BISKOM, Jakarta – Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Nasional (UNAS) dan Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) Pers Indonesia saat ini sedang menjajaki kemungkinan kerjasama pelaksanaan Sertifikasi Kompetensi Wartawan bagi mahasiswa Ilmu Komunikasi UNAS.

Pertemuan antara pihak FISIP UNAS dan LSP Pers Indonesia berlangsung di kantor LSP Pers Indonesia pada hari Rabu, (2/2/2022) sore.

Sekretaris Program Studi Ilmu Komunikasi FISIP UNAS, Nursatyo, S.Sos., M.Si. bersama Kepala Laboratorium Fotografi Ilmu Komunikasi FISIP UNAS, Umar Fauzin Bahanan, S.Sos., M.Si. hadir langsung pada pertemuan untuk membahas rencana kerja sama dengan Ketua LSP Pers Indonesia Hence Mandagi dan Ketua Dewan Pengarah LSP Pers Indonesia Soegiharto Santoso, didampingi Manajer Administrasi Tri Cahyandi dan Manajer Pemasaran Meytha Kalalo.

Pembahasan itu terkait sistem dan mekanisme pelaksanaan sertifikasi wartawan untuk mahasiswa melalui LSP Pers Indonesia.

Selain itu dan penggunaan Standar Kompetensi Kerja Khusus Wartawan sebagai modul pelatihan pers bagi mahasiswa FISIP UNAS juga turut dibahas dalam pertemuan ini.

“Standar Kompetensi Kerja Khusus Wartawan ini dapat digunakan sebagai modul atau silabus dalam diklat pers bagi mahasiswa. Agar sertifikat yang nanti diterbitkan pihak UNAS bisa digunakan sebagai syarat dokumen mengikuti sertifkasi kompetensi wartawan,” kata Hence Mandagi usai pertemuan di kantor LSP Pers Indonesia.

Mahasiswa yang mengantongi Sertifikat pelatihan berbasis SKK Khusus Wartawan itu, menurut Mandagi, dapat mengikuti SKW dengan metode uji kompetensi observasi karena belum berpengalaman.

Pada kesempatan yang sama, Sekretaris Program Studi Ilmu Komunikasi FISIP UNAS, Nursatyo mengatakan, pihaknya akan mengundang LSP Pers Indonesia untuk menindaklanjuti rencana kerja sama tersebut.

“Di kampus kami sudah ada beberapa LSP yang menjalin kerjasama sertifikasi. Dan khusus untuk bidang wartawan belum. Makanya kami menjajaki kerja sama dengan pihak LSP Pers Indonesia,” ujar Nursatyo.

Sementara itu, Umar Fauzin Bahanan Dosen Ilmu Komunikasi UNAS yang juga berprofesi sebagai wartawan senior di Televisi Nasional ini menyambut positif rencana LSP Pers Indonesia mengadakan pelatihan asesor, dan membolehkan dosen FISIP UNAS ikut bersama dengan asesor dari kalangan wartawan.

Dia mengatakan, pihaknya siap mengikuti pelatihan asesor penguji kompetensi yang akan dilaksanakan Badan Nasional Sertifikasi Profesi melalui LSP Pers Indonesia.

Untuk memantapkan rencana kerjasama ini, pihak FISIP UNAS akan mengundang jajaran LSP Pers Indonesia untuk melihat dan bertemu langsung dengan pimpinan pengembangan Program Studi FISIP UNAS.

“Kami siap memenuhi undangan untuk berkunjung ke kampus FISIP UNAS,” ujar Soegiharto Santoso menanggapi undangan dari pihak UNAS. (Juenda)

Arikel Terkait:

BNSP Saksikan Langsung SKW Perdana LSP Pers Indonesia

LSP Pers Indonesia Jalani Proses Asesmen Penuh oleh BNSP

LSP Pers Indonesia dan BNSP Lahirkan 20 Asesor Kompetensi Angkatan Pertama Bidang Pers di Indonesia

Kongres Pers Indonesia 2019 Berjalan Sukses dan telah terbentuk Dewan Pers Indonesia

Lasman Siahaan Resmi Jabat Ketua Sekber Pers Indonesia Definitif

Disahkan Kemenkumham, LSP Pers Indonesia Jawaban Keresahan Wartawan Soal UKW

SPRI Surati Kepala Daerah dan Menteri Terkait UKW dan Verifikasi Media

Tedjo Edhy Purdijatno: Koordinasi Selesaikan Masalah Bangsa

Membanggakan, Ketua MA Raih Anugerah Sebagai Pemimpin Perubahan

Ketua MA: Lembaga Peradilan Siap Terapkan Sistem Peradilan Elektronik

Hasbi Dilantik sebagai Sekretaris MA

Ketua MA Pastikan Tidak Ada Larangan Foto-Rekam di Sidang

Ketua MA Hatta Ali Melantik Tiga Ketua Muda Pada Mahkamah Agung RI

Syarifuddin Dilantik Sebagai Ketua MA

Presiden Jokowi Puji Keberhasilan Mahkamah Agung

Ketua MA Tekankan Pentingnya Integritas Kepada Para Ketua Pengadilan Tinggi

Ketua MA Tunjuk Andi Samsan Nganro Jubir Baru, Dan Sesalkan Berita Yang Tidak Update

Peran UU Contempt of Court Dalam Perlindungan Kekuasaan Kehakiman Yang Mandiri dan Bebas Dari Segala Pengaruh dan Ancaman

Johanis Tanak Lulus Uji Kompetensi Calon Pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Jilid V

MA Kabulkan Kasasi Syafruddin Arsyad Temenggung, Terdakwa Kasus BLBI.

Tolak PK Baiq Nuril, MA Tegaskan Tak Ada Maladministrasi

loading...