Home Blog Page 884

Made In Indonesia, Messenger liteBIG Jamin Keamanan Data

0

tim-co-founder-litebigLITEBIG Messenger makin poluler akhir-akhir ini, terlebih setelah sebuah pesan berantai (broadcast) bermunculan di ponsel pengguna tanah air yang isinya adalah ajakan untuk berhijrah ke messenger made in Indonesia: liteBIG. Entah siapa pengirim pertamanya, yang jelas kini makin banyak pengguna ponsel yang ikut mencoba liteBIG.

Sejatinya, liteBIG adalah gabungan antara aplikasi berkirim pesan dengan media sosial. Aplikasi ini sudah tersedia di Google Play sejak bulan Agustus 2014, dan telah diunduh sebanyak 200.000 kali. Menurut CEO dan Founder liteBIG yang juga menjabat sebagai pengurus DPP APKOMINDO (Asosiasi Pengusaha Komputer Indonesia) www.apkomindo.or.id,  M. Tesar Sandikapura, jumlah pengguna aktif aplikasi buatan timnya sekitar 10 persen dari jumlah unduhan tersebut. Namun, mengingat liteBIG belum secara resmi memperkenalkan aplikasi ini ke masyarakat, jumlah pengguna aktif tersebut tergolong langkah awal yang membanggakan.

Rencananya,  grand launching liteBIG akan diadakan dalam waktu dekat di tiga kota besar Indonesia.  Tesar mengatakan, alasan utama timnya membuat liteBIG adalah karena ingin menjaga “kedaulatan data” dari bangsa Indonesia. Menurutnya, dengan membuat aplikasi berkirim pesan ini, pihaknya bisa menjamin agar data-data pribadi dapat terjaga dengan baik dan tidak mudah dimanfaatkan oleh pihak-pihak asing untuk kepentingan pribadi mereka.

Menurutnya, sudah sepatutnya masyarakat menggunakan produk buatan lokal. “Bangsa Indonesia adalah bangsa yang besar, tapi sepertinya saat ini masih hanya bisa menjadi target pasar dari banyak aplikasi asing, terutama aplikasi media sosial. Tanpa kita sadari, semua rahasia bangsa ini dapat mudah dimanfaatkan oleh bangsa lain, dan ujung-ujungnya bangsa ini juga yang akan dirugikan, karena mereka sudah lebih siap dibanding kita. Sementara di era informasi seperti sekarang ini, bangsa yang akan menang adalah bangsa yang bisa menguasai banyak informasi,” jelasnya.

Karena itu, saat mengembangkan liteBIG, tantangan terbesar yang dihadapi timnya adalah dari sisi teknologi. Tidak hanya ia harus menjaga proses pengiriman pesan yang mulus tanpa jeda atau delay, tetapi juga sisi keamanan data.

LiteBIG_3“Dari sisi security, kami cukup concern dengan hal ini, walaupun sekarang masih terus kami sempurnakan. Yang pasti, kami lakukan aspek security di semua layer, mulai dari device(perangkat pengguna), data protocol, middleware, hingga database. Semua kami lakukan enkripsi, sehingga user akan merasa datanya aman dan terjaga dengan baik,” jelas Tesar.

Fitur-fitur dasar aplikasi  liteBIG hampir sama dengan aplikasi berkirim pesan populer lainnya. Misalnya, fitur autosync yang akan mencari teman yang sudah menggunakan liteBIG, sehingga pengguna tidak perlu menambahkannya secara manual—walaupun fitur menambah teman berdasarkan nama pengguna atau e-mail tetap ada.

“Dalam waktu dekat, kami juga akan menyediakan fitur mencari teman berdasarkan jarak terdekat,” ujar Tesar.

Dari semua fitur yang ada, fitur unggullan liteBIG adalah kemampuannya  dalam mengedit atau menghapus pesan yang sudah terkirim. Selain itu, liteBIG dapat digunakan untuk mengirim file apa saja.

Sedangkan untuk group chat, pengguna dapat membuat grup dengan anggota hingga 1.000 orang. Sebagai perbandingan, batas maksimal group chat di WhatsApp adalah 256 orang, yang merupakan peningkatan dari sebelumnya yang hanya mampu menangani hingga 100 orang.

Tesar mengklaim, proses pengiriman data bisa lebih cepat, ringan, dan menghemat pemakaian paket data internet. Ini bisa dicapai karena adanya kompresi khusus saat proses pertukaran data.

Selain Tesar, tim liteBIG dihuni oleh dua orang Co-Founder lainnya, yaitu Andreas Harnindito, selaku Group Head Operation, dan Stephen Daniel, selaku Group Head Solution Architect. •

Coolpad Luncurkan Coolpad Fancy Untuk Anak Muda

0

Coolpad-FancyCOOLPAD memperkenalkan Coolpad Fancy, smartphone layar 2.5D Crystal IPS HD berukuran 4.7 inci dengan desain unibody yang stylish dan ergonomis serta didukung fitur-fitur terbaik di kelasnya. Coolpad Fancy hadir untuk memenuhi permintaan pengguna muda untuk sebuah smartphone 4G dual-sim yang memiliki desain elegan dan kompak sehingga mudah dibawa kemana saja, fitur multimedia yang optimal, dan kemudahan dalam mengakses media sosial. Diotaki oleh prosesor Qualcomm Quad-Core dan 2GB RAM menjadikan Coolpad Fancy bekerja maksimal untuk mendukung kegiatan multitasking dalam membuka banyak aplikasi.

Memiliki dimensi 139 x 67 x 7.9 mm, Coolpad Fancy tampil kompak dan elegan dengan layar sentuh selebar 4.7 inci sehingga smartphone ini sangat nyaman dioperasikan hanya dengan satu tangan. Selain itu, ukurannya yang tidak terlalu besar memudahkan pengguna untuk membawanya kemana saja atau diletakkan pada saku celana. Layar dengan teknologi Crystal IPS dapat menampilkan beberapa konten teks dan gambar dengan jernih dan tajam. Coolpad Fancy dibekali dengan kamera utama 8MP autofocus dengan LED flash dan kamera depan 5MP untuk selfie dan merekam video secara on-the-go.

Natalie Chen, Brand Manager Coolpad Indonesia mengatakan, “Coolpad Fancy ini bukan saja memanjakan penggunanya dengan desain yang stylish dan fitur-fitur multimedia yang tidak kalah dengan smartphone lainnya, tapi memberikan kemudahan bagi mereka dengan fitur khas yang dibawa oleh Coolpad seperti Cool Key dan smart gesture untuk kemudahan pengoperasian. Coolpad Fancy juga dilengkapi dengan konektivitas 4G yang cepat untuk memudahkan penggunanya membagi momen-momen kesehariannya melalui media sosial favoritnya. Smartphone ini sangat cocok untuk pengguna muda yang ingin memiliki smartphone yang kompak dan trendi.”

Coolpad Fancy memiliki desain casing unibody yang stylish dan ergonomis sehingga smartphone ini cocok untuk dipadupadankan dengan style penggunanya serta nyaman digenggam dengan satu tangan. Pada bagian belakang smartphone ini, terdapat tombol sentuh khas Coolpad yang diberi nama Cool Key. Cool Key pada Coolpad Fancy ini dapat diatur fungsinya untuk membuka layar, membuka aplikasi lainnya, mengambil screenshot layar dengan cepat, atau mengambil foto.

Di balik desainnya yang kompak dan stylish, Coolpad Fancy telah dilengkapi RAM 2GB dan prosesor Qualcomm Quad-Core 1.2 GHz dengan nano ice cooling pad yang dapat menurunkan suhu CPU hingga 10%, membantu pengguna dalam melakukan kegiatan multitasking untuk membuka beberapa aplikasi dalam waktu bersamaan. Jika memori internal 8GB dirasa kurang bagi pengguna, slot SIM 2 pada Coolpad Fancy dapat dijadikan slot micro SD dengan kapasitas sampai 32GB sebagai tambahan penyimpanan konten-konten multimedia.

 Coolpad Fancy merupakan smartphone yang tepat untuk mengabadikan momen-momen keseharian penggunanya. Memiliki kamera utama 8MP autofocus yang dilengkapi LED flash dan professional mode, pengguna dapat menghasilkan foto layaknya memakai kamera profesional dalam keadaan apapun, termasuk mengambil foto dalam ruangan dengan keadaan kurang cahaya. Coolpad Fancy juga dilengkapi dengan kamera depan 5MP dengan beauty mode yang dapat digunakan oleh pengguna untuk selfie dan video call.

Coolpad Fancy menggunakan sistem operasi Android Lollipop 5.1 yang dikostumisasi dengan tampilan Cool UI khas Coolpad sehingga memberikan tampilan menarik dan memiliki berbagai fitur untuk memudahkan pengguna dalam mengoperasikan smartphone ini, seperti smart gesture untuk mengoperasikan smartphone tanpa harus menekan tombol.

Coolpad Fancy dilengkapi dengan sensor inframerah sehingga dapat dijadikan smart remote untuk seluruh perabotan elektronik di rumah pengguna. Pengguna hanya perlu melakukan beberapa langkah pengaturan pada aplikasi Coolpad Remote sebelum menggunakannya pada perabotan elektronik yang ada di dalam rumah pengguna.

Coolpad Fancy telah tersedia di Coolpad Store seluruh Indonesia dan toko retail terkemuka dengan harga Rp 2.399.000. Coolpad Fancy tersedia dalam satu warna, yaitu putih. •

Indonesia Akan Gelar E-Commerce Summit & Expo Pertama

0

2aTANGGAL 27-29 April  2016 mendatang akan menjadi sejarah perhelatan e-commerce pertama dan terbesar di Indonesia. bertajuk Indonesia E-Commerce Summit & Expo (IESE), acara ini disebut-sebut sebagai forum pertemuan bergengsi yang akan menampilkan 72 pembicara baik dari lokal maupun internasional, akademisi hingga pelaku raksasa e-commerce seperti Alibaba dan Ebay serta lebih dari 150 eksibitor akan ikut andil dalam perhelatan akbar ini.

Dalam acara press Conference (29/02), Menteri Komunikasi dan Informatika, Rudiantara menyampaikan, “Saat ini, Indonesia memiliki 56 juta UKM dan menjadi kontributor terbesar dari PDB Indonesia yakni sebanyak 56%. Dengan dukungan digital, usaha retail ini mampu berkembang hingga dua kali lipat.”

Dengan demikian, tambahnya, acara ini akan memberikan kontribusi positif bagi pertumbuhan ekonomi nasional. Dalam hal e-commerce sendiri Indonesia tengah dan diprediksi akan terus tumbuh secara signifikan dalam beberapa tahun mendatang, hingga mencapai USD130 Milyar di Tahun 2020. Untuk itu Pemerintah melalui Kementrian Koordinator Bidang Perekonomian tengah menyiapkan kepres diantaranya untuk menunjang kemanan dan kerahasiaan dalam bertransaksi serta perlindungan konsumen yang merupakan dukungn infrastruktur selain menjangkau daerah-daerah yang masih blank spot jaringan internet tentunya.

1“E-commerce yang bersifat borderless, dapat mempertemukan penjual dan pembeli dari daerah manapun atau negara manapun sehingga memicu permintaan pembelian. Dengan menggaet beberapa brand dari luar diharapkan peningkatan impor akan naik. Dengan meningkatnya peninggakatan permintaan di Indonesia terhadap barang luar negeri di harapkan dapat mendorong investasi langsung di Indonesia,” ujar Kusumo Martanto, CEO Bli-bli.com.

E-dagang tidak dapat dipisahkan dari E-Banking. Meningkatnya transaksi e-dagang secara otomatis akan meningkatkan jalur pembayaran melalui Bank. Rico Frans, SPV Transaction Banking Bank Mandiri menyampaikan bahwa Bank merupakan sarana pembayaran yang dapat di andalkan. Bank Mandiri selaku sponsor utama berkomitmen untuk menyediakan istrumen pembayaran yang dapat di jangkau baik oleh buyers maupun merchant yang masih notabene unbankable namun tetap mengacu kepada peraturan BI sehingga aman.

Ketua Umum Indonesia E-Commerce Indonesia, Daniel Tumiwa menyatakan, dengan diselenggarakannya acara ini diharapkan dapat menjadi wadah untuk interaksi pelaku e-commerce sehingga tercipta ide-ide kreatif, menambah kesadaran akan manfaat e-commerce dan mampu menginspirasi UKM. Selain itu acara ini akan memberikan apresiasi dengan memberikan akreditasi terhadap merchant terpercaya dan di harapkan kedepannya acara ini akan menjadi event terbesar di Asia.

IESE sendiri diprakarsai oleh Asosiasi E-Commerce Indonesia (idEA) dan didikung sepenuhnya oleh Kementerian Kounikasi dan Informatika serta Kementerian Dalam Negeri. Hadir pula beberapa situs belanja On-line terkemuka di Indonesia yang menjadi sponsor premium seperti Tokopedia dan Bli-bli.

Dyandra Promosindo selaku Event Organizer menyatakan acara ini akan di gelar di Indonesia Exibithion (ICE) BSD, Tanggerang. Pengunjung dari Jakarta tidak perlu Khawatir karena akan tersedia Shuttle Bus yang akan mengantar pengunjung menuju lokasi. •M. TAUFIK

Penjual dan Pembeli Antusias, Shopee Perpanjang Layanan Gratis Ongkos Kirim

0

SHOPEESHOPEE, aplikasi mobile marketplace pertama dan terbaik di Indonesia bagi konsumen-ke-konsumen (C2C) untuk belanja online mudah, aman dan praktis, akan memperpanjang layanan gratis ongkos kirim ke seluruh Indonesia sebagai apresiasi terhadap antusiasme para penjual dan pembeli sejak layanan ini diluncurkan bersama JNE di awal Februari lalu. Keputusan ini diambil sebagai kelanjutan misi Shopee untuk menjadi marketplace terbaik bagi para Usaha Kecil & Menengah (UKM) di Indonesia, terutama yang berada di pelosok.

“Shopee merasa begitu senang karena sudah menjadi bagian penting dalam pengembangan dan kemajuan Usaha Kecil & Menengah (UKM) melalui program Gratis Ongkos Kirim selama bulan Februari, dimana para UKM dari berbagai daerah Indonesia yang berjualan di Shopee merasakan dampak positif yang signifikan dalam bisnis mereka. Ada lebih dari 57.9 juta UKM di Indonesia dan tentu saja, kami ingin dan akan terus mendukung dan menjadi bagian dari milestone para UKM ini,” ujar Rainal Lu, Regional Managing Director Shopee.

Rainal juga menjelaskan bahwa sejak peluncuran program ini, Shopee mengalami pertumbuhan yang semakin kuat, “Di bulan Februari kemarin, pertumbuhan jumlah pengguna Shopee sangat pesat, baik penjual maupun pembeli. Di banyak daerah di Indonesia, Shopee mencatat pertumbuhan jumlah pengguna sebesar dua kali lipat. Yogyakarta misalnya, mengalami kenaikan jumlah pengguna sebanyak 308%, sementara berbagai daerah di luar Pulau Jawa, rata-rata pertumbuhannya lebih dari dua kali lipat,“ jelasnya.

Pertumbuhan tidak hanya dialami oleh Shopee, namun juga dirasakan oleh penjual. Dalam kurun waktu kurang dari satu bulan, penjual-penjual di Shopee yang ikut serta dalam program ini rata-rata mendapatkan pelanggan baru yang berasal lebih dari 170 Kabupaten di seluruh Indonesia dan juga peningkatan transaksi penjualan sebanyak 60%. Jumlah ini ditargetkan akan terus bertambah dengan diperpanjangnya program Gratis Ongkos Kirim hingga batas waktu yang belum ditentukan, sehingga lebih banyak lagi pengguna Shopee, baik penjual maupun pembeli, yang bisa terus merasakan manfaat ini.

“Buat kami para penjual, program Gratis Ongkos Kirim dari Shopee memang membawa berkah banget. Di bulan Februari ini, saya dapat banyak sekali pembeli baru dari kira-kira 70 Kabupaten di Indonesia dan hasilnya penjualan saya naik sebanyak 10 kali lipat. Banyak calon pembeli dari tempat jauh seperti Kalimantan, Sulawesi dan Papua yang biasanya jarang dan ragu-ragu untuk membeli. Kini sebaliknya, justru saya memiliki banyak pelanggan di daerah-daerah tersebut. Ini juga pengalaman unik bagi saya, karena saya bisa berinteraksi dengan banyak pembeli baru dari berbagai daerah.” ungkap Jordan Atik Bawazier, pemilik toko @PakaianOnline di Shopee.

JNE, sebagai mitra logistik Shopee dalam program Gratis Ongkos Kirim ini juga memberikan tanggapan yang positif, “Program ini mendorong pertumbuhan jumlah transaksi antara penjual dan pembeli di Shopee dan hal tersebut sejalan dengan keinginan JNE untuk turut berperan aktif mendukung e-commerce di Indonesia. JNE sebagai pemegang peranan penting dalam proses e-commerce, berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas pelayanannya sehingga pelanggan dapat semakin nyaman dalam melakukan aktifitas jual-beli online di Shopee. Kami siap untuk terus mendukung Shopee dalam pengiriman-pengiriman berikutnya ke seluruh penjuru nusantara,” ungkap Mohamad Feriadi, Presiden Direktur JNE.

Dengan diperpanjangnya program Gratis Ongkir ini, Shopee berharap semakin banyak UKM yang memutuskan untuk mulai berjualan online terutama karena Shopee menawarkan platform untuk berjualan online yang begitu mudah, aman dan praktis, dan juga keuntungan tambahan dari program Gratis Ongkos Kirim ke seluruh Indonesia. •

Badan Ekonomi Kreatif Luncurkan Aplikasi Informasi HAKI

0

Triawan-MunafBADAN Ekonomi Kreatif (Bekraf) baru saja meluncurkan aplikasi “Bekraf IPR Information in Mobile Application” (BIIMA). Sesuai namanya, aplikasi ini berfungsi memberikan wawasan atau tanya-jawab seputar hak cipta, paten merek, dan kekayaan intelektual.

“Bekraf meluncurkan aplikasi BIIMA ini supaya orang mudah mengakses informasi mengenai hak kekayaan intelektual,” papar Kepala Bekraf, Triawan Munaf dalam acara Social Media Week 2016 di Jakarta (24/2).

Aplikasi soal Hak atas Kekayaan Intelektual (HAKI) ini sudah bisa diunduh oleh pengguna Android melalui Google Play Store. Namun pengguna iOS masih harus bersabar karena proses pembuatan aplikasinya dijadwalkan selesai Maret mendatang.

Triawan mengatakan aplikasi ini diharapkan bisa memudahkan pelaku industri kreatif yang ingin mengetahui soal HAKI. Di dalamnya dicantumkan berbagai kriteria agar suatu produk, baik itu berupa karya seni atau makanan, bisa dipatenkan.

BIIMA juga merinci biaya yang dibutuhkan untuk pendaftaran dan perpanjangan HAKI. Perpanjangan tersebut biasanya untuk jenis HAKI tertentu dan dilakukan setiap 10 tahun sekali.

Saat ini aplikasi BIIMA baru bersifat satu arah saja. Penggunanya cuma bisa memakainya untuk membaca dan menambah wawasan mengenai HAKI

Bila ingin mengajukan permohonan HAKI, pengguna masih harus melakukannya dengan langsung mengunjungi Direktorat Jenderal HAKI.

“Kami juga punya rencana untuk membuat pendaftaran HAKI bisa langsung dari aplikasi. Tapi ini tergantung dari kesiapan Dirjen HAKI juga, karena kan mereka yang menyiapkan server-nya,” imbuh Deputi Bidang Fasilitasi HAKI, Bekraf, Ari Juliano Gema di acara serupa. •

Kuatkan Energi Digital Indonesia, Pemerintah Siapkan Sejumlah Kebijakan

0

JokowiINDONESIA adalah sumber energi digital terbesar di Asia Tenggara. Hal itu dikatakan Presiden Joko Widodo (Jokowi) Tenggara dalam berbagai sesi selama kunjungan kerja ke Amerika Serikat  15-17 Februari 2016.

Kunjungan ini terbagi dalam dua bagian, yaitu kunjungan Presiden ke acara ASEAN-US Summit di Sunnylands dan kunjungan ke perusahaan-perusahaan digital ternama dunia di Silicon Valley.

Presiden menegaskan bahwa delapan kementerian dan lembaga telah bersama-sama menyelesaikan menyusun  roadmap eCommerce nasional dengan nilai US$ 130 miliar dan menciptakan 1000 teknopreneur dengan nilai bisnis US$ 10 miliar pada tahun 2020.

Pada tahun 2014, tercatat transaksi eCommerce Indonesia mencapai US$ 12 miliar, mengalami peningkatan yang signifikan dari tahun 2013 yang berada pada posisi US$ 8 miliar. Diprediksi mencapai US$ 24,6 miliar pada tahun 2016.

Kunjungan Ke Sunnylands

ASEAN-US Summit sendiri juga sangat bernuansa ekonomi digital karena Presiden Amerika Serikat Barrack Obama mengundang tiga CEO ekonomi digital di Amerika SerikatS. Pertemuan yang berlangsung dalam Sesi II Retreat I ini dilaksanakan di Interactive Gallery, Sunnylands  Center & Gardens, California, AS pada hari Senin, 15 Februari 2016. Hadir tiga CEO yaitu CEO Microsoft Satya Nadella, CEO IBM Ginni Rometty dan CEO CISCO Chuck Robbins.

Ketiga CEO mentekankan arti penting kemitraan antara pemerintah dengan swasta dalam bentuk Public Private Partnership. Selain itu, para CEO memandang penting regulatory environment.

Terhadap apa yang disampaikan oleh tiga CEO, Presiden Obama secara khusus memberikan pandangan yg diambil dari pernyataan Presiden Joko Widodo bahwa teknologi harus dapat memberdayakan UKM dan dapat mempersempit gap pembangunan. Intinya teknologi harus bermanfaat bagi rakyat. Tentunya agar teknologi bermanfaat bagi rakyat maka masalah  pendidikan sangat penting artinya.

Dalam pandangan pemerintah terhadap ekonomi digital, UKM memang mendapat tempat utama. Ekonomi digital Indonesia akan sangat bergantung kepada partisipasi UKM, sehingga dibutuhkan perencanaan khusus yang membuat UKM menjadi pemain utama dalam pembangunan ekonomi nasional.

Kunjungan Ke Silicon Valley

Presiden juga secara langsung merasakan denyut ekonomi digital dalam kunjungannya ke Silicon Valley, San Fransisco, yang merupakan kompleks perusahaan-perusahaan digital terbesar di dunia. Di Silicon Valley Presiden didampingi Menteri Komunikasi dan Informatika, Rudiantara mengunjungi kantor-kantor Facebook, Google, Twitter, dan Plug and Play.  Selain itu di San Fransisco Presiden juga berkesempatan bertemu dengan ratusan diaspora Indonesia yang bekerja di Amerika Serikat.

Di kantor Facebook, Presiden bertemu dengan CEO Facebook, Mark Zuckerberg untuk kedua kalinya setelah sebelumnya bertemu di Jakarta. DI kantor ini Presiden mengajak Facebook untuk dapat mendukung program “Empowering Leaders of Peace through Digital Platform” sebagai sebuah inisiatif global yang diinisiasi oleh Presiden Republik Indonesia.

Di kantor Google, Presiden disambut oleh CEO Google, Sundar Pichai. Di gedung ini, Presiden disuguhi berbagai projek masa depan yang sedang dikerjakan oleh Google, termasuk Balon Google (Google Loon) yang menyediakan koneksi Internet untuk daerah-daerah terpencil.

Presiden dan CEO Google berkesempatan makan siang informal bersama dengan para Indonesian Googlers (karyawan Google yang berkewarganegaraan Indonesia) di sini.

Presiden juga mengunjungi Plug and Play sebuah pusat Inkubator ternama di Silicon Valley bertemu dengan CEO dan founder-nya, Saeed Amidy. Dengan mengunjungi kantor ini, rombongan berharap bisa memahami cara bagaimana membangun teknoprener agar ekonomi digital tumbuh cepat dan besar di Indonesia dengan benefit, talenta, dan value-nya tetap menetap di Indonesia.

Di kantor Twitter, Presiden bertemu dengan CEO-nya, Jack Dorsey. Dalam pertemuan  ini Presiden Jokowi melihat peran penting Twitter dalam  demokrasi digital.  “Saya sambut baik peran Twitter sebagai salah satu platform media penting dunia yang menyebarkan berbagai nilai  positif bagi masyarakat seperti nilai demokrasi dan good governance,” kata Presiden.

Dalam semua kunjungan tersebut pemerintah Indonesia menyampaikan pemaparan bahwa Indonesia merupakan energi digital Asia, “Indonesia: The Digital Energy of Asia”. Inilah tema yang diusung Indonesia dalam rangkaian pertemuan di Silicon Valley.

Pemerintah menyadari bahwa ekonomi digital memiliki karakteristik tersendiri yang dalam banyak kasus sangat berbeda dengan karakteristik ekonomi sebelumnya. Oleh sebab itu pemerintah harus menyesuaikan diri dalam menyusun kebijakan agar sejalan dengan kebutuhan baru tersebut.

Rangkuman kebijakan yang berkaitan dengan posisi Indonesia sebagai energi digital Asia itu adalah sebagai berikut:
1. Rencana strategis untuk fokus kepada UKM dan sebanyak-banyaknya melibatkan UKM dalam pembangunan ekonomi nasional.

2. Petajalan e-dagang yang memadukan 31 inisiatif dari 8 kementerian dan lembaga pemerintah untuk memastikan pertumbuhan sektor teknopreneur dengan target mencapai transaksi eCommerce sebesar US$ 130 miliar pada tahun 2020.

3. Kebijakan yang ramah terhadap penanaman modal asing untuk menarik minat investasi dan penanaman modal ventura.

4. Memfasilitasi akses pendanaan untuk digitalisasi UKM dan perusahaan-perusahaan rintisan melalui Kredit Usaha Rakyat (KUR) dan juga membuat regulasi yang lebih menarik minat modal ventura.

5. Menyediakan “exit strategy” yang mudah dan atraktif dengan cara memperdalam likuiditas pasar modal untuk listing perusahaan teknologi.

6. Adopsi kebijakan-kebijakan yang pro-inovasi seperti: program nasional untuk menciptakan 1000 teknoprenuer digital nasional dan peraturan “safe harbor” untuk memproteksi pemain-pemain eCommerce. •

Artikel Terkait:
BNPT mendukung PBB memerangi ancaman penyebaran Violent Extremism
Luncurkan Buku, Petrus Golose Ungkap Aktivitas Teroris di Internet
PETRUS REINHARD GOLOSE: Bahaya! Teroris Kembali Intai Cyberspace
SIDNEY JONES: Blokir Situs Bukan Solusi Cegah Radikalisme
Polri, TNI dan Kejaksaan Bersinergi Tanggulangi Terorisme
Petrus Reinhard Golose: BNPT Upayakan Indonesia Bebas Dari Terorisme

APKOMINDO Optimis Teror Bom Tak Ganggu Bisnis TI
Komjen Anang Iskandar: “4 Juta Pecandu Tanggung Jawab Saya”
Penyegaran Tugas, Polri Rotasi Sejumlah Jabatan
Nanan Soekarna Dilantik Menjadi Wakapolri
Kapolda Jawa Timur, Anton Bachrul Alam: Optimalkan TI Untuk Layani Masyarakat
Petrus Golose Raih Gelar Doktor
Kombes Rycko Raih Doktor UI Ke 7
Aris Budiman, Anggota Polri Kembali Raih Doktor UI
Benny Jozua Mamoto, E-Terrorism Butuh Penanganan Khusus
Dengan TI Polri Janjikan Pelayanan Cepat
Polda Metro Optimalkan Layanan Website
Narkoba: Menggiurkan Tapi Mematikan
Sambodo Purnomo Yogo: Dengan TI, Polisi Tingkatkan Citra dan Kinerja
Fungsi Kepolisian Dalam Penegakan HKI
Bintara Polda Metro Jaya Raih Sertifikat Komputer Forensik
Hindari Bisnis Dari Permasalahan Hukum
29 Mobil Patroli Polisi Dipasangi GPS
Polri Siap Amankan Pemilu 2009
Ketika BIN Memantau JEJARING SOSIAL
UU HAKI Tekan Kerugian Negara
Badan Cyber Nasional Siap Amankan Informasi Cyber
AKBP Yakub Dedy Karyawan: Sistem Tilang Elektronik Siap Diberlakukan
KOMPOL ERWIN HARTA DINATA: TI Bantu Pelihara Keamanan Masyarakat
BISKOM – Polri Sosialisasikan Permasalahan Hukum TI
Kuatkan Energi Digital Indonesia, Pemerintah Siapkan Sejumlah Kebijakan

Multipolar dan Telkom University Gelar Kompetisi Aplikasi Tingkat SMK

0

Tel-U

PT MULTIPOLAR Technology Tbk (MLPT),  sukses menggelar kompetisi “Remaja Berkarya“ yaitu kompetisi pembuatan aplikasi skala nasional setingkat SMA/SMK bertema “Membangun Indonesia Bersama Multipolar Technology dan Telkom University” pada 21 Februari lalu.

Kompetisi ini merupakan bagian dari kegiatan Corporate Social Responsibility (CSR) MLPT, yang merupakan wujud perhatian MLPT terhadap dunia pendidikan, khususnya di bidang pengembangan teknologi informasi (TI), dan sekaligus untuk mendukung pengembangan bakat dan minat generasi muda Indonesia di bidang teknologi/pengembangan aplikasi.

Penyelenggaraan kompetisi Remaja Berkarya ini menggandeng Telkom University Bandung, salah satu perguruan tinggi di Indonesia yang berfokus di bidang teknologi, dengan panitia pelaksana dari Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Fakultas Ilmu Terapan (FIT) Telkom University.

Adapun kriteria aplikasi yang dikompetisikan harus mencerminkan tentang budaya, ekonomi dan sosial Indonesia. Dengan publikasi kompetisi yang kurang dari 3 minggu sejak dibukanya pendaftaran pada awal Desember 2015, panitia telah menerima lebih dari 80 proposal dari berbagai SMA/SMK di seluruh Indonesia.

Melalui beberapa tahap penjurian, terpilih 20 semi finalis yang diberikan waktu 1 bulan untuk mengumpulkan aplikasinya, dan dalam seleksi terakhir terpilih 6 tim grand finalis dengan aplikasi terbaiknya, dan diundang ke kampus FIT Telkom University untuk mempresentasikan karyanya di hadapan dewan juri yang terdiri dari tim MLPT dan tim dosen FIT Telkom University.

Setelah melalui proses penjurian yang ketat, berikut ini adalah ketiga pemenang yang berhasil mendapatkan piala, sertifikat, serta hadiah uang tunai dari MLPT:

  • Juara 1 dengan hadiah sebesar Rp 15 juta, adalah aplikasi berjudul Jampi Pandu buatan 2 siswa siswi dari SMA Santa Maria Surabaya.

Aplikasi ini bertujuan untuk memperkenalkan ragam jamu-jamuan tradisional kepada generasi muda Indonesia. Aplikasi ini selain berisi informasi tentang berbagai komposisi ramuan jamu untuk berbagai penyakit, juga dilengkapi dengan game seputar bentuk-bentuk komponen ramuan herbal seperti kunyit, kencur, jahe, kapulaga dan sebagainya.

  • Juara 2 dengan hadiah sebesar Rp 10 juta, adalah aplikasi berjudul I Am Aps (Indonesia Amazing Application) buatan 3 siswi SMK Negeri 1 Cimahi.

Aplikasi ini mengambil tema budaya dari 34 propinsi di Indonesia, mulai dari rumah adat, alat musik tradisional, makanan khas, lagu tradisional sampai tokoh pahlawan nasional dari daerah tersebut. Ketiga siswi yang menggagas aplikasi ini berharap, agar setiap orang yang membuka aplikasi ini serta memainkan gamenya, khususnya generasi muda, dapat semakin mengenal dan mencintai budaya nasional Indonesia.

  • Juara 3 dengan hadiah sebesar Rp 5 juta, diraih aplikasi Jejak Si Joki, karya 3 siswa-siswi SMK Telkom Sandy Putra Malang.

Games berbasis android yang rencananya akan segera dikembangkan ke sistim operasi iOS dan BlackBerry ini bertujuan untuk mengenalkan berbagai budaya di Indonesia dengan cara yang fun. Daerah yang dipilih untuk permainan ini adalah Papua, Bali dan Ponorogo. Untuk dapat memainkannya, pengguna diwajibkan mengumpulkan koin dengan menjawab beberapa pertanyaan seputar budaya dari masing-masing daerah tersebut.

Tiga grand finalis lainnya yaitu dari SMAN 2 Lumajang, SMK TI Madinatur Qur’an Jonggol, dan SMKN 1 Cimahi mendapatkan hadiah hiburan.

Jip Ivan Sutanto, Solution and Infrastructure Business Director yang hadir dalam acara dan menyerahkan hadiah kepada para pemenang, mengaku bangga bahwa MLPT bisa ambil bagian dalam mengasah minat generasi muda Indonesia terhadap dunia teknologi.

“Kami bangga akan generasi muda Indonesia, dimana melalui kegiatan CSR Remaja Berkarya ini bisa semakin mengasah minat dan bakat mereka khususnya di bidang teknologi. Kami berharap, bahwa teknologi juga dapat menjadi sarana untuk mengisi waktu luang mereka dengan kegiatan yang bermanfaat, yang bakal menumbuhkan inovasi-inovasi yang kelak dapat go internasional,” ujar Jip Ivan.

Sambutan serupa juga hadir dari Dekan Fakultas Ilmu Terapan Telkom University, Teguh Widodo. Telkom University sangat gembira melihat antusiasme siswa-siswi SMA/SMK di seluruh Indonesia terhadap perkembangan TI. TI adalah salah satu pilar daya saing suatu bangsa, dan sangat mungkin anak-anak bangsa kita mampu menguasai TI ini.

“Kami berharap agar kerja sama antara Telkom University dan Multipolar Technology ini dapat memacu minat generasi muda Indonesia untuk menguasai TI, antara lain melalui pembuatan aplikasi-aplikasi yang bermanfaat bagi masyarakat,” katanya. •

Lenovo Rilis Dua Android Murah: Vibe K5 dan Vibe K5 Plus

0

lenovo-vibe-k5-and-k5-plusPADA perhelatan Mobile World Congress (MWC) 2016 di Barcelona, Lenovo meluncurkan dua unit ponsel murah berbalut logam. Ponsel berbasis Android tersebut adalah Vibe K5 dan K5 Plus.

Ponsel murah biasanya cenderung memiliki bodi plastik yang rapuh. Namun tidak demikian dengan Lenovo Vibe K5 dan K5 Plus ini. Vendor asal China itu membalut bodi ponsel dengan case berbahan alumunium. Meskipun ada juga sejumlah bagian yang cuma berbahan plastik dengan pelapis tertentu.

Secara spesifikasi, kedua ponsel tersebut tak beda jauh. Vibe K5 dan K5 Plus sama-sama memiliki layar 5 inci, RAM 2 GB, memori internal 16 GB serta baterai berkapasitas 2750 mAh.

Perbedaan baru terasa bila menilik spesifikasi layar dan harganya. K5 hanya dibekali layar HD dan prosesor Qualcomm Snapdragon 415. Sedangkan K5 Plus, sebagai seri yang lebih tinggi, dibekali layar full HD serta prosesor Qualcomm Snapdragon 616.

Pengguna ponsel tersebut, baik K5 atau K5 Plus sama-sama akan mendapatkan kamera utama setajam 13 megapiksel, kamera depan 5 megapiksel, koneksi 4G LTE, dua slot kartu SIM, speaker Dolby Atmos dan sistem operasi Android 5.1.

Lenovo berencana untuk menjual ponsel ini mulai Maret mendatang. Lenovo Vibe K5 akan dibanderol dengan harga USD 129 atau setara Rp 1,7 juta. Semetara itu Vibe K5 Plus dibanderol USD 149 atau setara Rp 1,9 juta. •

Microsoft Lumia 950, Berkemampuan PC

0

Lumia_950LUMIA 950, smartphone pertama yang mengadopsi Windows 10 Mobile, menjadi ponsel flagship Microsoft. Didukung software Microsoft, Lumia 950 bukan hanya mendukung aplikasi Office, namun juga penyimpanan awan atau Cloud untuk menunjang produktivitas penggunanya.

Lumia 950 memiliki desain tak jauh berbeda dengan ponsel Lumia lain seperti Lumia 640, dengan material yang sama, yakni plastik solid, namun sedikit kesat, sehingga tak licin ketika digenggam. Lumia 950 ini juga cukup nyaman digenggam. Pasalnya, ukuran Lumia 950 tak begitu besar dan masih nyaman saat dimasukkan ke saku. Untuk memudahkan pengguna, Microsoft membuat Lumia 950 bukan dengan desain unibody, artinya pengguna bisa melepas bagian belakang ponsel, dan bisa mempermudah Anda mengganti baterai.

Lumia 950 dibekali dengan tiga tombol kapasitif di bagian depan, tombol volume, power, dan quick photo di bagian kanan. Masing-masing sudut Lumia 950 dibuat bulat.

Smartphone ini dibekali dengan layar 5,2 inci beresolusi 1.440 x 2.560 piksel, dan memiliki kerapatan piksel 564. Dengan spesifikasi itu, cukup untuk Lumia 950 menampilkan tampilan yang jernih. Lumia 950 juga mengusung teknologi layar AMOLED dan menampilkan warna TrueColor. Selain itu, layar Lumia 950 juga dipersenjatai dengan pelindung layar Corning Gorilla Glass 3, sehingga layar ponsel ini tak mudah tergores.

Lumia 950 yang saudara dari Lumia 950  XL memiliki otak prosesor Qualcomm Snapdragon 808 dengan jumlah core sebanyak enam (hexa-core), yang memiliki kecepatan 1.800 MHz. Sementara untuk memori penyimpanan memori sementara (RAM), Lumia 950 memiliki RAM 3 GB dan memori internal 32 GB, dan bisa ditambah menggunakan memori tambahan hingga 200 GB. Dengan jumlah memori itu membuat Lumia 950 bisa mengerjakan perintah dengan cepat dan melakukan multitasking dengan baik.

Bicara tentang kamera, Lumia 950 ini memiliki kamera yang tak boleh dianggap remeh. Ia memiliki kamera 20 megapiksel di bagian belakang, dan ditemani dengan flash three tone. Dengan adanya tiga tone flash di belakang ini memungkinkan pengguna mendapatkan gambar natural, meskipun menggunakan flash.

Ada satu fitur menarik di Lumia 950 yakni Continumm. Dengan Continumm ini memungkinkan Lumia 950 menjadi perangkat PC, hanya dengan bantuan dock display dan layar yang lebih besar seperti layar TV dan PC. Alhasil, PC atau TV itu akan berisi dokumen yang berada ponsel Anda.

Selain fitur continumm, Lumia 950 juga memiliki fitur quick charging, sehingga pengguna tak membutuhkan waktu lama untuk mengisi daya ponsel Lumia 950. •

Generasi Milenial: Penggerak Ekonomi Kreatif Baru

0

Internet tidak hanya sekedar merubah gaya hidup tapi juga peradaban dan generasi. Generasi milenial tumbuh kreatif dan berinovasi lewat digital. Generasi milenial membentuk ekonomi Indonesia dengan teknologi.

SAAT ini kehidupan digital telah meresap kedalam setiap lini kehidupan manusia modern. Segala aktivitas mereka selalu bersentuhan dengan internet. Perkembangan teknologi ini membawa perubahan pada gaya hidup terutama bagi anak muda yang lahir pada tahun 1990an sampai 2000an.

Mereka lahir dan tumbuh dengan nyaman dalam lingkungan serba digital. Melalui internet, berbagai aktivitas dalam kehidupan mereka menjadi lebih mudah. Mereka inilah yang disebut sebagai generasi milenial atau generasi digital native.

Mereka menemukan caranya sendiri untuk terhubung dan terkoneksi dengan orang lain lewat sosial media, seperti Twitter, Facebook, Path dan sebagainya. Tidak ada lagi jarak, dan semua saling terkoneksi. Mereka merubah tatanan nilai dan gaya hidup selama ini menjadi serba digital.

Generasi milenial juga menjadi yang terbesar di Indonesia pada tahun 2020. Menurut Yoris Sebastian dari OMG Consulting, pada 2020, jumlah usia produktif melonjak hingga 50-60 persen. Kini jumlah usia produktif 15-35 tahun sudah mencapai 40 persen.

“Untuk pertama kalinya dalam sejarah Indonesia sejak Indonesia merdeka, satu generasi muda sangat mempengaruhi perkembangan ekonomi di Indonesia. Mereka menentukan mau dibawa ke mana arah perekonomian kita pada lima tahun mendatang. Untuk itu kita harus benar-benar mendalami karakter dan gaya hidup mereka, agar tidak menjadi malapetaka bagi kita,” tambah Yoris.

Hal ini juga diperkuat oleh data yang dikeluarkan oleh Badan Pusat Statistik (BPS) lewat data Survei Sosial Ekonomi Nasional (Susenas) 2014 – 2015, jumlah penduduk Indonesia mencapai 254,9 juta jiwa. Dimana jumlah angkatan kerja di Indonesia mencapai 128,30 juta jiwa.

Sementara lewat survei kumpulan data obrolan di Twitter yang dilakukan Provetic selama dua bulan mulai 1 Desember sampai 31 Januari 2016, menghasilkan rentang usia 20 – 24 tahun menjadi usia user terbesar (45%) dari total responden sebanyak 4670 akun.

Dari survei ini terlihat karakter unik lainnya tentang skala prioritas dari keinginan mereka. Selain memasukkan ‘memiliki rumah’ dan ‘bisnis’ di Top Wish List; perilaku konsumtif untuk belanja, traveling, membeli tiket konser dan film juga menjadi prioritas utama mereka.

Dengan adaptasi teknologi, ide kreatif dan orisinil untuk mengakomodir semua aktivitas mereka jadi lebih mudah, muncul berbagai inovasi gaya hidup digital yang revolusioner. Adaptasi digital yang tinggi ini telah membawa perubahan gaya hidup digital dalam melaksanakan rutinitas sehari-hari, dari cara berkomunikasi, interaksi melalui jejaring sosial, transaksi pembayaran hingga belanja kebutuhan sehari-hari.

Dari sini tercipta ekosistem digital yang membentuk masyarakat milenial di Indonesia. Salah satu indikatornya adalah munculnya sejumlah startup di Indonesia. Nadiem Makarim, yang juga merupakan bagian dari generasi Langgas, sebuah termin yang digagas oleh OMG Consulting untuk menjelaskan generasi yang sangat bebas ini, membangun start-up ojek daring yang menjadi sebuah solusi ditengah macetnya ibukota Jakarta. Tidak hanya itu, Gojek yang juga bertujuan untuk meningkatkan pendapatan para supir ojek, telah menciptakan trend baru di Indonesia yang mana para millennials berlomba-lomba untuk menciptakan karya yang berdampak bagi masyarakat luas.

Ditambah kehadiran sejumlah market place seperti Tokopedia.com, Bukalapak.com, dan sebagainya. Hal ini juga menciptakan milenial berjiwa entrepreneur yang sukses dan mendukung pertumbuhan nilai bisnis eCommerce di Indonesia.

William Tanuwijaja, punggawa Tokopedia, menggerakkan perubahan di e-commerce. Dimulai dengan mendapatkan investasi sebesar 100 juta dollar dari Softbank dan Sequoia, perusahaan investasi yang telah mendukung Apple, Google, Whatsapp, dll, William memimpin pasukan millennials di Tokopedia untuk terus menciptakan nilai tambah bagi para seller dan pelanggan Tokopedia.

“Dengan perkembangan teknologi digital yang semakin canggih, maka milenial ikut membangun ekonomi lewat dunia digital. Tumbuhnya ekosistem digital ikut membangun kekuatan ekonomi baru, ujar Iwan Setyawan, CEO Provetic.

Yes Boss, sebuah digital apps yang dapat membantu seluruh kebutuhan kita, berhasil membuat Ahmad Rizqi Meydiarso melepaskan kehidupan yang nyaman di Jerman bekerja di Airbus. Ahmad Rizqi memutuskan untuk pulang ke tanah air agar dapat turut membangun kekuatan ekonomi Indonesia.

Tidak hanya di perekonomian. Banyak perubahan yang dibawa oleh millennials menggunakan platform digital. Kitabisa.com yang digagas oleh Alfatih Timur bersama Vikra Ijas membawa perubahan di ranah sosial. Peristiwa pembakaran Masjid Tolikara pada saat shalat berjamaah Idul Fitri 2015 banyak menimbulkan keprihatinan di berbagai lapisan masyarakat. Berkat platform crowdfunding untuk sosial Kitabisa.com ini, Pandji Pragiwaksono berhasil mengumpulkan dana untuk membangun kembali Masjid tersebut sebanyak 300 juta rupiah hanya dalam waktu 3 hari.

Kehadiran startup mengikuti perubahan gaya hidup generasi milenial. Pertumbuhan milenial membuat populasi mereka menjadi sebuah kekuatan ekonomi baru. Kedepannya, merekalah penggerak roda perekonomian Indonesia.

Pemerintah, melalui Badan Ekonomi Kreatif juga telah mendukung langkah kaum milenial lewat peta jalan e-commerce. Penetapan ini menjadi program nasional yang diluncurkan akhir Januari 2016. Menurut data Departemen Perdagangan RI, pada tahun 2016, nilai bisnis eCommerce di Indonesia diperkirakan bisa mencapai  Rp 120 triliun, dan bisa mencapai Rp 140 triliun dan dalam tiga tahun ke depan.

Dengan penguasaan teknologi digital, ide orisinal dan kreativitas, kebebasan berekspresi yang mereka miliki, dan dukungan stakeholders, nantinya akan membentuk masyarakat Indonesia yang lebih maju di level Asia. •