BISKOM | Jakarta – Acara Natal Ikatan Kurator dan Pengurus Indonesia (IKAPI) 2025 berlangsung hangat pada Jumat (11/12/2025), menghadirkan pesan mendalam tentang keluarga, integritas profesi, dan penguatan solidaritas komunitas kurator Indonesia.

Perayaan yang digelar di Hotel Jw Mariot itu mengusung tema “Allah Hadir Untuk Menyelamatkan Keluarga”, serta subtema Menghadirkan Damai Sejahtera Kristus di dalam Kehidupan Keluarga Besar IKAPI.

Kemeriahan acara juga diwarnai penampilan Panti Asuhan Difable Elsafan, Yayasan Felicia Angel Kids, dan Balle Krontjong yang membawa suasana syukur serta sentuhan human interest menyentuh hati. 

Dirjen Administrasi Hukum Umum, Dr. Widodo, menyampaikan apresiasi mendalam atas kebersamaan keluarga besar IKAPI, serta menegaskan pentingnya ruang damai di tengah tekanan profesi kurator.

Baca :  Eva Pendakian Terakhir: Kisah Mistis Pendakian Gunung yang Sarat Pesan Lingkungan

la menekankan kehidupan kurator penuh dinamika terkait aset, laporan, kreditur, debitur, serta proses hukum yang menuntut objektivitas sekaligus empati dalam menjalankan tanggung jawab profesional.

Widodo menilai suasana Natal menjadi momen tepat untuk kembali pada keluarga, tempat ketenangan tumbuh, serta sumber kekuatan menghadapi kompleksitas pekerjaan dan dinamika hukum sepanjang tahun.

la menegaskan profesi kurator menuntut integritas kuat, kemampuan membaca perkara rumit, serta menjaga kepercayaan publik melalui setiap tindakan yang adil, jujur dan penuh tanggung jawab moral.

Dirjen AHU juga mengapresiasi IKAPI yang dinilai aktif memperkuat kompetensi melalui pelatihan, seminar, pendidikan dasar calon kurator, serta forum diskusi berkualitas yang memperkuat profesionalisme anggota.

Baca :  Indonesia Akan Gelar E-Commerce Summit & Expo Pertama

Menurutnya, kebersamaan yang terjalin pada Natal IKAPI menunjukkan organisasi ini bukan sekadar wadah profesi, tetapi keluarga besar yang saling menopang di tengah beban kerja yang berat.

la mengingatkan tahun 2025 membawa tantangan regulasi ketat, dinamika ekonomi, dan perkara makin kompleks, namun ketahanan profesi terletak pada karakter, integritas, serta solidaritas antarkurator.

Dalam pesannya, Widodo menekankan damai berarti ketenangan menghadapi tekanan, kemampuan mengambil keputusan bijak, serta menjadikan keluarga sebagai jangkar setiap langkah profesional.

Sementara itu, Ketua Umum IKAPI, Oscar Sagita, menyampaikan semangat toleransi dan kebersamaan dengan memastikan perayaan Natal melibatkan semua anggota lintas agama sebagai bentuk keharmonisan organisasi.

Oscar menegaskan pentingnya membawa kebahagiaan bagi anak-anak panti asuhan, menghadirkan suasana berbeda agar mereka turut merasakan sukacita dan kehangatan Natal bersama keluarga besar IKAPI.

Baca :  Pemerintah Siapkan Subsidi Pulsa Untuk Tunjang Pendidikan

la juga menjelaskan tradisi IKAPI yang menunjuk ketua panitia dari anggota non-Nasrani, sebagai simbol kerukunan dan penghargaan antarkomunitas profesi dalam semangat persaudaraan sejati.

Acara ini menjadi pengingat bahwa organisasi profesi bukan hanya tempat bekerja, tetapi juga ruang untuk menguatkan nilai kemanusiaan, solidaritas, dan kasih di tengah tantangan dunia hukum.

Perayaan Natal IKAPI 2025 akhirnya menegaskan bahwa kedamaian, kejujuran, serta kekuatan keluarga adalah fondasi penting yang menopang profesi kurator dalam menjaga integritas hukum Indonesia.

Reporter: Lakalim Adalin 

Editor: Arianto