrastruktur jaringan serat optik nasional.”

 

Dari sisi pengguna, khususnya di sektor perbankan, IoT disambut dengan sangat positif, bahkan menjadi salah satu strategi bank-bank di Indonesia. Wibi G. Wardana, VP IT Operation Head Bank Permata menjelaskan, “Salah satu road map Bank Permata ke depannya adalah menggunakan IoT untuk menyediakan pelayanan digital yang akan semakin memudahkan nasabah. Hal ini sudah kami mulai terapkan di beberapa layanan unggulan kami seperti BBM Money, Permata Mobile dan Permata Net. Ke depannya, kami akan menjajaki kemungkinan kerjasama dengan para penyelenggara e-commerce.”

Hal serupa mengenai keunggulan edge data center juga disampaikan oleh Hendra Suryakusuma , CEO dan pendiri Elitery Data Center Indonesia and Colocation Service, penyedia cloud service ternama di Indonesia. Menurut Hendra, sebagai penyedia data center dan colocation, lonjakan Big Data akan diikuti oleh permintaan akan data center yang lebih kecil namun tetap dapat diandalkan dan efisien.

Mengenai keunggulan lain edge data center, Hendra melanjutkan, “Mengingat kondisi geografis Indonesia yang rawan bencana gempa bumi dan letusan gunung berapi, konsep edge data center yang menempatkan micro data center di beberapa lokasi berbeda sangat tepat diterapkan untuk meminimalisir risiko akibat bencana alam di satu titik. Selain itu, edge data center memiliki deployment time yang singkat sehingga efektif dalam menghadapi lonjakan Big Data yang pesat.” •

Coolpad Max, Smartphone Dengan Fitur Dual Space

0

Chicco JerikhoCOOLPAD secara resmi memperkenalkan Coolpad Max di Indonesia. Bertajuk “Coolpad Max Global Launch 2016”, acara peluncuran ini dilangsungkan di Grand Ballroom, Ritz-Carlton Hotel, Pacific Place, dan dihadiri oleh sekitar 1.000 orang, termasuk CEO Coolpad Global dan Vietnam, serta rekan-rekan media. Acara ini juga menjadi bagian dari peluncuran global Coolpad Max yang juga dilangsungkan di Eropa dan Asia.

“Coolpad akan terus menghadirkan produk-produk termutakhir untuk memberi pengguna keleluasaan serta keamanan lebih di dalam hidup. Produk dan layanan kami memungkinkan pengguna untuk terus terhubung satu sama lain dan menjadikannya sebagai bagian terpenting dalam hidup Anda,” ujar Douglas Li, CEO, Coolpad Group. “Dengan meluncurkan Coolpad Max, kami ingin membantu Anda untuk memperluas pengalaman hidup dengan dual experience.”

Coolpad Max hadir dengan fitur Dual Space, pertama di dunia, yang memungkinkan Anda untuk memisahkan kehidupan personal dengan profesional, tanpa perlu menggunakan dua smartphone sekaligus. Fitur Dual Space juga memungkinkan pengguna untuk mengaktifkan dua akun Facebook, WhatsApp, BBM, Line, dan aplikasi lainnya dalam sebuah smartphone, berkat fitur BiLogin. Coolpad juga memanfaatkan teknologi enkripsi yang mampu menghadirkan perlindungan kedua sisi kehidupan Anda. Sehingga, setiap data, kontak, foto, video, dan aplikasi yang tersimpan dalam smartphone dapat terlindungi tanpa perlu khawatir terjadi kebocoran data.

Coolpad Max juga memberikan performa yang maksimal berkat prosesor Qualcomm Snapdragon 617 MSM8952 1.5 GHz 64 bit Octa-core dengan RAM seluas 4GB. Dengan teknologi Qualcomm Quick Charge 3.0 dan charger 9V/2A yang dapat diandalkan, memberikan waktu telepon hingga lebih dari 2 jam hanya dengan pengisian daya selama 5 menit. Sehingga Anda tidak perlu lagi khawatir momen penting akan terlewat akibat smartphone kehabisan daya.

Dengan ketipisan mencapai 7,6mm dan bobot 170g, Coolpad Max mampu menghadirkan pengalaman visual yang sangat memuaskan berkat dukungan layar 5.5 inch FHD dengan rasio kontras 1500:1 dan color gamut 95%. Selain itu, Coolpad juga melindungi layar dengan lapisan Corning Gorilla Glass 4 untuk melindungi layar Curved Glass 2.5D.

Coolpad Max dibuat menggunakan material Full Metal Unibody dengan dua variasi warna, yakni Gold and Rose Gold, sehingga menawarkan desain premium untuk pasar global, yang membuat pengguna dapat memamerkan gaya individualnya. Dengan desain yang elegan dan ergonomis, Coolpad sanggup memberikan kenyamanan dalam pemakaian sehari-hari. Coolpad Max terbuat dari 97% logam murni, dan untuk menambah durabilitas, Coolpad memanfaatkan 54 proses 10 CNC Milling yang sangat presisi.

Coolpad memanfaatkan teknologi Tridimensional Coupling Antenna pada Coolpad Max untuk menambah kekuatan transmisi sinyal hingga 60% lebih kuat dan menyediakan penerimaan sinyal hingga 30% lebih kuat. Kekuatan transmisi dan penerimaan sinyal tersebut dihasilkan oleh dual-antenna yang sangat tipis (berukuran 1,4mm) pada kerangka Coolpad Max. Coolpad memegang 13 paten dalam mengembangkan teknologi Tridimensional Coupling Antenna tersebut.

Coolpad Max memiliki kamera utama 13MP dengan diafragma f/2.0 yang diperkuat dengan teknologi ISOCELL CMOS untuk menghadirkan lebih banyak cahaya. Lensa 6P yang dimanfaatkan Coolpad juga mampu meminimalisir distorsi warna untuk menghadirkan foto yang berkualitas. Selain itu, Coolpad Max juga dilengkapi dengan teknologi Phase Detection Auto Focus (PDAF) untuk fokus yang lebih cepat dan Dual Tone LED flash untuk membuat hasil foto menjadi lebih natural.

Dan untuk meningkatkan keamanan penggunanya, Coolpad juga menambahkan teknologi fingerprint terkini yang mampu menghadirkan kenyamanan, keamanan, serta keandalan pada Coolpad Max. Teknologi fingerprint pada Coolpad Max tak hanya bisa digunakan untuk unlock smartphone saja, tetapi juga dapat dimanfaatkan untuk App Shortcut, Quick Capture, One Key Dial, Switch Space, dan masih banyak lagi!

Menghadirkan Teknologi Terkini untuk Kelas Menengah

Dengan teknologi serta kemampuan yang dimilikinya Coolpad Max secara khusus dihadirkan untuk kelas atas yang tidak ingin kehidupan pribadinya tercampur dan mengganggu kehidupan profesionalnya, tanpa keharusan menggunakan dua smartphone sekaligus. Namun tak perlu khawatir, Coolpad juga menghadirkan smartphone yang dilengkapi dengan fitur Dual Space dan teknologi fingerprint terkini untuk kelas menengah dengan Coolpad Max Lite. Smartphone ini memiliki desain simetris dengan material yang terbuat dari aluminium, untuk menambah durabilitas dan meningkatkan kenyamanan pengguna.

Coolpad Max Lite ditenagai oleh prosesor MSM8929 1.4GHz 64bit Octa Core dengan kapasitas RAM, untuk menghadirkan performa serupa dengan Coolpad Max. Coolpad melengkapi smartphone ini dengan layar 2,5D HD 5,5 inch yang dilengkapi dengan kaca tahan goresan yang dapat memberikan gambar dan video dengan detail terbaik.

 Chicco Jerikho Sebagai Brand Ambassador

Coolpad juga secara bangga mengumumkan Chicco Jerikho sebagai Brand Ambassador terbaru. Aktor yang telah memenangkan berbagai penghargaan bergengsi ini akan tampil dalam berbagai kampanye yang dibuat oleh Coolpad.

“Chicco Jerikho memiliki kepribadian yang kuat, dan juga terkenal sebagai aktor serba bisa, serta memiliki dua peran yang berbeda dalam hidupnya. Ini semua sangat cocok dengan moto dari Coolpad Max, yakni ‘Dual in One’,” ujar Jevees Jiang, CEO, Coolpad Indonesia. “Kami sangat mengagumi prinsip yang dipegangnya, talenta, serta kemampuannya untuk terus berkarya, baik sebagai dalam karirnya sebagai aktor atau dalam bisnis kuliner yang digelutinya.”

“Saya sangat senang dapat bergabung sebagai bagian dari keluarga Coolpad Indonesia. Sebagaimana kita tahu, Coolpad selalu berkomitmen menghadirkan smartphone canggih yang dilengkapi dengan teknologi terkini,” kata Chicco Jerikho. “Hal ini sangat sejalan dengan semangat saya untuk terus menghadirkan yang terbaik, baik dalam kehidupan profesional maupun pribadi.”

Coolpad Max mulai tersedia secara pre-order mulai 10 Juni 2016 mendatang dengan banderol Rp 4.999.000. Anda dapat mendaftarkan diri di Blili.com untuk mengikuti pre-order, untuk mendapatkan paket pre-order menarik dari Coolpad. Namun, setelah periode pre-order berakhir, Coolpad Max juga akan tersedia di berbagai toko penjualan di kota-kota besar Indonesia, Sedangkan Coolpad Max Lite mulai tersedia pada 16 Mei 2016 dengan harga Rp 2.999.000. •

Ultah Ke 20, APJII Harap Lebih Bermanfaat Bagi Bangsa

0

APJIIASOSIASI Penyelenggara Jasa Internet Indonesia (APJII) tengah merayakan ulangtahunnya yang ke 20 tepat pada tanggal 15 Mei 2016.

Setelah lebih dari 2 dasawarsa, APJII senantiasa memberikan kontribusi yang besar bagi Indonesia, membantu  Internet Indonesia hingga dapat mencapai tingkat penggunaan hari ini dimana jumlah pengguna telah mencapai sekitar 100 juta, penetrasi hampir 40% dan Indonesia selalu menjadi top 5 teratas di penggunaan konten global seperti Facebook, Twitter dan lainnya.

Sesuai dengan apa yang disampaikan Ketua Umum APJII Jamalul Izza “APJII dalam kiprahnya di dunia internet, telah melakukan sejumlah terobosan baik pada fasilitas jaringan, tataran regulation-support maupun advocacy demi terciptanya sinergi antara pemerintah, penyelenggara jasa internet, stakeholders dan masyarakat Indonesia.”

Indonesia Internet Exchange (IIX) yang dikelola APJII sejak 20 tahun yang lalu telah bertambah menjadi 12 Node yaitu Medan, Pakanbaru, Batam, Palembang Bandung, Jakarta, Semarang, Solo, Yogyakarta, Surabaya, Malang dan Denpasar. IIX Node ini akan terus bertambah dan ditargetkan pada akhir 2018 akan mencakup setidaknya satu di setiap ibukota provinsi.

Dengan posisinya sebagai operator Jaringan IIX tersebut, APJII merupakan mitra strategis bagi pemain konten dan e-commerce local maupun global agar konten-konten tersebut dapat lebih mudah dan terjamin dicapai oleh pengguna Internet. Terlebih daripada itu, dengan Jaringan IIX ini, APJII siap berperan strategis sebagai mitra pemerintah dalam mencegah merambahnya konten negative Internet ke masyarakat kita.

“APJII juga dalam tahap finalisasi penggelaran infrastruktur khusus yang akan mampu lebih melindungi Intenet Indonesia dari berbagai serangan cyber, yang hari ini terus terjadi tanpa kita sadari, dalam bentuk antara lain virus, malware dan pembanjiran trafik berlebihan.” Sekjen APJII Henri Kasyfi menambahkan.

Dari era awal Internet Indonesia, APJII telah memiliki peranan penting dalam pendistribusian Nomor Protokol Internet di Indonesia karena ditunjuk oeh Badan Regional Dunia APNIC sebagai National Internet Registry. Program ke depan APJII dalam area ini adalah percepatan peningkatan penggunaan IPv6 yang salah satu manfaatnya adalah untuk meningkatkan keamanan Internet kita.

Ketum APJII Jamalul Izza memaparkan “Dalam merayakan keberhasilan pertumbuhan internet di Indonesia, APJII yang pada ulangtahunnya kali ini mengusung tema: “APJII IS FOR EVERYONE”, akan menyelenggarakan berbagai kegiatan, yang akan diselenggarakan hingga Desember 2016 mendatang, antara lain APJII Golf Tournament, APJII Runners 10K, berbagai Workshop & Pelatihan sepanjang Tahun serta kegiatan sosial seperti kegiatan Donor Darah. Acara-acara ini diselenggarakan di berbagai Wilayah Kepengurusan APJII yang tersebar di seluruh Indonesia. Adapun puncak acara 20 tahun APJII ini adalah Pagelaran Indonesia Internet Summit & Expo yang akan diselenggarakan di penghujung tahun. Ajang ini akan menjadi ajang pertemuan seluruh stakeholders Internet Indonesia baik dari sisi device/perangkat, network/jaringan dan juga application/konten serta pengguna Internet kita sendiri.”

Di umurnya yang ke 20 ini, APJII telah memutuskan untuk membuka diri ke masyarakat. Keputusan ini dicapai melalui melalui Musyawarah Nasional Luar Biasa Desember 2015 yang dalam  AD/ART-nya menambahkan bahwa  APJII untuk membuka keanggotaan bagi masyarakat dan tidak terbatas pada Internet Service Provider saja. Dengan demikian, seluruh fasilitas APJII tersebut diatas akan dapat dinikmati oleh masyarakat luas. Anggota baru APJII Non-ISP dapat  mulai mendaftar dari tanggal 1 Juli 2016.

Dengan demikian, peran APJII tidak saja hanya mengkoordinasikan kepentingan penyedia jasa internet, namun kini akan lebih sinergis antara ISP dengan masyarakat umum, sehingga dapat terbentuk keharmonisan antara bisnis dan kebutuhan rakyat Indonesia.

Selain kegiatan-kegiatan diatas, berbagai macam program/layanan baru APJII yang lebih bermanfaat bagi masyarakat luas saat ini dalam tahap persiapan dan akan segera diluncurkan seperti misalnya WIFI Nasional dan Cloud Nasional.

Sekjen APJII Henri Kasyfi juga menyampaikan bahwa “APJII juga sedang menjajagi untuk melakukan peluncuran Satelit Kecepatan Tinggi (High Throughput Satellite) yang akan digunakan sebagai infrastruktur anggota ISPnya dalam memberikan layanan akses Internet ke seluruh Indonesia. Dalam hal ini APJII bekerjasama dengan Mastel dan Satelit ini kelak akan dimiliki oleh seluruh rakyat Indonesia melalui sebuah badan usaha Koperasi.”

Ketua APJII Jamalul Izza, mengajak seluruh masyarakat khususnya pengguna Internet Indonesia untuk mendoakan dan mendukung APJII.

“Mari kita sambut bertambahnya umur APJII ini, agar APJII yang selama ini telah banyak berkontribusi kepada para penyelenggara jasa Internet, dapat memperluas manfaat nya lebih jauh lagi kepada seluruh masyarakat Internet Indonesia. Mulai 1 Juli 2016, marilah bersama membangun Internet Indonesia dengan menjadi anggota APJII dan ikut berkontribusi bersama kami,” paparnya •

Inilah Rangkaian ThinkPad dan ThinkCentre M Terbaru

0

Thinkpad_X260RANGKAIAN produk ThinkPad dan ThinkCentre M baru sudah tersedia sejak pertengahan Mei ini di seluruh mitra distribusi/retail, dan sudah bisa dipesan untuk keperluan proyek ataupun kustomisasi.

Berikut seri ThinkPad dan ThinkCentre M tersebut:

Lenovo ThinkPad Yoga 260 dan 460

Lenovo meluncurkan dua model ThinkPad Yoga terbaru, yaitu ThinkPad Yoga 260 dan Yoga 460. Keduanya adalah perangkat multimode yang bisa dioperasikan dalam empat gaya: laptop, stand, tent dan tablet. Dilengkapi dengan layar multi-touch, pena cerdas ThinkPad Pen Pro, dan teknologi keyboard Lift’n’Lock yang mampu mendorong naik frame di sekitar keyboard secara otomatis ketika perangkat Yoga diubah menjadi moda tablet, sehingga bisa digunakan dengan lebih nyaman dan pengguna bisa bekerja dengan lebih efisien. Sistem Lift’n’Lock ini sebelumnya ada pada Lenovo ThinkPad P40 Yoga mobile workstation yang diperkenalkan awal tahun 2016 di Indonesia dan juga dalam seri X1 yaitu model ThinkPad X1 Yoga. ThinkPad Yoga 260 yang memiliki ukuran layar 12.5 inci didesain sangat tipis dengan ketebalan 17.8 mm, dan memiliki bobot sangat ringan 1.35kg. Sedangkan ThinkPad Yoga 460 yang memiiki ukuran 14 inci adalah ultrabook multimode premium, dibuat dengan material carbon fibre yang serupa dengan material pada seri flagshipThinkPad X1 Carbon sehingga sangat ringan namun luar biasa kokoh.

 Lenovo ThinkPad E460

Lenovo ThinkPad E460 merupakan laptop bisnis yang terjangkau, ringan dan tipis, namun sangat bertenaga karena didukung oleh prosesor Intel Core generasi ke-6 dan kartu grafis diskrit AMD Radeon. Selain itu, berkat touchpad yang berukuran lebih lapang, pengguna lebih mudah melakukan gesture di Windows 10. Kombinasi antara harga yang terjangkau, kinerja optimal dari prosesor dan kartu grafis diskrit, serta fitur-fitur interaktif ThinkPad, membuat notebook ini cocok juga untuk segmen edukasi.

Lenovo ThinkPad X260

Di jajaran Lenovo ThinkPad X Series terdapat Lenovo ThinkPad X260 yang merupakan ultrabook berukuran 12,5 inci. Bobotnya hanya 1.3 Kg, namun mampu menawarkan produktivitas hingga lebih dari 22 jam. Perangkat yang sangat tipis dan ringan ini diperkuat dengan prosesor Intel Core generasi ke-6 dan cocok untuk pelaku bisnis yang senantiasa mobile karena dilengkapi dengan konektivitas WWAN 3G serta LTE, USB 3.0, HDMI, Mini DisplayPort, slot kartu microSD serta Gigabit Ethernet.

Lenovo ThinkPad L460

Lenovo ThinkPad L460 Notebook merupakan notebook yang dirancang dengan performa menyerupai komputer desktop namun dengan mobilitas layaknya sebuah notebook. Walau terjangkau, notebook seri ThinkPad L tidak mengesampingkan kinerja. Desainnya sangat kokoh dan dilengkapi dengan fitur-fitur menarik serta tingkat keamanan kelas enterprise, antara lain: Fingerprint dan Trusted Platform Module (TPM), menjadikannya cocok untuk keperluan bisnis dan beban kerja tinggi. ThinkPad seri L juga menawarkan daya tahan baterai hingga 12,5 jam untuk satu kali pengisian.

Lenovo ThinkPad T460, T460s, dan T460p

Seri ini merupakan seri premium Lenovo ThinkPad yang berjenis Ultrabook, menawarkan fungsionalitas sekaligus portabilitas tinggi. Ringan, ringkas namun sangat tangguh dan dilengkapi baterai yang mampu hidup sampai 16 jam sehingga memudahkan pengguna untuk membawanya bepergian. Selain Lenovo ThinkPad T460, kali ini Lenovo turut menghadirkan seri Lenovo ThinkPad T460s yang bentuknya lebih tipis, dan juga Lenovo ThinkPad T460p yang merupakan perangkat kelas bisnis berkinerja tinggi yang lulus pengujian MIL-SPEC serta mampu bertahan dari tumpahan air sebanyak 500cc.

Lenovo ThinkPad 13

Selain itu ada juga model ThinkPad dari Lenovo yang untuk pertama kalinya dalam sejarah dibuat dengan ukuran layar 13.3 inci, yaitu ThinkPad 13. Laptop ringan, kompak namun bertenaga ini bisa dibuka sampai posisi mendatar dengan keyboard ergonomisnya (Lay-flat hinges), sangat tangguh karena sudah melalui uji MIL-SPEC yang mencakup ketahanan terhadap: kelembaban, temperatur ekstrim, getaran, debu, jamur, radiasi matahari dan banyak lagi. Perangkat ini juga sudah dilengkapi Intel vPro untuk pengelolaan kelas enterprise, fingerprint scanner, serta chip dTPM (Trusted Platform Module diskrit) untuk memastikan keamanan yang berlapis.

Lenovo ThinkPad 11e

Didesain untuk memenuhi kebutuhan kalangan pelajar dan institusi pendidikan, Lenovo ThinkPad 11e/YOGA 11e menawarkan perangkat serba guna, mudah digunakan dan tahan lama karena lulus uji MIL-SPEC. Dengan adanya pena stylus pendukung kreativitas dan layar sentuh HD 11.6 inci pada ThinkPad 11e/YOGA 11e, pelajar ataupun pengajar tak hanya bisa menjadikannya sebagai laptop, namun juga sebagai tablet.

ThinkCentre-M900z-M900-Tower-M900-Small-Form-Factor-SFF-Lenovo ThinkCentre M600 Thin Client/Tiny

Lenovo ThinkCentre M Series Thin Client merupakan desktop mungil berukuran 1L tanpa kipas sehingga bisa ditempatkan di mana saja: di bawah meja, di belakang monitor atau menggunakan mount yang bervariasi, bahkan bisa menjadi All-In-One menggunakan solusi ThinkCentre® Tiny-in-One. Berkat prosesor Intel® Braswell terbaru, Lenovo ThinkCentre M600 Thin Client mampu mengoperasikan 3 monitor sekaligus, dan dilengkapi 6 buah port USB 3.0. Perangkat ini juga sudah lulus uji MIL-SPEC yang meliputi debu, guncangan dan getaran. Dibandingkan generasi sebelumnya, model ini lebih hemat daya, dan versi 2L memberikan tambahan I/O untuk mendukung hardware legacy.

Lenovo ThinkCentre M700 Tiny/SFF/Tower, M800 Tiny/SFF/Tower, M900 Tiny/SFF/Tower

Lenovo ThinkCentre M Series Tower dan Small Form Factor (SFF) merupakan desktop kelas enterprise yang ringkas, bertenaga dan mudah dikelola sehingga menjadi solusi yang sempurna untuk kalangan IT di perusahaan manapun pekerja profesional.  Seri ThinkCentre M dengan form factor SFF dan Tower semakin cocok untuk penggunaan di lingkungan enterprise dan perkantoran berkat adanya fitur Intel® Stable Image Platform Program (SIPP), yang bisa membuat transisi antar platform menjadi lebih mulus, dan Intel vPro untuk memudahkan pengelolaan. Khusus model SFF kini lebih ramping 17% dibandingkan generasi sebelumnya. Seluruh model ThinkCentre M dilengkapi saringan ThinkCentre Dust Shield baru yang bisa mampu mengurangi debu yang masuk sampai 57%, serta bisa dibuka dan dibersihkan.

Dengan hadirnya ThinkCentre M700 Tiny, M800 Tiny dan M900 Tiny, Lenovo berhasil menciptakan komputer desktop mungil yang lebarnya tidak lebih panjang dari sebuah pensil[4], namun tangguh luar biasa karena sudah melalui uji MIL-SPEC dan memiliki ThinkCentre Dust Shield. Keseluruhan desktop ThinkCentre M Tiny sangat bertenaga karena didukung prosesor Intel Core generasi ke-6. Komputer yang hanya berukuran 1L ini memiliki konektivitas yang sangat lengkap untuk mendukung produktivitas, antara lain 6 port USB 3.0, DP+DP, Gigabit LAN, port audio, dan opsi VGA, HDMI, tambahan port DP sampai dengan port serial.

Lenovo ThinkCentre M700z, M800z, M900z All-in-One

Lenovo ThinkCentre M Series All-in-One merupakan desktop yang sangat hemat tempat, dan memiliki desain yang lebih tipis 40% dibanding dengan generasi sebelumnya. Dilengkapi dengan layar sentuh dengan DisplayPort™ in and out combo port pertama di dunia, serta lulus uji MIL-SPEC agar dapat mendukung produktivitas kelas enterprise walau dalam kondisi kantor yang sangat berdebu ataupun kondisi ekstrim. Di kategori ini Lenovo menghadirkan seri Lenovo ThinkCentre M900z All-in-One yang dilengkapi layar 24 inci, Lenovo ThinkCentre M800z All-in-One dengan layar 22 inci, serta Lenovo ThinkCentre M700z All-in-One dengan layar 20 inci.

Yohan Wijaya, MNC Director Intel Indonesia berkata, “Prosesor Intel Core Generasi Ke-6 yang digunakan dalam rangkaian produk Lenovo ThinkPad dan ThinkCentre M yang baru diluncurkan ini adalah salah satu prosesor terbaik dari Intel yang pernah ada, karena mampu dinyalakan hanya sekitar setengah detik, dan memberikan hingga dua setengah kali kinerja dan tiga kali lipat masa pakai baterai, namun memungkinkan desain yang lebih ramping dan tipis dari generasi sebelumnya. Prosesor Intel Core Generasi Ke-6 memastikan kinerja terbaik dari perangkat Lenovo baik itu notebook, ultrabook, desktop, All-in-One, maupun convertible laptop.”

Harga dan ketersediaan

ThinkPad Yoga 260 akan tersedia dengan harga mulai dari Rp 16,999,000, ThinkPad Yoga 460 akan tersedia dengan harga mulai dari Rp 18,899,000, ThinkPad E460 akan tersedia dengan harga mulai dari Rp 9,799,000, ThinkPad X260 akan tersedia dengan harga mulai dari Rp 15,499,000, ThinkPad L460 akan tersedia dengan harga mulai dari Rp 10,599,000, ThinkPad T460 akan tersedia dengan harga mulai dari Rp 15,999,000, ThinkPad T460p akan tersedia dengan harga mulai dari Rp 16,599,000, ThinkPad T460s akan tersedia dengan harga mulai dari Rp 20,999,000.

Untuk segmen edukasi, ThinkPad 13 akan tersedia dengan harga mulai dari Rp 8,999,000, dan ThinkPad 11e akan tersedia dengan harga mulai dari Rp 10,599,000.

ThinkCentre M600 Tiny/SFF/Tower akan tersedia dengan harga mulai dari Rp 5,499,000, ThinkCentre M700 Tiny/SFF/Tower akan tersedia dengan harga mulai dari Rp 7,399,000, ThinkCentre M800 Tiny/SFF/Tower akan tersedia dengan harga mulai dari Rp 8,599,000, ThinkCentre M900 Tiny/SFF/Tower akan tersedia dengan harga mulai dari Rp 9,999,000.

Untuk kelas All-in-One: ThinkCentre M700z akan tersedia dengan harga mulai dari Rp 8,599,000, ThinkCentre M800z akan tersedia dengan harga mulai dari Rp 9,599,000, dan ThinkCentre M900z akan tersedia dengan harga mulai dari Rp 11,599,000. •