
Plt. Gubernur Riau SF Hariyanto memberikan amanat pada upacara peringatan Hari Jadi Provinsi Riau 2026.
BISKOM | Pekanbaru – Panglima Kodam (Pangdam) XIX/Tuanku Tambusai, Mayjen TNI Dr. Agus Hadi Waluyo, turut menghadiri Upacara Peringatan Hari Jadi Ke-69 Provinsi Riau Tahun 2026. Kehadiran pimpinan tertinggi TNI AD di wilayah Riau tersebut menjadi wujud nyata soliditas jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda). Upacara bersejarah ini dilangsungkan secara khidmat di Halaman Kantor Gubernur Riau, Kota Pekanbaru, pada Minggu (9/8/2026) pagi.
Sinergi Forkopimda Mengawal Pembangunan Daerah
Upacara kenegaraan tingkat provinsi tersebut dimulai tepat pada pukul 07.57 WIB. Bertindak sebagai Inspektur Upacara adalah Pelaksana Tugas (Plt.) Gubernur Riau, Ir. H. SF Hariyanto, MT. Sementara itu, posisi Komandan Upacara dipercayakan kepada Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Dumai, Fahmi Rizal, S.STP., M.Si.
Pelaksanaan hari jadi tahun ini mengusung tema besar “Bersatu dalam Keberagaman, Maju dalam Pembangunan.” Tema tersebut tidak sekadar menjadi semboyan, melainkan sebuah momentum reflektif bagi seluruh elemen masyarakat dan aparatur negara untuk memperkuat persatuan demi mendorong akselerasi pembangunan yang manfaatnya dapat dirasakan langsung oleh masyarakat luas.
Kehadiran Mayjen TNI Dr. Agus Hadi Waluyo beserta tokoh-tokoh penting daerah lainnya menegaskan komitmen Forkopimda dalam menjaga stabilitas dan mendukung program-program strategis di Bumi Lancang Kuning. Selain Pangdam XIX/Tuanku Tambusai, jajaran kursi kehormatan turut diisi oleh Ketua DPRD Provinsi Riau, Kapolda Riau, Kajati Riau, Danrem 031/Wira Bima, Danlanud Roesmin Nurjadin, Kabinda Riau, Danlanal Dumai, Kepala Kanwil Kemenag Riau, Sekda Provinsi Riau, hingga para bupati dan wali kota se-Provinsi Riau.
Pesan Tegas Plt. Gubernur Riau: Keterbatasan Bukan Alasan
Dalam amanatnya, Plt. Gubernur Riau SF Hariyanto menyampaikan pandangan yang tajam terkait arah kebijakan pembangunan daerah. Ia menegaskan bahwa kemajemukan masyarakat Riau harus dipandang sebagai fondasi kekuatan utama, bukan sebagai kelemahan.
Pemerintah daerah dituntut untuk terus memperkuat pendapatan daerah, menajamkan kualitas pelayanan publik, dan mengelola potensi kekayaan alam maupun sumber daya manusia secara maksimal.
“Perbedaan kita satukan menjadi kekuatan, kepercayaan kita jaga melalui kerja, dan seluruh potensi Riau kita arahkan untuk menghadirkan kehidupan masyarakat yang lebih baik,” ujar SF Hariyanto di hadapan peserta upacara.
Lebih lanjut, ia memberikan penekanan bahwa keterbatasan ruang fiskal atau anggaran tidak boleh dijadikan alibi bagi pemerintah untuk mengurangi tanggung jawab pemenuhan hak-hak masyarakat dasar.
“Yang belum tertib, kita tertibkan. Yang belum optimal, kita benahi. Yang menjadi hak Riau, terus kita perjuangkan,” tegasnya, memompa semangat seluruh aparatur sipil negara dan prajurit yang hadir.
Rangkaian upacara berjalan dengan susunan acara yang tertata rapi. Prosesi meliputi penghormatan kebesaran kepada lambang daerah Provinsi Riau, pembacaan dokumen visi dan misi Provinsi Riau periode 2025–2029, penyampaian amanat dari inspektur upacara, dan ditutup dengan doa bersama. Seluruh rangkaian kegiatan kenegaraan ini dilaporkan berlangsung dalam keadaan aman, tertib, dan kondusif.
Penulis: Lakalim Adalin
Editor: Arianto
#HUTRiau69 #ProvinsiRiau #PangdamXIXTuankuTambusai #ForkopimdaRiau #SFHariyanto #Pekanbaru #TNIAD #PemprovRiau #RiauMaju




