Kontroversi Terus Menerus Seputar SMS
Mulai dari SMS Premium, SMS Masal Hingga Kartel SMS
Dewasa ini tren konvergensi layanan data, suara maupun gambar dapat dinikmati oleh konsumen melalui berbagai piranti genggam yang digunakannya. Piranti telekomunikasi bergerak semakin berperan dalam meningkatkan produktifitas kehidupan penggunanya. Salah satu layanan dasar telekomunikasi yang digemari masyarakat saat ini adalah SMS.
Asosiasi Telekomunikasi Selular Indonesia (ATSI) mencatat kontribusi SMS bagi total pendapatan operator berkisar antara 20% hingga 30%. Nilai sebesar itu tentunya tidak bisa dianggap remeh bagi operator telekomunikasi di Indonesia karena SMS telah menjadi revenue generator disamping layanan suara tentunya yang memberikan kontribusi terbesar.
Santa Clara – Sun Microsystems telah memasuki tahap kesepakatan untuk mengakuisisi My SQL AB. Akuisisi ini mengakselerasi posisi Sun di antara perusahaan TI sebagai perusahaan yang termasuk ke dalam pasar database yang mencapai US$15 miliar. Pengumuman ini memperkokoh posisi Sun sebagai pemimpin dalam penyedia platform bagi ekonomi Web serta peranannya sebagai kontributor open source komersial.
Tokyo-Symbian OS melaporkan bahwa telah mengapalkan lebih dari 30 juta ponsel berbasis Symbian OS di Jepang sampai akhir November 2007. Berdasarkan Riset Techno System, market Share Symbian pada NTT DoCoMo Foma naik di satu tahun dari 50% ke 65% pada akhir H1 2007. Sampai saat ini, tercatat 69 model ponsel berbasis Symbian OS yang diluncurkan di Jepang oleh 6 customer yaitu Fujitsu, Mitsubishi, Nokia, Motorola, Sharp dan Sony Ericsson.
Setelah sebelumnya menawarkan tarif Rp. 1/ detik, kini XL mengeluarkan promo tarif baru Rp 0,1/detik bagi pengguna XL bebas untuk menelpon ke seluruh operator di Indonesia. Menurut keterangan tertulis, pengguna XL bebas bisa menikmati tarif Rp 0,1/detik setelah 2,5 menit ke seluruh nomor, dan tarif khusus Rp 35/SMS ke sesama XL untuk pengiriman SMS ke 11-25) hingga tanggal 30 April 2008. “Tarif baru ini merupakan salah satu wujud komitmen kami untuk menghadirkan layanan yang menyentuh seluruh masyarakat Indonesia, selain tentunya sebagai respon atas tingginya animo pelanggan terhadap tarif promo XL sebelumnya,” ujar Direktur Marketing XL Nicanor V. Santiago.
Tahun 2006 atau setahun kemarin, Indonesia mencatat sejarah penting seputar perkembangan ICT. Karena pemerintah telah membentuk Detiknas (Dewan Teknologi Informasi dan Komunikasi Nasional). Lembaga ini dibentuk dan diketuai oleh Presiden Republik Indonesia melalui SK Presiden RI No. 20 Tahun 2006 yang anggotanya terdiri beberapa Departemen di lingkup pemerintahan Republik Indonesia. Menurut Kemal A. Stamboel, Wakil Ketua Tim Pelaksana Detiknas, Detiknas memiliki beberapa tugas penting untuk membangun masyarakat Indonesia yang berbasis informasi.
