Home Blog Page 802

BPPT-Kementerian PUPR Sepakati MoU Inovasi Pemanfaatan Teknologi

0
Penandatanganan MoU oleh Kepala BPPT Hammam Riza dan Direktur Jendral Cipta Karya Kementerian PUPR Danis Hidayat Sumadilaga di Jakarta, Selasa 4 Februari 2020 (Sumber: twitter @BPPT_RI)

Jakarta, BISKOM – Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT) bersama Ditjen Cipta Karya Kementerian PUPR menandatangani MoU tentang inovasi dan pemanfaatan teknologi infrastruktur bidang cipta karya pada Selasa 4 Februari 2020 di Gedung Cipta Karya, Jakarta. Penandatanganan MoU ini diwakili oleh Kepala BPPT Hammam Riza dan Direktur Jendral Cipta Karya Kementerian PUPR Danis Hidayat Sumadilaga.

MoU ini mencakup pemanfaatan teknologi infrastruktur pengembangan kawasan permukiman, pembinaan penataan bangunan, pengembangan sistem penyediaan air minum, pengembangan sistem pengelolaan air limbah domestik, dan drainase lingkungan serta persampahan.

Hammam Riza mengatakan ini merupakan langkah awal bersama untuk melakukan inovasi dan memanfaatkan teknologi di bidang infrastruktur guna kepentingan masyarakat Indonesia, khususnya di bidang air bersih siap minum, pengolahan limbah dan sanitasi.

Kepala BPPT juga berterima kasih kepada Ditjen Cipta Karya yang telah membantu bagi tersedianya peralatan untuk pre-treatment sampah di pilot project PLTSa (Pembangkit Listrik Tenaga Sampah) Bantargebang bekerjasama dengan Pemprov DKI Jakarta. PLTSa yang diberi nama PLTSa Merah Putih ini telah resmi dioperasikan pada 25 Maret 2019 yang lalu. PLTSa Merah Putih ini memiliki kapasitas pengolahan sampah mencapai 100 ton per hari dan akan menghasilkan listrik sebagai bonus sebanyak 700 kilowatt hour.

PLTSa ini merupakan Proyek Strategis Nasional (PSN) sesuai Perpres No. 58/2017 tentang Proyek Infrastruktur Strategis Nasional. Dalam implementasinya, diatur dalam Perpres No. 35/2018, tentang Percepatan Pembangunan Instalasi Pengolah Sampah menjadi Energi Listrik berbasis Teknologi Ramah Lingkungan, yang akan di prioritaskan penerapannya di 12 kota besar di Indonesia, dan salah satunya di DKI Jakarta. Dalam Perpres 35/2018 dibentuk tim koordinasi yang diketuai oleh Kemenkomaritim, dimana BPPT adalah salah satu anggotanya. Selanjutnya, Pada Perpres No. 97/2017 Kebijakan Strategi Nasional – Jakstranas BPPT ditugaskan melaksanakan penelitian dan pengembangan teknologi penanganan sampah. 

Sementara itu Dirjen Cipta Karya Kementerian PUPR Danis Hidayat Sumadilaga menyambut baik kerjasama ini yang juga sebagai payung hukum dan sangat mendukung BPPT dengan inovasinya. Menurutnya, masih banyaknya kebutuhan air bersih diberbagai daerah terutama air bersih untuk minum selain itu juga masih banyaknya kebutuhan akan santinasi serta kebutuhan akan pengolahan sampah. “Dengan inovasi Arsinum dan teknologi pengolahan sampah yang ada di BPPT semoga dapat segera diterapkan dan berguna memenuhi kebutuhan masyarakat,” pungkas Danis. (red)

Kominfo dan KPAI Upayakan Lindungi Anak dari Konten Pornografi

0
Menkominfo Johnny G. Plate bersama Ketua KPAI Susanto dalam pertemuan di Kantor Kominfo (Sumber: Kominfo.go.id - AYH)

Jakarta, BISKOM – Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) menerima kunjungan komisioner Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) di Kantor Kementerian Kominfo, Jakarta, Senin (03/02/2020). Pertemuan ini membahas perlindungan anak terkait dengan perkembangan teknologi informasi, khususnya menyikapi maraknya konten-konten pornografi yang beredar di dunia maya.

Kepada Komisioner KPAI, Menkominfo Johnny G. Plate menjelaskan dua hal yang perlu diperhatikan terkait dengan perlindungan anak dari pornografi online, yaitu teknologi dan literasi. “Ada dua hal, secara teknologi dan literasi. Secara teknologi perlu kita tahu bahwa over the top perusahaan, platform atau aplikasi yang menggunakan Virtual Private Network (VPN) itu tidak bisa dikendalikan oleh kita, Saya gak bisa mematikan, yang bisa dia sendiri yang mematikan,” kata Johnny.

Menteri Kominfo menegaskan berkaitan dengan kejahatan teknologi, Kominfo terus melakukan pemantauan setiap harinya melalui patroli siber kepada pengguna internet apapun yang menyebarkan situs pornografi dan situs-situs negatif lainnya.

“Yang menggunakan internet apapun namanya, kita punya ada yang namanya patroli siber dilakukan 1×24 jam sehari dan 7 hari dalam seminggu non-stop untuk semua perilaku masyarakat dalam kaitan dengan hak-hak sipil, ketidakpatuhan sipil dan kekacauan sipil,” terangnya.

Dalam pertemuan tersebut, Ketua KPAI Susanto bersama jajarannya juga memaparkan penanganan perlindungan anak dari bahaya pornografi. KPAI juga banyak menerima laporan dari masyarakat terkait dengan pornografi online yang merupakan salah satu kasus terbanyak dalam beberapa tahun terakhir. Menurut KPAI, radikalisme, ujaran kebencian, pornografi online dan bullying yang berbasis siber menjadi tantangan Indonesia saat ini, khususnya yang berkaitan dengan perlindungan terhadap anak. (red)

Sikapi 54 Hoax Terkait Virus Corona, Kominfo Siapkan SMS Blast

0

Jakarta, BISKOM – Maraknya hoax tentang virus corona membuat Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) gerah. Tercatat sejak 23 Januari hingga 3 Februari 2020 terdapat 54 hoax terkait virus corona diantaranya soal korban virus corona dikremasi di China, air wudhu dapat mencegah penyebaran virus corona, penumpang Lion Air meninggal, virus corona sudah masuk Pekanbaru, hingga bawang putih bisa menyembuhkan penyakit corona.

“Itu hoax, jangan forward informasi yang tidak benar,” kata Menkominfo Johnny G. Plate. Johnny menyebut tim Kominfo menemukan hoax pertama tentang virus corona pada 5 Mei 2019. Selanjutnya, hoax bertambah sejak Januari 2020. “Khusus terkait traffic virus corona menurut cyberdrone Kominfo, yang pertama hoax terjadi pada 5 mei 2019, lalu terdapat 53 lainnya terjadi pada tanggal 23 lalu sampai hari ini,” lanjut Johnny.

Kabar bohong ini tidak selamanya diladeni menggunakan langkah persuasif. Jika terus berlanjut, Johnny menyebut akan ada upaya hukum yang akan ditempuh. “Kalau berulang-ulang terus, nanti aparat melalui pendekatan hukum, kita akan proses lebih lanjut,” ungkap Menkominfo.

Kominfo mempertimbangkan akan mengirmkan imbauan melalui SMS atau yang lazim disebut SMS blast untuk mengajak masyarakat tidak mempercayai informasi yang tidak jelas kebenarannya. Johnny mengharapkan masyarakat untuk selalu mengecek kebenaran informasi yang beredar dari sumber-sumber resmi antara lain situs kementerian kesehatan dan kementerian luar negeri. (red)

Tron Luncurkan Angkot Online di Kabupaten Bandung

0
Peluncuran Angkot Online Oleh Tron dan Pemerintah Kabupaten Bandung (Sumber: Handri Handriansyah/PR)

Bandung, BISKOM – Layanan transportasi berbasis online sudah menjadi kebutuhan sehari-hari sebagian besar dari masyarakat Indonesia. Belum lama ini, PT Teknologi Olah Rancang Nusantara atau Tron meluncurkan layanan angkot online trayek Soreang-Banjaran di Kabupten Bandung, Jawa Barat.

CEO Tron, David Santoso mengatakan layanan ini dihadirkan sebagai komitmen untuk mengembangkan serta menghadirkan solusi kepada masyarakat dalam industri transportasi publik online. “Untuk trayeknya, Tron melayani trayek Soreang-Banjaran yang melewati rute Terminal Soreang-Terminal Banjaran. Masyarakat Kabupaten Bandung sudah bisa mengunduhnya sekarang di playstore dengan search Tron- Transportasi Online,” kata David.

Adapun cara pemesanannya adalah pengguna memilih halte terdekat dan masukkan jumlah penumpang, kemudian order. David mengatakan, jumlah penumpang maksimal 5 orang dalam sekali transaksi pemesanan. “Kami menargetkan akan mengoperasikan lebih dari 10.000 angkot dengan menggunakan aplikasi Tron di tahun pada 2020 dan berekspansi ke kota-kota lain,” imbuhnya.

Sekretaris Daerah Kabupaten Bandung, Teddy Kusdiana, mengungkapkan ini adalah peluncuran angkot online pertama di Kabupaten Bandung. “Mudah-mudahan angkot tak tersisih oleh angkutan berbasis online. Walau angkot dalam trayek, menggunakan aplikasi (untuk memesan),” ungkapnya.

Dengan aplikasi online, masyarakat pun bisa mendapatkan pelayanan yang lebih baik dari angkot . Selain ketepatan waktu, aplikasi tersebut juga memungkinkan masyarakat bisa menemukan kembali barang mereka yang hilang atau tertinggal di angkot. Teddy menegaskan, angkot jurusan Soreang-Banjaran memang merupakan trayek yang pertama diujicobakan. Namun jika berhasil, tidak menutup kemungkinan trayek lain pun menerapkan sistem serupa.

Sementara itu, Kadishub Kabupaten Bandung Zeis Zultaqawa mengatakan, aplikasi tersebut juga bisa menjamin kepastian tarif angkot bagi masyarakat. Sopir tidak lagi bisa menaikan atau menurunkan tarif seenaknya. “Tarif tetap sesuai aturan yang ditetapkan oleh pemerintah. Tidak bisa menaikan dan menurunkan sendiri,” pungkas Zeis. (red)

Sensus Penduduk Secara Online Mulai 15 Februari 2020

0
Ilustrasi Logo BPS

Jakarta, BISKOM – Pada 2020 ini Indonesia akan melangsungkan sensus penduduk. Sensus adalah cara pengumpulan data yang dilakukan melalui pencacahan semua unit populasi di seluruh wilayah Republik Indonesia. Kegiatan tersebut dilakukan untuk memperoleh karakteristik suatu populasi pada saat tertentu. Sensus penduduk dilakukan setiap 10 tahun sekali.

Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Suhariyanto menyampaikan bahwa sensus secara online akan digelar 15 Februari hingga 31 Maret 2020. Sedangkan sensus dengan wawancara akan digelar 1 Juli-31 Juli 2020. Sensus ini dibagi dua tahap yakni pada 2020 seluruh penduduk Indonesia sekitar 267 juta jiwa disurvei, di antaranya soal pekerjaan dan tempat tinggal saat ini.

“Selanjutnya pada 2021, BPS akan mengambil sampel dari survei tahun sebelumnya. Mereka yang disurvei pada 2021 akan diberi 82 pertanyaan, sehingga punya data detail. Di antaranya terkait migrasi penduduk hingga fertilitas (jumlah kelahiran hidup),” terang Suhariyanto.

Tahun ini sensus penduduk di Indonesia menggunakan metode kombinasi dan memanfaatkan online. Metode kombinasi adalah menggunakan data registrasi yang relevan dengan sensus, kemudian dilengkapi dengan sampel survei.

BPS menargetkan tingkat kepesertaan masyarakat untuk mengikuti peserta sensus online sebesar 23 persen dari keseluruhan penduduk di Tanah Air dalam Sensus Penduduk 2020. “Mudah-mudahan tercapai targetnya, meskipun untuk meningkatkan kesadaran tidak gampang. Maka kami juga akan gandeng Bupati, Gubernur dan universitas-universitas dengan berbagai mahasiswa,” ujar Kepala BPS.


Lebih lanjut Suhariyanto menjelaskan, masyarakat bisa mengakses web sensus.bps.go.id mulai tanggal 15 Februari 2020. Di sana tinggal memasukkan NIK-nya, memasukkan nomor kartu keluarganya, kemudian membuat password-nya. “Kemudian akan ada 21 pertanyaan, mulai dari nama, NIK, Nomor KK, jenis kelamin, tempat lahir, pendidikan, pekerjaan, perumahan, dll.,” pungkasnya. (red)

HEPA Cabin Air Filter, Teknologi di Pesawat Batik Air yang Jemput WNI di Wuhan

0
Pesawat Batik Air yang membawa 245 WNI dari Wuhan, China (Sumber: Kompas.com)

Batam, BISKOM – Pesawat Airbus A330-300 milik maskapai Batik Air yang membawa 245 WNI dari Wuhan, Cina mendarat di Bandara Hang Nadim, Batam pada Minggu, 2 Februari 2020. Selanjutnya 245 WNI tersebut akan dibawa ke Natuna untuk di karantina dan menjalani observasi selama 14 hari.

Menurut Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi, alasan pemerintah memilih Batik Air, karena pemerintah China sejauh ini hanya mau menerima maskapai yang operatornya sudah memiliki izin penerbangan regular dari dan ke Wuhan, China. “Bahwa penerbangan ke Wuhan merupakan misi kemanusiaan dan PT Lion Air ditunjuk pemerintah karena pemerintah RRT (China) mensyaratkan bahwa pelaksana misi kemanusiaan haruslah operator yang memiliki izin penerbangan reguler dari dan ke Wuhan (Garuda tidak memiliki izin),” ujarnya.

Pesawat yang membawa 245 WNI ini dilengkapi dengan teknologi HEPA Cabin Air Filter. HEPA merupakan singkatan dari High-Efficiency Particle Filters (penyaringan partikel yang kuat). Sistem kerja HEPA adalah menyaring serta membuat sirkulasi ulang dari kabin dan menyampurkannya dengan udara bersih dilansir aerospace.

Sebagian udara yang berasal dari dalam dibuang ke luar kabin. Sementara itu, sisanya dipompa melalui filter udara HEPA dan diklaim 99 persen bakteriologis di dalamnya menghilang. Dikuti dari tripsavvy, perputaran sirkulasi udara dalam pesawat yang dilengkapi HEPA Cabin Air Filter berlangsung cepat. Sistem penyaringan HEPA dapat mengubah udara sepenuhnya sekitar 15 hingga 30 kali per jam atau satu hingga dua kali per menit.

Setelah tiba di Batam, pesawat Batik Air tersebut menjalani fase pengerjaan yang meliputi pembersihan, sterilisasi, penyemprotan, penggantian saringan udara kabin dan perawatan berkala. (red)

Oknum Petugas Pelabuhan Gayam, Sapudi Sumenep Pukul dan Ancam Bunuh Wartawan

0

Sumenep, BISKOM – Aksi Dugaan intimidasi dan ancaman pembunuhan, serta pemukulan dialami Akhmadi, Wartawan Media Sindikat Post dan anggota Organisasi Pers Sindikat Wartawan Indonesia (SWI) wilayah Sumenep pada hari Jumat (31/1/2020) sekira jam 08.00 Wib di Pelabuhan Gayam OPP Klas III Sapudi, Sumenep, Jawa Timur.

Akhmadi menceritakan kronologi dirinya diintimidasi, diancam dan dipukul dibagian kepala sebelah kanan.

“Pagi itu saya datang ke pelabuhan Gayam dengan tujuan untuk turunkan pesanan pembelian paving stone untuk pembangunan Asta keramat Raden Angganiti. Tiba – tiba dipelabuhan Gayam ada petugas pelabuhan yang berlagak preman bernama Sainur Rahman biasa dipanggil Sinol. Tanpa basa basi atau bertanya dengan baik, tiba – tiba  mengeluarkan bahasa ancaman,” tutur Akhmadi. Minggu (2/2/2020).

“Ada apa wartawan ada disini, wartawan tukang lapor. Ayo diceburkan kelaut biar tidak pulang kerumahnya, kata Sinol ke saya. Dengan spontan saya jawab santun, emangnya ada apa, saya kesini untuk turunkan paving pesanan saya dari perahu,” lanjut Akhmadi.

“Dan dari jawaban saya itu, Sinol marah sama saya, karena menganggap jawaban saya menantang dirinya, maklum di pelabuhan itu daerah kekuasaannya Sinol ini. Setelah saya jawab itu, Sinol langsung memukul saya dibagian kepala sebelah kanan, tepat diatas telinga. Setelah memukul dia pergi dan saya melaporkan kejadian itu ke Polsek Sapudi,” ungkap Akhmadi.

“Tiba di Polsek, diterima langsung oleh Kapolsek AKP. M.Sakrani, SH., MH.,

karena waktu itu anggota ada acara didesa Tarebung, dan Kanitnya ada dipolres Sumenep. Laporan harus menunggu sampai sore hari, dan baru resmi diterima,” lanjut Akhmadi.

Akhmadi juga mengatakan, “Malamnya dengan Kapolsek dan anggotanya, saya diantar ke Puskesmas Kec. Gayam untuk divisum. Kasus ini sudah ditangani Polsek setempat, dan proses masih menunggu kanit yangg masih ada acara kedinasan di Polres Sumenep,” tambahnya.

“Atas kejadian yang saya alami, demi kehormatan Jurnalis, media saya, dan SWI, saya tidak terima atas kejadian ini. Oknum petugas Pelabuhan Gayam itu harus  dihukum seberat -beratnya. Atas sikapnya yang ala preman pelabuhan,” pungkasnya.

Kapolsek Sapudi, AKP. M.Sakrani, SH., MH., saat dikonfirmasi terkait laporan pemukulan terhadap wartawan, Ia menjawab, “Proses lidik pak. Kanit dan Banit Reskrim masih ikut upacara pemberian Reward atas penangkapan kasus pembunuhan di Sumenep,” jawab AKP. M. Sakrani. Minggu (2/2/2020).

Dikesempatan berbeda, Dedik Pimpinan Redaksi media Sindikat Post dan Ketua Umum SWI mengatakan akan mengawal kasus pemukulan terhadap wartawannya tersebut.

“Harus usut tuntas, akan kita kawal dan lakukan upaya-upaya hukum, supaya Sinol pemukul dan pengancam nyawa wartawan ini bisa kena sanksi pidana,” ungkap Dedik geram.  (Red)

ETLE Bagi Sepeda Motor Efektif Berlaku 3 Februari 2020

0

Jakarta, BISKOM – Setelah penerapan electronic traffic law enforcement (ETLE) atau e-tilang dianggap berhasil untuk kendaraan roda empat, mulai 3 Februari 2020 Ditlantas Polda Metro Jaya akan menindak pelanggaran ETLE untuk sepeda motor. Pada tanggal 1-2 Februari 2020 adalah masa sosialisasi untuk penerapan ETLE bagi sepeda motor. Tercatat ada 167 pengendara sepeda motor yang melanggar aturan lalu lintas pada hari pertama.

Adapun, jenis pelanggaran yang paling banyak tertangkap kamera ETLE adalah pengendara sepeda motor yang melintas di jalur Transjakarta. “Pengendara sepeda motor yang melintas jalur Transjakarta sejumlah 88 pengendara,” kata Kasubdit Gakkum Ditlantas Polda Metro Jaya AKBP Fahri Siregar.

Dirlantas Polda Metro Jaya Kombes Pol Yusuf menyebut, ada beberapa jenis pelanggaran yang bakal diterapkan untuk pengendara motor. Yaitu, penggunaan ponsel, penggunaan helm, pelanggaran rambu, serta pelanggaran marka jalan. “Nanti, mereka (pengendara motor) yang menyetir sambil menelpon atau mengetik di layar ponsel akan kena (tilang ETLE) juga,” katanya.

E-tilang yang akan menjerat pelanggaran pengendara motor ini diberlakukan di dua jalur. Pertama di Jalan Sudirman-Thamrin dan kedua, di jalur koridor 6 TransJakarta atau ruas Ragunan hingga Dukuh Atas. Sebanyak 12 kamera ETLE yang sudah terpasang di sepanjang jalan Sudirman-Thamrin untuk menjerat pengemudi mobil kini bisa merekam pelanggaran motor. Polda Metro Jaya juga sudah mengatakan bakal menambah 45 kamera lainnya di lima wilayah Jakarta pada tahun ini. Pemasangan kamera tambahan itu dikatakan sudah hampir rampung dan direncanakan bisa digunakan pada Februari 2020. (red)

BPPT Lakukan Modifikasi Cuaca Untuk Cegah Banjir

0
Kepala BPPT, Hammam Riza

Jakarta, BISKOM – Teknologi Modifikasi Cuaca (TMC) terus digalang pemerintah untuk mencegah banjir di wilayah Jabodetabek. Kepala Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT), Hammam Riza mengatakan teknologi ini dilakukan bersinergi dengan BNPB, TNI AU, dan BMKG.

Lebih lanjut disampaikan Hammam, Operasi Modifikasi Cuaca masih terus dilaksanakan. Menyusul prakiraan cuaca yang dirilis oleh BMKG. “Berdasar prakiraan yang dirilis BMKG, tim TMC-BPPT akan terus berikhtiar melakukan operasi modifikasi cuaca untuk mencegah potensi banjir,” ujar Hammam.

Meski harus tetap waspada akan kemungkinan hujan ekstrem tersebut, dia berharap masyarakat tidak panik. Itu karena timnya akan berupaya semaksimal mungkin melaksanakan operasi TMC mengurangi ancaman banjir di Jabodetabek.

Hammam menjelaskan, secara teknis tim TMC berupaya melakukan penyemaian, di atas  awan-awan yang diperkirakan akan bergerak menuju wilayah Jabodetabek. “Awan-awan tersebut jauh-jauh akan segera disemai, biasanya awan-awan tersebut masih berada di Laut Jawa, Selat Sunda, kita lakukan penyemaian garam, agar segera turun hujan sebelum memasuki wilayah Jabodetabek,” katanya. 

Kepala Balai Besar TMC BPPT Tri Handoko Seto menerangkan, untuk awan-awan yang sudah matang, hujan bisa segera terjadi 10 menit setelah penyemaian. Namun, bisa juga jadi hujan 20 menit, 30 menit, bahkan 1-2 jam setelah penyemaian. Umur awan dan arah serta kecepatan angin dihitung agar awan bisa jatuh di atas laut.

“Pada kondisi tertentu, jika memungkinkan, awan juga diupayakan jatuh menjadi hujan di wilayah yang masih membutuhkan air hujan misalnya waduk. Namun ini sangat jarang terjadi kecuali memang arah dan kecepatan anginnya memungkinkan untuk itu,” terang Tri Handoko.

Tri menjelaskan di Indonesia hanya BBTMC BPPT yang melakukan litbangjirap TMC. Oleh karena itu, Tri meminta dukungan semua pihak. “Tentu ini berat. Sedangkan di banyak negara, dukungan riset dari perguruan tinggi cukup kuat. Diperlukan pula penguatan armada baik melalui skema penggunaan pesawat TNI maupun pengadaan pesawat baru. Termasuk penggunaan metode baru seperti roket atau artileri sebagaimana dilakukan oleh China. Atau mungkin penggunaan pesawat tanpa awak. Selain itu juga diperlukan dukungan anggaran yang terencana agar TMC bisa dilaksanakan secara lebih efektif. Ke depan, BPPT bersama para stakeholder juga akan menggunakan kecerdasan buatan (yang saat ini sedang dibangun) untuk menunjang operasi TMC,” pungkasnya. (red)

Presiden Harap Kemenristek/BRIN Bisa Orkestrasi Pengembangan Riset Strategis

0
Presiden Jokowi menghadiri Rakornas Kemenristek/BRIN 2020 (Sumber: setneg.go.id)

Tangerang, BISKOM – Kementerian Riset dan Teknologi (Kemenristek)/Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) menggelar Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) 2020 pada 30 Januari 2020 bertempat di Graha Widia Bhakti, Kawasan Pusat Penelitian Ilmu Pengetahuan dan Teknologi (Puspiptek), Serpong, Kota Tangerang Selatan. Rakornas ini dibuka langsung oleh Presiden Joko Widodo.

Dalam sambutannya, Presiden Jokowi mengatakan bahwa BRIN harus bisa mengorkestrasi pengembangan proyek-proyek riset yang sangat strategis, yang meningkatkan kesejahteraan rakyat, memecahkan permasalahan bangsa, dan memanfaatkan peluang global bagi kemajuan negara Indonesia. BRIN juga harus mampu mendeteksi dan mengidentifikasi topik-topik riset yang strategis dan inovatif, yang sesuai dengan kebutuhan bangsa. BRIN juga harus menjadi badan intelijen inovasi bangsa.

Oleh karena itu, secara khusus Presiden menyampaikan tiga arahan untuk BRIN. Pertama, BRIN harus segera mengonsolidasikan agenda riset strategis nasional di berbagai bidang. Harapannya, riset-riset tersebut akan memberikan nilai tambah bagi negara dan bagi perekonomian masyarakat.

Kedua, Presiden meminta BRIN untuk melakukan konsolidasi anggaran. Menurut Presiden, anggaran riset Indonesia tersebar di berbagai lembaga riset dan penelitian yang jika digabungkan nilainya mencapai Rp27,1 triliun.

Ketiga, Presiden meminta BRIN untuk mengonsolidasikan aktor dan jejaring yang harus terlibat dalam proyek inovasi strategis nasional. Selain mengonsolidasikan 329 unit riset milik kementerian dan lembaga, Presiden ingin agar BRIN mengajak semua pihak untuk bekerja sama, termasuk meningkatkan peran swasta dalam riset-riset unggulan.

Secara khusus, Menteri Riset dan Teknologi-BRIN, Bambang Brodjonegoro menyampaikan bahwa program diskon pajak atau super deductible tax hingga 300 persen yang digadang-gadang pemerintah ternyata jadi harapan besar bagi Kemenristek-BRIN. Hal ini dinilai mampu menggairahkan penelitian dari sektor swasta. “Bila nantinya super diskon pajak untuk pelaku industri asing ataupun nasional diberlakukan, maka akan semakin terbuka peluang pendanaan penelitian atau riset datang dari sektor swasta,” ujar Bambang.

Sebab saat ini, riset tidak hanya bisa mengandalkan pemerintah saja yang masih meletakan anggaran riset di angka 0.3 persen dari jumlah anggaran belanja negara. Selebihnya dilakukan mandiri oleh lembaga riset dan perguruan tinggi.

Selain itu, ada enam hasil riset unggulan yang saat ini sedang diupayakan Kemenristek untuk tujuan meningkatkan ekonomi masyarakat, yakni riset di bidang drone, katalis, kapal pelat datar, makanan dan kesehatan. Produksi drone ini nantinya untuk mendukung kebutuhan militer agar Indonesia tidak bergantung pada pesawat tempur dan pesawat angkut saja. Kemenristek juga menampilkan inovasi unggulan Katalis Merah Putih yang akan menjadi sumber dari bahan bakar terbarukan. (red)