Home Blog Page 1034

Wikipedia Diperkaya 3 Bahasa Lain

0

Pesaing Wikipedia, Knol, kini tampil dalam beberapa bahasa. Selain Inggris, situs yang menawarkan para pengguna untuk saling berbagi pengetahuan ini juga tersedia dalam dalam bahasa Perancis, Italia dan Jerman.

Udi Manber, Vice President Engineering Google, seperti dikutip melalui AFP hari ini (31/10) mengatakan, tujuan dari penggunaan bahasa Prancis, Italia dan Jerman ini adalah untuk memicu para pengguna internet agar membuat atau melengkapi artikel yang mereka miliki sehingga mampu memperkaya Knol. “Dengan demikian kami yakin bahwa Knol mampu menarik banyak pengguna internet untuk lebih sering mengunjungi Knol,” katanya.

Sejak diluncurkan Desember tahun lalu, Knol memang telah menampung ide dan ilmu pengetahuan dari jutaan orang yang ingin melakukan sharing dengan orang lain.

Meski kerap disamakan dengan Wikipedia, namun Knol lebih banyak memberikan kebebasan kepada penulis dan bahkan mendorong pengguna untuk membuat topik-topik baru. Google juga menyediakan AdSense pada situs ini untuk memberikan insentif kepada penulis artikel, tidak seperti Wikipedia yang menghindari segala bentuk periklanan.

Di Knol, kendali terhadap artikel dipegang sepenuhnya oleh si penulis artikel. Dia yang dapat memilih untuk menerima perubahan dari pengguna lain atau mengunci artikelnya dari perubahan. Jika suatu artikel dikunci maka pengguna lain hanya bisa memberikan komentar atau memulai sebuah knol baru dan bersaing dengannya untuk memperebutkan posisi di wiki spotlight Google.

Webcam Tanpa Driver Dari Genius

0

Bagi Anda yang kerap melakukan video conference atau menggunakan instant messaging dengan kerabat nun jauh di sana, keberadaan sebuah webcam menjadi kebutuhan yang vital. Baru-baru ini, berbarengan dengan sejumlah produk yang baru pertama kali diperkenalkan di Indonesia, Genius mempersembahkan kemudahan  pengalaman plug and play yang sesungguhnya dengan Eye 320.

Webcam USB Video Class ini tidak membutuhkan driver apapun. Anda bisa menggunakannya secara rahasia dimanapun dengan notebook apapun, desktop ataupun monitor LCD. Caranya,  cukup colokkan ke USB port Anda dan webcam tersebut siap digunakan.

Dilengkapi dengan sensor VGA CMOS, Eye 320 yang dijual seharga US$ 35 ini mampu menangkap gambar yang tajam, dilengkapi juga dengan video dengan resolusi hingga 640 x 480 dalam warna true-to-life. Dengan sambungan USB 2.0, video berkualitas tinggi bisa dengan mudah ditransfer dari webcam ke PC tanpa hambatan apapun, disediakan pula kualitas video superior hingga 30 frame per detik.

Untuk memperkaya pilihan, Genius juga memperkenalkan  iSlim 300, webcam stylish yang ideal untuk video online dan juga cocok untuk Yahoo Messenger, MSN Messenger, Skye atau AOL Instant Messenger. iSlim 300 telah memiliki built-in microphone, jadi tidak peduli di manapun Anda berada, Anda dapat berbicara layaknya Anda bertatap muka dengan lawan bicara.

Webcam ini mampu menangkap full stream video dari 640 x 480 (VGA) dan bagus untuk bicara lewat internet atau pada saat loading YouTube. Anda dapat mengambil gambar tidak bergerak dengan menggunakan interpolasi hingga 3360 x 2250 dan mengirimnya lewat email atau sebuah foto album digital.

iSlim 300 yang telah hadir di pasaran dan ditawarkan seharga  US$ 20 ini dilengkapi dengan 3 program perangkat lunak yang berbeda sehingga obrolan video Anda dapat lebih menyenangkan dan kreatif.

BoxSentry Lindungi Email Dari Spam

0

UNTUK melakukan ekspansi ke pasar Indonesia, BoxSentry bekerjasama dengan tiga Integrator Solusi terdepan di Indonesia yang berfokus pada pengamanan, yakni PT. Aldy Berkah Sejahtera (Alestra), PT. Information Solusi Bisnis (ISB) dan PT. Systindo Mitra Kreasi (Systindo).

CEO BoxSentry, Manish Goel saat konferensi pers di Jakarta (29/10) mengatakan, produk unggulan berhak paten BoxSentry RealMail kini telah tersedia sebagai perangkat pengamanan yang terkontrol.  RealMail yang tersedia dalam 15 bahasa termasuk Bahasa Indonesia ini telah membawa lebih dari selusin insinyur untuk mendapatkan sertifikasi dari program sertifikasi RealMail BoxSentry, Akademi BoxSentry.

RealMail melindungi secara akurat pengiriman email yang sah sekaligus mengatur pengamanan email secara on-premise.   Menurut IDC, layanan pengamanan terkontrol akan terus bertumbuh pada tingkat 36.3% per tahun secara global. Pengamanan email terkontrol RealMail menyediakan akses ke solusi terkini dengan harga yang rendah kepada perusahaan dari segala ukuran termasuk usaha kecil dan menengah. Layanan ini bisa digunakan dengan mudah dan cepat, dan diatur dengan interface situs yang sederhana.

Goel mengatakan, “Teknologi yang kami dibuat bisanya digunakan oleh pemerintah dan pelanggan perusahaan. Akan tetapi, dengan senang hati kami persembahkan kepada Anda solusi tersebut kepada sektor usaha kecil dan menengah. Tidak seperti sistem anti-spam generasi pertama, RealMail memberikan jaminan kepada pengguna bahwa email mereka yang sah tidak akan diblok oleh teknik anti-spam tradisional.”

Untuk mendemonstrasikan efektifitas RealMail, Goel menunjukkan studi kasus pelanggan dimana RealMail melindungi dan mengirimkan 392 email yang sah dari 45.000 email yang telah diblok oleh produk anti-spam RealMail.

Dalam kesempatan yang sama, Ika Atman, Peneliti di LIPI mengatakan, tingkat false positif RealMail jauh lebih rendah dari sistem anti-spam tradisional,  lebih rendah dari satu dalam sejuta. Jika sistem anti-spam tradisional menimbulkan lebih banyak kesalahan, maka tersedianya layanan inovatif ini di Indonesia merupakan inisiatif yang berwawasan ke depan dan akan sangat bermanfaat bagi para pelaku bisnis Indonesia.

Johan O. Silalahi: LRI Berfungsi Sebagai Kontrol Publik

0

Cepatnya penyebaran informasi sekarang ini menjadikan teknologi informasi (TI) makin dimanfaatkan untuk mentransmisikan proses komunikasi dan telekomunikasi agar bisa menciptakan kedamaian di dunia. Tujuan ini sesuai pula dengan misi Lembaga Riset Informasi (LRI) yang ingin turut berpartisipasi menjadi operator pengolahan dan pendistribusian informasi di Indonesia.

Dengan konsentrasi utama pada kepemimpinan nasional dan regenerasinya, LRI berharap dapat menjadi salah satu operator politik atau teknokrat politik yang ikut membantu mewujudkan demokrasi melalui produknya, yaitu JohansPolling, yang secara berkala melakukan survei nasional seperti Polling Presiden, Pemimpin Nasional dan negarawan di seluruh wilayah Indonesia. Selain itu, melalui produk IndonesiaPolling, LRI menjalankan survei nasional berkala terhadap Lembaga Tinggi Negara, Pemerintahan dan Kenegaraan. Tidak hanya itu, melalui TVPolling, LRI juga fokus pada bidang ekonomi dan bisnis.

Untuk mengetahui lebih lanjut tentang LRI, berikut petikan wawancara BISKOM dengan Johan O. Silalahi, Presiden Lembaga Riset Indonesia di tempat kerjanya.

Apa yang mendasari Anda dan tim di LRI untuk mengadakan polling calon pemimpin RI?

LRI awalnya saya bangun berdasarkan pengalaman saya sebelumnya waktu membantu pasangan SBY-JK pada saat pemilihan Presiden pertama kita yang  melalui proses demokrasi yang liberal one man one vote. Disitu saya sebenarnya mulai menunjukkan bahwa saya mulai konsen dengan bangsa ini, terutama lewat pemilihan presiden karena saya sadar bahwa pada akhirnya banyak negara-negara di dunia ini yang pindah transformasi dari negara berkembang ke negara maju dipengaruhi oleh kepala negara atau pemimpin pemerintahan sebagai orang nomor satu di negara tersebut.

Nah, waktu kami masuk ke pemilihan Presiden langsung, kita mulai melihat bahwa negara atau bangsa kita masih lambat berkembang. Saya pada sampai kesimpulan bahwa pemimpin pemerintahan sangat menentukan kemashalatan orang banyak dan kesuksesan suatu negara. Saya jadi sadar bahwa pemilihan presiden harus dikawal atau dijaga supaya tetap menghasilkan pemimpin yang berkualitas.

Sebetulnya ada berapa banyak lembaga riset seperti ini?

Saya melihat, sebenarnya sejarahnya itu dimulai dari LP3S, tapi mereka konsentrasinya banyak sekali sehingga tidak terlalu konsentrasi ke survei opini publik. Kemudian muncul LSI, namun mereka pecah dan mulai bermunculan lembaga riset lain. Tapi LRI adalah satu-satunya dan pertama yang menyatakan diri dan fokusnya hanya pada pemilihan Presiden atau polling Presiden. Kami tidak terlibat pada pada polling lainnya seperti pemilihan Gubernur maupun Pilkada.

Setelah pemilihan Presiden nanti, apa selanjutnya yang dilakukan LRI?

Kami harus mengukur lagi, jadi pada saat mendekati pilpres kami berfungsi sebagai filtering, katakanlah sebagai komunikasi politik atau pengawal demokrasi. Kemudian pada pasca pemilihan Presiden kami melakukan pendampingan. Jadi kita ukur terus kinerja Presiden. Misalkan, 2010 awal nanti bagaimana Presiden dimata publik dalam mengambil kebijakan. Apakah populer, didukung atau tidak oleh masyarakat dan seterusnya. Jadi fungsi kami terus mengawal Republik ini.

Metode apa yang Anda gunakan untuk polling yang diselenggarakan?

Banyak metode sampling yang kami lakukan. Diantaranya adalah Multistate Cluster Sampling karena kami menyesuaikan dengan proporsi geografi dan demokrasi bangsa Indonesia. Banyaknya penduduk Indonesia, yaitu sekitar 230 juta dan sekitar 170.800.000 orang pemilih, menjadikan kami tidak perlu melakukan sensus untuk mengetahui pilihan publik terhadap pemilihan Presiden nanti, tapi cukup dengan metode sampling tadi. Dalam pengambilan sampling pun harus proporsi, jadi kalau penduduk Aceh itu 10% dari total populasi penduduk Indonesia berarti samplingnya harus 10% dari total sampling.

Dalam mengambil metode sampling, bagaimana peranan TI?

Ini sangat menarik sekali, karena basis semua ini adalah TI. Kami punya 2 server, karena kami juga membangun server untuk web dan juga portal berita untuk output melemparkan semua hasil polling, tulisan-tulisan dan karya-karya kami. Portal ini dibuat sebagai idealisme kami untuk memberikan informasi yang dibutuhkan, serta menyadarkan masyarakat akan pentingnya informasi. Kita juga punya server yang dipakai dual fungsion buat server Indonesiaontime.com juga dipakai oleh Lembagarisetinformasi.com.

Nantinya, server tersebut juga dipakai untuk Quick Count pada saat pasca pemilihan Presiden. Jadi yang diukur bukan lagi respon atau sampling tapi yang diambil adalah hasil penghitungan suara di masing-masing TPS.

Bagaimana proses quick count itu sendiri? Bukankah sudah ada Komisi pemilihan Umum (KPU)?

Kalau KPU kan harus menghitung dari seluruh TPS di Indonesia, dari Aceh sampai Papua. Kemudian dia juga harus menghitung secara manual agar ada bukti konkrit hitam di atas putih. Sedangkan kami hanya cukup ambil dari sekian ribu TPS, tidak harus jutaan TPS yang ada di Indonesia, namun hasilnya nanti hampir presisi dengan hasil penghitungan manual.

Biasanya butuh berapa lama waktu untuk melakukan polling maupun quick count?

Sebetulnya cukup ideal, sekitar 3-4 minggu, itu di luar desain. Pelaksanaanya mulai dari quesioner disiapkan sampai interviewer mulai keliling seluruh daerah, baik kota dan desa harus terwakili. Dan waktunya harus serentak dengan wilayah lain, tidak boleh berbeda-beda karena dapat mempengaruhi kelayakan data tersebut. Sedangkan untuk quick count sekitar 1-2 jam setelah hasil suara dari TPS di umumkan.

Sebenarnya untuk masyarakat sendiri, seberapa pentingkah informasi yang diberikan badan riset ini?

Sebenarnya kami hampir sebagai pengawal demokrasi dan memberikan pendidikan politik kepada seluruh rakyat Indonesia, karena kami melakukan kontrol transparansi terhadap kinerja pemerintah. Dengan memberikan komunikasi, berarti membuka semua yang terjadi di Republik ini. Tentunya masyarakat jadi dicerdaskan, sehingga mereka bisa mengambil sikap terhadap kinerja pemerintahan, mendukung atau menentang. Itu terjadi check and balance kontrol publik.

Anda sekarang ini menjabat sebagai Presiden LRI. Ada rencana untuk jadi Presiden RI?

Wah, ini pertanyaan yang menjebak. Tapi, saya serahkan semua kepada Allah SWT, yang jelas kalau melihat LRI, kompetensi dan keahlian saya lebih think thank dan sangat kuat di bakat analisis dan strategi. Jadi siapapun Presiden Indonesia, sebenarnya mungkin bisa saya bantu dari sisi analisis dan strategi. Baik dari strategi kenegaraan, politik, dalam rules and regulation atau how to govern. Tapi sekali lagi, bukan saya yang menilai diri saya, tapi masyarakat. Kita lihat nanti, yang terpenting saat ini apapun yang saya lakukan memberikan manfaat buat bangsa dan negara.

Menristek Serahkan Buku Pelajaran TIK ke Mendiknas

0

Sebagai bentuk penghargaan kepada individu, lembaga atau komunitas yang telah memberi perhatian dalam pengembangan dan penerapan Teknologi Informasi  dan Komunikasi (TIK) di dunia pendidikan, Departemen Pendidikan Nasional melalui Pusat Teknologi dan Komunikasi Pendidikan menyelenggarakan e-Learning Award.

Tahun ini, e-Learning Award diadakan bertepatan dengan hari Sumpah Pemuda (28/10) di Taman Mini Indonesia Indah, Jakarta.  Pada kesempatan tersebut, Menteri Pendidikan Nasional, Bambang Sudibyo menyerahkan hadiah berupa beasiswa dan Ki Hajar Award yang merupakan bagian dari program TV Edukasi (TVE). Sebelumnya, telah dilakukan ajang kompetisi untuk menjaring siswa/i SMP/MTs/Paket B dan sederajat yang berpotensi dan berbakat terutama dari daerah terpencil di seluruh Indonesia melalui siaran TVE.

Melalui kegiatan ini, Kepala Pusat Teknologi dan Komunikasi Pendidikan, Lilik Gading mengatakan, animo dan peran serta masyarakat dalam mendayagunakan TIK untuk pendidikan saat ini semakin tinggi. “Kita berharap melalui ajang seperti ini akan terbangun masyarakat berbasis pengetahuan (knowledge-based society),” katanya.

Sebagai bentuk kepedulian terhadap pendidikan TIK, Mendiknas juga menerima penyerahan buku pelajaran Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) dari Menteri Negara Riset dan Teknologi, Kusmayanto Kadiman. Dalam sambutannya, Kusmayanto mengatakan,  sepanjang tahun 2008 ini telah diterbitkan enam buku TIK bagi siswa SMA yang berisi sistem komputer, aplikasi komputer hingga cara membuat program presentasi yang baik. Melalui kerjasama berbagai pihak, Kementerian Negara Ristek  juga tengah mengupayakan pembuatan Buku Sekolah Elektronik (BSE).

“Sebagai bagian dari program BSE, Kementerian Negara Ristek  bersama Departemen Pendidikan Nasional, Departemen Komunikasi dan Informatika, serta Asosiasi Open Source Indonesia (AOSI), telah melakukan kerjasama dengan komunitas OSS, nara sumber serta penulis buku TIK berbasis Open Source Software (OSS) untuk menerbitkan buku pelajaran TIK bagi siswa/siswi Sekolah Dasar, Menengah dan Atas serta pendidikan sederajat yang dilaksanakan bertahap. Diharapkan terbitan ini dapat dimanfaatkan para siswa maupun guru yang nantinya segera dapat diakses melalui fasilitas internet secara bebas melalui website BSE maupun website repositori lainnya,” kata Kusmayanto.

Dengan demikian, pengenalan, penggunaan dan pemanfaatan OSS dapat berlangsung sejak dini, dan sekaligus dapat menumbuh kembangkan kreativitas dalam mempelajari guna menciptakan piranti lunak berbasis Open Source Indonesia.

Mengomentari hal ini, Bambang Sudibyo mengatakan TIK adalah salah satu sumber ilmu disamping buku dan guru. Ia berharap, suatu saat nanti semua tenaga pengajar dan anak didik di seluruh Indonesia memiliki komputer yang terjaring dengan internet, agar akses ilmu pengetahuan tidak lagi terbatas.

Kaspersky Anjurkan Instalasi Update Windows Terbaru

0

Kaspersky Lab, pengembang nomor satu dalam bidang solusi manajemen keamanan, menyarankan agar pengguna komputer menginstal update sistem operasi Windows MS08-067 http://www.microsoft.com/technet/security/Bulletin/MS08-067.mspx . Celah yang ditambal oleh update ini merupakan celah keamanan yang bisa menimbulkan ancaman serius bagi banyak pengguna PC. Microsoft melepas update penting ini untuk Windows 2000, XP, Vista, Server 2003, dan 2008. Update ini sangat penting bagi pengguna Windows 2000, XP, dan Server 2003.

Bisa jadi ini adalah patch yang sangat penting pertama yang diluncurkan sejak tahun 2007. Kali ini patch dikeluarkan untuk mencegah penyebaran berbagai worm lewat celah keamanan yang telah berhasil dideteksi. Worm diprediksi akan banyak menyerang dalam beberapa hari ke depan. Patch yang dilepas ini juga akan menutup kemungkinan adanya hacker yang menyusup lewat celah keamanan tersebut. Menurut Kaspersky Lab, celah keamanan kali ini mirip dengan celah keamanan yang terdeteksi pada Windows pada tahun 2003—2004 yang menyebabkan penyebaran beberapa worm, seperti LoveSan, Sasser, dan Rbot secara luas.

Sejak 24 Oktober lalu sebuah Trojan yang menggunakan celah keamanan telah terdeteksi, yakni Spy.Win32.Gimmiv.a. Trojan ini merupakan spyware yang dibuat untuk mencuri password pengguna PC. Para ahli keamanan di Kaspersky sudah melakukan analisis terhadap Trojan yang sepertinya dikembangkan di China itu. Dengan instalasi patch MS08-067, Trojan tersebut tidak akan bisa mengontrol PC secara penuh. Kaspersky Lab menganjurkan agar semua pengguna Windows menginstal MS08-067 secepat mungkin. Kaspersky juga mengingatkan bahwa update dan penggunaan solusi keamanan merupakan cara yang tepat untuk mendapatkan perlindungan dari malware dan hacker.

CAM’s Award, Membangun Karakter Bangsa

0

CAM’s Award 2008 kembali menghadirkan karya terbaik anak bangsa. Sebagai penyelenggara, kali ini PT.  Citra Andra Media (CAM’s) melombakan karya animasi dan komik yang bertujuan untuk memacu para kreator dengan misi menghasilkan produk yang berkualitas sekaligus mengangkat cita-cita pembentukkan karakter bangsa.

Berbarengan dengan Hari Sumpah Pemuda sekaligus hari Animasi Internasional, ajang tahunan CAM’s Award ke dua berhasil mengumpulkan sejumlah 78 karya animasi dan 59 karya komik yang terbagi atas dua kategori, yaitu pelajar/mahasiswa dan umum dalam bentuk iklan layanan masyarakat dengan topik budaya anti korupsi, budaya sadar lingkungan dan budaya menghargai orang lain/santun.

“CAM’s Award dipersembahkan untuk para orangtua agar hidupnya tenang, melihat bahwa generasi muda telah berhasil menghasilkan karya inovatif yang dapat membangun karakter bangsa ini,” ujar Peni Cameron, President Director, PT.  Citra Andra Media, saat pembukaan CAM’s di Blitz Megaplex, Jakarta (28/10).

Dari hasil penjuarian yang sebelumnya melakukan tahap penyisihan lalu final untuk menghasilkan pemenang, didapatkan 5 karya terbaik animasi dan komik dari kategori pelajar/mahasiswa maupun umum. Karya peserta ini dinilai oleh dewan juri yang profesional, konseptor dan pengamat di bidangnya, meliputi aspek teknik produksi 25%, konsep film 25%, dan dampak film 50%.

Untuk komik kategori pelajar/mahasiswa dimenangkan oleh Novian Nur Elia dari Trisakti berjudul Barang Siapa Menanam Dia Pula yang Menuai, berhasil mengalahkan 4 nominator lainnya, yaitu Erik Maradona dari ITS Surabaya, Hendri Sconovianus dari Universitas Indonusa Esa Unggul, Chintami Ricci dari Universitas Tarumanegara dan Moh. Rais Abidin dari UNESA Surabaya.

Kategori Umum dimenangkan Norma Aisyah dari Bandung berjudul Pohon Kecilku, juga berhasil mengalahkan 4 nominator lainnya, yaitu Adriyan Julung Wangi dari Solo, V. Ipung Kristianto dari Magelang, Boni Setiawan dari Bandung dan Daud Budi dari Bandung.

Sedangkan untuk Animasi kategori pelajar/mahasiswa dimenangkan Danar Tri Yudistira dari STIMMIND Malang berjudul Kambing Mabok, berhasil mengalahkan nominator yang ternyata masih satu kampus yaitu Sanggra Erwianto dan Kurniawan Asri serta Syibro Malisi Ali dari SMKN 2 Jepara dan Hendra Febri dari SMKN 4 Malang.

Animasi kategori umum dimenangkan oleh Roby Sulistyo dari Surabaya berjudul Botol, mengalahkan nominator lainnya, yaitu Demi Desmana dari Tasikmalaya, Dicky Suprayogi dari Malang, Faseh Kulisan dari Bandung dan Johanes Chendra dari Sidoarjo.

Para pemenang, selain mendapatkan piala, uang, notebook atau ponsel, juga akan mengikuti Siggraph Asia 2008 di Singapore serta mengunjungi Studio Framework di Batam.

Sun dan SEAMOLEC Resmikan JENI ASEAN Research Center

0

SUN MICROSYSTEM Indonesia bersama dengan SEAMOLEC (Southeast Asian Ministers of Education Organization Regional Open Learning Center) mengumumkan peresmian JENI ASEAN (Java Education Network Indonesia – Asia South East Asian Nation) Research Center yang pertama di Asia Tenggara. JENI ASEAN Research Center yang berlokasi di Gedung SEAMOLEC, Kompleks Universitas Terbuka, Pondok Cabe ini memiliki fungsi sebagai tempat pelatihan, penelitan, dan pengembangan aplikasi Java dan open source.
Pembangunan JENI ASEAN Research Center diharapkan mampu mendorong para pelajar dan mahasiswa untuk menggunakan teknologi open source terutama aplikasi Java sehingga mereka dapat menciptakan inovasi-inovasi baru sekaligus juga dapat meningkatkan daya saing tenaga kerja secara global. Selain itu, inisiatif ini juga dilakukan dalam rangka memperingati hari Sumpah Pemuda yang ke-80 pada tanggal 28 Oktober 2008 dimana generasi muda Indonesia diharapkan menjadi lebih tangguh dengan dibekali berbagai ilmu sehingga dapat bersaing dan menjadi yang paling unggul tidak hanya di Indonesia namun juga di dunia.

Dalam kerja sama ini, Sun Microsystems akan mentransfer terknologi program TOT (Training Of Trainers) sampai ke tingkat pelajar dan mahasiswa sehingga mereka dapat memahami teknologi open source dengan lebih baik lagi. Selain itu, Sun Microsystems juga akan memberikan kontribusi kurikulum open source seperti Java dan Open Solaris serta infrastruktur teknologi.

Dalam perencanaannya ke depan, JENI ASEAN Research Center diharapkan dapat menghasilkan aplikasi Edu Mobile Game dimana aplikasi ini dapat digunakan untuk proses pembelajaran melalui ponsel dari tingkat Sekolah Dasar (SD) sampai dengan universitas. Selain itu, JENI ASEAN Research Center juga memiliki target untuk mengajarkan teknologi open source dan aplikasi Java ke lebih kurang 500 sekolah dan 100 universitas di seluruh Indonesia dan Asia Tenggara dalam 3 tahun yang akan datang. Sun Microsystems juga telah mengembangkan program open source bagi mahasiswa dengan sertifikasi internasional.

Presiden Direktur PT  Sun Microsystems Indonesia, Wibisono Gumulya mengatakan, “Sampai saat ini, teknologi Java telah digunakan di hampir 2,5 milliar smart card, 800 juta PC berteknologi Java, 1,85 miliar ponsel berteknologi Java (sumber: Ovum), 180 penyedia layanan telekomunikasi yang meluncurkan konten atau layanan berteknologi Java, dan 6 juta pengembang Java menjadi salah satu komunitas terbesar pengembang software. Belum lama ini, Sun juga meluncurkan source code untuk Java Platform Standard Edition, Java Platform Micro Edition dan Java Platform Enterprise Edition di bawah lisensi open source, serta mendukung trainning dan desiminasi program-program yang relevan, dilokasi-lokasi strategis.

“Peluncuran JENI ASEAN Research Center bersama dengan Sun Microsystems ini merupakan langkah strategis kami untuk menjadi pusat Open dan Distance Learning tingkat Asia Tenggara dan dunia. Kami juga mengundang sekolah berstandar internasional untuk bergabung dengan SEAMOLEC dalam mengembangkan aplikasi Edu Game,” ujar Dr. Gatot Hari Priowirjanto, Center Director SEAMOLEC.

Program JENI pertama kali diluncurkan pada bulan Agustur 2007 dengan dukungan dari Menristek. Tujuan utama JENI adalah untuk mengembangkan komunitas open source di Indonesia. Di awal tahun ini, Sun Microsystems berkolaborasi dengan VEDC (Pusat Pengembangan dan Pemberdayaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan/PPPTK) Malang, meluncurkan JENI Research Center yang pertama di Indonesia.

Opera Mini Populer di Afrika

1

BARU-BARU ini OperaDotCom melansir bahwa Indonesia menjadi negara terbesar kedua setelah Rusia sebagai pengguna Opera Mini, Sebanyak 63% pengguna di Indonesia mengandalkan browser untuk ponsel tersebut untuk mengakses situs jejaring sosial terpopuler di tanah air yaitu Friendster.

Dalam waktu dekat, Rusia dan Indonesia akan punya pesaing baru. Pasalnya, penggunaan, Opera Mini di Afrika meningkat drastis sejak Januari hingga September 2008. Perusahaan asal Norwegia, Opera, mengklaim penggunaan Opera Mini meningkat 180 persen.

“Bulan demi bulan kami perhatikan, jumlah pengguna opera mini di Afrika meningkat seperti roket,” kata CEO Opera, Jon von Tetzchner dikutip dari PC World, Selasa (28/10).

Dengan peningkatan ini, menurut Tetzchner, artinya masyarakat Afrika telah memiliki kemampuan untuk mengakses internet dari lokasi yang sebelumnya tidak pernah terbayangkan. Jumlah tersebut didasarkan pada laporan Opera yang difokuskan pada daratan Afrika.

Dengan penambahan pengguna dari Afrika, saat ini  pengguna Opera Mini secara global di dunia telah meningkat 341 persen sejak pada periode September 2007 hingga September 2008. Pengguna browser Opera Mini di Mesir bahkan melampaui pengguna di Jerman.

Hal ini sejalan dengan laporan International Telecomunication Union yang menyebutkan bahwa industri ponsel di Afrika telah meningkat dua kali lipat. Namun peningkatan tersebut justru mengakibatkan industri personal computer (PC) menurun drastis, karena banyak masyarakat Afrika yang lebih memilih ponsel untuk browsing di dunia maya.

MTN Uganda sebagai perusahaan penyedia layanan Opera Mini telah mengikat kesepakatan dengan pusat perusahaan Opera di Norwegia sejak Agutus 2008. Pada bulan Maret 2008 tercatat pengguna mobile internet di Uganda mencapai 175.568.

Tender USO Bukan Hanya Untuk Operator Besar

0

Bertepatan dengan hari Sumpah Pemuda 2008, para penyelenggara jasa Internet dan yang tergabung di dalam APJII dan didukung oleh asosiasi-asosiasi terkait, hari ini (28/10) mengadakan jumpa pers terkait dengan dibukanya kembali tender USO (Universal Service Obligation) atau penyediaan infrastruktur telepon pedesaan oleh pemerintah.

Dalam jumpa pers, Silvia Sumarlin, Ketua APJII yang mewakili Kelompok Kerja yang terdiri dari ABWINDO (Asosiasi Broadband Wireless Indonesia), INDOWLI (Indonesia Wireless LAN Internet), FKBWI (Forum Komunikasi Broadband Wireless Indonesia), IDTUG (Indonesian Telecommunication User Group) dan APJII (Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia) mengatakan bahwa untuk menyikapi perkembangan bisnis, kebijakan pemerintah dan dampaknya di dalam dunia telekomunikasi dan internet di Indonesia berkaitan dengan Permen No. 32 yang dikeluarkan oleh Depkominfo tentang USO, seharusnya semua pihak, termasuk ISP diberi kesempatan untuk mengikuti tender tersebut.

“Banyak ISP yang telah mampu membangun jaringan telekomunikasi di daerah-daerah terpencil seperti di Sukabumi dan Aceh, seharusnya pemerintah memberi kesempatan kepada kami untuk ikut di dalam tender USO. Kami juga mempunyai hak,” papar Silvia.

Lebih lanjut, Silvia juga menegaskan pentingnya untuk memberikan kesempatan kepada operator telekomunikasi berskala kecil dan UMKM untuk mengembangkan usahanya dengan mengalokasikan sebagian frekuensi 2.3GHz seningga akan menciptakan multiplier effect untuk penciptaan lapangan kerja dan usaha baru.

Saat ini proses tender ulang USO telah memasuki tahap prakualifikasi.