Home Blog Page 930

Berinternet, Wanita Lebih Panjang Umur Dibanding Pria

0

Penelitian Kaspersky mengungkap temuan baru mengenai alasan psikologis mengapa perilaku pria dan wanita berbeda ketika online. Ketika online, wanita kurang berani ambil resiko dibanding pria . Lalu, apakah risiko besar berarti hasilnya juga besar?

komputer perempuanTERNYATA ada perbedaan mencolok antara pria dan wanita saat melakukan aktifitas dengan berinternet. Menurut sebuah survei yang pernah dilakukan oleh Pew Internet & American Life Project, pria terbukti lebih intensif dalam memanfaatkan internet dibanding kaum wanita.

Dalam survei itu disebutkan, pria lebih banyak menghabiskan waktunya di internet untuk mencari berita, mengikuti perkembangan saham dan olah raga, serta melihat pornografi. Sedangkan para wanita cenderung memanfaatkan fasilitas online untuk mencari informasi kesehatan dan mengikuti bimbingan keagamaan.

Beda Gender, Beda Kebutuhan

Menurut peneliti di Pew, Deborah Fallows, pria lebih tertarik untuk mengikuti aktivitas online yang lebih action-oriented, sementara para wanita lebih menghargai sesuatu di internet yang melibatkan hubungan antar manusia.

Berdasarkan hasil penelusuran lebih mendalam, ditemukan bahwa ternyata sebanyak 70% pria hanya menjelajahi dunia maya untuk menghabiskan waktu luang dan mencari kesenangan semata, dibanding 63% wanita yang berperilaku seperti itu. Sementara kaum pria lebih banyak memakai fasilitas online untuk mendengarkan musik, cuci mata lewat webcam atau membeli konten digital, para wanita justru lebih sering memakai internet untuk menulis dan membaca e-mail untuk saling berbagi cerita, memecahkan masalah dan menjaga komunikasi dengan teman-teman serta keluarga mereka.

Bila dibandingkan secara kasar, ternyata pria juga lebih berani untuk melakukan tindakan beresiko tinggi di internet, seperti bertaruh dalam lelang online dan berdagang saham. Jumlahnya mencapai 30% dibandingkan kaum wanita yang cuma 18% saja. Lebih lanjut, sebanyak 21% pria mengaku suka melihat layanan pornografi online dibanding wanita yang hanya 5%. Perilaku yang lebih positif ditunjukkan 74% wanita dalam memanfaatkan internet, seperti mencari informasi kesehatan secara online, dibanding pria yang hanya 58% saja. Adapun sebanyak 34% wanita lebih sering memanfaatkan internet untuk menelusuri informasi keagamaan, ketimbang pria yang cuma sebanyak 25%.

Namun, secara keseluruhan wanita masih kalah dengan pria soal urusan menghabiskan waktu di dunia maya, dimana 44% pria mengaku sering menjelajah internet setiap hari ketimbang kaum wanita yang hanya 39% saja. Ada alasan kenapa pria lebih sering menghabiskan waktunya di internet dibanding kaum wanita.

Menurut Fallows, penyebabnya antara lain karena pria lebih jago dalam menangani komputer dibanding wanita. Lagi-lagi masalah gender sangat berperan disini. Biasanya pria lebih sering memperbaiki komputernya sendiri, mereka juga lebih tanggap dengan berbagai istilah asing dalam dunia maya, seperti spam, firewall, spyware, adware, phishing dan RSS. Ditambahkan pula oleh Fallows, meskipun sebagian besar wanita memiliki perilaku yang tidak jauh berbeda dalam berinternet seperti kaum pria, namun seiring dengan pertambahan usia mereka, intensitasnya justru semakin berkurang. Hal ini bisa dimaklumi, mengingat kebutuhan pria dan wanita yang sangat berbeda satu sama lain, dan tidak semuanya bisa dipenuhi oleh internet.

Kaspersky: Pria Lebih Berani

Survei yang hampir serupa juga telah dilakukan oleh Kaspersky Lab. Perusahaan anti virus tersebut mengungkap alasan mengapa wanita lebih berhati-hati ketika menggunakan Internet. Sebuah laporan mengenai perbedaan antara pria dan wanita terkait keamanan ketika online menunjukkan bahwa kaum pria lebih berani mengambil risiko ketika online, sementara para wanita cenderung bermain lebih aman dan hasilnya mereka berumur lebih panjang. Secara rata-rata wanita hidup enam tahun lebih lama dibanding pria. Penelitian menunjukkan bahwa gaya hidup memiliki pengaruh yang lebih besar terhadap angka harapan hidup dibanding gen atau hormon.

Menurut sebuah penelitian di Eropa, wanita sama antusiasnya dengan pria dalam hal menggunakan Internet, namun perilaku mereka berbeda. Kaspersky Lab bekerjasama dengan University of Wuerzburg, Jerman, mengembangkan laporan mengenai perbedaan perilaku pria dan wanita ketika online.

Temuan utama laporan tersebut menunjukkan bahwa ketika online pria cenderung mencari hiburan, games, dan konten seksual sementara wanita mencari komunikasi dan interaksi dengan teman atau pasangan mereka. “Selama masa penelitian, kaum pria melaporkan berbagai jenis serangan malware dua kali lebih banyak dibanding wanita. Para wanita diharapkan untuk lebih bertanggung jawab, patuh, dan tidak mengumbar nafsu mereka, dan oleh karena itu, bergantung pada gender seseorang, mereka melakukan peran tertentu, dan ini menghasilkan stereotipe perbedaan gender,” jelas Professor Dr. Frank Schwab, media psychologist dari University of Wuerzburg.

Faktor Resiko

Dalam hal resiko, para wanita lebih suka menyerahkan hal ini kepada kaum pria. Mengapa wanita mengambil resiko yang bisa menempatkan mereka dalam bahaya ketika ada pria yang sukarela mengambil resiko itu untuk mereka? Cara yang ditempuh para wanita ketika online tidak hanya lebih aman tetapi juga menjanjikan hidup yang lebih lama. Selain itu, sifat penyayang pada wanita menghasilkan perilaku yang lebih komunikatif dan lebih perhatian baik ketika online maupun offline. Dalam hal resiko, para wanita lebih memilih cara yang lebih masuk akal, dan penuh pertimbangan dan hasilnya, resiko terhindari dan hidup lebih aman.

“Ada peningkatan resiko terinfeksi ketika membuka situs tertentu – termasuk situs porno dan judi. Yang membuat situs tersebut tidak aman bukan semata karena kontennya, tetapi kenyataan bahwa situs-situs tersebut menarik pengunjung dalam jumlah banyak, dan ketika pengunjung tinggi, pasti ada penjahat cyber. Di situs-situs seperti ini para penjahat cyber menemukan sejumlah besar calon korban mereka, dan di situs seperti ini psikologi calon korban juga berada di tangan penjahat cyber. Para korban biasanya tidak akan komplain bila mereka terkena infeksi komputer ketika membuka situs-situs di atas, atau tidak akan komplain bila menjadi korban penipuan (scam) ketika membuka konten porno,” ujar David Emm, Security Researcher, Kaspersky Lab.

Namun demikian, faktor keamanan tetap menjadi topik penting untuk semua, terutama bagi pria, yang cenderung lupa atau mengabaikan risiko keamanan. Secara umum, software anti-virus harus diinstal di perangkat apa pun yang terkoneksi ke Internet. • dari berbagai sumber

Baidu Gelar “Miss Soccer 2014”

0

BAIDU-biskom

SEJAK kehadirannya di Indonesia tahun lalu, pengembang mesin pencari nomor 5 terbesar di dunia dan pertama di China, Baidu Browser, semakin serius menggelar berbagai kegiatan untuk memperkenalkan rangkaianan produknya di tanah air.

Mengambil momen Piala Dunia 2014, Baidu Browser menggelar “Baidu Miss Soccer 2014” sebagai ajang pemilihan remaja-remaja putri yang tidak hanya mempunyai paras cantik tetapi juga memilki jiwa sporty, kreatif dan semangat, sesuai tema yang diusungnya ”Sporty Outside Beauty Inside”.

Peserta bisa mendaftar mulai 12-21 Mei 2014 dengan cara mengunduh foto terbaiknya ke halaman Facebook Baidu Browser Indonesia di http://www.facebook.com/BaiduBrowserID melalui aplikasi yang sudah disediakan di halaman Facebook tersebut.

Menurut Product Manager Baidu Indonesia, Kemas Antonius, peserta tidak dibatasi usianya, yang terpenting mereka memiliki kriteria yang sudah ditentukan dan jumlah Like menjadi penentu kemenangannya. “Peserta bisa meminta dukungan dari teman maupun keluarga untuk men-like fotonya karena semakin besar jumlah voting akan semakin besar mendapatkan kesempatan untuk masuk tahapan-tahapan selanjutnya,” ujar Kemas, di Jakarta (9/5).

Setelah proses awal, pada tangal 20 Juni akan dipilih seratus kontestan terbaik dan dilakukan pemotretan secara professional oleh Baidu yang kemudian foto tersebut bisa di vote melalui aplikasi Baidu Browser. “Peserta harus terus meminta dukungaan dengan aktif di Facebook agar 7 Juli nanti bisa berkesempatan masuk 30 besar untuk menuju pengumuman pemenang pada 13 Juli 2014,” tegas Kiemas.

Baidu5Bagi pemenang akan disediakan uang sebesar Rp.20 juta dan berkesempatan mengikuti berbagai kegiatan Baidu sebagai upaya promosi. Selain itu, para voter juga berkesempatan mendapatkan hadiah tablet dan smartphone Samsung serta tiket film.

Marketing Manager Baidu Indonesia, Iwan Setiawan menjelaskan, kegiatan yang dilakukan ini merupakan pertama kalinya di Indonesia dan merupakan program yang dibuat tidak berasal dari China. “Ini merupakan langkah Baidu Indonesia untuk memperkenalkan produk-produk andalannya pada yang muda berjiwa dinamis akan inovasi Baidu Browser untuk PC yang lebih aman, cepat, serta tersedianya konten-konten menarik yang tidak perlu diunduh lagi, seperti Youtube dan Torrent Downloader, serta capture screen,” papar Iwan.

Tidak hanya itu, Baidu Browser juga tersedia untuk aplikasi Mobile pada Android. Kedepannya Baidu Indonesia ingin membuat inovasi yang memilki cita rasa lokal meskipun Baidu Browser berasal dari China. Diantaranya melakukan kerjasama dengan para developer lokal untuk mengembangkan konten-konten lokal. Dicontohkannya, Hao123 yang mulai di direct ke Hao123 Indonesia yang berisikan konten lokal, seperti berita, yang nantinya akan tersedia juga musik maupun streaming video.

Saat ini produk yang tersedia untuk PC selain Baidu Browser meliputi, Baidu PC Faster, Antivirus dan Hao123. Pada aplikasi mobile yang bisa didownload pada play store Android, yaitu DU Battery Saver, DU Speed Booster dan PhotoWonder. •ANDRI

Ketika TI Jadi Solusi

0

Editorial Biskom Mei 2014KETIKA teknologi informasi (TI) menjadi salah satu solusi dari permasalahan yang tengah dihadapi, selalu muncul tuntutan agar kapabilitasnya ditingkakan, dengan harapan bisa menjawab peluang dan tantangan yang tengah dihadapi tersebut. Begitu pula ketika era Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA) atau ASEAN Economic Community (AEC) hendak diberlakukan 2015 nanti, berbagai sektor berharap kemampuan TI mampu menjawab banyaknya persoalan, terlebih saat menghadapi pesaing dari negara tetangga lain yang TI-nya lebih maju dari bangsa kita.

Peranan TI tentu sangat strategis dalam menghadapi MEA 2015, khususnya di pilar ekonomi, disamping dua pilar MEA lainnya yakni ASEAN Political-Security Community (APSC), dan ASEAN Socio-Cultural Community (ASCC). Menghadapi kenyataan ini, dibutuhkan kerja keras untuk bisa mengimbangi kemajuan TI negara ASEAN lainnya. Dibutuhkan peranan berbagai stakeholder terkait agar TI kita bisa sejajar bahkan mengungguli negara ASEAN lainnya.

Toh dari sisi sumber daya manusia, baik dari segi kualitas maupun kuantitas, kita yakini di sektor TI cukup mumpuni. Tinggal peranan pemerintah, termasuk swasta untuk bisa mengarahkannya bahwa kita berhadapan dengan era perdagangan baru MEA 2015. Terutama soal sarana prasarana maupun sistem TI kita yang lebih memadai, termasuk soal sosialisasi MEA 2015.

Bukan soal siap atau tidak siap, sebab bagaimana pun kita akan memasuki era baru tersebut. Namun peningkatan daya saing merupakan hal mutlak jika kita tidak ingin tersisihkan oleh negara ASEAN lainnya atau hanya jadi target pasar negara lain. Kami hadirkan tema TI menghadapi MEA 2015 sebagai upaya sosialisasi ke kalangan TI bahwa kita harus bersiap dari saat ini.

Tema ini kami anggap penting disajikan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat Indonesia, sehingga mereka dapat melakukan persiapan, terutama bagi masyarakat awam yang belum paham dan belum mendengar mengenai MEA sebelumnya.

Selain tema MEA 2015, seperti biasa pada edisi ini kami juga menyajikan berbagai artikel menarik yang aktual termasuk perbincangan dengan para praktisi TI, baik dari tanah air maupun mancanegara. Selamat membaca. •

SANDY KUSUMA: PrimataHR Kelola SDM Dengan Metode Boutique Made

0

Teknologi informasi (TI) menjadi bagian yang tak terpisahkan dalam dunia usaha sekarang ini. Setiap perusahaan mulai menyadari peran TI untuk meningkatkan efisiensi dan mendorong laju bisnis perusahaan. Namun demikian, kebutuhan akan solusi TI di setiap perusahaan tidaklah sama, meskipun perusahaan tersebut bergerak di bidang yang sama. Diperlukan perencanaan dan pengkajian untuk menselaraskan kebutuhan yang ada, sehingga dapat memberikan nilai lebih bagi perusahaan.

Sandy KusumaDENGAN TI, pengelolaan Sumber Daya Manusia (SDM) sebagai penentu kesuksesan dalam dunia usaha, menjadi lebih mudah. Sistem SDM atau yang lebih dikenal dengan Human Resource Information System (HRIS) menjadi sarana pengumpulan, peringkasan dan penganalisisan data yang berhubungan dengan manajemen SDM. Seperti umpamanya supply SDM yang melibatkan penyimpanan catatan tentang karyawan di seluruh bagian organisasi.

President Director PT Balisoft Lintasmedia, Sandy Kusuma, melihat kebutuhan sistem HRD ini merupakan bagian dari kesadaran perusahaan bahwa SDM merupakan aset vital yang perlu dikelola dengan baik dan benar, agar perusahaan dapat tepat waktu, akurat dan efektif dalam mengambil keputusan terkait recruitment, seleksi, pelatihan dan pengembangan, manajemen karir, kompensasi, hingga hubungan karyawan.

Sistem SDM memudahkan perusahaan mengetahui data-data karyawan dan memantau kinerjanya. Perusahaan dapat menilai dan menentukan karyawan-karyawan mana saja yang pantas mendapatkan kenaikan gaji, promosi dan mutasi, serta membuat keputusan penting lainnya dalam menentukan karir karyawannya.

“Kami sebagai perusahaan pengembang software melihat kebutuhan akan pengelolaan SDM kini mulai spesifik. Oleh sebab itu, Balisoft mulai memperkenalkan sistem SDM bernama PrimataHR yang mampu memenuhi kebutuhan spesifik tersebut pada perusahaan,” ujar Sandy yang mulai mengenal dunia komputer saat kuliah Manajemen Informatika di Sekolah Tinggi Informatika & Komputer (STI&K), Jakarta.

Dipaparkannya, di jaman sekarang ini sebetulnya orang menginginkan adanya sistem yang siap-pakai. Ibarat membeli baju, orang lebih senang datang ke department store ketimbang datang ke penjahit. Di department store, orang bisa memilih salah satu dari berbagai pilihan yang disediakan, membayarnya lalu langsung pakai. Tetapi hal ini tidak berlaku bagi orang yang memiliki postur tubuh yang spesifik, sehingga tak satu pun dari pilihan yang disediakan bisa “fit” untuk postur tubuhnya.

“Biasanya, kendala ini diselesaikan dengan datang ke penjahit untuk dibuatkan baju yang sesuai dengan posturnya tersebut. Dimana di dalam pembangunan sistem informasi, datang ke penjahit ini dikenal dengan “tailor-made development”,” terang pria kelahiran Bali, 30 September 1958 ini. Tetapi, menurut bapak dari tiga orang putri dan satu putra ini, metode tersebut bukan merupakan pilihan yang ideal, karena harus melalui “trial and error”, dan seringkali setelah jadi malah tidak seperti yang diharapkan. Akhirnya, orang lebih memilih sistem yang ready-made atau yang siap pakai, tapi mesti menanggung konsekuensi yang ada.

“Berbeda dengan aplikasi yang Balisoft kembangkan, PrimataHR, tidak dibangun menggunakan metode ready-made ataupun tailor-made, melainkan menggunakan metode yang disebut sebagai “Boutique-Made.” Ibarat baju, orang tidak datang kepada penjahit ataupun ke department store, melainkan datang ke butik,” tandas Sandy yang hobi menulis blog ini sambil menunjukkan beragam kegiatannya dalam mendorong pengembangan dunia TI di tanah air, seperti terlibat sebagai Dewan Penasehat DPP Apkomindo, Ketua Asosiasi PC Lokal Indonesia, Ketua Komite Tetap Informatika pada KADIN Bali, Ketua Bidang Informatika ICBC, serta sebagai penasehat di berbagai organisasi TI lainnya.

Sandy Kusuma-bMelalui butik, orang bisa langsung melihat standaryang telah dibuat, tidak seperti membeli kucing dalam karung. Bahkan terbuka peluang untuk dilakukan customizing sesuai dengan kebutuhan. Sistem dirancang dan dibangun sedemikian rupa oleh seorang perancang busana sehingga modifikasi tidak rumit karena perancang tersebut telah mengantisipasi sejak awal akan kemungkinan-kemungkinan rancangannya memerlukan modifikasi setelah pemakainya diketahui.

Ingin tahu lebih lanjut mengenai PrimataHR? Berikut ini petikan wawancara BISKOM dengan Sandy Kusuma yang juga terlibat dalam aktivitas di PT Masterdata Bali yang merupakan perusahaan penyedia perangkat hardware.

Mengapa Anda tertarik untuk mengembangkan solusi HRD? 
Sistem HRD sarat dengan konten lokal sehingga ini merupakan kondisi yang menguntungkan buat konten lokal dalam bersaing dengan produk-produk HRD luar atau impor. Selain itu, Indonesia telah memberlakukan kebijakan dunia usaha yang padat karya karena populasinya yang begitu besar. Tentunya banyak perusahaan yang mempekerjakan karyawan dalam jumlah besar sehingga ini merupakan peluang pasar bagi solusi HRD. Disamping itu, apresiasi perusahaan terhadap ciptaan dan rekayasa telah jauh membaik. Ini artinya, mereka mau membeli dengan harga yang pantas terhadap sesuatu yang tak kelihatan. Maksudnya dalam hal ini adalah software.

Apa yang menarik dari metode pengembangan PrimataHR?
PrimataHR menggunakan metode boutique-made yang memungkinkan untuk customizing, sementara sistem lain yang terkenal umumnya ready-made, sehingga sulit untuk customizing. Padahal sistem HRD itu sangat spesifik. Selain itu PrimataHR memiliki fitur-fitur yang lengkap yang dibutuhkan perusahaan middle-up. Antara lain,  Forecast and productivity, Key Performance Indicator, Interoperability dengan sistem terkait lainnya, seperti e-SPT Pajak, Bank, Insurance, Koperasi Karyawan, dan sebagainya dengan lebih dari 200 standard reports.

Mengapa kustomisasi ini perlu dilakukan?
Pastinya untuk menyesuaikan kebutuhan dari perusahaan tersebut. Selain itu, kita tahu bahwa pemerintah Indonesia seringkali melakukan perubahan kebijakan maupun peraturan yang terkait dengan ketenaga kerjaan. Hal ini menyebabkan sistem HRD perlu dilakukan adjustment dari waktu ke waktu. PrimataHR menjamin adjustment ini secara lifetime warranty, tanpa additional cost. Sistem SDM dengan metode boutique-made memungkinkan untuk menangani perubahan dengan lebih hemat dan lebih cepat, karena perubahan itu sendiri telah diantisipasi sebelumnya.

Primata-5Siapa saja target market dari solusi PrimataHR ini?
Segmen pasar kami adalah perusahaan yang memiliki jam operasional 24×7, seperti hotel, rumah sakit ataupun pabrik, serta perusahaan yang memiliki jumlah karyawan lebih dari 200. Jumlah ini mengacu pada pertimbangan cost and benefit ratio.

Lalu, siapa saja yang sudah menggunakan produk ini?
PrimataHR sudah digunakan pada hotel-hotel bintang 5 dan 4, seperti Four Seasons, Pullman, Sofitel, dan Oberoi. Dengan Alila Group PrimataHR telah memiliki global agreement untuk Indonesia di luar Jakarta. Artinya, jika ada hotel Alila lainnya yang tengah didirikan, Alila di Solo misalnya, maka dipastikan akan menggunakan PrimataHR. Dengan Hotel Four Seasons dan Accor juga sedang dilakukan penjajakan untuk mengarah ke global agreement.

Beberapa perusahaan di bidang manufaktur atau pabrik juga telah menggunakan PrimataHR, seperti PT AST Indonesia (Sumitomo Jepang), PT Marimas Semarang (pabrik serbuk minuman), dan PT Mutu Gading Tekstil yang merupakan pabrik benang di Solo.

Baju yang diproduksi di butik biasanya mahal. Bagaimana dengan PrimataHR yang berkonsep boutique-made?
Ada perbedaan yang signifikan antara perancang busana dan sistem SDM, meskipun sama-sama menggunakan metoda boutique-made. Perancang busana biasanya membuat rancangan hanya untuk satu orang pemakai. Ia mesti membuat rancangan baru yang berbeda untuk pemakai lainnya. Eksklusivitas ini tidak berlaku di dalam sistem SDM, dan alasan inilah yang membuat PrimataHR tidak harus mahal.

Apa kunci sukses Balisoft dalam membangun sistem yang berbasis TI dengan metode boutique made ini?
Pertama adalah kekayaan akan best-practice agar mampu mengantisipasi perubahan yang bakal terjadi. Lalu, dalam perancangannya digunakan metode yang mirip seperti permainan menyusun balok kayu untuk membangun suatu bentuk bangunan, dengan konsep knocked-down, serta meminimalisir terjadinya down-time yang berkepanjangan.

Ada fitur-fitur dari sistem SDM yang tidak bisa menunggu lama, misalnya penggajian, scheduling, dan attendance. Ibarat memodifikasi rumah, sebisanya rumah itu tetap bisa digunakan selama modifikasi berlangsung. •ANDRI

Berita terkait:
Perusahaan TI Ikuti Pameran P3DN di Surabaya

 

TELAH TERBIT BISKOM EDISI MEI 2014

0

MAJALAH BISKOM kali ini menampilkan Raman Madan, Managing Partner dan Co Founder dari Channel Work (Terima kasih kepada  Channel Work yang turut mendukung Majalah BISKOM).

Dalam kesempatan ini, kami sekaligus menawarkan kepada seluruh pembaca untuk bekerjasama saling menguntungkan dengan Majalah BISKOM, baik berupa pengiriman artikel Teknologi Informasi (TI), mengadakan seminar, workshop dan pameran serta kegiatan-kegiatan lainnya yang berkaitan dengan dunia TI.

Topik menarik Majalah BISKOM Edisi Mei 2014 diantaranya:

• COVER STORY: Raman Madan, Managing Partner dan Co Founder dari Channel Work: Kami Menawarkan Solusi Surveillence Terlengkap

• HEADLINE:
–    Pacu Daya Saing TI Hadapi MEA 2015
–    TI Hingga Wanita Dalam MEA 2015

• FIGURE:
–    Sandy Kusuma, President Director PT Balisoft Lintasmedia: PrimataHR Kelola SDM Dengan Metode Boutique Made
–    Helen Master, Vice Presiden Infor ASEAN: Indonesia Bantu Infor Raih Target Kedepan:

• FOCUS:
–    Kampanye Lewat Game, Seru!
–    Inilah Penghematan Besar Berkat e-Proc
–    Gaya Hidup Mobile, Digital Marketing Makin Penting
–    Layanan Buruk, Operator Akan Kehilangan Pelanggan

• REVIEW & CELLULAR:
–    Nikon CoolPix S810c
–    Sony A7s
–    Nokia 225
–    Samsung Galaxy Ace Style
–    Logitech X100
–    Toshiba Satellite P55t
–    Lenovo AiO A540
–    Acer Liquid E3
–    Canon EOS 1200D
–    Leica T
–    Epson L1300

• SNAP:
–    Kemenparekraf Targetkan Pertumbuhan Industri Kreatif
–    Hello Doctor, Aplikasi Kesehatan Untuk Pengguna Android
–    OpenSnap Untuk Pecinta Kuliner
–    Kaspersky Rilis Peta Interaktif Ancaman Cyber Dunia
–    SpeedUp Luncurkan Smartwatch Android Kitkat
–    Oracle NetBeans IDE 8.0 Dukung Lengkap Java 8
–    ICT Expo Kembali Diselenggarakan
–    Excite Point, Konsep Baru Online Advertising
–    Raih Muri, Epson Luncurkan Printer A3 Ink Tank Orginal Pertama di Dunia
–    Alienware Meriahkan Jogja GamesCom 2014
–    Cashido Dari Taiwan Hadir di Pondok Indah
–    Pacu Daya Saing, Kemenperin Gelar Pameran  P3DN
–    Channel Works Kenalkan CCTV Canggih Dari Jerman

Dapatkan Majalah BISKOM dengan menghubungi Bagian Sirkulasi Majalah BISKOM. Untuk review, ujicoba, update harga produk dan kegiatan perusahaan Anda, hubungi redaksi[at]biskom.web.id

Artikel Terkait:
– TELAH TERBIT BISKOM EDISI APRIL 2014
– KURNIADI S. SANJAYA: CP Plus Berikan Servis Terbaik
– Channel Works Kenalkan CCTV Canggih Dari Jerman
– TELAH TERBIT BISKOM EDISI MEI 2014
– RAMAN MADAN: Channel Works Tawarkan Solusi Surveillence Terlengkap
– Channel Works Gelar Certification Training CP Plus

 

 

SONY A7S: DSLM Full Frame, Rekam Video 4K

0

Sony A7s-2MENYUSUL Alpha 7 dan Alpha 7R yang telah lebih dulu dirilis, Sony memperkenalkan kamera mirrorless baru bernama Alpha 7S (a7S). Anggota baru keluarga kamera DSLM full frame  ini ditujukan Sony untuk segmen fotografer dan videografer profesional.

Seperti pendahulunya, tampilan luar Sony A7s tampak sama seperti Sony A7 dan A7r. Dipersenjatai sensor full frame 35mm dan prosesor Bionz X yang sama, kamera ini mampu menghasilkan foto beresolusi 12 megapiksel. Resolusi kamera ini memang jauh lebih rendah jika dibandingkan dengan Sony A7 dan A7r yang masing-masing mampu menghasilkan foto hingga resolusi maksimum 24,3 megapiksel serta 36 megapiksel.

Akan tetapi, sebagaimana dikutip dari PetaPixel, angka resolusi yang rendah tersebut dimaksudkan agar a7S memiliki kemampuan menangkap gambar dalam kondisi cahaya gelap yang mumpuni. Suffix “S” pada a7S memang mengacu pada kata “sensitivity”, untuk menggaris bawahi kapabilitas low-light dari perangkat bersangkutan. Sony A7s menyediakan opsi ISO dari ISO 100 hingga ISO 102.400 (bisa diekspansi dari ISO 50 hingga ISO 409.600) untuk memotret. Sementara untuk merekam video opsi ISO yang tersedia dari ISO 200 hingga ISO 102.400 dan bisa diperbesar hingga ISO 409.600.

Sony A7s-1Selain itu, Sony A7s juga telah dilengkapi dengan S-Log2 gamma yang umum ditemukan di kamera video profesional Sony. S-Log2 ini berguna untuk meningkatkan jangkauan dynamic range hingga sekitar 1.300%. Hasilnya, kamera dapat mengurangi hilangnya detail pada bagian bayangan dan area highlight.

Fasilitas menangkap gambar bergerak pada Sony A7s tampaknya menjadi prioritas utama. Bahkan kamera ini berhasil menyandang gelar kamera DSLM full frame pertama di dunia dengan kemampuan rekam video 4K. Namun, kemampuan rekam video 4K Sony A7s ini tidak langsung dari kamera. Untuk merekam video 4K, pengguna harus menambahkan modul 4K recorder tambahan sebagai pelengkap. Jika tidak menggunakan modul 4K recorder, Sony A7s hanya mampu menghasilkan video beresolusi HD dan Full HD 1080p 60p, 60i, 30p dan 24p.

Modus video kamera juga dapat diubah dari mode Full Frame ke APS-C jika memang dibutuhkan. Pada mode APS-C, kamera mampu merekam video dengan frame rate hingga 120fps pada resolusi HD 1280 x 720 piksel untuk memberikan efek slow motion 5x.

Selain itu, Sony A7s membawa layar putar 3 inci beresolusi 1.230.000 titik, dilengkapi lubang intip elektronik beresolusi 2.359.000 titik, serta memiliki koneksi WiFi, HDMI dan NFC.

Sony belum mengumumkan jadwal peluncuran kamera ini beserta harga pasarannya. Dari sebuah situs, kamera ini diprediksi akan ditawarkan dengan harga di atas Rp. 25 juta. •

ICT Expo Kembali Diselenggarakan

0

ICT ExpoAKAN ada banyak hal yang menarik dalam ICT Expo Indonesia yang akan dilaksanakan di Jakarta Convention Center (JCC), 14-16 Mei 2014 mendatang. Pameran produk teknologi informasi dan komunikasi (TIK) ini dirangkai dengan kegiatan-kegiatan lain dan seminar, yang menjadikan pameran ini berbeda dengan pameran lainnya.

Selama 3 hari pameran, diselenggarakan acara B2B, yang menghadirkan pemain-pemain TIK internasional untuk mendorong pertumbuhan bisnis. Peserta pameran meliputi bidang  eGovernment, eCommerce, eLiving, eLearning, eHealth, Communication dan  Telecommunication, Digital Media, eEntertainment, Gaming, Mobile Applications, Smartphone dan Mobile Content, Broadband dan Internet, Cloud Computing,  Business Processes, Wireless, WiMax, NGN, 4G, Cyber Security, Network, Banking dan lain sebagainya.

Memiliki tujuan untuk meningkatkan jumlah pengguna TIK di Indonesia sekaligus memperkenalkan berbagai solusi dalam bisnis perusahaan, seminar ICT 2014 mengusung tema “Big Data, Big Solution, Big Business”. Ada pula seminar “Smart City” dan acara pemberian penghargaan Top IT dan Telco akan menjadi satu bagian yang menarik dalam pembukaan ICT Expo 2014.

Rangkaian seminar akan dibawakan oleh pembicara-pembicara yang ahli di bidangnya. Diantaranya adalah Arief Yahya, President Director Telkom Indonesia, yang membawakan presentasi “Virtual Solution & ICT Convergence to Increase Real Business Performances & Competitiveness”. Pembicara-pembicara lainnya akan memotivasi, menginspirasi, dan memicu semangat diantara para pendengarnya.

Para pengunjung dipersilahkan untuk menikmati dan mengambil manfaat dari tatanan digital yang sedang bertumbuh dengan cepat di ICT Expo 2014. Sementara Bloomberg TV, jaringan berita bisnis dan finansial,  turut menyajikan acara TECHNow selama pameran berlangsung.

“Penggunaan media sosial yang meningkat dengan tajam diantara para pengguna internet telah menyebabkan meningkatnya lalu lintas data yang besar diantara perusahaan operator seluler, serta  turut mendorong naiknya penggunaan solusi bisnis berbasis Awan baik untuk perusahaan besar maupun kecil. Perusahaan-perusahaan tersebut mencari cara untuk meningkatkan efisiensi dan pertumbuhan, dan menyadari kunci produktivitas pada dasarnya dapat dijawab dengan teknologi,” papar Achmad Syaifun, Chairman ECMI Indonesia, penyelenggara ICT Expo 2014.

ICT Expo 2014 yang akan diresmikan oleh Menteri Komunikasi dan Informasi, Tifatul Sembiring ini ditujukan untuk pengunjung yang memiliki tujuan bisnis dan tidak terbuka untuk umum. Pengunjung tidak dikenakan biaya, namun perlu melakukan pendaftaran terlebih dahulu melalui website www.ictindo.com.

ICT Expo 2014 didukung oleh BISKOM selaku media partner. •

Berita Terkait:

ICT Expo 2014 Berikan Penghargaan Bergengsi

Excite Point, Konsep Baru Online Advertising

0

Excite Point-biskomAKTIFITAS bersosial media semakin digandrungi oleh masyarakat Indonesia. Perubahan gaya hidup ini mendorong para pelaku bisnis untuk membidik dunia maya sebagai pasar potensial, tidak terkecuali perusahaan advertising yang berlomba memasangkan iklan mereka di sosial media.

Hal ini yang mendorong PT. Excite Indonesia meluncurkan advertising platform yang bernama Excite Point.  Excite Point merupakan sebuah konsep online advertising yang memberikan benefit berupa point yang bisa dikumpulkan dan dalam jumlah tertentu, kemudian bisa ditukarkan dengan berbagai produk seperti voucher pulsa, voucher belanja, voucher makan, karaoke, tiket bioskop, bahkan juga dengan voucher bensin non subsidi.

Para pengguna bisa memperoleh point tersebut hanya dengan cara melakukan registrasi, berbelanja, mengisi daily survey atau kuis, melakukan aksi klik dan lain-lain.

Chris Antonius, CEO PT. Excite Indonesia mengatakan (6/5), “Banyak program marketing di Indonesia yang menggunakan konsep point untuk diberikan kepada penggunanya sebagai imbalan. Seperti maskapai penerbangan, perbankan, dan perusahaan telekomunikasi.” Ia menambahkan Excite Point adalah satu-satunya program marketing yang menggunakan biaya iklan untuk dikembalikan kepada konsumen dalam bentuk point reward.

Sesuai dengan misi “Enrich and excite the lives of people with reward for their daily choice and idle time activities”, mereka menjadikan waktu luang masyarakat yang biasanya digunakan untuk bersosial media, menjadi beralih menggunakan Excite Point.
Aplikasi yang sudah tersedia di Play Store ini menargetkan hingga akhir tahun nanti bisa me-redeem hingga 60.000 point per bulan. Kawasan Jabodetabek menjadi target utama platform ini. •ARIE

CANON EOS 1200D, DSLR Untuk Pemula

0

Canon EOS 1200D-1BISA dibilang, Canon adalah perusahaan yang paling intens  memproduksi kamera DSLR kelas pemula. Belum lama ini, Canon menghadirkan kamera jenis itu. Tetapi, dilengkapi dengan teknologi yang semakin canggih dan lebih mudah digunakan.

Melalui PT. Datascrip, sang distributor tunggal, Canon memperkenalkan kamera DSLR terbaru di kuartal kedua tahun 2014 ini, yakni Canon EOS 1200D. Kamera ini memiliki beberapa fitur unggulan, seperti prosesor DIGIC 4 dengan sensor APS-C CMOS 18 megapiksel, serta kecepatan pengambilan foto dengan mode continuous-speed hingga 3 frame per second.

Selain itu, Canon EOS 1200D sudah dilengkapi dengan 9 titik Auto Fokus (AF) dengan titik tengah berjenis cross-type untuk menyajikan keakuratan dan kecepatan dalam pencarian fokus, baik saat kamera digunakan dalam posisi vertikal maupun horizontal.

Tidak hanya itu, teknologi AI Servo AF membantu pengguna memprediksi pergerakan subjek foto sehingga ketika subjek foto bergerak, fokus kamera tetap mengikuti posisi subjek tersebut.

Canon EOS 1200D mit Canon EF 17-40mm LPengaturan ISO kamera ini dapat dipilih mulai dari ISO 100 hingga 6400 dan dapat ditingkatkan hingga ISO 12800. Hal ini  sangat berguna untuk memotret maupun merekam video di lingkungan yang minim cahaya dengan kualitas gambar yang tetap tajam dan indah.

Beberapa fitur pemotretan yang disediakan akan sangat diperlukan, seperti Scene Intelligent Auto yang membantu pengguna menghasilkan foto indah di berbagai kondisi pemotretan berbeda, serta fitur Creative Filters yang bisa menjadikan hasil foto lebih menarik dengan efek-efek unik, seperti grainy black and white dan fish-eye effect.

Sementara dari segi fisik, bodi kamera ini dirancang dengan lekuk yang ergonomis, nyaman dan kokoh dalam genggaman. Letak tombol menu dan fungsi lainnya dirancang pada posisi yang terjangkau oleh jari-jari tangan dengan mudah agar dapat dioperasikan dengan cepat saat memotret.

Canon EOS 1200D dipasarkan dengan lensa kit EF-S18-55 IS II untuk memberikan pengalaman baru bagi penggiat fotografi pemula dan masyarakat umum yang mendambakan kualitas gambar tajam dan berkualitas tinggi, efek yang menawan, serta menu pengaturan foto yang mudah dipahami.

Saat ini  Canon EOS 1200D sudah tersedia di pasaran dengan harga per unitnya sekitar  Rp 5.650.000. •

Teknologi Seputar Sepakbola

0

HL-Ctrus BallSEPAK bola adalah olah raga yang paling digemari di dunia. Tak heran jika banyak pengembangan teknologi yang diperuntukkan bagi sepak bola, agar permainan lebih sempurna dan jauh dari kecurangan. Meski kemunculannya menimbulkan pro dan kontra, berikut ini adalah sedikit dari banyaknya teknologi yang bekembang di dunia sepak bola.

Bola Ctrus

Bola Ctrus dilengkapi kamera di dalamnya sehingga bisa mengirimkan sinyal pada perangkat khusus yang dikenakan wasit, jika terjadi gol. Bola ini dirancang setelah tidak disahkannya gol Frank Lampard ke gawang Jerman pada Piala Dunia 2010. Federasi Sepak Bola Dunia atau FIFA mengungkapkan keinginannya untuk meminimalisasi kontroversi dari keputusan wasit di lapangan seperti yang terjadi pada gol Lampard.

Mekipun para pecinta bola menganggap bola ini  bisa merusak keindahan dan sifat alami sepak bola, tapi FIFA bersikukuh akan menggunakan revolusi teknologi terbaru ini di beberapa turnamen, sekaligus sebagai bola masa depan.

Jam Referee Third Eye

Wasit dituntut untuk selalu akurat  dan tepat saat mengambil sebuah keputusan dalam pertandingan sepak bola. Namun karena wasit adalah manusia dengan segala keterbatasannya, kontroversi keputusan kurang tepat pun sering terjadi, seperti masalah offside atau pelanggaran.

Untuk membantu meminimalisasi keputusan kurang tepat itulah, seorang desainer, bernama Andy Kurovets, mendesain jam khusus untuk wasit sepak bola yang diberi nama Referree Third Eye. Jam ini dilengkapi Bluetooth, sehingga asisten wasit hingga wasit cadangan bisa langsung mengirim sinyal jika sebenarnya telah terjadi offside, pelanggaran atau penalti.

Plester Kinesio

Kecepatan Gareth Bale dalam mengoper bola di Liga Inggris menimbulkan kekaguman banyak orang. Setelah diselidiki, ternyata kebugaran Bale dibantu sebuah teknologi plester kesehatan untuk pengobatan otot agar bisa bekerja lebih maksimal yang dinamai Kinesio.

Walaupun sebenarnya Kinesio yang ditemukan dokter asal Jepang, Kenzo Kase pada tahun 1970 dan sudah dipakai olahragawan profesional sebelumnya, Kinesio semakin dikenal pada permainan sepak bola. Plester ini sangat fleksibel dan bisa dipakai di bagian tubuh manapun, tanpa menghambat gerak.

HL-Plester Kinesio

Armour Bite Mouthpiece

Seperti halnya plester kinesio, untuk melahirkan performa maksimal olahragawan, terutama pesepakbola terus dikembangkan. Terutama untuk memperlebar aliran nafas agar jumlah zat yang membuat fungsi paru-paru meningkat. Salah satunya Armour Bite Mouthpiece.

Pelindung gigi dipercaya bisa meningkatkan kuantitas udara yang masuk ke dalam tubuh penggunanya. Armour Bite Mouthpiece pas dengan bentuk deretan gigi bawah sehingga membantu mempertahankan kerenggangan optimal antara deretan gigi dan mencegah kecenderungan mengatupkan rahang saat berolahraga, sehingga jalan udara terbuka, produksi asam laktat berkurang 25% dalam latihan selama 30 menit dan kekuatan meningkat hingga 20%.

Presiden Armour Bite, Eric Solem mengatakan, alat ini akan meningkatkan reaksi sementara level kortisol, hormon yang memicu stres dan kelelahan akan menurun.

Spidercam

Spidercam merupakan merek dagang kamera yang memungkinkan film dan televisi kamera untuk bergerak baik secara vertikal dan horizontal di daerah yang telah ditentukan, lapangan sepak bola atau lapangan tenis.

Perangkat Spidercam menghasilkan view tiga dimensi atau 3D dalam pertandingan. Kamera yang mampu bergerak tanpa dibatasi oleh kendala di atas tanah. Kamera ini dengan mudah dan dengan tenang mengikuti perintah pilot atau operator melalui remote control. Teknologi inilah yang membuat penonton menjadi lebih dekat dengan lapangan, sehingga bisa melihat pergerakan pemain. •