BISKOM, Jakarta, Indonesia kembali dipercaya menjadi tuan rumah penyelenggaraan The 8th Indonesia International Electronics & Smart Appliances Expo (IEAE) Indonesia 2026, yang akan berlangsung pada 5–7 Agustus 2026 di Jakarta International Expo (JIExpo) Kemayoran, Jakarta.
Pameran internasional yang diselenggarakan oleh Chaoyu Expo bekerja sama dengan PT Peraga Expo ini diproyeksikan menjadi salah satu ajang bisnis terbesar di Asia Tenggara dengan menghadirkan lebih dari 350 perusahaan peserta (exhibitors), 500 booth, menempati area pameran seluas 10.000 meter persegi, serta ditargetkan menarik lebih dari 30.000 pengunjung profesional dari berbagai negara.
Ketua Umum APKOMINDO sekaligus Ketua Umum APTIKNAS, Ir. Soegiharto Santoso, S.H. (Hoky), mengatakan bahwa IEAE Indonesia telah berkembang menjadi platform bisnis internasional yang sangat strategis bagi industri elektronik, teknologi informasi, dan smart appliances.
“IEAE bukan sekadar pameran produk elektronik. Ajang ini telah berkembang menjadi platform bisnis internasional yang mempertemukan produsen, pemilik merek, distributor, importir, retailer, professional buyer, pelaku e-commerce, serta berbagai pemangku kepentingan dalam satu ekosistem yang produktif dan saling menguntungkan,” ujar Hoky yang juga menjabat sebagai Sekretaris Jenderal PERATIN serta Wakil Ketua Umum SPRI.
Menurutnya, IEAE pertama kali hadir di Indonesia pada tahun 2017 dan terus berkembang hingga diselenggarakan di berbagai negara, termasuk Tiongkok, Vietnam, dan Rusia. Hal tersebut menunjukkan semakin besarnya peran IEAE sebagai jembatan perdagangan internasional sekaligus sarana memperluas kerja sama bisnis lintas negara.
Pada penyelenggaraan tahun 2026, IEAE Indonesia akan menampilkan beragam inovasi teknologi terbaru, mulai dari:
- Consumer Electronics
- Smart Home
- Mobile Phone & Tablet Accessories
- Computer Accessories & Gaming Products
- Audio Video Products
- Smart Wear
- Live Streaming Equipment
- Mobile & In-Car Electronics
- Electronic Components
- Kitchen Appliances
- Personal Health Care Products
- Environmental Appliances
- Lifestyle Appliances
Berbagai kategori tersebut diharapkan mampu memenuhi kebutuhan pasar Indonesia yang terus bertumbuh seiring meningkatnya transformasi digital dan perkembangan ekonomi nasional.

Menurut Hoky, Indonesia merupakan salah satu pasar elektronik terbesar di kawasan Asia Tenggara.
Dengan jumlah penduduk lebih dari 278 juta jiwa, pertumbuhan ekonomi yang relatif stabil, perkembangan e-commerce yang sangat pesat, serta bonus demografi yang dimiliki, Indonesia menjadi tujuan investasi yang sangat menarik bagi produsen elektronik dunia.
“Indonesia memiliki posisi geografis yang sangat strategis sekaligus merupakan pasar yang besar. Kondisi tersebut menjadikan Indonesia sebagai salah satu pusat pertumbuhan industri elektronik di kawasan ASEAN,” jelasnya.
Hoky menambahkan bahwa dunia kini memasuki era Artificial Intelligence (AI), Internet of Things (IoT), Cloud Computing, Big Data, hingga Agentic AI, yang akan mengubah hampir seluruh aspek kehidupan manusia dan dunia usaha.
Menurutnya, perusahaan yang akan bertahan bukan hanya perusahaan yang memiliki modal besar, tetapi mereka yang mampu beradaptasi, terus berinovasi, membangun kolaborasi, dan melakukan transformasi secara berkelanjutan.
“Yang akan unggul di masa depan bukanlah mereka yang paling besar, tetapi mereka yang paling cepat berinovasi, mampu berkolaborasi, dan berani melakukan transformasi.”
Karena itu, APKOMINDO dan APTIKNAS mengajak seluruh pelaku industri elektronik nasional memanfaatkan IEAE Indonesia 2026 untuk memperluas jaringan bisnis, membuka peluang investasi, melakukan transfer teknologi, serta mempercepat adopsi teknologi digital dalam menghadapi persaingan global.
APKOMINDO dan APTIKNAS Perkuat Ekosistem Digital Nasional
Sebagai organisasi yang telah menjadi bagian dari perkembangan industri teknologi informasi Indonesia selama lebih dari tiga dekade, APKOMINDO dan APTIKNAS terus berkomitmen memperkuat kolaborasi antara pemerintah, dunia usaha, akademisi, komunitas, media, dan masyarakat.
Komitmen tersebut diwujudkan melalui berbagai program pengembangan sumber daya manusia, pelatihan, sertifikasi profesi, seminar nasional, business matching, pengembangan talenta digital, serta peningkatan daya saing industri teknologi Indonesia.
Selain itu, melalui Perkumpulan Advokat Teknologi Informasi Indonesia (PERATIN), organisasi juga terus mendorong terciptanya kepastian hukum dalam ekosistem teknologi informasi agar transformasi digital Indonesia dapat berlangsung secara aman, sehat, dan berkelanjutan.
Penyelenggara juga menargetkan kehadiran ribuan professional buyers, distributor nasional, retailer modern, marketplace, importir, hingga pelaku e-commerce.
Melalui program business matching, promosi digital multikanal, media nasional, asosiasi bisnis, komunitas industri, serta jaringan internasional Chaoyu Expo, IEAE Indonesia 2026 diharapkan menghasilkan transaksi bisnis yang signifikan sekaligus membuka peluang kerja sama jangka panjang bagi seluruh peserta.
Hoky mengajak seluruh anggota APKOMINDO, APTIKNAS, pelaku industri, distributor, importir, retailer, professional buyer, pelaku e-commerce, investor, serta seluruh pemangku kepentingan untuk hadir dan memanfaatkan momentum IEAE Indonesia 2026.
“Saya percaya keberhasilan sebuah pameran tidak hanya diukur dari besarnya nilai transaksi yang tercipta, tetapi juga dari lahirnya kolaborasi baru, meningkatnya transfer teknologi, terbukanya peluang investasi, dan semakin kuatnya kepercayaan antarpelaku industri.”
“Melalui IEAE Indonesia 2026, mari kita bersama-sama memperkuat kolaborasi, mempercepat inovasi, meningkatkan daya saing industri elektronik nasional, serta mewujudkan Indonesia sebagai salah satu pusat pertumbuhan ekonomi digital dan industri teknologi di kawasan Asia Tenggara.”
IEAE Indonesia 2026 akan berlangsung pada 5–7 Agustus 2026 di JIExpo Kemayoran Jakarta, dan diproyeksikan menjadi salah satu agenda perdagangan internasional terbesar di bidang elektronik, smart appliances, dan teknologi konsumen di Indonesia tahun ini. (Juenda)
Artikel Terkait:
Ketua Umum APKOMINDO dan APTIKNAS Mengundang Anda Menghadiri IEAE Indonesia 2026
APTIKNAS Dukung IEAE 2025 Indonesia Menjadi Pusat Pameran Elektronik Terbesar di Asia Tenggara
APTIKNAS Meriahkan Pameran Internasional Shenzhen IEAE 2025
APTIKNAS Luncurkan National Cybersecurity Connect 2025 dan Cybersec Startup Challenge
APTIKNAS Desak RUU Keamanan dan Ketahanan Siber Segera Disahkan
National Cybersecurity Connect 2024 Berlangsung Sukses
Pastikan Program Internet Mandiri, Kun Wardana Kunjungi National Cybersecurity Connect 2024
APTIKNAS Mengundang Menghadiri Opening Ceremony National Cybersecurity Connect 2024
Didukung BSSN RI, APTIKNAS Siap Gelar National Cybersecurity Connect 2024
Perhelatan National Cybersecurity Connect 2023 Sukses Digelar
Peluncuran National Cybersecurity Connect 2023 Untuk Solusi Keamanan Cyber
National Cybersecurity Connect 2023 Kembali di Gelar 25-26 Oktober
Info Undangan Soft Launching National Cybersecurity Connect (NCC) 2023
Fadli Zon Kunjungi APTIKNAS Pavilion di IDTEx 2024
APTIKNAS Dukung Indonesia Digital Technology Expo (IDTEx) 2024
APTIKNAS INDOBITUBI PUBLISHER menembus dunia B2B dengan ebook
APTIKNAS Kembali Berkontribusi Pada IndoBuildTech Expo 2024
APTIKNAS Bogor Gelar Digital Transformation Day
APTIKNAS Gelar Smart City Talk di Kota Bogor
Pemerintah Berharap Pameran IndoBuildTech Expo B2B 2023 Lahirkan Terobosan
Ketum APTIKNAS Kembali Didaulat Bacakan Peraih IndoBuildTech Awards 2023
APTIKNAS Dukung Event Integrated Technology Event (ITE) 2023
APTIKNAS dan Skolkovo Foundation Asal Rusia Tandatangani MoU
APTIKNAS Siap Fasilitasi 18 Perusahaan Asal Moscow Masuk Indonesia
APTIKNAS Kembali Ikut Sukseskan IndoBuildTech Expo 2023
APTIKNAS Ikut Sukseskan Event IndoBuildTech Expo 2022
PT Raihan Teken MoU Dengan 4 SMK di Event IndoBuildTech Expo 2022









