Home Blog Page 995

Acer Iconia Notebook Dua Layar

0

Acer IconaSEJAK beberapa bulan lalu, sejumlah website pernah menyebut notebook dengan dua layar yang bakal dibesut Acer. Kini jelas sudah bahwa nama resminya adalah Acer Iconia, yang merupakan notebook dengan dua layar sentuh, namun ternyata masing-masing layarnya berukuran 14 inch (bukan 15 inch) dengan resolusi 1366×768 (HD).

Notebook Acer ini adalah produk dengan teknologi baru setelah Toshiba memperkenalkan teknologi yang sama dengan merilis Libretto di ulang tahun ke-25 beberapa waktu lalu. Iconia menggunakan layar sentuh 14 inci di kedua sisinya. Bagian yang biasanya menjadi tempat keyboard, kini diisi layar sentuh. Layar yang digunakan tampak kokoh karena dilapisi kaca tahan gores buatan Gorilla Glass. Meski tanpa papan ketik, perangkat tersebut dapat difungsikan menjadi notebook dengan menampilkan keyboard virtual, widget, dan menu lainnya di salah satu layar.

Pengguna dapat membagi-bagi tampilan menu desktop di kedua layar. Bisa juga menggunakan kedua layar untuk menjalankan aplikasi berbeda. Misalnya, sembari melihat video di layar atas dan mengecek e-mail, browsing, atau edit foto di layar bawah. Perangkat ini sudah dilengkapi teknologi untuk mendeteksi telapak tangan dan layar akan otomatis menampilkan keyboard virtual saat tangan diletakkan di atas layar.

Acer Iconia tidak seperti tablet biasa karena menggunakan sistem operasi Windows 7 buatan Microsoft. Prosesornya Intel Core i5 dan dilengkapi memori RAM 4 GB serta hardisk 750 GB sehingga menjanjikan sebuah kecepatan yang jauh lebih baik. Iconia akan dirilis ke pasar mulai awal 2011.

Presdir Microsoft Indonesia, Sutanto Hartono: Musuh Kami Bukan Open Source, Tetapi Pembajak

2

Microsoft 01Hampir setahun sudah Sutanto Hartono menjabat sebagai Presiden Direktur Microsoft Indonesia. Awalnya, tak sedikit orang yang meragukan kemampuan mantan orang ternama di stasiun televisi Rajawali Citra Nusantara (RCTI) ini dalam dunia teknologi informasi (TI). Namun dengan kesungguhan, Sutanto meyakini, “Meski latar belakang saya adalah bidang media dan hiburan, saya bertekad untuk membawa sudut pandang baru terhadap pendekatan Microsoft pada komunitas bisnis, pemerintah, sektor pendidikan termasuk pasar konsumer Indonesia.”

Berjalan waktu, cepat dan pasti, sejak terpilih sebagai Presiden Direktur Microsoft Indonesia pada akhir Januari 2010 lalu, Sutanto telah membuktikan keseriusannya. Kiprahnya selama ini telah ikut mendorong pertumbuhan jangka panjang Microsoft di pasar Indonesia. Salah satunya melalui kampanye pentingnya penggunaan sistem operasi (software) asli.

“Saya sangat senang dapat bergabung dan memimpin tim Microsoft Indonesia. Jabatan ini telah memantik semangat saya, terutama karena besarnya populasi Indonesia dalam penggunaan teknologi,” kata Sutanto kepada BISKOM, saat mengunjungi ruang kerjanya November lalu.

Sutanto memang memiliki reputasi yang gemilang dalam menumbuhkan bisnis dan mengembangkan kapasitas tim kerja. Sebelum bergabung dengan Microsoft Indonesia, Ia sempat memimpin jaringan penyiaran dan pertelevisian RCTI, dimana ia menjadi CEO sejak tahun 2008 dan Managing Director pada 2003. Pada saat yang bersamaan, peraih penghargaan “Most Admired Company” dari majalah Business Week Indonesia ini juga berperan sebagai Direktur Media Nusantara Citra, perusahaan multimedia terbesar di Indonesia yang juga merupakan induk perusahaan dari RCTI.

Sebelum berkarir di RCTI, Sutanto ikut mendirikan Sony Music Entertainment di Indonesia dan menjadi Senior Vice President di Asia Tenggara. Secara akademis, Sutanto pun terlihat cemerlang. Ia menyandang gelar Bachelor of Science, Chemical Engineering dari University of Notre Dame, Indiana dan gelar MBA bidang Marketing dan Finance dari University of California, Berkeley.

Kepada BISKOM, Sutanto Hartono membagi kiat bagaimana menumbuhkan bisnis Microsoft dan pandangannya terhadap software open source. Berikut petikannya.

Anda hampir satu tahun menjadi pimpinan Microsoft Indonesia. Apa saja agenda yang Anda jalankan selama ini dan kedepan untuk Microsoft Indonesia?
Ada 3 agenda yang saya fokuskan. Pertama adalah semakin menggalakkan kampanye pentingnya penggunaan software asli, khususnya pada penggunaan di tingkat konsumen. Apalagi survei menunjukkan bahwa penggunaan Windows bajakan justru merugikan konsumen.

Sebanyak 43 persen pengguna Windows bajakan ternyata mengalami kegagalan dalam sistemnya. Sementara 73 persen dipastikan pengguna bajakan kehilangan data, sedangkan 55 persen susah untuk memulihkan data tersebut.

Fokus kedua yang dilakukan Microsoft Indonesia adalah membuat paket perlindungan identitas diri dan personal computer (PC). Karena dari survei menyebutkan, 90 persen software bajakan yang dicopy hampir pasti disisipi oleh virus. Dan virus inilah yang akan mencuri identitas kita, melalui
penggunaakn internet.

Dan yang ketiga, strategi yang dilakukan adalah mendirikan Microsoft Zone, tempat dimana konsumen dapat mengetahui lebih dalam mengenai Microsoft. Customer membutuhkan one-stop zone. Mereka juga ingin mendapatkan pengalaman langsung sebelum membeli, karena itu kami menghadirkan Microsoft Zone. Kedepan, akan semakin banyak Microsoft Zone yang bakal kami dirikan.

Microsoft 02Microsoft seperti kita tahu, kerap berhadapan dengan masalah pembajakan. Untuk menanggulangi masalah ini, pemerintah menawarkan kepada masyarakat untuk menggunakan software open source. Bagaimana Anda memandang hal ini?
Orang-orang melihat open source dan Microsoft itu seperti peperangan. Padahal bukan seperti itu. Kami bukan anti open source, dan musuh kami bukan open source, tetapi pembajakan. Open source dan Microsoft bukan terkait permasalahan software berbayar atau tidak, melainkan hanyalah perbedaan software itu dibuka atau ditutup.

Open source itu sudah jadi lalu ditaruh di internet, terbuka bagi siapa saja yang ingin mengotak-atiknya. Sedangkan kami ditutup. Tidak ada yang salah dengan ini, masing-masing ada keunggulannya. Terserah konsumen mau pilih yang mana, tergantung kebutuhan mereka.

Tidakkah Anda menganggap bahwa pemerintah lebih pro terhadap open source?

Bagi saya, gerakan mendorong open source oleh pemerintah itu merupakan sesuatu yang wajar. Tapi, euforia open source di institusi pemerintah rasanya terlalu berlebihan. Harusnya, pemerintah dapat berlaku adil dalam memberikan opsi yang sama. Pasalnya Microsoft sebagai pelaku bisnis software tentunya tidak ingin diperlakukan berbeda. Harus berjalan beriringan dengan opsi yang sama antara open source dan bukan open source.

Microsoft sendiri telah berupaya membangun jembatan diantara komunitas pengguna software Microsoft dan open source. Hal ini juga perlu diterangkan kepada publik oleh para regulator, sehingga tidak terlihat software proprietary seolaholah bermusuhan dengan open source.

Microsoft Indonesia sangat gencar berupaya meminimalisir angka pembajakan software di Indonesia. Apa saja langkah jitu yang Anda lakukan dalam hal ini?

Pertama, kami tetap melakukan edukasi dan sosialisasi pada masyarakat, apa benefit yang didapatkan dengan software asli, dan apa kerugian yang dialami pelanggan. Kami terus berupaya untuk meyakinkan konsumen, bahwa kocek yang dikeluarkan dalam jumlah besar akan mendapatkan manfaat yang besar pula. Ini semacam investasi jangka panjang bagi pengguna personal.

Kedua, kami memberikan value lebih pada pelanggan melalui program-program promo yang lebih consumeroriented atau yang dibutuhkan konsumen. Membangun Microsoft Zone merupakan salah satu contoh, bagaimana konsumen bisa mencoba software Microsoft sebelum membeli. Selain itu, kami menyediakan software dengan harga lebih terjangkau, bahkan beberapa di antaranya kami suguhkan gratis, seperti misalnya Microsoft Security Essentials.

Apakah angka pembajakan sudah menurun saat ini?

Secara keseluruhan seharusnya menurun. Tetapi dalam hal ini, kita harus berbicara mengenai dua segmen pengguna, yaitu segmen korporasi dan konsumer. Segmen korporasi tingkat pembajakannya lebih kecil dibandingkan konsumer karena faktor kepatuhan korporasi sudah lebih tinggi.

Bukan karena mereka takut ditangkap kalau menggunakan software bajakan, tetapi karena mereka mempunyai suatu internal compliance policy sehingga mereka paham bahwa software yang mereka gunakan sudah diorganisasikan. Ini merupakan titik terang yang belum terjadi sebelumnya.

Microsoft 03Microsoft baru saja memperkenalkan Lync pada 17 November 2010 lalu. Apa yang bisa kita dapatkan dari Lync?
Betul, konsumen bisnis di Indonesia dapat mendownload versi percobaan Lync secara cuma-cuma melalui www.microsoft.com/lync dan dapat membeli di pasaran mulai awal Desember ini.

Software Lync yang sebelumnya dikenal dengan nama Office Communication Server (OCS) ini dapat menghubungkan orang kapan saja dan di mana saja lewat PC, telepon maupun browser. Artinya, Lync dapat membuat koneksi menjadi pertemuan tatap muka secara virtual. Kini setiap interaksi dapat menyertakan video dan konferensi audio, sekaligus melakukan kegiatan berbagai aplikasi dan dekstop serta layanan pesan singkat dan telepon.

Lync juga bekerja dengan aplikasi-aplikasi yang dikenal dan digunakan saat ini, termasuk Microsoft Office, SharePoint dan Exchange yang membantu organisasi dalam mengurangi kesulitan dalam mengadopsi teknologi ini. Para karyawan organisasi pun telah mengenal baik dan sudah dapat menggunakan perangkat-perangkat Microsoft yang populer. Sang administrator akan banyak diuntungkan dari manajemen infrastruktur tunggal yang aman ini dengan kapabilitas baru untuk menaikkan tingkat adopsi dan kemampuan interoperabilitasnya dengan sistem yang telah ada sebelumnya. Semua ini dicirikan dengan biaya kepemilikan yang rendah, pemasangan sistem dan migrasi yang lebih mulus, serta menyediakan pilihan yang lebih luas plus fleksibel. Apalagi, teknologi ini mampu menampung conference secara real time untuk 250 orang. Dengan Lync, tidak perlu face to face meeting, sehingga lebih efisien waktu dan biaya.

Apa saja manfaat Lync bagi perusahaan?
Kehadiran Lync telah merefleksikan visi kami untuk menyatukan suara perusahaan melalui layanan pesan singkat, web, audio dan konferensi video, menjadi satu pengalaman komunikasi yang baru. Dengan Lync, Departemen TI bisa menghilangkan sistem PABX atau menambahnya dengan Lync.

Mereka dapat memberdayakan kekuatan tim kerja untuk saling berkomunikasi dan berkolaborasi lebih efektif dan efisien, serta tetap terhubung satu sama lain melalui berbagai alat apa pun dan di mana pun mereka berada. Singkatnya, para pengguna yang mengaplikasikan Lync 2010 akan mengubah cara mereka dalam berkomunikasi, dan mentransformasi bisnisnya, serta menghemat biaya.

Sebagai putra bangsa, apa yang Anda ingin capai bagi Indonesia dalam hal penguasaan teknologi?
Penggunaan teknologi adalah suatu keharusan. Namun alangkah baiknya jika kita tidak hanya menjadi konsumen teknologi, tetapi juga bisa mandiri untuk bisa juga menjadi produsen elektronik. Microsoft sendiri bukan hanya fokus kepada bagaimana menciptakan pangsa pasar, tetapi juga memiliki komitmen untuk membantu masyarakat agar bisa lebih matang dalam TI. Salah satu cara yang ditempuh Microsoft adalah mengajak pengembang software lokal memanfaatkan Microsoft Silverlight yang gratis.

Silverlight adalah platform pengembangan milik Microsoft untuk membuat user experiences yang memikat, interaktif untuk aplikasi web, desktop dan mobile yang online maupun offline. Selain itu, kami juga menggelar kompetisi yang bekerjasama dengan perguruan tinggi di Indonesia. Finalisnya akan kami panggil untuk kami bina dari sisi bisnis, dan dikoneksikan ke penyandang dana. Targetnya adalah semua perusahaan yang masih dalam merintis di TI. Program ini sudah menginjak tahun ketiga. Yang sukses sudah ada, antara lain software untuk monitoring perkapalan. Kedepan, pastinya kami berharap semakin banyak temuan yang bisa diperlihatkan anak bangsa.

Microsoft 04Apa inovasi yang dikembangkan Microsoft untuk 2011 mendatang?

Seperti yang diramal banyak pakar bahwa teknologi Cloud Computing akan menjadi tren di tahun mendatang, maka Microsoft akan lebih fokus terjun di bidang ini. Cloud Computing adalah komputasi berbasis internet. Distribusi sumber data, piranti lunak dan informasi disalurkan ke komputer atau perangkat lain sesuai kebutuhan. Ibaratnya adalah seperti logika kerja sebuah jaringan listrik, perusahaan hanya membayar yang mereka gunakan.

Cloud Computing secara umum dipakai untuk perusahaan dengan tingkat transaksi tinggi. Di Amerika dan Australia sudah banyak perusahaan besar menggunakan layanan ini, namun di Indonesia, Cloud Computing masih bersifat pengenalan dan trial. Cloud Computing juga masih sulit untuk dikenalkan ke konsumen Indonesia karena belum adanya jaminan keamanan dari virus atau hacker, reliable dan time line yang tinggi dan belum standarnya bahasa pemrograman. Tahap pengenalan dan trial dilakukan untuk membuat konsumen Indonesai bisa merasa lebih aman.

Jadi untuk Cloud Computing, Microsoft hanya akan menyasar perusahaan besar?

Karena Cloud Computing digunakan untuk tingkat transaksi tinggi, maka target dari Cloud Computing di Indonesia tentu saja perusahaan dengan sumber daya TI yang besar seperti misalnya perusahaan perbankan, telekomunikasi dan mining. Tetapi kami tidak lantas mengesampingkan Small Medium Business (SMB), karena banyak sektor tersebut yang belum terjamah oleh teknologi.

Dengan Cloud Computing, SMB akan dapat melakukan penghematan biaya karena membayar sesuai kebutuhan atau pemakaian, bisa mulai atau berhenti kapan saja, menggeser belanja modal (CAPEX) menjadi belanja operasional (OPEX), kompleksitas sumberdaya internal dan mendapatkan teknologi mutakhir secara otomatis. Target kami dalam 4 tahun, Cloud Computing bisa tumbuh 500 %.

Lalu seperti apa dukungan Microsoft untuk software open source di masa mendatang?

Seperti saya katakan tadi, the future is about Cloud. Ketika semua sudah beralih ke solusi Cloud Computing, maka istilah open source dan proprietary akan menjadi hilang. Nanti yang harus kita lakukan adalah mempunyai satu kata, yakni interoperability dimana kita dapat memilih lapis perlapis mulai dari infrastruktur, next level-nya, hingga platformnya baru softwarenya.

KODAM JAYA Rayakan HUT Ke 61 Bersama Warga Pluit, Muara Karang dan PIK

0

01. HUT Kodam Jaya ke 61Jakarta Raya sebagai pusat kegiatan pemerintah dan swasta, merupakan daya tarik bagi berbagai lapisan masyarakat di seluruh Indonesia. Dengan dinamika hidup yang beraneka ragam, tidak jarang timbul berbagai masalah yang harus dihadapi Pemerintah.

Bilamana masalah itu sampai menimbulkan goncangan-goncangan terhadap masyarakat, efeknya akan terasa pula di daerah-daerah. Karena itulah Kodam Jaya selalu tampil bahu-membahu bersama satuan-satuan lainnya untuk meningkatkan kewaspadaan dan kesiap-siagaan guna mengatasi masalah-masalah yang dapat mengganggu stabilitas nasional, maupun di Daerah Khusus Ibukota (DKI) Jakarta dan sekitarnya.

Tak terasa, Kodam Jaya kini memasuki Hari Ulang Tahun (HUT)-nya yang ke 61. Berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya, tahun ini Kodam Jaya merayakan HUT dengan cara yang unik.

Untuk mewujudkan salah satu visi Kodam Jaya yakni “Kodam Jaya Mencintai dan Dicintai Rakyat’, maka HUT Kodam Jaya hari ini dirayakan secara langsung bersama  dengan warga Pantai Indah Kapuk (PIK), Pluit dan Muara Karang, Jakarta.

02. HUT Kodam Jaya ke 61(2)Lokasi acara perayaan yang diadakan di areal Pantai Indah Kapuk dekat Waterboom Pantai Indah Kapuk ini melibatkan sekitar 5.000 anggota Pasukan Kodam Jaya yang berbaur dengan ribuan warga PIK dan sekitarnya, dan dihadiri oleh Pangdam Jaya, Mayor Jenderal TNI Marciano Norman, serta Kepala Staf Kodam Jaya/Jayakarta (Kasdam Jaya), Brigadir Jenderal TNI Ibrahim Saleh.

Acara diawali dengan senam aerobic massal dan dilanjutkan dengan gerak jalan santai bersama sepanjang 3 kilometer menuju perumahan Mediterania PIK, yang diiringi dengan tarian Reog Ponorogo.

Setibanya di perumahan Mediterania PIK, acara dilanjutkan dengan  ramah tamah bersama Pangdam, Kasdam dan seluruh jajarannya sambil menyaksikan atraksi Barongsai yang dimainkan oleh Kong Ha Hong. Grup kesenian ini kerap unjuk kebolehan di istana negara baik pada masa kepemimpinan Presiden Gusdur, Megawati maupun Susilo Bambang Yudhoyono, serta tampil dihadapan mantan Wakil Presiden, Hamzah Haz. Bahkan, berkali-kali, Kong Ha Hong meraih prestasi di tingkat ASEAN dan dunia, seperti pada kejuaraan Barongsai di Guang Zhao China, dalam rangka memperingati Ulang Tahun negara tirai bambu tersebut yang ke 60, pada Desember 2009 lalu.

Pimpinan Kong Ha Hong, Ronald Sjarif mengatakan, “Atraksi Barongsai yang menggabungkan kesenian dan olah raga, kini bukan hanya dianggap sebagai kesenian masyarakat China saja, tetapi milik dunia. Barongsai merupakan simbol semangat, pantang menyerah, penolak bala, mendatangkan rejeki dan juga pemersatu bangsa. Oleh sebab itu, kami semua berharap, Indonesia terus bangkit untuk semakin maju dengan mempertahankan kesatuan dalam Bhineka Tunggal Ika.”

03. HUT Kodam Jaya ke 61(2)Pangdam Jaya, Mayor Jenderal TNI Marciano Norman dalam sambutannya mengatakan, “Kodam Jaya memiliki tugas untuk selalu menegakkan kadaulatan negara, mempertahankan keutuhan wilayah NKRI yang berdasarkan Pancasila dan UUD 1945 serta melindungi segenap bangsa Indonesia dari ancaman dan gangguan terhadap keutuhan bangsa dan negara. Kodam Jaya juga siap saling membahu dengan Polri untuk mengamankan negara, saat menyambut Natal dan pergantian Tahun Baru 2011.”

Sementara Kasdam Jaya, Brigadir Jenderal TNI Ibrahim Saleh, menambahkan, “Kodam Jaya bangga memiliki visi untuk menjaga sikap disiplin, solid, profesional, tangguh, berwawasan kebangsaan serta mencintai dan dicintai rakyat. Melalui kerjasama yang baik dengan pemerintah kota DKI Jakarta dan seluruh lapisan masyarakat, Kodam Jaya siap ikut turut serta menjaga keamanan dan bersama membangun kota DKI Jakarta.”

Hanisah, Ketua RW 08 Mediterania Pantai Indah Kapuk selaku tuan rumah acara ini berharap, melalui kegiatan sosial semacam ini, seluruh warga PIK dan sekitarnya dapat menjalin silahturahmi yang lebih lekat lagi dengan seluruh jajaran TNI, baik saat ini maupun  di waktu mendatang.

04. HUT Kodam Jaya ke 61 RAcara kemudian dilanjutkan lagi dengan penanaman secara simbolis 8.064 buah pohon  Trembesi sebagai simbol pemersatu TNI dan Rakyat di seluruh daerah cakupan Kodam Jaya, yakni DKI Jakarta, Tangerang, Bekasi dan Depok.

Soegiharto Santoso,  Pimpinan Umum BISKOM, selaku media partner dari acara ini mengatakan, akhir-akhir ini pemerintah  tengah gencar menggalakan gerakan One Man One Tree. Karenanya, penanaman pohon Trembesi di seluruh wilayah Indonesia sangat tepat karena diyakini dari satu batang Trembesi dewasa mampu menyerap 28 ton karbondioksida (CO2) per tahunnya. Semoga gerakan ini dapat terus bergulir di wilayah-wilayah lainnya.”

Puncak acara HUT ke-61 Kodam Jaya/Jayakarta sendiri akan diadakan pada  tanggal 24 Desember 2010 di Makodam Jaya.

Saat ini, Kodam Jaya memiliki website, http://www.kodam-jaya.mil.id/, sebagai pusat informasi seputar kegiatan Kodam Jaya, sebagai sarana mendekatkan diri kepada masyarakat dan menjadi  salah satu jalur pelayanan bagi masyarakat.

Danny J.S. Liao: TAITRA Kenalkan Industri Taiwan ke Indonesia

0

Danny TaitraBeberapa tahun terakhir, Taiwan berhasil memegang posisi puncak pada pangsa pasar di lebih dari 10 produk dan merek teknologi informasi (TI) di dunia, termasuk diantaranya notebook, netbook, modem, motherboard, LCD Monitor, dan VoIP Routers. Untuk lebih mendekatkan dan memperkenalkan produk dan merek-merek TI Taiwan tersebut ke pasar Indonesia, Biro Perdagangan Luar Negeri, Kementerian Ekonomi Taiwan, Republik China dan Dewan Pengembangan Perdagangan Eksternal Taiwan (TAITRA) mempromosikan produk-produk asal Taiwan, melalui kampanye Integrated Marketing and Communication for Taiwan International Brand (IMC Project), sebagai bagian dari program Taiwan Excellence yang dikenalkan sebelumnya.

Danny J.S. Liao, Manager Strategic Marketing Departement TAITRA mengatakan, saat ini pada umumnya masyarakat Indonesia telah mengenal merek-merek TI terkemuka seperti Acer, Asus, BenQ, MSI dan Transcend, tetapi sedikit yang mengetahui bahwa merek-merek tersebut adalah buatan Taiwan. “Dengan program kampanye Taiwan Excellence di Indonesia, kami ingin agar masyarakat Indonesia aware bahwa merek-merek tersebut adalah buatan negara kami,” ujarnya.

Berikut petikan wawancara BISKOM dengan pria yang telah bergabung di TAITRA selama lebih dari dua puluh tahun, pada saat mengunjungi Indonesia awal November lalu.

Program Taiwan Excellence sebagai bagian dari kampanye TAITRA sudah berlangsung selama beberapa tahun. Hal apakah yang sudah dicapai sesuai dengan tujuan TAITRA?
Pemerintah Taiwan melalui TAITRA sejak tahun 2006 telah meluncurkan proyek Branding Taiwan. Proyek ini direncanakan akan berakhir pada tahun 2012, tetapi pada mulai April 2010 ini, pemerintah Taiwan meluncurkan proyek baru yang berkaitan dengan Branding Taiwan, yaitu IMC Project. Saat ini kami telah bekerjasama dengan 19 merek-merek TI Taiwan yang telah mendapat pengakuan secara internasional.

Tujuan kami melakukan kampanye ini adalah ingin meningkatkan pengakuan dunia internasional untuk industri TI Taiwan dan lebih mendekatkan merek-merek TI Taiwan kepada pasar. Saat ini kami fokus melakukan kampanye IMC Project di negara-negara yang sedang tumbuh industri TI-nya, seperti India, Vietnam dan Indonesia. Sampai saat ini kami di Indonesia telah melakukan berbagai aktivitas berkaitan dengan kampanye IMC Project dan kami telah mengalokasikan anggaran lebih dari satu juta US$ untuk kegiatan ini, dan kami puas dengan hasil yang telah dicapai.

Merek-merek terkenal seperti Asus, Acer, MSI dan Transcend sudah sangat populer di Indonesia, apa yang ingin dicapai vendor-vendor tersebut dari kerjasama dengan TAITRA?
Betul, masyarakat Indonesia memang telah menggunakan merek-merek terkenal tersebut untuk kebutuhan TI sehari-hari, tetapi masih sedikit yang mengetahui bahwa merek-merek tersebut adalah buatan Taiwan. Karenanya pemerintah Taiwan ingin agar masyarakat Indonesia lebih aware seperti misalnya mereka menggunakan produk dari Eropa, Amerika, China dan lain sebagainya. Sebaliknya, bagi merek-merek tersebut, merupakan keuntungan tersendiri dapat dipromosikan secara bersama-sama di dalam IMC Project ini.

Apa langkah strategis untuk merek yang kurang populer di Indonesia atau negara lainnya?
Bagi merek-merek TI Taiwan yang kurang populer atau belum populer di Indonesia, ini merupakan suatu kesempatan bagi mereka untuk memperkenalkan produk-produk unggulan mereka ke pasar Indonesia. Pada prinsipnya pemerintah Taiwan terbuka bagi industri TI Taiwan yang ingin memperluas pasarnya ke manca negara, termasuk Indonesia.

Setiap tahun, pemerintah Taiwan melalui TAITRA menggelar ICT Brand Award, dan para peraih award tersebut berhak untuk bergabung di dalam IMC Project dengan nama Taiwan Excellence. Pada intinya kami ingin membantu memperkenalkan merek-merek TI Taiwan kepada masyarakat pengguna TI di seluruh dunia dan khususnya di Indonesia, bahwa merek-merek TI Taiwan adalah jaminan karena lebih reliable, worthed dan inovated. Untuk itu kami melakukan promosi melalui kegiatan-kegiatan eksibisi di berbagai mall di Jakarta, selain melalui iklan-iklan di sejumlah media massa. Kami juga telah menunjuk Cathy Sharon, artis terkenal Indonesia, sebagai Duta dari Taiwan Excellence.

Itu adalah langkah-langkah strategis kami untuk memperkenalkan merek-merek TI Taiwan yang kebetulan belum populer di Indonesia. Termasuk dengan membuka gerai Taiwan Excellent Window, yang saat ini sudah ada di Mall Mangga Dua dan Mall Ambasador Jakarta, yang mana keduanya merupakan mall TI terbesar di Indonesia.

Seberapa besar pertambahan pendapatan pemerintah Taiwan sejak melaksanakan IMC Project ini?
Dengan lebih terkenalnya keunggulan produk-produk TI Taiwan, tentunya akan juga meningkatkan penjualan produk-produk tersebut. Bagi pemerintah Taiwan, peningkatan ekspor dari setiap industri, berarti peningkatan pendapatan negara. Saat ini casino perusahaan TI Taiwan menghasilkan 95% dari produk personal computer (PC) dunia, 72% produksi LCD dunia, seperempat produksi semikonduktor dunia dan seperlima produksi telepon genggam dunia.

Ini adalah suatu pencapaian yang sangat luar biasa, tetapi kami tidak lantas berdiam diri, karena negara-negara lain juga terus meningkatkan industri TI-nya, seperti Korea dan China. Oleh karena itu kami tetap meningkatkan kepedulian pasar melalui IMC Project ini.

Apa kendala yang dihadapi TAITRA untuk memperkenalkan produk-produk Taiwan di beberapa negara?

Sampai saat ini kami tidak memiliki kendala yang berarti, meskipun pastinya ada peraturan-peraturan yang harus kami taati di setiap negara. Seperti contohnya di Vietnam, iklan komersial TV yang kami buat harus menggunakan dua bahasa, yaitu bahasa Inggris dan Vietnam, serta lolos badan sensor perfilman Vietnam. Di Indonesia sendiri, kami menjalin hubungan yang erat dengan pemerintah Indonesia di bidang ekonomi.

Selain negara-negara yang dituju saat ini, negara manakah yang dituju TAITRA di masa mendatang?

Saat ini kami fokus pada negara-negara yang sedang tumbuh ekonominya, yaitu India, Vietnam dan Indonesia. Kami juga memiliki perwakilan di Jerman untuk pasar Eropa. Tapi ke depan, kami berencana juga untuk melakukan kampanye IMC Project di China, karena kami menyadari besarnya potensi pasar TI di negara dengan populasi terbanyak di dunia tersebut.

Disamping produk TI, jenis produk lain apa yang diunggulkan Taitra dan ingin diperkenalkan Taiwan dalam program Taiwan Excellence?
Industri TI Taiwan saat ini menguasai lebih dari 50 persen dari total ekspor Taiwan, dan kami akan fokus pada industri tersebut dalam program Taiwan Excellence ini. Tapi mengingat Indonesia adalah pasar yang menjanjikan, kami akan membuka peluang bagi industri di luar TI yang akan memperluas pasarnya di Indonesia.

Pada akhir September lalu kami telah mengajak lebih dari seratus pengusaha Taiwan dari berbagai industri datang ke Indonesia, dipimpin oleh Menteri Ekonomi Taiwan, Yen-Shiang Shih, untuk memperkenalkan produknya dan melihat peluang investasi di Indonesia.

TAITRA sudah membuka gerai Taiwan Excellent di Jakarta, adakah rencana membuka gerai di daerah lain?

Untuk saat ini kami fokus untuk di Jakarta, namun tahun depan, kami berencana untuk membuka beberapa gerai lagi di berbagai mall di Jabodetabek dan tentunya kami juga ingin dapat membuka gerai di berbagai kota besar Indonesia seperti Surabaya dan Jogjakarta serta kota-kota lainnya, agar semakin banyak masyarakat Indonesia yang lebih mengenal dan menggunakan merek-merek TI Taiwan.

Peluang TI di Tahun Kelinci

0

KARTU 5 perbaruanSATU tahun hampir berlalu, dan lembaran baru segera terbuka. Seperti tahun-tahun sebelumnya, tahun baru selalu membuat kita menaruh banyak harapan. Menurut penanggalan China, 2011 adalah tahun Kelinci Emas, dimana keberuntungan akan senantiasa mengiringi dunia bisnis dan transaksi finansial. Pengamat Ekonomi, Anggito Abimanyu mengungkapkan, pemulihan perekonomian dunia 2011 akan terjadi. Meskipun berada dalam situasi ketidakseimbangan global, perekonomian Indonesia akan terus bertumbuh.

Hasil survei Syncore juga memperkirakan, perekonomian Indonesia akan tumbuh sekitar 6.3% di tahun 2011, kendati pada triwulan pertama 2011 akan menjadi periode yang berat karena ketidakpastian ekonomi global dan rumitnya alokasi belanja dari pemerintah.

Sementara di dunia teknologi informasi (TI), sektor komunikasi akan mengalami pertumbuhan sekitar 12.5 persen. Di sini, seperti pada 2010, situs jejaring sosial seperti Facebook dan Twitter masih cukup populer, sehingga tetap bisa dimanfaatkan untuk melakukan promosi perusahaan atau penjualan, mengingat trend pemasaran mengarah pada menggabungkan kekuatan channel distribusi.

Siapa yang memiliki channel distribusi paling baik, maka akan berpeluang untuk memenangkan persaingan. Di industri komputer, seperti dikatakan Lucky Sebastian, Penggiat Android IDAndroid, dominasi notebook akan jauh mengungguli personal computer (PC) dengan perkiraan akan menembus rasio 80:20. Namun penjualan netbook telah mencapai titik puncak, sehingga akan cenderung menurun, tergerus oleh trend iPad dan produk sejenis, terutama yang menggunakan aplikasi Android.

Di sisi lain, Michael Barnes, VP of Software & Asia Pacific Research, Springboard Research mengatakan bahwa otomatisasi pelayanan terhadap customer menggunakan TI berbasis sewa akan semakin mempopulerkan layanan Cloud Computing. Agar bisa masuk pasar Usaha Kecil Menengah (UKM) Indonesia yang saat ini tengah berkembang, pemain-pemain besar dunia tak akan ragu untuk mendowngrade harganya.

Di tahun 2011 pula, industri kreatif akan terus berkembang dan tidak terimbas krisis. Bahkan berapa aktivis lokal akan sukses menembus pasar Internasional, dan kreator-kreator baru akan segera bermunculan. Namun, tentu saja, kemajuan tidak selalu berjalan mulus. Banyak regulasi yang mengikat sekaligus memperlancar perjalanan bisnis dan industri TI di tahun 2011, karena pemerintah akan semakin tegas dalam upaya penegakan peraturan di bidang perdagangan, industri, perburuhan dan pajak. Apakah benar semua prediksi ini? Waktu yang akan menjawab. Mari kita sambut Tahun Baru 2011!

Telah Terbit BISKOM Edisi Desember 2010

0

Majalah BISKOM kali ini menampilkan Presdir Microsoft Indonesia, Sutanto Hartono (Terima kasih kepada Microsoft Indonesia yang turut mendukung Majalah BISKOM).

Dalam kesempatan ini, kami sekaligus menawarkan kepada seluruh pembaca untuk bekerjasama saling menguntungkan dengan Majalah BISKOM, baik berupa pengiriman artikel TI, mengadakan seminar, workshop dan pameran serta kegiatan-kegiatan lainnya yang berkaitan dengan dunia TI.

Topik menarik Majalah BISKOM Edisi Desember 2010 diantaranya:

• COVER STORY: Presdir Microsoft Indonesia, Sutanto Hartono: Musuh Kami Bukan Open Source, Tetapi Pembajak

• FIGURE:
– Manager Strategic Marketing Departement TAITRA: Danny J.S. Liao: TAITRA Kenalkan Industri Taiwan ke Indonesia

• HEADLINE:
– 2011, Mobile Internet Dominasi Pasar
– WiFi Atau WiMax?

• FOCUS:
– 2011, PemerintahTerapkan E-Paspor
– Cloud, Layanan Terbesar 2011
– Awas Malware!
– 5 Tren Keamanan Cyber di 2011

• BROWSING:
– Facebook Ikuti Langkah Apple
– WiMax Makin Populer di Amerika

• INSPIRATION:
– Muhamad Jafar Elly: Sistem Peringatan Dini Bencana Alam: Dari Konsep ke Tindakan
– Prakoso Bhairawa Putera: Potret Sisnas P3 IPTEK
– Bob Julius Onggo: Akankah Model Gov 2.0 Membuat Pemerintah Indonesia Efektif?

• REVIEW & CELLULAR:
– Acer Icona dan Lenovo Ideapad V360
– Dell Vostro V130 dan Asus Eee PC VX6
– Canon Laser Shot LBP6750DN dan Canon Laser Shot LBP6000
– Toshiba AC100 dan Toshiba Folio 100

Dapatkan Majalah BISKOM di Toko Buku Gramedia dan Gunung Agung atau berlangganan melalui Bagian Sirkulasi Majalah BISKOM. Untuk review, ujicoba, update harga produk dan kegiatan perusahaan Anda, hubungi redaksi[at]biskom.web.id

 

Dell Hadirkan Dua Produk Multitasking

0

Dell LaunchingDell menawarkan consumer produk terbarunya, Studio XPS 7100 dan Inspiron M301z. Peluncurannya kali ini merupakan kerjasama antara Dell dengan Advanced Micro Devices (AMD). Karenanya,  tiap produk Dell terbaru tersebut tertanam teknologi AMD.

“Trend untuk produk komputasi  makin lama makin maju, karenanya kami bekerjasama untuk menjangkau kelas mid to high end untuk memberikan value yang lebih kepada konsumen,” ucap Willy Hendrajudo, Marketing Manager Dell di Jakarta (9/12).

Country Manager AMD Indonesia, Heryanto Arif juga menambahkan bahwa teknologi AMD akan memberikan experience lebih bagi konsumen sehingga bisa digunakan secara maksimal untuk memenuhi kreasi multimedia.

PC Desktop Studio XPS 7100 yang dilengkapi dengan prosesor AMD Phenom II X6 six-core didukung teknologi AMD Turbo Core. Tersedia juga prosesor quad core AthlonT II dengan resolusi HD, advanced multimedia, serta 3D Gaming secara multi-tasking.

Didesign till-back bernuansa warna premium carbide silver, XPS 7100 hadir dengan teknologi Vision dari AMD. Ditujukan untuk multi-taskers, PC ini memiliki suplai daya 460 watt untuk mendukung upgrade hardware dan program yang akan datang termasuk AMD 125W class CPU dan 225W graphic. Memori DDR3 dual channel up to 16Gb, dan hardrive up to 3Tb. Fitur lain yang tak kalah penting diantaranya premium integrated port termasuk eSata, Optical SPDIF dan HDMI, serta media card reader yang terintegrasi 19-in-one.

Sedangkan notebook terbaru  Inspiron M301z memiliki layar 13.3 inci dilengkapi dengan prosesor bertegangan rendah AMD TurionT II Neo K625 II yang menjadikan batereai menjadi tahan lama. Tidak tertanamnya optical drive dalam Inspiron M301z menjadikan tipe ini terlihat stylish, tipis, dan ringan. Meski demikian, notebook ini dapat menggunakan external optical drive yang sudah include dalam paket produknya.

Notebook ini juga didukung dengan integrated Ti Mobility Radeon HD 4200 graphics, hardrive hingga 640Gb, memori maksimal 8Gb serta built-in HDMI port. Kedua produk terbaru Dell tersebut siap dipasarkan melalui distributor dan dealer resmi Dell, mulai bulan ini.

Bank Panin dan Aptekhindo Bentuk Komunitas Bisnis

0

01 AptekhindoPerusahaan yang sukses adalah adalah perusahaan yang tim penjualannya terdiri dari orang-orang yang tepat di bidangnya masing-masing, atau yang terdiri dari para juara. Jika tim penjualan Anda tidak terdiri dari para “juara”, Anda harus segera mendapatkan orang-orang yang tepat dan memindahkan orang-orang yang “salah”. Anda sebagai pengambil keputusan harus memiliki strategi yang tepat dan efektif untuk melakukan perubahan. Hal ini dikatakan Motivator, James Gwee, dalam seminar “Strategi Meningkatkan Penjualan Di Tahun 2011” di Sun City, Jakarta (30/11).

Dalam seminar yang diadakan oleh Asosiasi Pengusaha Teknik dan Hardware Indonesia (Aptekhindo) bekerjasama dengan Bank Panin tersebut, Gwee menambahkan,  “Jika tim penjualan Anda sudah berisikan orang-orang yang tepat, Anda hanya perlu menerapkan sistem pengawasan yang menjamin tim Anda bekerja sesuai dengan rencana yang telah diterapkan sepanjang tahun, dan sales perusahaan Anda pasti akan meningkat.”

Pada kesempatan tersebut, Direktur Commercial Banking Panin Bank, Edy Heryanto menambahkan, strategi yang jitu memang sangat diperlukan dalam membangun sebuah bisnis. Selain itu, dalam situasi perekonomian yang kondisinya berubah dari waktu ke waktu, pengusaha juga harus jeli dalam pemanfaatan modal.

Karenanya, kata Edy, Bank Panin memilih untuk tetap mendukung pembiayaan kepada dunia usaha melalui penyaluran kredit komersial. “Bank publik melihat sektor Small Medium Enterprise (SME) memiliki potensi yang cukup besar untuk berkembang di tahun 2011, seperti halnya perkembangan yang telah diperlihatkan pada tahun 2010 ini,” kata Edy.

02 AptekhindoAlasannya, menurut Edy, SME yang dibiayai memiliki karakteristik yang khas dan lebih tahan terhadap gejolak pasar. Edy menjelaskan, sektor SME memberikan celah bisnis yang sangat menjanjikan bagi perbankan, sehingga menjadi sektor prioritas yang layak untuk terus dikembangkan. Hanya saja, tambahnya, pihaknya secara selektif harus mengidentifikasi segmen yang akan dibiayai, khususnya sektor jasa perdagangan dan distribusi. Jasa perdagangan adalah contoh kombinasi antara potensi hasil yang besar dengan profil risiko usaha yang relatif terkendali.

“Bank Panin mengincar para pengusaha di pusat-pusat perdagangan seperti Pasar Tanah Abang, Perniagaan Glodok, Mangga Dua, Jatinegara dan lain-lain. Membiayai para pedagang lebih aman. Mereka terbiasa mempergunakan modal sendiri dan terlibat langsung dalam pengelolaan aktivitas usahanya sehingga lebih efisien serta tangguh,” katanya. Di tahun 2011, tambah Edy, Bank Panin menargetkan dapat menempati posisi nomor 5 bank terbesar di Indonesia. Untuk membidik para pengusaha secara tepat, Bank Panin telah melakukan kerjasama dengan Aptekhindo untuk mengembangkan komunitas bisnis teknik dan peranti keras Indonesia.

Hendra B. Sjarifudin
, Ketua Umum Aptekhindo menambahkan, “Kerjasama ini telah terjalin selama 6 tahun dimana Bank Panin selalu mendukung acara-acara Aptekhindo. Oleh karenanya kami bersama Panin Bank akan terus berupaya menghasilkan para pengusaha teknik yang handal. Dan di tahun 2011 mendatang, kami akan semakin memperluas komunitas, baik secara kuantitas maupun kualitas, untuk bersama-sama memajukan kemandirian dalam perekonomian dalam negeri.”

Pada acara ini, ujar Hendra, hadir 3 kelompok pengusaha yaitu alat-alat teknik, bahan bangunan, dan perlengkapan komputer. “Semoga dengan pertemuan ini, dapat tercipta sinergi kerjasama diantara kesemuanya,” katanya.

03 AptekhindoYang menarik, sebagai organisasi dan perusahaan yang berorientasi pada kebutuhan publik, baik Aptekhindo maupun Bank Panin menyadari pentingnya penerapan corporate social responsibility (CSR) sebagai bagian dari investasi di masa depan. Ini terlihat dari penyerahan bantuan sebesar Rp. 50 juta dari Bank Panin dan Rp. 10 juta dari Aptekhindo kepada Panti Asuhan Parapattan, di sela acara.

Turut hadir dalam acara tersebut jajaran direksi Bank Panin, diantaranya Mukmin Ali Gunawan (Founder Panin Bank) dan Gunawan Santoso (Direktur Treasury Panin Bank) dan Panti Asuhan Parapattan diwakili oleh Willem F. Laoh (Ketua Umum), Winny Setiaatmadja (Bendahara), Daniel Kosasih (Dewan Pembina Yayasan) serta  Anna Ngantung dan Netty Agustine (Pengurus).

Sementara pengurus Aptekhindo dan pengusaha yang juga menghadiri acara ini antara lain  Kendro Setiawan, Dharma Hartono,  Frank Kosman, Pang Hengky, Herry Sutanto, Indra Ksatria, Inge Soesianto, Selamat Hardiman, Ijek Widyakrisnadi, Alex Suharly, Soejanto Japati, Henry Halim dan Esty Lawrence yang memandu acara ini, serta Ong Surjadi (Dewan Pembina Aptekhindo), Hendry Yap (Ketua Persatuan Pedagang Glodok Jaya) dan Soegiharto Santoso (Pimpinan Umum BISKOM).

Avira Umumkan Kedatangannya di Indonesia

0

AVIRAAVIRA sebagai salah satu penyedia software antivirus dan solusi keamanan teknologi informasi (TI) untuk perorangan dan bisnis di dunia, secara resmi membuat suatu perubahan di Indonesia. Hal ini diumumkan dalam konferensi pers perdananya yang diadakan di Hotel Novotel, Mangga Dua Square, Jakarta.

Setelah mendirikan cabang perusahan internasional pertama di Malaysia tahun lalu, Avira sekarang melirik untuk lebih meningkatkan perluasan global dengan cara memperkenalkan produk antivirus secara resmi di Indonesia. “Avira dibuat untuk melindungi setiap orang yang menggunakan web. Dan kami bangga menawarkan produk-produk utama kami di Indonesia yaitu Avira AntiVir Premium dan Avira Premium Security Suite,” kata Richard Yamamoto, Wakil Presiden untuk Asia Pasifik dari Avira.

“Avira telah terpilih menjadi salah satu penyedia antivirus untuk memberikan harapan dan memenuhi kebutuhan konsumen dengan cara mengidentifikasi sebagian besar ancaman yang sedang berlangsung, sebagaimana dibuktikan oleh badan tes independen yang dilakukan oleh AV-Comparatives yang menyatakan bahwa Avira mempunyai kecepatan yang sangat tinggi dalam proses scanning, tingkat deteksi yang tinggi dan tidak memiliki dampak yang berarti pada sistem komputer,“ tambah Yamamoto Ahli keamanan TI dari Jerman. Ia juga memperkenalkan salah satu produk penawaran terbatas yaitu Avira + TuneUp Utilities 2010 Bundle.

Paket bundle ini merupakan salah satu jenis usaha bundle produk yang unik, yang ditawarkan untuk pertama kalinya oleh merek antivirus di pasaran. Dengan paket unik ini, kini konsumen dapat menikmati manfaat dari dua produk tersebut dengan satu harga.

Avira menawarkan fitur yang mampu melindungi, mencegah dan memperbaiki sistem komputer dan tidak meninggalkan kekhawatiran kepada konsumen sementara TuneUp Utilities 2010 akan membantu untuk mempercepat kinerja komputer konsumen, memecahkan banyak masalah komputer dan membuat PC berjalan seperti computer baru.

Paket bundle yang terbatas ini menawarkan lisensi hingga 3-user, tersedia di pasar mulai pertengahan November dengan perkiraan harga jual sebesar Rp. 120,000 dan seterusnya. Avira saat ini memiliki lebih dari 3,7 juta pengguna di Indonesia dan berkomitmen untuk memperluas pasar lokal dengan memperluas perlindungan untuk konsumen di Indonesia terhadap ancaman malware yang terus berkembang.

Dengan langkah ini, Avira berencana untuk melihat perkembangan dalam penggunanaan antivirus di negara ini dan di kawasan Asia Pasifik di tahun-tahun mendatang.

Raih MURI, Festival Gamers Indonesia Ajak AMD Unjuk Kecepatan

0

Rekor Muri Lokasari 01Saat ini persaingan pasar prosesor kian memanas di antara dua kubu sebagai pemain utama persaingan, yaitu kubu Intel yang telah lama mendominasi pasar dan AMD yang baru-baru ini meluncurkan produk dengan unjuk kerja prosesornya patut diperhitungkan.

Dalam rangka lebih mendekatkan produknya kepada masyarakat, AMD selalu mengikuti berbagai ajang kompetisi kecepatan. Misalnya, dalam kompetisi Festival Gamers Indonesia (FGI) “The Biggest Gamer, Game and Community as Lifestyle Edutainment,” tidak tanggung-tanggung AMD berani melakukan sponsor dengan menyediakan 500 prosesor komputer dalam ajang kompetisi Game On Line di area Lokasari Digitalife Mall, Mangga Besar, Jakarta Barat yang berlangsung mulai tanggal 17 Nopember – 1 Desember 2010.

Bahkan dalam ajang FGI ini, sebagai bagian dari rangkaian event perdana dari tiga event berbeda berkaitan dengan opening ceremony Lokasari Digitalife Mall (LDM) yang terletak di Jl. Raya Mangga Besar No. 81, Jakarta Barat ini, telah mendapatkan pengakuan dari MURI untuk kategori ‘Penyelenggaraan Game On Line dengan peserta terbanyak dengan fasilitas 500 komputer online bersamaan, karena melibatkan ratusan gamer dari seluruh Indonesia yang mengikuti lomba game Starcraft II, dengan memperebutkan hadiah total Rp. 100 juta.

“Kami gembira dapat menyediakan peralatan dalam ajang Game On Line seperti ini, karena kami ingin membuktikan kalau prosesor AMD memiliki kecepatan tinggi,” tutur Michael James Edward, Channel Sales Manager Advanced Micro Devices (AMD), saat ditemui di Lokasari Digitalife Mall Mangga Besar.

Rekor Muri Lokasari 02Lebih lanjut, Michael menjelaskan kalau orang-orang yang senang bermain game akan tertarik yang namanya hardware, jadi para pemain game online yang rata-rata untuk game yang kelas berat, biasanya akan melakukan upgrade prosesor supaya mendapatkan kinerja komputer yang lebih cepat.

“Yang menarik adalah kalau misalkan komputer yang memakai prosesor AMD untuk bermain game, dibanding dengan prosesor lain dengan harga yang sebanding tentunya akan memperoleh kecepatan lebih baik di AMD. Namun yang lebih menarik lagi, adalah kami akan menargetkan para pengusaha warnet dan biasanya kalau sudah warnet tentunya tidak lepas dari game, untuk itu diperlukan prosesor yang cukup baik, dan salah satu solusi terbaik adalah dengan menggunakan AMD dan Motherboard AMD, maka akan memperoleh kecepatan yang cukup tinggi,” ujar Michael.

Lebih lanjut, Michael menjelaskan, AMD merupakan prosesor yang cukup handal di Amerika Serikat dan AMD yang sering dipakai di negara super power dan sudah terbukti kalau AMD merupakan prosesor yang cepat di dunia. “Rata-rata komputer di Amerika Serikat itu menggunakan AMD sebagai prosesornya dan itu sudah menjadi bukti kalau komputer yang paling cepat di dunia adalah yang memakai AMD,” tutur Michael bangga.

Sementara itu Ryant Sena Perwira dari Creative Event Organizer mengatakan rangkaian kegiatan Festival Gamers Indonesia, L’Comdex dan Gadget Bazaar Extraordinaire di Lokasari Digitalife Mall ini yang berlangsung dari tanggal 17 Nopember sampai dengan 19 Desember 2010, didukung oleh Kemkominfo RI, Harian Umum Seputar Indonesia, Majalah BISKOM, Bank Central Asia, J&W Main Board, AOC LCD Monitor, Mushkin Memory, Western Digital Hardrive, Power Logic Casing & Input device, Sonic Gear Sound system, AMD Processor, XFX Video Graphic, Dell Gaming Notebook, MSI Gaming Notebook, Lenovo All in One PC, PT. Coca Cola Indonesia, PT. Citoku Indonesia, Epson Projector, Samsung Laser Printer, Ben-Q LCD & Notebook, Toshiba Notebook, HP Notebook, Axioo Notebook, Meja Komputer Grace, Power Control Montero, Veneta System dan PT. Telkom Indonesia dengan jaringan Fiber Optic 60 MB dan dengan dukungan Media Partner diantaranya; RCTI, MNC TV, Global TV, Trijaya FM, Radio Global, Okezone.com, Game Station, Zigma, Kiddo, Omega, Gamezine, Video Game Indonesia, Liga Game, KotakGame.com serta mendapat dukungan dari berbagai komunitas IT antara lain IDS, ICT Watch, AWARI, One Life, Wave Game, Nintendo Wii, Krazymarket dan IAH Game