Home Blog Page 931

NOKIA 225, Ponsel Tipis Dengan Baterai 49 Jam

0

Nokia 225-1NOKIA cukup yakin bahwa masih ada ceruk pasar yang membutuhkan ponsel dengan kemampuan sederhana, tanpa prosesor dan tampilan grafis yang terbaik. Buktinya, Nokia belum lama ini meluncurkan feature phone terbaru yang dinamai Nokia 225. Sama seperti Nokia 220 yang diluncurkan sebelumnya, ponsel terbaru Nokia ini masih mengandalkan desain batang atau candy bar.

Nokia 225 hadir dalam dua varian, yakni single-SIM dan dual-SIM. Nokia 225 merupakan feature phone paling tipis untuk saat ini. Ketebalannya hanya 10,4 mm didukung dengan berat bodi sebesar 100,59 gram. Ponsel ini dilengkapi layar berukuran 2,8 inci yang beresolusi QVGA 240 x 320 piksel yang berteknologi layar sentuh tipe TFT Capacitive. Meski begitu, Nokia tetap menyediakan keypad fisik yang bisa digunakan untuk memudahkan mengetik pesan SMS secara cepat dan mudah.

Nokia 225-2Ponsel ini menggunakan sistem operasi S30+, dengan keyboard anti debu dan tahan percikan air. Kelengkapan lain yang menyertainya termasuk kamera 2 megapiksel dan dukungan slot microSD hingga 32Gb. Tapi yang cukup menyita perhatian adalah penggunaan baterai 1.200mAh yang diklaim dapat bertahan dalam mode standby hingga 36 jam untuk varian single-SIM dan 27 jam untuk varian dual-SIM.

Nokia mengunggulkan kemampuan internet pada seri ini. Perusahaan tersebut menyematkan kemampuan browsing dengan menggunakan Nokia Xpress Browser yang ditemani oleh mesin pencarian Bing.

Sementara untuk menyasar pengguna muda, Nokia membenamkan aplikasi preloaded seperti Twitter dan Facebook. Bagi para pecinta game, Nokia telah menyertakan game-game berkelas seperti Block Breaker 3, Asphalt 6, Assassins Creed 3, The Avengers and Real Football 2012.

Pengguna juga bisa memanfaatkan fasilitas siaran radio favorit dengan FM radio yang didukung oleh speaker dari Donau. Saat digunakan untuk mendengarkan lagu, Nokia 225 dapat memutar lagu atau siaran radio hingga 49 jam nonstop.

Ponsel dengan pilihan warna merah, kuning, hijau, hitam, dan putih ini akan mulai dipasarkan pada tengah kuartal kedua tahun ini dengan banderol harga 39 EUR atau jika dirupiahkan sekitar Rp. 600 ribuan. Murah kan? •

Hello Doctor, Aplikasi Kesehatan Untuk Pengguna Android

0

Hello DoctorJUMLAH pengguna smartphone di Indonesia tumbuh dengan pesat, termasuk pengguna smartphone berbasis Android dengan harga yang terjangkau. Perubahan gaya hidup pun terjadi tatkala banyak masyarakat yang lebih memilih untuk ketinggalan dompet mereka ketimbang smartphone mereka. Perubahan pola hidup inilah yang menjadi salah satu alasan dari pengembang aplikasi khususnya di bidang kesehatan untuk menciptakan aplikasi yang terintegrasi dengan platform Android.

Hello Doctor adalah aplikasi kesehatan yang terintegrasi dengan platform Android. Sejak diluncurkan pada tahun 2009, jumlah pelanggan Hello Doctor telah berkembang menjadi lebih dari 600.000 pengguna di berbagai portal dan platform media sosial.

Di Indonesia, Hello Doctor berhasil menggandeng Ikatan Dokter Indonesia (IDI) dan juga Telkomsel sebagai mitra bisnis mereka. Menurut Dr. Michael Mol, Direktur Medis Hello Doctor, “Teknologi telah memberikan dampak yang besar bagi pelayanan kesehatan. Hello Doctor percaya bahwa penawaran yang inovatif di banyakn channel dan platform kemitraan dengan Telkomsel dan IDI akan menjadi langkah yang nyata untuk menyediakan pelayanan kesehatan dengan tarif yang terjangkau dan dapat diakses oleh semua kalangan.”

Aplikasi Hello Doctor di Android meliputi House Call dan Digital Doctor. House Call adalahl telepon dokter yang akan memudahkan dokter untuk menelpon pelanggan melalui akses telepon siang dan malam. Sementara Digital Doctor adalah layanan pesan digital yang memudahkan pelanggan untuk mengirimkan pesan secara langsung dan bersifat rahasia melalui aplikasi Hello Doctor dan dokter yang bertugas akan menjawab dalam waktu satu jam.

Telkomsel mendukung penuh aplikasi ini di Indonesia. Menurut Marina Kacaribu, VP Digital Lifestyle Telkomsel , “Kami memahami perubahan gaya hidup pelanggan yang kini semakin digital. Telkomsel senantiasa berupaya untuk menyediakan kebutuhan pelanggan tersebut melalui solusi mobile yang inovatif dan relevan. ”

Aplikasi Hello Doctor dapat diunduh secara gratis di www.hellodoctor.co.id dan berfungsi dengan sangat baik pada smartphone dan feature phone tertentu. Untuk pengguna platfotm Android, aplikasi ini bisa langsung didownload di Google Play. •ARIE/M.TAUFIK (foto)

Alienware Meriahkan Jogja GamesCom 2014

0

Jogja Games Computer Festival-1UNTUK menumbuhkan semangat kompetisi di kalangan muda dan pelajar, PT. Digitalife Nusantara kembali menggelar acara bertajuk GamesCom 2014 di beberapa kota besar. Di tahun ini, perusahaan yang bergerak di bidang teknologi informasi (TI) enthusiastic event organizer tersebut memilih Yogyakarta, Jakarta dan Surabaya.

Acara yang utamanya diperuntukkan bagi pecinta game, animasi dan TI ini dimulai di kota pelajar Yogyakarta pada tanggal 30 April–4 Mei 2014, tepatnya di Pasaraya IT Mall, Jl. Laksda. Adisucipto.

Di sini, para peserta dapat menikmati pameran teknologi game terbaik yang digelar oleh vendor -vendor terkemuka, seperti Alienware, Dell, AMD, Western Digital, Asus, LG, VGen, Micropack, Delux, Power Color, serta sejumlah vendor aksesoris gaming lainnya.

Selain pameran dan kesempatan mendapatkan produk-produk gaming dengan harga khusus, acara bertajuk Jogja GamesCom 2014 ini sekaligus menjadi  ajang kualifikasi kompetisi game berskala nasional yaitu Indonesia eSport Super League (IESL) dengan materi game DOTA2.

Alienware biskomKompetisi ini menggandeng sponsor utama Dell Alienware, pelopor sistem PC Gaming berkinerja tinggi, dan didukung oleh eClub, penerbit resmi DOTA2 di Asia. Pemenang dari kompetisi ini akan mengikuti babak final di Hitech Mall, Surabaya, pada 9-18 Mei 2014 mendatang.

Dalam acara ini, pengunjung dapat melihat dan menjajal langsung ketangguhan Alienware 14 dan Alienware 17 yang bukan saja memiliki desain baru yang sama sekali berbeda dari seri notebook Alienware sebelumnya, tapi juga memiliki kinerja luar biasa yang akan memberikan pengalaman bermain game terbaik.

Kedua notebook Alienware tersebut dilengkapi dengan fitur-fitur gaming tangguh seperti prosesor Quad-Core Intel Core i7 generasi ke-4, kartu grafis NVIDIA seri GeForce 700, memori DDR3L yang lebih hemat listrik, ditambah dengan sistem kendali pencahayaan ekslusif AlienFX.

Alienware melengkapi seri ini dengan alat otomatisasi game dan aplikasi yang bisa diatur sendiri bernama AlienAdrenaline. Disamping itu ada teknologi Ethernet dari seri KillerTM besutan Qualcomm, dan speaker Klipsch dan audio Dolby Home Theater v4 yang mampu menghasilkan suara yang dahsyat, membuat game terasa lebih hidup.

Alienware 14 memungkinkan untuk bekerja dengan tiga hard disk sekaligus, sementara seri  Alienware 17 hingga empat hard disk.

Jogja Games Computer Festival-2Primawan Badri, Country Manager dan Direktur divisi Consumer, Dell Indonesia mengatakan,  “Notebook-notebook terbaru ini adalah hasil dari masukan dari konsumen sejak kami pertama kali meluncurkan sistem gaming ini di tahun 1996. Kami memikirkan dengan cermat setiap detail dari kedua produk ini guna memastikan keduanya adalah jajaran produk gaming terbaik yang pernah kami perkenalkan.”

Di kesempatan yang sama, Sony Kuncoro, PIC PT Andalan Teguh Mandiri (ATM COM), selaku distributor Alienware di Indonesia mengatakan, “Animo masyarakat terhadap notebook Dell Alienware semakin tinggi. Ketangguhan, performa dan estetika yang memenuhi harapan para gamer adalah beberapa alasan mengapa penjualan Alienware dari waktu ke waktu semakin tumbuh secara signifikan.”

Selain pameran dan kompetisi game, dalam rangkaian GamesCom 2014, pengunjung juga bisa mencoba turnamen mini seperti Heroes of Atarsia, Audition, Gundam, FIFA online, dan game lainnya dari penerbit game nasional, seperti Garena Indonesia dengan game League of Legends, Megaxus Infotech  dengan Counter Strike Online, serta Qeon Interactive  dengan game Clash Of Gods.

Acara Jogja GamesCom 2014 ini mendapat dukungan penuh dari APKOMINDO DIY dan BISKOM selaku media partner.•

LENOVO A540, AIO-PC Dengan TV Tuner

0

Lenovo A540LENOVO menyasar pengguna rumahan untuk produk terbaru mereka yang berupa  PC All in One (AiO).  Dengan perangkat AiO ini seluruh anggota keluarga dapat menyelesaikan  berbagai macam tugas, mulai pekerjaan kantoran, browsing internet, atau memainkan video game kelas menengah.

Diberi nama A540, AiO ini merupakan komputer yang dikemas dalam bentuk yang ramping. Untuk meningkatkan ketahanan produk terbarunya ini, Lenovo membalut layar A540 dengan material metal aluminium yang dapat diatur sudut kemiringannya mulai 5 hingga 90 derajat.

Dilengkapi dengan layar In Plane Switching (IPS) berukuran 23,8 inci, layarnya nyaman di mata karena mengemas resolusi Full HD 1920 x 1090 piksel. Karena didukung teknologi layar sentuh 10 titik, AiO A540 tidak hanya bisa dioperasikan  dengan mouse dan keyboard, tapi juga dengan menggunakan 12 gesture yang disebut Lenovo Motion Control. 12 gerakan yang bisa dilakukan umpamanya seperti kendali volume suara, memainkan video, melihat foto-foto, dan lain-lain.

Di balik layar, Lenovo membenamkan prosesor Intel dari keluarga prosesor generasi keempat (Haswell) dengan berbagai pilihan konfigurasi. Varian A540 tertinggi akan ditenagai oleh Intel Core i7. Agar lebih optimal dalam menampilkan gambar pada layar Full HD miliknya, Lenovo menyandingkan prosesor Intel dengan kartu grafis buatan NVIDIA dengan seri GT840A.

Pengalaman mendengarkan musik melalui AiO ini juga tidak akan mengecewakan karena Lenovo menancapkan speaker stereo berkonsep home theater dari JBL dengan kapabilitas Dolby Home Theatre.

Terdapat pula NFC dan TV tuner sebagai perlengkapan opsional. Dengan demikian, Lenovo A540 juga dapat digunakan untuk menyaksikan siaran televisi kesukaan Anda. Lenovo juga mengatakan bahwa desktop PC ber OS Windows 8.1 ini akan memiliki 20 game dan aplikasi pendidikan bawaan langsung dari kotaknya.

“Dari A sampai Z, lineup Lenovo terbaru  memberikan pengguna pilihan PC dan notebook terbaik,  sehingga mereka dapat memilih salah satu yang cocok sesuai kebutuhan, ” kata Dilip Bhatia, Lenovo’s VP of Worldwide Marketing and Design.

Lenovo berencana memasarkan AiO PC A540 mulai bulan Juli dengan harga mulai dari Rp.14 jutaan. •

Kemenparekraf Targetkan Pertumbuhan Industri Kreatif

0

Indutsri Kreatif-2PENGEMBANGAN Digital Enterprenuer (Digiprenerur) di Indonesia makin terbuka. Bukan hanya pasar yang potensial, Indonesia juga memiliki sumber daya manusia (SDM) yang mumpuni untuk tumbuh dan bersaing.

Digipreneur tumbuh bersama teknologi informasi (TI). Tercatat terdapat 297 juta pengguna telepon seluar dan 74,6 juta pengguna internet di Indonesia. Selain itu Indonesia juga menempati peringkat empat dunia pengguna social network. Sementara pembaca komik manga di Indonesia mencapai 1,5 juta per bulan. Belanja voucher game online per bulannya mencapai 60 miliar per bulan.

“Ini semua menunjukkan pasar. Bahwa pasar di Indonesia ada,” ujar Hari Sungkari, Sekjen Masyarakat Industri Kreatif Teknologi (MKTI) dalam Dialog Interaktif ‘Digipreneur Indonesia’, di Jakarta (30/4).

Untuk SDM, dari sekitar 240 juta penduduk di Indonesia, lebih dari 60 persen penduduknya di bawah 39 tahun. Usia ini merupakan potensi SDM yang dinamis dan produktif. Namun Hari menyayangkan, dengan potensi itu, sebagian besar pelaku kreatif di Indonesia saat ini masih sebagai perajin. Mereka tidak berfikir atau berorientasi menjadi industri. “Misi kami kemudian menjadikan pelaku kreatif jadi pelaku industri. Angkat programmer jadi pengusaha aplikasi, atau animator jadi produser film,” kata Hari.

Untuk mencapai itu semua, satu hal yang paling mendasar tentunya pendidikan. “Ini tentu selaras dengan pendidikan, kemudian harus ada regulasi yang sifatnya bukan hanya punishment, tapi reward. Ini pasti akan meningkatkan motivasi para pelaku kreatif Indonesia, terutama di bidang digital,” kata Hari lagi.

Di kesempatan yang sama, Lolly Amalia Abdullah, Direktur Kerjasama dan Fasilitasi Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) mengatakan, pihaknya telah melakukan berbagai hal dalam meningkatkan kemandirian pada Digipreneur. Diantaranya adalah Lisensi Teknologi, di mana pihaknya memberikan informasi kepada komunitas digital atau TI akan pentingnya Hak Kekayaan Intelektual (HKI). “Kami juga membantu mereka dalam fasilitasi pendaftaran HKI,” kata Lolly.

Indutsri Kreatif-1Selain itu, pihaknya juga membangun Sentra Inovasi dan Inkubator Bisnis, di mana di dalamnya terdapat repositori inovasi, prototipe, pasca inkubasi dan inkubasi ketat. “Di sini kita memberi bimbingan teknis juga mentoring,” kata dia.

Dalam programnya, Kemenparekraf khususnya Direktorat Kerjasama dan Fasilitasi telah membangun Pusat Kreatif Digital yang terletak di Bandung guna mengumpulkan serta melatih dan memfasilitasi para Digipreneur sampai mereka dapat memasarkan game, animasi dan lain sebagainya yang telah mereka hasilkan.

Pusat Kreatif atau Inkubator Digipreneur juga akan dibangun pula di wilayah Depok, karena berdekatan dengan banyak Universitas atau kampus yang mempunyai jurusan TI sehingga akan berpotensi banyak peminat Digipreneur yang berkunjung ke Pusat Kreatif Digital di Depok. Bahkan di daerah Margonda Depok sendiri terdapat 250 komunitas TI yang memberikan masukan serta dukungan akan dibangunnya Pusat Kreatif Digital di Depok.

Usaha ini dilakukan agar  devisa industri internet Indonesia tidak banyak tergelontorkan ke negara asing.  “Total nilai industri internet yang disumbang Indonesia berdasarkan data klikindonesia 2012 mencapai US$ 160,27 miliar per tahun dan ini sebagian besar ‘lari’ ke luar negeri,” kata Lolly.

Angka itu termasuk di dalamnya akses bisnis US$  12,5 juta perbulan, bisnis iklan US$ 10 juta perbulan, dan pasar kapitalisasi konten 100 miliar pageview yang masing-masing US$ 0,15, serta US$ 15 miliar. Menurut Lolly, Indonesia menghadapi tantangan pengembangan konten lokal yang mengadopsi kearifan lokal.

Menurut dia untuk menekan larinya devisa ke luar negeri, diperlukan juga konten unik dan berdaya saing tinggi. •

ACER LIQUID E3, Ponsel Menengah Kaya Fitur

0

acer-biskomPERTENGAHAN April lalu, akhirnya secara resmi Acer meluncurkan telepon pintar terbarunya di Indonesia, yakni Liquid E3. Ponsel yang ditargetkan bagi kelas menengah ini menawarkan beragam fitur. Namun yang menarik, smartphone ini dipasarkan dengan harga yang cukup masuk akal.

Saat peluncuran Acer Liquid E3, Jason Lim, Presiden Direktur Acer Indonesia menjelaskan (16/4), “Konsumen semakin canggih. Mereka menginginkan pengalaman yang terintegrasi saat menggunakan komputer dan gadget-nya. Dengan peluncuran jajaran smartphone terbaru, Acer memposisikan untuk menjadi yang terdepan dalam memberikan pengalaman yang terintegrasi antara komputer dan gadget dengan ukuran layar 3 inci hingga 30 inci.”

Tidak seperti desain beberapa produk sebelumnya, Acer Liquid E3 tampil premium berupa candybar yang minim tombol fisik. Di bagian bawah dari layar Acer Liquid E3 ini, Acer tetap menyertakan tiga buah tombol navigasi sentuh: Back, Home dan Switch Apps. Beberapa tombol fisik baru bisa ditemukan di sisi kanan dan kiri smartphone ini. Ponsel ini sendiri hanya dihadirkan dalam dua warna, Black dan White.

Acer telah membekali Acer Liquid E3 dengan layar 4.7 inci berjenis IPS LCD yang mampu memproduksi hingga 16 juta pendar warna. Untuk urusan resolusi, pengguna akan mendapatkan layar dengan resolusi 720 x 1280 piksel dengan ketajaman 312 ppi. Sangat mumpuni untuk melakukan banyak aktifitas, termasuk bermain game.

Saat ini, kebanyakan ponsel Android mungkin telah memboyong sistem operasi Android KitKat, namun Acer lebih memilih  Android OS, v4.2.2 (Jelly Bean) untuk Liquid E3. Untuk menjalankan sistem operasi ini dengan lancar, Acer membenamkan dapur pacu berupa prosesor Quad-core berkecepatan 1.2 GHz yang dipadukan dengan RAM sebesar 1 Gb.

ACER LIQUID E3-1Smartphone Liquid E3 dikemas dengan kamera utama sebesar 13 megapiksel yang lengkap dengan ultra fast focus, LED flash dan Geo-tagging. Kamera utamanya ini sendiri memiliki resolusi sebesar 4160 x 3120 piksel. Kamera dengan aperture hingga F 1/8 ini membuatnya mampu mengambil gambar dengan baik sekalipun dalam kondisi minim cahaya. Sementara untuk kamera depannya beresolusi 2 megapiksel yang lengkap dengan lampu flash untuk membantu pengguna saat memotret selfie.

Ada beberapa opsi pemotretan yang ditawarkan oleh Liquid E3, seperti Acer Bright Magic Plus (membuat hasil foto lebih terang), Beautify (menghaluskan wajah subyek foto), Presentation Mode (memotret layar presentasi), Auto Scene Detection (pengaturan kamera otomatis berdasarkan kondisi pemotretan), HDR (High Dynamic Range), Multi Angle View (menyambung beberapa foto menjadi ekstra besar) serta Panorama. Dengan adanya pilihan ini, pengguna dapat memotret dengan lebih kreatif. Fitur HDR misalnya, efektif untuk memotret sunset atau membuat kekontrasan foreground dan background.

Acer Liquid E3 membawa media penyimpanan internal sebesar 4 Gb dan sejumlah fitur lain antara lain konektivitas data hingga kecepatan HSDPA dan HSUPA serta ditanamkannya microUSB v2.0 serta Bluetooth untuk mengakomodasi Anda dalam mengirimkan data dengan kecepatan tinggi dari perangkat yang kompatibel.

Di sektor suara, Acer menempatkan speaker di depan, menghadap ke arah penggunanya, sehingga suara yang dikeluarkan speaker stereo Liquid E3 terdengar lebih jernih dan natural. Smartphone Acer ini juga  didukung  dengan DTS Studio Sound untuk menghasilkan suara terbaik saat memutar musik atau film.

Dengan segala kecanggihannya, Acer Liquid E3 ternyata dijual dengan harga yang tidak terlalu mahal, sekitar Rp.2.899.000. •ARIE/M. TAUFIK (foto)

Cashido Dari Taiwan Hadir di Pondok Indah

0

Taitra-Cashido-Biskom-1SETELAH melakukan kampanye besar-besaran di Indonesia lewat program Taiwan Excellence, brand-brand asal Taiwan semakin memantapkan posisinya di tanah air.

Program Taiwan yang diinisiasi oleh Bureau of Foreign Trade (BOFT) dari Kementerian Ekonomi Taiwan bersama Taiwan External Trade and Development Council (TAITRA) ini pada 2014 telah memasuki tahun kelima. BOFT dan TAITRA yang merupakan organisasi yang terdiri dari asosiasi industri, memang memiliki tujuan bersama untuk memperluas perdagangan industri Taiwan di beberapa negara, termasuk Indonesia.

Bagi Taiwan, Indonesia merupakan negara yang potensial, memiliki pasar yang sangat menarik bagi produk-produk asal Taiwan, berkembang dengan pesat, dan paham teknologi. Tak heran jika pada awalnya Taiwan Excellence yang hanya diikuti 19 merk Teknologi Informasi (TI),  pada 2011 telah berkembang dan diikuti oleh 11 merk TI lainnya. Sehingga total menjadi 30 merek TI.

Taitra-Cashido-Biskom-2Tak berhenti di situ, pada 2012 anggota Taiwan Excellence telah bertambah hingga 39 merk. Bukan hanya TI,  tetapi merambah ke berbagai macam industri termasuk perawatan kesehatan, rumah tangga, permainan dan olahraga, bahkan hingga alat berat. Merek-merek tersebut diantaranya  Asus, Aver, Avision, BenQ, Carnation, Cashido, Chimei, D-Link, Edimax, Eilong, Enermax, Genius, Gigabyte, Karma, HEC, HTC, InaDays, In Win, Just Mobile, Merida, Microlife, MSI, Optoma, Pacific Cycles, PQI, PX, Shuter, Silicon Power, Slidy Bike, Strength Master, Transcend, TrendMicro, Watotec, dan YenSun.

Cashido adalah salah satu merek alat kesehatan dari Taiwan yang secara terus menerus melakukan promosi di Indonesia. Sambutan yang positif dari konsumen Indonesia membuat Cashido secara kontinyu memperkenalkan produk terbarunya. Kehadiran Cashido sekaligus berkontribusi terhadap teknologi ‘hijau’, membantu menghemat penggunaan air, mengurangi emisi CO2, dan menjaga kesehatan keluarga.

Taitra-Cashido-BiskomPada 28 April hingga 4 Mei 2014, Cashido ikut serta dalam ‘Solo Exhibition Taiwan Excellence for Home Appliances’ di North Sky Walk Lantai 2, Pondok Indah, Jakarta. Dalam pameran ini, Cashido memperkenalkan produk anyarnya yang berupa Pembersih Air Ozonisasi yang bekerja efekif selama 10 detik sejak pertama kali dinyalakan. Dengan memasangkan perangkat O3On ke keran air, pengguna dapat menikmati air yang mampu membersihkan tangan lebih ampuh dibanding sabun.

Empat fungsi utama produk kembangan Cashido tersebut, yaitu mengurangi bakteri sebanyak 99%, menghilangkan pestisida hingga 75%, menghilangkan bau, dan menjaga kesegaran makanan, khususnya buah dan sayur.

Khusus di pameran ini, tim Cashido akan melakukan demontrasi langsung mengenai kemudahan instalasi Mesin 10 Detik Cashido. Yang menarik, pengunjung pameran dapat membeli perangkat ini dengan harga hanya Rp. 3.5 juta dari harga awal Rp. 4.9 juta.

Selain Mesin 10 Detik, Cashido juga memperkenalkan Inadays,  alat perangkap nyamuk yang canggih. Pada hari terakhir pameran, Cashido akan memberikan produk Inadays bagi 3 pembeli yang beruntung.

Bagi Anda yang tidak sempat mengunjungi pameran ini, Cashido bisa didapatkan di gerai Taiwan Excellence di Mangga dua Mall  Lantai 2 no 38B (+622162301655) atau Mall Ambassador Lantai 3 No 62 (+62215762468), Jakarta. •ARIE/M. TAUFIK (foto)

Perusahaan TI Ikuti Pameran P3DN di Surabaya

0

SONY DSCPENINGKATAN Penggunaan Produk Dalam Negeri atau disingkat P3DN adalah sebuah program negara yang sekaligus merupakan upaya pemerintah untuk mendorong masyarakat agar lebih menggunakan produk dalam negeri dibandingkan produk impor. Salah satu bentuknya adalah mewajibkan instansi pemerintah untuk memaksimalkan penggunaan hasil produksi dalam negeri dalam kegiatan pengadaan barang/jasa yang dibiayai oleh APBN/APBD.

Dalam pameran Peningkatan Penggunaan Produk Dalam Negeri (P3DN) 2014 di Grand City Convention & Exhibition Surabaya, Jawa Timur, sejumlah perusahaan teknologi informasi lokal ikut meriahkan acara ini. Pameran bertema “Karya Indonesia” yang berlangsung pada 30 April hingga 4 Mei 2014 ini telah terselenggara untuk ke 5 kalinya.

Diantara perusahaan-perusahaan TI tersebut diantaranya adalah PT. Infotech Media Nusantara (ITMN) yang memiliki produk buatan lokal yang bernama  Brikerbox. Brikerbox adalah  solusi yang mengintegrasikan komunikasi telepon melalui teknologi digital. Teknologi ini  memiliki fitur yang tidak ada pada PBX konvensional, mulai dari rancangan sistem yang mendukung komunikasi antara saluran telepon konvensional, IP Phone, dan perangkat telekomunikasi lainnya.

Kemampuan Brikerbox lainnya adalah  dapat memberikan interkoneksi melalui panggilan PSTN, GSM. CDMA atau ekstensi IP lainnya, melalui IP Phone, software telepon (softphone) atau telepon konvensional yang terhubung melalui Analog Telephone Adapter (ATA).

Yang membanggakan,“Brikerbox menjadi satu-satunya merek Indonesia yang memiliki sertifikat Postel untuk produk IP PBX,” ujar Anton Raharja, CEO PT ITMN yang juga pencetus aplikasi VoIP Rakyat, Briker, PlaySMS dan aplikasi lokal lainnya yang bermanfaat untuk rakyat.

SONY DSCPada acara yang sama,  PT Balisoft Lintasmedia juga memperkenalkan  Human Resource Information System and Payroll System bernama PrimaTA Solution yang memiliki bermacam-macam fungsi, seperti Manajemen Karyawan, Shift Scheduler, Manajemen Cuti, Recording Kehadiran, dan Payroll System, dengan opsi antarmuka untuk back-office system.

Presiden Direktur Balisoft Lintasmedia, Sandy Kusuma mengatakan, PrimaTA Solution telah dipergunakan di beberapa hotel dan perusahaan besar, antara lain Alila Soori Tabanan, Alila Villas Uluwatu, Candi Beach Cottage Karangasem, Maya Ubud Resort & Spa, Legian Beach Hotel, The Laguna (Sheraton) Nusa Dua, Ritz Carlton Jimbaran, The Westin Hotel Nusa Dua, The Legian Bali, PT Newmont Nusa Tenggara, PT Mutu Gading Tekstil Solo, PT Bali Maya Negara, PT Gapura Bandara Ngurah Rai Bali dan lain-lain.

Selain kedua perusahaan tersebut, PT. Aplikasi Lintas Nusantara (PT. Alin) juga tampak mengisi salah satu stand di pameran P3DN 2014.

PT Alin memperkenalkan aplikasi yang diberi nama SIMAK Suite – Integrated Hospital Information System. SIMAK sebenarnya berupa singkatan Sistem Infomasi Manajemen dan Administrasi Kesehatan yang dirancang secara khusus untuk menjawab kebutuhan akan Sistem Infomasi Rumah Sakit yang terintegrasi, dapat diandalkan, berbasis web, dan sudah Cloud Ready dengan sistem Taylor Made dalam pengimplementasiannya.

“Kami menempatkan produk ini tidak hanya dilingkup rumah sakit tetapi bisa semua yang bergerak di institusi kesehatan, seperti klinik 24 jam, apotik, laboratorium group dan lainnya sampai ke rumah sakit. Bisa dibilang, kamilah pionir dan satu-satunya sistem informasi rumah sakit yang berbasis Cloud sehingga untuk mengimplementasikan SIMAK tidak perlu membangun infrastruktur di dalamnya. Jadi sangat efisien. Inilah andalan kami untuk bisa bersaing di pasar global,” papar Prasojo Ardianto, Founder PT. Alin.

SONY DSCHertanto Pramudi, Direktur PT Asasta Asia Internasional selaku distributor produk Brikerbox, PrimaTA Solution dan SIMAK Suite untuk wilayah Surabaya dan Indonesia Bagian Timur mengatakan, keterlibatan produk TI buatan lokal di pameran ini akan memberikan lebih banyak informasi kepada masyarakat luas bahwa kita pun memiliki produk berkualitas yang membanggakan dan siap bersaing dengan produk dunia.

Kehadiran ketiga perusahaan yang menempati stand no 137 dan no 138 di pameran P3DN ini diharapkan dapat menimbulkan rasa percaya diri kepada perusahaan-perusahaan lokal lainnya yang telah menghasilkan produk dalam negeri untuk terlibat dalam pengadaan barang/jasa di kementerian.

“Melalui program mulia ini, diharapkan barang/jasa yang telah memiliki Sertifikat Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) akan memperoleh preferensi dari panitia lelang. Terkait dengan hal tersebut, Kementerian Perindustrian telah menyelenggarakan kegiatan Verifikasi Tingkat Komponen Dalam Negeri yang dibiayai sepenuhnya oleh APBN. Perusahaan yang ingin disurvei cukup pendaftarkan diri tanpa  dipungut biaya apapun,” papar Harjanto, Direktur Jenderal Basis Industri Manufaktur Kemenperin, saat pembukaan pameran P3DN di Surabaya (30/4).

Harjanto melanjutkan, “Andaikata isi atau pesan moral dari P3DN bisa diejawantahkan atau dipraktekkan di lapangan oleh para pemangku kepentingan negeri ini, betapa bahagianya kita karena seluruh produk nasional bisa jadi tuan di negeri sendiri.”

Atau paling tidak, katanya, sedikitnya 200 juta-an rakyat Indonesia bisa menjadi sasaran pasar produk dalam negeri. Artinya, para produsen dalam negeri, tidak perlu merambah pasar internasional, akan tetapi cukup hanya melayani pasar lokal, pangsa pasarnya sudah lebih dari cukup dengan catatan, seluruh insan negeri ini tidak lagi menggunakan produk impor.

Dalam pameran P3DN “Karya Indonesia” 2014, BISKOM terlibat sebagai media partner. •

Berita terkait:

Masuki Tahun Kelima, Pameran P3DN Resmi Digelar

Pacu Daya Saing, Kemenperin Gelar Pameran P3DN

R. ANTON RAHARJA: Brikerbox, Merek Lokal Dengan Pasar Global

SANDY KUSUMA: PrimataHR Kelola SDM Dengan Metode Boutique Made

Masuki Tahun Kelima, Pameran P3DN Resmi Digelar

0

Direktur Jenderal Basis Industri Manufaktur Kemenperin- Harjanto-Biskom-2 SESUAI amanat Peraturan Presiden nomor 70 tahun 2012 tentang Penggunaan Produk Dalam Negeri Dalam Pengadaan Barang/Jasa, Kementerian Perindustrian (Kemenperin) tengah menyiapkan Daftar Inventarisasi Produk Dalam Negeri yang akan digunakan dalam pengadaan barang/jasa Pemerintah. Daftar Inventarisasi tersebut adalah  daftar produk dalam negeri, yang memuat nama dan alamat produsen, jenis produk, spesifikasi, standard, kapasitas, nilai Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN), dan nilai Bobot Manfaat Perusahaan (BMP).

Daftar Inventarisasi ini harus disosialisasikan secara menyeluruh kepada segenap instansi Pemerintah dengan berbagai cara, baik melalui cetak fisik buku, website resmi Kemenperin maupun sosialisasi langsung kepada pengguna.

Salah satu strategi dan upaya dalam rangka menyebarluaskan kemampuan industri dalam negeri yang terdapat dalam daftar inventarisasi tersebut sekaligus mengoptimalkan penggunaan produk dan kemampuan industri dalam negeri adalah melalui promosi secara berkala.

Berkaitan dengan kegiatan promosi tersebut, Direktorat Jenderal Basis Industri Manufaktur Kementerian Perindustrian kembali mengadaan pameran  Peningkatan Penggunaan Produk Dalam Negeri (P3DN) 2014 untuk ke 5 kalinya.

Direktur Jenderal Basis Industri Manufaktur Kemenperin- Harjanto-BiskomMemilih tema “Karya Indonesia”,  acara ini dilaksanakan di Grand City Convention & Exhibition Surabaya, Jawa Timur. Diharapkan pemilihan kota ini sebagai tuan rumah dapat mewakili kekuatan dan kemampuan industri dalam negeri.

Pameran P3DN yang dilaksanakan selama lima hari, 30 April hingga 4 Mei 2014, diikuti sebanyak 150 peserta dari berbagai daerah. Peserta berasal dari berbagai bidang industri mulai dari Pertanian, Kesehatan, Kontruksi, Transportasi, Pertambangan, Pendidikan, Telekomunikasi hingga Teknologi Informasi (TI).

Saat membuka pameran secara resmi, Direktur Jenderal Basis Industri Manufaktur Kemenperin, Harjanto mengatakan  (30/4), “Dengan potensi Anggaran Belanja Negara tahun 2014 sebesar Rp.1.843 triliun dan Capex (Capital Expenditure) BUMN diatas Rp.1000 trilyun, dapat kita bayangkan  betapa besarnya efek pergerakan ekonomi yang tercipta jika pengadaan barang/ jasa yang dibiayai oleh APBN/ APBD mengutamakan produk-produk industri dalam negeri.”

SONY DSCDi kesempatan yang sama, Sekretaris Direktorat Jendral Basis Industri Manufaktur Kemenperin, Setio Hartono menambahkan, “Tidak ada unsur pemaksaan sedikitpun dalam proses pengadaan barang/jasa, yang ada adalah lahirnya kesadaran komunal bahwa kita memiliki tanggung jawab bersama untuk membuat aktifitas ekonomi riil di dalam negeri terus tumbuh dan bergerak karena adanya pengakuan.”

Selama pameran berlangsung, juga  diselenggarakan Bisnis Forum pada 30 April 2014 dengan mengangkat dua topik utama, yaitu pertama Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah yang berpihak pada Pengembangan Industri Nasional,  dan kedua Kesiapan Industri Dalam Negeri dalam Memenuhi Kebutuhaan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah. Kegiatan Bisnis Forum ini menghadirkan perwakilan dari Tim Nasional P3DN, Staf Ahli Menteri Perindustrian Bidang Pemasaran dan P3DN dan Kamar Dagang dan Industri (KADIN).

Pada 2 Mei 2014 mendatang juga diadakan Focus Group Discussion yang  membahas tentang Monitoring dan Evaluasi Implementasi P3DN dalam Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah dengan narasumber Deputi PIP Bidang Ekonomi selaku Ketua Pokja Monev dan Penyelesaian Masalah Timnas P3DN. Dalam rangkaian acara yang sama juga diketengahkan topik Pengembangan Regulasi Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah yang Berpihak pada Penggunaan Produk Nasional, dengan  narasumber Deputi Bidang Pengembangan Strategi dan Kebijakan LKPP selaku Ketua Pokja Kebijakan Timnas P3DN.

Dalam pameran P3DN “Karya Indonesia” 2014, BISKOM terlibat sebagai media partner.•

Berita terkait:

Pacu Daya Saing, Kemenperin Gelar Pameran P3DN

Perusahaan TI Ikuti Pameran P3DN di Surabaya

Pacu Daya Saing, Kemenperin Gelar Pameran P3DN

0

Pameran P3DN-2PEMBERLAKUAN Masyarakat Ekonomi ASEAN atau ASEAN Economic Community (AEC) 2015 sudah di depan mata. Salah satu tujuan AEC 2015 adalah menjadikan ASEAN sebagai negara-negara dengan aliran bebas barang, bebas jasa, bebas investasi, bebas tenaga kerja terdidik, dan bebas modal (single market and production base). Karenanya, siap atau tidak siap, Indonesia sebagai negara anggota ASEAN mutlak melakukan peningkatan daya saing dalam menghadapi perdagangan bebas atau free trade agreement (FTA) antar negara di kawasan Asia Tenggara.

Sayangnya, Indonesia sering kali dianggap belum siap dalam menghadapi tantangan ini. Tingginya serbuan barang-barang impor sebagai imbas dari perdagangan bebas, membawa pengaruh pada daya saing industri dan pengamanan pasar produk dalam negeri.

Menghadapi hal tersebut, pemerintah pun melakukan berbagai upaya untuk terus mendorong peningkatan penggunaan produk-produk industri dalam negeri, baik melalui penerapan regulasi maupun sejumlah program stimulan lainnya. Peningkatan penggunaan produk dalam negeri sendiri dimaksudkan agar dapat menggerakkan pertumbuhan ekonomi dan memberdayakan industri dalam negeri.

Pameran P3DN-1Kementerian Perindustrian (Kemenperin) umpamanya, terus melakukan kampanye Peningkatan Penggunaan Produk Dalam Negeri (P3DN) di setiap lini kegiatan ekonomi. Sesuai Instruksi Presiden Nomor 2 Tahun 2009 tentang Penggunaan Produk Dalam Negeri Dalam Pengadaan Barang/Jasa, pemerintah secara tegas mengamanatkan bahwa instansi pemerintah wajib memaksimalkan penggunaan hasil produksi dalam negeri dalam pengadaan barang/jasa yang dibiayai oleh APBN/APBD, terutama untuk produk yang nilai capaian tingkat kandungan dalam negerinya telah mencapai minimum 25% atau 40% termasuk Bobot Manfaat Perusahaan (BMP).

Sebagai implementasi Inpres tersebut, Menteri Perindustrian mengeluarkan Peraturan Menteri Nomor 49/M-IND/PER/05/2009 tentang Pedoman Penggunaan Produk Dalam Negeri Dalam Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah. Melalui Inpres dan Peraturan Menteri tersebut, pemerintah akan menjadi pionir dalam optimalisasi penggunaan produk dalam negeri yang nantinya diharapkan akan diikuti oleh masyarakat luas.

Disamping menyiapkan tatanan kebijakan dan sosialisasi dalam pelaksanaan P3DN, Kemenperin juga melakukan monitoring, evaluasi dan penyelesaian masalah dari pelaksanaan P3DN tersebut. Salah satunya yang telah dilaksanakan sejak tahun 2010 adalah pemberian penghargaan P3DN yang dinamakan “Cinta Karya Bangsa”, dengan tujuan untuk memberikan apresiasi dan penghargaan pemerintah kepada Kementerian, Lembaga Pemerintah Non Kementerian, BUMN, BUMD, Pemerintah Provinsi dan Pemerintah Kabupaten/Kota yang telah berprestasi dalam melaksanakan program peningkatan penggunaan produk dalam negeri.

Pameran P3DN-3Selain itu, upaya yang dilakukan Kemenperin, dalam hal ini Direktorat Jenderal Basis Industri Manufaktur, adalah dengan mensosialisasikan kemampuan industri dalam negeri dan mengoptimalkan penggunaan produk dalam negeri melalui promosi yang dikemas dalam Pameran P3DN yang pada 2014 ini memilih tema “Karya Indonesia”.  Acara ini dilaksanakan di Grand City Convention & Exhibition Surabaya, Jawa Timur, 30 April hingga 4 Mei 2014.

Wakil Ketua Umum KADIN Jawa Timur, Mochamad Rizal mengungkapkan optimisme bahwa kalangan usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) sanggup menghadapi Masyarakat Ekonomi ASEAN pada tahun 2015.

“Keoptimisan ini karena perkembangan bisnis UMKM khususnya di Jawa Timur kini banyak mendapat dukungan dari berbagai pihak. Beberapa waktu lalu hanya 30 persen UMKM yang sudah tersentuh penyaluran kredit perbankan. Penyebabnya, lebih dipicu pemberlakuan persyaratan yang ketat seperti ada tidaknya keberadaan agunan atau lamanya berbisnis. Tetapi perlahan, nantinya hal ini akan berubah, terlebih dengan dukungan dari Kemenperin,” paparnya.

Pameran P3DN 2014 melibatkan masyarakat secara langsung, pemerintah, penggiat ekonomi, asosiasi, pelajar dan sektor industri, mulai dari Pertanian, Kesehatan, Kontruksi, Transportasi, Pertambangan, Pendidikan, Telekomunikasi hingga Teknologi Informasi (TI).

Peran TI sendiri sangat penting dalam peningkatan daya saing, mengingat penerapannya dipercaya mampu mempermudah aktifitas para pelaku bisnis dan usaha kecil menengah (UKM), serta mempercepat proses go global.

Dalam pameran P3DN “Karya Indonesia” 2014, BISKOM terlibat sebagai media partner. •

Berita terkait:

Masuki Tahun Kelima, Pameran P3DN Resmi Digelar

Perusahaan TI Ikuti Pameran P3DN di Surabaya