Home Blog Page 883

BenQ Umumkan ZOWIE, Merek Baru Untuk e-Sports

0

bowieBENQ,  pelopor designer dan produsen  untuk monitor e-Sports, hari ini mengumumkan bahwa merek ZOWIE akan mewakili masa depan perusahaan di pasar tersebut.

Setelah pengumuman terkini dari investasi di ZOWIE GEAR, BenQ lebih jauh menunjukkan dedikasinya untuk segmen e-Sports dengan mengadopsi ZOWIE sebagai merek baru untuk lini yang berhubungan dengan gaming. BenQ akan terus memperlihatkan komitmennya kepada gamer dengan menyediakan produk gaming premium profesional untuk atlit e-Sports melalui identitas ZOWIE.

“Kredibilitas ZOWIE sebagai produk Gaming Gear sudah tidak di ragukan, khususnya untuk wilayah Amerika Utara dan Eropa, dengan bergabungnya merek ZOWIE di lini produk – produk gaming tentunya akan memperkuat posisi BenQ sebagai produsen produk gaming terbaik di dunia,” tutur Eko Handoko W,  Country General Manager BenQ Indonesia.

Di masa mendatang semua merchandise gaming BenQ akan di perkenalkan di bawah nama ZOWIE. Memadukan kompetensi utama dari BenQ dan ZOWIE, merek perangkat e-Sports ZOWIE yang baru ini, akan fokus pada ergonomis dan personal yang menyediakan inovasi untuk meningkatkan kinerja pemain secara sungguh – sungguh serta mengasyikan. •

Gree Buka Toko Ekslusif Pertama di Emporium Pluit Mall

0

greePT GREE Electric Appliances Indonesia, perusahaan pembuat pendingin udara global yang memadukan riset dan pengembangan, serta pemasaran dan layanan, hari ini kembali menegaskan komitmennya di pasar Indonesia. Hal ini dibuktikan Gree dengan membuka The First Exclusive Store mereka yang terletak di Emporium Pluit Mall, Unit 22, Lantai 3, Kawasan CBD Pluit, Jl. Pluit Selatan Raya, Jakarta Utara. The First Exclusive Store dari Gree ini hadir dengan ruang yang luas dan nyaman, serta layanan berkualitas dengan dukungan tim yang profesional.

“Kami menghadirkan The First Exclusive Store dari Gree yang terletak di Emporium Pluit Mall sebagai wujud komitmen kami terhadap pasar Indonesia. Keberadaan store pertama kami ini juga akan mempermudah pelanggan untuk mendapatkan solusi pendingin udara Gree yang didesain khusus untuk pasar Indonesia, ujar Ethan Wu, CEO PT Gree Electronic Appliances Indonesia.

The First Exclusive Store dari Gree menghadirkan berbagai layanan prima yang khusus diberikan Gree kepada pelanggannya. Pelanggan dapat memperoleh berbagai informasi terbaru dari produk-produk pendingin udara andalan dari Gree, baik produk Pendingin Udara Rumahan (RAC) dan Pendingin Udara Komersial (CAC).

“Kami memiliki komitmen untuk terus menghadirkan solusi pendingin udara yang canggih dan ramah lingkungan untuk pasar Indonesia,” ujar Will Wen, Vice President PT Gree Electric Appliances Indonesia. “Seperti yang bisa dilihat di dalam The First Exclusive Store, kami menampilkan demo unit dari berbagai tipe pendingin udara yang didesain khusus untuk pasar Indonesia.”

Gree juga menghadirkan demo unit dari tiap-tiap produk yang didesain khusus untuk pasar Indonesia, mulai dari tipe U-Crown untuk RAC yang dilengkapi dengan berbagai teknologi terdepan seperti 1Hz Inverter dan konsumsi daya yang rendah hingga mencapai 15W, hingga tipe GMV untuk CAC yang mampu memanfaatkan energi panas matahari dengan teknologi Photovoltaic. Selain kedua produk tersebut, pelanggan juga dapat mencoba langsung berbagai produk Gree lainnya seperti Silent King MOO, dan COO.

Selain produk-produk pendingin udara, The First Exclusive Store dari Gree ini juga menghadirkan layanan konsultasi kepada pelanggan. Hal ini merupakan salah satu bukti komitmen Gree dalam menghadirkan solusi pendingin udara yang tepat dan sesuai dengan kebutuhan dari pelanggan Gree.

Will Wen mengungkapkan pandangannya terhadap pembangunan ekonomi negeri asal Gree, Tiongkok, yang telah mengalami peningkatan ekonomi hingga 37 kali lipat, setelah mengalami reformasi. Menurutnya, dalam meraih peningkatan ekonomi tersebut, Tiongkok mengalami hal yang buruk dimana sumber daya terus digunakan tanpa henti, hingga terjadi pencemaran yang berdampak buruk bagi lingkungan.

Akan tetapi hal tersebut kini dapat mulai diminimalisir berkat berbagai inovasi teknologi yang dikembangkan oleh berbagai perusahaan asal Tiongkok, seperti Gree, sehingga dapat dihasilkan produk-produk hemat energi dan ramah lingkungan demi keberlangsungan lingkungan di Tiongkok. Kini, Indonesia mulai menghadapi masalah serupa dengan yang dihadapi Tiongkok. Dengan pengalaman lebih dari 25 tahun di industri pendingin udara, Gree hadir di pasar Indonesia dalam mengatasi tantangan lingkungan yang kini mulai dihadapi Indonesia, dengan menghadirkan produk pendingin udara yang ramah lingkungan dan hemat energi. •

Microsoft , PT Saptaindra dan Kartuku Lakukan Transformasi Bisnis Digital

0

msoftMICROSOFT Indonesia bersama dengan PT Saptaindra Sejati, salah satu kontraktor mining terbesar di Indonesia dan Kartuku, sebuah perusahaan pionir penyedia pembayaran sistem elektronik di Indonesia, mengungkapkan strategi usaha mereka dalam menjaga kelangsungan bisnisnya, dalam acara bertajuk “Transformasi Digital Bisnis Menuju Perusahaan Berbasis Data”. Pada acara yang diadakan di Fairmont Hotel Jakarta ini, ketiga perusahaan sepakat bahwa strategi digital, khususnya pemanfaatan data, merupakan kunci utama untuk mendukung perusahaan dalam menghadapi ketidakpastian ekonomi, serta bertahan di era pasar persaingan terbuka saat ini.

Berdasarkan data riset yang dilakukan oleh Microsoft dengan sebuah perusahaan riset pasar independen pada tahun 2016, 91% dari para pemimpin bisnis di Asia Tenggara sepakat bahwa bisnis yang kuat perlu didorong oleh data yang tepat, tetapi masih kurang dari separuh perusahaan (44%) yang telah memiliki strategi digital. Di Indonesia sendiri, 49% pengambil keputusan menyatakan mereka ingin mulai menerapkan strategi digital untuk mencapai empat hal, yaitu meningkatkan efisiensi biaya, menjaga kelangsungan bisnis perusahaan, membuat keputusan dengan cepat, dan meningkatkan kepuasan konsumen. Namun, terdapat lima tantangan utama yang dihadapi perusahaan dalam mengadopsi strategi digital di Indonesia, yakni tingginya biaya, kurangnya kemampuan teknologi para pekerja, infrastruktur dan sistem yang tidak memadai, kurangnya tingkat keamanan data, dan ketakutan untuk berubah.

Hermanto, IT Head, PT Saptaindra Sejati, mengungkapkan, “Untuk mendukung bisnis agar menjadi lebih kompetitif, perusahaan kami telah menerapkan strategi digital.” Selanjutnya ia mengatakan, “Selain perangkat teknologi yang tepat, kultur perusahaan juga merupakan faktor penting dalam transformasi digital. Tanpa keterbukaan untuk berubah, baik secara natural atau karena inisiatif tertentu, transformasi digital akan menjadi sulit untuk dilakukan oleh perusahaan tersebut.” •

Rayakan Hari Kartini, #MakeWhatsNext Ajak Perempuan Berani Berinovasi

0

Foto 2 (1)BERTEPATAN dengan Hari Kartini, Microsoft Indonesia mengadakan kegiatan bertajuk #MakeWhatsNext, sebuah kampanye inspiratif bagian dari program Microsoft YouthSpark yang ditujukan untuk mengingatkan masyarakat bahwa perempuan memiliki kebebasan untuk menggapai cita-cita dan tidak ada keterbatasan gender dalam setiap profesi.

Bekerjasama dengan Prestasi Junior Indonesia (PJI), sebuah LSM yang memiliki fokus di bidang pendidikan, #MakeWhatsNextmelibatkan 100 siswi SMA/SMK untuk berkarya di bidang science, technology, engineering, dan mathematic (STEM) dengan memperkenalkan mereka kepada dasar-dasar teknologi serta membuka wawasan mereka akan kayanya profesi yang dapat perempuan tekuni.

Yohana Yembise, Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PP dan PA) mengatakan, ”Hari iniKementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak mendukung kampanye inspiratif #MakeWhatsNext yang dilakukan oleh Microsoft Indonesia karena kampanye ini sesuai dengan peringatan Hari Kartini yang sedang dirayakan oleh masyarakat, khususnya perempuan Indonesia. Kartini telah memperjuangkan emansipasi perempuan. Kini saatnya kita memberikan kesempatan dan membuka peluang bagi Kartini-Kartini muda agar dapat berinovasi, sehingga mampu menjadi perempuan yang aktif, cerdas serta inspiratif.” •

Zeemi Luncurkan Layanan Live Video Streaming di Indonesia

0

Go liveZEEMI, sebuah social media yang menyediakan layanan live video berbasis komunitas, menghadirkan live social media pertama di Indonesia yang khusus dikembangkan untuk memenuhi kebutuhan komunikasi antar komunitas di Indonesia. Layanan ini hadir untuk merevitalisasi interaksi online komunitas, dengan menyediakan sarana live video streaming yang interaktif bagi komunitas, dan kesempatan untuk memperluas jaringan mereka, serta membawa percakapan offline ke online. Zeemi sudah tersedia untuk diakses secara gratis melalui aplikasi iOs, Android (Zeemi) dan situs resmi (www.zeemi.tv).

“Zeemi adalah sebuah platform sosial,” ujar Tom Damek, Founder Zeemi. Fokus kami saat ini adalah memfasilitasi komunikasi yang interaktif bagi komunitas­komunitas di Indonesia. Kami memahami bahwa orang Indonesia masih banyak yang melakukan aktivitas komunikasi secara offline, namun hal yang menarik di sini adalah mereka memanfaatkan sosial media untuk berinteraksi lebih lanjut. Menyadari hal ini, kami ingin menyediakan suatu wadah interaksi yang interaktif dan dapat digunakan kapan saja, di mana saja, tanpa harus berada di tempat yang sama. Zeemi menjadi solusi yang tepat bagi komunitas untuk saling berinteraksi di tengah kepadatan kota Jakarta, maupun wilayah Indonesia yang tersebar secara luas.”

Ide pengembangan layanan ini tercetus dari kebutuhan seseorang untuk bisa menyiarkan sesuatu secara live dengan mudah, bahkan hanya membutuhkan smartphone, dari manapun mereka berada. Berdasarkan data Zeemi, salah satu hal yang menarik yang baru saja terjadi adalah banyak masyarakat menonton aksi demonstrasi taksi yang terjadi beberapa waktu lalu secara live dengan Zeemi.

Selain menghadirkan layanan yang interaktif, Zeemi juga menawarkan berbagai fitur lainnya yang khusus dikembangkan untuk menghadirkan pengalaman yang menyenangkan dan bermanfaat bagi para penggunanya. Salah satu fitur yang ditawarkan adalah kemampuan Zeemi dalam menyesuaikan resolusi video yang ditampilkan dengan kecepatan jaringan serta perangkat yang digunakan oleh pengguna, guna memastikan kelancaran akses bagi para penggunanya. Zeemi juga memberikan pulsa sebagai bentuk apresiasi kepada pengguna setia Zeemi. Caranya adalah dengan menukarkan poin melalui virtual gifts (hadiah virtual) yang berhasil pengguna dapatkan di platfrom ini.

Saat ini, Zeemi telah memiliki ribuan pengguna yang aktif streaming setiap hari dan bergabung dalam interaksi secara live dengan berbagai macam komunitas. Beberapa komunitas yang aktif menggunakan Zeemi antara lain komunitas hijab, musik indie, dan Je­jepang­an. Beberapa nama terkenal juga telah memanfaatkan layanan kami untuk berinteraksi dengan penggemar mereka secara real­time, lebih dekat, seru, dan juga menyenangkan. Bahkan sebuah acara yang menampilkan artis­artis besar seperti Judika, Merry Riana, Rico Ceper, menggunakan Zeemi sebagai live social media untuk mewadahi interaktifitas diantara membernya.

“Kami sudah cukup lama menekuni industri ini. Kami melihat terjadinya pertumbuhan adopsi live streaming di Indonesia. Pembenahan dan pembaruan yang kami lakukan pada Zeemi merupakan hasil pembelajaran dari apa yang diinginkan oleh komunitas dan bagaimana perilaku mereka dalam menggunakan layanan video social media. Kami ingin agar setiap orang bisa menjadi bagian dari komunitas tersebut melalui interaksi online secara langsung. “Sebelumnya, hal ini sulit dilakukan dan membutuhkan waktu yang lebih lama untuk saling berinteraksi antar sesama komunitas,” kata Tom.

Keseruan dalam berinteraksi secara live dan berbagai kesempatan yang ditawarkan kepada pengguna untuk memonetasi talenta dan hobi mereka menjadi daya tarik tersendiri bagi komunitas­komunitas yang sudah tergabung dalam Zeemi.

Dian Ayu Ningtyas, Founder Zaura model dan make­up artists yang mewakili Komunitas Hijabers di Zeemi, membagikan pengalamannya dalam menggunakan Zeemi, “Dengan berkomunikasi secara online, kami mampu menciptakan dampak yang lebih besar bagi anggota dan komunitas kami, dan tentunya memungkinkan kami untuk bisa berkumpul dengan lebih cepat. Saya tidak lagi harus menunggu waktu persiapan yang lama dan cenderung mahal untuk bisa berkumpul dengan sesama komunitas. Hanya melalui smartphone, saya dapat mengumpulkan mereka, membagi dan melihat kegiatan teman­teman secara live, dan tentunya berinteraksi secara langsung. Zeemi mendapatkan tanggapan yang baik di kalangan anggota kami, dan ke depannya kami akan memanfaatkan Zeemi untuk mendukung aktifitas kami.”

Ryan Maulana Rizky, Music Director at OZ radio Jakarta, “Senang banget OZ Radio punya channel di Zeemi karena pada dasarnya kita ini hanya sebuah media yang jualan hanya melalui audio. Nah, pas menggunakan Zeemi, pendengar kita jadi punya pilihan untuk mengetahui informasi yang diberikan oleh OZ Jakarta. Tidak lagi hanya audio pendengar atau dalam hal ini penonton dapat melihat langsung dan berinteraksi dengan announcer atau bintang tamu / artist yang datang. Kita juga bisa seseruan bareng, games giveaway, atau penonton bisa memberi challenge yang jauh lebih menarik dari sebelum, disaat yang sama feedback dari viewers bisa kita terima langsung dan dapat kita jadikan acuan untuk menjadi lebih baik. Terlebih lagi kemudahan yang ditawarkan, kita dapat menggunakan smartphone untuklive di manapun saya berada dan mendapatkan fans atau pendengar baru  sepanjang prosesnya”.

Tom menutup, “Fokus kami saat ini adalah mengajak para komunitas besar di Indonesia untuk live. Kami tidak mendikte apa yang harus mereka lakukan pada saat live, namun kami telah melihat banyak komunitas kreatif ­ yang kami dukung ­ telah berkembang bersama kami.” •

BNPT mendukung PBB dalam pencegahan ancaman penyebaran Violent Extremism

0

Jenewa, 9 April 2016.
Kepala Badan Nasional Penanggulangan Terorisme [BNPT], Komjen Tito Karnavian Phd, telah menghadiri pertemuan Konferensi Tingkat Tinggi Organisasi Perserikatan Bangsa Bangsa (PBB) dalam rangka pencegahan Violent Extremism atau pencegahan ekstrimisme dengan kekerasan yang diselenggarakan di Gedung Perserikatan Bangsa Bangsa di kota Jenewa, Swiss, pada tanggal 8 April 2016.  Konferensi yang dibuka dan dipimpin oleh Sekretaris Jenderal PBB, Ban Ki-Moon, dihadiri oleh para pejabat setingkat menteri dari hampir semua negara-negara anggota PBB. Dalam kata sambutannya, Sekretaris Jenderal PBB, Ban Ki-Moon, telah mengaris bawahi pentingnya negara-negara untuk melakukan aksi secara bersama-sama di tingkat nasional, regional dan internasional untuk memerangi ancaman penyebaran ekstrimisme dengan kekerasan yang dinilai sebagai akar permasalahan dari terorisme.

Dalam hal ini Sekretaris Jenderal PBB juga menggaris bawahi lima hal utama yang harus dilakukan yaitu pentingnya upaya pencegahan ekstrimisme dengan kekerasan, perlunya kepemilikan nasional terhadap Rencana Aksi Sekretaris Jenderal PBB mengenai Pencegahan Ekstrimisme dengan Kekerasan melalui tindak lanjut Rencana Aksi Nasional, pentingnya peningkatan kerjasama internasional dalam pencegahan Ekstrimisme dengen Kekerasan, menegaskan kesiapan PBB untuk membantu negara-negara dalam pencegahan Violent Extremism serta menghimbau negara-negara anggota PBB untuk bersatu dan bertindak dalam pencegahan ekstrimisme dengan kekerasan tersebut.

Kepala BNPT Komjen Tito Karnavian Phd menyampaikan pandangan Indonesia di sesi pertama konferensi menegaskan dukungan terhadap Rencana Aksi  Sekretaris Jenderal PBB mengenai pencegahan ekstrimisme dengan kekerasan dan berbagi pengalaman Indonesia dalam upaya pencegahan ekstrmisme dengan kekekerasan, yaitu perlunya segera dilakukan pendekatan yang komprehensif dan upaya bersama untuk menghancurkan kelompok teroris di daerah operasi mereka, peningkatkan ketahanan masyarakat dari ancaman ekstrimisme dengan kekerasan serta pentingnya keterlibatan masyarakat madani dalam upaya pencegahan ekstrimisme dengan kekerasan.

Sebelum Konferensi Tingkat Tinggi telah dilaksanakan konferensi tingkat pejabat tinggi yang dihadiri delegasi RI yang dipimpin oleh Deputi Kerjasama Internasional BNPT, Irjen Pol Dr. Petrus R Golose. Dalam konferensi tingkat pejabat tinggi yang membahas Rencana Aksi Sekretaris Jenderal PBB mengenai pencegahan ekstrimisme dengan kekerasan tersebut, Delegasi Indonesia telah menyampaikan intervensi dalam keempat sesi yang membagi secara tematik isu-isu pencegahan ekstrimisme dengan kekerasan.

Penyebaran ekstrimisme dengan kekerasan telah sangat menganggu masyarakat internasional selama beberapa tahun terakhir untuk itu Konferensi Jenewa memberikan kesempatan bagi masyarakat internasional dalam hal berbagi pengalaman dan praktek yang baik untuk menangani pencegahan ekstrimisme dengan kekerasan, sehingga dapat membangun dukungan kerjasama masyarakat internasional mengatasinya secara bersama.

Negara Anggota menyambut baik inisiatif Sekretaris Jenderal PBB dan menekankan bahwa  ekstremisme kekerasan tidak bisa dan tidak boleh dikaitkan dengan agama, kebangsaan, peradaban maupun kelompok etnis. (Hk)

Artikel Terkait:
BNPT mendukung PBB dalam pencegahan ancaman penyebaran Violent Extremism
Luncurkan Buku, Petrus Golose Ungkap Aktivitas Teroris di Internet
PETRUS REINHARD GOLOSE: Bahaya! Teroris Kembali Intai Cyberspace
SIDNEY JONES: Blokir Situs Bukan Solusi Cegah Radikalisme
Polri, TNI dan Kejaksaan Bersinergi Tanggulangi Terorisme
Petrus Reinhard Golose: BNPT Upayakan Indonesia Bebas Dari Terorisme

APKOMINDO Optimis Teror Bom Tak Ganggu Bisnis TI
Komjen Anang Iskandar: “4 Juta Pecandu Tanggung Jawab Saya”
Penyegaran Tugas, Polri Rotasi Sejumlah Jabatan
Nanan Soekarna Dilantik Menjadi Wakapolri
Kapolda Jawa Timur, Anton Bachrul Alam: Optimalkan TI Untuk Layani Masyarakat
Petrus Golose Raih Gelar Doktor
Kombes Rycko Raih Doktor UI Ke 7
Aris Budiman, Anggota Polri Kembali Raih Doktor UI
Benny Jozua Mamoto, E-Terrorism Butuh Penanganan Khusus
Dengan TI Polri Janjikan Pelayanan Cepat
Polda Metro Optimalkan Layanan Website
Narkoba: Menggiurkan Tapi Mematikan
Sambodo Purnomo Yogo: Dengan TI, Polisi Tingkatkan Citra dan Kinerja
Fungsi Kepolisian Dalam Penegakan HKI
Bintara Polda Metro Jaya Raih Sertifikat Komputer Forensik
Hindari Bisnis Dari Permasalahan Hukum
29 Mobil Patroli Polisi Dipasangi GPS
Polri Siap Amankan Pemilu 2009
Ketika BIN Memantau JEJARING SOSIAL
UU HAKI Tekan Kerugian Negara
Badan Cyber Nasional Siap Amankan Informasi Cyber
AKBP Yakub Dedy Karyawan: Sistem Tilang Elektronik Siap Diberlakukan
KOMPOL ERWIN HARTA DINATA: TI Bantu Pelihara Keamanan Masyarakat
BISKOM – Polri Sosialisasikan Permasalahan Hukum TI
Kuatkan Energi Digital Indonesia, Pemerintah Siapkan Sejumlah Kebijakan

Dukung IoT, F5 Rilis 100 GbE VIPRION Blade Terbaru

0

HW-VIPRION-chassis-4480-web-PPTF5 Networks  mengumumkan peluncuran 100GbE VIPRION blade terbaru guna mendukung pesatnya pertumbuhan perangkat, aplikasi, dan permintaan koneksi untuk terhubung dengan sistem. Peluncuran ini didaulat sebagai jawaban perusahaan atas perkembangan Internet of Things (IoT), evolusi penyedia layanan menuju jaringan 5G, dan juga meningkatkan perlindungan terhadap serangan distributed denial of service (DDoS) dan malicious payloads  – serangan yang disembunyikan di dalam trafik – yang semakin masif menargetkan pengguna.

VIPRION 4450 blade, mampu menjawab tantangan konektivitas dan concurrency / mengelola koneksi yang terhubung secara bersamaan di era Internet of Things (IoT). Hal tersebut dimungkinkan karena perangkat tersebut menyediakan kemampuan untuk mengelola lebih dari 1 miliar koneksi yang terhubung secara bersamaan pada satu waktu, ketika diterapkan di sebuah F5 eight-blade chassis, dan berkat fitur dua port 100GbE serta enam port 40GbE yang ditawarkan.

Sebagai tambahan, bagi penyedia layanan khususnya, blade terbaru ini mampu mempermudah proses transisi jaringan mobile dari 4G menuju 5G, serta meningkatkan kinerja elliptic curve cryptography (ECC) dan 2K keys dengan SSL. Singkatnya perangkat ini dapat meningkatkan kinerja jaringan agar mampu menanggulangi ledakan jumlah pelanggan dan penggunaan data, seraya mewujudkan efektivitas dari penerapan DNS, IPv6 migration dan SGi firewall di ekosistem penyedia layanan.

“Portofolio yang luas dari application delivery / pengiriman aplikasi yang ditawarkan oleh F5, sudah sejalan dengan salah satu prioritas utama dari enterprise dan penyedia layanan di era digital saat ini, yaitu menghubungkan orang, aplikasi, informasi, dan perangkat melalui infrastruktur hybrid yang skalabel dan cerdas. Perkembangan kebutuhan ini tidak hanya didorong oleh permintaan pengguna, tetapi juga didorong oleh kebutuhan dari industri vertikal seperti transportasi, kesehatan, edukasi, layanan finansial, dan bebagai sektor lainnya yang semakin ‘rakus’ dalam mengonsumsi data,” ujar  Emmanuel Bonnassie, Senior Vice President, APAC, F5 Networks.

Lanjut Emmanuel, “Berangkat dari meningkatnya ketergantungan akan aplikasi dan kebutuhan untuk mampu menyesuaikan infrastruktur IT dengan kebutuhan yang semakin berkembang secara lebih cepat, F5 memastikan bahwa pengiriman aplikasi di lingkungan yang hyper-connected dapat terlaksana tanpa adanya gangguan.” •

ZAP Raih Penghargaan Best Marketing Campaign

0

ZAP Best Marketing CampaignBERDIRI sejak tahun 2009 ZAP memulai debutnya sebagai pionir spesialis perawatan menghilangkan bulu di tubuh secara permanen, cepat, aman, dan tanpa rasa sakit dengan menggunakan teknologi canggih yang sudah sangat populer di seluruh dunia.

Seiring dengan perkembangan perusahaan, hingga saat ini ZAP telah melakukan hampir 500.000 prosedur perawatan yang membuat ZAP menjadi perusahaan yang sangat terpercaya dibidangnya. Ditahun 2014, selain tetap menyediakan Zap Permanent Hair Removal, ZAP melakukan ekspansi menjadi klinik kecantikan yang menghadirkan berbagai kecantikan wajah dan kulit dimana seluruh prosedur perawatan dilakukan oleh dokter yang dibantu dengan perawat berpengalaman.

Kini ZAP mantap memperkenalkan identitas baru dengan sebutan ” ZAP Clinic” sebagai klinik kecantikan spesialis perawatan kulit wajah dan tubuh. Salah satunya adalah Photo Facial yang terdiri dari 3 rangkaian perawatan yaitu Face Toning, Face Rejuvenation, dan Oxy Infusion. Dimana saat ini Face Rejuvenation merupakan perawatan dengan minat paling tinggi di ZAP Clinic yaitu mencapai 10.000 perawatan per bulan.

Mengedepankan kenyamanan, ZAP juga meningkatkan service pelayanan di seluruh outletnya dengan merekrut pegawai yang mempunyai pengalaman bekerja di hotel bintang lima. Hal tersebut merupakan komitmen ZAP agar mampu bersaing  pada bisnis industri perawatan kecantikan dalam memenuhi visi perusahaan “Giving the best beauty treatment experience possible”.

Berangkat dari ketekunan dan keuletannya, ZAP menjadi sebuah perusahaan dengan omset yang meluncur pesat sebanyak hampir tiga kali lipat di tengah kondisi ekonomi Indonesia yang kurang menguntungkan di tahun 2015 yang lalu. Hal tersebut membuat ZAP mampu meraih penghargaan untuk kategori ”Best Marketing Campaign” di ajang penghargaan Internasional Business excellence Forums & Awards yang diselenggarakan pada tanggal 28 Februari- 01 Maret 2016 di Melbourne, Australia. “Pencapaian tahun lalu yang luar biasa yang mendasari panitia dalam memilih ZAP sebagai pemenang Best Marketing Campaign,” Ucap Fadly Sahab CEO Zap di Jakarta (10/3).

Kesuksesan sebuah perusahaan, tentunya tak lepas dari seorang pimpinan yang mumpuni. Selain perusahaan yang dipimpinnya, Fadly juga sukses menyabet penghargaan “Enterpreneur Of The Year’’ pada ajang yang sama. ”ZAP dan saya masuk sebagai nominasi di lima kategori dan berhasil membawa pulang dua penghargaan tersebut. ”, Ujar Fadly menambahkan.

Business excellence Forums & Awards merupakan kompetisi bisnis bertaraf internasional yang diadakan oleh Action Coach business coaching sejak tahun 2011. Penghargaan ini diberikan sebagai bentuk apresiasi tertinggi bagi para pelaku bisnis dalam berbagai katagori, mulai dari produk maupun jasa dalam sektor industri kecil dan menengah di lima negara besar termasuk, Australia, Canada, Amerika dan Inggris.

”Selain mendapatkan piala bergengsi, melalui ajang ini ZAP mendapatkan apresiasi yang sangat tinggi sebagai merek lokal dari Indonesia yang mampu bersaing secara global. Kami sangat bangga dan berterima kasih kepada keluarga ZAP, mitra bisnis dan terutama kepada lebih dari 25.000 pelanggan yang melakukan perawatan di tempat kami setiap bulannya,” ujar Fadly. •

Tingkatkan eCommerce, RTB House Hadir di Indonesia

0

RTB House OfficeRTB House, sebuah perusahaan teknologi periklanan terkemuka di dunia yang memiliki spesialisasi dalam hal solusi retargeting canggih, mengumumkan kehadiran perusahaan secara resmi di Indonesia, serta ketersediaan solusi iklan retargeting berteknologi tinggi untuk situs e-commerce dan pemasar online di negara ini. RTB House menawarkan teknologi untuk membantu para pemasar online meningkatkan efektivitas kerja, dengan memaksimalkan potensi konversi atau aksi, dan di sisi lain menampilkan iklan yang lebih relevan bagi pelanggan.

RTB House mengembangkan teknologi retargeting yang canggih, sebagai tenaga penggerak utama dari DSP (Demand Side Platform) yang ditawarkan. Teknologi tersebut mampu berkembang secara berkesinambungan berkat algoritma mesin pembelajaran yang canggih, sehingga memungkinkan prediksi, rekomendasi, serta automatisasi bidding yang lebih efektif. Lebih lanjut lagi, teknologi ini mampu mengoptimalkan kanal online bagi para pemasar dengan hanya menargetkan pengunjung yang memiliki kemungkinan tinggi untuk melakukan pembelian atau suatu aksi yang diharapkan.

Saat ini RTB House telah menyediakan solusinya di pasar Eropa, Amerika Latin, serta  Asia Pasifik, dan menjalankan lebih dari 850 kampanye iklan dengan kontrak yang berkelanjutan – 90% dari total klien yang dimiliki perusahaan.

“Sejak pertama kali didirikan pada tahun 2012, RTB House kini telah menjadi salah satu perusahaan online retargeting dengan pertumbuhan tercepat di Eropa,” ujar Jakub Ratajczak, Managing Director APAC di RTB House. “Teknologi kami telah terbukti memiliki tingkat efektivitas yang dapat dibandingkan dengan para pemain dunia lainnya yang telah lebih dulu hadir di pasar, dan bahkan teknologi kami mampu melampaui kinerja mereka di banyak kampanye yang sedang berlangsung.”

Lanjut Jakub, “Pasar e-commerce di negara ini berkembang pesat, dengan nilai pertumbuhan mencapai dua kali lipat dibanding tahun lalu. Bahkan menurut data, pada tahun 2019 diprediksi total nilai pasar akan mencapai USD 3,8 Miliar. Kami melihat Indonesia sebagai pasar yang menawarkan potensi besar untuk mengembangkan bisnis, serta membuktikan efektivitas teknologi di pasar yang sangat dinamis ini.”

Sebagai bagian dari strategi ekspansi bisnis, saat ini RTB House fokus mempelajari tantangan yang dihadapi oleh para pemain e-commerce serta pemasar online dalam hal iklan retargeting di Indonesia. Lebih lanjut tentang hal ini, Ridzki Syahputera, Business Development Manager di RTB House mengatakan, “Walaupun bisnis e-commerce di Indonesia berkembang dengan sangat pesat, namun berdasarkan hasil penelitian awal kami, hanya 40% dari para pemain e-commerce skala besar di negara ini yang memanfaatkan layanan retargeting profesional. Karena itu, mengedukasi pasar tentang manfaat layanan ini juga menjadi salah satu fokus kami.” •

 

Dalam usahanya mendorong tingkat adopsi terhadap layanan retargeting profesional serta membuktikan efektivitas dari solusi yang ditawarkan perusahaan, RTB House menawarkan model pembayaran berbasis kinerja. Artinya, artinya klien akan dikenakan biaya jika RTB House berhasil menghasilkan konversi. Kedua model pembayaran yang dimaksud adalah cost per order (CPO) dan cost per sales (CPS). Selain kedua model tersebut, perusahaan juga menyediakan metode pembayaran lainnya seperti cost per click (CPC).

 

Tutup Ridzki, “Kami percaya bahwa model pembayaran ini akan membuktikan efektivitas dari solusi kami, serta menawarkan solusi yang lebih fleksibel bagi para pemasar online untuk mengoptimalkan aktivitas mereka, dan pada akhirnya meningkatkan jumlah konversi.”

[1] Frost & Sullivan: Frost & Sullivan Forecast Indonesia’s E-Commerce Market to Grow at 31,1% to Reach USD 3,800 Millions in 2019

 

Wujudkan Rumah Tugas Akhir, Apkomindo Akan Adakan Kerjasama Dengan ITB

0

ASOSIASI Pengusaha Komputer Indonesia (APKOMINDO) memberikan kontribusi juga pada pengembangan eCommerce di tanah air. Beberapa waktu lalu, asosiasi yang mewadahi 2000 pengusaha komputer di seluruh Indonesia ini menyampaikan Program Kegiatan dimana Apkomindo bertindak sebagai Hub eCommerce Nasional yang diwujudkan dalam 3 program kegiatan, yaitu Rumah Tugas Akhir (Rumah TA), Internet of Things (IoT) dan Warung Digital, dimana program Waroeng Digital adalah program ADEI yang didukung Apkomindo dan program IoT merupakan program bersama ADEI dengan Apkomindo sedangkan Rumah Tugas Akhir (Rumah TA) adalah Program Apkomindo yang didukung oleh ADEI.

Untuk mewujudkan program Rumah TA, Apkomindo akan melakukan perjanjian kerjasama atau memorandum of understanding (MoU) dengan Program Studi Teknik Elektro dan Teknik Informatika Sekolah Tinggi Elektro Informatika ITB.

Penjajakan rencana perjanjian kerjasama telah dilakukan pada Selasa, 8 Maret 2016 lalu di Kampus ITB, Jl. Ganesha 10 Bandung.  Program Rumah TA sendiri adalah kegiatan untuk mengarahkan hasil hasil tugas akhir di perguruan tinggi agar sesuai dengan kebutuhan pasar dan industri. Program Rumah TA juga diharapkan dapat membantu mencapai target pemerintah untuk  menghasilkan 1000 startup di tahun ini.

Program Rumah TA awalnya merupakan inisiatif dari PT. Inovasi Cyber Investama (ICI), yang merasakan adanya gap antara tugas akhir yang dibuat di perguruan tinggi terhadap industri sesungguhnya. Begitu banyak tugas akhir yang akhirnya tidak pernah terealisasi menjadi produk dan hanya menjadi bagian dari koleksi buku di perpustakaan.

Effort tugas akhir yang disinergiskan dengan industri dan kebutuhan pasar, serta akan dikawal pembuatan dan pengembangannya, sehingga akan muncul menjadi produk yang tepat sasaran, sekaligus memberikan kesempatan besar bagi pembuatnya untuk menjadi teknopreneur yang dibutuhkan bangsa ini untuk terus maju.

Soegiharto Santoso, Ketua Umum Apkomindo mengatakan, “Konsep ini diadaptasi dari negara maju yang sudah mengembangkannya lebih dulu.  Apkomindo yang sangat peduli dengan pertumbuhan startup di tanah air, sangat mendukung usaha pengguliran Rumah TA ini.”

Untuk itu, ujarnya, Apkomindo menggandeng PT. ICI dan telah membuat MoU atas pengguliran Program Rumah TA ini, serta menargetkan untuk bekerjasama dengan beberapa perguruan tinggi di tahap awal ini.

Pertemuan pertama telah dilakukan antara tim Apkomindo yang terdiri dari Soegiharto Santoso (Ketua Umum), Ashari Abidin (Wakil Ketua Umum Bidang Software), Fanky Chistian (Ketua DPD Apkomindo DKI Jakarta), Adrie Taniwidjaja (DPA DPD Apkomindo Jawa Barat), Febrizal Effendi (Pengusus Apkomindo Bidang Hubungan Pemerintah yang juga konsultan Kemkominfo) bersama dengan  Hemat Dwi Nuryanto (PT Zamrud Teknologi), dengan tim Program Studi Teknik Elektro yang diwakili oleh Arif Sasongko, ST, M.Sc, Ph.D., Dr. Kusprasapta Mutijarsa, ST., MT. dan Dr. Eng Muhammad Amin Sulthoni, ST.,MT.

Arief menjelaskan,  saat ini di ITB ada 2 jurusan yang memiliki akreditasi internasional, yaitu yaitu jurusan Teknik Elektro dan Teknik Kelautan. Salah satu yang dilengkapi adalah dokumentasi dalam pengembangan produk. Dokumen-dokumen tersebut adalah B100: masalah yang disasar, benefit dari solusi, cost benefit analisis, B200: mengenai spesifikasi teknis produk,  B300: desainnya seperti apa, pilihannya apa saja, alternatifnya apa saja, B40 : terkait implementasi, mekanisme pengelolaan sourcecode, dan B500 : mengenai proses pengujian.

“Teknik Elektro mempunyai event yang disebut ee days, yang merupakan arena pameran hasil karya tugas akhir dimana pengujinya berasal dari industri. Untuk tahun ini, ee days akan dilaksanakan pada tanggal 31 Mei, tim Rumah TA Apkomindo diharapkan hadir untuk langsung melihat  progress dari kegiatan koordinasi dan pengembangan tugas akhir yang ada di Program Studi Teknik Elektro. Pak Amin Sulthoni sendiri adalah koordinator acara ee days,” papar Arief.

Arief juga menyampaikan bahwa saat ini tugas akhir sudah tidak diarahkan ke penelitian, tapi lebih kepada engineering produk yang berorientasi kepada kebutuhan pasar. Ini merupakan langkah yang ditempuh bersama sejak 2011 agar kampus bisa langsung berkontribusi ke pasar dan masyarakat. Dengan demikian, Rumah TA adalah usulan kegiatan yang sangat relevan dalam mendukukng agar produk tugas akhir mahasiswa bisa diterima pasar dan masyarakat.

“Banyak yang bisa diiriskan antara kegiatan tugas akhir yang sudah berjalan di Prodi Elektro dengan program Rumah TA, kita akan dapatkan irisan irisan yang sinergis ini sambil berjalan,” katanya.

Sementara Kusprasapta mengutarakan, keberadaan Rumah TA ini seperti mengisi gap yang ada di proses tugas akhir selama ini, sehingga pelaksanaan program Rumah TA ini nantinya bisa saling melengkapi. MoU akan segera dikoreksi oleh pihak Progdi Elektro STEI untuk kemudian bisa segera difinalkan bersama.

MoU dibutuhkan oleh tim Apkomindo untuk menghimpun resource dari berbagai pihak seperti pemerintah, BUMN, perusahaan swasta, ventur capital, selain untuk kebutuhan pendanaan, juga sebagai resource untuk pendampingan, mentoring dan coaching, serta juga untuk jembatan networking dalam mempromosikan produk dari mahasiswa / startup yang dibentuk melalui program Rumah TA.

SONY DSC

Pertemuan berikutnya adalah dengan tim Program Studi Informatika ITB yang diantaranya diwakili oleh Achmad Imam Kistijantoro, ST,M.Sc, Ph.D.  dan Tim nya.

Imam menyampaikan bahwa kondisi tugas akhir di Informatika saat ini masih dilakukan perorangan, belum berkelompok seperti halnya di Elektro. Namun demikian beberapa tugas akhir dapat dikelompokkan menjadi suatu produk yang dibutuhkan pasar. Karenanya, salah satu tindak lanjut dari dalam jangka waktu dekat adalah mengisi kuliah umum di ITB yang dilakukan oleh pengurus dan anggota Apkomindo, sehingga bisa mulai membangkitkan semangat dan passion para mahasiswa untuk berkarya dan menghasilkan produk unggul melalui media tugas akhir.

“Saat ini para mahasiswa agak kebingungan saat ditanya mengenai materi untuk tugas akhir, namun untuk lomba lomba ternyata bisa menang. Artinya kedua kegiatan atau kegiatan kegiatan lain yang kurang lebih serupa, dapat disinergiskan dan diakumulasikan melalui media tugas akhir yang memang resmi dari kurikulumnya,” kata Imam. •

Artikel Terkait:
RUDIANTARA: 2019, Seluruh Indonesia Tersambung Internet

Menkominfo: Apkomindo Harus Fokus Pada Bisnis Ekosistem

Oktober, Pemerintah Rampungkan Blueprint Pertahanan Cyber

Indonesia Cyber Security Summit Ke 2 Kembali Digelar

LSP Komputer memperoleh Sertifikasi Lisensi dari BNSP

Program Kegiatan Apkomindo sebagai Hub eCommerce Nasional

Wujudkan Rumah Tugas Akhir, Apkomindo Akan Adakan Kerjasama Dengan ITB