Home Blog Page 1002

Toughbook CF-30, Komputer Super Kuat

0

Toughbook CF-30 _1Di negara asalnya, Panasonic  telah menggarap perangkat teknologi informasi (TI) sejak tahun 1990-an, dengan market share yang lebih terpusat di Jepang dan Negara-negara di Asia Pasifik lainnya. Namun di Indonesia, Panasonic lebih dikenal dengan produk-produk elektroniknya. Kini, dengan menggandeng PT Ander Cakra Buana yang  dipercaya sebagai distributor, Panasonic  mulai merambah pasar komputer.

Sebagai langkah awal, Panasonic meluncurkan beberapa model Toughbook di Indonesia. Panasonic Toughbook adalah mobile computer  pertama di dunia yang dirancang tahan banting, tahan air, anti pasir, dan tahan goncangan. Selain itu  Toughbook didukung oleh teknologi komputer terbaru.

Delapan seri Panasonic Toughbook yang dilincurkan, yakni Toughbook CF-18, CF-H1, CF-30, CF-T8, CF-52, CF-U1, CF 19, CF- W8. Keungulan kedepalan series ini berbeda-beda, namun demikian spesifikasi Toughbook ini terkonsentrasi pada daya tahannya, bentuk yang mewah dan ringan, umur baterai yang panjang, kemampuan layar pada saat adanya sinar matahari, konektivitas wireless yang lengkap dan terdapat baterai cadangan (pada model tertentu).

Toughbook  seri CF-30 misalnya, dikenal stabil meski dijatuhkan dari ketinggian enam kaki, diledakkan maupun dibenamkan ke dalam air. Karena itu ia cocok untuk pekerjaan di lapangan atau pekerja yang mobile. Layar Toughbook CF-30  berukuran 13,3 inci berteknologi touchscreen. Seri ini juga memiliki kemampuan baterai yang mengagumkan  sampai 8 jam.  Sistem operasi Toughbook ini  disematkan Windows Vista.  Meski begitu disediakan pula akses downgrade ke windows XP atau  Windows7 Profesional.

Toughbook CF-30 menggunakan HDD 160 Gb dan kartu grafis dedicated ATI Radeon HD5650 serta dilengkapi dengan fitur  kecerahan layar yang dapat disesuaikan  dengan kondisi lingkungan, mulai dari tempat gelap (2 nits) hingga di bawah terik matahari langsung (up to 1000 nits). Untuk konektivitas, notebook  ini dibenamkan prosesor Intel Core i3 atau Core i5 (sampai i5-540M 2.53GHz) dan memori RAM 2Gb (sampai 8Gb), 2 port USB, Wi-Fi b/g/n, dan Bluetooth.

Untuk performa yang kuat dan dapat diandalkan, notebook ini memiliki  casing depan, belakang, dan samping yang terbuat dari bahan full magnesium alloy yang kuat dan ringan. Notebook ini sudah mulai dipasarkan dengan harga US$ 5000 atau sekitar Rp.50 juta. Wow.

Melalui Film Sex and The City 2, HP Bidik Pasar Perempuan

0

HP Sex n The CityFilm Sex and The City 2 adalah film yang bercerita tentang kehidupan seorang perempuan lajang yang memiliki hubungan baik dengan teman-temannya. Kehidupan keempat karakter dalam film ini sangat mirip dengan keseharian para penggemarnya. Mereka menghadapi permasalahan yang sama dalam hubungan asmara, karier, persahabatan, dan mengurus anak, adalah potret sebagian perempuan kota besar fashionista, sosialita, pengacara, dan konsultan PR. Mereka menjadi inspirasi bahwa gaya hidup perempuan kota besar saat ini tak bisa dilepaskan dari fun, friendship, dan fashion.

Tak mengherankan jika private party yang diselenggarakan Warner Bros di Buddha Bar, Jakarta, Rabu lalu (26 Mei), ramai oleh para undangan dan tamu yang berasal dari kalangan sosialita ibu kota. Menurut Lasti Abidin, Theatrical Sales Marketing Manager PT Satrya Perkasa Esthetuika Film, mewakili Warner Bros Pictures, “Gaya hidup berupa busana, teknologi berbalut desain, dan bahkan minuman kesukaan mereka menjadi ikon fashion dunia.”

Digital clutch yang digunakan Carrie, salah satu pemeran untuk bekerja menjadi ikon fashion baru dalam film yang disutradarai oleh Michael Patrick King ini adalah netbook cantik HP Mini 210 rancangan desainer ternama Vivienne Tam, yang bertema Butterfly Lovers. Vivienne Tam merancang netbook berbobot 1,2 kg dengan ketebalan kurang dari 1 inci dengan disain kupu-kupu yang cantik. Netbook ini dipasarkan dengan jumlah terbatas (limited edition) di seluruh dunia dengan harga US$ 499.

“Di Indonesia sendiri, jumlah digital clutch ini tak kurang dari seribu,” kata Angeline Yuwono, Marketing Communication Head Hewlett-Packard Indonesia. Menurut Angeline, komputer kini tak hanya dibutuhkan untuk bekerja dan berbisnis, tetapi juga telah menjadi fashion statement bagi perempuan. Berdasarkan riset, pengguna komputer di seluruh dunia terdiri atas 51 persen pria dan 49 persen perempuan. “Itu sebabnya, kami merilis HP Mini 210 yang didesain untuk perempuan,” katanya, karena selain desain luar, fitur-fitur di dalamnya cukup mudah digunakan bagi perempuan. “Karakter pemain Sex and the City 2 bisa menggambarkan profil pengguna produk HP yang beragam, termasuk yang fashionable alias sadar gaya dan kalangan sosialita. Tapi mereka juga adalah wanita biasa yang punya taste (selera). Ini adalah salah satu strategi (HP) untuk menuju ke situ,” tambah Angeline.

TELKOM Kembali Membuka Kesempatan Kepada Creativepreneur Industri Kreatif Digital

0

Indigo 2010Setelah sukses menggelar kompetisi Indigo Fellowship yang pertama kali pada tahun 2009, TELKOM Group kembali menggelar program Indigo Fellowship 2010. Mulai tanggal 26 Mei 2010, masyarakat baik perorangan atau kelompok yang berminat mengikuti program Indigo Fellowship 2010 sudah dapat mendaftarkan diri melalui situs www.plasaindigo.com untuk mengirimkan usulan tokoh dan ide bisnis digital mereka dan mengikuti proses seleksi secara bertahap. Seluruh rangkaian program akan mencapai puncaknya pada penghujung 2010, dengan diumumkannya pemenang Indigo Fellowship 2010 dalam paket acara Indigo Award 2010.

Peluncuran program ini dilakukan oleh Direktur IT & Supply TELKOM, Indra Utoyo, di Gedung Jakarta Theater XXI, Rabu (26/5). Program Indigo Fellowship bertujuan membangun creativepreneur di bidang industri kreatif, sekaligus merupakan inkubasi bisnis dalam rangka link and match startup bisnis ke dalam industri kreatif ICT serta untuk menjalin ide dan karya kreatif menjadi bisnis yang memajukan bangsa. “Diharapkan program ini akan meningkatkan jumlah dan kualitas peserta serta kualitas karya yang diikutsertakan. Dengan tema ”Digitalpreneur for National Character Building”, diharapkan melalui program Indigo Fellowship ini dapat dilahirkan pemain baru dalam bisnis kreatif digital untuk tumbuh lebih cerah dan berkembang”, tutur Indra dalam sambutannya.

“Pogram ini merupakan bagian dari program tanggung jawab sosial TELKOM terhadap masyarakat yang diarahkan untuk membangun Indonesia sehingga lebih cerdas dan kreatif,“ kata Vice President Public and Marketing Communication TELKOM, Eddy Kurnia. Ia berharap kehadiran program ini dapat melahirkan tokoh dan industri maupun bisnis kreatif di bidang digital agar tumbuh lebih cerah dan terus berkembang. “Meski diyakini memiliki potensi bisnis yang besar, namun saat ini kami belum berani bicara nilai. Tapi setidaknya sudah harus memulai,” tandasnya.

Indigo Fellowship 2010 merupakan salah satu rangkaian program Corporate Social Responsibility (CSR) Telkom Group di bidang informasi dan komunikasi teknologi. Jadi ICT atau Information and Communicatian Technology itulah yang dikemasi dalam bentuk Indigo (Indonesian Digital Community), “Yang terpenting bagi Telkom adalah potensi anak bangsa dalam hal industri kreatif digital bisa memperoleh wadah yang layak sehingga bisa memberi kontribusi untuk kemajuan bangsa,” jelas Eddy. Ditambahkannya, masih dalam rangka suasana hari kebangkitan nasional, bangsa Indonesia harus bisa mengangkat sebanyak mungkin potensi yang dimiliki dan kepercayaan terhadap kemampuan bangsa sendiri.

Pendaftaran INAICTA 2010 Diperpanjang

0

Logo ICT Award 2010Setelah pendaftaran Indonesia Information and Communication Technology Award (INAICTA) 2010 dibuka antara tanggal 20 April sampai dengan 20 Mei 2010 ternyata minat para peserta lomba cukup tinggi. Atas permintaan calon peserta yang relatif signifikan untuk memperpanjang masa pendaftarannya maka Panitia Ajang Lomba Karya Cipta Kreativitas dan Inovasi di Bidang Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK), INAICTA 2010, memperpanjang masa pendaftaran peserta hingga Kamis, 2 Juni 2010 pukul 23.59 wib mendatang.

Masa pendaftaran diperpanjang karena tingginya permintaan peserta dari berbagai daerah di Indonesia. Animo dari peserta di daerah cukup tinggi terutama setelah tahun ini kategori lomba inaicta 2010 ditambah dua kategori baru ‘Digital Music’ dan ‘Mobile Application’. Disamping itu ada beberapa karya dari calon peserta yang masih memerlukan waktu untuk dikirim karyanya.

Berbagai rangkaian kegiatan yang akan digelar dalam INAICTA 2010 yakni perlombaan karya cipta kreativitas dan inovasi di bidang TIK, seminar, ‘workshop’, eksibisi, serta Business Matchmaking Program (BMP). Sebagai puncak acara akan ditutup dengan Malam Penganugerahan yang dijadwalkan pada 24 Juli mendatang.

Dengan diperpanjang batas waktu pendaftaran, tentunya diharapkan lebih banyak lagi peserta yang dapat turut serta dalam INAICTA tahun ini, untuk keterangan lebih lanjut dan pendaftaran secara online bisa dilihat di situs resmi INAICTA 2010 dengan alamat http://www.inaicta.web.id.

Cyberoam Gelar Solution Day

0

Cyberoam 01Vendor keamanan jaringan yang berkantor di Wobum, MA dan India, Cyberoam  meluncurkan beberapa solusi  generasi terbaru  untuk melengkapi model-model pengembangan teknologi jaringan  yang pernah dirilis sejak 2008 lalu . Solusi keamanan jaringan Cyberoam menawarkan proteksi yang komprehensif terhadap berbagai ancaman Internet yang ada sekarang maupun mendatang, dari luar maupun dari dalam,  termasuk virus, worm, trojan, spyware, dan lainnya.

“Sampai saat ini, solusi cyberoam  banyak digunakan beberapa perusahaan swasta maupun plat merah, seperti Asuransi Central Asia (ACA), lembaga PPATK dan BPK dan memiliki user yang banyak. Kedua lembaga ini  umumnya menggunakan type besar seperti C1500i maupun C1000i” ungkap Jimmy Hadian,  Direktur PT. Raditya Mulia Lestari (RML), distributor resmi  Cyberoam di Indonesia, saat ditemui usai acara Cyberoam Solution Day di Hotel Le Meredien, Jakarta.

Perusahaan-perusahaan, kata Jimmy,  perlu mempertimbangan solusi keamanan jaringan yang dapat melindungi secara optimal, baik terhadap ancaman dari dalam maupun luar jaringan. Menurut Jimmy,  solusi Cyberoam  yang menitikberatkan pada evolusi ancaman pada jaringan tersebut dikenal memiliki  platform  manage by identity  atau  user name  and password. Kekuatan Cyberoam dibandingkan  vendor lainnya, terletak pada user interface yang mudah digunakan. “Jadi, untuk me-manage user bukan dengan IP Adress lagi melainkan dengan nama usernya sendiri.  Misalnya, saat saya  masuk kedalam network, saya ketik Jimmy dan kemudian di manage oleh cyberoam,” tambahnya. Seperti diketahui, Cyberoam, dikenal memiliki solusi Unified Threat Management / Manajemen Ancaman Terpadu berdasarkan identitas user dengan fitur lengkap dan unjuk kerja istimewa.

Dalam kegiatan  Cyberoam Solution Day, para pelanggan dan rekanan dari berbagai organisasi diberikan presentasi intensif dan demontrasi serta diberikan kesempatan untuk mencoba peranti terbaru Cyberoam GUI  yang sudah dirilis pada April 2010. Dalam acara yang informatif  ini, Cyberoam juga akan membantu pelanggan yang tertarik untuk melakukan bisnis keamanan jaringan maupun berinvestasi dalam solusi generasi terbaru. “Dalam menekuni bisnis keamanan jaringan membutuhkan sikap proaktif yang merupakan investasi. Dan, Cyberoam bukan hanya menyediakan solusi bagi generasi berikut namun juga menjaga keuntungan bagi rekanan,” tutup Jimmy.

Presiden Direktur PT Epson Indonesia, Hirasaki Michiya – Epson Paham Kebutuhan Konsumen

2

Epson1Epson, pemimpin dunia di bidang digital imaging dan solusi pencetakan terus menunjukkan eksistensinya dari masa ke masa lewat produk-produk barunya yang inovatif. Tengok saja, untuk pangsa pasar printer Epson di Amerika, Eropa, Asia maupun Jepang, produk Epson masih mendominasi pasar dibanding pemain papan atas lainnya. Salah satu kunci yang Epson pegang tak lain adalah selalu memahami kebutuhan konsumen.

Presiden Direktur PT Epson Indonesia, Hirasaki Michiya menyatakan, peningkatan pasar Epson yang terus tumbuh, tak lepas dari inovasi teknologi Epson yang terbilang unik. Paling tidak, ada beberapa teknologi andalan Epson, antara lain inovasi Micro Piezo untuk printer dan teknologi 3LCD System untuk proyektor.

“Dari dulu sampai sekarang, Epson selalu menggunakan semaksimal mungkin teknologi yang kita miliki. Sangat tidak baik jika kita selalu mengandalkan adopsi teknologi,” demikian kata Michi San, sapaan Hirasaki, kepada BISKOM belum lama ini. Lebih dari itu, pihaknya juga berfokus memenuhi kebutuhan masyarakat dan usaha kecil menengah (UKM) untuk penggunaan printer berkualitas dengan harga yang terjangkau. Selama ini Epson dikenal dengan produk printer inkjet yang baik dan penetrasinya di pasaran juga terbilang paling besar. Karena itulah, Epson akan berkonsentrasi untuk terus mengembangkan printer kelas UKM. “Epson meyakini UKM merupakan pasar yang sangat potensial. Secara komposisi 80% pengusaha di Indonesia merupakan UKM,” tandas Michi. Berikut ini petikan wawancara BISKOM dengan pria asal Jepang ini.

Kalau boleh tahu, apa saja tugas Anda di Epson Indonesia?
Karena posisi saya sebagai Presiden Direktur, maka salah satu tugas saya adalah meningkatkan penjualan di pasar Indonesia dan terus melakukan ekspansi bisnis. Indonesia merupakan salah satu negara yang cukup kuat dalam pemanfaatan teknologi informasi (TI) dibandingkan negara berkembang lainnya. Jadi, kami dari Jepang terus berupaya mengembangkan bisnis dari tipikal market Indonesia seperti saat ini, bagaimana mengembangkan model-model usaha yang ada dan bisa diterapkan di negara berkembang lainnya yang tergolong emerging countries seperti China, Brazil, India, Rusia, termasuk Indonesia, yakni bagaimana mencari bisnis model yang tepat kemudian bisa ditularkan atau diimplementasikan di negara-negara tersebut.

Apa kendala dalam pemasaran di negara berkembang dengan kondisi geografis seperti Indonesia?
Sebenarnya tidak terlalu sulit. Hanya ada satu point yakni dulunya perusahaan-perusahaan Jepang ini terfokus membuat suatu produk tanpa peduli kondisi pasar di Indonesia. Namun kami menyadari, yang paling penting adalah memahami kebutuhan konsumen di pasar Indonesia, kemudian diinformasikan ke Jepang, untuk kemudian dibuatkan produk yang cocok untuk market ini.

Epson3Bagaimana pandangan Anda tentang pasar Indonesia dengan kondisi politik dan rumitnya regulasi saat ini?
Prinsipnya bagi Epson adalah bagaimana menciptakan hubungan antara Epson Indonesia dan Epson Jepang, dengan memberikan feedback ke Jepang untuk kemudian dibuatkan solusi termasuk produk yang cocok untuk pasar Indonesia. Itu yang menjadi concern kami.

Apa resep Epson sehingga produknya sangat dikenal masyarakat Indonesia?
Epson bukan hanya memproduksi printer saja, tapi juga memiliki line produk lain seperti scanner dan proyektor misalnya. Mungkin ada beberapa produk yang sudah cocok untuk pasar Indonesia, namun kebanyakan pada penggunaannya masih dirasakan belum pas, sehingga ada adjustment atau penyesuaian yang dilakukan.

Jadi, strateginya yakni bagaimana agar semua pihak baik dari Indonesia maupun Jepang memfokuskan pada costumer demand atau permintaan dari konsumen serta bagaimana memberikan solusi produk bagi mereka. Jadi, sebagaimana saya jelaskan tadi, ada beberapa line produk atau jenis produk yang kemudian kami ubah atau kami sesuaikan, dimana setiap produk bisa memenuhi kebutuhan costumer. Jadi, Epson Indonesia akan sukses, dan penjualan Indonesia akan bagus kalau kita bisa mengerti apa yang dinginkan costumer.

Di pasar printer, berada dimanakah posisi Epson?
Untuk printer, posisi Epson nomor satu dan kami harapkan untuk semua produk harus nomor satu. Dotmatrix nomor satu, untuk printer dari segi value nomor satu, begitupun dalam segi kuantiti juga nomor satu. Selain printer, projector juga nomor satu. Untuk scanner dan laser printer memang belum, namun kami terus berusaha memimpin pasar.

Printer dotmatrix merupakan printer pekerja keras, semua orang pasti setuju. Kalau kita pernah membayar belanjaan di kasir, pasti ada sebuah printer yang bertugas mencetak struk belanja, nah printer itu kebanyakan adalah printer dotmatrix keluaran Epson.

Apa alasan bagi Epson untuk juga memperkuat printer laser?
Untuk laser printer, kami belum memiliki teknologi asli Epson. Di lain pihak, Epson tidak ingin terlalu bergantung kepada pihak lain. Tidak seperti misalnya di dotmatrix, mini printer maupun inkjet printer yang merupakan teknologi Epson sendiri. Kami akan menguatkan atau menggunakan semaksimal mungkin teknologi yang kita miliki, termasuk untuk printer laser agar kami tidak terlalu fokus mengadopsi teknologi buatan pihak lain.

Bagaimana keunggulan teknologi yang dimiliki Epson dibandingkan kompetitor?
Untuk hampir semua produk, kelebihan kami dibandingkan kompetitor adalah dari sisi kualitas yang dihasilkan dan daya tahan. Artinya, kualitas kami lebih baik dan lebih tahan lama. Selain itu, seperti contohnya di inkjet printer, kami memiliki teknologi Micro Piezo. Paling tidak untuk urusan cetak-mencetak, ada beberapa teknologi andalan Epson, antara lain inovasi unit printer head yangdikenal dengan nama Micro Piezo. Unit kepala mesin cetak printer, ini unggul dalam kecepatan dengan beragam ukuran. Piezo memiliki banyak keunggulan, antara lain tingkat ketepatan ukuran dot yang sangat stabil, pixel, jumlah semburan per detik menoreh 45 K dot (printer lain resolusinya mencapai 2.800 head rata-rata 24 K dot). Selain itu, ketika bekerja Piezo selalu dalam keadaan dingin, artinya menambah daya tahan head, juga sisa tinta tidak berbahaya.

Epson4Selain printer, produk unggulan apa yang dijagokan Epson? Tipe apa yang akan diluncurkan?
Kami belum bisa menyebutkan detailnya, tapi pastinya kami akan banyak mengeluarkan produk untuk setiap segmen, artinya produk-produk yang lebih cocok atau sesuai dengan kebutuhan end user.

Bagaimana dengan proyektor, apa keunggulan teknologi proyektor Epson?
Kami memiliki teknologi 3LCD System. Teknologi ini memberi konsumen kemungkinan menikmati gambar pada layar secara lebih jernih dan warna yang natural. Sistem ini didasari enam hal penting, yaitu kecerahan gambar, kenaturalan gambar, kenyamanan untuk mata, kemampuan mereproduksi warna yang dihasilkan oleh video, yang semuanya telah melewati uji yang ketat. Dengan sistem 3LCD, satu sinar dipecah menjadi tiga warna yaitu merah, hijau, biru dengan menggunakan tiga cermin khusus yang disebut dichroic mirror. Setelah itu, cahaya akan dikirim ke LCD dan setiap warna akan dipantulkan oleh sebuah prisma. Baru kemudian gambar ditampilkan. Teknologi lain yang dimiliki proyektor Epson membuat produk kami beda dengan yang lainnya.

Soal green technology , apa Epson juga menciptakan teknologi ramah lingkungan ?
Epson merupakan perusahaan yang sudah cukup lama peduli terhadap masalah lingkungan. Jadi, tidak seperti perusahaan lain, Epson Jepang berada di sebuah desa yakni di Nagano, bukan di kota. Jadi, kami sangat peduli atas lingkungan. Aktivitas kami kepada lingkungan akan menjadi feedback bagi kami. Mungkin untuk pengurangan emisi CO2, Epson berada di urutan nomor satu. Juga di company policy, kami memiliki internal policy, yakni bagaimana menekan emisi CO2 sebanyak-banyaknya.

Bagaimana Anda memandang kompetitor dan persaingan pasar?
Kompetitor bagi Epson bukanlah perusahaan yang mengeluarkan produk yang sama, tetapi kompetitor kami adalah kebutuhan konsumen. Jadi, bagaimana kami bisa mengetahui nilai yang diharapkan dari costumer dari sebuah produk. Selanjutnya kami bisa memproduksi atau memberikan solusi bagi mereka sehingga pada saat yang bersamaan kami juga harus bisa memenuhi kebutuhan mereka.

Jadi, pada intinya, kami tidak terlalu khawatir dengan kompetitor lain, tapi lebih kepada bagaimana memuaskan pelanggan. Tidak begitu penting bersaing dengan kompetitor seperti kalau mereka mengeluarkan harga A maupun produk A. Bagi Epson, tidak penting. Selalu bersaing dengan kompetitor untuk kemudian mengungguli mereka, itu hanya short time saja. Yang penting bagi Epson, bagaimana mengetahui keinginan costumer dan itu lebih long term dan menjadi tujuan Epson.

Bagaimana after sales service Epson?
Bukan hanya dari segi produk, tapi sale atau marketing, kami juga ingin menjadi nomor satu. Kami ingin mendapatkan costumer service bukan hanya dari produk, namun juga sebelum, pada saat dan juga setelah penjualan. Saat ini ada 8 service center di Indonesia seperti Jakarta, Bandung, Surabaya, Semarang, Yogjakarta, Medan, Pekanbaru, Pontianak dan Makassar. Di samping itu, ada ratusan service shop yang ada di bawah service center yang   umumnya dikendalikan oleh market dealer yakni 70-80% yang ada di sekitar 40 kota.

Berapa laba Epson Indonesia tahun lalu dan berapa target di tahun ini?

Kalau bicara masalah income untuk pasar Indonesia sifatnya confidential. Yang bisa kami sampaikan, perusahaan kami sudah meraih income Rp. 1 triliun per tahunnya. Untuk pertumbuhan dari tahun 2000, kira-kira 17-18% dan ini bagi kami cukup cepat peningkatannya. Tahun depan, skalanya pun Rp. 1 triliun.

Epson2Selain printer, Epson juga penghasil produk tinta. Bagaimana dengan beredarnya tinta-tinta palsu di pasaran Indonesia?
Tentunya hal ini sangat bertentangan dengan hak kekayaan intelektual kita. Jadi, sedapat mungkin kami akan bersikap meminimalkan produk-produk palsu tinta Epson. Ada dua alasan, tentunya kami akan melindungi penjualan karena dengan beredarnya tinta palsu, produk kami akan menurun dan sangat berpengaruh. Kedua, adalah melindungi costumer, jangan sampai costumer itu merasa sudah menggunakan Epson, tapi dia tidak mendapatkan mutu yang diharapkan. Ini menjadi perhatian kami, bagaimana meminimalkan barang-barang yang imitasi dan palsu.

Bagaimana bentuk dukungan Epson terhadap dunia pendidikan di Indonesia?
Sektor pendidikan merupakan pasar paling penting bagi Epson. Sebagaimana diketahui, kami ingin selalu memenuhi kebutuhan costumer. Jadi untuk pasar edukasi, kami berusaha mencari suatu produk yang bisa memuaskan mereka. Contohnya untuk edukasi, efesiensi sangat dibutuhkan. Oleh karena itu Epson mengeluarkan proyektor yang cocok untuk kalangan pendidikan. Jadi, bagaimana caranya kita memberikan produk apa saja yang cocok bagi kalangan pendidikan kemudian secara bertahap berusaha memperbaiknyai sehingga memuaskan kebutuhan mereka. Misalnya untuk printer, 40% pasarnya berasal dari pendidikan. Mungkin siklus yang sama dengan produk yang sekarang, tidak semuanya senang. Tapi kami dengarkan feedback -nya sampai kemudian produk tersebut memuaskan mereka. Singkatnya, pendidikan itu sangat penting dan tidak menutup kemungkinan kami berusaha memuaskan mereka hingga 100%.

Bagaimana pandangan Anda terhadap dunia TI di Indonesia dibanding dengan Jepang?
Pertama, untuk TI, Jepang sendiri lebih advance dibandingkan di Indonesia. Masyarakat di Jepang lebih teknologi oriented. Jadi, kalau ada teknologi baru biasanya mereka menginginkan tambahan teknologi yang lain atau fitur terbaru. Jadi, costumer demand-nya antara Indonesia dan Jepang berbeda. Tapi ternyata kami mendapat surprise juga, karena Indonesia sangat gandrung dengan produk TI. Contohnya ponsel Blackberry yang harganya mahal, tapi ternyata banyak orang yang beli. Padahal banyak yang bilang, penetrasi TI di Indonesia tidak terlalu tinggi, pun kebutuhan produk TI tidak terlalu tinggi, tapi pada kenyataanya saya tidak percaya anggapan tersebut, tentunya para pembaca Biskom juga sependapat dengan saya.

Telah Terbit BISKOM Edisi Mei 2010

0

Majalah BISKOM kali ini menampilkan Presiden Direktur PT. Epson Indonesia, Hirasaki Michiya (Terima kasih kepada PT Epson Indonesia yang turut mendukung Majalah BISKOM).

Dalam kesempatan ini, kami sekaligus menawarkan kepada seluruh pembaca untuk bekerjasama saling menguntungkan dengan Majalah BISKOM, baik berupa pengiriman artikel TI, mengadakan seminar, workshop dan pameran serta kegiatan-kegiatan lainnya yang berkaitan dengan dunia TI.

Topik menarik Majalah BISKOM Edisi Mei 2010 diantaranya:

• COVER STORY: Hirasaki Michiya, Presiden Direktur PT Epson Indonesia, Epson Paham Kebutuhan Konsumen

• FIGURE:
* Alfons Tanujaya, Pendiri Vaksin.com: Vaksin.com Tawarkan Solusi Terhadap Virus
* Atthur Sadewa, Pembuat Wedash Antivirus: Antivirus Lokal Tak Kalah Canggih
* Sampurna, Pembuat Software Perisai Bangsa: Proteksi Anak Dengan Software Lokal
* Kompol Jafar Indra, Kepala Seksi BPKB Ditlantas Polda Metro Jaya: Urus BPKB Barcode Cuma Sehari

• HEADLINE:
* Mengenal Antivirus Lokal Andalan
* 9 Antivirus Lokal Terpopuler

• FOCUS:
* Kudus Luncurkan SIAK Online
* Ayo Sambut Sensus Penduduk 2010
* Menggugah Jiwa Technopreuneur Mahasiswa
* Belajar Dari Sistem Online PDAM

• BROWSING:
* Google Angkat Kaki dari China
* Google Rangkul Flash
* Penjahat Cyber Incar Gamer
* Konsol Game Terancam Punah

• INSPIRATION:
* Atang Setiawan: Bukti Digital, Kunci Penguak Cyber Crime
* Dirgayuza Setiawan: Clean Feed, Janji Pemilu Kevin Rudd Yang Penuh Perdebatan
* Muhamad Jafar Elly: E-VOTING 2014, Antara Harapan dan Keraguan
* Ika Mardiah: Implementasi e-Audit LPSE Jabar
* Prakoso Bhairawa Putera: Tampilan Web Pariwisata Daerah

• REVIEW & CELLULAR:
* Samsung Genoa
* Sony Ericsson Zylo
* Asus N61JV
* Foxconn H55
* Epson EB-S7

Dapatkan Majalah BISKOM di Toko Buku Gramedia dan Gunung Agung atau berlangganan melalui Bagian Sirkulasi Majalah BISKOM. Untuk review, ujicoba, update harga produk dan kegiatan perusahaan Anda, hubungi redaksi[at]biskom.web.id

Taiwan Unjuk Inovasi Baru di iTIndoComm 2010

0

logoTaiwan External Trade Development Council (TAITRA) atau Dewan Pengembangan Perdagangan Eksternal Taiwan yang didirikan sejak 1970, menyatakan siap bergabung dalam perhelatan akbar iTIndoComm 2010 di Jakarta Convention Center, 5-7 Mei mendatang.

Sekitar dua tahun lalu, perusahaan Taiwan adalah yang pertama di dunia yang menawarkan netbook dan komputer laptop kecil yang terjangkau untuk semua orang. Mereka memperkenalkan akses ke internet tanpa kabel dan tanpa instalasi yang rumit. Perusahaan-perusahaan yang sama kini tengah mempersiapkan inovasi yang lebih canggih yang akan diperkenalkan di iTIndoComm 2010.

Prestasi Taiwan juga dibuktikan dengan memenangkan beberapa penghargaan desain produk dari iF dan Red Dot, organisasi desain industri terkemuka yang berbasis di Jerman. Jumlah penghargaan Red Dot untuk perusahaan Taiwan naik menjadi 68 dari 56 tahun lalu, dan merupakan kedua kalinya setelah pada tahun sebelumnya selalu dimenangkan oleh perusahaan berbasis di Jerman.

Tak heran jika kini perusahaan Taiwan adalah pemimpin teknologi yang membuat sekitar 75% komputer pribadi di seluruh dunia. Bahkan sekitar setengah dari penduduk dunia menggunakan flat-panel display buatan Taiwan dan sekitar 30% dari semikonduktor dunia juga berasal dari negeri ini.

Perusahaan-perusahaan Taiwan yang akan hadir dalam  iTIndoComm 2010 diantaranya A-DATA, AIPTEK, Apacer, ASUS, AVerMedia, BenQ, Gigabyte, MSI dan ZyXEL. Mereka bukan sekedar memperlihatkan inovasi baru seperti buku cerita elektronik untuk anak-anak, pembaca digital, videophones internet, proyektor mini dan netbook terbaru yang telah memenangkan penghargaan konsumen di seluruh dunia, tetapi juga melakukan kampanye penggunaan teknologi yang ramah lingkungan.

Keikutsertaan TAITRA dimaksudkan untuk mempromosikan perdagangan luar negeri Taiwan dan mengukur daya saing di pasar dunia. Selama 40 tahun terakhir, TAITRA telah memainkan peran penting dalam pengembangan ekonomi Taiwan. TAITRA secara bersama-sama disponsori oleh pemerintah dan asosiasi komersial bergabung dalam komunitas bisnis  internasional.

Indra Putra, direktur ECMI, organizer dari iTIndocomm 2010 mengatakan bahwa keikutsertaan TAITRA menjadi sarana yang tepat bagi perusahaan di Indonesia yang berencana membangun usaha baru, mencari produk dan online casino jasa terbaru, meraih peluang bisnis baru, menambah relasi dari luar negeri dan mengetahui trend pasar.

Sementara itu Anton Rahaja, dari PT. Infotech Media Nusantara mengatakan bahwa event ini sangat membantu perusahaan TI lokal untuk menjalin kerjasama dengan dunia internasional. “Kami telah beberapa kali mengikuti event ini dan ini merupakan kesempatan kami untuk memperkenalkan Briker, produk andalan kami ke pasar lokal maupun pasar internasional”.

Tifatul SembiringMenkominfo Tifatul Sembiring, ketika dimintai pendapatnya mengenai pameran iTIndocomm 2010 ini mengatakan bahwa Pemerintah Indonesia akan terus memastikan dukungannya akan kebijakan cerdas yang bermanfaat untuk meningkatkan kualitas masyarakat dan pengembangan sektor TIK sehingga dapat terus bersaing menjadi yang terbaik dan terus mendapat tempat sebagai peluang bisnis internasional sekaligus terus meningkatkan pertumbuhan ekonomi Indonesia.

“Saya mengajak semua peserta untuk mengeksplorasi segala kekayaan industri TIK dan juga memberikan kontribusi penting menuju keberhasilan upaya bangsa, tentu saja melalui kegiatan unggulan seperti ICT Expo seperti saat ini yang kali ini dikenal sebagai iTIndoComm“, ujar Tifatul.

iTIndocom 2010 ini didukung oleh Kementerian Kominfo, Kementerian Perindustrian, KADIN, FTII, Detiknas, Apkomindo, Masterdata, ITMN dan Wireless Academy serta Majalah BISKOM sebagai Media Partner.

IT IndoComm 2010 Janjikan Peluang Bisnis Baru

1

logoAnda masih ingat dengan ICT Expo,  pameran teknologi informasi dan teknologi (TIK) bergengsi yang telah dilaksanakan selama tiga tahun terakhir secara berturut-turut? Tahun ini, ajang yang sama telah berganti nama menjadi IT IndoComm 2010.

Digelar pada 5 – 7 Mei 2010 mendatang di Jakarta Convention Center (JCC), IT IndoCom 2010 akan menampilkan produk dan teknologi informasi dan komunikasi terbaru dari vendor lokal seperti PT. Masterdata dengan berbagai merek laptop dan PT. Infotech Media Nusantara (ITMN) dengan produk Briker, serta peluang untuk menjalin bisnis dengan perusahaan luar negeri. Kelompok perusahaan peserta dari Singapura dan Taiwan, misalnya, akan memperkenalkan berbagai inovasi  dan solusi-solusi yang mengesankan. Mereka juga menawarkan berbagai peluang usaha dan kerjasama dengan perusahaan Indonesia. Kehadiran perusahaan dari Taiwan dan Singapura tersebut dikoordinir oleh badan pemerintah masing-masing.

IT IndoComm 2010 juga menjadi sarana yang tepat bagi Anda yang berencana membangun usaha baru, mencari produk dan jasa terbaru, meraih peluang bisnis baru, menambah relasi dari luar negeri dan mengetahui trend pasar.

IT IndoComm 2010 akan mempersembahkan berbagai seminar dengan tema utama “The Role of Broadband Service to Maximize Economic Growth, Digital Creativity And Knowledge Society” yang akan menghadirkan pembicara dari kalangan pejabat tinggi pengambil kebijakan, pimpinan operator telekomunikasi, vendor terkemuka, praktisi dan technical expert di bidang TIK.

Para pembicara yang akan mengisi acara pada tanggal 5 Mei 2010 diantaranya Tifatul Sembiring (Menteri Komunikasi dan Informatika), Indar Atmanto (Director Indosat  IM2), Hasnul Suhaemi (CEO XL Axiata),  Ermandy Dahlan (COO of Telkom Indonesia), Setyanto P. Santosa (Ketua  MASTEL) dan Gunawan Wibisono dari Universitas Indonesia sebagai moderator.

Keesokan harinya pada 6 Mei 2010, para pembicara yang akan hadir diantaranya Sarwoto Atmosutarno (CEO Telkomsel),  Duta Sarosa (Direktur  PT Berca), Guntur S. Siboro (CMO Indosat), Arwin Rasyid (Direktur  CIMB Niaga), Eric Meijer (CMO Bakrie Telecom), Merza Fachys (Direktur Mobile-8) dan Suryatin Setiawan (Senior Biz Advisor Bandung TalentSource) sebagai moderator.

Sementara pada hari ketiga dalam rangkaian IT IndoComm 2010, pembicara yang akan hadir diantaranya Ashwin Sasongko (Dirjen Aplikasi Telematika Kemeninfo), Budhiana (Wakil Kepala Redaksi Pikiran Rakyat), Kendro Hendra (CEO PT InTouch Innovative Indonesia), Indra Utoyo (CIO  Telkom Indonesia), Sylvia W Sumarlin (CEO Core MediaTec) dan  Mohammad Mustafa Sarinanto (BPPT) sebagai moderator.

Bagi anda para Pengusaha, Pimpinan Perusahaan, CIO dan CTO, IT & EDP Manager, Software Developer dan Content Management serta pihak-pihak yang terkait dengan pembelian dan pengadaan fasilitas TIK, akademisi dan lainnya, pameran IT IndoComm 2010 yang didukung juga oleh Majalah BISKOM sebagai media partner, akan semakin membuka wawasan Anda tentang dunia TI dan peluang bisnisnya.

ODC Sosialisasikan Internet Sehat dan Aman Bagi Keluarga

0

Resize of internet-sehat1Setiap orang berhak mendapatkan informasi. Namun informasi juga dapat  membawa efek negatif, khususnya bagi generasi muda,  jika mereka  seringkali mengakses konten-konten berisi pertentangan terhadap SARA, kekerasan, pelecehan, pornografi dan lain sebagainya.

Sebuah survei, seperti dilaporkan harian Kompas menyebutkan bahwa kenakalan anak bergeser dan mengarah pada penyalahgunaan teknologi, termasuk Internet. Hal tersebut berdampak pada prestasi belajar dan perkembangan mental anak. Media online Detikcom pun melaporkan, dampak dan bahaya nyata pelanggaran privasi yang terpicu dengan tren pertumbuhan pengguna situs jejaring sosial di Indonesia.

Ancaman atau bahaya yang datang dari Internet tersebut tak urung menjadi perhatian yang serius oleh institusi telekomunikasi internasional, International Telecommunication Union (ITU). Pada 17 Mei 2009, yang merupakan Hari Telekomunikasi dan Informasi Sedunia (World Telecommunication and Information Society Day), ITU secara khusus mengambil tema “Protecting children in cyberspace”.

ITU menghimbau kepada seluruh negara anggotanya, termasuk Indonesia, untuk mengambil langkah yang nyata terkait dengan keamanan dan kenyamanan anak dan remaja ketika menggunakan Internet. Baik regulator, operator, industri, organisasi nirlaba bahkan media massa diharapkan oleh ITU dapat saling bersinergi dan berpartisipasi aktif.

Berdasarkan hal itu, dalam rangka memperingati hari Kartini di bulan April ini, yayasan yang bergerak dalam bidang teknologi informasi (TI) bernama One Destination Center (ODC) dan ICT Watch serta didukung oleh Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemeninfo) mengadakan seminar tentang Internet Sehat dan Aman Bagi Keluarga.

“Kami  ingin berpartisipasi dalam mensosialisasikan Internet Sehat dan Aman bagi masyarakat, serta untuk perempuan dan ibu rumah tangga khususnya. Selain itu seminar ini juga bertujuan untuk menginformasikan manfaat TI bagi kehidupan, karena dengan TI kita bisa menambah ilmu dan wawasan dengan cepat dan aman, bukan hanya informasi negatif yang menakutkan para orang tua,” kata Donny BU,  Pimpinan ICT Watch.

Sementara Onno W. Purbo, Pakar Internet Indonesia mengatakan, “Pengarahan yang tepat dari orang tua khususnya ibu rumah tangga sangat diperlukan, karena Ibu adalah pendamping pertama di rumah yang menjadi tempat bertanya, dimintai pendapat bahkan mengambil kebijakan atau keputusan untuk pendidikan anak-anaknya.”
Melalui acara ini, lanjut Onno, orang tua dapat mengetahui bagaimana dunia internet sebenar-benarnya dilihat dari sisi negatif dan positif, sehingga para orang tua dapat melakukan proteksi dini kepada anak-anak mereka.

Seminar diadakan tanggal 24 April 2010 di Aula Kecamatan Kemayoran, Jakarta, jam 10.00  WIB. Selain Donny BU dan Onno W. Purbo, pembicara yang akan hadir pada seminar ini antara lain Seto Mulyadi (Pemerhati anak – Komnas Perlindungan Anak) dan Silvia Murni (Walikota Jakarta Pusat).

Acara ini didukung oleh Kecamatan Kemayoran, Kelurahan Cempaka Baru, Kelurahan Kebon Kosong, HIMPAUDI Kecamatan Kemayoran, Komunitas Perempuan Al-Zahira dan PT. Masterdata serta Majalah BISKOM sebagai media partner.