Home Blog Page 1041

Dell Lirik Pasar SMB

5

Untuk membantu perkembangan bisnis di negara berkembang terutama di Indonesia, Dell meluncurkan notebook Vostro dan desktop A Series yang dirancang untuk memenuhi kebutuhan usaha kecil, pemerintah dan badan pendidikan yang beroperasi dengan dana terbatas.

“Dell berikan teknologi standar Internasional, dengan harga terjangkau untuk small medium business di Indonesia,” ujar Megawati Khie, Director & Country Manager Dell, di Jakarta (27/8).

Notebook Dell Vostro A860 dan A840 serta desktop A180 dan A100 tidak hanya diluncurkan di Indonesia saja, tapi juga di China, India, Vietnam, Filipina, Thailand dan beberapa negara lainnya di bagian timur.

Dirancang dengan Wifi 802.11 b/g, modem dan konektivitas nirkabel dan Bluetooth, notebook tersebut dilepas dengan harga kisaran US$ 569 untuk A840 dan sekitar US$ 669 untuk A860, sedangkan untuk desktop A180 sekitar US$ 499 dan A100 seharga US$ 399 dengan menggunakan sistem operasi Ubuntu dari Linux.

Pada dasarnya, notebook seri ini mempunyai teknologi yang sama tapi yang membedakan adalah layarnya dan prosesor yang ditanamkan. Untuk A860 mempunyai ukuran layar 15,6″ dan A840 berukuran 14,1″. Sedangkan prosesor yang ditanam menggunakan Intel Celeron dan Pentium Dual Core. Sementara itu, desktop A180 menggunakan prosesor Intel Celeron dan A100 prosesor Intel Atom.

Untuk servis, pengguna tidak perlu kuatir. Walaupun Dell tidak menyediakan service center, namun dengan layanan servis on side support, Dell memberikan kemudahan bagi pemakai bila terjadi kerusakan pada desktop maupun notebook dengan mengirim teknisi langsung ke rumah yang sebelumnya ditangani dahulu melalui telepon hotline 001-803-601-904.

“Jadi pengguna tidak perlu repot membawa notebook atau PC ke service center yang sebenarnya sangat merepotkan dan membuang waktu,” jelas Mega. Selain itu, guna memenuhi kebutuhan layanan di tanah air, Dell sudah tersedia di 10 kota yang meliputi Sumatera, Sulawesi, Jawa Tengah dan Jawa Timur.

Smart Telecom Perluas Jaringan dan Galeri di Jawa Timur

11

Di tengah perang tarif yang sedang digencarkan oleh para operator di Indonesia. Smart Telecom tetap fokus dengan terus memperluas jaringannya ke 7 kota di Jawa Timur, yaitu Madiun, Magetan, Nganjuk, Ngawi, Pacitan, Ponorogo dan Trenggalek. Sebelumnya Smart Telecom telah menjangkau di 14 kota di Jawa Timur. Jadi dengan adanya perluasan jaringan di 7 kota tersebut, menjadikan Smart mempunyai jangkauan di 21 kota di Jawa Timur.

Selain memperluas jaringan, Smart Telecom juga membuka Galeri Smart di dua kota yaitu kota Sidoarjo, Jl KH Mukmin 48 dan Pasuruan yang bertempat di Pasuruan Mall, Ground Floor Jl Nusantara, Pasar Poncol. Dengan dibukanya Galeri Smart di dua lokasi tersebut, maka para pelanggan Smart dapat menikmati berbagai layanan, seperti pembelian Paket Bundling Ponsel Smart, melakukan pembayaran bulanan Smart, pengisian pulsa dan menanyakan informasi lainnya.

“Kami akan terus meningkatkan kualitas jaringan dan jangkauannya agar masyarakat Jawa Timur dapat leluasa berkomunikasi dengan mobilitas tinggi. Perluasan jaringan dan penambahan galeri di daerah Jawa Timur diharapkan dapat memberikan kualitas layanan terbaik dan mampu menggarap potensi pasar yang masih sangat besar”, tambah Charles Sitorus.

Menjelang Lebaran nanti jaringan Smart telah siap menjangkau kota – kota di Jawa Timur dan menghadapi kemungkinan lonjakan trafik dengan berbagai upaya antisipasi seperti peningkatan kapasitas dan kualitas jaringannya. Hal ini dilakukan agar para pelanggan Smart yang akan mudik dari dan ke daerah Jawa Timur dapat menikmati layanan dan sinyal Smart.

N79 dan N85, Ponsel Baru Dari Nokia

0

Untuk menekan penjualan di seluruh dunia, sekaligus memenangkan persaingan dari Apple dan Samsung, Nokia mempersiapkan tiga model ponsel terbaru, yakni N79, N85 dan seri N96 yang dikhususkan bagi pasaran Amerika Utara. Meski belum dipasarkan, kabar ini telah mendongkrak meningkatkan pendapatan Nokia sebesar 2% dalam bulan ini.

Menurut Nokia, ponsel dengan model terbaru dan lebih mahal biasanya akan mendatangkan profit yang lebih tinggi daripada ponsel lama dan lebih murah. Karenanya Nokia memilih model yang ekslusif untuk N79 dan N85 yang kabarnya akan dijual mulai bulan Oktober mendatang.

N79 dan N85 akan memiliki kamera 5 megapiksel dan games pre-loaded serta memori 8 Gb. Nokia N75 memiliki display 2.4″ QVGA dengan 16M warna. mendukung Bluetooth, Wi-Fi, GPS serta beberapa fitur penting lainnya seperti radio FM. Sedangkan Nokia N85 mengadopsi desain dual slider yang diinspirasi dari Nokia N81. Berjalan pada frekuensi quad-band GSM and tri-band UMTS dual slider, ponsel ini juga mendukung HSDPA untuk jaringan internet. Seperti kebanyakan ponsel Nokia saat ini, seri N75 juga mendukung fitur accelerometer serta dilengkapi gaming keys yang mirip dengan N-Gage.

Ponsel N85 akan dijual dengan harga EUR 450 atau sekitar US$ 662, belum termasuk pajak dan subsidi operator. Sedangkan N79 akan dijual lebih murah, EUR 350. Nokia, perusahaan yang mengontrol 40% pasar ponsel secara global, bahkan telah memiliki pendapatan yang paling mahal berkat kesuksesan penjualan ponsel model N95. Namun akhir-akhir ini Nokia mendapat saingan baru dari vendor-vendor yang menelurkan ponsel berlayar touchscreen yang tipis dari LG Electronics, Samsung dan Apple. Menyiasati langkah baru, kabarnya Nokia telah bersiap dengan ponsel touchscreen yang diberi kode “Tube” pada tahun ini.

Ponsel Murah Dari Axis-Sony Ericsson

0

Selaku pemain baru di industri seleler tanah air, Axis tengah gencar melakukan penetrasi pasar dengan meningkatkan layanan, membangun jaringan GSM dan 3G nasional serta memperluas layanan Axis hingga ke Jawa Timur, Jawa Barat, Jabodetabek, Banten, Jawa Tengah, Bali, Lombok, Medan, Batam dan dalam waktu dekat menjangkau Pekanbaru.

Jaringan Axis sendiri ditragetkan akan mencakup secara nasional di akhir 2009, yang merupakan tahun kedua operasionalnya. Investasi yang telah disiapkan sampai akhir 2008 sebesar US$ 1 miliar yang sebagian besar digunakan untuk membangun infrastruktur.

Melalui rilisnya, hari ini (27/8), Axis mengumumkan telah menggandeng produsen ponsel Sony Ericsson untuk membundel ponsel murah  Sony Ericsson J110i dengan pulsa Axis hingga Rp 50.000 yang terdiri dari pulsa awal Rp 10.000 dan tambahan pulsa senilai Rp 40.000 yang akan diberikan dalam periode 4 bulan (4x Rp 10.000 dari September – Desember 2008). Melalui kerjasama ini, Axis berharap dapat memberi kontribusi yang cukup penting bagi pertumbuhan pelanggan Axis. “Karena kami menawarkan program dengan nilai lebih yang terbaik,” kata Chief Marketing Officer AXIS, Johan Buse. Ponsel Sony Ericsson J110i dengan bundel Axis dijual seharga Rp 300 ribuan.

Mengenai Axis, operator ini secara mayoritas dimiliki oleh Saudi Telecom Company (STC) dan Maxis Communications yang asal Malaysia. Bersama kedua perusahaan ini, Axis melayani lebih dari 45 juta konsumen di 9 negara.

HDS Hadirkan SSOS Gantikan SAN

0

Service Oriented Storage Solution (SSOS) milik Hitachi Data System ingin menggantikan peran Storage Area Network (SAN) yang selama ini penggunaannnya tidak efisien lagi karena dianggap menciptakan ‘pulau-pulau’ storage yang mengakibatkan tidak terpusatnya data karena sistem provisi storage masih dilakukan terpisah-pisah. Sehingga tidak terciptanya mobilitas data atau data tidak bisa dipindahkan antar sistem storage.

Sebagai teknologi untuk meningkatkan utilisasi storage, SAN masih saja kurang mampu meningkatkan utilisasi tersebut meskipun kapasitasnya terus bertambah. Menurut Strategic Research Corporation dan Storage Networking Industri Association (SNIA), utilasi sistem storage umumnya berkisar anatara 20% sampai 30% sebanyak 22% data adalah data duplikat bahkan 68% data tak pernah diakses selama 90 hari atau lebih.

Melihat itu, Hitachi hadirkan solusi teknologi virtualisasi dari SSOS, melalui storage controller, teknologi virtualisasi ini mempunyai kemampuan menyediakan layanan storage dan data bersama untuk seluruh lingkungan  storage yang heterogen, termasuk berbagai kebutuhan aplikasi, serta tidak menambah kompleksitas atau latency, tidak terbatas koneksi SAN, aman dan memungkinkan integrasi yang mulus dengan kemampuan baru.

“Hitachi sangat fokus melakukan inovasi sejalan dengan kebutuhan pelanggan, terutama untuk pengembangan teknologi virtualisasi dengan pendekatan konsolidasi, archiving dan backup data tanpa reduplikasi berulang,” ujar Edwin Lim, Country Manager HDS Indonesia di Jakarta (26/98).

Lebih dari itu, Hitachi membawa virtualisasi ke level yang lebih tinggi melalui Hitachi Dynamic Provisioning. Menurut Edwin Lim, SSOS dapat melakukan virtualisasi dari storage yang ada. “Jadi, peruhaaan tidak perlu mengganti storage, dengan solusi yang diberikan Hitachi dapat terkoneksi dengan storage yang ada,” jelasnya.

Selain itu dengan kemampuan deduplikasi data, SSOS akan menghemat kapasitas penyimpanan data yang ada. Karena data yang sudah terbackup tidak akan terbackup  lagi. Ditambah solusi power saving yang mengurangi penggunaan energi dengan mengaplikasi teknologi ramah lingkungan.

Johnny Sjam: Bisnis Indosat Tumbuh Pesat

0

Bisnis seluler masih menjadi primadona untuk meraup laba. Adalah sangat wajar jika hampir separuh investasi operator telekomunikasi dialokasikan untuk seluler, terutama untuk mengembangkan kapasitas dan kualitas jaringan. Perluasan jangkauan atau cakupan layanan masing-masing operator itu dimaksudkan untuk menambah pelanggan baru yang pertumbuhannya masih terbuka luas.

Kinerja Indosat, operator prabayar pertama di Indonesia menunjukkan hal yang cukup menggemberikan terkait tingginya pertumbuhan pelanggan seluler dengan total hampir mendekati angka 27 juta. Hal ini membuat peta persaingan telekomunikasi di tanah air berubah, dan Indosat layak diperhitungkan.

Tengok saja dari data Indosat, pada triwulan 1 tahun 2008 ini pendapatan usaha seluler perusahaan penanaman modal asing atau PMA mereka naik hingga 11 persen, dengan saham Singapore Technologies Telemedia sebesar 41,2 persen. Sebelumnya, pada triwulan 1 tahun 2007, pelanggan seluler Indosat mencapai 18 juta dan pada triwulan yang sama tahun ini naik 46,7 persen menjadi 26,4 juta. Meski average revenue per user (ARPU atau rata-rata pendapatan dari tiap pelanggan) Indosat sempat mengalami penurunan 10 hingga 12 persen. Kondisi ini pun akibat dari adanya penurunan tarif interkoneksi yang mulai berlaku April lalu. Tercatat ARPU pelanggan Indosat tahun lalu mencapai Rp 53.000 per bulan per pelanggan.

Tentunya prestasi ini dicapai berkat kelihaian Johnny Swandi Sjam, Direktur Utama Indosat dalam memimpin perusahaannya. Maklumlah, alumnus Gunadarma dan Pascasarjana Administrasi dan Kebijakan Bisnis Universitas Indonesia ini sangat berpengalaman di bidangnya, mengingat telah berkali-kali menduduki jabatan teratas di beberapa perusahaan.

Untuk mengetahui lebih banyak soal Indosat, simak petikan wawancara BISKOM dengan Jhonny belum lama ini.

Bisa Anda jelaskan mengenai jumlah pelanggan Indosat pada triwulan I 2008?

Komposisi pelanggan Indosat sendiri terdiri dari 97,4 persen pelanggan prabayar dan 2,6 persen pelanggan pascabayar. Sedangkan pelanggan fixed wireless access atau telepon tetap nirkabel pada triwulan 1 tahun lalu mencapai 434.000 dan pada triwulan 1 tahun ini mencapai 716.000 atau naik sekitar 64,9 persen. Sedangkan total pelanggan 3,5G Indosat pada akhir kuartal 1 2008 ini mencapai 48.000 pelanggan. Untuk pendapatan layanan MIDI atau data tetap mengalami kenaikan diakibatkan oleh permintaan internet IPVPN dan world link atau direct link. Dengan demikian, pendapatan layanan telekomunikasi Indosat tetap meningkat. Peningkatan ini berasal dari dikontribusi layanan SLI dan StarOne sebesar 6,1 persen, dari Rp 382,3 miliar di Q1 2007 menjadi Rp 405,6 miliar di kuartal 1 2008. Kesimpulannya, target pertumbuhan pendapatan total naik 18 persen, sedangkan seluler ditargetkan naik 20 persen.

Dari 30 juta pelanggan yang diraih Indosat per bulan Mei kemarin, sebanyak 60% merupakan pelanggan setia IM3 yakni sekitar 18 juta. Kalau melihat pencapaian yang cukup fantastis, kami akan melakukan kajian ulang atas target pelanggan tahun ini sebelumnya dipatok 6 juta akan berubah menjadi 8 juta. Kami akan lihat setelah pencapaian semester I. Karena selama lima bulan sudah 5,5 juta pelanggan yang kami dapat.

Dengan pelanggan sebanyak itu, apakah Indosat juga meningkatkan kualitas jaringan?

Saat ini, total perangkat Base Transceiver Station (BTS) yang dimiliki Indosat mencapai 11.667 unit dengan bantuan sekitar 8000 unit menara. Sedangkan untuk meningkatkan kualitas dan kapasitas jaringan telekomunikasi, khususnya kebutuhan bandwith, Indosat memulai pembangunan penggelaran jaringan Sistem Komunikasi Kabel Laut (SKKL) Jakabare (Jawa, Kalimantan, Batam dan Singapore). Pembangunan SKKL sepanjang lebih dari 1.300 kilometer ini akan menghubungkan Indonesia dengan Singapura.

Dampak kenaikan BBM memicu kelangkaan energi pemasok listrik, khususnya untuk BTS, bagaimana Indosat mengatasinya?

Indosat berinisiatif untuk mulai menggunakan energi alternatif sebagai sumber daya pengoperasian BTS. Energi alternatif ini akan ditentukan sesuai dengan sumber daya paling banyak di suatu wilayah. Jika ada daerah yang kaya akan matahari maka BTS di wilayah tersebut akan ditenagai oleh panel solar, begitu juga dengan energi angin yang mendominasi di suatu wilayah maka kemungkinan kami akan menggunakan
energi tersebut. Pada tahap pertama, Indosat akan menguji coba tiga energi alternatif di beberapa tempat sesuai dengan kemampuan sumber daya alam yang ada. Misalnya saja penggunaan turbin angin untuk
memberikan daya pada BTS Indosat di Bali atau penggunaan energi biofuel berbahan dasar kelapa sawit dan biji jarak pada BTS di Labuan Lombok.

Jadi, uji coba ini merupakan salah satu langkah antisipasi kelangkaan bahan bakar dan sumber energi listrik di Indonesia?

Ya, khususnya wilayah di luar pulau Jawa. Misalnya saja di daerah Girisari Uluwatu Bali terdapat dua BTS yang akan ditenagai oleh matahari dan angin. Daerah tersebut diperkirakan memiliki sumber panas
matahari yang cukup signifikan yaitu di atas 5 kWh/M2/hari dan energi angin yang juga cukup besar dengan kecepatan di atas 4m/s. Untuk tahap awal ini sekitar 40 hingga 50 BTS Indosat di luar pulau Jawa akan
menggunakan energi alternatif ini. Lain halnya dengan salah satu BTS di daerah Lombok, Labuan. Wilayah ini dikenal memiliki sumber daya kelapa sawit yang cukup besar. Tidak heran jika kemudian Indosat
menggunakan kelapa sawit sebagai bahan dasar biofuel yang akan menggantikan solar sebagai bahan dasar generator pembangkit daya BTS.

Kira-kira berapa dana yang dikeluarkan untuk uji coba tersebut?

Untuk pengerjaan ujicoba ini Indosat menargetkan dana sekira Rp1,5 miliar untuk kurun waktu 3 bulan. Dalam implementasinya, Indosat mengadakan kerjasama dengan ITB yang telah memiliki laboratorium
khusus penelitian konversi energi elektrik dan PT LEN Persero yang telah berpengalaman mengembangkan energi alternatif. Kalau umumnya, setiap sistem BTS membutuhkan daya sekitar 2000 hingga 3000 watt.
Sedangkan dalam ujicoba ini energi angin dapat memasok hingga 2500 watt peak. Sedangkan matahari dapat memberikan daya sekitar 4000 watt dan biofuel mampu memberi energi hingga 5000 watt.

Selain uji coba energi alternatif, Indosat juga tengah melakukan uji coba Layanan Micro Payment dengan Bank Mandiri. Bisa Anda jelaskan teknologi yang digunakan?

Layanan micro payment berbasis ponsel ini menggunakan teknologi Near Field Communication (NFC) pertama di Indonesia. Ajang uji coba tersebut telah kami lakukan pada event Indonesia Cellular Show (ICS) kemarin. Dengan layanan ini diharapkan akan memberikan nilai tambah dan menjadi alternatif solusi bagi sistem pembayaran micro payment di Indonesia yang saat ini masih didominasi oleh transaksi tunai.

Layanan Indosat Mandiri Prabayar ini merupakan penggabungan antara layanan Mandiri Prabayar dengan SIM card milik Indosat melalui ponsel yang telah memiliki fasilitas NFC. Jadi, kartu prabayar ini mirip dengan kartu contactless biasa, hanya saja pada layanan baru ini uang tersimpan bukan pada kartu namun tersimpan di dalam sim card milik Indosat dan cara menggunakannya juga mudah yaitu pengguna tinggal menempelkan ponsel (yang telah dilengkapi NFC ke reader EDC di merchant-merchant Bank Mandiri. Untuk sementara layanan ini baru diuji coba terbatas kepada karyawan PT Indosat dan Bank Mandiri sambil menunggu ketersediaan ponsel yang NFC enable yang rencananya akan dikeluarkan beberapa provider handset terkemuka di akhir tahun ini.

Indosat tengah melakukan pembangunan penggelaran jaringan SKKL Jakabare, kira-kira kapan rampungnya?

Kami berharap, SKKL Jakabare ini akan selesai pembangunannya pada semester I 2009. SKKL ini akan mampu menyediakan kapasitas 160 Gbit/s hingga 640 Gbit/s yang akan memberikan koneksitas bandwith yang tinggi yang diharapkan dapat mengantisipasi pertumbuhan pasar layanan komunikasi data dan internet di Indonesia. Jaringan ini nantinya akan dapat memenuhi kebutuhan dan meningkatkan kapasitas jaringan yang melayani rute Indonesia ke Singapura. SKKL Jakabare ini akan memainkan peran penting dalam memenuhi permintaan pasar broadband di Indonesia. Kami berharap SKKL Jakabare ini akan dapat mendukung perusahaan dalam memberikan layanan komunikasi data dan internet dengan kualitas yang semakin baik dan meningkatkan kenyamanan komunikasi data pelanggan. Kami saat ini tengah melakukan diversifikasi jaringannya guna melayani suatu permintaan yang terus bertumbuh dengan meningkatkan penggunaan data dan internet di dalam negeri.

Nokia 8800, Ponsel Bermateri Mewah

0

Nokia merilis ponsel mewah berseri Nokia 8800 Carbon Arte. Terbuat dari fiber karbon, titanium, polished glass, dan alumunium, semua materi tersebut telah bersinergi untuk mewujudkan sebuah ponsel ekslusif yang mengkilap dan sempurna. Nokia juga telah melapisi ponsel ini dengan anti sidik jari, sehingga meski Anda menggenggam ponsel ini terlalu lama, maka tak akan meninggalkan noda pada permukaannya.

Fitur unik yang ditawarkan Nokia 8800 adalah Unique Tap-for-Time, yang memungkinkan pengguna dapat melihat jam dengan mudah. Cukup dengan mengetuk dua kali permukaan alumunium di bawah layar, maka tampilan waktu akan langsung terlihat.

Cara yang hampir sama juga bisa dilakukan untuk mengubah menu ponsel menjadi silent yang bakal Anda perlukan saat hadir dalam sebuah rapat atau perhelatan. Kelebihan lain yang menambah poin istimewa untuk seri ini diantaranya kemampuan 3G, kamera 3,2 megapiksel auto fokus, audio kualitas tinggi, didukung dengan layar OLED, memori internal hingga 4 GB yang sudah jauh lebih baik dari seri sebelumnya dan konektor microUSB.

Seperti dilansir oleh Cellular News, ponsel kelas tinggi ini dilempar ke pasaran pada triwulan 2008 dengan perkiraan harga EUR 1100 atau sekitar US$ 1620.

Genius Rilis PC Joystick Dengan Fungsi Turbo

0

Genius menghadirkan tiga seri PC Joystick dengan fungsi turbo. Masing-masing adalah MetalStrike 3D (USB Joystick for PC), MetalStrike FF (Force Feedback Joystick for PC) dan MetalStrike Pro (Vibratium Feedback Joystick for PC).

Berbeda dengan joystick standar yang beredar diasaran, MetalStrike 3D ideal digunakan untuk permainan simulasi penerbangan dengan desain 4 axiz dan juga memiliki Aileron, Elevator, Trottle dan juga control Power.

Fungsi turbo untuk pengulangan otomatis bisa memainkan permainan pertarungan di udara dengan kemampuan menembakkan senjata otomatis yang baik. Lebih dalam lagi, MetalStrike 3D memiliki 13 tombol untuk program, 8 arah “point of view” hat switch, sehingga Anda bisa menerbangkan pesawat Anda seperti pesawat sesungguhnya.

Selanjutnya MetalStrike FF juga memiliki keunggulan untuk melakukan pertarungan di udara. Dilengkapi dengan fungsi feedback force, MetalStrike FF memberikan Anda pengalaman yang sesungguhnya pada saat Anda lepas landas, mendarat dan juga stalling dipermainan simulasi dan juga memberikan Anda pengalaman nyata seperti bersenggolan, bertabrakan atau tertembak pada saat bertarung di udara. Fungsi inovatif air control yang dimiliki  membuat tangan Anda tetap dingin dan kering dan juga membuat terbang menjadi lebih real.

Desain 4-axis-nya termasuk kemudi yang sangat ideal untuk permainan simulasi penerbangan dan juga menyediakan Aileron, Elevator, Throttle, dan juga control Power. MetalStrike FF juga menyediakan posisi pegangan yang bisa disesuaikan untuk kenyamanan kontrol Anda. Joystick inipun telah dilengkapi 13 tombol pemograman, sama seperti MetalStrike 3D dan juga 8 arah pandang Anda.

Joystick yang terakhir dari Genius adalah MetalStrike Pro, meskipun semua seri joystick dari Genius bisa bergetar, MetalStrike Pro memberikan Anda pengalaman getaran yang berbeda dari joystick yang sudah ada. Dengan desain berbalutkan warna hitam, MetalStrike Pro memberikan Anda pengalaman yang berbeda dalam permainan penerbangan.

Joystick ini juga memiliki fungsi 4-axis dan 8 arah pandang yang membuat Anda merasakan pengalaman yang sesungguhnya saat menerbangkan pesawat dan juga memiliki fungsi air control.

WGT 2008 Sumbangkan Hasil Penjualan Tiket

0

1A. Final WGT di Arta Gading JKT-(R)WGT 2008 Indonesia baru saja selesai. Total hadiah sebanyak 450 juta rupiah telah diperebutkan para gamer Indonesia. WGT, sebagai salah satu kompetisi game terbesar pada tahun 2008, telah memilih ASUS, perusahaan pemimpin motherboard dan kartu grafis, sebagai penyedia seluruh perangkat PC. Selain itu ada Intel sebagai penyedia teknologi prosesor dan chipset, dan Microsoft sebagai penyedia sistem operasi.

Di tahun 2008 ini, WGT kembali bekerja sama dengan Sampoerna Foundation. Tahun ini WGT 2008 berhasil mengumpulkan Rp 39.195.000,- dari seluruh tiket penjualan di penyisihan 6 kota. “Seluruh hasil penjualan tiket ini akan disumbangkan untuk membantu pendidikan anak-anak Indonesia melalui Sampoerna Foundation. Dengan ikut berpartisipasi dalam WGT 2008, Anda dapat membantu pendidikan anak Indonesia sekaligus berkompetisi melawan tim-tim terbaik di Indonesia,” kata Willy Halim, Country Manager of ASUS Indonesia dalam sambutannya di acara final WGT 2008 yang berlangsung di Mal Artha Gading, Jakarta.

resize-of-img_0673“Saat ini sudah 38 ribu anak mendapatkan beasiswa, dan masih ada 8 juta anak lagi yang tidak bersekolah dan tiap tahun pertumbuhannya semakin meningkat,” ucap Rizal Algamar, Manager Partner Relation of Sampoerna Foundation.

Selama kompetisi berlangsung, sebanyak 60 PC yang diperkuat oleh perangkat komponen Asus, prosesor Intel dan sistem operasi Windows dari Microsoft, berjalan dengan baik dan lancar. Di final WGT 2008 kali ini, sebanyak 12 tim pemenang pada babak penyisihan di 6 kota datang untuk bertarung dengan tim lainnya.

Benny Jozua Mamoto, E-Terrorism Butuh Penanganan Khusus

0

BISKOM, Jakarta – Banyaknya kasus terorisme di dalam dan di luar negeri, membuat kepolisan harus lebih serius dalam menanganinya. Di Indonesia, terorisme yang berasal dari bahasa latin, ‘terrere’, yang berarti menakuti (to terrify) atau menimbulkan rasa gemetar dan cemas, seringkali terjadi. Umpanya kasus- kasus bom bunuh diri yang dilakukan Al-Jama’ah Al-Islamiyah.

Kasus ini sangat kompleks karena ternyata keberadaan organisasi ini diisukan juga melibatkan beberapa negera perekayasa seperti Malaysia dan Amerika Serikat. Yang tak kalah penting, kasus bom yang terjadi juga didukung oleh kecanggihan teknologi informasi sebagai sebuah jaringan komunikasi.

Masalah-masalah terorisme oleh Al-Jama’ah Al-Islamiyah dan penyelesaiannya oleh Satgas Bom Polri telah diuraikan oleh Kombes Pol. Benny Jozua Mamoto, SH. MSi dalam disertasinya yang berjudul “Penanganan Polri Terhadap Organ Teror Dalam Al-Jama’ah Al-Islamiyah”. Disertasi ini telah diajukan dalam sidang terbuka dan dihadapan para penguji di Balai Sidang Universitas Indonesia Depok (23/8). Disertasi tersebut telah menghantarkan Benny meraih gelar Doktor UI ke-9 untuk Program Studi Ilmu Kepolisian.

Kombes Pol. Dr. Benny Jozua Mamoto, SH, MSi bersama Soegiharto Santoso alias Hoky, Pimpinan Umum Majalah BISKOM.

Sebelumnya, Kombes Pol. Drs. Petrus Reinhard Golose, M.M., Kepala Unit V IT & Cybercrime Bareskrim Polri (7/6) dan Kombes Pol Drs. Rycko Amelza Dahniel, MSi, Kanit I Industri Perdagangan Bareskrim Polri (21/6) lalu AKBP Drs. Aris Budiman, Msi, Asisten Dosen untuk mata Kuliah Hubungan Antar Sukubangsa pada Perguruan Tinggi Ilmu Kepolisan (19/7) memperoleh gelar Doktor UI Program Studi Kajian Ilmu Kepolisian ke 6 dan ke 7 serta ke 8.

Dalam sidang yang menghadirkan Prof. Dr. Tb. Ronny Nitibaskara sebagai Ketua Promotor ini Benny juga menyampaikan hal-hal yang telah dan akan dilakukan Polri dalam menangani kasus terorisme. Berkaitan dengan TI, diperlukan sebuah sistem penomoran induk kependudukan yang online agar para teroris tidak dapat melakukan pemalsuan dokumen yang diperlukan untuk mengecoh kepolisian saat melacak para pelaku pemboman yang dengan mudahnya dapat kabur ke luar negeri.

“Yang juga menjadi perhatian para polisi adalah kasus e-terrorism. Beda dengan dunia nyata, e-terrorism butuh penanganan khusus yang beda dari dunia nyata. Karena itu kini diperlukan polisi-polisi yang paham tentang teknologi informasi dan jaringan,” kata Benny usai sidang terbuka kepada BISKOM.

Kombes Pol. Dr. Benny Jozua Mamoto, SH, MSi adalah kelahiran Ngadirejo, 7 Juni 1955 yang saat ini menjabat sebagai Wakil Sekertaris NCB-Interpol Indonesia. Usai sidang terbuka, Benny juga telah dianugerahi gelas adat Minahasa Tonas Papendangan Mawetik sebagai putra daerah yang memiliki ilmu pengetahuan yang tinggi. Mantan Wakil Direktur II/Ekonomi & Khusus Bareskrim Polri ini juga sangat peduli pada perkembangan TI.

Dengan usaha dan modal pribadi, penyuka olah raga menembak tersebut pernah meraih rekor MURI atas usahanya dalam menjalankan mobile lab komputer ke sejumlah desa terpencil.

Seperti pada sidang disertasi gelar Doktor UI Program Studi Kajian Ilmu Kepolisian ke 6, ke 7 dan ke 8 termasuk ke 9 ini,  Soegiharto Santoso alias Hoky selaku Pimpinan Umum Malajah Biskom selalu hadir dan menyampaikan “Selamat untuk Kombes Pol. Dr. Benny Jozua Mamoto, SH, MSi, di tangan beliau maka perkembangan TI di tubuh Polri akan lebih maju lagi”. tutur Hoky (Red)

Artikel Terkait:
BNPT mendukung PBB memerangi ancaman penyebaran Violent Extremism
Luncurkan Buku, Petrus Golose Ungkap Aktivitas Teroris di Internet
PETRUS REINHARD GOLOSE: Bahaya! Teroris Kembali Intai Cyberspace
SIDNEY JONES: Blokir Situs Bukan Solusi Cegah Radikalisme
Polri, TNI dan Kejaksaan Bersinergi Tanggulangi Terorisme
Petrus Reinhard Golose: BNPT Upayakan Indonesia Bebas Dari Terorisme

APKOMINDO Optimis Teror Bom Tak Ganggu Bisnis TI
Komjen Anang Iskandar: “4 Juta Pecandu Tanggung Jawab Saya”
Penyegaran Tugas, Polri Rotasi Sejumlah Jabatan
Nanan Soekarna Dilantik Menjadi Wakapolri
Kapolda Jawa Timur, Anton Bachrul Alam: Optimalkan TI Untuk Layani Masyarakat
Petrus Golose Raih Gelar Doktor
Kombes Rycko Raih Doktor UI Ke 7
Aris Budiman, Anggota Polri Kembali Raih Doktor UI
Benny Jozua Mamoto, E-Terrorism Butuh Penanganan Khusus
Dengan TI Polri Janjikan Pelayanan Cepat
Polda Metro Optimalkan Layanan Website
Narkoba: Menggiurkan Tapi Mematikan
Sambodo Purnomo Yogo: Dengan TI, Polisi Tingkatkan Citra dan Kinerja
Fungsi Kepolisian Dalam Penegakan HKI
Bintara Polda Metro Jaya Raih Sertifikat Komputer Forensik
Hindari Bisnis Dari Permasalahan Hukum
29 Mobil Patroli Polisi Dipasangi GPS
Polri Siap Amankan Pemilu 2009
Ketika BIN Memantau JEJARING SOSIAL
UU HAKI Tekan Kerugian Negara
Badan Cyber Nasional Siap Amankan Informasi Cyber
AKBP Yakub Dedy Karyawan: Sistem Tilang Elektronik Siap Diberlakukan
KOMPOL ERWIN HARTA DINATA: TI Bantu Pelihara Keamanan Masyarakat
BISKOM – Polri Sosialisasikan Permasalahan Hukum TI
Kuatkan Energi Digital Indonesia, Pemerintah Siapkan Sejumlah Kebijakan