
BISKOM | Jakarta – PT Prodia Diagnostic Line Tbk (PRDL) merilis laporan kinerja keuangan interim untuk periode enam bulan yang berakhir pada 30 Juni 2026 (1H2026). Pendapatan bersih perseroan tercatat sebesar Rp13,7 miliar, mengalami penurunan 51,9% YoY dibandingkan Rp28,47 miliar pada 1H2025.
Investor Relations PRDL, Janice Felicia Haryanto, menyampaikan bahwa penyesuaian pendapatan tersebut dipengaruhi oleh pergeseran waktu pembelian serta penyesuaian permintaan pelanggan seiring hadirnya metode Point-of-Care Testing (POCT) Lipid Panel.
“Dampak penyesuaian ini bersifat *one-off* (sementara) dan tidak mengindikasikan hilangnya basis pelanggan maupun penurunan kebutuhan diagnostik secara fundamental,” ujar Janice Felicia Haryanto dalam keterangan tertulis, Rabu (5/8/2026).
Lonjakan Segmen Instrumen dan Struktur Margin
Di tengah penyesuaian pasar reagen cair, segmen instrumen PRDL mencatatkan pertumbuhan signifikan sebesar 172% YoY dari posisi tahun lalu, sehingga membukukan pendapatan Rp5,8 miliar. Dari sisi ketersediaan pelanggan, sekitar 69% pendapatan 1H2026 ditopang oleh segmen pelanggan swasta.
Gross Profit Margin (GPM) perseroan berada pada level 33,0% pada 1H2026, bergeser dari posisi 66,4% pada 1H2025. Penurunan margin kotor ini mencerminkan struktur biaya tetap (fixed costs) dari fasilitas produksi baru yang mulai beroperasi, ditambah pembukuan beban depresiasi gedung baru sejak semester kedua 2025 di tengah volume produksi yang masih dalam tahap ramp-up.
Secara keseluruhan, perseroan membukukan rugi usaha sebesar Rp7,6 miliar, LBITDA Rp4,3 miliar, serta rugi bersih periode berjalan sebesar Rp8,8 miliar pada Semester I 2026.
Inisiatif Strategis dan Target FY2026
Untuk memulihkan profitabilitas, PRDL berfokus pada peningkatan utilisasi fasilitas pabrik baru guna menyerap beban tetap dan memicu operating leverage. Perseroan juga memegang 27 produk dalam pipeline pengembangan, dengan 15 produk di antaranya siap diluncurkan sepanjang tahun 2026.
Selain mengakselerasi komersialisasi produk *In Vitro Diagnostics* (IVD) cepat di lokasi pelayanan kesehatan, PRDL terus memperluas pemanfaatan jasa pengujian dan layanan kalibrasi alat kesehatan. Manajemen menargetkan pertumbuhan penjualan dua digit hingga akhir tahun 2026.
Penulis: Lakalim Adalin
Editor: Arianto
#PRDL #ProdiaDiagnosticLine #LaporanKeuangan2026 #KinerjaPRDL #AlatKesehatan #IVD #POCT #PasarModal #SahamKesehatan #EmitenIndonesia

