Home Blog Page 893

EPSON EH-LS10000, Projector Berteknologi Dual Laser 3LCD-Reflective

0

EPSON EH-LS10000EPSON baru saja meluncurkan salah satu produk projektornya yang paling dinantikan, yaitu seri EH-LS10000 projektor home theatre. Dilengkapi dengan teknologi dual-laser 3LCD-Reflective mesin optikal  pertama di dunia, projektor ini mampu menghasilkan gambar sebening kristal hingga 1,500 lumens untuk kedua warna dan tingkat kecerahan cahaya putih dengan salah satu gamut warna yang terluas.

Teknologi mesin optikal ini juga mampu mencapai kontras warna hitam penuh “absolute black” –dimana detail bayangan meningkat luar biasa dan gambar hitam ditampilkan secara sempurna, 0 lumens warna hitam. Projektor ini juga merupakan debut dari peningkatan teknologi terdepan 4K yang mampu memproses video 1080p full-HD yang membuat mereka sedetail 4K.

Diciptakan untuk memenuhi kebutuhan pelanggan saat ini yang sangat mendambakan hiburan di rumah, projektor ini memberikan pengalaman unik home theather sebagai solusinya. Bukan itu saja, projektor ini juga menjamin umur lampu yang panjang, mampu bertahan hingga 20,000 jam.

Kualitas gambar proyektor ini menjadi unggulan dengan perangkat kalibrasi ISF dan THX Display Certification untuk memastikan keakuratan dan performa luar biasa. Bukan hanya itu, dilengkapi dengan Thermal-conductive Copper Piping yang menjadikan EH-LS10000 sebagai proyektor dengan suara kebisingan paling kecil pada kelasnya.

Proyektor ini mampu menyimpan 10 pengaturan memori termasuk zoom dan posisi fokus standar 16:9 atau 4:3 pada area proyeksi dan 2.35:1 rasio sinema layar lebar. EH-LS10000 juga hadir dengan kekuatan Bright 3D Drive Technology yang memiliki gambar ganda yang menyegarkan dengan tingkat kecerahan luar biasa.

Sejak diluncurkan pada akhir tahun 2014 di Amerika Serikat, Epson EH-LS10000 telah meraih banyak penghargaan internasional. Yang paling berkesan adalah Epson EH-LS10000 memenangkan penghargaan sebagai “Editor’s Choice” dari situs ulasan projektor profesional yaitu ProjectorCentral.com, yang berhasil meraih rating bintang 5 dan dinilai sebagai projektor revolusioner. Kehadiran LS10000 dalam waktu singkat menjadi bahan perbincangan di sosial media secara internasional dan juga sangat dinanti oleh para penggemar lokal home theather, khususnya yang ada di Indonesia. •

Oktober, Pemerintah Rampungkan Blueprint Pertahanan Cyber

0

02. Rudiantara - MENKOMINFO @ Indonesia Cyber Security Summit 2015SEIRING perkembangan teknologi informasi (TI), permasalahan kemanan cyber (cyber security) pun semakin bervariasi. Semua sektor kehidupan bahkan kini dituntut untuk memiliki cyber security yang memadai untuk menjaga sistem TI-nya masing-masing dari segala bentuk ancaman dan kejahatan cyber.

Menteri Komunikasi dan Informatika, Rudiantara mengatakan, kejahatan cyber dibagi dua, defense dan non-defense. Dalam hal ini, Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemkominfo) yang dipimpinnya fokus ke bagian non-defense yang terkait dengan masalah-masalah di sektor transportasi, kelistrikan, perbankan atau keuangan dan lain sebagainya.

Untuk menghadapi perosalan ini, pemerintah saat ini tengah dalam proses menyelesaikan blueprint (cetak biru) sistem pertahanan cyber Indonesia yang ditargetkan akan selesai pada Oktober mendatang. Blueprint  tersebut akan digunakan sebagai sebuah acuan nasional bagi sektor-sektor pemerintah non-militer.

Rudiantara di sela-sela Indonesia Cyber Security Summit, di Jakarta (24/8) mengatakan, ada sekitar enam hingga delapan sektor yang dijadikan prioritas dalam rancangan keamanan cyber tersebut. Diantaranya adalah soal transportasi, kelistrikan, perbankan, keuangan, gas dan air.

Cyber Security Summit 2015“Cyber security itu ada defense dan non-defense. Fokusnya Kemenkominfo adalah sektor non-defense, yaitu terkait public utilities. Misalnya di sektor perbankan saja, kalau ada masalah dengan ATM maka yang akan kena bukan cuma kita tapi bisa ke perbankannya sendiri. Begitu juga soal kelistrikan, transportasi, dan lainnya,” imbuh Chief RA, sapaan akrabnya.

Dalam proses pembentukan standar keamanan itu, pemerintah akan mengajak berbagai pemangku kepentingan baik dari kalangan bisnis, akademisi, atau praktisi. Pemerintah sendiri telah melihat dari berbagai negara yang sudah lebih dulu memiliki pertahanan cyber, lalu mengadopsi dan menyesuaikannya dengan konten lokal Indonesia.

Selain pembentukan roadmap pertahanan nasional, pemerintah juga sedang menggodok Badan Cyber Nasional (BCN). Kendati demikian,  Badan tersebut, menurut Menkominfo, belum  termasuk isu yang harus segera diselesaikan.

“Hal yang lebih menjadi perhatiannya dalam keamanan cyber justru soal membangun kesadaran publik dan pemerintah. Bila sudah terbentuk kesadaran terhadap pentingnya cyber security, semua lembaga bisa sama-sama memperkuat diri dan meningkatkan kompetensinya dalam hal keamanan cyber. Terlebih, belum semua stakeholder itu sadar soal cyber security, karena itu sosialisasi harus berjalan dan diakselerasi,” paparnya. •

Artikel terkait:

BISKOM:
RUDIANTARA: 2019, Seluruh Indonesia Tersambung Internet
Menkominfo: Apkomindo Harus Fokus Pada Bisnis Ekosistem
Oktober, Pemerintah Rampungkan Blueprint Pertahanan Cyber
Indonesia Cyber Security Summit Ke 2 Kembali Digelar
LSP Komputer memperoleh Sertifikasi Lisensi dari BNSP

BENZANO:

Cetak Biru Sistem Pertahanan Siber Indonesia Target Rampung Oktober Ini

LIPUTAN6.COM:

Begini Cara Pemerintah Memproteksi Keamanan Cyber di Indonesia

Menkominfo Bakal Standarisasikan Cyber Security ke Semua Sektor

2016, PANDI Targetkan 500 Ribu Domain.id

TEKNO KOMPAS:

Oktober, Indonesia Punya “Blueprint” Pertahanan Cyber

DETIK INET:

Pemerintah Ajak Swasta Hadapi Serangan Cyber

Menkominfo: Isu CIA di Badan Cyber Nasional? Bohong!

ANTARA NEWS:

Menkominfo targetkan “roadmap” ketahanan siber pada Oktober

CNN INDONESIA:

Pembentukan Badan Siber Bukan Prioritas Menkominfo

Rancangan Keamanan Siber Nasional Selesai Oktober

JAGAT REVIEW:

Rancangan Sistem Pertahanan Cyber Indonesia Akan Segera Dirampungkan

Indonesia Cyber Security Summit Ke 2 Kembali Digelar

0

03. Interactive Panel Discussion 1 - Indonesia Cyber Security Summit 2015INDONESIA dinilai masih kurang memahami bidang ketahanan informasi dan keamanan cyber (cyber security). Padahal, ancaman terhadap keamanan dunia maya semakin berkembang. Hanya dengan beberapa gerakan keyboard saja, maka negara, kelompok teroris, organisasi dan individu yang tidak bertanggung jawab dapat meluncurkan serangan cyber dari mana saja dan kapan saja yang dapat mengganggu dan merusak demokrasi dan sendi-sendi kehidupan masyarakat.

Berangkat dari keprihatinan atas masalah ini, Indonesia Cyber Security Forum (ICSF) dan Indonesia Chief Information Officers (id.CIO) Forum kembali menggelar kegiatan tahunan yang bertajuk The Second Annual Indonesia Cyber Security Summit (ICSS) dan The First Indonesia Chief Information Officer (id.CIO) National Meeting, yang   bertemakan “The New & Growing Digital Economy: How Do We Protect It from Emerging Cyber Threats?” pada tanggal 24-25 Agustus di Jakarta.

Ardi Sutedja,  CEO of IDEX & Founder of the ICSS mengatakan, sebagai tuan rumah, ICSF dan id.CIO Forum percaya bahwa Indonesia secara unik diposisikan sebagai pelopor di kawasan ASEAN untuk mengembangkan dan mempraktekkan pendekatan-pendekatan di dalam keamanan cyber yang melibatkan berbagai pemangku kepentingan (multi-stakeholder approach), mulai dari kalangan akademisi, swasta dan pemerintah.

Melalui kegiatan ini diharapkan, Indonesia dapat menyusun solusi keamanan cyber yang efektif dan inovatif.

01. Ardi Sutedja K. - CEO of IDEX & Founder of the ICSSICSS 2015 yang diresmikan oleh Menteri Komunikasi dan Informatika, Rudiantara, juga dihadiri oleh sejumlah perusahaan, praktisi, kalangan pemerintahan, asosiasi terkait, pers dan masyarakat pemerhati keamanan cyber, diantaranya Sylvia W. Sumarlin (Ketum FTII), Alip Priyono  (VP, IT Strategy & Governance–PT Telkom Indonesia), Michael Hurle (Technical Adviser, Risk Assurance – PwC Indonesia),  Delfin Rodillas (ICS & SCADA Lead, Palo Alto Networks),  Steve Zipperstein (Chief Legal Officer, Blackberry),  Wahyoe Prawoto (Pengurus FTII), Andi Budimansyah (Ketum PANDI), Setyanto P. Santosa (Ketua Dewan Profesi & Asosiasi MASTEL), Irvan Nasrun (Pengurus ISOC Indonesia) dan Soegiharto Santoso  (Ketum APKOMINDO).

Menkominfo Rudiantara mengatakan, kejahatan cyber itu dibagi dua, defense dan non-defense. Semua sektor memang membutuhkan cyber security untuk menjaga sektornya masing-masing, namun Kemkominfo yang dipimpinnya fokus ke bagian non-defense yang terkait dengan masalah-masalah di sektor transportasi, kelistrikan, perbankan atau keuangan dan lain sebagainya.

Ketua Pengelola Nama Domain Internet Indonesia (Pandi), Andi Budimansyah mengatakan, semua instansi dari pihak militer, polisi, akademisi, bahkan praktisi pun memang perlu untuk memahami soal kejahatan cyber. “Jangan cuma militer saja yang jago, sampai-sampai serangan cyber malah masuk dari sektor lain,” pungkas Andi.

04. Press Conference Indonesia Cyber Security Summit 2015

Sementara itu, Dewan Pengawas Masyarakat Telematika (Mastel), Setyanto P. Santosa, juga mengemukakan pendapatnya bahwa gagasan gelaran Indonesia Cyber Security Summit merupakan langkah konkret yang bisa memberikan `awareness` (kesadaran) bagi semua pemangku kepentingan agar memahami bahayanya kejahatan cyber di Tanah Air.

Pada kesempatan yang sama, Soegiharto Santoso, Ketum Asosiasi Pengusaha Komputer Indonesia (APKOMINDO) menyampaikan, “Masalah kemananan cyber merupakan tanggung jawab  multi stakeholder, karenanya setiap pihak berkewajiban mencegah segala macam bentuk ancaman dan kejahatan cyber. Disisi lain, sebagai asosiasi yang mewadahi para pengusaha komputer, kami akan terus berusaha memberikan berkontribusi positif terhadap roadmap standarisasi pedoman keamanan cyber yang tengah disusun pemerintah dan kegiatan Indonesia Cyber Security Summit juga didukungan oleh BISKOM sebagai Media Partnernya”•

Artikel terkait:

BISKOM:
RUDIANTARA: 2019, Seluruh Indonesia Tersambung Internet
Menkominfo: Apkomindo Harus Fokus Pada Bisnis Ekosistem
Oktober, Pemerintah Rampungkan Blueprint Pertahanan Cyber
Indonesia Cyber Security Summit Ke 2 Kembali Digelar
LSP Komputer memperoleh Sertifikasi Lisensi dari BNSP

BENZANO:

Cetak Biru Sistem Pertahanan Siber Indonesia Target Rampung Oktober Ini

LIPUTAN6.COM:

Begini Cara Pemerintah Memproteksi Keamanan Cyber di Indonesia

Menkominfo Bakal Standarisasikan Cyber Security ke Semua Sektor

2016, PANDI Targetkan 500 Ribu Domain.id

TEKNO KOMPAS:

Oktober, Indonesia Punya “Blueprint” Pertahanan Cyber

DETIK INET:

Pemerintah Ajak Swasta Hadapi Serangan Cyber

Menkominfo: Isu CIA di Badan Cyber Nasional? Bohong!

ANTARA NEWS:

Menkominfo targetkan “roadmap” ketahanan siber pada Oktober

CNN INDONESIA:

Pembentukan Badan Siber Bukan Prioritas Menkominfo

Rancangan Keamanan Siber Nasional Selesai Oktober

JAGAT REVIEW:

Rancangan Sistem Pertahanan Cyber Indonesia Akan Segera Dirampungkan

Bolt! dan Samsung Hadirkan Samsung Galaxy J5

0

bolt samsung-1BOLT!, salah satu operator  Super 4G LTE bersama dengan produsen ponsel terbesar di dunia, Samsung, berkolaborasi menghadirkan program bundling smartphone 4G LTE terbaru yaitu Samsung Galaxy J5 dan layanan Bolt! Super 4G LTE dengan harga yang terjangkau.

“Kini semakin banyak pelanggan kami yang menginginkan kenyamanan lebih dalam menikmati layanan Bolt! Super 4G LTE langsung melalui perangkat smartphone tanpa perlu membawa modem atau mobile WiFi. Untuk itu, Bolt!Super 4G LTE bermitra dengan Samsung untuk memenuhi kebutuhan pelanggan tersebut dengan menggabungkan keunggulan akses internet super cepat Bolt! Super 4G LTE dan Smartphone dengan performa terbaik dalam satu genggaman,” ungkap Larry Ridwan, Chief Commercial Officer Bolt! Super 4G LTE.

Perpaduan kualitas jaringan Bolt! Super 4G LTE yang super cepat dan super luas dengan Samsung Galaxy J5 memungkinkan pelanggan menikmati pengalaman komunikasi mobilitas 4G terbaik.

Samsung Galaxy J5 merupakan Smartphone 4G LTE Dual SIM dengan kemampuan kamera yang superior, dengan 5 megapiksel  dilengkapi fitur advance-selfie berupa auto flash & selfie wide-angle dan kamera utama 13 megapiksel memberikan hasil foto selfie dan gambar berkualitas tinggi. Smartphone berukuran 5 inci dengan layar Super AMOLED menambah kenyamanan pengguna saat menonton video streaming atau melakukan video calling.

bolt samsung-2Didukung juga dengan prosesor berkualitas tinggi dari Qualcomm MSM8916 Snapdragon Quad Core 1.2 GHz dan RAM 1.5 GB. Internetan dengan Samsung Galaxy J5 dan Bolt! Super 4G LTE memungkinkan sharing foto selfie, gambar ataupun video beresolusi tinggi ke social media dan streaming dimana saja kapan saja menjadi super lancar dan super cepat.

Sementara itu, Joedi Wisoeda, Head of Product Marketing Samsung Mobile PT Samsung Electronics Indonesia mengatakan, “Setiap pembelian Samsung Galaxy J5 sudah termasuk dengan kartu perdana prabayar bundling Bolt! Super 4G LTE dengan total benefit data 14GB. Pelanggan dapat menikmati akses internet Bolt! dengan kecepatan hingga 150 Mbps.”

Program bundling Bolt! Super 4G LTE dengan Samsung Galaxy J5 yang  harganya Rp. 2.799.000dapat dibeli di seluruh Bolt! Zone, Bolt!Store, Samsung Experience Store dan jaringan outlet lainnya yang tersebar di wilayah Jabodetabek dan Medan.

“Kami menargetkan dapat meraih 120.000 pelanggan baru melalui program bundling ini. Kolaborasi dengan Samsung merupakan langkah awal kami dalam bekerja sama dengan brand global lainnya untuk penyediaan perangkat 4G bagi pelanggan Bolt! Super 4G LTE,” kata Larry. •

Kini, Epson EB-S300, EB-X300 dan EB-X350 Hadir di Tanah Air

0

epsonEPSON, pemimpin dunia di bidang digital imaging dan solusi cetak dan produsen projektor nomor 1 selama 14 tahun berturut-turut,  kembali meluncurkan seri projektor pemula (entry-level) dengan harga terjangkau yang pertama di Indonesia dengan tingkat kecerahan warna resolusi tinggi yang sangat ideal bagi pengguna di sektor pendidikan dan bidang bisnis.

Sebagai bagian dari perayaan Hari Kemerdekaan Indonesia yang ke-70, Epson dengan bangga mempersembahkan rangkaian projektor terbaru EB-S300, EB-X300 dan EB-X350 yang dirancang khusus “Untuk Indonesia” dalam melengkapi solusi bagi kebutuhan konsumen Indonesia.

Projektor EB-S300, EB-X300 dan EB-X350 memiliki tingkat performa dan fitur yang dapat ditemui secara eksklusif pada model projektor level mid to high yaitu tingkat kecerahan yang tinggi dan fitur-fitur yang mudah digunakan.

Projektor terbaru ini merupakan bagian dari rangkaian projektor dengan harga terjangkau sebagai pemimpin industri dalam bidang proyektor, dimana semua bisnis di dunia sangat tergantung dengan proyeksi warna berkualitas tinggi.

Tidak sama dengan projektor berteknologi 1-chip lainnya, projektor Epson tidak rentan terhadap “rainbow effect” – yang merupakan keterbatasan kemampuan teknologi 1-chip yang terjadi saat memproyeksikan citra gelap yang bergerak.

Hal ini disebabkan semua projektor Epson digerakkan oleh teknologi 3LCD yang menghasilkan proyeksi warna-warna dan proyeksi film yang halus tanpa ada distorsi warna. Teknologi ini juga memungkinkan projektor menghasilkan tingkat kecerahaan warna yang sama tingginya dengan kecerahan warna putih dan lebih tinggi hingga 3 kali dibandingkan teknologi 1-chip lainnya, serta keseluruhan warna 3 kali lebih luas dibandingkan dengan proyektor 1-chip.

Epson S300, X300 dan X350 hadir dengan pilihan konektifitas ganda, termasuk HDMI, VGA dan Adaptor wireless LAN terpisah menjadikan projektor ini dan terhubung dengan berbagai macam sumber secara mudah.

Pengaturan projektor juga dapat dilakukan dengan mudah, dengan aplikasi Epson iProjection yang melalui scanning QR code pada layar proyeksi.

Sebagai tambahan, projektor ini menampilkan sistem pengaturan horisontal keystone, a physical slider yang dapat digunakan untuk mengkoreksi distorsi keystone ketika projektor ditempatkan pada sudut bidang proyeksi.

Lebih lanjut, dengan pengaturan otomatis keystone vertikal tidak perlu lagi melakukan penaturan bidang proyeksi secara manual yang dapat menggangu jalananya presentasi. Fitur ringkas ini secara otomatis akan mendeteksi distorsi vertikal keystone dan dikoreksi secara otomatis.

Projektor terbaru ini juga dilengkapi fitur home screen terbaru yang menampilkan sumber informasi dan fungsi yang paling sering digunakan. Projektor ini juga mampu mendeteksi sumber input secara otomatis, yang memudahkan para pengguna dalam melakukan presentasi setelah input konten terhubung.

Sejalan dengan komitmen Epson dalam hal konservasi lingkungan hidup, projektor terbaru ini juga hadir dengan lampu-lampu yang dapat menyala hingga 10,000 jam pada eco-mode begitu pula dengan siklus perawatan saringan udara yang meningkat hingga 10,000 jam.

Dengan umur lampu yang lebih panjang tidak hanya mengurangi limbah elektronik, namun juga dapat menghemat biaya untuk sektor bisnis karena meminimalisasi kebutuhan perawatan saringan udara projektor. Hal ini setara dengan menggunakan projektor selama 3,5 tahun dengan penggunaan 8 jam per hari untuk 365 hari per tahun.

Epson juga membuat penggantian lampu menjadi lebih mudah tanpa harus memindahkan projektor dari pemasangan pada plafon ruangan. Hal ini disebabkan penutup lampu tersebut berada di bagian atas projektor.

Pada saat yang bersamaan, Epson meluncurkan juga rangkaian projektor WUXGA EB-U32 dan EB-U04. Mendukung resolusi dari Widescreen Ultra Extended Array (WUXGA) 1,920 x 1,200 pixel pada FULL HD, WUXGA EB-U32 dan EB-U04 menjanjikan tampilan proyeksi yang hidup (eye-popping), video bebas distorsi serta peningkatan warna dan kecerahan mencapai 3,000 lumens.

Selain itu inovasi juga terus dikembangkan pada EB-U32 dengan adanya built in WiFi serta jajaran produk lainnya.

Kedua projektor terbaru ini merupakan bagian dari rangkaian projektor dengan harga terjangkau sebagai pemimpin industri dalam bidang projektor, dimana semua bisnis didunia sangat tergantung dengan proyeksi warna berkualitas tinggi. •

Multipolar Fokus Kembangkan Business Process Managed Services

0

Foto BODPT Multipolar Technology (MLPT) berhasil menunjukkan peningkatan kinerja yang menggembirakan di hampir seluruh lini solusi dari Perseroan. Peningkatan ini berasal dari pertumbuhan bisnis MLPT di bidang penyediaan layanan teknologi informasi yang menyeluruh, meliputi Perangkat Keras dan Layanan Integrasinya, Sistem Aplikasi dan Layanan Implementasinya, IT Consulting Services, dan Business Process Managed Services yang dijalankan melalui anak usahanya, PT Visionet Internasional (VisioNet).

“Pencapaian ini sejalan dengan komitmen MLPT untuk senantiasa memberikan solusi dan layanan terbaik dengan berfokus pada apa yang menjadi kebutuhan pelanggan,” jelas Wahyudi Chandra, Presiden Direktur PT Multipolar Technology.

“Tentunya hal ini juga tak lepas dari dukungan dan kontribusi anak usaha kami, VisioNet, yang semakin fokus mengembangkan layanan Total Business Process Managed Services dengan cakupan layanan tersebar di berbagai kota di Indonesia,” tambah Wahyudi.

Di era digital saat ini, teknologi yang mampu menciptakan dan meningkatkan customer experience tentu akan sangat membantu perusahaan dalam menyiapkan program penjualan dan pemasaran yang paling tepat. Hal ini dapat dicapai dengan pemanfaatan Customer Relationship Management (CRM) sebagai tools andalan untuk menyimpan, mengolah dan memaksimalkan data profil pelanggan untuk analisa dan program promosi pemasaran.

“Baru-baru ini nama VisioNet dikutip dalam laporan The Gartner CRM Vendor Guide 2015 sebagai salah satu vendor CRM Business Process Outsourcing terpilih di wilayah Asia Pasifik untuk kategori Outsourcing Providers With Capabilities in the Asia/Pacific Region,” ujar Soegondo, Presiden Direktur VisioNet.

“Kami bangga nama VisioNet disejajarkan dengan vendor-vendor ternama kelas dunia seperti Convergys, Atos, HCL Technologies, Tech Mahindra,” tambah Soegondo.

“Aplikasi CRM ini di VisioNet sendiri berperan sangat penting dalam menunjang layanan kami. Misalnya untuk pencatatan log problem yang masuk melalui contact center, penanganan hingga eskalasi problem semua bisa dimonitor melalui CRM,” ujar Miko Yanuar, Managing Director Sales & Operation, PT Visionet Internasional.

Solusi CRM dari VisioNet ini juga telah dimanfaatkan oleh salah satu peritel terbesar di Indonesia, bank-bank besar, asuransi, dan juga salah satu properti terbesar di Indonesia. •

Wujudkan Indonesia Broadband Plan, MASTEL Ajak Perangi Cybercrime

0

Mastel-2MASYARAKAT Telematika Indonesia (MASTEL) telah menjalankan program 5 tahunan Indonesia Broadband Plan di tahun 2014,  dan berhasil mendapat sambutan positif dari publik. Untuk Indonesia Broadband Plan, pemerintah telah  menginvestasikan Rp. 28 triliun dalam menyiapkan jaringan broadband hingga pelosok Indonesia dalam rangka penerapan system online e- Governance, e- Health, e-Education, e-Procurement, dan e-Logistics.

Diharapkan, begitu sistem online ini terhubung akan dapat meningkatkan efisiensi dan transparansi yang memungkinkan perkembangan sektor industri nasional. Meskipun mendapat respon yang sangat positif, MASTEL mencatat penerapan Indonesia Broadband Plan bukanlah tanpa tantangan. Menjadi terkoneksi secara digital, membuat Indonesia menjadi rentan terhadap serangan cybercrime. Selain itu, perlunya peningkatan kualitas sumber daya manusia dalam mengadaptasi teknologi terkini merupakan isu yang saat ini tengah berkembang dan perlu diatasi.

Data yang didapat dari Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemkominfo)menunjukkan bahwa Indonesia adalah sumber serangan cybercrime terbesar di dunia selama triwulan ketiga tahun 2013, dengan 42.000 korban yang teridentifikasi per harinya. “Sudah sangat jelas bahwa semua pemangku kepentingan harus duduk bersama dalam mengatasi masalah ini. MASTEL mengajak semua pemangku kepentingan untuk duduk bersama dan berkolaborasi untuk menjawab isu ini, mengidentifikasi bagaimana kondisi saat ini dan apa yang perlu diperkuat. Upaya kolaboratif akan menghasilkan pendekatan yang efektif dan efisien, ” ucap Kristiono, Ketua Umum MASTEL dalam kick-off press conference Indonesia Infrastructure Week 2015 di Jakarta (19/8).

Mastel-1Hambatan terbesar dari penerapan Indonesia Broadband Plan adalah cybercrime. Data dari Kemkominfo menunjukkan bahwa dalam kurun waktu tiga tahun terakhir, Indonesia telah mengalami serangan sebanyak 36.6 juta kali. Beberapa serangan dapat berbentuk pemalsuan kartu kredit, pemalsuan identitas secara online dan serangan terhadap website. ”National Broadband and Cyber Security Symposium adalah momen yang paling tepat untuk membahas cara mengatasi isu ini,” tambah Kristiono.

MASTEL akan menggelar National Broadband and Cyber Security Symposium (NBCSS) di Indonesia Infrastucture Week, yang akan dilaksanakan di Jakarta Convention Centre tanggal 4-6 November 2015.

NBCSS merupakan forum antar pemangku kepentingan yang mempertemukan antara pejabat pemerintah dan pihak swasta yang bergerak di bidang teknologi, sebagai ajang diskusi yang detil mengenai langkah-langkah kedepan yang harus dilakukan untuk memastikan Indonesia yang telrkoneksi secara digital akan aman bagi masyarakat.

Simposium ini akan mendiskusikan banyak topik diantaranya “Tantangan dan kesempatan yang dihadapi oleh Indonesia Broadband Plan 2015”, “Regulasi pemerintah terbaru dan konsekuensi pertimbangan keuangan” dan “Keterlibatan pihak swasta kelas dunia dalam Indonesia Broadband Plan”.

Sementara pembicara utama untuk NBCSS 2015 antara lain Rudiantara (Menteri Komunikasi dan Informasi), Ilham Habibie (Ketua  DETIKNAS),  Kristiono (Ketua MASTEL) dan Sylvia W. Sumarlin (Penasihat Kementerian Pertahanan untuk Cyber Security).

Pameran ini juga menampilkan solusi komunikasi terkini yang memiliki peran yang sangat penting bagi masa depan Indonesia Broadband Plan seperti  Telkom Indonesia, Konexindo, DTC Netconnect, ACE Shanghai, ATSI dan TEEMA. •

Sasar Pengguna Muda, Advan Hadirkan Smartphone Speaker Depan

0

JpegKEMAJUAN teknologi yang begitu pesat membuat banyak inovasi-inovasi baru yang hadir dan ditujukan bagi para konsumen. Tak terkecuali di Industri smartphone. Salah satu vendor smartphone Tanah Air yaitu Advan, bergerak cepat dengan menghadirkan produk smartphone yang memiliki kualitas speaker sangat baik.

Advan Barca HIFI M6 yang baru saja diluncurkan adalah smartphone pertama Advan yang memiliki teknologi audio canggih ini. HIFI disini bukanlah teknologi High Fidelity yang menghasilkan suara seperti aslinya, HiFi yang dimaksud oleh pihak Advan adalah smartphone yang memiliki kualitas spaker yang powerful dan terletak pada bagian depan. Seperti dikatakan oleh Yakobus, Product Manager Advan, hadirnya M6 ini dimaksudkan untuk memberikan pengalaman sekaligus menjawab kebutuhan pasar akan smartphone multimedia yang terbilang murah.

Tjandra Lianto, Marketing Director Advan mengungkapkan, “Kemudahan teknologi dari Advan ditujukan untuk memberikan pengalaman berkesan melalui smartphone secara terjangkau dan kemudahan menikmati hiburan yang benar-benar menghibur kini bukan sesuatu yang sulit,” tuturnya.

Advan Barca HIFI M6 hadir dengan spesifikasi yang cukup baik jika dilihat dari prosesor octa core yang juga menjadi slogan dari smartphone ini. Hadirnya RAM sebesar 2 GB juga mestinya semakin mempercepat proses kerja dari prosesor Octa Core milik M6 ini.

Untuk urusan kamera, Advan hanya membenamkan kamera belakang 8 megapiksel serta kamera depan 5 megapiksel. Dengan kamera sebesar itu sebenarnya sudah cukup baik untuk mengabadikan momen, namun jika dilihat dari para pesaing di pasar, kualitas kamera sebesar itu dirasa biasa-biasa saja.

Beberapa fitur unggulan juga di hadirkan pada smartphone berlogo FC Barcelona ini seperti, fitur Double Knock, Air Gesture, Voice Typing dan juga tentunya fitur OTG USB.

Karena memang disasar untuk para pengguna muda yang gemar mendengarkan musik, Advan Barca HIFI M6 ini juga memiliki dua speaker yang berada di depan tidak seperti smartphone yang ada di pasaran saat ini.

Sementara baterai yang ditanamkan hanya 2300 mAh. Mengingat spesifikasi yang di hadirkan dengan prosesor dan RAM besar dan juga ditujukan untuk entertainment, kapasitas baterai ini cukup tergolong pas-pasan.

Advan mengungkapkan target penjualan mereka untuk produk terbaru ini adalah 10.000 unit per bulan untuk skala nasional. Sementara untuk harga, smartphone keluarga Advan Barca terbaru ini dibanderol dengan harga Rp. 1.799.000 dan sudah mulai di pasarkan di jalur distributor di Indonesia. •ARIE

Rangkaian Projector Epson Tiba di Indonesia

0

epson-projectorSEBAGAI salah satu pemain besar di industri projektor global, Epson kembali menghadirkan rangkaian inovasi terbaru mereka untuk pasar Indonesia.

Epson EB-S300 yang baru saja diluncurkan di Indonesia ini merupakan projektor yang dirancang khusus untuk para konsumen yang sangat mendambakan Home Theatre di rumah mereka. Hebatnya, turut  hadir teknologi 4K pada projector yang dirilis pertama kali pada akhir tahun 2014 lalu di Amerika Serikat ini.

Dilengkapi dengan teknologi dual laser 3LCD reflective mesin optikal yang pertama di dunia, projector ini mampu menghasilkan gambar sebening kristal hingga 1.500 lumens untuk kedua warna dan tingkat kecerahan cahaya putih dengan salah satu gamut warna yang luas.

“Ini karena tiga proyektor ini digerakkan dengan teknologi 3LCD yang menghasilkan tampilan warna- warni, sehingga proyeksi film yang halus tampil tanpa distorsi warna,” ujar Senior GM Sales & Marketing PT Epson Indonesia, Ng Ngee Khiang di Jakarta, (14/8).

Teknologi mesin optikal ini juga mampu mencapai kontras absolute black, dimana detail bayangan meningkat luar biasa dan gambar hitam dapat ditampilkan secara sempurna. Bukan hanya itu, projector ini juga merupakan debut dari peningkatan teknologi 4K yang nyata nya mampu memproses video 1080p full-HD yang membuat mereka sedetail 4K.

JpegFitur keseimbangan juga hadir dalam projector unggulan ini, gamut warna yang dihasilkan pun mampu mencapai gamut warna DCI (Digital Cinema Initiative). Bukan hanya itu, sistem pendingin inovatif juga menjadikan projector ini menghasilkan suara bising yang paling kecil dikelasnya.

Bersamaan dengan itu, Epson juga menghadirkan beberapa projector untuk seri mid-high,  EB-X300 serta EBX350 yang memiliki tingkat kecerahan tinggi dan berbagai fitur yang mudah digunakan.

Yang menjadi keunggulan kesemua projector Epson baru ini dibandingkan projector lain di kelasnya adalah tidak rentan dengan “rainbow effect“, yang merupakan keterbatasan dari teknologi 1 chip saat memproyeksikan citra gelap yang bergerak. Hal ini dikarenakan semua projector Epson digerakkan oleh teknologi 3LCD yang menghasilkan proyeksi warna yang halus tanpa mengalami distorsi. •ARIE

November, Pustakawan Akan Berkumpul di SLIMS Community Meet Up 2015!

0

slimsSETELAH sukses menggelar SLIMS COMMEET berturut-turut sejak tahun 2012 dimulai dari kota Yogyakarta, Bogor, dan Semarang, komunitas Senayan Library Management System (SLiMS) akan kembali menggelar acara serupa di tahun 2015 di kota Malang.

SLIMS COMMEET merupakan acara tahunan yang mempertemukan komunitas SLIMS, Senayan Developer Community (SDC), pegiat perpustakaan dan open source untuk berbagi pengalaman dan best practices, serta berdiskusi mengenai pengembangan dan rencana kegiatan SLIMS dalam rangka membangun dunia perpustakaan yang lebih maju dan profesional.

Digelar pada 7 – 8 November 2015 di Institut Teknologi Nasional (ITN) Jl. Bendungan Sigura-gura No.2 Malang, Jawa Timur,  SLIMS COMMEET 2015 juga akan melakukan launching SLIMS 8 Akasia yang memang telah lama ditunggu terutama oleh para pegiat SLIMS di seluruh Indonesia dan luar negeri.

SLIMS sendiri merupakan perangkat lunak sistem manajemen perpustakaan (library management system) sumber terbuka yang dilisensikan di bawah GPL v3. Aplikasi web yang berawal dari kerja tim Pusat Informasi dan Humas Departemen Pendidikan Nasional ini dibangun dengan menggunakan PHP, basis data MySQL, dan pengontrol versi Git. Dan pada tahun 2009, Senayan memenangi INAICTA 2009 untuk kategori open source.

Dalam acara yang akan mempertemukan 250 peserta dari berbagai latar belakang minat dan profesi, ini juga akan menggelar seminar nasional dan lokakarya dengan beragam topik menarik, diantaranya “Inovasi dan Kreatifitas Pustakawan Melalui Free Open Source Software (FOSS)”.

SDC juga akan membuka empat kelas dengan topik bahasan SLIMS and latest e-DDC development,  Newest improvement SMS gateway and SLIMS, SLIMS Mobile Apps Development  dan juga tema SEO, Adsense, & Google Analytics with SLIMS.

Selain itu, sekaligus akan diadakan sosialisasi Indonesia One, yang merupakan portal pencarian daring yang memungkinkan pengunjung untuk memperoleh informasi dari beragam sumber dan saat ini sedang dalam tahap pengembangan lebih lanjut. Acara sosialisasi akan dipandu langsung oleh penggagasnya,  Ismail Fahmi.

Bagi Anda yang berminat mengunjungi acara ini, info lebiih lanjut dapat dilihat di www.slimscommeet.web.id. •