Home Blog Page 1026

Majalah BISKOM Edisi Pebruari 2009

0

Majalah BISKOM kali ini menampilkan Staf Ahli Menegristek Bidang TI,  Engkos Koswara (Terima kasih kepada Kementerian Negara Riset dan Teknologi yang turut mendukung Majalah BISKOM).

Dalam kesempatan ini, kami sekaligus menawarkan kepada seluruh pembaca untuk bekerjasama saling menguntungkan dengan Majalah BISKOM, baik berupa pengiriman artikel TI, mengadakan seminar, workshop dan pameran serta kegiatan-kegiatan lainnya yang berkaitan dengan dunia TI.

Topik menarik Majalah BISKOM Edisi Pebruari 2009 diantaranya:

• COVER STORY: Engkos Koswara, Staf Ahli Menegristek Bidang TI, “RI Siap Jadi Tuan Rumah World Summit on OS.”

• FIGURE:
– Walikota Cimahi, Itoc Tochija “Wujudkan Cimahi Cyber City”
– CEO Higher Learning, Indra Charismiadji “Pendidikan Harus Berbasis TIK”
– Country Manager Juniper Networks Indonesia, Ronny T. Sumantri “Krisis, Juniper Tetap Kuat”
• HEADLINE: Melompat ke Era Wimax

• FOCUS:
– Krisis Global, Ramai-ramai PHK Pegawai
– Penipuan Bermodus E-mail Phising
– Pemerintah Kembangkan UMKM Berbasis Teknologi Inovatif
– Audit Sistem Informasi Perusahaan
– PENGEMBANGAN AUDIT Sistem Informasi Berbasis Kendali

• BROWSING:
– Dephan AS Gunakan OS
– Blackberry Tembus Penjualan 50 Juta Unit
– 2010, Motorola Tinggalkan Android
– Wonderwall, Situs Gosip Milik MSN
– Mozilla Kenalkan Postbox Untuk Mac dan Windows

• INSPIRATION:
– Arli Aditya Parikesit: Menjalankan Aplikasi Bioinformatik Dengan MacOSX
– Bob Julius Onggo: Hadiah Bekas Jadi Tren 2009
– Muhamad Jafar Elly: Mengembangkan Ekonomi Kreatif Berbasis TI
– Bambang Dwi Anggono: Fasilitasi e-Government Dalam UMKM
– Dirgayuza Setiawan: Sebuah Catatan Mengenai QoS – Ketika BlackBerry Bold Dibuat Tidak Berkutik
– Engkos Koswara: Menangani Bencana Alam Dengan GIS-OSS
– Cicilia Lusiani: Integrasi Data Kurangi Kemiskinan di Daerah
– Prakoso Bhairawa Putera S.: Ragam Bahasa dan Publikasi Sastra di Ranah TIK

• REVIEW & CELLULAR:
– General Mobile DSTL1
– Notebook Asus U6V
– Metal Strike 3D
– Lenovo i909
– Samsung B2700

Dapatkan Majalah BISKOM di Toko Buku Gramedia dan Gunung Agung atau berlangganan melalui Bagian Sirkulasi Majalah BISKOM. Untuk review, ujicoba, update harga produk dan kegiatan perusahaan Anda, hubungi redaksi[at]biskom.web.id

Januari 2009, Spam Meningkat 4,9%

0

browsing-spamPelantikan Presiden Amerika Serikat, Barrack Obama, menjadi isu paling menarik dalam pesan-pesan spam yang beredar marak Desember 2008 hingga Januari 2009 lalu. Bahkan serangan email sampah atau spam telah meningkat sekiitar 4,9 persen pada periode tersebut. Berdasarkan laporan yang dikeluarkan MessageLab Intelligence, secara global serangan spam mencapai 74,6 persen, hingga akhir Januari.

PC World melansir, laporan tersebut merupakan hasil dari jumlah spam yang berhasil diblokir oleh perusahaan penyedia keamanan e-mail. Persentase tersebut hampir sama dengan jumlah perhitungan perusahaan penyedia jasa layanan internet McColo, November tahun lalu.

Sumber yang sama mengatakan, botnet besar yang dinamakan Mega-D (Ozdoc) bertanggung jawab atas peningkatan jumlah spam. Mega-D mengirim lebih dari 25 juta spam per menit. Selain botnet Mega-D, juga terdapat Cutwail (Pandex) dan beberapa pendatang baru seperti Xarvester, Donbot dan Waledac. Botnet merupakan komputer yang dikendalikan oleh cracker dan telah dikuasai oleh virus. Botnet bertugas menyebarkan spam.

Manager Regional MessageLabs Asia Selatan, Richard Bowman berujar, peningkatan penyebaran volume spam dari botnet baru sangat memprihatinkan. Selain isu seputar Obama, di Timur Tengah spam dituding telah digunakan oleh para teroris.

Advance Vois, Simpel dan Gaya

0

s7-1bMengawali tahun 2009, Advance merilis beberapa tipe MP3 stylish yang bukan hanya mampu memperdengarkan lagu favorit Anda tetapi juga mendukung penampilan sehari-hari. Semua dikarenakan semua tipe MP3 yang sekarang telah tersedia di Indonesia ini menawarkan banyak warna pilihan.

Kapasitas yang ditawarkan sebesar 1 Gb, sehingga bukan sekedar file musik, pekerjaan kantor hingga catatan rahasia Anda pun bisa tersimpan dengan baik oleh piranti berukuran kecil ini.

Salah satu tipe yang diluncurkan Advance adalah Vois S9-IS. Tipe ini sangat sesuai bagi mereka yang menyukai bentuk compact dan simple serta penggunaan yang mudah. Berbalut casing aluminium dan dilengkapi dengan klip penjepit, Vois S9-IS bisa ditempelkan di bagian manapun baju Anda dengan sangat gaya.  Terdapat 5 pilihan warna mulai dari hitam, silver, biru, hijau hingga pink.

Diluncurkan dalam waktu bersamaan, Vois S8-IS berbeda dengan S9-IS. Varian ini telah dilengkapi dengan  layar OLED,  membuat tampilan S8-1S lebih elegan. Layarnya akan menginformasikan kepada pengguna lagu apa yang sedang diputar.

Advance menawarkan 3 pilihan warna, yaitu biru, ungu, dan pink, dengan kapasitas 1 Gb.

Sementara Vois S7-IB adalah pilihan yang beda. Desain kompak dan unik merupakan daya tarik tersendiri dari piranti ini.  Layarnya berbentuk lingkaran dengan tombol-tombol samping yang cembung. Dipadukan dengan warna dasar hitam dan warna pilihan hitam, hijau, putih, dan biru,  Vois S9-1S yang sudah dilengkapi auto shut off sangat layak dimiliki oleh para  pribadi yang unik

Blackberry Rambah Pasar Menengah

1

blackberry9000part22Penggunaan piranti mobile bernama Blackberry menjadi gaya hidup yang terus berkembang di kalangan masyarakat. Provider telekomunikasi pun mulai merambah kalangan pasar menengah.

Corporat Communications PT Excelcomindo Pratama, Jasmina Dewi Nashya mengatakan, jumlah pelangaan Blackberry yang menggunakan jasa XL kini menembus angka 25.000 secara nasional. Penambahan yang tergolong besar terjadi di kota-kota besar di Indonesia.

Dewi mengungkapkan pihaknya menawarkan dua jenis paket pulsa blackberry yakni Paket Blackberry seharga Rp 199.000/bulan kepada pengguna Xplor dan Paket Blackberry One senilai Rp 5.000/hari untuk pengguna XL Bebas.

“Paket Blackberry One kami tujukan kepada pasar menengah seperti mahasiswa. Sebab penggunaan Blackberry saat ini tak hanya marak di kalangan pengusaha saja, tapi sudah berkembang ke kalangan lainnya,” ujar Dewi, 29 Januari lalu.

Untuk menyiasati kondisi keuangan yang terbatas, menurutnya paket Blackberry memang tergolong murah. Pelanggan cukup mengeluarkan Rp 5.000 untuk aktivasi jaringan internet selama 24 jam.

Aktivasi dilakukan setiap pukul 09.15 waktu setempat setelah pengguna mengirimkan SMS aktivasi berisi BB (spasi) ON ke 568. Pelanggan yang ingin mengaktivakan paket internet harus menyisakan pulsa minimal Rp 15.000. Ketika tidak ingin menggunakan internet pelanggan tinggal mengirimkan SMS berisi BB (spasi) OFF ke nomor yang sama.

“Hanya dengan Rp 5.000, pelanggan bisa menikmati layanan seperti Yahoo Messenger, Blackberry Messenger, Google, Wikipedia, dan juga mem-browsing beberapa web lainnya. Harga ini pas untuk kantong mahasiswa dan kalangan menengah lainnya,” jelas Dewi

Provider lainnya, PT Telkomsel mencatat, metode aktivasi Blackberry tertinggi di Asia Tenggara. Sepanjang Desember 2008 lalu Telkomsel berhasil membukukan 9.435 aktivasi baru.

General Manager Marketing Communications Telkomsel, Nirwan Lesmana mengatakan, jumlah pelanggan Blackberry Telkomsel kini mencapai 35.000. Sekitar 75% merupakan pelanggan pascabayar Kartu Halo dan 25% pelanggan Simpati dan Kartu As.

Sejak Mei 2008, Telkomsel mulai memperkenalkan aktivasi via SMS. Sebelum Telkomsel menghadirkan BlackBerry prabayar, layanan ini hanya bisa dinikmati oleh pelanggan pascabayar. Proses aktivasinya memerlukan registrasi maupun pendataan yang cukup memakan waktu. Kini pelanggan prabayar maupun paskabayar Telkomsel cukup SMS ketik BB<spasi>REG kirim ke 333.

“Kami menyadari Blackberry telah menjadi bagian dari gaya hidup. Untuk itu Telkomsel pun selalu meng-update pelanggan dengan menghadirkan device-device Blackberry terbaru, sehingga pelanggan akan menikmati paduan sempurna perangkat gaya hidup terkini,” papar Nirwan.

Dalam hal kecepatan data, pelanggan dapat menikmati layanan Blackberry dengan jaringan berteknologi 3G (WCDMA/HSDPA) terluas di 125 kota yang tersebar dari Sumatera hingga wilayah Indonesia Timur. Bahkan saat berada di luar negeri tetap dapat menikmati layanan ini melalui kerjasama layanan data internasional roaming dengan 126 operator di berbagai belahan dunia.

Lenovo i909 Ponsel Untuk Gamer

25

lenovo_3Di pasar komputer khususnya notebook, nama Lenovo sudah tidak asing. Namun di pasar ponsel, perusahaan Cina ini terbilang baru, apalagi di wilayah Indonesia.

Lewat seri perdananya, Lenovo menghadirkan i909 untuk bersaing dengan ponsel lainnya. Ponsel berukuran 11.14 x 5.02 x 1.55 cm ini didesain dengan tampilan baru yang beda dengan ponsel pada umumnya. Kehadiran dua tombol akses layaknya panel kontrol yang ada di stik konsol game memperkuat dugaan bahwa ponsel ini menyasar para pecinta game mobile. Dalam hal ini Lenovo memang jeli mencari pasar yang dipilih untuk sebuah ponsel perdana, mengingat saat ini kebanyakan produsen lebih berkonsentrasi pada pasar musik ataupun pecinta fotografi.

Bukan ponsel game terkini namanya jika ponsel seberat 112.8 gram ini tidak mendukung teknologi Java serta memiliki emulator game NES. Dengan keduanya, Anda tinggal menambahkan file ROM game buatan Nintendo, kemudian buka emulatornya, maka Andapun siap bermain game.

Asyiknya, Lenovo juga menawarkan aksesoris berupa stik game khusus yang dapat dibeli terpisah untuk kenikmatan maksimal bermain game. Apalagi layar i909 cukup memadai. Meski luasnya hanya 2.6 inci, tapi kedalaman warnanya mencapai 262.144 warna.

Walaupun mengkhususkan dirinya sebagai ponsel game, kemampuan i909 sebagai ponsel biasa tetap tak terabaikan. Lenovo beroperasi dengan baik di frekuensi triband GSM.

Sementara fitur-fitur canggih lainnya  juga telah disiapkan, diantaranya audio player, video player, radio FM, e-Book reader, dan voice recorder, serta tak lupa kamera berkekuatan 2 megapiksel.

Untuk menampilkan hasil foto, Anda bisa memanfaatkan layar televisi ataupun proyektor mengingat sudah ada koneksi TV out pada seri ini.

Server BTN Pusat Pindah ke Bandung

0

btnPeristiwa terbakarnya Menara Bank Tabungan Negara (BTN) di Jalan Gajah Mada di Jakarta Pusat, kemarin (2/1), menyebabkan server data dari BTN pusat dipindahkan sementara ke Bandung, Jawa Barat.

Direktur Treasury BTN, Saut Pardede mengatakan, keputusan memindahkan server data pusat ke Bandung merupakan hasil dari keputusan bersama manajemen BTN. Akibat dari pemindahan tersebut, kata Saut, kegiatan operasional melalui jalur online antara lain melalui Anjungan Tunai Mandiri (ATM) BTN di seluruh daerah di tanah air dihentikan sementara selama beberapa jam. Sedangkan proses operasional online dari BTN tersebut diperkirakan akan bisa normal kembali setelah server data telah sampai dan siap dioperasikan di Bandung.

Saut mengemukakan, BTN tetap akan mengutamakan atau memberikan pelayanan terbaiknya kepada para nasabah meski terjadi peristiwa kebakaran di Menara BTN.

Menara BTN dilaporkan terbakar pada sekitar pukul 04.05 WIB. Sudin Damkar Jakarta Pusat hingga menurunkan sekitar 15 mobil pemadam untuk mengatasi kebakaran. Tidak ada korban jiwa dalam kebakaran ini meski seorang karyawan memang sempat terjebak di lantai 19 namun berhasil diselamatkan petugas pemadam kebakaran.

Kepala Suku Dinas Pemadam Kebakaran Jakarta Pusat, Susilo Budhi mengemukakan, penyebab kebakaran akibat adanya kabel kapasitor arus listrik yang terbakar di bagian basement atau lantai dasar Menara BTN.

Komputer untuk Tunas Bangsa

0

engkos-9Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Asosiasi Pengusaha Komputer Indonesia, Apkomindo DIY bersama Kementerian Ristek dan Teknologi RI beserta Majalah Biskom, menyelenggarakan program Komputer untuk Tunas Bangsa 2009. Program ini merupakan pemberian sumbangan komputer kepada sejumlah SD di wilayah DIY dan pelatihan komputer program IGOS Nusantara, serta Open Office.

Staf Ahli Menegristek Bidang TIK, Prof. Dr. Engkos Koswara yang mewakili menegristek, mengatakan  bahwa Kemajuan TIK bukan hanya milik kota-kota besar, daerah-daerah juga harus diperhatikan. “Usaha-usaha yang dilakukan oleh Apkomindo DIY patut mendapat acungan jempol dan seharusnya ditiru juga oleh daerah-daerah lain. Pemerintah dalam hal ini Kementerian Ristek selalu mendukung setiap kegiatan yang berkaitan dengan pengembangan teknologi informasi melalui pelatihan-pelatihan penggunaan aplikasi software IGOS Nusantara dan Open Office yang berbasis Open Source Software” ujar Engkos.

Sementara itu Hadi Santono, ketua Apkomindo DIY mengungkapkan bahwa Gerakan APKOMINDO-RISTEK PEDULI PENDIDIKAN 2009 ini adalah untuk mengulang sukses Program APKOMINDO PEDULI PENDIDIKAN 2008 dan sekaligus mengawali tahun 2009 dengan Tema “Komputer untuk Tunas Bangsa”.

“Gerakan APKOMINDO-RISTEK PEDULI PENDIDIKAN ini diwujudkan dalam bentuk pemberian sumbangan PC untuk SD-SD di wilayah DIY, sekaligus pelatihan komputer untuk guru-guru di SD yang bersangkutan. Untuk itu kami mengajak kepada para para pengusaha komputer dan perlengkapannya, baik itu prinsipal, vendor atau master dealer untuk dapat turut berpartisipasi dan dapat menghubungi  Salim Jefri, Kasie Sosial dan Pelayanan Masyarakat Apkomindo DIY ” jelas Hadi Santono.

Direncanakan program ini berlangsung pada bulan Pebruari, Maret dan April 2009.

Polda Metro Optimalkan Layanan Website

7

polda-metroKini masyarakat tak perlu repot lagi mendatangi Polda Metro Jaya untuk mengecek status laporan kasus yang dilaporkan. Mereka bisa mengetahui dengan segera status dan transparansi kasus dengan meng-klik website Polda Metro Jaya di http://www.reskrimum.metro.polri.go.id.

“Ini merupakan program kerja akselerasi transformasi menuju Polri yang mandiri, profesional dan dipercaya masyarakat,” kata Direktur Reskrimum Polda Metro Jaya, Kombes Pol Muhammad Iriawan kepada wartawan di Mapolda Metro Jaya (29/1).

Pelayanan unggulan dari web Ditreskrimum Polda Metro Jaya yakni proses Surat Pemberitahuan Perkembangan Hasil Penyidikan (SP2H) dengan sistem online ini akan membantu masyarakat mempermudah dan mengecek perkembangan proses penyidikan kasus yang dilaporkan.

Iriawan lantas menjelaskan secara rinci prosedur pengecekan SP2H secara online. Pertama, pelapor wajib mengisi alamat email saat melapor di Sentra Pelayanan Kepolisian (SPK). Setelah itu, lakukan registrasi ulang alamat email yang sesuai pada saat melapor di SPK dengan cara membuka websitenya di atas. “Lalu klik submenu ‘Info’ dan lalu klik ‘Info Penyidikan,” ujar Iriawan.

Kemudian lanjutkan dengan meng-klik link register untuk registrasi email, baru masukkan User ID dan password dan tekan tombol ‘Login’ yang tertera di komputer. Setelah itu, isi kolom form registrasi dengan memasukkan data-data seperti nama lengkap, alamat email, isi pasword, alamat pelapor dan lakukan verifikasi dengan memasukkan gambar karakter yang tertera di komputer, baru klik ‘Daftar’. “Perkembangan hasil penyidikan akan dikirimkan melalui email anda. Cek email untuk mengetahui konfirmasi registrasi info penyidikan. Apabila sudah mendapatkan konfirmasi, User ID akan aktif dan bisa melihat informasi SP2HP secara online,” jelasnya lagi.

Untuk mengecek SP2HP, harus kembali membuka website reskrimum. Klik kembali submenu ‘info’, kemudian klik ‘Info Penyidikan’, masukkan user ID dan password. Setelah login, masukkan nomor laporan (LP) yang sudah ada ketika melapor ke SPK. Setelah itu baru tekan tombol ‘search’. Dengan segera, data SP2HP yang dicari akan muncul. “Untuk melihat data SP2HP, tekan link file pada kolom ‘download’. Dengan seketika, Anda akan mendapat surat SP2HP yang telah ditandatangani oleh penyidik. Jika telah selesai, barulah tekan tombol ‘Log Out’,” kata dia. Namun sayangnya, SP2HP online ini baru ada di Polda Metro Jaya. “Untuk jajaran Polres akan segera menyusul,” pungkas Iriawan.

Sementara di Kota Bandung, Polwiltabes Bandung dalam waktu dekat segera meluncurkan website baru sebagai fasilitas pemberian informasi kepada masyarakat. Kendati siap diluncurkan, namun Kapolwiltabes Bandung, Kombes Pol. I Ketut Untung Yoga Ana masih belum menyebutkan nama untuk websitenya. “Dalam waktu dekat akan kita luncurkan website baru yang bisa diakses masyarakat umum. Soal namanya akan kita beritahukan menyusul. Kita masih memprogramnya,” ungkap Yoga Ana di Aula Mapolwiltabes Bandung belum lama ini.

Dijelaskan Yoga, di dalam website itu nantinya akan dicantumkan sejumlah informasi mengenai segala hal menyangkut Polwiltabes Bandung, mulai dari kegiatan rutin hingga informasi lain yang menyangkut pelayanan kepada masyarakat.

Tiga hal yang menjadi prioritas,di antaranya masalah kejelasan status laporan yang diberikan masyarakat. Dalam bahasa polisi, disebut SP2HP. Bagi masyarakat yang membuat laporan polisi dan ingin mengetahui perkembangannya, bisa mengaksesnya langsung melalui website yang ada. “Kami akan lebih transparan. Sebagai contoh, mereka yang lapor hari ini akan bisa mengetahui perkembangan laporannya dalam waktu tiga hari. Kami juga akan mencantumkan juga unit mana yang menanganinya, nama penyidiknya siapa, termasuk nomor telepon penyidiknya,” tuturnya.

Hal kedua yang diinformasikan, yaitu soal pelayanan pembuatan surat izin mengemudi (SIM). Bahkan selain informasi prosedur, biaya dan lokasi pembuatan SIM, juga akan mulai dicoba ujian model digital. Informasi penting lain yang bisa diakses adalah soal rekrutment anggota Polri, mulai dari calon bintara, perwira sampai penerimaan calon Akpol.

“Di dalamnya nanti akan ada penjelasan mengenai waktu pembukaan penerimaan calon anggota, syarat perekrutan, tahapan-tahapannya serta pe-ngumuman penerimaan,” ungkapnya.

29 Mobil Patroli Polisi Dipasangi GPS

1

gpsSebanyak 29 mobil patroli di lingkungan Polwiltabes Bandung sudah dilengkapi perangkat global positioning system (GPS). Selain memudahkan dalam penyelidikan suatu kejadian, GPS berfungsi juga untuk memantau keberadaan anggota patroli di lapangan.

Dari 29 mobil yang dilengkapi GPS, 6 unit berada di Polwiltabes Bandung, 9 di Polresta Bandung Barat, 8 di Polresta Bandung Tengah, dan 6 unit mobil di Polresta Bandung Timur. “Ini sebagai upaya quick response (respons cepat) Polri terhadap laporan masyarakat, khususnya yang menyangkut tindak kejahatan,” kata Kapolwiltabes Bandung, Kombes Pol. I Ketut Untung Yoga Ana kepada wartawan di Aula Mapolwiltabes Bandung (29/1).

Teknis penggunakan perangkat itu, tetap berawal dari laporan masyarakat. Sebagai contoh, jika terjadi tindak kejahatan, laporan warga melalui telepon 112 langsung diteruskan ke call center yang berpusat di Mapolwiltabes Bandung. Selanjutnya, informasi ditindaklanjuti petugas yang berada di lapangan. “Misalnya kejadiannya di kawasan Cicendo. Petugas di call center bisa melihat dari layar, mobil patroli yang sudah dipasangi GPS mana yang terdekat dengan lokasi kejadian,” ungkap Yoga.

Untuk sementara, keberadaan perangkat GPS di mobil partoli hanya sebatas untuk quick response. Ke depannya akan dilakukan perbaikan-perbaikan untuk lebih memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Untuk lebih meningkatkan kinerja, kabarnya Polwiltabes Bandung termasuk ke dalam daftar yang akan diberi mobil patroli baru dari Mabes Polri. Soal jumlahnya, Yoga mengaku tidak mengetahuinya secara rinci.

“Yang jelas kabarnya ratusan mobil. Jika memang mobil itu datang, ya nanti akan kita pasangi GPS juga,” tuturnya seraya menambahkan, di wilayah Polda Jabar, Polwiltabes Bandung menjadi pilot project bersamaan dengan Polresta Bogor.

Kapolda Jawa Barat, Inspektur Jenderal Timur Pradopo menambahkan, pemanfaatan GPS ini guna memantau terus perkembangan kasus yang dilaporkan masyarakat ke polisi hingga tuntas. Program ini, disebutkan Timur, sebagai inovasi tambahan setelah selama ini warga dapat mengakses informasi kepolisian melalui web di alamat www.lodaya.web.id, layanan telepon di nomor 112, dan SMS di 9123.

“Semua ini merupakan bentuk upaya kepolisian dalam mewujudkan adanya transparansi demi dapat memberikan layanan yang prima kepada masyarakat,” kata Timur.

Kapolda juga berharap program ini nantinya bisa menjadi sarana kontrol kecepatan dan keberhasilan polisi dalam melayani masyarakat. Saat ini, sejumlah anggota kepolisian tengah diberi keterampilan untuk mengoperasikan alat tersebut. Lebih dari itu, GPS juga digunakan untuk memantau keberadaan polisi.

“Jadi supaya tidak ada lagi polisi yang bilangnya mau ke TKP, tapi ternyata tidak berada di lokasi yang dituju,” ujarnya. Dengan adanya GPS tersebut, imbuh Kapolda, kinerja petugas kepolisian pun dapat lebih terpantau. Karena nantinya masyarakat juga dapat mengakses GPS tersebut.

Dephan AS Gunakan Open Source

0

cyber_securityDi tatanan global, Undang-undang Anggaran 2009 Departemen Pertahanan Amerika Serikat (dephan AS) memutuskan untuk melakukan penghematan biaya pemanfaatan Teknologi Informasi (TI) pada tahun 2009 melalui penggunaan software-software open source (OSS) sekaligus untuk meningkatkan keamanan sistem informasi.

Hal ini diputuskan pemerintah AS melalui National Defense Authorization Act for Fiscal Year 2009 pada September 2008. Keputusan ini merupakan pertama kalinya dilakukan pemerintah AS untuk menggunakan OSS secara umum untuk berbagai aplikasi internal Dephan  AS melalui sebuah UU Anggaran Biaya.

Dalam mencapai keputusannya, Komisi DPR AS memberikan alasan penggunaan OSS secara umum memberikan penghematan biaya yang subtansial di tengah makin kompleksnya sistem informasi proprietary yang digunakan, sehingga menimbulkan kerawanan terhadap serangan hackers dan para pembobol keamanan sistem informasi lainnya.

OSS juga terbukti memberikan keamanan sistem informasi yang lebih baik dibanding software proprietary, yang dihasilkan dari sistem yang lebih handal dan minimnya serangan gangguan keamanan terhadap sistem OS.

Dengan masih berlangsungnya krisis finansial global sejak Oktober 2008 hingga kini, keputusan Dephan AS merupakan keputusan yang tepat, sebab dapat memberikan solusi bagi pengurangan biaya-biaya pemerintah AS.

Hal yang sama juga berlaku bagi pemerintahan negara-negara lainnya. Di Brazil serta negara-negara Amerika Latin lain dan Uni Eropa, penggunaan OSS telah lama ditetapkan sebagai pilihan utama bagi pemanfaatan aplikasi-aplikasi TI di pemerintahan.

Indonesia juga tak ketinggalan dalam pemanfaatan OSS dengan disepakatinya kerjasama pemanfaatan OSS bagi 18 departemen Pemerintahan RI pada akhir Mei 2008, saat berakhirnya IGOS Summit-II (Indonesia Go Open Source). Penggunaannya sudah dilakukan untuk aplikasi perkantoran (Open Office), e-Government, e-Procurement, e-Learning dan aplikasi lainnya.

Bagi negara berkembang seperti Indonesia, penggunaan OSS dapat menghemat devisa nasional yang langka, melepaskan diri dari ketergantungan asing, meningkatkan kemampuan sumber daya manusia Indonesia, serta meningkatkan pemerataan penghasilan bagi masyarakat luas dan mensejahterakan bangsa.