Home Blog Page 923

FIRDAUS ALI: Ketahanan Air Lebih Krusial Dibanding Pangan dan Energi

0

Air sebagai sumber kehidupan merupakan material yang paling berlimpah di dunia. Namun bila keberadaannya tidak dikelola dengan baik maka kedepannya akan dihadapkan pada kelangkaan air yang berdampak pada keberlangsungan makhluk hidup yang ada, termasuk manusia yang paling banyak berperan terhadap perusakan atau pencemaran terhadap satu-satunya sumber daya alam yang tidak bisa tergantikan ini.

biskom-juli-14.inddPERMUKAAN bumi yang 2/3-nya diliputi air hanya sekitar 0,009% yang menyediakan air tawar karena 97,6% dari total air di bumi adalah air asin yang ada di laut. Sekitar 87% dari yang tidak asin, 2,4% berupa cadangan air tawar (fresh water) yang tidak dapat langsung dimanfaatkan oleh manusia karena berada dalam fasa padat berupa gunung-gunung es yang ada di kutub utara dan selatan bumi serta berupa salju yang ada di puncak-puncak gunung tinggi atau di wilayah yang sedang dilanda musim dingin. Dari total 2,4% air tawar tersebut, 95% nya merupakan air tanah yg berfungsi sebagai pengisi pori-pori tanah agar tanah tidak ambles seperti kejadian bencana Lumpur Sidoarjo atau Lapindo di Jawa Timur kerena air dalam tanah sebagai penopang hidrolis muka tanah disamping sebagai cadangan sumber air bersih

Dengan kondisi tersebut, bisa dibayangkan ketersediaan air tawar yang ada saat ini diperebutkan sejumlah 7,3 milyar populasi bumi dan akan menjadi 9,5 milyar sebelum 2050. Sementara jumlah air tawar yg tersedia dan sedang diperebutkan cenderung menurun drastis akibat tercemar oleh limbah dan terganggunya pola dan intensitas hujan akibat dampak dari perubahan iklim.

Pemerhati lingkungan, pendiri dan sekaligus Ketua Indonesia Water Institute (IWI), Firdaus Ali, melihat telah terjadi ketidakseimbangan antara meningkat tajamnya kebutuhan dengan penurunan ketersediaan supply yang belakangan ini terus memicu terjadinya krisis air di banyak tempat di muka bumi, termasuk di Indonesia, khususnya di Pulau Jawa.

“Indonesia dengan kondisi geografis negara kepulauan yang dikelilingi air punya persoalan utama pada pola penyebaran penduduk yang 56% terkonsentrasi di pulau Jawa yang luasnya tidak lebih dari 7% dari luas daratan Indonesia. Namun potensi cadangan air tawar yang dipunyai oleh pulau ini tidak lebih 4,5% dari total nasional. Berbeda dengan cadangan air tawar yang berlimpah di pulau Kalimantan, Papua dan Sumatera justru beban populasi yang membutuhkannnya jauh lebih sedikit,” ujar Firdaus yang mulai tertarik dengan dunia air sejak berkuliah di Insitut Teknologi Bandung (ITB), Jurusan Teknik Lingkungan ini.

Kondisi tersebut diperburuk lagi oleh semakin rusaknya daerah hulu atau resapan akibat pembangunan dan peggundulan serta kebakaran hutan dan sangat minimnya infrastruktur penyimpan air yang sekaligus sebagai pengendali banjir. Dimana Indonesia baru mempunyai 284 bendungan kecil, sedang, dan besar yang 170 buah diantaranya berada di pulau Jawa.

“Hal ini cukup memperihatinkan, seharusnya pemerintah berkaca pada negara-negara lain yang sudah menjamin katahanan air (water security) di negaranya dengan membangun banyak bendungan yang juga berfungsi sebagai sarana pengendali banjir,” jelas pria bergelar Doctor, dari Department of Civil and Enviromental Engineering, University of Wisconsin-Madison, Amerika Serikat.
Dicontohkannya, India yang sudah mempunyai bendungan sebanyak 1.500 buah, Jepang 3.000 buah, Amerika Serikat 6.000 buah dan China sekitar 20.000 buah.

cover-stroy-juli14-firdaus ali-2“Ketahanan air tidak kalah pentingnya dengan masalah ketahanan pangan dan energi yang sekarang banyak dibicarakan saat suasana Pilpres ini. Justru masalah yang paling krusial adalah masalah ketahanan air karena jangan pernah bermimpi akan punya ketahanan pangan dan energi jika kita tidak mempunyai ketahanan air, karena air sangat menentukan dua ketahanan tersebut. Bisa dipastikan, tantangan besar yang sedang dan akan dihadapi oleh sisa peradaban ini adalah pada ketahanan air, pangan dan energi,” papar pakar air kelahiran Pasir Pangiraian, Riau, 21 April 1962 ini.

Sebagai peneliti dan staf pengajar pada Program Studi Teknik Lingkungan di Departemen Teknik Sipil-FTUI, Firdaus banyak bergelut pada permasalahan air dan lingkungannya. Karena dedikasinya, beliaupun dipercaya oleh Pemda DKI Jakarta untuk menjadi Tim Teknis dalam rencana pembangunan infrastruktur tanggul laut di Teluk Jakarta yang dikenal dengan Proyek Giant Sea Wall (GSW) yang merupakan National Capital Integrated Coastal Development (NCICD) yang dimaksudkan tidak saja untuk mengamankan ancaman bencana air rob tetapi juga sebagai alternatif sumber air baku dalam bentuk reservoir air tawar atau bendungan lepas pantai terbesar di dunia nantinya.

Berikut wawancara BISKOM dengan Firdaus Ali yang juga disibukkan dengan profesinya sebagai Dewan Sumber Daya Air Provinsi DKI Jakarta, Kemitraan Air Indonesia, dan di Majelis Pimpinan Pusat Asosiasi Dosen Indonesia.

Negara kita kerap mengalami banjir di saat musim hujan, dan mengalami kekeringan di musim kemarau. Begitu pula dengan wilayah Timur Indonesia dikabarkan langka air, sementara di Jakarta malah kebanjiran. Mengapa hal ini bisa terjadi? Apakah ada hubungannya dengan pemasanasan global?
Hal ini terjadi karena rusaknya daerah hulu, sangat kurangnya infrastruktur sumber daya air, rendahnya kesadaran dan partisipasi masyarakat, lemahnya penegakan peraturan (law enforcement) dan semakin terbatasnya ruang, khususnya di daerah perkotaan. Jadi tidak heran bila sekarang dan kedepan akan selalu ditemani oleh kondisi krisis air yang berkepanjangan setiap tahun.

Krisis air tersebut berupa kekurangan air ketika musim tidak hujan sehingga menyebabkan kekurangan pasokan air bersih dan air untuk irigasi pertanian. Krisis air akibat tidak bisa mengendalikan air limpasan hujan yang tidak kalah serius ketika musim hujan datang adalah ancaman bencana banjir, genangan dan tanah longsor yang dari tahun ke tahun semakin parah. Seperti yang terjadi di Jakarta yang selalu dihantui oleh genangan dan banjir pada saat hujan dengan intensitas sedang saja, baik di dalam wilayah kota maupun di hulu dari 13 DAS yg melewati ibukota. Disaat hampir bersamaan kita juga diancam oleh masuknya air laut ke wilayah daratan yang kita kenal dengan istilah rob atau naiknya muka air laut yang diakibatkan siklus pasang yang semakin diperburuk oleh kenaikan rata-rata muka air laut 6 mm/tahun sebagai dampak dari pemanasan global.

Sejauhmana dampak rob menghantui wilayah ibukota?
Rob akan semakin sering dan bahkan permanen di ibukota ini lebih dipicu oleh penurunan muka tanah terutama akibat pengambilan berlebihan (over extraction) dari air tanah, khususnya air tanah dalam (deep groundwater) yang tidak diisi kembali (recharge). Laju turun muka tanah di Jakarta pada beberapa kawasan bahkan mendekat 30 cm/tahun dengan laju turun rata-rata sebesar 10 cm. Jakarta menempati urutan pertama untuk kota besar dengan laju turun muka tanah (land subsidence rate) di dunia dewasa ini.

Akibat laju turun muka tanah yang sangat ekstrim ini upaya pengaliran air hujan dengan sistem jaringan drainase yang ada saat ini semakin sulit. Sehingga jangan heran jika hujan dengan intensitas sedang saja di ibukota, sistem jaringan drainase kita sudah tidak mampu lagi mengalirkan air di saluran-saluran yang juga sudah mengalami penyempitan dan pendangkalan. Belum lagi yang tersumbat sampah dan pipa atau kabel-kabel utilitas yang ditanam secara tambal sulam karena tidak adanya  perencanaan dan pengaturan yang benar.

cover-stroy-juli14-firdaus ali-4Adakah solusi mengatasi hal ini?
Tentu saja. Karena kota-kota besar di luar negeri dulu juga dihadapkan pada kondisi yang sama yaitu menurunnya daya tampung dan daya dukung lingkungannya akibat kota tumbuh dengan pesat sekali. Negeri ini allhamdulillah punya banyak orang pintar hanya saja pemerintah tidak memanfaatkan mereka karena rendahnya kesadaran dan komitmen pemerintah pusat maupun daerah.

Secara teknologi kami punya solusi, secara sosial seharusnya bisa mendidik dan memberdayakan masyarakat, secara finansial walaupun ini masih merupakan tantangan tetapi sesungguhnya ada solusi, dan secara regulasi sudah punya perangkat peraturan. Yang kurang hanyalah keseriusan dan komitmen.

Dibandingkan dengan negara lain, bagaimana kondisi air di Indonesia?
Dibandingkan dengan negara lain, misalkan dengan negara tetangga saja seperti Singapura, Malaysia dan mungkin Vietnam mungkin kita tertinggal jauh dalam masalah ini. Ketertinggalan kita hampir dalam segala hal, mulai dari kesadaran dan partisipasi masyarakat, penegakan hukum, komitmen atau keseriusan pemerintah, hingga sangat minimnya infrastruktur sumber daya air kita. Celakanya, jumlah populasi kita jauh diatas mereka sementara kita selalu tidak siap dalam mengantisipasi segala kemungkinan buruk, sehingga jika suatu terjadi bencana terkait air dan cuaca yang dikenal dengan istilah bencana hidrometeorologi akan ada korban jiwa.

Daerah mana di Indonesia yang cadangan airnya lebih banyak? Dan daerah mana yang menjadi contoh terbaik pengelolaan airnya?
Daerah yang cadangan air tawarnya berlimpah adalah Kalimantan, Papua, Sumatera, dan Sulawesi. NTT pengelolaannya baik karena secara alami curah hujannya rendah dan memang tidak memiliki potensi/cadangan air tawar yang sangat minim karena jumlah penduduknya kecil sehingga tidak terlalu terasakan dampaknya, namun secara ekonomi daerah tersebut mengalami hambatan untuk tumbuh dan berkembang.

Sementara pulau Jawa yang beban populasinya terbesar sudah barang tentu mengalami ketimpangan antara besarnya kebutuhan dengan ketersediaan. Contoh yang nyata dan ada di depan mata adalah krisis air yang selalu terjadi di ibukota NKRI ini.

Dikaitkan dengan teknologi, teknologi apakah yang bisa digunakan untuk mengatasi permasalahan air di Indonesia?
Untuk mengatasi krisis tersebut, teknologi yang bisa digunakan adalah teknologi penyimpanan yaitu membangun sebanyak mungkin reservoir berupa waduk atau dam. Serta dalam saat bersamaan melakukan penghematan pemakaiaan air dalam semua sektor karena hampir semua sektor dan aktifitas kehidupan, ekonomi, industri, tambang, dan pertanian terlihat sangat boros air.

Dalam sekala individu maupun komunitas harusnya sudah mengembangkan teknologi memanen air hujan (rainwater harvesting) yang banyak diterapkan di Australia, China, Jepang, Amerika Serikat dan di Eropa. Dalam sekala masif untuk tujuan strategis seharusnya sudah mulai menerapkan teknologi daur ulang air limbah atua used water di daerah perkotaan yang rawan air seperti Jakarta. Singapura sudah melakukannya dalam 10 tahun terakhir dan terbukti dari sebelumnya adalah termasuk dalam 10 negara yang buruk ketahanan airnya sekarang sudah menjadi negara dengan tingkat ketahanan air terbaik di dunia.

Apakah ada semacam teknologi daur ulang yang bisa dilakukan terhadap air karena sebenarnya kita mempunyai sumber-sumber air yang kini telah terkontaminasi?
Ada. Saat ini sudah berkembang pesat teknologi biomembran untuk mengolah air limbah/bekas untuk menjadi air bersih yang memenuhi standard kualitas air minum. Saat ini ada setidaknya 37 gedung atau bangunan tinggi di ibukota yang sudah memanfaatkan teknologi ini untuk mengolah air bekas mereka sehingga bisa menekan biaya pembelian air PAM dan sekaligus untuk tujuan konservasi air tanah dalam di ibukota.

cover-stroy-juli14-firdaus ali-3Seperti halnya bencana Tsunami, bencana banjir juga sangat menghawatirkan. Apakah diperlukan teknologi semacam early warning system?
Memang kita butuh sekali intervensi teknologi informasi (TI) dengan bantuan satelit seperti sistem SCADA (Supervisory Control And Data Acquisition) untuk bisa mengendalikan bencana banjir dan dengan infrastruktur sumber daya air yang dikelola dari bencana menjadi berkah atau manfaat. Termasuk dengan bantuan teknologi early warning system akan bisa mencegah terjadinya resiko korban bencana hidrometeorologi yang masif seperti yang terjadi selama ini.

Nama Bapak kembali muncul setelah Pemprov DKI Jakarta membutuhkan pemikiran jitu Anda mengenai pembangunan terowongan multifungsi. Apa sebenarnya manfaat terowongan ini?
Manfaat dari Terowongan Multi Fungsi atau dikenal sebagai Jakarta Multi purpose Deep Tunnel (MPDT) sesuai dengan namanya adalah suatu sistem terowongan bawah tanah yang didisain memiliki lima fungsi. Sebagai saluran pengendali banjir ketika musim hujan/banjir, sebagai jalan tol bawah tanah dalam keadaan tidak banjir, sebagai saluran air baku untuk PAM, sebagai saluran air limbah, dan sebagai saringan utilitas terpadu bawah tanah untuk pipa air minum, gas, FO, kabel PLN, dan kabel komunikasi.

Kelebihannya jelas tidak terkendala dengan masalah pembebasan lahan yang masif seperti yang selalu dihadapi jika menbangun kanal atau saluran seperti Kanal Banjir Barat dan Kanal Banjir Timur. Kelebihan lain tentunya ini merupakan infrastruktur bawah tanah terpadu dengan lima fungsi pertama di dunia. Kelebihan berikutnya adalah MPDT membantu mengatasi masalah-masalah ibukota secara simultan. Keunikan lain dari MPDT adalah bisa mendatangkan pendapatan dari fee jalan toll, penjualan air baku, retribusi air limbah, dan sewa jaringan utilitas terpadu yang bisa diproyeksikan untuk pengembalian investasi dan mendapatkan keuntungan (profit) bagi investor.

Seberapa besar investasi yang dibutuhkan untuk pembangunan MPDT? Dan apakah sebanding nantinya dengan manfaat yang bisa kita peroleh?
Perkiraan biaya capex MPDT dengan disain rute yang baru dari hasil kaji cepat Kementrian PU pada awal 2013 lalu adalah sekitar USD 2,7 milyar. Kerugian dari banjir 2002, 2007, dan 2013 (belum termasuk banjir 2014) kerugian finansial kita sudah mencapai Rp. 37,8 triliun. Kerugian akibat kemacetan di ibukota saja menurut Bank Dunia sudah mencapai Rp. 43 triliun/tahun. Belum kerugian lain akibat kelangkaan air baku, dan biaya gali dan timbun jalan yg selalu beruntun dilakukan oleh pemilik jaringan utilitas. Dengan membandingkan angka kerugian dan biaya capex MPDT dan manfaat yang akan kita peroleh jelas terlihat baik secara ekonomi, sosial dan lingkungan. Jangan lupa Jakarta adalah ibukota NKRI yang harus kita jaga dignity-nya.

Menurut Bapak, bagaimana cara terbaik untuk melakukan kampanye seputar pengelolaan dan penggunaan air yang baik? Bagaimana peran sosial media, mengingat hampir semua orang menggunakan sosial media?
Cara terbaik untuk mewujudkan kesadaran tersebut adalah dengan melakukan penyadaran dari sejak awal melalui kampanye mendidik dengan mencontohkan kepada pasangan hidup kita dan anak-anak kita serta semua orang yang bekerja disekitar kita.

Kita hidup dalam era digital dimana informasi adalah segala-galanya maka dengan mudah merubah prilaku dan cara kita berkomunikasi dengan siapapun karena hadirnya perangkat komunikasi canggih dalam hidup dan kehidupan kita. Harusnya kita juga bisa memanfaatkan perangkat dan media komunikasi termasuk sosial media yang booming belakangan ini untuk tujuan pengawasan dan pengelolaan lingkungan sehingga semakin banyak orang yang sadar dan berbuat yang terbaik demi masa depan peradaban ini.

Saya juga percaya Majalah BISKOM ini adalah salah satu media komunikasi di komunitas bisnis TI yang bisa membantu. Semoga kita menemukan hari esok yang lebih baik dan meninggalkan kebaikan untuk anak dan cucu kita. •ANDRI / M. TAUFIK (foto)

Arikel Terkait:
– TELAH TERBIT BISKOM EDISI JULI 2014
– Onno W. Purbo Masuk Dalam Calon Menteri Kabinet Jokowi

Google Kembangkan Ponsel Pintar Murah

0

Browsing-Google Kembangkan Ponsel Pintar MurahGOOGLE mengaku sedang mengembangkan sebuah telepon pintar berharga di bawah Rp1 juta yang disebut AndroidOne. Smartphone berbasis Android itu nantinya memuat sejumlah fitur standar, semisal radio FM, dan memiliki layar monitor sekitar 12,7 sentimeter.

Wakil Direktur senior Google, Sundar Pichai mengatakan, telepon tersebut bakal diluncurkan di India pada paruh kedua tahun ini. “Ada banyak orang, miliaran orang, yang tidak memiliki akses ke telepon pintar. Kami ingin mengubah kondisi itu,” kata Pichai dilansir AFP.

Dia menambahkan, Google sedang berkolaborasi dengan perusahaan-perusahaan pembuat telepon seluler untuk mewujudkan ponsel berharga di bawah Rp1 juta. Soal akses internet, Google telah membeli Titan Aerospace pada April lalu. Titan Aerospace ialah pembuat pesawat nirawak bertenaga surya yang dapat digunakan untuk meningkatkan akses internet di tempat-tempat terpencil.

Google juga sedang mengembangkan Project Loon, balon besar untuk memancarkan sinyal internet ke wilayah-wilayah yang belum tersambung dengan internet.“Sudah sejak lama kami bertanya-tanya, potensi macam apa yang bisa terbuka jika semua orang di mana saja memiliki akses ke teknologi terkini dan informasi dunia. Inilah saatnya untuk mengetahuinya,” kata Pichai.

Pengumuman pengembangan ponsel pintar Google mengemuka sehari setelah Microsoft menyatakan bakal menjual ponsel pintar Nokia berbasis Android seharga US$ 135 (Rp.1,63 juta). Sebelumnya, Mozilla, perusahaan yang terkenal dengan mesin pencari situs Firefox, menyatakan akan mulai Klik menjual telepon seluler pintar seharga US$ 25 (Rp.297 ribu) di Indonesia dan India dalam “beberapa bulan mendatang”.  •

Teknologi Dalam Ketahanan Air

0

EditorialPENTINGNYA ketahanan pangan dan energi sering kali dibahas, terlebih di masa kampanye Pemilihan Presiden di bulan Juli ini. Dengan ketahanan pangan dan energi,  perekonomian nasional tidak akan tergantung atau mudah terpengaruh pasar global. Di sektor pangan, pemerintah kedepan diharapkan mampu menjamin petani memperoleh seluruh kebutuhannya dari hulu hingga hilir, seperti bibit, pupuk, alat mesin pertanian (alsistan), pelatihan teknologi, kredit murah dari lembaga kredit khusus petani, mendapat perlindungan harga, bahkan mendapat asuransi jika panennya gagal. Sementara di sektor energi, pemerintah diantaranya harus mampu melakukan diversifikasi energi.

Meski begitu, tidak banyak orang yang menaruh perhatian lebih terhadap tata kelola air. Padahal peran air sangat mendasar, bahkan Pakar Air dari Program Studi Teknik Lingkungan Fakultas Teknik Universitas Indonesia, Firdaus Ali mengatakan, ketahanan air tak kalah lebih penting dibanding ketahanan pangan dan energi. Firdaus menyatakan, ada tantangan besar yang sedang dan akan dihadapi oleh sisa peradaban ini terkait ketahanan air, pangan dan energi.

Firdaus sendiri telah banyak mewujudkan pengelolaan air bersama pemerintah Indonesia melalui inovasi teknologi. Namun menurutnya, teknologi tidak bisa berperan sendiri. Dibutuhkan pula kesadaran masyarakat dan komitmen pemerintah baik pusat maupun daerah untuk bersama-sama menjaga sumber daya air yang sebenarnya melimpah di tanah air. Sehingga kedepan, tidak ada lagi persoalan ‘kelangkaan air bersih’ di Indonesia.

Berkaitan  dengan teknologi, sejumlah pakar juga mengusulkan peranan smart city. Permasalahan negara seperti ketahanan air, pangan, energi, bahkan juga transportasi dapat dengan lebih mudah dipantau oleh kepala daerah di sebuah operation room hanya dengan melihat sinyal-sinyal yang dipantulkan oleh perangkat sensor yang dipasang di sejumlah titik kota. Inilah salah satu prinsip dari smart city untuk membangun kota yang nyaman, aman dan produktif.

Selain infrastruktur, hal utama yang dibutuhkan dalam mewujudkan smart city ini adalah konektivitas sehingga perlu adanya broadband internet yang kualitasnya lebih baik dan lebih cepat serta cakupan yang lebih luas.

Mengingat pentingnya pembahasan tersebut,  pada edisi Juli ini pun BISKOM mengangkat peranan TI dalam ketahanan air dan energi. Pembahasan ini dipilih untuk turut memberikan sumbangsih pada Hari Lingkungan Hidup Sedunia pada 5 Juni lalu.

Semoga tema yang  kami pilih bisa membuka wacana pembaca mengenai ketahanan air dan smart city. Selamat membaca. •

Manufaktur Komponen Elektrik Taiwan Siap Sambut Taitronics 2014

0

Taipei International Electronics Show (Taitronics) 2014 akan segera digelar pada bulan Oktober mendatang. Menyambut event  ini, peserta dari pemeran elektronik terbesar di Taiwan ini pun sudah mulai mempersiapkan inovasi dan produk terbarunya untuk diperkenalkan dalam pemeran yang juga akan dimeriahkan dengan berbagai kegiatan seminar, procurement meeting hingga pemberian Award.

Taitra-TaitronikTAIWAN External Trade Development Council (TAITRA) yang telah dipercaya oleh Bureau of Foreign Trade (BOFT), Ministry of Economic Affairs (MOEA) untuk mengkoordinir kegiatan pemeran Taitronics, telah mempersiapkan sekitar 1.400 booth untuk dapat diisi oleh lebih 700 peserta di lokasi TWTC Nangang Exhibition Hall, Taipei, Taiwan, pada 6 – 9 Oktober 2014 mendatang. Taitronics 2014 diharapkan mampu menarik 40.000 lebih visitor dari dalam maupun luar negeri.

Memasuki tahun ke 40, Taitronics kali ini mengangkat tema “Green Electronics, Smart Living” untuk meningkatkan kesadaran dunia akan lingkungan, sekaligus untuk memimpin tren ponsel pintar. Perangkat pintar menjadi soroton utama karena industri komponen elektronik Taiwan saat ini banyak mendapatkan benefit dari perangkat pintar yang beberapa tahun belakangan ini semakin popular. Terutama untuk perangkat mobile seperti smartphone maupun tablet dimana hampir setiap negara saat ini mulai ikut memproduksinya, sehingga permintaan pasokan komponen elektronik utama seperti PCB, IPM, konektor, dan baterai akan terus meningkat di tahun ini.

Berdasarkan hasil penelitian Mei 2014 yang dilakukan Industrial Technology Research Institute (ITRI), pertumbuhan produksi komponen elektronik Taiwan diperkirakan tahun ini akan mencapai 4,4% dengan nilai produksi sebesar NT$ 910,67 miliar. Hal ini dipengaruhi pasar consumer electronics di negara-negara maju perlahan mulai pulih dan perangkat genggam pintar dengan spesifikasi tinggi namun harga terjangkau mulai ramai di pasaran, serta tumbuhnya pasar Internet of Things (IoT), wearable device dan aplikasi.

Tumbuhnya produksi perangkat genggam pintar sendiri akan terlihat dengan dirilisnya produk baru seperti LG, Sony, Intel maupun Qualcom di tahun ini. Tidak ketinggalan, Google Glass, Apple iWatch dan Samsung aksesoris juga akan menjadi sorotan. Oleh karenanya, masa depan komponen akan terletak pada embedded circuit board atau substrate technologies.

Sehingga akan mempengaruhi pemilik usaha mengambil tindakan proaktif untuk terus berinvestasi pada komponen perangkat genggam pintar. Disisi lain, dalam jangka panjang agar tetap kompetitif di shifting market, ITRI menyarankan produsen untuk berinvestasi di mobil, perangkat elektronik medis, atau bidang yang sedang berkembang seperti sektor energi.

Taitra-foto bersama

Produk Terbaik

Tidak jauh berbeda dengan tahun sebelumnya, para peserta pameran Taitronics akan menampilkan produk terbaru meliputi kategori, Electronic Components & Part, Meters & Instruments, Active & Passive Components, LED Lighting and Applications, Cells, Batteries & Power Supplies, Industrial Process & Automation Equipment, Smart Living and Consumer Electronics, Broadband Products & Application, Cloud Computing Technology, Pavilion of Standards, Testing & Certification, Made-in-Taiwan (MIT) Household Electrical Appliance Pavilion, National Pavilions.

Menyambut pagelaran Taitronics yang disebut-sebut sebagai peluang industri elektronik dan listrik Taiwan untuk dikenal oleh pasar global, para peserta pun sudah menyiapkan inovasi maupun produk terbarunya untuk diperkenalkan pada pameran listrik dan elektronik terbesar di Asia ini.

BISKOM mendapatkan kesempatan ekslusif untuk mengunjungi beberapa manufaktur Taiwan sebelum pameran Taitronics digelar. Manufatur tersebut diantaranya Good Will Instrument, Chief Land Electronic, Chant Sincere, Avertronics, Universal Microelectronics, Excel Cell Electronic, UniSVR Global Information Tech, Ty-Ohm Electronic Works dan Chroma Ate.

Berikut beberapa perusahaan dan produk terbaiknya yang akan meramaikan Taitronic 2014:

 1. Starconn

Taitra-STARCONN2Diawali dengan Starconn. Brand dari Chief Land Electronic ini merupakan manufaktur konektor Top 5 Taiwan yang menyediakan kebutuhan untuk PC dan industri telekomunikasi.  Berdiri sejak 1978, Chief Land Electronic telah mempelopori pengadaan mold tooling plastik dan part plastik untuk sektor konektor utama maupun teknologi upgraded connector. Sehingga sejak tahun 1981 produsen konektor ini memimpin pasar di Taiwan.

Deputy Director, Chief Land Electronic, Vincent Lau menyebutkan, Starconn konektor sekarang ini dipercaya sebagai produk yang memiliki kualitas teratas dengan harga terjangkau. “Teknologi kami menawarkan presisi dan tingkat transmisi yang tinggi untuk system integrator CEM, ODM atau OEM untuk partners desktop, LCD Panel, Notebook, Server, Storage, Telekomunikasi dan Datacomm,” ujar Lau.

Produk terbaru yang diperkenalkan adalah 127AB-Winner yang merupakan konektor berkecepatan tinggi untuk di back plane dengan kecepatan data 18Gb/detik. Winner, dirancang dengan perisai khusus dan bila dipasangkan sinyalnya kuat dibandingkan dengan konektor lain di back plane. biasanya digunakan pada telekomunikasi, router, server, WiFi network, storage dan data center.

 2. Chant Sincere

Taitra-Chant SincerePerangkat konektor juga dilakukan Chant Sincere, pemegang brand Coxoc yang juga melengkapi bisnisnya dengan memproduksi kabel untuk memberikan solusi total kepada pelangganya.

Perusahaan yang mulai berdiri pada tahun 1985 ini memilki konsep manajemen “Honest, Innovative, Quality, Longterm” dalam merancang dan memproduksi konektor dan kabel yang banyak digunakan dalam berbagai aplikasi yang berbeda, seperti Computing, Industrial Automation &, Telekomunikasi, Otomotif, Waterproof, Consumer dan Industri Medis.

Banyak mendapatkan penghargaan, diantaranya “National Bedrock Award” dan “Small Giant Award”, Chant Sincere memfokuskan pada peningkatan desain dan teknologi manufaktur dengan banyak mendaftarkan paten secara internasional pada produknya, termasuk konektor I/O, konektor Board to Board, konektor waterproff, Industrial Connector, Automotive connector, Memory Card connector dan adaptor, High Speed connector dan kabel USB3.0, Audio & Vidio connector dan kabel HDMI maupun Display Port.

Produk terbaru yang diperkenalkan untuk mendukung meningkatnya penggunaan smartphone berbasis Android, Chant Sincere memperkenalkan OTG Reader berupa USB Flash drive yang bisa plugin ke PC ataupun smartphone Android secara langsung karena tersedianya dua konektor yang dilengkapi micro USB dan didalamnya terpasang micro SD card. ”Produk ini diluncurkan untuk menyaingi i-Stick produk yang ditujukan untuk iPhone dan iPad dimana harganya jauh lebih mahal dibandingkan OTG Reader yang memilki fungsi yang hampir sama,” papar Jean Hsu, Project Team Director, Chant Sincere.

 3. Avertronics

Taitra-AvertronicsPerusahaan yang satu ini sedikit berbeda karena aktif dalam mengembangkan kontrol nirkabel dan produk sistem kontrol pencahayaan, yaitu Avertronics. Didirikan pada tahun 1986 menawarkan pengolahan elemen penghubung, menghubungkan modul kawat, modul aplikasi nirkabel, produk sistem, dan teknologi yang terkait untuk Photonics elektronik, listrik, mekanik, dan industri perawatan kesehatan.

Produk terbaru yang diperkenalkan adalah Smart Lighting Control System untuk mendesain tata lampu atau pencahayaan di dalam ruangan atau gedung yang dapat dikontrol melalui aplikasi Avin yang bisa didownload pada iOS. Dengan system ini juga bisa mengontrol waktu lampu kapan waktu on dan off, serta setup bisa disesuaikan keinginan penggunanya.

“Instalasinya sangat mudah dilakukan. Kedepannya kami akan mengunakan cloud dimana wifi menjadi sarana penghuhubung controlernya,” ujar Patricia Lee dari Avertronics.

Patricia juga menjelaskan bisnis baru yang sedang dikembangkan Avertronics adalah LED Environment berupa lampu indoor hidrophonic untuk mengatur pencahayaan perkebunan di dalam ruangan.

Berkaitan dengan Taitronics, perusahaan-perusahaan ini mempunyai alasan yang tidak jauh berbeda untuk mengikuti pagelaran tahunan ini, yaitu ingin membuka kerjasama dengan berbagai industri di dunia. Taitronics memberikan peluang tersebut, karena perusahaan tidak hanya berkesempatan memamerkan produknya tetapi secara eksklusif membuka proyek terbaik antara pembeli dan pemasok dengan digelarnya 2 procurement meeting, yakni Sourcing Taiwan for Government Procurement dan 1-on-1 match-making meeting. • ANDRI / FIQI (foto)

EPSON WORKFORCE DS-860, Scanner Canggih Untuk UKM

0

Epson Workforce DS-860-2EPSON baru saja meluncurkan produk terbaru dengan kemampuan canggih yang diperuntukkan bagi para pebisnis, terutama bisnis skala kecil atau UKM. Produk bernama Epson Workforce DS-860 tersebut merupakan scanner yang memiliki kecepatan dan volume tinggi. Scanner ini juga ditunjang dengan beragam fitur menarik yang bertujuan untuk meningkatkan produktivitas dan efisiensi kerja di kantor.

Epson Workforce DS-860 menawarkan duty cycle (siklus kerja) hingga 6000 halaman dan kecepatan pindai hingga 65 ppm/130ipm. Bahkan, Epson berani mengklaim bahwa Workforce DS-860 menjadi scanner bisnis tercepat dikelasnya dan menyajikan keandalan yang dibutuhkan pelaku bisnis.

Fitur lainnya yang tidak kalah menarik disematkan oleh Epson ke dalam scanner ini adalah kemampuan otomatis untuk mengenal ukuran kertas. Lewat fitur tersebut, scanner memiliki kinerja yang lebih efisien. Pengguna dapat dapat menempatkan berbagai dokumen dalam  format ukuran berbeda, mulai dari A6 hingga A4

Dirancang dengan ukuran 40 persen lebih kecil dan 20 persen lebih ringan dari pendahulunya, bentuk DS-860 yang kecil dan ringkas menyamarkan beberapa kemampuan besar yang dimilikinya, seperti kemampuan untuk memindai dokumen A3 lipat dalam sekali waktu dengan auto-stiching.

Epson Workforce DS-860Sangat ideal untuk lingkungan perkantoran, khususnya bisnis skala kecil, scanner ini menawarkan kemampuan untuk menangani hingga sembilan pengaturan pekerjaan yang telah disesuaikan. Pengguna cukup menekan sebuah tombol dan fungsi pendukung jaringan opsional memudahkan berbagi penggunaan scanner antar rekan dalam satu lingkup kelompok kerja.

Dua teknologi menarik lainnya yang mampu meningkatkan performa Workforce juga disematkan oleh Epson ke dalam perangkat ini, yaitu Separation Roller dan Ultrasonic Double Feed Detection. Separation Roller dapat memisahkan dan memuat lembaran ke dalam scanner. Sedangkan Ultrasonic Double Feed Detection berfungsi untuk memastikan setiap halaman dokumen dipindai dengan benar dan optimal.

Epson Workforce DS-860 juga telah mengadopsi teknologi LED (Light Emitting Diode) yang lebih efisien dibandingkan teknologi CCFL (Cold Cathode Fluorescent Lamp). Tidak hanya itu, pemanasan yang cepat juga dapat menghemat waktu, biaya dan energi disamping ramah lingkungan.

Epson Workforce DS-860 telah tersedia di pasar tanah air dengan harga penawaran sekitar Rp. 16.500.000. •

TELAH TERBIT BISKOM EDISI JULI 2014

0

MAJALAH BISKOM kali ini menampilkan Firdaus Ali, Ketua Indonesia Water Institute (IWI).

Dalam kesempatan ini, kami sekaligus menawarkan kepada seluruh pembaca untuk bekerjasama saling menguntungkan dengan Majalah BISKOM, baik berupa pengiriman artikel Teknologi Informasi (TI), mengadakan seminar, workshop dan pameran serta kegiatan-kegiatan lainnya yang berkaitan dengan dunia TI.

Topik menarik Majalah BISKOM Edisi Juli 2014 diantaranya:

• COVER STORY: Firdaus Ali, Ketua Indonesia Water Institute (IWI), Ketahanan Air Lebih Krusial Dibanding Pangan dan Energi

• HEADLINE:
–    Peran TI Dalam Ketahanan Air dan Energi

• FIGURE:
–    Suhono Harso Supangkat, Chairman Institute for  Innovation and Entrepreneurship Development ITB: Smart City Terkendala Model Bisnis dan Regulasi
–    Kurniadih Sutanto, Country Manager dari PT. Logitech Indonesia: Logitech Hadapi Tren Wireless Device

• FOCUS:
–    Smart City di Mata Walikota
–    Daftar 10 Smart City Teratas di Dunia
–    Saatnya Terapkan Pembelajaran Digital
–    TI, Program Prioritas Pemerintah Masa Depan
–    Sanggupkah TI Lindungi Konsumen?
–    Asosiasi dan Penggerak TIK Nasional Sepakati Roadmap dan Menteri TIK Kedepan

• REVIEW & CELLULAR:
–    Epson Workforce DS-860
–    Samsung Galaxy S5 Active
–    Acer Iconia Tab 8
–    HP Slatebook 14
–    Nikon D810
–    Lenovo S660
–    Nokia X2
–    LG G3
–    Huawei Acend Y320
–    HP Slate 21 Pro dan HP ProOne 400

• SNAP:
–    Ratusan Pelaku Ekonomi Kreatif Padati Konser Salam Dua Jari
–    Via Teleconference, Kasad Pantau Pengamanan Pilpres
–    Birokrasi Reformasi Ciptakan Transparansi dan Akuntabilitas
–    BBM Berjaya di ICS Award 2014
–    Lenovo Service Centre Resmi Dibuka di Surabaya
–    Grab Taxi, Solusi Pemesanan Taxi di Jakarta
–    Xenom Luncurkan Notebook Gaming Siren SR14i
–    Fujitsu Tunjuk Central Data Technology Jadi Distributor
–    50 Negara Unjuk Kemampuan di CommunicAsia 2014
–    Konferensi TI 2014: Membangun Sistem Cerdas Untuk Kota
–    Layanan Telkomsel T-Zone Bantu Bisnis UMKM
–    6 Tahun, LPSE Jabar Sarat Prestasi
–    Computex 2014, Peluncuran Produk Hingga Forum Industri
–    Taiwan Excellence Close To You, Berikan Energi Positif di Jakarta Fair 2014
–    Sehat, Senang dan Beramal di Taiwan Excellence Happy Run
–    Manufaktur Komponen Elektrik Taiwan Siap Sambut Taitronics 2014

Dapatkan Majalah BISKOM dengan berlangganan melalui Bagian Sirkulasi Majalah BISKOM. Untuk review, ujicoba, update harga produk dan kegiatan perusahaan Anda, hubungi redaksi[at]biskom.web.id •

 Arikel Terkait:
– FIRDAUS ALI: Ketahanan Air Lebih Krusial Dibanding Pangan dan Energi
– Onno W. Purbo Masuk Dalam Calon Menteri Kabinet Jokowi

0

Browsing-Korsel Ingin Serbu Nuklir Korut Dengan StuxnetKOREA Selatan akan mengembangkan piranti penyerbu maya dalam upaya melumpuhkan fasilitas nuklir Korea Utara. Kementrian Pertahanan Korsel berminat membuat sistem senjata Klik mirip Stuxnet, piranti lunak yang dibuat untuk Klik menyerang titik-titik pembangkit pada program pengayaan uranium Iran. Selanjutnya piranti lunak itu akan dipakai militer Korsel dalam berbagai misi kata Kementrian Pertahanan setempat. Seorang pakar keamanan komputer mengatakan senjata maya bisa “sangat berbahaya”. Sementara menurut kantor berita Korsel, Yonhap, rencana Kementrian Pertahanan Korsel ini disampaikan kepada pemerintah tanggal 19 Februari lalu. Pada tahun 2006, Korea Utara mengatakan negara itu sudah sukses mengujicobakan pengetesan senjata nuklirnya, sehingga Klik seluruh kawasan was-was. Upaya diplomatik intensif dilakukan agar negara komunis itu tak melanjutkan program nuklirnya. Jika berhasil, maka program ini kemungkinan akan merusak Klik daya jangkau rudal dan pembangkit nuklir Korut, tulis Yonhap. Bagian pertama dari program tersebut adalah membuat propaganda dengan terus-menerus mem-posting berbagai berita di jejaring sosial Korea Utara dan layanan media lainnya yang beroperasi di sana. “Pada tahap kedua pasukan maya akan menggelar misi perang maya komprehensif,” kata seorang pejabat senior seperti dikutip Yonhap. Namun Prof. Alan Woodward, seorang pakar keamanan komputer di Universitas Surrey mengatakan penggunaan senjata maya untuk menghasilkan kerusakan fisik pada sebuah infrastruktur bisa malah jadi bumerang.  “Saya kira berbahaya sekali. Senjata itu akhirnya bisa menghancurkan segala sesuatu yang tak termasuk jadi sasaran. Sekali Stuxnet dilepas penyebarannya akan sulit atau bahkan mustahil untuk dikendalikan,” papar Woodward.

Via Teleconference, Kasad Pantau Pengamanan Pilpres

0

KASAD Teleconference-Biskom-1KEPALA Staf Angkatan Darat (Kasad), Jenderal TNI Budiman, melakukan teleconference dengan Kodam, Dandim dan Danrem di seluruh Indonesia. Teleconference yang juga dihadiri Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU), Husni Kamil Manik, dan Sekjen Badan Pengawasl Pemilu, Gunawan tersebut, dilakukan guna mengecek kesiapan pengiriman logistik dan pengaman Pilpres 2014.

Teleconference dilakukan di Ruang Bina Yudha II, Mabes TNI AD, Jakarta, (6/7). Dalam teleconference ini, Kasad menyampaikan perkembangan situasi yang perlu dicermati oleh seluruh Pangdam.

Kasad menyampaikan beberapa arahan agar seluruh satuan TNI AD tetap siaga dan terus melaksanakan operasi pengamanan Pilpres 2014 untuk membantu Polri dan Panwaslu guna mencegah tindak kekerasan dan kerusuhan sosial. “Dalam penanganan ini, kami berharap kepada seluruh anggota jajaran, jangan sampai tebang pilih dan harus betul-betul melaksanakan pengamanan secara utuh, karena Personil TNI AD sangat dibutuhkan di masyarakat,” ujarnya.

KASAD Teleconference-Biskom-2Karena masih ada ketegangan politik, maka diperlukan kesiapan dari seluruh Kodam di seluruh Indonesia untuk membantu polisi. “Untuk daerah Papua misalnya, masih ada 4 titik yang perlu diperhatikan. Logistik-logistik masih sedikit bermasalah. Pangdam, Danrem, dan Dandim harus serius memperhatikan hal-hal tersebut,” instruksi Budiman.

Budiman juga menjelaskan daerah-daerah lain yang masih banyak kendala dalam segi distribusi logistik dan keamanan. “Kami berharap masyarakat bawah tidak terpengaruh ketegangan para elite politik. Penekanan untuk TNI AD, saya minta netralitas. Ini kehendak bersama, kehendak seluruh masyarakat, kehendak negara meminta netralitsas kita. Ini pertaruhan nama baik TNI AD. Saya minta di bawah menjaga netralitas,” ujar Budiman. •ARIE / M. TAUFIK (foto)

Ratusan Pelaku Ekonomi Kreatif Padati Konser Salam Dua Jari

1
Soegiharto Santoso atau Kang Hoky hadir mendukung Jokowi dalam konser Salam Dua Jari.

Jakarta, BISKOM – Para pelaku industri kreatif memandang bahwa visi misi Joko Widodo (Jokowi)  yang ingin menjadikan sumber daya manusia sebagai kekayaan utama menjadi angin segar bagi dunia ekonomi kreatif Tanah Air.  Sebagai bentuk dukungan terhadap  visi misi ini, ratusan pelaku industri kreatif pada hari ini (5/7), menyelenggarakan Konser Salam Dua Jari di Gelora Bung Karno (GBK), Senayan, Jakarta.

Soegiharto Santoso atau Kang Hoky salah satu relawan Jokowi yang turut hadir diacara konser Salam Dua Jari mengatakan, “Ekonomi kreatif adalah konsep besar ekonomi baru yang mengandalkan ide dan pengetahuan dari sumber daya manusia sebagai produksi utama. Ekonomi kreatif merupakan sektor strategis dalam pembangunan nasional ke depan, karena ekonomi kreatif berkontribusi secara signifikan terhadap perekonomian nasional, menyerap tenaga kerja, menciptakan usaha baru, serta berkontribusi terhadap devisa negara.”

Foto Soegiharto Santoso alias Kang Hoky bersama Maruarar Sirait dan bersama Fadjroel Rachman.

Lebih lanjut disampaikan, “Bukan itu saja, ekonomi kreatif juga dapat menciptakan nilai tambah dengan basis pengetahuan, termasuk warisan budaya, dan tekonologi yang sudah ada dari ide kreatif dan inovasi sampai ide kreatif terwujud menjadi karya kreatif yang dapat digunakan dan ada pasarnya.” Ujar Kang Hoky.

Ada banyak sekor industri kreatif yang bisa dikembangkan, antara lain arsitektur, desain, film, video, fotografi, kuliner, kerajinan, mode, musik, penerbitan dan percetakan, permainan interaktif, periklanan, riset dan pengembangan, seni pertunjukan, teknologi informasi (TI) serta televisi dan radio.

Dalam suasana kampanye saat ini, ide ekonomi kreatif kembali muncul ke permukaan,  terutama setelah Calon Presiden (capres) ke 7, Jokowi pada berbagai kesempatan menyampaikan ihwal ekonomi kreatif.

Konser ini dihadiri oleh ratusan ribu pendukung Jokowi, pengusaha, musisi dan artis Indonesia. Para pengusaha yang ikut bergabung dalam konser ini antara lain Sofyan Wanandi, Rusdi Kirana, dan Jacob Soetoyo.

Sementara artis dan musikus yang hadir di antaranya Slank, Ian Antono, Ahmad Albar, Donny Fattah, Bimbo, Oppie Andaresta, Kla Project, /rif, Trio Lestari (Glenn Fredly, Tompi, dan Sandy Sandoro), Ello, Erwin Gutawa, Gita Gutawa, Jay Subiyakto, Giring Ganesha,  Setiawan Djody, Yuni Shara, Krisdayanti, Andre Hehanusa, Kikan Namara, Cak Lontong, Once, Bams, Mike Idol, Widi Vierratale, Lala Timothy, Marsha Timothy, Vino Bastian, Indra Birowo, Olga Lydia, Happy Salma, Wanda Hamidah, Astrid Tiar, Sandrina Malakiano, Ayu Azhari, Ratna Listy dan Nico Siahaan.

Konser Salam Dua Jari-Biskom-2

Dihadapan para pendukungnya, Jokowi menyampaikan, “Tidak ada yang lebih membanggakan dalam hidup saya selain berdiri di sini dihadapan Anda semua. Anda adalah orang-orang yang selalu bekerja keras, mengorbankan waktu dan tenaga, menyumbangkan pikiran dan gagasan serta semangat untuk mewujudkan jalan kebaikan dan perubahan bagi Indonesia. Kita berkumpul untuk membulatkan tekad, menyatukan hati dan bekerja keras sebagai tanggung jawab untuk melakukan perubahan demi kebaikan Indonesia dengan cara-cara bermartabat.”

Jokowi melanjutkan, “Sumber daya manusia merupakan kekayaan yang luar biasa.  Kekayaan pertanian bisa diciptakan dengan membuka lahan yang luas, kekayaan industri bisa diciptakan dengan mesin yang makin canggih, tapi sumber daya manusia adalah kekayaan  utama diatas segalanya.” •TAUFIK

Arikel Terkait:
– TELAH TERBIT BISKOM EDISI AGUSTUS 2013
– ONNO W. PURBO: Lebih Baik Jadi Guru, Demi Cerdaskan Bangsa
– TELAH TERBIT BISKOM EDISI JUNI 2014
– JENDERAL TNI BUDIMAN: Modernisasi Alutsista Tingkatkan Pertahanan Negara
– Asosiasi dan Penggerak TIK Nasional Sepakati Roadmap dan Menteri TIK Kedepan
– Pegiat Internet Indonesia #AkhirnyaMilihJokowi
– Ratusan Pelaku Ekonomi Kreatif Padati Konser Salam Dua Jari
– TELAH TERBIT BISKOM EDISI JULI 2014
– FIRDAUS ALI: Ketahanan Air Lebih Krusial Dibanding Pangan dan Energi
– ROMI SATRIA WAHONO:  Indonesia Butuh Penguasaan Teknologi
– Onno W. Purbo Masuk Dalam Calon Menteri Kabinet Jokowi
– Inilah 41 Calon Menteri Terpilih Versi Kabinet Rakyat
– Dicalonkan Jadi Menkominfo, Onno Raih Polling Tertinggi

 

Pegiat Internet Indonesia #AkhirnyaMilihJokowi

1

Begitu strategisnya peranan teknologi informasi (TI) bagi penyelenggaraan negara yang bersih, transparan dan bebas dari korupsi, calon Presiden dan Wakil Presiden Republik Indonesia (RI), Joko Widodo (Jokowi) dan Jusuf Kalla (JK) pun menempatkan TI sebagai salah satu program utama yang akan dilakukan jika dirinya terpilih menjadi Presiden RI.

02. Salam Dua JariPROGRAM kerja pasangan Capres-Cawapres, Jokowi- JK, yang berbasiskan TI telah ditandaskan Jokowi berkali-kali pada berbagai kesempatan. Salah satunya dalam acara debat Capres. Jokowi sadar peranan TI dalam menunjang penyelenggaraan negara.

“Hal pertama yang akan saya lakukan adalah membangun sistem melalui pemanfaatan TI. Dengan melakukan e-Budgeting, e-Procurement, e-Purchasing, Pajak Online, case management system, perijinan online, dan sebagainya. Ini merupakan langkah preventif menekan potensi penyimpangan angaran atau korupsi,” tandas Jokowi pada Debat Capres Perdana,  di Jakarta, 9 Juni lalu.

Mengetahui hal ini, aktifis dan penggerak TI pun merasa terpanggil untuk turut serta mendukung komitmen tersebuti. Kemarin di Jakarta, 4 Juli 2014, sejumlah aktifis, praktisi dan penggerak TI yang tergabung  dalam “Pegiat Internet Indonesia”,  menyatakan dukungan secara terbuka dan sukarela kepada Jokowi-JK sebagai Capres dan Cawapres RI.

Onno W. Purbo, Pakar Internet Indonesia menyatakan, “Atas nama pribadi dan Pegiat Internet Indonesia,  kami mendeklarasikan dukungan kami untuk Jokowi dan JK, sebagai Capres dan Cawapres RI.

“Dukungan ini berdasarkan kepada pemahaman kami tentang rekam jejak Jokowi dan paparan programnya yang terkait dengan TI. Kami menaruh kepercayaan kepada Jokowi-JK untuk dapat mewujudkan tata kelola Internet yang transparan dan akuntabel di Indonesia, dengan pelibatan aktif pemangku kepentingan majemuk (multi-stakeholders) secara inklusif,” papar Onno.

Dengan demikian, kebebasan berekspresi dan penegakkan hak asasi manusia di Indonesia, khususnya yang melalui medium Internet, akan dapat terjamin sebagaimana telah diatur dan dilindungi oleh UUD 1945.

Pada kesempatan yang sama, Praktisi TI, Donny BU menyatakan, “Kami berkeyakinan bahwa ekosistem Internet (regulasi, infrastruktur, bisnis, komunitas, konten, penetrasi, pendidikan) di Indonesia akan menuju pada kondisi yang kondusif, karena tekad dan semangat Jokowi-JK untuk mendudukkan para profesional dalam mengelola negara ini.”

Soegiharto Santoso selaku Pebisnis TI yang turut mendukung deklarasi ini mengatakan, “Ini adalah kali pertama ada Capres yang secara meyakinkan berkomitmen untuk menggunakan TI dalam pemerintahan yang bersih. Sebagai pelaku bisnis, kami mempunyai cita-cita yang lebih besar lagi, yakni turut mengembangkan bisnis hardware, software dan solusi lainnya di bidang TI buatan anak bangsa.”

Menurut Soegiharto, berangkat dari komitmen Jokowi-JK terhadap TI, maka mulai sekarang kita berkesempatan untuk mewujudkan impian bahwa Indonesia akan menjadi negara produsen TI, yang mampu bersaing dengan negara-negara dunia lainnya.

Pegiat Internet Indonesia berharap dukungan ini  membawa manfaat lebih luas dan lebih beragam kepada masyarakat Indonesia, dari Sabang sampai dengan Merauke. Dan pada akhirnya, Internet Indonesia yang membanggakan di mata masyarakat Indonesia, regional maupun global adalah keniscayaan.

Program Kerja Jokowi-JK Bidang TI 

      1. Meningkatkan anggaran riset untuk mendorong inovasi teknologi dan menjadikan instansi urusan hak cipta dan paten bekerja pro-aktif melayani para inovator dan para inventor.
      2. Membangun sejumlah science and techno park di daerah-daerah, politeknik, dan Sekolah Menengah Kejuruan dengan prasarana dan sarana dengan teknologi terkini.
      3. Mewajibkan aparatur pemerintah untuk menganut “techno-ideology”, bahwa melalui pendidikan penguasaan teknologi kita harus bangkit dari “amnesia sejarah” dan “amnesia ideologi”.
      4. Pengetahuan dan penguasaan teknologi sebagai kurikulum wajib di sekolah dan Perguruan Tinggi adalah sebuah keharusan.
      5. Mendorong inovasi dan pengembangan industri TIK, sehingga negara besar seperti Indonesia tidak sekedar menjadi pasar bagi semua industri TIK asing, tetapi mampu menciptakan dan memproduksi TIK serta menjadi tuan rumah di negara sendiri.
      6. Menata kembali kurikulum pendidikan nasional dengan mengedepankan aspek pendidikan kewarganegaraan (civic education), yang menempatkan secara proporsional aspek pendidikan, seperti semangat bela negara dan budi pekerti dengan pengembangan IPTEK di dalam kurikulum pendidikan Indonesia.
      7. Memberikan perhatian yang tinggi terhadap pendidikan yang berbasiskan peningkatan IPTEK. (Sumber: Website KPU)

Pegiat Internet Indonesia

Berikut sejumlah aktifis, praktisi dan penggerak TI yang tergabung  dalam “Pegiat Internet Indonesia”,  yang menyatakan dukungan secara terbuka dan sukarela kepada Jokowi-JK sebagai Capres dan Cawapres RI: Ainun Chomsun (@pasarsapi), Ade Fadli (@timpakul), Budi Rahardjo  (@rahard), Damar Juniarto (@damar), Donny B.U. (@donnybu), Debyo Surya Setiyawan (@masdebyo), Eddy Prayitno (@mataharitimoer), Enda Nasution (@enda), Gildas Deograt (@gildasdeograt), Habib Almascatie (@almascatie), Heru Tjatur (@tjatur), Indriyatno Banyumurti (@banyumurti), Izak Jenie (@izjenie), Johar Alam (@joharalam), Marcelus Ardhiwinata (@mardiwinata), M. Yamin (@yaminelrust), Nukman Luthfie (@nukman), Onno W Purbo (@onnowpurbo), Riza Tantular (@rizatantular), Ruby Alamsyah (@ruby_alamsyah), Sam Ardi (@sam_ardi), Shita Laksmi (@slaksmi), Sri Handayani / Mama Aie (@aieinternet), Syaifullah / Daeng Ipul (@ipulgs), dan Valens Riyadi (@valensriyadi). •

Arikel Terkait:
– TELAH TERBIT BISKOM EDISI AGUSTUS 2013
– ONNO W. PURBO: Lebih Baik Jadi Guru, Demi Cerdaskan Bangsa
– Ratusan Pelaku Ekonomi Kreatif Padati Konser Salam Dua Jari
– Asosiasi dan Penggerak TIK Nasional Sepakati Roadmap dan Menteri TIK Kedepan