Tenaga Ahli Utama KSP Mayjen TNI Purn Benny Octaviar menyampaikan sambutan pada pembekalan INTI 2026. 

BISKOM | Jakarta – Pengurus Pusat Perhimpunan Indonesia Tionghoa (INTI) Masa Bakti 2026–2030 menggelar Pembekalan Pengurus Pusat dan Pengurus Daerah INTI se-Indonesia di Jakarta pada Jumat (7/8/2026). Mengusung tema Bersatu dalam Semangat Merah Putih, Berkarya untuk Negeri, forum nasional ini diselenggarakan untuk memperkuat wawasan kebangsaan serta mengonsolidasikan kontribusi nyata INTI dalam mendukung pelaksanaan Asta Cita Presiden Prabowo Subianto.

Tenaga Ahli Utama Kantor Staf Kepresidenan (KSP) Mayjen TNI (Purn.) Benny Octaviar hadir mewakili Kepala Staf Kepresidenan RI Jenderal TNI (Purn.) Prof. Dr. Dudung Abdurachman, S.E., M.M., M.H., untuk menyampaikan amanat pembekalan kebangsaan.

Memperkuat Persatuan dan Dukungan terhadap Asta Cita   

Dalam amanat yang disampaikan, KSP memberikan apresiasi tinggi kepada Perhimpunan INTI yang secara konsisten menempatkan diri sebagai organisasi kebangsaan untuk memperkuat persatuan nasional. Kepengurusan baru periode 2026–2030 diingatkan bahwa amanah jabatan organisasi merupakan sarana pelayanan untuk memperkuat wawasan kebangsaan, memberdayakan masyarakat, serta mensukseskan Asta Cita Presiden Prabowo Subianto.

Baca :  Perkuat Implementasi KUHP dan KUHAP Baru, PT Padang Gelar Bimtek

“Merah Putih bukan hanya bendera negara, Merah Putih adalah identitas kita dan rumah besar yang menaungi seluruh anak bangsa tanpa membedakan suku, agama, maupun latar belakang sosial. Merah melambangkan keberanian, putih melambangkan kesucian dan ketulusan,” ungkap Benny Octaviar membacakan pidato KSP.

Penegasan juga disampaikan bahwa dalam keluarga besar Indonesia tidak ada warga negara kelas satu atau kelas dua. Seluruh warga negara memiliki kedudukan, hak, kewajiban, serta tanggung jawab yang sama dalam menjaga dan membangun Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) berdasarkan Pancasila, UUD 1945, dan Bhinneka Tunggal Ika.

Reinterpretasi Bela Negara dan Penguatan Ekonomi Nasional

KSP menekankan reinterpretasi makna bela negara di era modern. Bela negara tidak lagi terbatas pada perjuangan fisik atau mengangkat senjata, melainkan mencakup setiap profesi dan kontribusi positif bagi bangsa. Guru yang mengajar dengan ikhlas, tenaga kesehatan yang melayani, pengusaha yang membuka lapangan kerja, petani yang menjaga ketahanan pangan, hingga pelaku UMKM yang menghasilkan produk berkualitas dikategorikan sebagai bentuk nyata bela negara.

Baca :  Tangsel Siap Jadi Tuan Rumah Munas APEKSI VI dan Indonesia City Expo

Selain itu, nasionalisme modern diwujudkan melalui penguatan ekonomi nasional, pengembangan industri, investasi produktif, penggunaan produk dalam negeri, serta pendampingan UMKM. Keluarga besar INTI yang banyak berkiprah sebagai pengusaha, profesional, dan akademisi didorong untuk menjadi penggerak ekonomi dengan memfasilitasi UMKM mengakses pengetahuan, teknologi, pembiayaan, serta jaringan pemasaran.

Nilai-Nilai Kepemimpinan dan Falsafah Keharmonisan

Mengutip khazanah pemikiran klasik Tionghoa dan ajaran Konfusius, KSP menggarisbawahi beberapa prinsip utama kepemimpinan dan kemasyarakatan:

1. Keharmonisan dalam Perbedaan: “Seorang yang berbudi luhur mampu hidup harmonis tanpa harus menjadi seragam,” yang sangat dekat dengan semangat Bhinneka Tunggal Ika.

2. Tahapan Perubahan: “Mulailah dengan membina diri, kemudian membina keluarga, ikut membangun negara, sehingga akhirnya tercipta kedamaian dunia.”

Baca :  Digitalisasi Perbankan Dorong UMKM Go Global

3. Keteladanan Pemerintah dan Keutuhan Persatuan: “Hakikat pemerintahan adalah kelurusan dan keteladanan,” serta ungkapan Tionghoa “Ketika semua orang menyatukan tekad, terbentuklah benteng yang kokoh.”

INTI diharapkan terus mengembangkan program nyata secara berkelanjutan, seperti pemberian beasiswa, pelatihan keterampilan, pendampingan UMKM, pelayanan kesehatan, donor darah, hingga penguatan literasi digital dan toleransi di seluruh Indonesia.

Reporter: Lakalim Adalin 

Editor: Arianto 

#PerhimpunanINTI #MerahPutih #AstaCita #WawasanKebangsaan #KSP #BelaNegara #INTI2026 #IndonesiaEmas #PersatuanNasional #UMKMIndonesia