Home Blog Page 866

APTIKNAS Dukung Event Public Safety Indonesia 2019

0

APTIKNAS (Asosiasi Pengusaha Teknologi Informasi dan Komunikasi Nasional) mendukung Event Public Safety Indonesia 2019, yang akan di selenggarakan oleh PT Adhouse Clarion Events bersama dengan Divisi Humas Polri pada  27 Februari hingga 1 Maret 2019 mendatang. Acara tersebut mencakup 3 kegiatan yaitu Police Leadership Forum and Congress,  Public Safety Indonesia Conference, dan Expo atau Pameran.

Kegiatan tersebut juga di dukung oleh berbagai organisasi terkait lainnya, antara lain; ASIS (American Society for Industrial Security), ASISINDO (Asosiasi Sistem Integrator dan Sekuriti Indonesia), AISKINDO (Asosiasi Industri Sistem Keamanan Indonesia), BEA Indonesia (Building Engineers Association Indonesia), GAPENSI (Gabungan Pelaksana Konstruksi Nasional Indonesia) dan IKEI (Ikatan Engineers Indonesia) serta stakeholder terkait.

Dalam acara Public Safety Forum di Jakarta Convention Center (JCC) Senayan,  Jumat (30/11/2018), Toerangga Putra,  Presiden Direktur PT Adhouse Clarion Event dalam sambutannya mengatakan, Kemajuan negara Indonesia di bidang ekonomi, yang salah satunya didukung oleh jumlah populasinya yang besar, membuat Indonesia diperkirakan akan menjadi negara dengan ekonomi ketujuh terbesar di dunia pada tahun 2030 mendatang.  Hal ini tentunya merupakan tantangan tersendiri bagi pemerintah Indonesia dalam memaksimalkan potensinya agar dapat terealisasi secara optimal.

Lebih lanjut Toerangga mengungkapkan,  untuk mendukung pertumbuhan ekonomi yang semakin pesat, salah satu strategi yang diambil oleh pemerintah adalah dengan fokus pada pembangunan infrakstruktur umum. Di tahun 2017, anggaran infrastruktur negara meningkat hingga 18,6% dan diproyeksikan akan terus meningkat hingga mencapai 138,6 miliar dolar Amerika pada tahun 2025.

Tentunya Pembangunan infrastruktur saja tidak cukup, diperlukan pembangunan dari aspek lainnya agar bisa menyeimbangkan pertumbuhan di bidang ekonomi. Salah satu faktor yang berpengaruh adalah stabilitas keamanan publik. Dengan makin pesatnya pembangunan yang ada, warga negara Indonesia membutuhkan sistem keamanan dan keselamatan umum yang Iebih terintegrasi.

“Harapan dari kegiatan nanti adalah dapat menjadi sarana akses dan pertemuan berbagai merek terkemuka di bidang public safety dan sistem integrator domestik bagi para tamu undangan VIP dan perwakilan dari Polri. Kemudian untuk Police Leadership Forum and Congress ini merupakan acara yang didedikasikan khusus bagi Polri, ” ungkap Toerangga.

Acara khusus yang akan berlangsung pada hari pertama nanti akan dihadiri oleh pimpinan Polri dan pejabat kunci pemerintah Indonesia sebagai pembicara, dan para pemimpin regional Polri selaku delegasi.

“Kami berharap acara ini dapat menjadi acara tahunan di mana para pemimpin nasional dan regional dapat bertemu dan berdiskusi tentang isu-isu kunci yang berkaitan dengan keselamatan dan keamanan publik Indonesia, Kemudian di hari kedua dan ketiga dari Public Safety Indonesia ini, akan diadakan konferensi dengan pembicara dari berbagai stakeholder, termasuk dari Polri, pemerintah pusat dan daerah, serta para profesional di bidang keamanan publik.” Pungkas Toerangga.

Sementara itu,  Kadiv Humas Polri yang diwakili oleh Kabagprodok Ro PID Divhumas Polri Kombes. Pol. Goenawan Dwianto, S.H., M.H  mengatakan, “Polri dan masyarakat  harus bersama-sama memberikan berkontribusi bagi terciptanya keamanan dan ketertiban masyarakat,  Sebab masyarakat adalah pamswakarsa yang harus diberi mindset polisi sehingga masyarakat bisa mengamankan dirinya masing-masing, dengan adanya kegiatan  Public Safety Indonesia ini,  Potensi masing-masing stakeholder bisa sama-sama disinergikan untuk terciptanya keamanan dan ketertiban.” ucap Goenawan.

Sedangkan Ir. Soegiharto Santoso alias Hoky selaku Ketum APTIKNAS dan sekaligus Ketum APKOMINDO mengatakan; “Kegiatan Public Safety Indonesia sangat sejalan dengan salah satu fokus APTIKNAS tentang Smart City, karena didalamnya tentu terkait langsung dengan Public Safety dan tidak akan terlepas dari pemanfaatan Internet of Things (IoT) dan Kecerdasan Buatan atau Artificial Intelligence (AI), yang pasti digunakan dan sangat bermanfaat. Menariknya dalam kegiatan tersebut melibatkan seluruh pihak stakeholder dari berbagai organisasi terkait, bahkan melibatkan pihak Polri yang merupakan garda terdepan nasional dalam menjaga dan memelihara keamanan dan ketertiban publik, serta melibatkan pihak pemerintah pusat dan daerah, sehingga kegiatan tersebut dapat dijadikan ajang melakukan sinergi berbagai pihak untuk kepentingan Public Safety di Indonesia, mari kita sukseskan bersama kegiatan tersebut.” himbau Hoky. (Red)

Huawei dan Telkomsel Dorong Transformasi Digital

0

Jakarta, Biskom- Huawei dan Telkomsel, operator telekomunikasi terbesardi Indonesia, menandatangani Nota Kesepahaman di tengah berlangsungnya Global Mobile Broadband Forum 2018. Melalui perjanjian kerja sama ini, inovasi kolaboratif kedua pihak dalam menghadirkan layanan paket yang fleksibel diharapkan makin meningkat sehingga kian mampu menghadirkan pengalaman yang optimal bagi pengguna.

Kerja sama ini juga mencerminkan kuatnya komitmen Huawei dalam memberikan dukungan terbaiknya kepada Telkomsel dalam mengembangkan layanan mobile broadband untuk enterprise (MBB) yang kompetitif, serta membantu kedua pihak dalam penerapan transformasi digital dan strategi bisnis untuk mendukung percepatan pengembangan layanan MBB dari Telkomsel tersebut.

Strategi transformasi digital yang dibangun Telkomsel bertujuan untuk menghadirkan pengalaman terunggul bagi penggunanya, serta mendorong terselenggaranya transformasi Telkomsel dari penyedia layanan telekomunikasi tradisional menjadi penyedia layanan digital dan data terkemuka. Pada 2018, Telkomsel bekerja sama dengan Huawei melakukan migrasi pengelolaan kuota paket ke dalam Unified Policy and Charging Controller (UPCC) melalui solusi Huawei SmartPCC.

Solusi ini memiliki fitur yang kaya dan mampu mensimplifikasi topologi jaringan, mengurangi kompleksitas operasional dan total biaya kepemilikan, mempercepat rata-rata time to market (TTM) dari paket-paket MBB, dan memperkenalkan beragam layanan baru yang kian kompetitif.

Nota Kesepahaman ini juga bertujuan untuk meningkatkan kerja sama teknis antara Huawei dan Telkomsel di bidang MBB. Kolaborasi inovasi kedua pihak dalam solusi jaringan inti akan mengakselerasi penggelaran paket-paket layanan baru Telkomsel, menjawab beragam kebutuhan para pengguna invididu maupun enterprise, serta meningkatkan pengalaman pengguna.

Montgomery A. Hong, CIO, Telksomsel, mengatakan, “Telkomsel dan Huawei telah membangun kemitraan yang sangat erat selama satu dekade terakhir. Kami berterima kasih atas segala dukungan dan upaya yang telah diberikan Huawei. Proyek Volume Base Offloaduntuk pengelolaan kuota mampu dituntaskan dengan cepat dan berkualitas pada 2018. Sehubungan dengan strategi transformasi digital, Telkomsel ingin terus bekerja sama dengan Huawei dalam mengembangan bisnis secara berkelanjutan.”

Liu Kang, Presiden Huawei Packet Core Network Product Line, mengatakan, “Perkenankan kami menyampaikan terima kasih kepada Bapak Hong dan tim manajemen senior Telkomsel atas kepercayaan dan dukungan yang terus diberikan hingga kini. Melalui upaya bersama, pengelolaan kuota paket dari 168 juta pelanggan mobile dapat dipindahkan secara lancar dan tidak terkendala ke UPCC.

Hal ini merupakan pencapaian yang luar biasa bagi Huawei dan Telkomsel. Huawei memiliki pemahaman yang mendalam terhadap strategi transformasi digital Telkomsel. Kami ingin memperkuat kemitraan kami di bidang jaringan inti dan memperdalam kerja sama dalam bisnis dan inovasi teknologi. Kami percaya sinergi Huawei dan Telkomsel akan menjadikan kedua pihak mampu menjawab tantangan bisnis masa depan, serta tumbuh bersama dalam mewujudkan transformasi digital.” (red)

Ekspresikan Dirimu Dengan Desain dan Fitur BBM Terbaru

0

Jakarta, Biskom – Aplikasi BBM baru saja merilis versi terbaru dengan berbagai pembaruan yang memberikan keleluasaan kepada pengguna untuk mengekspresikan diri. Beberapa fitur baru tersebut antara lain berbagi video di feeds (khusus Android) yang tampil dengan desain baru, menggunakan foto berkualitas tinggi (Android) atau BBMoji untuk foto profil dan kustomisasi teks agar pesan chat lebih mudah tersampaikan.

Berbagai pembaruan BBM telah tersedia di Google Play dan App Store sejak minggu ketiga November 2018. Pengguna BBM dapat langsung update untuk dapat menikmati berbagai fitur baru BBM. Khusus untuk pengguna Indonesia, BBM menyediakan berbagai fitur untuk berbagi momen hidup ke kontak BBM melalui berbagai multimedia. Di versi terbaru ini, pengguna BBM bisa berbagi video ke dalam feeds desain baru, membuat teman dalam kontak BBM dapat melihat berbagai update yang kita bagikan.

BBM juga meningkatkan kualitas foto profil dengan resolusi tinggi – hingga 1080 pixel, sehingga tidak ada lagi foto blur akibat kompresi foto. Users BBM juga dapat menggunakan foto BBMoji untuk foto profil, memungkinan user untuk personalisasi sesuai dengan karakternya di BBM. BBMoji adalah salah satu fitur BBM yang memungkinan pengguna untuk membuat stiker kartun dari wajah kita sendiri.

Selain itu, pengguna BBM juga memungkinkan untuk memberikan penekanan dalam teks pesan dengan fitur Bold, Italic, Underline, dan Strikethrough di dalam chat dalam 1-on-1 ataupun grup BBM.

Berikut ini adalah beberapa fitur BBM yang hadir di versi terbaru:

Tambah anggota baru di grup dengan QR Code (Khusus Android) – Menambahkan opsi menambahkan anggota grup cukup pindai QR Code

Berbagi video dalam chat lebih cepat (khusus iOS) – Pengguna iOS bisa mengirimkan banyak video lebih cepat dalam chat, dilengkapi dengan progress bar untuk melihat kecepatan unggah dan unduh video.

Pilih Lokasi Penyimpanan Gambar dan Video dari BBM – Pengguna mendapatkan kontrol penuh di mana mereka mau menyimpan foto dan video yang diterima dari aplikasi BBM, bisa di galeri smartphone Anda ataupun di folder lain. (red)

Ciptakan Kreasi Tanpa Batas dengan Printer Multifungsi A3

0
Wooden board empty table top on of blurred background. Perspective brown wood table over blur in coffee shop background - can be used mock up for montage products display or design key visual layout.

Jakarta, Biskom– Kebutuhan cetak semakin beragam. Tidak hanya untuk cetak dokumen, saat ini perangkat printer dituntut dapat mencetak dengan berbagai macam ukuran dan jenis kertas. Canon melalui pt. Datascrip sebagai authorized distributor Canon di Indonesia menghadirkan printer multifungsi (cetak, scan, dan copy) ukuran A3, PIXMA TS9570. Printer ini dibekali dengan teknologi nirkabel, Auto Document Feeder (ADF), serta beragam fitur canggih dan menarik untuk kemudahan dan kebebasan berkreasi.

Meskipun dapat mencetak ukuran A3, Canon PIXMA TS9570 hadir dengan bentuk dan desain yang ringkas sehingga mudah diletakkan di kantor, ruang kerja, atau salah satu sudut ruang di rumah. Layar sentuh berukuran 4,3 inci pada panel yang bisa ditekuk semakin memudahkan pengguna saat pengoperasian. Printer ini memiliki dua tempat pengisian kertas sehingga dapat menampung lebih banyak, yaitu hingga 200 lembar kertas ukuran A4 (100 lembar dari penampung kertas bagian belakang, dan 100 pada pada baki bagian dalam). Baki bagian belakang dapat menampung kertas dengan berbagai ukuran, seperti kartas foto ukuran 4×6 inci, untuk cetak foto instagram 5×5 inci, cetak ukuran kartu nama, hingga cetak foto borderless ukuran A3.

PIXMA TS9570 dilengkapi Automatic Document Feeder (ADF) yang dapat menampung hingga 20 lembar kertas sehingga proses scan dan copy bisa lebih cepat dan mudah. Melalui ADF ini, tumpukan dokumen besar dapat diringkas menjadi bentuk buklet berukuran A4 atau A5 menggunakan fitur Booklet Layout Copy. Dokumen ukuran A3 juga bisa diperbanyak dengan mudah menggunakan fitur Oversized Copy dengan menggabungkan dua bagian ujung akhir dokumen yang dipindai.

Selain itu, printer ini dilengkapi fitur Auto Duplex Printing yang memberikan kemudahan bagi pengguna ketika mencetak dokumen depan belakang, tanpa perlu membalik kertas secara manual. Selain praktis, tentunya fitur ini dapat menghemat pemakaian kertas.

Dibekali 5 katrid tinta individual dengan sistem Hybrid Ink, printer ini menghasilkan kualitas cetak foto yang tajam dan lebih hidup, bahkan untuk cetak teks, grafik atau tabel pada kertas biasa hasilnya pun tetap detail. Untuk mencetak satu foto 4R tanpa tepi (borderless), PIXMA TS9570 hanya membutuhkan waktu 21 detik, sedangkan untuk mencetak foto A3 borderless sekitar 85 detik.

Proses cetak-mencetak atau mengirim hasil scan ke smartphone atau tablet semakin mudah dengan koneksi nirkabel Wi-Fi. Tersedia juga slot SD Card yang memudahkan cetak foto langsung tanpa perlu terhubung dengan komputer. PIXMA TS9570 juga mendukung aplikasi baru Easy-PhotoPrint Editor (EEP Editor) untuk perangkat iOS, Android, Windows maupun Mac OS. Dengan aplikasi ini, pengguna bisa bebas berkreasi untuk cetak foto dengan berbagai desain layout seperti kalender, kartu ucapan, hingga ratusan pilihan gambar dan bingkai menarik.

PIXMA TS9570 ini juga menyediakan fitur kreatif untuk mencetak scrapbook atau kertas kado dengan pilihan berbagai macam pola desain menarik, tanpa harus terhubung dengan komputer. Selain itu, ada juga aplikasi Nail Sticker Creator untuk membuat stiker kuku rancangan sendiri dengan media sticker nail art.

“Kebutuhan cetak tidak hanya melulu dokumen ukuran A4. PIXMA TS9570 memberikan solusi untuk memenuhi kebutuhan cetak yang beragam, dokumen atau foto ukuran A3, foto format instagram, hingga stiker kuku. Untuk kebebasan berkreasi, printer ini dilengkapi banyak fitur kreatif serta mendukung aplikasi kreatif yang mudah digunakan. Dan fitur Wi-Fi dan ADF membuat proses kerja menjadi lebih mudah dan efisien,” ujar Merry Harun – Canon Division Director pt. Datascrip. (red)

Ismunandar, Dirjen Pembelajaran & Kemahasiswaan Ristekdikti

0

Jakarta, Biskom -Menteri Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi (Menristekdikti) Mohammad Nasir hari ini melantik dan mengambil sumpah jabatan kepada Pimpinan Tinggi Madya Kemenristekdikti. Upacara pelantikan dilaksanakan di Auditorium Gedung D Kemenristekdikti, Senayan, Jakarta, Kamis (29/11).

Pejabat yang baru dilantik saat ini dipilih melalui proses seleksi terbuka sesuai UU ASN Nomor 5 Tahun 2014. Pimpinan Tinggi Madya yang dilantik yaitu Ismunandar sebagai Direktur Jenderal Pembelajaran dan Kemahasiswaan. Ismunandar dilantik menggantikan Intan Ahmad yang telah memasuki masa purna tugas.

Dalam sambutannya Menteri Nasir mengingatkan kepada pejabat yang baru dilantik tersebut untuk melaksanakan tugas sebaik-baiknya dan menciptakan kondisi pekerjaan lingkungan kerja yang baik dengan menjalankan tata kelola pemerintahan yang baik bersama dengan para Dirjen lainnya, Staf Ahli serta pejabat eselon II lainnya di lingkungan Kemenristekdikti terutama di bidang Penjaminan Mutu Pendidikan Tinggi di Indonesia.

“Saya mengingatkan kepada pejabat yang baru dilantik untuk segera berkoordinasi dengan pejabat lainnya sebagai mitra kerja agar tidak hanya menjalankan tugas di bidang pembelajaran dan kemahasiswaan saja tetapi bisa berkontribusi juga dengan tempat lain untuk melanjutkan terobosan-terobosan di bidang penjaminan mutu pendidikan tinggi di Indonesia agar semakin baik dan berkualitas,” ujar Menristekdikti.

Selain itu Menristekdikti mengatakan dalam penyusunan kebijakan-kebijakan yang ada di Kemenristekdikti harus mengacu pada sistem yang telah berkembang saat ini yaitu ‘Cyber Physical System’.

“Seiring berkembangnya ‘Cyber Physical System’ dalam menghadapi era Revolusi Industri 4.0 saat ini, perguruan tinggi di Indonesia akan terkena dampaknya, akan terjadi ‘the death of university’, akan ada kematian suatu perguruan tinggi, maka dari itu inovasi dan kreatifitas harus dilakukan, ‘distance learning’ harus dijalankan dengan baik serta kualitas harus tetap dijaga,” tutur Nasir.

Pada kesempatan ini, Menristekdikti mengucapkan terima kasih atas kerja keras Intan Ahmad selama 3 tahun terakhir dalam upaya meningkatkan akses, kualitas pembelajaran maupun penjaminan mutu pendidikan tinggi.

Selama menjalankan tugas sebagai Dirjen Belmawa (2015-2018), Intan telah berhasil merancang berbagai program terobosan seperti Sistem Pembelajaran Daring (SPADA), Pendidikan Profesi Guru (PPG), Penyetaraan Ijazah Online, Sistem Verifikasi Ijazah Secara Online (SIVIL), Penomoran Ijazah Nasional (PIN), Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL), Sistem Penjaminan Mutu Internal (SPMI), Indonesia Research Education Network (IdREN), dan program terobosan lainnya.

Nasir berharap Ismunandar sebagai Direktur Jenderal Pembelajaran dan Kemahasiswaan bisa melakukan aktifitas yang lebih enerjik karena merupakan darah segar di kementerian serta membuat gairah di Kemenristekdikti untuk lebih baik lagi. Nasir juga meyakini Direktur Jenderal Pembelajaran dan Kemahasiswaan yang baru dapat membuat program-program terobosan lainnya dalam upaya Kemenristekdikti untuk menghadapi era Revolusi Industri 4.0

Ismunandar diketahui mencatatkan prestasi sebagai Guru Besar Termuda di Institut Teknologi Bandung pada usia 38 tahun. Sebelum dilantik sebagai Dirjen Belmawa, Ismunandar merupakan Atase Pendidikan dan Kebudayaan KBRI Washington DC, Amerika Serikat. Peraih penghargaan mahasiswa berprestasi ITB (1992) ini menyelesaikan pendidikan sarjana pada tahun 1992 dari Departemen Kimia ITB. Ismunandar melanjutkan studi doktoral di University of Sydney, Australia dan lulus tahun 1998. (red)

Digitech 2018 : Jadikan Industri TI Tuan Rumah di Negeri Sendiri

0
Ketua Umum Asosiasi Pengusaha Teknologi Informasi dan Komunikasi Nasional (APTIKNAS), Ir. Soegiharto Santoso.

Jakarta, Biskom – Asosiasi Pengusaha Teknologi Informasi dan Komunikasi Nasional (APTIKNAS) dan Asosiasi Cloud Computing Indonesia (ACCI) berkomitmen menjadikan  industri teknologi informasi TI Indonesia menjadi  tuan rumah di  semua sektor dan di semua solusinya. Apalagi Indonesia  memiliki potensi yang sangat besar.

“Untuk mewujudkannya,  kita semua harus berkolaborasi dan bergandengan tangan untuk mengubah mindset kita agar tercapai cita-cita tersebut, karena di era disruptif ini menjadi era shifting ataupun era perubahan yang harus kita raih bersama, sudah bukan jamannya lagi kita saling menjatuhkan, mari kita ubah mindset secara bersama,”  ungkap Ketua Umum APTIKNAS Soegiharto Santoso dalam  penyelenggaraan Digital Technology Indonesia atau Digitech Indonesia, Kamis (29/11).

Deputi Bidang Pemantauan dan Pengendalian BSSN, Mayjen TNI (Mar) Dr. Suharyanto, SE., MM.

Dalam sambutannya, pria yang akrab disapa Hoky menyebutkan,  paling tidak kita yang berada di dalam kegiatan Digitech Indonesia 2018  bisa menjadi penggerak dan kami selalu ingin menjadi mitra pemerintah, tentunya termasuk di bidang regulasi, karena akan banyak sekali peluang-peluan bisnis baru yang besar dan mungkin belum tersentuh dari sisi regulasinya.

Lebih lanjut dikatakan,   “Jangan sampai karena bisnis modelnya baru dan kita mengalami permasalahan dengan hukum. Untuk itulah kami juga berharap pemerintah memberikan payung hukum yang komprehensif agar kita dalam membangun industri 4.0 ini dapat berjalan dengan lancar dan aman demi kemajuan bangsa dan negara Indonesia,” terangnya.

Dalam kesempatan itu,  Hoky menyampaikan ucapkan  terima kasih kepada pihak Kemenkominfo, Kemenperin, BSSN, Wantannas, Bekraf, Wantiknas, FTII, Pandi, Mastel, APJII juga kepada pihak TNI dan Polri serta para sponsor yang telah memberikan dukungan sehingga terselenggaranya kegiatan ini, tentunya termasuk pihak EO nya yaitu PT Antheus Indonesia.

Soegiharto Santoso bersama Brigjen Pol Budi Setiawan dan Vincent Suriadinata.

Dalam seminar tersebut, pemaparan 8 sesi tersebut dilakukan di  masing-masing dengan ruang yang lebih kecil dan dengan jumlah peserta yang lebih sedikit dengan durasi masing-masing sesi selama 2 jam, tentu saja tujuan kami adalah agar para peserta dapat lebih fokus dan memperoleh kesempatan yang lebih luas mendapatkan informasi dari para narasumber yang kompeten di bidangnya.

Adapun kedelapan  sesi yang sangat menarik yaitu Cloud Computing, Blockchain, FinTech dan Smart City, secara paralel di ruang yang berbeda, kemudian dilanjutkan secara paralel lagi yaitu tentang Bigdata, Cyber Security, Artificial Intelligence dan Internet of Things beserta Industry 4.0. (red)

Artikel terkait: Resmi Dibuka, Digitech Indonesia Sambut Revolusi Industri 4.0

Resmi Dibuka, Digitech Indonesia Sambut Revolusi Industri 4.0

0
Ketua Tim Pelaksana Dewan Teknologi Informasi dan Komunikasi Nasional (Wantiknas), Dr. Ing. Ilham Habibie, MBA.

Jakarta, Biskom -Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) yang diwakili Staf Ahli Menteri Bidang Teknologi Herry Abdul Azis bersama  Menteri Perindustrian yang diwakili oleh Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan Industri (BPPI) Kemenperin, Ngakan Timur Antara resmi membuka acara Digital Technology Indonesia atau Digitech Indonesia, di Jakarta Convention Center (JCC), Kamis (29/11).

Acara yang digelar  Asosiasi Pengusaha Teknologi Informasi dan Komunikasi Nasional (APTIKNAS) dan Asosiasi Cloud Computing Indonesia (ACCI), bertema “Digital Transformation & Industry 4.0”. Digitech yang berisi konferensi, pameran yang membahas teknologi yang akan menjadi tren dalam beberapa tahun ke depan.  Acara ini hadir untuk membantu perusahaan untuk memilih dan merencanakan teknologi yang tepat untuk menunjang bisnis mereka sehingga menjadi kompetitif menuju industri 4.0.

Staf Ahli Menteri KOMINFO Bidang Teknologi Herry Abdul Azis.

Ketua Umum APTIKNAS Soegiharto Santoso mengatakan, dalam membangun industi 4.0 bukan  membangun teknologinya, karena teknologinya sudah ada, namun bagaimana kita membangung mindset,  mengubah pola pikir para pucuk pimpinan institusi agar bisnis proses dari bawah dapat berjalan dengan bantuan teknologi.

“Membangun mindset  dalam  menciptakan aplikasi-aplikasi agar menjadi tuan rumah di negeri kita sendiri. Jangan sampai kita kita hanya menjadi pangsa pasar untuk pemain-pemain global, seperti Google, Facebook, Twitter , Youtube dan lain-lainnya,” kata Soegiharto Santoso yang akrab disapa Hoky

Hal ini, Lanjut Hoky, tentu menjadi tantangan sekaligus peluang yang begitu besar. Karenanya,  bangsa ini  harus  mau membantu mengubah mindset anak-anak muda generasi milenial  untuk menciptakan aplikasi-aplikasi khas Indonesia,  yang bermanfaat untuk bangsa ini.

Di sisi lain, masyarakat pelaku industri   juga harus concern terhadap  Cyber Security-nya   dengan melakukan pengecekan rutin di jaringan dan teknologi perusahaan. Selain itu, mengambil beberapa peluang  di Cloud Computing, Blockchain, FinTech, Smart City, Bigdata, Artificial Intelligence, dimana aktivitas semakin mobile, proses bisnis semakin digital. Semuanya  itu diawali dengan mengubah mindset untuk meraih peluang shifting ataupun perubahan pada era industri 4.0.

Transformasi digital

Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan Industri (BPPI) Kemenperin, Ngakan Timur Antara.

Lebih lanjut Hoky menambahkan, jika kita bicara tentang Transformasi digital, maka kita bicara tentang revenue, dalam kesempatan ini saya coba utarakan salah satu contoh saja tentang IoT, sebelum kita bicara teknis, tentu kita membutuhkan konsultan untuk membuat visi baru dengan IoT ini, untuk membantu bisnis prosesnya, kemudian baru kita bicara hasilnya.

“Untuk mengubah agar menggunakan teknologi, terkadang orang akan berpikir bahwa ini cost/ biaya, namun setelah mengetahui bisnis modelnya dan ternyata justru dapat mengurangi biaya, barulah ingin melakukannya,” tuturnya

Namun bisa saja hal itu menjadi terlambat, oleh karena itu kita harus bersama-sama membantu membangun ekosistemnya dan memberikan keyakinan serta memberikan bukti bahwa memanfaatkan teknologi ini ada sesuatu perubahan besar yang kita peroleh. “Dengan IoT kita banyak terbantu dalam banyak hal, bisa untuk pengelolaan sampah, bisa untuk pengelolaan cuaca dan lain-lainnya, mungkin para pemimpin belum mengetahuinya, mungkin juga pemimpin telah mengetahuinya, namun belum berkesempatan melakukan sinergi dengan berbagai pihak terkait,” tutupnya.

Kembali tentang IoT, mungkin sebagian mengetahui juga tentang para calon jemaah haji harus menggunakan gelang logam, yang berisikan data-data identitasnya, antara lain, No Pasport, Kloter, Embarkasi, Bendera dan masih harus menggunakan gelang tambahan lainnya tentang kesehatan serta gelang hotel, tujuannya agar para calon jemaah haji tidak tersesat, coba kita ciptakan IoT dan dipasang GPS, maka akan sangat mudah menemukan calon jemaah haji, mungkin benar biaya akan sedikit lebih mahal, tapi jika dibandingkan dengan manfaatnya tentu sangat layak untuk diciptakan.

Diketahui, dalam seminar Digitech 2018 ini menghadirkan narasumber dari berbagai kalangan. Misalnya dari TNI/Polri antara lain Mayjen TNI (Mar) Dr. Suharyanto, SE., MM., Brigjen Pol Budi Setiawan, Mayjen Pandu Wibowo, Brigjen TNI Mundasir, Kolonel Laut (KH) Eri Kasman, Siswantoro serta Heirna dari Sintel Mabes TNI. (Redaksi)

Artikel terkait: Digitech 2018 : Jadikan Industri TI Tuan Rumah di Negeri Sendiri

Pekan Depan, Cyber Security & Fintech Indonesia 2018 Kembali Digelar

0

Jakarta, Biskom – Tarsus Indonesia menggelar ajang Cyber Security Indonesia (CSI) 2018 dan Indonesia Fintech Show (IFS) 2018 di Jakarta Convention Center (JCC) pada tanggal 5 – 7 Desember 2018.

Cheah Wai Hong, Portfolio Direktur dari Cyber Security Indonesia dan Indonesia Fintech Show mengungkapkan visi ekonomi Indonesia 2020 yang menuju The Digital Energy of Asia menjadi salah satu semangat perusahaan dalam menghadirkan CSI 2018 dan IFS 2018 secara bersamaan.

“Di tengah era teknologi dan digital yang makin berkembang pesat, ketahanan nasional akan keamanan siber sangatlah penting untuk mencegah tindak-tindak kriminalitas dan menjaga keamanan industri-industri teknologi,” katanya dalam siaran persnya, Rabu.

Cyber Security Indonesia 2018 hadir membawa produk dan solusi inovatif dalam ruang lingkup industri keamanan siber dan informasi yang nantinya akan dipamerkan oleh para eksibitor pameran.

Selain pameran, CSI 2018 juga menghadirkan program konferensi selama 3 hari acara berlangsung yang membawa seluruh stakeholders mulai dari regulator hingga end users untuk saling berbagi informasi dan pemahaman terhadap topik-topik hangat seputar industri keamanan siber dan informasi pada tahun ini seperti National Security Focus, Critical Infrastructure Focus, dan Smart City (Industrial IoT) Focus.

Selain itu, CSI 2018 juga mengadakan Jakarta Hacking Competition (JHCom), yang diadakan selama 3 hari dimulai pada tanggal 5 – 7 Desember 2018 di lokasi acara.

JHCom merupakan kompetisi nasional yang membawa tema keamanan siber dengan metode online dan offline.

Kompetisi ini menyuguhkan permainan Capture the Flag (CTF) dan Computer Network Defense (CND).

“Kami berharap CSI 2018 bisa menjadi platform bagi seluruh stakeholders yang ada dalam industri keamanan siber yang dapat memberikan insight, koneksi, serta peluang bisnis baru yang dapat mendukung pemerintah dalam meningkatkan ketahanan keamanan siber nasional,” ujar Cheah.

Melengkapi CSI 2018, Indonesia Fintech Show 2018 juga turut menghadirkan beragam produk dan solusi inovatif pada industri fintech yang akan dibawakan oleh para perusahaan yang berpartisipasi sebagai eksibitor dalam acara ini.

IFS 2018 juga menghadirkan program konferensi dari tanggal 6 – 7 Desember 2018 yang mengumpulkan para financial leaders, policy makers, professionals, innovators, service providers, end users, serta leading industry stakeholders untuk saling membagikan insight dan pandangan mengenai isu-isu penting terkait peraturan dan regulasi pemerintah terhadap industri fintech baik di skala nasional maupun internasional.

Cyber Security Indonesia 2018 didukung oleh Kementerian Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan Republik Indonesia, Kementerian Komunikasi Republik Indonesia,
Kementerian Pertahanan Republik Indonesia, dan Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN). red

Lintasarta, Penyedia Infrastruktur Smart City Terbaik Versi Frost & Sullivan

0

Jakarta, Biskom – Perusahaan konsultan global Frost & Sullivan menganugerahkan Lintasarta penghargaan bergengsi untuk kategori 2018 Indonesia Smart City infrastructure Service Provider of the Year dari Best Practices Awards 2018 di Singapura pada Selasa, (27/11).

Frost & Sullivan memastikan Lintasarta Smart City merupakan layanan yang handal dan diakui di tingkat global. Selain itu, Frost & Sullivan melakukan penilaian secara independen dengan melihat keunggulan dari beberapa indikator kinerja seperti pertumbuhan pendapatan, pangsa pasar dan pertumbuhan saham, kepemimpinan dalam inovasi produk, serta strategi pemasaran dan bisnis strategi pengembangan.

Presiden Direktur Lintasarta Arya Damar mengatakan penghargaan itu menjadi sebuah kebanggan bagi Lintasarta yang telah bekerja keras dan berinovasi dalam membantu berbagai daerah di Indonesia mengimplementasikan layanan Smart City.

“Penghargaan ini merupakan bukti keseriusan Lintasarta dalam memberikan layanan yang terbaik khususnya membantu berbagai kota dan kabupaten di Indonesia mengimplementasikan teknologi untuk mendorong peningkatan layanan publik dan kesejahteraan masyarakat,” ujar Arya.

Menurut Arya, wilayah geografis Indonesia yang luas terdiri dari kepulauan serta pembangunan infrastruktur yang tidak merata menjadi tantangan tersendiri dalam mendorong implementasi Smart City di Indonesia.

“Wilayah Indonesia yang besar mulai dari Sabang hingga Merauke membutuhkan komitmen yang kuat dan layanan infrastruktur ICT handal serta memiliki jaringan yang luas untuk memastikan pembangunan daerah berbasiskan teknologi,” kata Arya.

Saat ini Lintasarta telah melayani lebih dari 2000 perusahaan dalam lebih dari 30 tahun dan sejak 2016 fokus dalam mendukung sektor pemerintahan serta secara konsisten melayani instansi pemerintahan seperti kementerian, lembaga dan badan publik termasuk 76 kota/kabupaten di seluruh Indonesia.

Jumlah ini semakin bertambah dan menjadi kebanggaan bagi Lintasarta dapat berkontribusi dalam upaya memajukan serta menyejahterakan bangsa. “Sebagai contoh kontribusi Lintasarta adalah memberikan jaringan terkoneksi menggunakan media fiber optic (FO) terhadap seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) di Pemerintahan Kabupaten Temanggung menjadikan kegiatan operasional dan layanan lebih efisien, transparan, terintegrasi, dan berkesinambungan,” ujar Arya.

Lintasarta Smart City merupakan solusi end-to-end, yang memiliki enam tahapan implementasi mulai dari pembuatan masterplan, infrastruktur ICT, integrasi data, aplikasi smart city, change management, dan sosialisasi. Melalui kerjasama dengan Lintasarta setiap daerah akan terbantu tidak hanya sampai implementasi layanan tetapi hingga dampak serta kemajuan yang terasa oleh masyarakat daerah.

Lintasarta juga menjadi mitra resmi dari Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemkominfo) dalam menyukseskan program Gerakan Menuju 100 Smart City di Indonesia. Kontribusi Lintasarta dengan hadir ke berbagai daerah bersama Kemkominfo memberikan edukasi dan mengawal tahapan implementasi smart city dengan tepat dan cepat.

Shivaji Das, Partner & Asia-Pacific Managing Director Frost & Sullivan mengatakan, ajang Best Practices Awards 2018 diadakan untuk menghormati dan mengakui perusahaan yang telah mendorong keunggulan dan kemajuan di Asia-Pasifik.

“Kami senang untuk menyoroti implementasi terbaik dan menghormati perusahaan yang telah memiliki keunggulan dalam industri mereka masing-masing. Melalui pengakuan ini, Frost & Sullivan berharap bahwa perusahaan terpilih akan terus unggul dan memacu mereka untuk pencapaian lebih lanjut,” ujar Shivaji.

Sebagai ICT Total Solution Company, Lintasarta memastikan akan terus memberikan kualitas layanan yang terbaik bagi berbagai daerah. Hal ini menjadi fokus utama Lintasarta untuk mendorong implementasi smart city hingga menjadi smart nation di Indonesia. (red)

Menristekdikti Resmikan Laboratorium Honeywell UGM

0

Jakarta, Biskom – Menteri Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi (Menristekdikti) Mohamad Nasir meresmikan Honeywell UGM Connected Laboratory di Fakultas Teknik Universitas Gadjah Mada (UGM) Yogyakarta pada Rabu (28/11/2018). Laboratorium canggih ini memiliki sistem otomatis yang menghubungkan tiga perguruan tinggi negeri.

Dalam pembangunan Honeywell Lab, UGM menggandeng perusahaan teknologi Honeywell. Sebelumnya, Honeywell Lab sudah ada di Institut Teknologi Bandung (ITB) dan Universitas Indonesia (UI). Kini laboratorium di tiga perguruan tinggi tersebut terhubung dan berbagi sumber daya melalui teknologi canggih yang disediakan.

Dalam sambutannya, Menristekdikti mewakili Presiden Joko Widodo memberikan ucapan selamat atas dibangunnya laboratorium yang dapat menghubungkan tiga perguruan tinggi. “Saya merasakan dunia pendidikan tinggi hanya asyik dengan dirinya sendiri dan tidak mau berkolaborasi. Melalui laboratorium ini nantinya dapat terjadi kolaborasi dan menciptakan inovasi baru”, tutur Menristekdikti.

Selain itu, Mohamad Nasir juga menyampaikan bahwa Laboratorium Honeywell dapat meningkatkan daya saing melalui learning process dan innovation. “Negara disebut pemenang bukan karena banyak sumber daya alamnya, bukan juga karena banyak penduduknya, tapi negara pemenang adalah yang punya banyak inovasi,” ujarnya.

Menristekdikti menyampaikan, di era Revolusi Industri 4.0, kita perlu memikirkan bagaimana menghadapi bonus demografi. Sumber daya manusia, jika tidak dimanfaatkan dengan baik maka akan menjadi bumerang.

“Kita perlu meningkatkan daya saing generasi saat ini agar lebih kompetitif di mata dunia. Caranya dengan proses belajar yang baik dan bagaimana menciptakan inovasi. Salah satunya dengan media laboratorium Honeywell ini,” pungkas Menristekdikti.

Pada kesempatan itu, Wakil Rektor UGM, Djagal Wiseso Marseno menuturkan, adanya kerjasama dengan Honeywell menjadikan program yang dirancang dan didesain agar menarik untuk mahasiswa datang ke kampus bisa melakukan inovasi, menuangkan kreatifitas, jembatan antara universitas, industri, kemudian birokrasi hingga komunitas nantinya.

“Perpaduan antara empat stakeholder yang dituangkan kedalam sebuah produk yaitu software. Nantinya Honeywell bisa menjadi Honeymoon antara empat stakeholder, antara universitas, industri, birokrasi, dan komunitas”, tutur Djagal.

Perwakilan Honeywell Indonesia, Sigit Yustinus mengharapkan agar jerih payah dan investasi yang dilakukan bersama dapat menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari perguruan tinggi dan memberikan manfaat bagi calon insinyur Indonesia.

Yustinus menjelaskan, Laboratorium Honeywell dilengkapi dengan platform Experion PKS Orion serta perangkat Augmented Reality dan Virtual Reality, untuk membantu mempelajari beragam aktivitas industrial yang rumit melalui proses simulasi seperti pengendalian dan alat dalam resiko tinggi.

Selain itu, teknologi Honeywell di UGM ini bermuara pada konektivitas cyber, yang akan memberikan kemampuan bagi para mahasiswa serta dosen untuk mensimulasi beragam proses industri hingga tahap ke pembuatan sistem baru, termasuk perangkat lunak. (red)