Home Blog Page 921

Layanan internet Yahoo! Go Mobile di Ponsel HTC

1

HTC sekarang menyediakan akses Internet melalui Yahoo! Go di setiap model ponselnya. Untuk menyediakan kenyamanan dan variasi mobile internet yang lebih baik kepada para penggunanya, HTC dan Yahoo juga akan meluncurkan berbagai aktivitas untuk mempromosikan platform ini ke jangkauan yang lebih luas untuk para pengguna perangkat mobile HTC yang sudah ada. Lewat HTC eClub, pengguna dapat mendownload aplikasi “Yahoo! Go” yang akan mereplikasi pengalaman Yahoo Internet ke perangkat mobile HTC.

Sony Cyber-Shot S730, Great Value untuk Kelas Entry Point

0

kamera Sony S730Lewat brand Cyber-Shot untuk jajaran kamera digital andalannya, Sony memberikan pilihan lebih banyak lagi ke konsumen dengan dikeluarkannya Sony Cyber-Shot S730. Kamera poket dengan resolusi efektif 7,2 megapiksel ini cukup ringan, kompak dan mudah digunakan. Cyber-Shot S730 yang baru diklaim memberikan great-value untuk kelas entry point untuk memasuki dunia fotografi digital. Cyber-Shot S730 memiliki lensa sony 3x optical zoom untuk membawa jarak obyek menjadi lebih dekat. Gambar yang dihasilkan dari 7,2 megapikel efektif terlihat jelas dengan detail bagus, bahkan jika dicetak dengan ukuran A3.

Inovasi Birokrasi Menuju Era E-Government

0

Bagi Anda para Birokrat, kiranya perlu untuk mulai merenungkan pertanyaan retoris ini: Apakah Anda sudah memanfaatkan potensi dari internet? Sudahkah Anda terjun ke dunia e-Govenrment secara penuh? Bagi para birokrat, saat ini diperlukan lebih banyak pengetahuan mengenai pemanfaatan internet melalui pemerintahan melalui berbagai cara. Misalnya, melalui seminar mengenai e-government, e-elarning dan juga pengenalan berbagai studi kasus yang terbukti telah sukses dalam menggunakan internet sebagai tool yang sangat penting bagi dunia birokrasi.

DELL xps™ m1330, Notebook Tertipis di Dunia

12

Dell M1330Dell meluncurkan notebook yang diklaim paling tipis di dunia yaitu Dell XPS™ M1330. Notebook berukuran 13.3-inci ini dibuat dengan berbasis fitur dan desain bagus, yang dapat memenuhi kebutuhan pelanggan dengan pengalaman digital pribadi, namun tetap produktif ke manapun mereka pergi. Monitor layar-lebar mendukung berbagai aktivitas gaya hidup seperti menonton film, saling bertukar foto, atau berbelanja di Internet. Dengan pilihan warna yang kaya, pengguna notebook bisa mengekspresikan dirinya.

Huawei Lakukan Instalasi Jaringan Komersial WiMAX di Eropa

0

http://rconversation.blogs.com/photos/uncategorized/huawei.jpgHuawei mengumumkan telah terpilih oleh TransTelecom, operator telekomunikasi asal Bulgaria, untuk menginstalasi jaringan komersil WiMAX, yang meliputi pusat-pusat bisnis dan hotspot di kota-kota utama negara tersebut. Huawei akan menyediakan solusi end-to-end WiMAX dengan menggunakan band frekuensi 3.5GHz, termasuk juga terminal-terminal darurat pada peralatan utama TransTelecom untuk dapat segera beroperasi secara menyeluruh di tahun 2008.

Produk yang Diluncurkan Linksys di Ajang CES

0

LinkSysDi ajang Consumer Electronics Show (CES) di Las Vegas, Amerika Serikat, Linksys meluncurkan beberapa produk baru. Salah satu produk unggulannya adalah produk Ultra RangePlus yang berstandar Wireless-N untuk menegaskan kepemimpinannya di segmen jaringan untuk rumahan. Produk-produk terbaru dari lini produk Ultra RangePlus yang akan ditunjukkan untuk pertama kalinya di ajang CES meliputi Wireless-N Gigabit Router (WRT310N), Wireless-N Broadband Router (WRT160N), Dual-Band Wireless-N USB Notebook Adapter (WUSB600N), Dual-Band Wireless-N ExpressCard Adapter (WEC600N), Dual-Band Wireless-N Gaming Adapter (WGA600N).

Gunakan Teknologi Ramah Lingkungan

0

Di penghujung akhir tahun 2007 dan awal tahun 2008, beberapa daerah di Indonesia mengalami bencana alam banjir dan longsor. Hujan terus menerus tiap hari mengguyur bebeberapa daerah di Indonesia. Semua ini adalah akibat dari global warming atau pemanasan global, yaitu fenomena naiknya suhu rata-rata permukaan bumi akibat jumlah emisi gas rumah kaca yang meningkat di atmosfer, laut dan daratan bumi. Pemanasan global akan diikuti adanya perubahan iklim, seperti naiknya curah hujan di daerah lain, sementara di daerah lain kekurangan curah hujan.

Diskusi Akhir Tahun Telematika, Bahas Berbagai Permasalahan ICT

0

Diskusi Akhir Tahun TelematikaSepanjang tahun 2007, Indonesia mengalami peningkatan yang cukup bagus dalam perkembangan telematik, namun masih ada berbagai kendala yang harus dihadapi. Untuk itu Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian (Kemenko Ekuin) menyelenggarakan Diskusi Akhir Tahun Telematika Indonesia di Gedung Departemen Keuangan, Jakarta (27/12). Menurut Eddy Satria, Asisten Deputi Telematika dan Utilitas Kemenko Ekuin, hal ini dimaksudkan untuk meningkatkan sinkronisasi dan koordinasi pembangunan lintas sektor telematika pada TA 2008 mendatang.

Bandung Comtech 2007, Peran Penting Teknologi Informasi untuk Dunia Pendidikan

1

Untuk membuat pasar TI di Bandung menjadi lebih bergairah, Be Mall dan Majalah Biskom menggelar pameran komputer akbar akhir tahun ini yaitu Bandung Comtech 2007. Pameran yang berlokasi di Be Mall,  Jl. Naripan 89 / Jl. Veteran 54 Bandung ini diadakan bersamaan dengan Pameran Indocomtech di Jakarta. Pameran bertema “IT EDUCATION & EXPO” ini berlangsung sejak tiga hari yang lalu, tepatnya Rabu, 14 November 2007 sampai dengan Minggu, 18 November 2007.

Pembukaan pameran dilakukan secara unik dengan mengadakan teleconference dari  lokasi pameran Indocomteh di Jakarta ke Bandung Comtech 2007 di Be Mall Bandung. Pembukaan pameran sekaligus juga untuk meresmikan showroom IGOS Center (Indonesia, Go Open Source) yang berada di Be Mall. Pada peresmian tersebut, video conference dilakukan antara Cahyana Ahmadjayadi, Dirjen Aptel Depkominfo, dan Kemal Prihatman, Asisten Deputi Meneg Ristek. IGOS Center adalah salah satu wujud nyata dukungan pemerintah untuk memajukan masyarakat lewat inkubator teknologi dengan mempertemukan berbagai pihak seperti akademisi, pebisnis dan komunitas secara berkesinambungan di lokasi yang strategis dan mudah dijangkau.

Merespons kehadiran inkubator teknologi ini, Soegiharto Santoso alias Hoky selaku Pimpinan Umum Majalah Biskom menyatakan dukungan penuhnya terhadap gerakan IGOS. “Kehadiran IGOS Center di Bandung Comtech 2007 bukan sekadar momentum seremonial, melainkan langkah strategis dalam membangun kemandirian digital bangsa. Majalah Biskom berkomitmen penuh mengawal edukasi open source ini, karena kami percaya bahwa kedaulatan teknologi nasional hanya bisa dicapai melalui kolaborasi yang inklusif antara pemerintah, pelaku industri, dan komunitas kreatif,” tegasnya.

Sampai hari ke-empat, berbagai kegiatan menarik telah digelar dengan sukses. Dari hari pertama, Stand komunitas Ubuntu ramai didatangi oleh pengunjung yang berkonsultasi mengenai software Open Source atau ingin mendapatkan CD Ubuntu Linux. Selain pecinta Linux, penyuka dunia hacking juga mengikuti kompetisi hacker yang digelar sejak hari pertama. Kreativitas mahasiswa Bandung dalam membua robot berteknologi tinggi juga ikut ambil bagian dengan mengadakan demo di Bandung Comtech, selain dari itu Tim IT Wacth diwakili oleh Rapin Mudiardjo membagi-bagikan “CD Internet Sehat” yang berisikan panduan tentang pengguaan internet yang lebih mengarah kepada hal-hal positif.

Pameran komputer berlangsung cukup meriah yang memamerkan produk terbaru dari berbagai produsen TI. Sambil berbelanja komputer, pengunjung yang beruntung juga bisa membawa beragam hadiah menarik karena diadakan dooprize tiap dua jam.

Mulai Lomba Menggambar, Bermusik Sampai Seminar
Bandung Comtech 2007 memiliki segudang acara yang bisa dinikmati oleh semua kalangan. Buktinya, banyak orang tua yang membawa serta putra putrinya untuk mengunjungi pameran Bandung Comtech 2007. Ternyata, di pameran diselenggarakan juga lomba menggambar dan mewarnai bertema TI yang diikuti oleh anak-anak SD di Bandung.

Anak-anak terlihat cukup antusias untuk menggambar sesuai dengan daya kreasinya. Sementara anak-anak asik menggambar, orangtuanya bisa belanja komputer sambil melihat-lihat aneka produk TI yang dipamerkan. Para pemenang lomba menggambar dan mewarnai bertema TI mendapat hadiah yang diserahkan oleh Engkos Koswara, Staf Ahli Meneg Ristek dan Soegiharto Santoso, Pimpinan Umum Majalah Biskom.

Selain anak-anak sekolah yang ikut lomba menggambar, para pendidikpun tak ketinggalan untuk ambil bagian dalam memeriahkan pameran. Beberapa dosen ITB dan mahasiswanya yang hari-harinya berkutat dengan kegiatan ilmiah mencoba untuk tampil beda dari keseharian. Mereka ternyata piawai melakukan aksi panggung memainkan alat musik dengan membentuk group band Planet GBT Project Band. Band bentukan Budi Rahardjo, pakar security dari ITB ini meramaikan Bandung Comtech 2007 dengan musik bertema rock.

Mengunjungi Bandung Comtech 2007, bukan sekedar untuk belanja produk TI dengan harga murah. Anda akan mendapatkan ilmu yang bermanfaat terutama seputar Open Source Software karena ada dua seminar menarik yang dibawakan oleh praktisi Linux. Sabtu akhir pekan ini, sejak pagi hari sudah diadakan seminar “Ubuntu Linux, Desain dan Industri Kreatif” oleh Yulian Andriansyah, Andi Sugandi dan Diki Andreas. Sore harinya diadakan workshop instalasi Ubuntu oleh Rolly M. Arwangga bersama tim agar lebih mengetahui bagaimana instalasi Ubuntu yang aman dan benar sehingga tidak takut lagi akan kesan bahwa Open Source Software itu sulit digunakan.

Di hari terakhir pameran yaitu hari Minggu, pengunjung bisa membawa serta anak-anak untuk memperkenalkan Open Source Software sejak dini karena akan ada ”FOSS (Free Open Source Software) for Kids”, ada banyak permainan berbasis open source yang bersifat edukatif. Pengunjung juga bisa mengikuti workshop ”IT for Industry” pada pagi harinya dan seminar gratis ”Migrasi Linux” oleh praktisi Linux Harry Sufehmi pada sore harinya. Jangan lewatkan, di hari terakhir akan digelar Grand Final Hacking Competition untuk menentukan jawara Hacker sesungguhnya.


APTIKOM Luncurkan NEXT (National E-Learning X-Change Technology)
Pada hari ini (Sabtu, 17 November 2007), disela-sela acara Bandung Comtech 2007, APTIKOM (Asosiasi Perguruan Tinggi Informatika dan Komputer) mengadakan soft launching NEXT (National E-learning X-change Technology). APTIKOM merupakan jaringan perguruan tinggi di bidang ilmu komputer yang memiliki anggota sekitar 700 institusi tersebar di seluruh Indonesia.

Soft Launching dilaksanakan di lantai 1 Be Mall yang diikuti oleh beberapa anggota APTIKOM dan tokoh pendidikan seperti Richardus Eko Indrajit, Ketua Umum APTIKOM , Jos Luhukay, IndoConsult, Iwan Tresna Dermawan, Direktur Akademik DIKTI, Iping Supriana, Ketua APTIKOM wilayah Jabar dan Banten, dan Setiadi Yazid, Dekan FT Universitas Widyatama. NEXT adalah usaha bersama atau jaringan yang diselenggarakan oleh institusi perguruan tinggi, korporat dan pemerintah, untuk meningkatkan performa ‘stakeholder’ dan kompetisi dengan layanan dan sumber daya bersama (sharing) lewat e-learning. NEXT merupakan salah satu backbone dari 10 flagship yang dicanangkan pada Forum APTIKOM di Bali, Agustus silam.

Menurut Lenita Tobing, Associate Principal Vittakara, NEXT merupakan program nasional yang platformnya adalah seluruh perguruan tinggi anggota APTIKOM yang programnya sudah disetujui oleh DIKTI. “Jadi perguruan tinggi akan bisa mengadakan e–learning antar sesama pengguna NEXT, sehingga bisa mengambil mata kuliah e-learning dari mata kuliah di perguruan tinggi lain dengan membayar mata kuliah biasa,” ujarnya.

Menurut rencana, grand launching NEXT akan diadakan pada Januari 2007 yang akan dibuka oleh Mendiknas. “Pada grand launching nanti, sebanyak 30 node akan dibuka, perguruan tinggi bisa menggunakan node terdekat untuk mengadakan teleconference yang akan dicatatkan rekor MURI sebagai acara teleconference terbanyak yang tersebar di seluruh Indonesia,” kata Richardus Eko Indrajit, Ketua Umum APTIKOM pada soft launching NEXT di Bandung Comtech 2007.

Lewat NEXT, menyelenggarakan mata kuliah pilihan TI yang sebelumnya mahal karena membutuh biaya tinggi menjadi bisa lebih murah. “Dengan e-learning, akan bisa mengurangi biaya, tapi hasilnya sama, materi yang didapat sama, tapi cost-nya bisa lebih rendah” tambah Lenita Tobing. Bisa dibilang, NEXT adalah konten dari program INHERENT (Indonesian Higher Education Network) sebagai jaringan komunikasi dan teknologi informasi yang didirikan DIKTI dan memiliki jaringan sebanyak 63 perguruan tinggi negeri maupun swasta di seluruh Indonesia.

Pameran Komputer yang Bisa Diakses dari Seluruh Dunia.
Di pameran Bandung Comtech 2007, pengguna yang membawa perangkat elektronik seperti PDA atau Notebook juga bisa menikmati layanan akses internet gratis via hotspot dan komputer publik dengan bandwidth besar didukung oleh ISP Melsa.Net. Pemanfaatan teknologi informasi mutakhir membuat Bandung Comtech 2007 menjadi unik. Seluruh kegiatan yang ada di Bandung Comtech akan bisa dinikmati dari berbagai penjuru dunia karena direkam secara online streaming. Pengguna komputer yang ingin mengetahui kemeriahan suasana Bandung Comtech bisa mengunjungi live streaming di website http://bandungcomtech.net. Bandung Comtech 2007 menjadi pelopor sebagai pameran pertama yang menyiarkan berbagai kegiatan secara live yang bisa diakses dari seluruh dunia.

Didukung Pemerintah, Pebisnis TIK, Akademisi dan Komunitas.
Bandung Comtech 2007 merupakan tempat berkumpul berbagai pihak baik dari kalangan bisnis atau industri, akademisi dan juga pemerintah. Bandung Comtech 2007 diharapkan dapat memacu pertumbuhan bisnis TI di Indonesia khususnya kota Bandung. Bandung Comtech 2007 juga menjadi tempat bertemunya investor dengan inventor, sehingga hasil-hasil penelitian anak bangsa tidak berhenti sebatas penelitian saja, melainkan dapat langsung dipasarkan kepada masyarakat luas.

Bagi yang berkeinginan belanja komputer, pameran Bandung Comtech 2007 adalah saat yang tepat karena ada diskon belanja besar-besaran pada produk komputer dan aksesoris dari vendor-vendor ternama. Pengunjung yang datang ke Bandung Comtech 2007 bisa mendapatkan berbagai hadiah menarik lewat doorprize yang diadakan setiap dua jam sekali. Pameran dihadiri oleh seluruh lapisan masyarakat yang potensial untuk berbelanja produk TI sehingga membuat bisnis komputer di Bandung semakin bergairah.

Bandung Comtech 2007 menjadi momentum yang tepat bagi banyak perusahaan untuk memperkenalkan dan meluncurkan berbagai produk, jasa ataupun teknologi terbaru kepada masyarakat. Mengingat Jawa Barat, khususnya Bandung, merupakan daerah dengan penyerapan Teknologi Informasi yang besar, dimana budaya, fashion, gaya hidup dan teknologi seolah tidak dapat dipisahkan, maka membuka bisnis di Bandung bagaikan menanam investasi yang menjanjikan di masa depan. Selamat mengunjungi pameran Bandung Comtech 2007, bersama majukan teknologi informasi dalam negeri.

Peran Penting Teknologi Informasi untuk Dunia Pendidikan

2

Untuk membuat pasar TI di Bandung menjadi lebih bergairah, Be Mall dan Majalah Biskom menggelar pameran komputer akbar akhir tahun ini yaitu Bandung Comtech 2007. Pameran yang berlokasi di Be Mall,  Jl. Naripan 89 / Jl. Veteran 54 Bandung ini diadakan bersamaan dengan Pameran Indocomtech di Jakarta. Pameran bertema “IT EDUCATION & EXPO” ini berlangsung sejak tiga hari yang lalu, tepatnya Rabu, 14 November 2007 sampai dengan Minggu, 18 November 2007.

Pembukaan pameran dilakukan secara unik dengan mengadakan teleconference dari  lokasi pameran Indocomteh di Jakarta ke Bandung Comtech 2007 di Be Mall Bandung. Pembukaan pameran sekaligus juga untuk meresmikan showroom IGOS Center (Indonesia, Go Open Source) yang berada di Be Mall. Pada peresmian tersebut, video conference dilakukan antara Cahyana Ahmadjayadi, Dirjen Aptel Depkominfo, dan Kemal Prihatman, Asisten Deputi Meneg Ristek. IGOS Center adalah salah satu wujud nyata dukungan pemerintah untuk memajukan masyarakat lewat inkubator teknologi dengan mempertemukan berbagai pihak seperti akademisi, pebisnis dan komunitas secara berkesinambungan di lokasi yang strategis dan mudah dijangkau.

Sampai hari ke-empat, berbagai kegiatan menarik telah digelar dengan sukses. Dari hari pertama, Stand komunitas Ubuntu ramai didatangi oleh pengunjung yang berkonsultasi mengenai software Open Source atau ingin mendapatkan CD Ubuntu Linux. Selain pecinta Linux, penyuka dunia hacking juga mengikuti kompetisi hacker yang digelar sejak hari pertama. Kreativitas mahasiswa Bandung dalam membua robot berteknologi tinggi juga ikut ambil bagian dengan mengadakan demo di Bandung Comtech, selain dari itu Tim IT Wacth diwakili oleh Rapin Mudiardjo membagi-bagikan “CD Internet Sehat” yang berisikan panduan tentang pengguaan internet yang lebih mengarah kepada hal-hal positif.

Pameran komputer berlangsung cukup meriah yang memamerkan produk terbaru dari berbagai produsen TI. Sambil berbelanja komputer, pengunjung yang beruntung juga bisa membawa beragam hadiah menarik karena diadakan dooprize tiap dua jam.

Mulai Lomba Menggambar, Bermusik Sampai Seminar
Bandung Comtech 2007 memiliki segudang acara yang bisa dinikmati oleh semua kalangan. Buktinya, banyak orang tua yang membawa serta putra putrinya untuk mengunjungi pameran Bandung Comtech 2007. Ternyata, di pameran diselenggarakan juga lomba menggambar dan mewarnai bertema TI yang diikuti oleh anak-anak SD di Bandung.

Anak-anak terlihat cukup antusias untuk menggambar sesuai dengan daya kreasinya. Sementara anak-anak asik menggambar, orangtuanya bisa belanja komputer sambil melihat-lihat aneka produk TI yang dipamerkan. Para pemenang lomba menggambar dan mewarnai bertema TI mendapat hadiah yang diserahkan oleh Engkos Koswara, Staf Ahli Meneg Ristek dan Soegiharto Santoso, Pimpinan Umum Majalah Biskom.

Selain anak-anak sekolah yang ikut lomba menggambar, para pendidikpun tak ketinggalan untuk ambil bagian dalam memeriahkan pameran. Beberapa dosen ITB dan mahasiswanya yang hari-harinya berkutat dengan kegiatan ilmiah mencoba untuk tampil beda dari keseharian. Mereka ternyata piawai melakukan aksi panggung memainkan alat musik dengan membentuk group band Planet GBT Project Band. Band bentukan Budi Rahardjo, pakar security dari ITB ini meramaikan Bandung Comtech 2007 dengan musik bertema rock.

Mengunjungi Bandung Comtech 2007, bukan sekedar untuk belanja produk TI dengan harga murah. Anda akan mendapatkan ilmu yang bermanfaat terutama seputar Open Source Software karena ada dua seminar menarik yang dibawakan oleh praktisi Linux. Sabtu akhir pekan ini, sejak pagi hari sudah diadakan seminar “Ubuntu Linux, Desain dan Industri Kreatif” oleh Yulian Andriansyah, Andi Sugandi dan Diki Andreas. Sore harinya diadakan workshop instalasi Ubuntu oleh Rolly M. Arwangga bersama tim agar lebih mengetahui bagaimana instalasi Ubuntu yang aman dan benar sehingga tidak takut lagi akan kesan bahwa Open Source Software itu sulit digunakan.

Di hari terakhir pameran yaitu hari Minggu, pengunjung bisa membawa serta anak-anak untuk memperkenalkan Open Source Software sejak dini karena akan ada ”FOSS (Free Open Source Software) for Kids”, ada banyak permainan berbasis open source yang bersifat edukatif. Pengunjung juga bisa mengikuti workshop ”IT for Industry” pada pagi harinya dan seminar gratis ”Migrasi Linux” oleh praktisi Linux Harry Sufehmi pada sore harinya. Jangan lewatkan, di hari terakhir akan digelar Grand Final Hacking Competition untuk menentukan jawara Hacker sesungguhnya.


APTIKOM Luncurkan NEXT (National E-Learning X-Change Technology)
Pada hari ini (Sabtu, 17 November 2007), disela-sela acara Bandung Comtech 2007, APTIKOM (Asosiasi Perguruan Tinggi Informatika dan Komputer) mengadakan soft launching NEXT (National E-learning X-change Technology). APTIKOM merupakan jaringan perguruan tinggi di bidang ilmu komputer yang memiliki anggota sekitar 700 institusi tersebar di seluruh Indonesia. Soft Launching dilaksanakan di lantai 1 Be Mall yang diikuti oleh beberapa anggota APTIKOM dan tokoh pendidikan seperti Richardus Eko Indrajit, Ketua Umum APTIKOM , Jos Luhukay, IndoConsult, Iwan Tresna Dermawan, Direktur Akademik DIKTI, Iping Supriana, Ketua APTIKOM wilayah Jabar dan Banten, dan Setiadi Yazid, Dekan FT Universitas Widyatama. NEXT adalah usaha bersama atau jaringan yang diselenggarakan oleh institusi perguruan tinggi, korporat dan pemerintah, untuk meningkatkan performa ‘stakeholder’ dan kompetisi dengan layanan dan sumber daya bersama (sharing) lewat e-learning. NEXT merupakan salah satu backbone dari 10 flagship yang dicanangkan pada Forum APTIKOM di Bali, Agustus silam.

Menurut Lenita Tobing, Associate Principal Vittakara, NEXT merupakan program nasional yang platformnya adalah seluruh perguruan tinggi anggota APTIKOM yang programnya sudah disetujui oleh DIKTI. “Jadi perguruan tinggi akan bisa mengadakan e–learning antar sesama pengguna NEXT, sehingga bisa mengambil mata kuliah e-learning dari mata kuliah di perguruan tinggi lain dengan membayar mata kuliah biasa,” ujarnya.

Menurut rencana, grand launching NEXT akan diadakan pada Januari 2007 yang akan dibuka oleh Mendiknas. “Pada grand launching nanti, sebanyak 30 node akan dibuka, perguruan tinggi bisa menggunakan node terdekat untuk mengadakan teleconference yang akan dicatatkan rekor MURI sebagai acara teleconference terbanyak yang tersebar di seluruh Indonesia,” kata Richardus Eko Indrajit, Ketua Umum APTIKOM pada soft launching NEXT di Bandung Comtech 2007.

Lewat NEXT, menyelenggarakan mata kuliah pilihan TI yang sebelumnya mahal karena membutuh biaya tinggi menjadi bisa lebih murah. “Dengan e-learning, akan bisa mengurangi biaya, tapi hasilnya sama, materi yang didapat sama, tapi cost-nya bisa lebih rendah” tambah Lenita Tobing. Bisa dibilang, NEXT adalah konten dari program INHERENT (Indonesian Higher Education Network) sebagai jaringan komunikasi dan teknologi informasi yang didirikan DIKTI dan memiliki jaringan sebanyak 63 perguruan tinggi negeri maupun swasta di seluruh Indonesia.

Pameran Komputer yang Bisa Diakses dari Seluruh Dunia.
Di pameran Bandung Comtech 2007, pengguna yang membawa perangkat elektronik seperti PDA atau Notebook juga bisa menikmati layanan akses internet gratis via hotspot dan komputer publik dengan bandwidth besar didukung oleh ISP Melsa.Net. Pemanfaatan teknologi informasi mutakhir membuat Bandung Comtech 2007 menjadi unik. Seluruh kegiatan yang ada di Bandung Comtech akan bisa dinikmati dari berbagai penjuru dunia karena direkam secara online streaming. Pengguna komputer yang ingin mengetahui kemeriahan suasana Bandung Comtech bisa mengunjungi live streaming di website http://bandungcomtech.net. Bandung Comtech 2007 menjadi pelopor sebagai pameran pertama yang menyiarkan berbagai kegiatan secara live yang bisa diakses dari seluruh dunia.

Didukung Pemerintah, Pebisnis TIK, Akademisi dan Komunitas.
Bandung Comtech 2007 merupakan tempat berkumpul berbagai pihak baik dari kalangan bisnis atau industri, akademisi dan juga pemerintah. Bandung Comtech 2007 diharapkan dapat memacu pertumbuhan bisnis TI di Indonesia khususnya kota Bandung. Bandung Comtech 2007 juga menjadi tempat bertemunya investor dengan inventor, sehingga hasil-hasil penelitian anak bangsa tidak berhenti sebatas penelitian saja, melainkan dapat langsung dipasarkan kepada masyarakat luas.

Bagi yang berkeinginan belanja komputer, pameran Bandung Comtech 2007 adalah saat yang tepat karena ada diskon belanja besar-besaran pada produk komputer dan aksesoris dari vendor-vendor ternama. Pengunjung yang datang ke Bandung Comtech 2007 bisa mendapatkan berbagai hadiah menarik lewat doorprize yang diadakan setiap dua jam sekali. Pameran dihadiri oleh seluruh lapisan masyarakat yang potensial untuk berbelanja produk TI sehingga membuat bisnis komputer di Bandung semakin bergairah.

Bandung Comtech 2007 menjadi momentum yang tepat bagi banyak perusahaan untuk memperkenalkan dan meluncurkan berbagai produk, jasa ataupun teknologi terbaru kepada masyarakat. Mengingat Jawa Barat, khususnya Bandung, merupakan daerah dengan penyerapan Teknologi Informasi yang besar, dimana budaya, fashion, gaya hidup dan teknologi seolah tidak dapat dipisahkan, maka membuka bisnis di Bandung bagaikan menanam investasi yang menjanjikan di masa depan. Selamat mengunjungi pameran Bandung Comtech 2007, bersama majukan teknologi informasi dalam negeri.