Home Blog Page 911

Taitra dan TAMI Ramaikan Pameran Plastic & Rubber Indonesia 2014

0

Taitra-Tami-Biskom

TAIWAN External Trade Development Council (TAITRA) dan Taiwan Association of Machinnery Industry (TAMI) membuka Taiwan Excellence Buyers Lounge di Pameran Plastic & Rubber Indonesia 2014 yang diikuti berbagai industri machinery se-Asia Tenggara selama 4 hari, mulai 19-22 November 2014 di JIEXPO Kemayoran, Jakarta.

Menurut Director Taitra Jakarta, Tony Lin, Buyers Lounge ini akan menjadi ruangan yang nyaman para mitra perusahaan Taiwan di Indonesia dalam melakukan diskusi bisnis ataupun menjalin kerjasama di tengah ramainya pameran mesin yang bising dengan suara-suara mesin. Untuk menambah kenyaman, diruangan ini juga tersedia minuman, makanan hangat dan live music.

“Fasilitas ini bisa dimanfatkan oleh 72 perusahaan Taiwan yang mengikuti pameran ini dalam melakukan transaksi bisnis dengan 300 buyer yang diundang. Jadi tidak harus bertransaksi di booth tetapi mereka bisa membawanya ke ruangan yang nyaman dan jauh dari suara mesin ini,” ujar Tony, di Jakarta (19/11).

Taitra-Tami-Biskom-1Sementara itu, Director of Economic Division, Taipei Economic and Trade Office Indonesia, Y.C Tsai, merasa senang dengan kerjasama yang dilakukan Taiwan Excellence Campaign dengan TAMI dalam mendukung perusahaan Taiwan dan konsumen Indonesia untuk membentuk hubungan bisnis yang lebih baik lagi di industri machinery.

“Indonesia adalah mitra perdagangan yang penting bagi Taiwan. Sejak 4 tahun lalu menggelar kampanye Taiwan Excellence yang dimulai dengan produk-produk teknologi informasi (TI), kemudian berkembang ke produk entertainment, fashion, medical, dan home appliances telah mendapat sambutan yang baik dari konsumen Indonesia. Hal ini tentunya membuat Taiwan ingin semakin menjalin hubungan lebih erat lagi dengan memperkenal industri lainnya, termasuk industri machinery yang hari ini dipamerkan,” papar Tsai.

Ia pun menjamin bahwa produk-produk machinery dari Taiwan ini bukan hanya memiliki kualitas terbaik, tetapi juga ditwarkan dengan harga yang kompetitif.

Di kesempatan ini salah satu peserta pameran yaitu Fu Chun Sin Machinery Manufacture (FCS Group) menyampaikan rasa gembiranya menjadi bagian dari Taiwan Excellence yang didukung oleh Departemen Ekonomi, Taiwan (MOEA) dan Biro Perdagangan Luar Negeri (BOFT). Dengan keikut sertaannya ini diharapkan mesin injection moulding yang diproduksinya semakin banyak dikenal dan digunakan oleh industri Indonesia.

FCS merupakan pembuat injection moulding yang berkantor pusat di Taiwan sejak 40 tahun lalu dan memiliki service yang tersebar di 30 lokasi di China dan secara global 70 tempat. Di Indonesia sendiri sudah sekitar seribuan unit yang dipakai dengan memberikan layanan sejak 30 tahun lalu. •

FUJIFILM X100T: Generasi Ketiga, Lebih Canggih

0

FUJIFILM X100T-12014 menjadi tahun yang semarak bagi Fujifilm. Di tahun ini, cukup banyak produk yang dikeluarkan perusahaan tersebut ke pasar Indonesia. Bahkan menjelang akhir tahun pun, Fujifilm masih meluncurkan kamera mirrorless terbaru.

Kamera baru yang bernama X100T tersebut merupakan kamera saku premium berukuran ringkas. Ya, dilihat dari namanya, X100T adalah generasi ketiga dari seri X100 X100S yang sangat populer di kalangan fotografer amatir dan profesional.

Memang tak banyak perubahan yang dibawa X100T secara fisik. Masih mengusung desain retro ala kamera rangefinder, kemasannya juga terlihat mirip dengan X100s. Terlebih, lensa yang dibawanya tidak berubah dengan tetap mengandalkan lensa Fix Fujinon 23mm berdiafragma F2.0. Tapi jika diperhatinkan lebih seksama, ternyata ring lensanya kini bisa digunakan mengatur diafragma hingga 1/3 stop. Selain itu tombol putar untuk kompensasi exposur juga ditambah hingga pengaturan ±3 EV.

Secara spesifikasi ada sejumlah perubahan. Kamera ini memang masih mengandalkan sensor X-Trans CMOS II berukuran APS-C yang digunakan generasi sebelumnya. Namun, ada peningkatan ISO yang kini mencapai ISO 51200. Kecepatan rana juga lebih cepat dengan kecepatan maksimum 1/32000 detik. Ini tentunya lebih baik dibandingkan X100s yang memiliki ISO maksimum ISO 25600 dengan kecepatan rana kamera yang terbatas hanya hingga 1/4000 detik.

FUJIFILM X100T-2Fujifilm juga melakukan pembaharuan pada jendela bidik (viewfinder), dengan menyatukan tampilan viewfinder optikal dan digital dalam satu jendela bidik. Jadi Anda bisa mengintip gambar nyata seperti di viewfinder optikal, dengan tambahan jendela kecil yang berupa intipan gambar digital di bawahnya.

Peningkatan lain adalah disertakannya 7 tombol Fn yang dapat disesuaikan fungsinya, kemudian resolusi layar LCD di belakang yang kini menjadi 1 juta titik, rana elektronik hingga 1/32000 detik (tercepat saat ini), serta simulasi film Classic Chrome baru. Selain itu Fujifilm juga menambahkan fungsi WiFi untuk memudahkan perpindahan gambar dari perangkat mobile lain seperti smartphone atau tablet.

Bersamaan dengan X100T, Fujifilm juga memperkenalkan dua lensa baru Fujifilm yaitu Fujinon XF50-140mm f/2.8 R LM OIS WR serta XF56mm f/1.2 R APD.

Fujifilm X100T mulai tersedia bulan November 2014 dalam pilihan warna hitam dan silver. Untuk harganya, Fujifilm membanderol US$ 1299.95 atau sekitar Rp. 15 Juta. •

KOMPOL ERWIN HARTA DINATA: TI Bantu Pelihara Keamanan Masyarakat

0

Penggunaan Teknologi Informasi (TI) di berbagai instansi pemerintah maupun swasta saat ini sudah tidak bisa ditawar-tawar lagi. Begitu pula di tubuh Kepolisian RI. Dalam mendukung pelaksanaan tugas-tugasnya sebagai penegak hukum, penggunaan komputer dan akses internet adalah keharusan.

Erwin-BiskomDI TINGKAT Polisi Resort (Polres), penggunaan TI terbukti membantu memelihara keamanan dan ketertiban di masyarakat. Seperti disampaikan Wakil Kepala Polisi Resort (Wakapolres) Semarang, Komisaris Polisi (Kompol) Erwin Harta Dinata SIK, MH, Msc.Eng, tugas Polisi sesuai yang diamanatkan dalam Undang-undang (UU) tidak hanya menjadi pemilihara keamanan dan ketertiban masyarakat saja, tetapi juga ada dua hal penting lainnya, yaitu sebagai pelindung dan mengayomi masyarakat, serta melaksanakan penegakkan hukum.

“Tiga hal yang diamanatkan UU tersebut dalam pelaksanaan tugas, kami melalui pendekatan preemtif, preventif dan respresif, yang telah disinergikan atau dibantu dengan TI,” ujar Erwin yang sebelumnya menjabat Kasi STNK di Direktorat Lalu Lintas di Polda Jawa Tengah ini.

Dipaparkannya, cara preventif dalam pencegahan tindak pidana diemban oleh Samapta Bhayangkara (Sabhara), yang dalam kegiatan patroli dan pengawalan menggunakan mobil-mobil patroli kepolisian telah dilengkapi global positioning system (GPS). Hal ini dilakukan untuk memudahkan pemantauan aktivitas anggotanya dalam melakukan patroli.

Kemudian di bidang preemtif, salah satunya dengan memanfaatkan website sebagai corong untuk melaksanakan pembinaan ataupun pengarahan kepada masyarakat. “Melalui website ini berbagai informasi kepolisian dapat dengan mudah diakses dan masyarakat juga dapat memberikan masukan ataupun saran melalui website ini,” terang Kompol lulusan Akademi Polisi tahun 1999 ini. Sedangkan tindakan respresif terkait dalam penegakan hukum menggunakan TI adalah melacak keberadaan seseorang ataupun pelaku tindak pidana melalui perangkat seluler ataupun alat komunikasinya.

Hal umum yang paling terasa manfaat penggunaan TI di Kepolisian oleh masyarakat kota Semarang sebagai kota kelima terbesar di Indonesia ini adalah dengan adanya layanan pembuatan SIM yang cepat dengan tersedianya layanan SIM keliling menggunakan mobil dilengkapi komputer, kamera digital, perekam sidik jari, dan pencetak kartu SIM yang datanya diproses memanfaatkan satelit. Dengan adanya SIM Keliling ini masyarakat tidak perlu datang ke kantor Samsat untuk memperpanjang SIM ataupun STNK.

Meski banyak manfaat yang dirasakan dengan penggunaan TI di kepolisian, namun penggunaan  TI masih dirasakan belum maksimal di lingkungan Polres karena berbagai kendala anggaran hingga Sumber Daya Manusia.

Erwin-Biskom-1Diakuai pria kelahiran Jakarta, 2 Juni 1978 ini, ada perangkat TI yang dimiliki pusat tetapi tidak dimiliki Polres. Hal ini disebabkan penanganan kasus-kasus yang cukup besar seperti terorisme ataupun kejahatan yang berimplikasi besar langsung ditangani Mabes Polri atau Polda. “Tetapi tidak menutup kemungkinan kami pun di Polres dihadapi kasus yang juga berimplikasi besar, sehingga membutuhkan teknologi dan perlengkapan yang sama. Bila hal ini terjadi, kami biasanya melakukan koordinasi dengan pusat atau Mabes Polri,” papar Master program Transportation Engineering and Environment dari New Castle University, Inggris ini.

Mengawali dinas di Brimob, Kelapa Dua, Depok, pehobi olah raga bulu tangkis, golf dan renang ini dalam posisinya sebagai Wakapolres Semarang lebih dominan melakukan pembinaan anggotanya, baik itu bersikap, bertindak, melayani masyarakat dan memahami aturan-aturan dalam melaksanakan tugas.

Lebih lanjut, simak wawancara BISKOM dengan Erwin Harta Dinata yang telah 15 tahun dinas di kepolisian ini.

Sudah sejauh mana penerapan TI di lingkungan Polres Semarang?
Jaringan internet di Polres Semarang saat ini sudah sangat memadai. Kami juga menggunakan CCTV yang terpasang di 12 titik di kantor Polres Semarang. Dengan adanya kamera ini, saya dan Kapolres bisa memantau kantor hanya melalui smartphone Android, dimana saja dan kapan saja. CCTV ini juga akan merekam semua kegiatan yang terjadi selama dua minggu belakakangan sehingga bila ada masalah atau terjadi sesuatu di Polres bisa diketahui dengan cepat. Sedangkan untuk di Reskrim sendiri komputer yang digunakan sudah menggunakan sistem LAN. Jadi apapun yang dilakukan oleh penyidik dalam melakukan pemeriksaan berkas langsung terkoneksi, sehingga Kasat Reskrim maupun Kapolres bisa memantau apa yang dilakukan penyidik dan sejauh mana kasus-kasus tersebut berjalan.

Dengan adanya fasilitas TI ini apakah dapat menurunkan tindak kriminal yang terjadi di wilayah Semarang?
Untuk mengetahui pemanfaatan TI telah menurunkan tindak kriminal yang terjadi perlu dilakukan survei mendalam terlebih dahulu. Tapi pastinya, proses ataupun sistem TI yang sudah kami gunakan ini sangat membantu sekali dalam pelaksanaan tugas-tugas kami.

Seperti halnya pelanggaran dan kejahatan di dunia nyata, kita juga menghadapi kejahatan yang sama di dunia maya. Sebut saja perjudian online, penjualan narkotika, anak dan perempuan secara online, bullying, pemerkosaan dan pembunuhan yang berawal dari penggunaan sosial media yang salah serta lain sebagainya. Bagaimana Anda mempersiapkan polisi-polisi yang tangguh dalam menghadapi kasus-kasus ini?   
Ini sudah masuk ranah cyber crime. Memang kalau dilihat sekarang ini sosial media atau internet bukan lagi merupakan barang baru. Jangankan kepolisian, siswa SMP saja sudah banyak yang menggunakan internet untuk bersosial media sehingga internet sekarang ini juga rawan digunakan untuk hal-hal yang melanggar hukum ataupun tindak kriminal.

Cyber crime sendiri masuk dalam tindak pidana tertentu sehingga penanganannya juga diperlukan perhatian dan keahlian khusus. Agar anggota memahami cyber crime, setiap bulannya sesuai Rencana Program Pendidikan (Renprodik) yang ada, di Pusdik Reskrim yang terletak di Mega Mendung mengadakan kursus atau pelatihan terkait cyber crime ini. Setiap bulannya dari tiap-tiap Polda seluruh Indonesia juga diwajibkan mengirimkan perwakilannya untuk mengikuti pelatihan tersebut agar bisa mengungkap kejahatan-kejahatan yang menggunakan internet. Kemudian anggota perwakilan tadi diwajibkan menginformasikan kepada rekan-rekannya yang lain agar juga bisa memahami cyber crime, atau lebih di kenal dengan “Snowball Process”.

Berkaitan dengan tugas Anda yang lebih banyak melakukan pembinaan kepada anggota, apa yang menjadi penyebab masih adanya kenakalan atau penyimpangan yang dilakukan anggota Polri?
Jujur saja semuanya itu kembali pada masalah kesejahteraan. Tidak bisa dipungkiri walaupun sekarang ini sudah jauh lebih baik dibanding beberapa waktu lalu, karena  adanya remunerasi, tetapi dilihat dengan faktanya sekarang ini masih dirasakan kurang. Akhirnya mereka mencoba melakukan pelanggaran-pelanggaran untuk mendapatkan pemasukan dari tempat lain, baik itu terlibat narkoba ataupun melakukan pemerasan dan pungli. Namun tidak semua anggota seperti itu, masih banyak Polisi yang berperilaku bersahaja dan hidup sederhana.

Lalu bagaimana menanamkan keprofesionalan itu sendiri kepada anggota?
Untuk merubah mindset anggota agar bisa menjadi anggota Polri yang bisa melaksanakan tugasnya secara profesional, hal pertama yang kami lakukan adalah banyak melakukan kegiatan-kegiatan pembinaan rohani dua kali dalam seminggu. Kedua, setiap pelaksanaan apel pagi maupun apel siang tidak ketinggalan menyanyikan lagu-lagu Mars Polri dan Mars Polda Jawa Tengah untuk selalu mengingatkan tugas dan peran mereka sebagai penegak hukum.

Beberapa anggota juga ditunjuk untuk mengucapkan Tribata dan Catur Prasetya sebagai pedoman Polri dalam melaksanakan tugas. Selain fungsi pembinaan tadi juga ada fungsi operasional diantaranya Lalulintas, Reserse dan Intel. Untuk itu, setiap tiga bulan sekali ada yang namanya pelatihan peningkatan kemampuan fungsi teknis. Dalam pelatihan ini kami memanggil instruktur atau anggota-anggota yang lebih terlatih  untuk melatih dan meningkatan kemampuan fungsi teknis, kemudian untuk meningkatkan fungsi keahlian setiap enam bulan sekali dilaksanakan pelatihan menembak.

Di masa pemerintahan baru sekarang, Presiden Jokowi berjanji untuk menaruh perhatian lebih terhadap pertahanan dan keamanan negara. Bagaimana harapan Anda untuk kemajuan Kepolisian Indonesia?  
Kalau di bidang pertahanan itu sebetulnya peran TNI sedangkan Polisi di bidang keamanan. Sangat jelas sekali dalam salah satu program pemerintahan baru ini di dalam Nawa Cita menyebutkan salah satu poinnya akan memperbaiki sistem penegakan hukum sehingga memberikan keadilan bagi masyarakat. Ini tentunya berkaitan sekali dengan tugas Kepolisian.

Jadi tentu saja diharapkan pemerintahan Presiden Jokowi bisa mewujudkan pemenuhan ataupun peningkatan kesejahteraan anggota, yang saya rasa tidak hanya di Kepolisian saja tetapi juga di TNI. Selain itu, jika di TNI pemerintah berencana memperkuat atau menambah alat utama sistem persenjataan (alutsista), maka diharapkan pemerintah juga melakukan investasi di Kepolisian dengan cara pemenuhan perlengkapan-perlengkapan yang mendukung pelaksanaan tugas. Diantaranya perangkat TI, peremajaan kendaraan patroli serta sarana dan prasarana lainnya yang dibutuhkan Polri. •ANDRI

Artikel Terkait:
BNPT mendukung PBB memerangi ancaman penyebaran Violent Extremism
Luncurkan Buku, Petrus Golose Ungkap Aktivitas Teroris di Internet
PETRUS REINHARD GOLOSE: Bahaya! Teroris Kembali Intai Cyberspace
SIDNEY JONES: Blokir Situs Bukan Solusi Cegah Radikalisme
Polri, TNI dan Kejaksaan Bersinergi Tanggulangi Terorisme
Petrus Reinhard Golose: BNPT Upayakan Indonesia Bebas Dari Terorisme

APKOMINDO Optimis Teror Bom Tak Ganggu Bisnis TI
Komjen Anang Iskandar: “4 Juta Pecandu Tanggung Jawab Saya”
Penyegaran Tugas, Polri Rotasi Sejumlah Jabatan
Nanan Soekarna Dilantik Menjadi Wakapolri
Kapolda Jawa Timur, Anton Bachrul Alam: Optimalkan TI Untuk Layani Masyarakat
Petrus Golose Raih Gelar Doktor
Kombes Rycko Raih Doktor UI Ke 7
Aris Budiman, Anggota Polri Kembali Raih Doktor UI
Benny Jozua Mamoto, E-Terrorism Butuh Penanganan Khusus
Dengan TI Polri Janjikan Pelayanan Cepat
Polda Metro Optimalkan Layanan Website
Narkoba: Menggiurkan Tapi Mematikan
Sambodo Purnomo Yogo: Dengan TI, Polisi Tingkatkan Citra dan Kinerja
Fungsi Kepolisian Dalam Penegakan HKI
Bintara Polda Metro Jaya Raih Sertifikat Komputer Forensik
Hindari Bisnis Dari Permasalahan Hukum
29 Mobil Patroli Polisi Dipasangi GPS
Polri Siap Amankan Pemilu 2009
Ketika BIN Memantau JEJARING SOSIAL
UU HAKI Tekan Kerugian Negara
Badan Cyber Nasional Siap Amankan Informasi Cyber
AKBP Yakub Dedy Karyawan: Sistem Tilang Elektronik Siap Diberlakukan
KOMPOL ERWIN HARTA DINATA: TI Bantu Pelihara Keamanan Masyarakat
BISKOM – Polri Sosialisasikan Permasalahan Hukum TI
Kuatkan Energi Digital Indonesia, Pemerintah Siapkan Sejumlah Kebijakan

ADVAN BARCA SERIES, Gadget Pecinta Sepakbola

0

ADVAN BARCA TAB silverSETELAH melewati penantian yang cukup panjang, seri terbaru Advan Barca kini siap dipasarkan. Sebagai produk yang tengah dinanti oleh jutaan fans Barca di Indonesia, Advan Barca hadir dengan dalam dua seri: tablet dan smartphone.

Advan Barca series ini diproduksi dengan berpijak pada perpaduan keunggulan Barcelona yakni kecepatan, kekuatan serta kemampuan performa dan ketahanan yang tinggi.

Tablet Advan Barca Tab memiliki dimensi layar 7 inch berteknologi IPS Screen 1280 x 800, yang menjadikan tablet ini terasa nyaman dan bisa digenggam dengan menggunakan satu tangan. Mengandalkan kekuatan processor Octacore 1,7 GHz Mediatek 8392 dan kemampuan High Performance Graphic Processor Unit MALI 400, tablet ini mampu menyuguhkan performa yang prima ketika penggunanya menikmati fasilitas multimedia baik itu photo, video bahkan game berat sekalipun.

Selain ditopang oleh kekuatan processor yang maksimal, seri Tablet Advan Barca yang mengusung tagline ‘Absolute Speed’ ini juga telah menggunakan sistem operasi terbaru Android Kit Kat dengan memory RAM 1 GB DDR. Tablet ini juga memiliki Dual Cam (Rear 8 megapiksel, Front 5 megapiksel).

Sedangkan untuk seri lainnya berupa Advan Barca Smartphone 5 Inch yang mengusung tagline “Absolute Speed”. Smartphone yang berdimensi layar IPS Screen 1280 x 720 berukuran 5 inci ini ditopang oleh dapur pacu processor Octacore 1,4 GHz Mediatek 6592. Kecepatannya memudahkan kita untuk menjalankan sistem secara sempurna. Sebagai jajaran smartphone handal, Advan Barca Smartphone 5 Inch dilengkapi oleh sistem operasi Android Kit Kat, RAM 1 GB DDR 2 dengan ketahanan baterai 2300 mAh.

Fitur kamera yang diusung menjadi kelebihan tersendiri, karena telah Advan menggandeng Sony, yang terkenal akan kualitas teknologi imagingnya. Advan Barca Smartphone 5 inci menggunakan teknologi Dual Camera Sony IMX 219 dengan CMOS Sensor (Rear 8 megapiksel, Front 8 megapiksel). Keunggulan dari kamera tersebut mampu menghasilkan gambar dengan resolusi yang tinggi dengan hasil yang sempurna walau dalam kondisi cahaya yang rendah.

Fasilitas yang bisa didapatkan dari kameranya diantaranya kemampuan “Finger V Gesture”, “Smile Detection” dan “Voice Camera” yang memudahkan penggunanya untuk berselfie maupun groufie dengan lebih mudah.

Saat ini Advan mengadakan pre order Barca Series melalui Blibli.com. Advan Barca Tab dan Barca Smartphone dipasarkan dengan harga Rp. 1.999.000. •

Infor Industry Forum Hadir Pertama Kali Di Asia Tenggara

0

infor-biskom-1SEJAK didirikan tahun 2003, perusahaan penyedia aplikasi dan layanan jasa korporasi, Infor, mendapat sambutan hangat oleh masyarakat di tengah persaingan bisnis yang ketat. Salah satunya Indonesia.

Pada bulan november ini, Infor menghadirkan sebuah kegiatan yang ditujukan untuk para pelanggan dan mitra mereka di seluruh Asia Tenggara. Kegiatan yang bertajuk “Infor Industry Forum” adalah kegiatan pertama yang diadakan di wilayah Asia Tenggara. Indonesia menjadi Negara pertama yang berkesempatan untuk mengadakan event ini.

Infor Industry Forum kali ini lebih memfokuskan pada industri-industri yang penting seperti industri manufaktur, logistik, fesyen, otomotif, dan pengolahan makanan minuman (F&B).

Infor juga memiliki pendekatan yang berbeda dengan menyediakan solusi terintegrasi yang memenuhi kebutuhan spesifik industri termasuk diantaranya manufaktur, otomotif, makanan dan minuman, logistik, manufaktur garmen dan tekstil.

infor-biskom-2Helen Masters, Vice President, Sales, ASEAN, di Hotel Shangri La Jakarta (20/11) mengatakan, “Infor Industry Forum merupakan kesempatan untuk pengembangan profesional dan wadah untuk berbagi pengetahuan yang akan membantu berbagai industri penting di kawasan ini agar memperoleh hasil yang maksimal dari perangkat lunak korporasi yang mereka gunakan dan kami juga memberikan pencerahan mengenai teknologi Cloud.”

Inovasi-inovasi dari Infor juga tidak lupa dipamerkan pada kegiatan ini. Dengan interface pengguna yang lebih intuitif dan user friendly dimana dapat memberikan solusi modern, memungkinkan perusahaan di Asia Tenggara untuk berinovasi dan tetap kompetitif.

Helen menambahkan, “Dengan Infor Industry Forum, kami menghubungkan para pemimpin bisnis dengan terobosan perangkat lunak terbaru yang dapat membawa bisnis mereka ke tingkat yang lebih tinggi dan daya saing yang lebih unggul,” tutup Helen.

Setelah Jakarta, Infor Industry Forum juga akan berlangsung di beberapa kota di Asia Tenggara, yakni Singapura, Bangkok, Kuala Lumpur serta Manila. ARIE/M. TAUFIK (foto)

GOOGLE NEXUS 6, Smartphone Android Lollipop

0

Nexus6PERUSAHAAN mesin pencari, Google, baru saja memperkenalkan keluarga Nexus terbaru. Tidak lagi menggandeng LG seperti pada Nexus 4 dan Nexus 5 seperti dua tahun terakhir, kali ini Google bekerjasama dengan Motorola.

Smartphone Google Nexus 6 tampak beda dibanding pendahulunya, karena menyesuaikan desain smartphone Motorola lain seperti Moto X dan Moto G. Selain ukurannya yang lebih besar, bodi belakangnya jug terlihat sedikit melengkung. Terdapat logo Motorola dan Nexus di bagian tengah belakang, tepat di bawah kamera belakang yang beresolusi 13 megapiksel. Sementara di bagian depan, terdapat sebuah layar AMOLED dengan resolusi 2560 x 1440 piksel.

Resolusinya setara dengan resolusi layar smartphone premium lain seperti LG G3 atau Samsung Galaxy Note 4. Namun, tingkat kerapatan layar Nexus 6 lebih rendah, hanya 493ppi. Jangan khawatir, ini tidak menurunkan kualitas tampilannya karena layar Nexus 6 sendiri berukuran 5.96 inci. Lebih besar jika dibandingkan dengan Galaxy Note 4 yang berukuran 5.7 inci dan LG G3 yang berukuran layar 5,5 inci.

Untuk performa, Google Nexus 6 sangat mumpuni. Google dan Motorola mempercayakan SoC Quad Core Qualcomm Snapdragon 805 berkecepatan 2.7Ghz yang membawa 4 inti prosesor Krait 450 dan chip grafis Adreno 420. Besaran RAM yang dimilikinya mencapai 3Gb dengan tambahan ruang penyimpanan internal yang tersedia dalam 2 pilihan kapasitas yaitu 32Gb dan 64Gb tanpa dukungan slot kartu microSD. Tak lupa, Google melengkapi smartphone ini dengan kamera depan beresolusi 2 megapiksel untuk selfie atau panggilan video.

Yang tak kalah istimewa, smartphone ini telah menjalankan sistem Android 5.0 Lollipop, dibekali baterai berkapasitas 3220 mAh serta konektivitas yang cukup lengkap seperti WiFi 802.11a/b/g/n/ac, Bluetooth 4.1, USB 2.0, GPS dengan dukungan Glonass, NFC, dan tersedia dalam opsi 4G LTE.

Google Nexus 6 akan mulai tersedia di pasaran Amerika mulai akhir bulan Oktober 2014. Harganya dibanderol mulai dari US$ 649 atau sekitar Rp. 8 juta rupiah untuk versi 32Gb, dengan bonus layanan Play Music gratis selama 6 bulan atau senilai US$ 60. •

Cyberoam CR10iNG Sasar UKM Berkemampuan Enterprise

0

cyberoam-1CYBEROAM, perusahaan global penyedia jaringan keamanan berbasiskan Unified Thread Management (UTM) kembali mengadakan seminar untuk mengenalkan fitur terbaru dan model terbaru dari seri CR10iNG kepada para partnernya.

Sebagai UTM dengan model terkecil yang dimiliki Cyberoam, CR10iNG dihadirkan untuk memenuhi kebutuhan segmen UKM. “CR10iNG dikenalkan untuk memperluas keamanan jaringan tingkat perusahaan bagi kantor kecil dan kantor cabang,” ujar Amar Mehta, Head-Business Development APAC, Cyberoam pada 18 November 2014 di Hotel Crown Plaza, Jakarta (18/11).

Keunggulan dari seri ini menurut Amar memiliki firewall throughput 400 Mbps dan UTM throughput 60 Mbps. “Cyberoam CR10iNG merupakan perangkat keamanan UTM tercepat di kelasnya,” lanjutnya.

Tidak hanya itu, perangkat yang berjalan dengan sistem operasi terbaru ini juga digunakan seri high-end NG yakni CyberoamOS 10.6.2. Hal ini memberikan kepastian akses remote yang aman bagi karyawan yang mobile ataupun bekerja dari jarak jauh dengan IPSec atau SSL VPN.

Sementara, Jimmy Hadian, Direktur PT. Raditya Mulia Lestari (RML) selaku distributor tunggal Cyberoam di Indonesia mengatakan, kehadiran Cyberoam CR10iNG akan membantu UKM di tanah air dalam mengamankan jaringannya. “Peluncuran CR10iNG merupakan jawaban akan kebutuhan dari UKM yang menginginkan UTM dengan fitur high-end namun dengan model yang lebih kecil sehingga secara harga lebih kompetitf,” jelas Jimmy.

cyberoam-biskom

Dalam upaya meningkatkan loyalitas partnernya terhadap Cyberoam, dalam seminar yang bertajuk “Future – Ready Security” tersebut juga mendatangkan principle dari divisi marketing. “Kami sekaligus mengundang mereka untuk meyakinkan sekali lagi kepada para partner bahwa dengan adanya akuisisi Sophos kepada Cyberoam tidak akan mempengaruhi bisnis yang selama ini berjalan. Justru akan lebih mengembangkan lagi bisnis Cyberoam kedepannya,” paparnya.

Di masa mendatang, untuk mendorong kegiatan marketing, Cyberoam akan menambah aktivitasnya, baik itu berupa end-user event, security seminar dan juga training berbayar ataupun gratis.

Di kesempatan ini,  Cyberoam juga memberikan penghargaan kepada tiga partnernya yang telah mendorong penjualan Cyberoam di Indonesia, yakni PT. Agiva Indonesia, PT. Toya Mitra Teknologi dan PT Pacific Citra Mandiri. Tidak hanya kepada perusahaan, secara personal juga diberikan award untuk sales yang paling aktif, yakni Dimas Herlambang, Dani Durdiansyah dan Rini Luciani. •ANDRI/M.TAUFIK (foto)

TARUN SAREEN: Mega Tren TI Jadi Pendorong Bisnis

0

Mega tren dari Cloud, mobile, social dan Big Data telah menempatkan teknologi informasi (TI) tidak lagi hanya difokuskan untuk menciptakan efisiensi dan menghemat biaya, tetapi telah dipandang sebagai pendukung strategis untuk berkembangnya bisnis dan meningkatkan hubungan perusahaan dengan pelanggannya.

TARUN SAREEN-2 TARUN Sareen, Head EMC IT Asia Pacific & Japan (APJ) and APJ Theater Lead EMC Corporation, dalam kunjungannya menghadiri event tahunan EMC Forum 2014 yang digelar di Grand Hyatt, Jakarta beberapa waktu lalu menyebutkan, Indonesia saat ini sedang berada di era mega trend, dimana terlihat dengan pesatnya pertumbuhan dari social media, mobile, analitic dan Cloud.

“Mega trend telah berdampak pada berubahnya harapan dari para pelanggan dan end-user yang semakin ingin berinteraksi secara online, setiap waktu, dan dari manapun sehingga menempatkan TI menjadi lebih penting dari sebelumnya,” ujar Sareen, yang sebelumnya pernah berkarir di Microsoft.

Hal ini pun menumbuhkan layanan hybrid cloud, software defined data centre (SDDC) dan software defined enterprise. Karenanya, di tahun ini EMC membawa tagline Redefine IT untuk menciptakan masa depan TI berdasarkan dari tren terbaru, inovasi terbaru dan industri, termasuk didalamnya software defined dan hybrid Cloud.

“Redefined IT adalah bagaimana perusahaan memanfaatkan  trend yang saat ini ada seperti social media, mobile, analytics, Cloud dan big data untuk perkembangan bisnis, kecepatan dan efisiensi dalam memotong proses bisnis data,” papar lulusan Electrical Engineering and Computer Engineering dari Marquette University, Amerika Serikat, ini.

Dalam Redefined IT, ada tiga faktor yang perlu diperhatikan agar bisnis lebih produktif dan efisien, yaitu memanfaatkan mega tren, memanfaatkan software defined world dan hybrid Cloud, serta apa yang EMC lakukan dalam TI. Di sini, EMC menawarkan kecepatan applikasi bisnis dan efisiensi sehingga dapat mengurangi biaya maupun beban perusahaan. Dalam bisnis global diperlukan kecermatan, efisiensi, biaya, dan keamanan.

“Jadi perlu diperhatikan, bagaimana software defined dan IT departement pada perusahaan dapat memanfaatkan mega trend. Lalu sejauh mana dapat membantu pertumbuhan TI dan bisnis dapat lebih baik, cepat, cermat, efisien, serta aman,” tandas Sareen.

Sementara itu, hasil survei EMC Forum mencatatkan tiga area teratas yang akan terkena dampak dari mega tren, yaitu meningkatkan pengalaman pelanggan (35%), menciptakan produk dan layanan baru (35%), dan pengelolaan operasional bisnis yang penting (31%).

Lebih lanjut, berikut ini petikan wawancara BISKOM dengan Tarun Sareen dalam kunjungannya ke Indonesia untuk memberikan informasi dan mengedukasi, serta mendengarkan kebutuhan dari pelanggan dan rekan bisnisnya, belum lama ini.

TARUN SAREEN-1Apa yang dilakukan EMC dalam mendukung era mega trends di Indonesia?  
Mungkin Anda tahu mengenai EMC Federation yang didirikan untuk membantu perusahaan-perusahaan di era software defined world serta hybrid Cloud. Di dalam federation ada EMC Information Infrastructure (II) dan EMC Foundation infrastruktur yang berfokus pada penyimpanan data, keamanan, dan seluruh teknologi hybrid Cloud.

Selain itu, kami juga punya VMware yang berfokus pada virtualization. VMware sendiri merupakan sistem operasi cloud yang baru dan juga ada VCSA yang merupakan bagian dari VMware hybrid Cloud storage yang ditujukan untuk kalangan enterprise. Kemudian Pivotal adalah semua hal mengenai platform ke tiga yang merupakan software defined yang diciptakan untuk membantu perusahaan dalam menyimpan dan mengolah big data.

Bila dilihat secara garis besar, EMC II yang memberikan seluruh teknologi dan informasi infrastruktur. Sedangkan VMware memberikan produk blog version dan virtualization. Kemudian Pivotal memberikan platform generasi ketiga. Disini EMC memberikan pengaruh teknologi dan membantu pelanggan kami berupa produk dan layanan.

Apakah kolaborasi dari EMC ini merupakan hal yang baru?
EMC Federation bukanlah hal yang baru, EMC sudah berdiri sejak 35 tahun yang lalu. Kemudian VMware telah berdiri sejak 2006, sedangkan Pivotal berdiri tahun 2012. VMware dan Pivotal merupakan bagian dari EMC yang hingga saat ini VMware telah melayani pelanggannya selama 8 tahun dan Pivotal selama 2 tahun.

Produk atau layanan apa yang EMC tawarkan hari ini?
Banyak sekali yang kami tawarkan disini, tapi saya akan jelaskan beberapa, seperti EMC Federation di dalamnya ada EMC II yang merupakan penyedia produk hybrid Cloud, penyimpanan, infrastruktur teknologi, dan Vblog, sedangkan VMware menangani produk software virtualization. Kemudain Pivotal menawarkan produk yang sedikit berbeda dari VMware dan EMC II, yaitu Pivotal menawarkan produk generasi ketiga.

Produk Cloud Pivotal ditujukan untuk memberikan aplikasi database. Lalu kami punya produk RSA dan VSA yang merupakan layanan Cloud saat ini ada. Layanan ini ditujukan untuk kalangan perusahaan yang ingin menambah data center bila perusahaan tidak mempunyai data center, VSA dapat menyediakan  dan ini merupakan infrastruktur tambahan. Dan semua itu merupakan layanan dan produk yang EMC hadirkan.

Seberapa efisien layanan yang diberikan EMC ini?
Ini semua tergantung dengan siapa pelanggannya da n dimana mereka berada. Apa yang bisa saya jelaskan adalah kami sudah berpengalaman dibidang penyimpanan data, bila ditanyakan seberapa besar efisiensinya tergantung pada pelanggannya dan case by case. Tetapi sekali lagi saya katakan, tidak hanya efisiensi yang pelanggan dapatkan.

EMC menawarkan produk seperti hybrid Cloud yang menawarkan layanan penyimpanan data yang aman, lalu EMC menawarkan platform generasi ketiga yang dapat membantu perusahaan dalam memanfaatkan mega trends. Software defined world mirip dengan Pivotal yang menawarkan Cloud dan infrastruktur serta juga keamanan satu lagi platform generasi ke tiga yang dapat mengoperasikan aplikasi dalam perusahaan, dan seluruh aplikasi tersebut dapat membantu keuntungan perusahaan.

Apa yang membedakan third platform dengan generasi sebelumnya?
Platform generasi ke dua lebih kepada tradisional Enterprise Resource Planning (ERP), Systems Engineering Plan (SEP) atau Cloud yang sebelumnya sudah ada. Sedangkan generasi ketiga, seperti social, Cloud, mobile, big data, fast data, analytics dan semua yang berhubungan dengan teknologi terkini. Untuk mudah membedakannya, adalah kalau second platform seluruh aplikasi yang ada di notebook ataupun PC kantor sedangkan untuk third platform merupakan aplikasi yang ada di Paystore dan Appstore.

Berbicara mengenai Cloud, banyak perusahaan tertantang untuk memberikan keamanan bagi para customernya. Apakah EMC menawarkan Cloud yang aman?
Saya tidak bisa katakan bahwa Cloud security kami merupakan yang terbaik di dunia. Tetapi kami selalu mengadopsi Cloud baru untuk memberikan keamanan bagi para pelanggan. Misalnya, bila ada orang yang mencoba menghack, pelanggan kami akan segera mengetahui akan hal ini sehingga ini bisa dijadikan semacam peringatan dan secara otoimatis Cloud kami langsung mengadopsi (upgrade).  Sejauh ini EMC termaksud yang bagus dalam hal ini, karena Cloud kami mempunyai tanggapan yang cepat bila dibandingkan dengan yang lain. sehingga tidak ada orang yang akan menyerang data Anda karena EMC secara otomatis mengadopsi dan memperbaikinya secara cepat.

Apa fokus utama industri EMC dan siapa saja yang sudah memanfaatkan layanan EMC di Indonesia?  
Bila melihat sejarahnya bisnis EMC kebanyakan di bidang infrastruktur dan telah menjadi pemimpin dalam hal penyimpanan bisnis data. Seiring berjalannya waktu, layanan yang kami tawarkan semakin beragam, seperti saat ini ada VMware sebagai produk special virtualization dan produk keamanan.

Di tahun 2006 berdiri RSA yang menyediakan pemyimpanan big data dengan isilon sebagai contohnya. Jadi produk utama kami adalah virtualization, security, Cloud, provider, platform generasi ke tiga dan saat ini Big Data. Sedangkan, pelanggan EMC di Indonesia saat ini sudah mencapai lebih dari 400 pelanggan. Dengan persentasi sebagai berikut, telokomunikasi (30%), financial service industry (21%), manufaktur, retail dan distribusi (20%), dan energy, oil and gas (16%).

Lalu, apa yang menjadi target fokus Anda di tahun ini?
Target utama adalah mengedukasi software defined enterprise yang dapat dipakai dalam software defined data center. Lalu, menjalankan TI sebagai bisnis dan memberikan TI sebagai sebuah layanan. Kami sudah siap untuk itu, dan telah berjalan hampir 90%. Nantinya, TI yang menjalankan gerak perusahaan.

Selain itu, ingin memiliki Elastic IT, supply center, fokus pada Big Data dari perusahan- perusahan modern yang membutuhkan software defined enterprise. TI sebagai layanan dan TI modern dan saya harus mengedukasi Big Data kepada penggunan EMC agar dapat menuju platform generasi ketiga. •ANDRI/M. TAUFIK (foto)

Ribuan Sales Hadiri KISS ME di HUT KOMISI Ke 3

0

Kiss Me-1

TAK TERASA, sejak dibentuk pada 11 November 2011, Komunitas Sales Indonesia (KOMISI) kini telah berusia 3 tahun. Dalam perjalanannya, KOMISI telah banyak melakukan kegiatan positif dan bermanfaat bagi para salesman di seluruh Indonesia, seperti pelatihan dan seminar motivasi.

Hal tersebut dikatakan Dedy Budiman, Founder KOMISI di Jakarta, “Profesi sales adalah profesi yang penting. Karena ia menjadi ujung tombak kesuksesan perusahaan. Tanpa salesman yang tangguh, sebuah produk atau jasa yang berkualitas tidak akan sampai kepada konsumen.”

Kiss Me-2Dengan dibentuknya KOMISI, sambung Dedi, “Kami ingin membuat profesi sales sebagai pilihan yang bergengsi dan menjanjikan. Apalagi karena Indonesia akan segera menghadapi Masyakarat Ekonomi ASEAN atau pasar bebas ASEAN di tahun depan. Tentunya, ini menjadi tantangan sekaligus peluang besar bagi profesi sales.”

Dalam rangka perayaan Hari Ulang Tahun, KOMISI mengadakan sales gathering terakbar dengan tema “Kunci Sales Sukses Meningkatkan Income” (KISS ME) yang diadakan pada 15 November 2014 di The Hall, Senayan City Lantai 8, Jakarta. KISS ME dihadiri oleh 1.350 orang sales dari seluruh Indonesia dan dari berbagai bidang Industri.

Indra Hadiwidjaja, Ketua Panitia HUT KOMISI Ke 3 mengatakan, “Kami sangat bangga melihat semangat peserta yang menghadiri KISS ME. Sebab peserta bukan hanya berasal dari Jakarta saja, tetapi juga dari Bandung, Semarang, Balikpapan, Palembang, Surabaya, Solo, Bali dan daerah lain. KISS ME menjadi ajang sharing yang tepat untuk salesman.”

Kiss Me-3Di acara KISS ME, James Gwee, Indonesia’s Favourite Trainer and Seminar Speaker memberikan prinsip-prinsip dasar dalam penjualan. Diantaranya, papar James, “Penjualan adalah masalah kemampuan komunikasi dan membina hubungan. Jadi atau tidak seseorang membeli dari Anda sangat tergantung dari apakah mereka suka atau tidak kepada Anda, menghargai Anda, mempercayai Anda, menyayangi Anda,atau merasa memiliki kewajiban membeli dari Anda. Ini karena interaksi yang Anda bangun dan masalah komunikasi pribadi dengannya.

Pada kesempatan tersebut juga hadir para salesman sukses, diantaranya Thomas $ugiarto (Pembina Komisi), Soegiharto Santoso (Pembina Komisi) dan Aster Theresia Sitohang (Ketua Umum KOMISI) serta Ranu Arifudin (Pemimpin Umum BISKOM). Pendiri Yayasan Onno Center, Onno W. Purbo juga menghadiri acara ini sebagai bentuk dukungan terhadap cita-cita menjadikan Indonesia sebagai negara mandiri, dimana kaum muda dapat menciptakan kreativitas dan lapangan usaha sendiri.

HUT KOMISI Ke 3 didukung oleh BISKOM sebagai media partner. •M. TAUFIK

Tetralogi Wacana Headline

0

editorial-biskomPERTAHANAN, Ketahanan, Tahanan dan Keamanan dari aspek teknologi informasi (TI) telah menjadi tetralogi wacana yang kami kembangkan pada semester terakhir ini. Keempatnya merupakan kosa kata yang mirip disebutkan, namun berbeda dalam pengertian atau definisi dan penjabarannya.

Pada Juni 2014 lalu, telah kami sajikan Headline “Benteng Pertahanan Itu Bernama TI” yang membahas peranan Tentara Nasional Indonesia (TNI) dan Kepolisian RI dalam pertahanan negara. Definisi pertahanan negara yang disebut juga pertahanan nasional adalah segala usaha untuk mempertahankan kedaulatan negara, keutuhan wilayah sebuah negara dan keselamatan segenap bangsa dari ancaman dan gangguan. Dalam bahasan pertahanan ini, tentu saja kami menjabarkannya dalam konteks TI.

Berlanjut pada Juli 2014, kami tampilkan Headline “Peran TI Dalam Ketahanan Air dan Energi”, dimana Indonesia sebagai negara yang kaya akan potensi air kerap mengalami surplus sekaligus defisit air berupa bencana kekeringan di sejumlah daerah. Tentu saja di sini kami melakukan pendekatan bagaimana TI memaksimalkan perannya dalam menjaga sumber daya alam terbarukan.

Kemudian Agustus 2014, kami sodorkan wacana ketahanan masyarakat desa dengan judul Headline “Menggerakan TI Masuk Desa”. Menyusul pada September 2014, Headline yang kami tampilkan yakni “TI Wujudkan Pertahanan Maritim Indonesia”, yang kembali membahas pertahanan, namun lebih spesifik kepada dunia maritim yang ditunjang dengan kekuatan TI.

Agak berbeda beranjak pada Oktober 2014, Headline kami “Kiamat Internet di Depan Mata” membahas soal tahanan, menyoroti kontroversi atau polemik kasus ditahannya mantan Presiden Direktur IM2, Indar Atmanto.

Hingga akhirnya November 2014 ini kami tampilkan Headline “Jaga Kemanan Dunia Maya!”. Keamanan dalam arti sederhana adalah suasana bebas dari segala bentuk ancaman bahaya, kecemasan, dan ketakutan. Dalam kajian dalam kajian modern, kami membahas keamanan di dunia maya terkait cyber attack yang bentuknya beragam akhir-akhir ini.

Tetralogi wacana Headline yang kami sajikan secara berturut-turut ini mengikuti isu terhangat yang terjadi di dunia TI . Sehingga bisa disimpulkan, dunia TI dengan segala perkembangan dan manfaatnya, ternyata juga mengancam keamanan, dan bahkan kedaulatan negara. Di sini lah kita berperan, untuk mulai menggunakan TI dengan bijak sesuai etika yang berlaku, agar terhindar dari segala imbas negatif TI dan juga hukum yang siap ‘mengadili’ gerak gerik kita.

Akhirnya, selamat membaca, semoga kami bisa terus memberikan bacaan yang bermanfaat bagi Anda. •