Home Blog Page 958

LG 84LM9600, TV 3D Resolusi Tinggi

0

 PABRIKAN asal Korea Selatan, LG, semakin memantapkan posisinya dalam memimpin pasar televisi, khususnya untuk 3D TV. Belum lama ini, LG kembali mengenalkan televisi produksi terbarunya, LG 84LM9600.

Selain membenamkan teknologi tercanggih ultra high definition, bentang layar yang dibuat pun cukup mengangumkan, yaitu sebesar 84 inci. Seri LG 84LM9600 ini merupakan televisi 3D pertama di dunia dengan bentang layar gigantic dan resolusi gambar paling tinggi.

Secara visual, besar layar berukuran 84 inch yang dimiliki TV 3D LG 84LM9600 setara dengan 4 buah TV dengan ukuran layar 42 inch yang tersusun dalam matriks 2 x 2. Sementara untuk resolusi, LG 84 inch Ultra High Definition 3D TV memiliki resolusi empat kali lipat (3840 x 2160p) dibanding dengan resolusi TV Full HD (1920 x 1080p).

Untuk menjamin ketajaman dan detail dari gambar yang ditampilkannya, LG 84LM9600 menggunakan LG Triple XD Engine yang mampu menghasilkan kepadatan warna layar mencapai 8 juta piksel pada setiap frame. Dan keterbatasan sementara akan konten video beresolusi tinggi bukan lagi menjadi masalah dengan disertakannya fitur Resolution Upscaler Plus, dimana fitur ini memungkinkan konten video beresolusi rendah dari berbagai sumber seperti Hard Disk Drive ataupun Website pun tetap dapat ditampilkan dengan baik dan deatil.

LG 84LM9600 juga menyematkan teknologi Film Patterned Retarder (FPR) yang  telah mendapat pengakuan dari tiga lembaga berskala internasional yaitu VDE, TÜV dan Intertek untuk tayangan bebas flicker serta kualitas 3D dan 2D Full HD.

FPR mampu mengatasi masalah-masalah yang ditimbulkan oleh teknologi terdahulu atau Shutter Glasses, seperti ukuran dan berat kacamata yang menggangu kenyamanan saat menonton dimana hal tersebut disebabkan oleh perangkat elektronik dan baterai yang tersemat di dalam kacamata tersebut, rasa mual dan cepat lelahnya mata akibat proses buka tutup yang juga menimbulkan efek berkedip (flicker) dan efek gambar tumpang tindih (crosstalk), serta gangguan kesehatan pada penggunaan jangka panjang akibat radiasi gelombang elektromagnetik yang dipancarkan Shutter Glasses.

Bukan itu saja, LG juga produk UHD 3D TV 84 inch ini dengan fitur Smart TV sehingga pengguna dapat berselancar di dunia maya dan menikmati beragam konten yang tersedia di internet.

Sementara  untuk kualitas suara, LG 84LM9600 dilengkapi dengan sistem audio 2.2 (2.2 channel speaker system) yang terdiri dari 2 buah speaker dengan daya masing-masing 10Watt dan 2 buah sub-woofer yang satunya berdaya 15Watt. Demi menciptakan suasana yang serealistis mungkin, maka fitur 3D Sound Zooming turut disematkan untuk menghasilkan suara bernuansa 3D layaknya berada di sebuah bioskop.

Dibanderol seharga Rp 200 juta, LG 84LM9600 ditujukan untuk niche market yang terdiri dari konsumer, prioritas retail, dan juga dari kalangan korporat atau perhotelan. •

Profesi Baru: Manager Jejaring Sosial

0

TEKNOLOGI telah membuka banyak lapangan kerja baru yang belum pernah terpikirkan sebelumnya. Diantaranya adalah Manajer Jejaring Sosial. Apa itu? Coba Anda googling lowongan kerja dengan keyword: manajer jejaring sosial. Jangan kaget bila jumlahnya tidak sedikit. Seiring dengan kebutuhan yang kian mendesak, manajer jejaring sosial menjadi  profesi yang resmi di Indonesia maupun di mancanegara.

Lebih dari 59 persen perusahaan besar di dunia bahkan membuat divisi khusus yang menangani berbagai akun jejaring sosial mereka. Divisi khusus ini biasanya berada di bawah lingkup departemen public relations (PR).

Seperti halnya blogger bayaran, manajer jejaring sosial ini membantu suatu perusahaan memproyeksikan diri mereka. Para manajer ini biasanya bekerja melalui akun-akun Facebook, Twitter, dan Google+.

Beberapa pekerjaan sang manajer juga membutuhkan keahlian teknis seperti menggunakan aplikasi Facebook atau mengintegrasikan jejaring sosial dengan website resmi perusahaan. Ada perusahaan yang memang membuka lowongan ini untuk posisi tetap. Ada yang freelance. Ada pula yang berupa kontrak berdasarkan target terukur dan dilakukan di rumah.

Alat Efektif Untuk Tetap Terhubung

Patut diakui dalam beberapa tahun belakangan ini, jejaring media sosial telah merevolusi gaya suatu bisnis berinteraksi dengan pelanggannya, memudahkan mereka mensosialisasikan produk-produk baru dan mendongkrak citra suatu produk atau nama. Seperti yang dilakukan juga oleh para cagub dan cawagub DKI Jakarta. Pasti mereka juga menggunakan manajer media sosial untuk merengkuh pengikut dan menyetir news. Jelas sudah ranah online seperti jejaring sosial Facebook, Twitter, dan Google+ menjadi bagian integral dari sektor customer service.

Kenyataannya, hal ini tidak selalu demikian dipandang oleh banyak korporat. Lihat saja masih banyak perusahaan yang terlalu berhati-hati sehingga lamban dalam melansir kampanye lewat jejaring sosial, mereka masih membuat berbagai kebijakan bagi karyawan mereka berkenaan apa yang patut dibicarakan atau yang pantas dan tidak dan bagaimana menggunakan e-channel ini. Perlu waktu dalam learning curve Anda, untuk mulai mencoba dan memulai eksperimen jejaring sosial agar menjadi inovatif dan cerdik.

Segera setelah Anda menyadari maka e-channel ini merupakan perangkat yang efektif untuk menjangkau publik. Lihat saja Obama pernah menggunakan ranah ini untuk kampanyenya dan mencurahkan bujet relatif lebih sedikit dibandingkan ranah below the line. Salah satu hal yang menonjol adalah kita bisa melihat pasar secara real-time sehingga bisa langsung melakukan improvisasi. Melalui komentar-komentar pelanggan, Anda bisa meningkatkan produk dan pelayanan Anda lebih cepat dibandingkan sebelumnya. Dan, sebagai responsnya, kita bisa buat sistem agar pelanggan yang memiliki pertanyaan dapat segera mendapatkan jawabannya lewat tim Anda.

Follower Anda dapat membantu memperkuat pesan-pesan Anda lalu membagikannya serta memberikan link. Tentu saja jangan serahkan tanggung jawab ini lewat amatiran, dan juga belum tentu mereka yang cerewet di Facebook dan Twitter dapat dianggap calon spesialis sosial media.

6 Sikap Bagi Manajer Jejaring Sosial

Pemasaran lewat jejaring media sosial menuntut kerja keras, dan pengetahuan teknis, kemampuan menulis yang terampil, persuasif dan empati dipadukan dengan awareness dari strategi perusahaan. Coba kita bahas beberapa karakter yang bisa dijadikan pertimbangan Anda dalam mempekerjakan calon manajer jejaring sosial:

1. Memiliki rasa ingin tahu yang wajar. Rasa ingin tahu yang wajar akan apa yang semua orang kerjakan di dalam perusahaan Anda dan dampaknya pada pelanggan sangat dibutuhkan. Seorang manajer jejaring sosial perlu mengenal berbagai ranah bidang bisnis perusahaan dan mengumpulkan dan menganalisa informasi tersebut.

2. Memiliki kemampuan menulis yang luwes. Tulisan-tulisan Anda tidak boleh bernada iklan, jika tidak ingin dibenci. Penting sang manajer mampu menulis dengan nada percakapan namun sopan. Kontak jejaring sosial Anda yang bernada dialog membuka peluang dan menghubungkan brand Anda dengan pasar, dan akhirnya antara pelanggan itu sendiri.

3. Memiliki rasa mendesak. Tidak seperti perangkat komunikasi tradisional lainnya seperti rilis media, atau pidato / wawancara yang sudah dipersiapkan sebelumnya, jejaring sosial menuntut tindakan yang sigap dan serta merta. Pertanyaan yang bermutu perlu dikomentari dengan cepat. Para manajer yang efektif, tahu akan hal ini dan menjawab sesuai protokol perusahaan.

4. Memahami sasaran bisnis. Semua konten dalam jejaring sosial Anda perlu searah dan seragam untuk mendukung semua sasaran dan produk yang berkaitan dengan bisnis Anda, jadi si manajer perlu paham benar tujuan korporat. Tentu saja itu membutuhkan rutinitas dan konsistensi posting hingga 30-60 hari ke depan.

5. Siap mencari input. Manajer jejaring sosial jangan vakum, mereka perlu pro aktif, perlu cari input dari mereka yang mengepalai departemen, atau para anggota tim, atau para staf baris depan. Harus menganggap diri mereka seperti wartawannya perusahaan juga.

6. Menghargai kerahasiaan. Ini penting agar dipastikan mereka tidak menuliskan rahasia perusahaan. Karena manajer jejaring sosial memiliki akses dan diberi akses ke banyak departemen, maka jangan menjual cerita / rahasia. Harus siap tutup mulut untuk apa yang perlu dibagikan dan yang jangan dibagi-bagikan. Tidak patut langsung melakukan forward terhadap statemen orang lain dan dijadikan konsumsi publik. Sikap mental ini diperlukan bagi para manajer jejaring sosial.

Bagaimana pun juga patut diingat, hendaknya otentik dan organik. Bagaimana agar Anda menjadi manajer jejaring sosial yang sukses? Resepnya: menyukai pekerjaan, bukan merasa wajib bekerja. •BOB JULIUS ONGGO (Penulis Buku “Smart Emarketers”)

Lenovo Kenalkan Desktop Terkecil

0

LENOVO Indonesia menghadirkan komputer PC desktop yang diklaim terkecil di dunia, yakni  Lenovo IdeaCentre Q190.  Lebarnya hanya 22 mm atau 0.8 inch. Biarpun mungil, komputer tersebut menurut Lenovo punya  kemampuan multimedia.

“Ini dia PC tertipis dunia, hanya setebal cover DVD blu-ray,” kata Julius Thjin, 4P Distribution Manager Consumer Business PT. Lenovo Indonesia,  ketika menggelar jumpa media di Jakarta pada Kamis (13/12).

Dengan ditanamkannya sejumlah fitur multimedia di dalamnya, IdeaCentre Q190 dapat mengubah layar apa pun yang ada di rumah menjadi pusat hiburan untuk video, game, browsing internet, dan lebih banyak lagi.

Berbekal grafir full HD dan 7.1 surround sound dan drive Blu-ray Disc yang mendukung 3D Blu-ray playback, menjadikan IdeaCentre Q190 dapat berfungsi sebagai mobile home theater system.

Komputer PC itu menggunakan prosesor intel core i3 generasi ketiga dengan sistem operasi Windows 8 Pro. Untuk menunjang video berkualitas HD, Lenovo menyematkan Grafik integrated Intel HD 4000. Kekuatan memorinya 4 Gb DDR3 dan kapasitas penyimpanan HDD 1 Tb. Perangkat ini juga mendukung  sistem operasi hingga Windows 8 Pro.

Model Q190 dijual Rp. 4.849.000 dengan tambahan keyboard dan layar monitor 18,5 inch secara cuma-cuma. Model itu baru tersedia pada awal Januari.  Pengguna juga dapat membeli DVD witer Lenovo secara terpisah senilai Rp. 600 ribu.

Julius mengatakan,  perangkat teknologi yang minimalis akan menjadi trend di masa mendatang,  termasuk PC komputer yang memiliki tubuh mungil. Ia menggambarkan, “Dulu televisi tabung sekarang, sudah ada televisi LED. Dulu notebook, sekarang sudah ultrabook. Para produsen prosesor sekarang berlomba-lomba menciptakan prosesor yang kecil.” •

Sofyan Wanandi: Mari Bersatu Hadapi Globalisasi

0

Ekonomi kreatif yang berbasis pada industri kreatif, di berbagai negara di dunia saat ini telah diyakini dapat memberikan kontribusi perekonomian negara secara signifikan.  Di Indonesia, industri kreatif masih terus dibangun, dan memerlukan perhatian ekstra dari pemerintah.

MENGAKU karir yang didapatkannya tidak pernah direncanakan, ternyata mantan aktivis kampus di tahun 60-an ini justru memiliki sederet posisi strategis di dalam perjalanan karirnya, baik di pemerintahan maupun dunia usaha. Diantaranya, setelah selesai kuliah di Universitas Indonesia, Jurusan Ekonomi, tahun 1967 ia menjadi anggota parlemen dan termasuk anggota yang termuda.

Merasa gaji yang didapatkan kurang mencukupi pada saat itu, akhirnya setelah berkecimpung di dunia politik, ia mencoba masuk ke dunia usaha. Dimana tahun 1980 berhasil merintis usahanya bernama Gemala yang awalnya hanya agen, akhirnya menjadi pabrik. Selanjutnya, mulai banyak mendirikan dan membawahi beberapa perusahaan besar. Sebut saja, PT. Smartfren Telecom Tbk, Santini Group dan Pakarti Yoga Group.

Siapa lagi ia, kalau bukan Sofyan Wanandi. Setelah lama berada dibelakang layar, sejak 10 tahun lalu pria kelahiran Sawahlunto, Sumatera Barat, 3 Maret 1941 ini mulai memimpin organisasi lagi yaitu Asosiasi Pengusaha Indonesia (APINDO). Sejak kepemimpinannya, peranan asosiasi ini dalam dunia usaha semakin terlihat. Hal ini dimulai saat organisasi masuk ke dalam Lembaga Kerja Sama Tripartit yang diakui oleh pemerintah dan adanya keputusan presiden. Sehingga APINDO dirasa benar-benar berguna untuk dunia usaha dan juga mempunyai partnership dengan buruh lebih baik lagi, serta mendorong investasi masuk ke Indonesia.

Belakangan, Sofyan kembali menjadi soroton media massa dan masyarakat berkaitan dengan penolakannya terhadap ketetapan pemerintah berkaitan dengan penetapan upah minimum provinsi (UMP) sebesar Rp.2,2 juta oleh Gubernur DKI Jakarta. Menurutnya, hal ini dianggap dapat mengancam kelanjutan perusahaan  kelas usaha kecil menengah (UKM).

Sofyan secara gamblang menyuarakan keberatan pengusaha akan putusan yang diambil pemerintah dalam masalah upah buruh dan menganggap perlunya revisi UU No.13 Tahun 2003 tentang ketenagakerjaan untuk merangsang investasi di tanah air. “UMP selama ini tidak pernah naik sebesar sekarang ini yang mencapai 40% kenaikannya, makanya kami keberatan,” ujar bapak dari tiga anak ini. “Apalagi pemerintah sudah tidak mengikuti rules of the game lagi, dimana seharusnya kenaikan UMP itu diputuskan di dalam Dewan Pengupahan yang masuk kedalam Tripartit, termasuk buruh, pemerintah dan APINDO,” lanjutnya.

Merasa pengusaha disudutkan dengan ketetapan UMP, kini Sofyan berusaha melakukan pendekatan-pendekatan ke pemerintah dan buruh untuk mencari jalan keluar mengatasi permasalahan ini.

Berikut petikan wawancara BISKOM dengan Sofyan Wanandi yang hingga kini juga aktif sebagai Wakil Ketua Dewan Pertimbangan Kamar Dagang Indonesia (KADIN) dan Direksi Centre for Strategic and Internasional Studies (CSIS).

Kendala apa yang dihadapi pengusaha dengan adanya kenaikan UMP?
Pemerintah memberlakukan UMP itu untuk semua perusahaan tanpa membedakan bentuk usahanya. Kalau dari pengusaha besar itu tentu mampu membayar upah yang ditetapkan oleh pemerintah, namun yang menjadi permasalahan itu pengusaha kecil menengah sekelas UKM yang tidak mampu bayar, apalagi yang padat karya.

Bila undang-undang ini tidak membedakan antara yang besar dan kecil, maka akan mematikan UKM yang bisa mengakibatkan tutup pabrik. Bila ini terjadi akan berdampak terjadi pengangguran yang cukup besar karena berdasarkan data kami sekitar 90% perusahaan di Indonesia masih berupa UKM. Kami tidak menginginkan itu terjadi, karena permasalahannya juga kita tidak bisa lagi bersaing dengan barang-barang import. Jangan sampai salah kaprah ini berkelanjutan dengan mematikan yang kecil-kecil ini.

Bagaimana dengan peluang industri kreatif yang disebut-sebut bisa menjadi salah satu industri unggulan. Apakah dibidang teknologi informasi (TI) bisa maju dengan kondisi ini?
Itukan baru katanya unggulan, dan belum bisa dibuktikan kebenarannya. Industri kreatif ini merupakan usaha-usaha dimana rakyat dengan kreatifitasnya bisa hidup dan memberikan pekerjaan pada masyarakat kita. Seperti animator, pembuat aplikasi maupun software memang akan berkembang, tetapi tidak bisa cepat menampung begitu banyak orang untuk bekerja. Jadi jangan terus dianggap sebagai tulang punggung perekonomian. Peranannya masih sedikit sekali dalam perekonomian sejauh ini.

Lantas yang harus dilakukan agar industri kreatif ini bisa maju?
Kreatif bisa maju bila dibantu promosi, modal dan marketing yang baik, karena industry ini punya orang-orang kecil yang berinovasi dalam menciptakan suatu karya dengan keterbatasan modal dan manajemen. Biasanya yang besar itu jarang mau masuk kreatif karena ada permainan lain yang dianggapnya lebih menguntungkan seperti, properti, membuat mall, hotel ataupun masuk ke batubara dan kelapa sawit.

  Apakah ada dukungan yang diberikan APINDO untuk industri kreatif?
Seharusnya pemerintah yang membangun proyek itu agar bisa menjadi besar karena berkaitan dengan budget. Kalau dari kami tidak bisa membantu banyak, kecuali men-create mereka dalam pemberian training agar produknya bisa diterima pasar atau mereka jadi mengerti managemennya. Bila butuh modal, kami coba jembatani dengan pihak bank dan coba membantu mencari publisher untuk pemasarannya. Itu yang bisa kami lakukan, sehingga kreator bisa berkembang dan lebih berkreasi lagi. Jadi memang masih perlu dukungan dari banyak pihak, terutama dari pemerintah.

Kenapa tidak dari pengusaha saja yang membantu permodalan?
Tidak bisa, pengusaha itu lebih konsentrasi pada kerja utama atau usahanya sendiri. Tidak ada pengusaha di Indonesia yang bisa berbuat sosial, mereka lebih fokus pada masalah untung dan rugi. Kalaupun ada itu masuk program Corporate Cocial Responsibility (CSR), kebanyakan digunakan untuk membantu masalah pendidikan, seperti beasiswa, bangun sekolah, maupun training center.

Dengan kata lain, apakah pengembangan industri kreatif ini sepenuhnya tanggung jawab pemerintah?
Begini ya, pemerintah bersama pemain-pemain kreatif harus duduk bersama-sama menentukan apa yang harus dikembangkan. Dari pengusaha tahunya ini bisa dijual atau tidak. Kalau hasil kreasi itu bisa dibuat tetapi tidak bisa dijual untuk apa? Mubazir kan?

Bila industrinya sudah memproduksi, tentunya promosi ataupun proteksi patennya harus dibantu segala macamnya. Jadi ada pembagian tugas, tidak bisa berjalan sendiri-sendiri. Semuanya itu terlalu kecil untuk untuk dijalankan sendiri-sendiri karena investasi dalam kreatif ini mahal sekali apalagi di bidang TI. Contohnya, Samsung bisa mengalahkan Panasonic karena didukung oleh pemerintahannya mulai dari research dan development-nya. Seharusnya pemerintahan kita bisa melihat ini.

Apa yang Anda lihat dari kemajuan industri TI di Indonesia saat ini?
Industri TI berkembang maju sekali, tetapi konten importnya masih terlalu kental. Mulai dari internet maupun device yang digunakan. Inginnya, kita bisa menjadi tuan rumah di negeri sendiri dengan membuat sendiri produksinya.

Tentunya dibutuhkan waktu, sementara ini memang 60% pendapatan eksport dari industri mining, terutama kelapa sawit, batubara, minyak dan gas. Tetapi suatu saat kekayaan alam kita itu akan habis, ini yang harus kita kejar ketinggalan dengan mempersiapkan industrialisasi itu dari hulu ke hilir. Mulai dari upstream industry sampai pabrik komponen-komponen harus ada di sini sehingga bisa kita buat sendiri produknya sehingga  jadi murah. Selama inikan kita hanya jadi negara perakit saja, tentunya kita tidak mau selamanya import terus.

Apa tanggapan Anda tentang kreator-kreator kita yang justru banyak bekerja di luar negeri?
Cukup banyak memang kreator kita yang bekerja di luar negeri, seperti dalam pembuatan film yang memerlukan animasi. Padahal ternyata banyak juga animasi yang dikerjakan oleh animator asal Indonesia. Kita dukung saja selama mereka dapat kesempatan untuk dapat mengembangkan diri dan belajar seperti apa industrinya disana. Toh, nanti mereka juga kembali ke Indonesia dengan membawa wawasan baru untuk mengembangkan industri di tanah air. Itu yang kita harapkan.

 Kembali ke topik awal, kedepannya apa yang akan APINDO lakukan agar kembali terjalin kesepahaman dengan buruh?
Saya melihatnya buruh butuh kita, dan kita juga butuh buruh. Seharusnya kita bersatu untuk menghadapi globalisasi dan serbuan barang import. Bukannya malah berkelahi, karena yang kita hadapi adalah negara asing.

Bila kita diperdaya dan dipecah seperti sekarang ini, maka mereka yang senang dan semakin banyak produk yang dimasukkan ke negara kita, sementara kita malah mati. Seharusnya buruh bisa melihat ini, jangan sampai mudah dipolitisi oleh pihak lain. Kami menginginkan buruh dan pengusaha bersatu, sementara itu pemerintah kalau mau ikut kita atau tidak itu hak pemerintah, karena mereka mempunyai kepentingan politik dan segala macamnya.

Apa yang diharapkan APINDO agar dunia usaha ini kembali kondusif?
Kami mengharapkan agar UU No.13 Tahun 2003 direvisi sehingga bisa menentukan kebijakan ketenagakerjaan. Jadi yang menentukan masa depan buruh itu perusahaan dengan buruh itu sendiri, bukan orang luar. Fair-nya dimana-mana seperti itu, yang besar bayar besar, dan yang kecil bayar kecil, begitupula yang skill dibayar besar, dan yang unskill dibayar lebih sedikit. Itu ditentukan antara perusahaan dengan buruh karena buruh itu kan melamar ke perusahaan dan dinegosiasikan gajinya.

Perlindungan apa yang diberikan APINDO kepada UKM terkait UMP?
Sekarang ini kami sedang mencoba untuk membantu usaha kecil menengah melalui penangguhan upah tersebut yang sejumlah Rp. 2,2 juta. Kenaikan diharapkan bisa diangka 15% jangan sampai 40%, itu sedang kami negosiasikan. Kalau bisa yang kecil-kecil itu disuruh saja bicara dengan buruhnya masing-masing seberapa besar kesanggupan untuk naik, atau tidak naik.

Menurut Anda apa penyebab kenaikan yang begitu besar ini?
Saya melihat unsur politiknya cukup besar dibandingkan unsur ekonominya. Karena selama 10 tahun saya menjabat di APINDO tidak pernah ada kenaikan upah hingga sebesar ini. Pemerintah saat ini mau populer karena sekarang inikan mau pemilu. Ada sekitar 200 pemilu tahun depan untuk memilih bupati dan gubernur. Pastinya mereka mau mengambil hati buruh agar dapat suara dari buruh, tapi justru yang dikorbankan adalah para pengusaha ini. Buruh demo malah dikasih angin yang akhirnya menaik-naikan sendiri hingga Dewan Pengupah pun tidak dianggap lagi.

Apakah negara kita siap mengahadapi globalisasi?
Kalau saya melihat, kita belum siap menghadapi globalisasi ini karena pemerintah belum menyelesaikan pekerjaan rumahnya. Yang kami butuhkan itu kepastian hukum, keamanan dan infrastruktur, dimana kesemuanya itu belum diselesaikan dengan baik oleh pemerintah.

Sekarang apa yang kami bisa, kami kerjakan asal pemerintah terus mendukung. Sebenarnya kalau pemerintah mendukung, mungkin pertumbuhan ekonomi bisa mencapai 7-8% tidak hanya 6% seperti saat ini. •ANDRI

HP Pavilion Sleekbook 14 Dengan Prosesor AMD

0

SEPANJANG 2012 ini, Hewlett Packard (HP) Indonesia telah memperkenalkan tiga notebook  yang diperkuat dengan prosesor AMD. Seri terakhir yang diluncurkan adalah HP Pavilion Sleekbook 14. Notebook yang diklaim tipis dan ringan di kelasnya ini didukung prosesor Brazos generasi kedua yaitu AMD E1 Accelerated Processing Unit (APU) edisi 2012 dan grafis Radeon HD 7310.

HP Pavilion Sleekbook 14 dilengkapi dengan beberapa spesifikasi lain seperti memori RAM 2Gb yang bisa di-upgrade hingga 8Gb,  hardisk 320 GB SATA, speaker built-in Altec Lansing Internal dengan dukungan Dolby Advanced Audio v2, port USB, HDMI, headphone jack, dan slot SD Card. Notebook yang hadir dengan pilihan warna merah dan hitam ini mendukung sistem operasi terbaru Microsoft, Windows 8.

HP juga membekali beberapa fitur untuk membuat notebook dengan layar 14 inci dan berat 1,8 kg ini menarik, diantaranya HP CoolSense, HP ProtectSmart, dan HP TrueVision HD Webcam. “Ketiga inovasi teknologi itu untuk memberikan pengalaman lebih baik kepada pengguna. Notebook ini merupakan notebook paling terjangkau di kelasnya,” tutur Notebook Lead Personal System Group HP Indonesia, Cynthia Defian, di Senayan City, Jakarta (20/12).

Setelah tiga notebook yang diluncurkan, HP dan AMD berkomitmen untuk terus menjalin kerjasama. Sayangnya, Marketing Manager AMD Armawati Cen, enggan mengungkapkan jumlah produk yang akan digarap bersama dengan HP pada tahun depan. “Kerjasama kami akan terus berlanjut, tapi kami belum bisa bilang berapa jumlahnya karena perkembangan teknologi yang cepat bisa ganti setiap 3 atau 4 bulan,” jelas Armawati.

“Karena itu untuk produk mendatang kita sedang diskusikan dengan HP, ada beberapa pertimbangan seperti  melihat segmen dan kondisi pasar,” imbuhnya.

Notebook HP Pavilion Sleekbook 14 yang telah ada di pasaran sejak Oktober lalu ini dibanderol seharga Rp. 3,6 juta dengan garansi selama 2 tahun. Dengan harga yang cukup terjangkau itu, HP menyasar target pasar yakni mahasiswa dan profesional pemula. •

PANDI Migrasi Ke SRS

0

 AKHIR tahun, Pengelola Nama Domain Internet Indonesia (PANDI) mengumumkan adanya peningkatan penggunaan nama domain Indonesia .id sebesar 62,5% di tahun 2012. Diperkirakan, pertumbuhan yang signifikan ini akan melonjak di akhir 2013 hingga 170%.

“Sekarang ini yang terdaftar 103.882 maka tahun depan akan meningkat menjadi sekitar 300 ribu nama domain. Kenaikan ini tentunya didorong meningkatnya pertumbuhan internet yang pesat dan sudah mulai sadarnya masyarakat penggunaan domain .id lebih aman dibandingkan domain internasional,” ujar Andi Budimansyah, Ketua Umum PANDI, di Jakarta (21/12).

Untuk mempercepat pertumbuhan ini, PANDI merubah sistem registrasinya dari Single Point Registry System (SPRS) menjadi Shared Registry System (SRS). Dengan sistem ini, PANDI menyerahkan perpanjangan domain maupun pendaftaran nama domain kepada 12 registrarnya, yaitu Rumahweb, IDwebhost, Core Mediatech, Jetcom Netindo, Jasnita Registri Indonesia, Melsa, Jatis Mobile, CBN, Garuda Internet, Gemilang Ananta, Radnet dan IM2.

“SRS akan lebih mempermudah dan mempercepat proses perpanjang maupun pendaftaran. Bila sebelumnya dilakukan sendiri oleh PANDI, maka dengan 12 registrar yang ada akan terjadi peningkatan 12x dalam memberikan layanan yang lebih baik lagi,” jelas Andi.

Tidak hanya itu, pembenahan internal, penerapan SNI ISO 9001 dan memperkuat sisi teknis juga akan dilakukan. Seperti, meningkatkan kemampuan sistem security dengan teknologi terdepan menggunakan aplikasi-aplikasi berbasis DNS security.

Di kesempatan ini, PANDI juga merilis dua Second Level Domain (SLD) baru, biz.id dan my.id. Domain biz.id ditujukan untuk kelompok usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), sedangkan my.id ditujukan untuk pengguna personal.  •ANDRI

FERHAT AZIZ: Sosialisasi PLTN Pakai Jejaring Sosial

0

Sadar bahwa jejaring sosial seperti Twitter dan Facebook sudah sangat populer dan banyak digunakan oleh masyarakat, Batan memanfaatkannya untuk meningkatkan pemahaman masyarakat terhadap pemanfaatan iptek nuklir untuk perdamaian dan kesejahteraan.

DEPUTI Bidang Pendayagunaan Hasil Litbang dan Pemasyarakatan Iptek Nuklir, Badan Tenaga Nuklir Nasional (Batan), Ferhat Aziz mengatakan, pendekatan terhadap tokoh-tokoh masyarakat, baik tokoh agama maupun tokoh masyarakat lainnya serta pengangkatan Duta Nuklir merupakan sesuatu hal yang perlu dipertimbangkan untuk mengatur strategi sosialisasi ilmu pengetahuan dan teknologi (iptek) nuklir di tahun 2013 mendatang. Apalagi, saat ini, tingkat pengetahuan masyarakat terhadap pemanfaatan iptek nuklir masih relatif rendah.  Hal ini dimungkinkan terjadi karena masyarakat masih belum banyak yang mengetahui kegiatan sosialisasi iptek nuklir yang telah dilakukan di berbagai media.

“Masyarakat justru lebih tahu bahwa manfaat nuklir untuk senjata dan pembangkit listrik,” lanjut Ferhat. Batan, melalui satuan kerja yang dipimpinnya, sudah banyak melakukan kegiatan sosialisasi iptek nuklir, termasuk dengan menggandeng tokoh-tokoh agama. Namun dari hasil jajak pendapat beberapa bulan lalu menggambarkan bahwa masih banyak masyarakat yang belum mengetahui manfaat iptek nuklir, meskipun dukungan terhadap rencana pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir (PLTN) makin meningkat dari 49,5% pada tahun 2011 menjadi 52,93%.

Lebih lanjut dikatakan bahwa hasil jajak pendapat ini akan digunakan sebagai penyusunan strategi kedepan dibidang diseminasi iptek nuklir baik pemilihan media maupun materi yang akan dikombinasikan dengan data-data yang ada. Harapannya adalah masyarakat yang tidak tahu menjadi tahu kemudian dapat menerima pemanfaatan iptek nuklir. “Apapun hasil jajak pendapat yang dilakukan oleh surveyor ini, menjadi masukan yang baik kedepannya”, tutur pria kelahiran Curup Bengkulu, 10 November 1958 ini.

Ferhat Aziz sebelumnya menjabat  Kepala Biro Kerja Sama, Hukum dan Humas Batan. Saat ini dia aktif di  Sekjen Himpunan Masyarkat Nuklir Indonesia,  lulusan dari Universitas Indonesia (Fisika, 1983),North Carolina State University (MS, Nuclear Engineering, 1992) dan Tokyo Institute of Technology, Jepang (Doktor, Nuclear Engineering, 1996),  berprestasi hingga akhirnya ia memperoleh beasiswa dari Batan.

Sampai saat ini, Ferhat   terus aktif mensosialisasikan Iptek  Nuklir untuk tujuan damai kepada masyarakat baik di dalam maupun di luar negeri dengan mengadakan kegiatan seminar nasional maupun internasional membuatnya dikenal  berbagai media.  Berikut petikan wawancaranya dengan BISKOM.

Untuk mensosialisasikan iptek nuklir, pemerintah mencanangkan program dengan moto Nuclear for Peace and Nuclear for Welfare. Sejauh mana peran serta masyarakat dalam mensukseskan program tersebut?  
Peran serta masyarakat dalam mensukseskan program tersebut, belum sepenuhnya dimengerti oleh sebagian masyarakat.  Pemberdayaan masyarakat dalam suatu komunitas dan lembaga swadaya masyarakat (LSM) terkait efektivitas kampanye manfaat nuklir untuk kehidupan yang lebih baik, dirasakan cukup mendesak untuk segera dilakukan. Sosialisasi lewat media memang cukup efektif. Masih harus terus dilakukan sambil mencari pola yang dianggap paling baik dalam pemberdayaan dan peranserta masyarakat khususnya LSM dan Komunitas yang peduli untuk mensukseskan program ini.

Apa target yang ingin dicapai dari sosialisasi tersebut?
Target kami adalah pemahaman masyarakat yang utuh, tidak hanya dari segi bahaya-nya namun juga manfaat dari penggunaan teknologi nuklir untuk tujuan damai serta untuk kehidupan yang lebih baik. Hal tersebut termaktub dalam prioritas nasional tentang energi di Inpres 14/2011 tentang percepatan pelaksanaan prioritas pembangunan nasional. Karenanya, kami harapkan peran Jurnalis dalam memberitakan atau menginformasikan tentang manfaat atau faedah tenaga nuklir agar masyarakat lebih memahaminya secara holistic.

Berkaca dari  hasil Jajak pendapat yang baru diumumkan,  langkah apa yang akan  dilakukan Batan  terkait pemanfaatan  iptek nuklir?
Hasil jajak pendapat merupakan suatu refleksi apa yang terjadi di masyarakat, seperti sosialisasi dengan metode tatap muka (face to face) baru 1 % masyarakat yang pernah mendapatkan sosialisasi tentang PLTN, termasuk persepsi masyarakat yang tidak setuju dengan PLTN dan menganggap bahwa PLTN itu berbahaya masih tinggi.  Jajak pendapat ini akan menjadi masukan Batan kedepan dalam melaksanakan sosialisasi yang efektif di bidang energi maupun non energi, karena sosialisasi pemanfaatan iptek nuklir di bidang pertanian, kesehatan, teknologi informasi (TI) dan lain-lain juga sangat penting. Media elektronik yang dinilai sebagai media yang paling efektif untuk menyampaikan sosialisasi iptek nuklir, akan menjadi pacuan kita, termasuk berita di televisi yang sangat berdampak itu bisa menjadi good news di masyarakat.

Selain energi, fokus Batan lebih mengarahkan kepada nuklir dapat dimanfaatkan di bidang non energi, bisa dijelaskan?
Sebetulnya banyak hal yang dapat disumbangkan nuklir terhadap permasalahan yang ada di dunia ini. Mungkin yang paling besar gaungnya adalah nuklir untuk energi, karena dia merupakan sumber energi yang massif.

Memang diakui, nuklir untuk energi masih kontroversial di negeri ini bahkan di banyak negara, sehingga fokus Batan lebih mengarahkan kepada nuklir dapat dimanfaatkan di bidang non energi, misalnya dalam menunjang program ketahanan pangan. Karena masyarakat saat ini lebih menerima nuklir untuk pangan dibandingkan nuklir untuk energi.

Apa saja hasil-hasil iptek nuklir untuk pangan yang telah  dihasilkan Batan?
Dengan memanfaatkan teknologi nuklir, Batan telah membantu pemerintah dalam menyediakan bibit-bibit padi yang memiliki keunggulan, antara lain berumur pendek, tahan terhadap hama dan kekeringan. Satu-satunya teknologi yang diakui paling ampuh untuk memperpendek umur tanaman adalah dengan teknik nuklir, dengan iradiasi namanya. Batan telah menghasilkan 20 varietas padi unggulan hasil mutasi radiasi seperti Mira I, Bestari, dan Inpari Sidenuk, atau sekitar 10% dari seluruh varietas padi nasional. Varietas hasil litbang Batan telah ditanam pada lebih dari 3 juta hektar lahan pertanian sejak tahun 2000 dan terdistribusi di 24 provinsi. Di samping itu, Batan pun sudah menghasilkan kedelai, kacang hijau, dan kapas hasil mutasi radiasi. Bahkan tidak lama lagi Batan akan memperkenalkan varietas sorghum yang dapat dimanfaatkan untuk dijadikan sebagai pengganti gandum untuk mie instan.

Bagaimana dengan bidang TI yang berkaitan dengan nuklir?
Dewasa ini, tentunya semua bidang tak dapat dipisahkan lagi dengan TI.  Seperti kita ketahui dalam beberapa tahun belakangan, begitu dahsyatnya TI, sehingga bisa menciptakan ‘senjata super’ cyber yang dapat menyerang sebuah stasiun tenaga nuklir di Iran. Hanya dengan sebuah virus komputer yang disebut Stuxnet, dapat menginfeksi lebih dari 45.000 jaringan di seluruh dunia, serta mampu menyerang infrastruktur dunia nyata seperti pembangkit listrik dan pembangkit tenaga air.

Sebaliknya dengan TI,  ahli nuklir dapat membuat model reaktor nuklir pada layar komputer dan tidak lagi perlu membuat model sebenarnya. Hal ini juga untuk menghindari biaya dan resiko bahaya nuklir karena mengandung radiasi yang tinggi.

Bagimana Batan mensosialisasikan iptek batan kepada masyarakat?
Kami memanfaatkan jejaring sosial seperti Facebook dan Twitter agar masyarakat semakin paham mengenai iptek nuklir. Bukan saja bagi masyarakat Indonesia, Batan juga berkomitmen untuk membantu negara-negara tetangga seperti Myanmar dan Kamboja, yang masih belajar dengan teknik nuklir untuk makasud-maksud damai dan demi kesejahteraan, khususnya di bidang pertanian. •DJUANDA

Ekspresikan Mood Dengan WeChat

0

 SUDAH tahu WeChat? Layanan komunikasi sosial untuk smartphone ini semakin merebut hati masyarakat Indonesia lewat fitur-fitur khasnya yang jarang ditemukan di aplikasi sejenis.

Hingga Maret 2012, WeChat  telah meraup lebih dari 100 juta pengguna terdaftar di seluruh dunia, dan pada September 2012 bertambah dua kali lipat menjadi 200 juta, hanya dalam kurun waktu enam bulan. Kini, WeChat kian melebarkan sayapnya ke sebagian besar wilayah Asia Tenggara, dimana pertumbuhan smartphone berkembang dengan amat pesat.

Semenjak menembus pasar Indonesia pada September 2012, WeChat hampir selalu dapat ditemui di setiap jenis smartphone yang ada saat ini. Para pengguna WeChat yang terdiri dari remaja hingga dewasa sangat menyukai fitur-fiturnya yang dirancang untuk tidak hanya memberikan sekadar pengalaman chatting biasa, namun juga sangat menghibur. Keunggulan fitur WeChat ini memungkinkan penggunanya untuk bebas mengekspresikan diri secara lebih mengasyikkan lewat ratusan aneka ragam emoticon yang lucu dan unik.

Pengguna pun dapat menambahkan emoticon sendiri dengan memilih opsi ‘Download from Web’, lalu cari emoticon yang mereka sukai dari banyaknya pilhan yang tersedia dalam galeri online. Untuk menyimpan emoticon yang dikehendaki, pengguna Android hanya tinggal menekan emoticon tersebut selama beberapa saat atau pilih opsi ‘Save to Phone’ bagi para pemegang iPhone. Emoticon tersebut dapat langsung digunakan di percakapan selanjutnya. Tidak hanya itu, pengguna pun dapat menjadikan foto mereka sendiri sebagai emoticon. Tinggal pilih foto yang diinginkan lewat opsi ‘Choose from Photo’, dan maksud dan emosi yang ingin dibagi dengan lawan bicara akan dengan tepat tersampaikan.

 “Apapun yang Anda rasakan, emosi apapun yang Anda ingin salurkan, WeChat punya emoticon-nya,” sebut Dennis Hau, Head of International Product Center dari perusahaan pengembang WeChat (18/12).

Mulai dari emosi-emosi dasar seperti sedih, senang, takut, atau yang lebih mendetail seperti penuh harap, kocak, bahkan sarkastis, semuanya dapat ditampilkan lewati beragam rangkaian emoticon. Dengan bervariasinya fitur WeChat, diharapkan pengguna tidak akan merasa bosan menggunakannya.

“Masyarakat Asia Tenggara, khususnya Indonesia, cenderung bersifat ceria, hangat, bersahabat, dan sangat ekspresif. Itu merupakan salah satu faktor penyebab mengapa fitur emoticon WeChat disambut dengan baik di sini. Emoticon WeChat memungkinkan mereka untuk mengekspresikan diri tanpa harus perlu mengeluarkan banyak kata-kata lewat ketikan teks,” tambahnya.

Singkatnya aplikasi ini memang paling tepat untuk masyarakat Indonesia, karenanya perusahaan sangat optimis melihat perkembangan WeChat di tanah air. •

 

DELL XPS 12: Cukup Diflip, Jadi Tablet

0

 KEHADIRAN Windows 8 telah merangsang beragam vendor komputerisasi untuk membuat beragam inovasi produk yang berbasis sistem operasi dari Microsoft ini. termasuk Dell yang meluncurkan ultrabook terbarunya XPS 12 yang bisa berubah fungsi menjadi tablet.

Mengambil momen 12-12-2012, XPS 12 diluncurkan untuk memenuhi kebutuhan consumer yang menginkan perangkat yang bisa untuk bekerja juga bermain. Menurut Consumer Brand Manager, Dell Indonesia, Felix Ignatius Tanumihardja, produk ini mempunyai dua kegunaan yang berbeda dengan produk lainnya.

Notebook kebanyakan untuk merubahnya menjadi tablet harus dilakukan pencopotan atau bongkar pasang yang rumit. Tetapi dengan XPS 12, pengguna cukup memflip maka menjadi tablet dengan cara yang elegan.

Dengan teknologi flip ini pengguna tidak perlu bersusah payah memfungsikan sebagai tablet. Selain itu dengan teknologi ini bisa menghindari kotoran atau debu masuk kedalam keyboard saat dijadikan tablet. Monitor akan menutup keyboard sangat rapat saat diputar untuk merubah jadi tablet. Dengan dikelilingi karet pelindung di sekitar keyboard juga menghindari keyboard tertekan dan akan terlindungi.

Produk-produk XPS yang dikenal akan performanya, karenanya XPS 12 menggunakan Intel Core i5 genereasi ketiga, RAM 4 Gb DDR3, memori 128 Gb mSATA dan tidak ketinggalan ciri khas dari produk XPS yaitu Full HD Display dan  Full Size Backlight.

Dibandrol dengan harga sekita Rp.13 jutaan, produk ini berbobot 1,52 kg berbahan alumunium dan carbon fiber untuk menjamin kekuatannya.•

Momen Evaluasi Kinerja Setahun

0

 

AKHIR tahun biasanya digunakan sebagai momen evaluasi kinerja selama setahun ke belakang, untuk kemudian merancang program setahun ke depan. Berbagai survei pun bermunculan untuk menyajikan kinerja dalam wujud angka-angka statisktik. Ada yang menunjukkan kemajuan signifikan, ada pula yang terpuruk atau masih dalam kondisi stagnan.

Statistik yang muncul bukan hanya bagaimana peningkatan penjualan sebuah produk teknologi informasi, tapi juga sebuah proyek, seperti halnya proyek Universal Service Obligation (USO) atau kewajiban pelayanan umum yang tengah digarap pemerintah melalui Kementerian Negara Komunikasi dan Informatika (Menegkominfo). Sejauh mana perkembangannya sejak program ini digulirkan 2008 silam? Karena hingga kini belum juga rampung atau belum mencapai target yang ditetapkan, tak heran jika sejumlah pihak mempertannyakan bagaimana progress USO.

Para pengamat menilai, sejumlah faktor penyebab antara lain penggunaan dana USO yang dinilai masih perlu dipermak agar lebih tepat menyasar tujuannya, yakni menyediakan layanan informasi bagi seluruh warga negara Indonesia. Karena itu diperlukan masukan-masukan dari berbagai pihak, terutama operator telekomunikasi yang berkontribusi dengan iuran wajib 1,25% dari gross revenue untuk program USO.

Pada edisi kali ini kami menyajikan Headline “USO, Kabarmu Kini” sebagai pengingat berbentuk catatan kecil sehingga semua stakeholder yang terlibat di dalamnya kembali memperkuat program ini dalam pelaksanaan yang nyata, efektif dan efisien dengan mempertimbangkan risiko yang bakal dihadapi ke depan. Sebab penyelenggaraan layanan telekomunikasi untuk daerah terpencil dan daerah yang secara ekonomis masih belum menguntungkan dalam pandangan para penyelenggara jasa telekomunikasi.

Sebenarnya, penyelenggaraan kewajiban USO sejauh ini telah dilaksanakan dengan cukup baik oleh pemerintah melalui Badan Penyedia dan Pengelolaan Pembiayaan Telekomunikasi dan Informatika (BP3TI). Namun demikian,masih banyak kegiatan penyelenggaraan program USO yang perlu mendapatkan perhatian lebih lanjut, baik yang terkait dengan model pembangunan, masalah kelangsungan dan model bisnis ke depan, pemilihan wilayah operasional, dan transparansi penggunaan dana USO yang notabene adalah dana titipan para operator. Dengan kata lain, program USO belum memuaskan para operator karena tidak sesuai dengan  yang mereka harapkan.

Dengan momen evaluasi kinerja program USO akhir tahun ini, sejumlah catatan yang disajikan pada Headline kali ini barangkali bisa mengingatkan para pengambil kebijakan dan juga masyarakat.

Selamat membaca, Selamat Natal 2012 dan Selamat Tahun Baru 2013, semoga di tahun yang baru kita bisa meningkatkan kinerja yang lebih baik dibanding tahun kemarin. •