Home Blog Page 833

PRN Mengelar Aksi Damai Mendukung Kapolri Membongkar Peristiwa Kerusuhan 21-22 Mei 2019.

0
Koordinator Presidium Rakyat Nusantara (PRN) Marlin Bato saat melakukan orasi

Jakarta, BISKOM – Bertempat di depan Markas Besar Kepolisian Republik Indonesia Jl. Trunojoyo No.3, Jakarta Selatan, Rabu (12/6) ratusan massa yang cinta damai dan tergabung dalam Presidium Rakyat Nusantara (PRN), Mengelar aksi damai mendukung Kapolri Jenderal Polisi Prof. Drs. H. Muhammad Tito Karnavian, M.A. Ph.D untuk membongkar peristiwa kerusuhan 21-22 Mei 2019.

Hal tersebut dilakukan berkaitan dengan situasi keamanan dan ketertiban tanah air yang akhir-akhir ini menggangu persatuan dan kesatuan bangsa oleh penyebaran berita-berita bohong/ hoax, provokasi, agitasi, memecah belah persatuan oleh oknum-oknum yang tidak bertanggung jawab yang dapat menyebabkan potensi disintegrasi, disharmoni, berpotensi hilangnya kredibilitas terhadap pemerintah, merongrong wibawa pemerintah dan upaya devide et impera TNI-Polri. Bahkan kondisi ini telah mengarah kepada terpecahnya persatuan dan kesatuan antar masyarakat yang akan sulit untuk dirajut kembali jika tanpa ada tindakan tegas dari pihak penegak hukum.

Penasihat Aliansi Warga Jakarta (AWJ) Ir. Soegiharto Santoso alias Hoky saat melakukan orasi.

Koordinator PRN, Marlin Bato mengatakan, “Aksi ini kami laksanakan sehubungan dengan beberapa peristiwa yang terjadi di tanah air akhir-akhir ini, khususnya peristiwa kerusuhan 22 Mei yang mengancam keselamatan Negara dari oknum-oknum serta ormas-ormas radikal yang merongrong wibawa Negara,” ujar Marlin.

“Munculnya desakan sejumlah ormas yang menuntut Kapolri mundur menandakan demokrasi kebablasan oleh sejumlah oknum dan ormas yang menyebabkan situasi mengalami kemelut serius, untuk itu, tujuan dari aksi ini adalah untuk mendukung Kepala Kepolisian Republik Indonesia dengan segenap jajarannya untuk menindak tegas terhadap para pelaku kerusuhan serta mendukung Polri agar bekerja sesuai motto promoter (profesional, modern dan terpercaya) untuk dapat menjamin keamanan dan ketenteraman masyarakat demi kemajuan bangsa.” ungkapnya.

“PRN menaruh harapan yang besar kepada Polri untuk segera membongkar aktor-aktor intelektual dibalik kerusuhan 22 Mei secara terang benderang agar tidak menjadi sejarah kelam negeri ini,”imbuhnya.

Presidium Rakyat Nusantara (PRN) saat melakukan aksi Damai di Depan Mabes Polri.

Marlin menambahkan, “Saya menyerukan kepada silent majority dan anak bangsa yang cinta pada Pancasila untuk terus bersuara nyaring diruang-ruang terbuka maupun dimimbar-mimbar serta bergerak secara masif diberbagai platform agar tetap berikrar setia pada UUD 45, Pancasila, Bhineka Tunggal Ika dan NKRI, sebab dengan empat pilar ini Indonesia akan terus tegak berdiri dan berjaya di masa depan,”ujarnya.

Sementara itu, menurut Penasihat Aliansi Warga Jakarta (AWJ) Ir. Soegiharto Santoso alias Hoky yang juga menjabat sebagai Ketua Umum Asosiasi Pengusaha Komputer Indonesia (Apkomindo), dalam orasinya mengatakan, bahwa aksi ini pertama dilakukan dan akan terus berlanjut sehingga keamanan negara ini terjaga oleh Kapolri bersama Polri. Jangan sampai rakyat terprovokasi oleh para perusuh 22 Mei, sehingga terjadi kejadian kerusuhan dan pembakaran, kita harus ikut ambil bagian dalam aksi damai ini serta memberikan dukungan terhadap Polri,” urainya.

Kombes Pol. Drs. Sugeng Hadi Sutrisno mewakili Kapolri menerima Piagam Penghargaan

“Marilah kita semua rakyat Indonesia dukung tindakan tegas Kapolri bersama Polri dalam menegakkan keamanan Negara Kesatuan Republik Indonesia. Jangan sampai terulang kembali peristiwa kerusuhan Mei tahun 1998 di Indonesia, karena dampak kerugiannya sangat luas sekali” tegas Hoky pada saat jumpa pers aksi dukungan Kapolri yang diikuti oleh lebih 100 orang dari 15 organ yang tergabung di PRN.

“Selain menggelar aksi,  PRN memberikan Piagam penghargaan kepada Bapak Kapolri yang diserahkan oleh Pak Cary Grant selaku Ketua Umum Laskar Nusantara melalui Kombes Pol. Drs. Sugeng Hadi Sutrisno, selaku Katim Kabag Anev Divhumas Polri, piagam tersebut sebagai tanda ucapan terimakasih rakyat kepada Bapak Kapolri yang telah menjaga keamana Negara Kesatuan Republik Indonesia,”  ujar Hoky dengan penuh semangat.

Selain dari itu Aliansi Warga Jakarta (AWJ) juga menyerahkan 1 (satu) bundel bukti tertulis daftar 5.222  nama, dilengkapi dengan alamat serta nomor Handphone orang-orang yang menyatakan mendukung sikap tegas Polri, daftar nama-nama tersebut disiapkan oleh Pakar IT Bapak Dr.Solichuld Huda, M.kom dari Surabaya.

Foto bersama sebagian pelaku aksi Damai

Sementara Dr. Wendy Setiawati selaku Ketua Umum Jokowers Jakarta menyatakan; “di Jakarta dan di Indonesia pada umumnya sudah merasakan perubahan yang menuju kemajuan, tinggal satu langkah lagi Indonesi akan bisa dikatakan makmur, makanya saya menghimbau seluruh masyarakat dan teman-teman, serta masyarkat Indonesia pada umumnya, marilah kita bersama-sama membangun Negara berdasarkan Pancasila, UUD 45, kemudian juga Bhineka Tunggal Ika.” Ungkapnya.

Selain dari itu Dr. Wendy juga membuat Video Youtube dengan tema;  “Tanda Cinta Kami Pada POLRI , Save POLRI Save NKRI.”

Tercatat 15 Daftar organ-organ Presidium Rakyat Nusantara, yang turut memberikan dukungan kegiatan aksi damai tersebut yaitu; Benteng Merdeka Nusantara (Bentara), Aliansi Warga Jakarta (AWJ), Perhimpunan Satu Darah Indonesia (Persada Indonesia), Srikandi Nusantara, Barata NKRI, Jaringan Pendamping Kebijakan Pembangunan (JPKP), Laskar Nusantara, Gerakan Kebangsaan (Gerbang), GAM Independent, Forum Alumni Perguruan Tinggi Swasta (FAPTS), Anak Kandung Indonesia (AKUI), Aliansi Masyarakat Peduli Bangsa (AMPB), Laskar Pelangi Nusantara (LPN), dan Forum Kita Pancasila (FKP) serta JOKOWERS Jakarta. (Red)

 

Artikel Terkait:

Sidang Pledoi Perkara APKOMINDO, Wartawan Dilarang Meliput Secara Utuh

PLEDOI HOKY BEBERKAN FAKTA FAKTA UPAYA KRIMINALISASI TERHADAP DIRINYA

NASKAH PLEDOI IR. SOEGIHARTO SANTOSO DI PN BANTUL AKAN DITEMBUSKAN KEPADA PRESIDEN

Video YouTube Terkait: 

SIDANG KASUS APKOMINDO PEMBACAAN PLEDOI DAN REPLIK

STOP KRIMINALISASI KETUM APKOMINDO

KRIMINALISASI TERHADAP HOKY LAMA TERJADI

SIDANG SENGKETA LOGO APKOMINDO KE 26 JAKSA PENUNTUT UMUM TERKESAN ASAL ASALAN

Video Dialog Polri:

KETUM APKOMINDO: ADA ORANG YANG MENYIAPKAN DANA SUPAYA SAYA MASUK PENJARA

Artikel Terkait Polri:

Ketum Apkomindo Dukung Saber Pungli

PRN Mengelar Aksi Damai Mendukung Kapolri Membongkar Peristiwa Kerusuhan 21-22 Mei 2019

BISKOM Mengucapkan Selamat HUT Bhayangkara ke 71 Tahun
Masyarakat & POLRI Bersatu Bergerak Bersama Melawan Narkoba
Mabes Polri Gandeng Media OnLine
Polri Sosialisasikan 11 Program Utama “Promoter”

BNPT mendukung PBB memerangi ancaman penyebaran Violent Extremism
Luncurkan Buku, Petrus Golose Ungkap Aktivitas Teroris di Internet
PETRUS REINHARD GOLOSE: Bahaya! Teroris Kembali Intai Cyberspace
SIDNEY JONES: Blokir Situs Bukan Solusi Cegah Radikalisme
Polri, TNI dan Kejaksaan Bersinergi Tanggulangi Terorisme
Petrus Reinhard Golose: BNPT Upayakan Indonesia Bebas Dari Terorisme

APKOMINDO Optimis Teror Bom Tak Ganggu Bisnis TI
Komjen Anang Iskandar: “4 Juta Pecandu Tanggung Jawab Saya”
Penyegaran Tugas, Polri Rotasi Sejumlah Jabatan
Nanan Soekarna Dilantik Menjadi Wakapolri
Kapolda Jawa Timur, Anton Bachrul Alam: Optimalkan TI Untuk Layani Masyarakat
Petrus Golose Raih Gelar Doktor
Kombes Rycko Raih Doktor UI Ke 7
Aris Budiman, Anggota Polri Kembali Raih Doktor UI
Benny Jozua Mamoto, E-Terrorism Butuh Penanganan Khusus
Dengan TI Polri Janjikan Pelayanan Cepat
Polda Metro Optimalkan Layanan Website
Narkoba: Menggiurkan Tapi Mematikan
Sambodo Purnomo Yogo: Dengan TI, Polisi Tingkatkan Citra dan Kinerja
Fungsi Kepolisian Dalam Penegakan HKI
Bintara Polda Metro Jaya Raih Sertifikat Komputer Forensik
Hindari Bisnis Dari Permasalahan Hukum
29 Mobil Patroli Polisi Dipasangi GPS
Polri Siap Amankan Pemilu 2009
Ketika BIN Memantau JEJARING SOSIAL
UU HAKI Tekan Kerugian Negara
Badan Cyber Nasional Siap Amankan Informasi Cyber
AKBP Yakub Dedy Karyawan: Sistem Tilang Elektronik Siap Diberlakukan
KOMPOL ERWIN HARTA DINATA: TI Bantu Pelihara Keamanan Masyarakat
BISKOM – Polri Sosialisasikan Permasalahan Hukum TI
Kuatkan Energi Digital Indonesia, Pemerintah Siapkan Sejumlah Kebijakan

Ketum APKOMINDO Hadiri Undangan Open House Idul Fitri ke Kediaman Beberapa Pejabat Negara RI.

0
Menkominfo Rudiantara bersama Hoky, Arnold Djiwatampu dan Hotasi Nababan.
Jakarta, BISKOM – Dalam rangka melakukan tradisi silaturahmi dan seperti tahun-tahun sebelumnya, Ketum APKOMINDO yang juga Ketum APTIKNAS  Soegiharto Santoso alias Hoky didampingi Ashari Abidin dan Vincent Suriadinata serta Cepu Supriyanto menghadiri Undangan Open House Idul Fitri 1 Syawal 1440 H pada hari pertama Lebaran, Rabu (5/6/2019) ke Kediaman Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Rudiantara.Selain menghadiri undangan tersebut, Hoky juga menghadiri Open House Idul Fitri 1 Syawal 1440 H ke Kediaman Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo, ke Kediaman Ketua OJK Wimboh Santoso dan ke Kediaman Ketua DPR RI  Bambang Soesatyo serta ke Kediaman Menteri Perindustrian yang juga menjabat sebagai Ketum Golkar Airlangga Hartarto.
Menkominfo Rudiantara saat diwawancarai oleh awak Media.
Dalam kesempatan kegiatan Open House tersebut awak media juga hadir dan menikmati seluruh hidangan yang disiapkan oleh masing-masing tuan rumah sekaligus melakukan mewawancarai para pejabat negara tersebut.Kepada awak media Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Rudiantara, mengatakan; “saya berharap di momen Hari Raya Idul Fitri 1440 Hijriah tahun ini masyarakat lebih baik bijaksana menggunakan media sosial. Dengan demikian, penyebaran hoaks dapat terkendali dan dihentikan. Momen ini untuk main medsos dengan menggunakan konten positif. Kita lupakan yang dulu, konten yang sifatnya berita tidak benar, bohong, adu domba dan fitnah,” paparnya.
Gubernur BI Perry Warjiyo bersama istri diapit oleh Vincent Suriadinata dan Hoky.
Pada momen Idul Fitri ini, Rudiantara juga menghaturkan permintaan maaf kepada masyarakat jika selama menjabat maupun dalam membuat kebijakan ada kesalahan. “Saya minta maaf kepada siapa pun yang barangkali merasa terganggu oleh saya dan kebijakan saya. Jadi balik lagi ini momen yang bagus untuk membangun Indonesia,” kata Rudi.Gubernur Bank Indonesia, Perry Warjiyo menggelar open house di kediamannya Jalan Patiunus, Jakarta. Menurut Perry, acara ini bertujuan untuk menyambung tali silaturahmi dengan para pemangku kepentingan di Indonesia. “Mari kuatkan kemitraan kita untuk memperkuat kerja sama kita untuk memajukan Bank Indonesia, ekonomi, dan negara kita,” ungkap Perry.
Ketua OJK Wimboh Santoso bersama Hoky dan Ilham Habibie serta Muhammad Edhie Purnawan.
Menurut Perry, penting untuk menjalin silaturahmi karena hal tersebut memiliki beberapa manfaat. “Semakin dekat keluarga kita, dimudahkan dan ditambahkan rezekinya, serta dipanjangkan usia. Itu manfaat silaturahmi,” kata dia.Yang menarik dari open house di kediaman Perry adalah menu yang disediakan tidak hanya masakan Indonesia khas Lebaran tapi juga menu asal Timur Tengah, tak ketinggalan menu utama spesial Lebaran yaitu opor ayam, sambal goreng kentang dengan ati ampela, sayur labu siam, udang balado, bakso kikil gunting, nasi liwet hingga sop dudung.
Foto bersama Ilham Habibie, Slamet Edy Purnomo, Yugi Prayanto, Michael Steven, Anindya Bakrie dan Hoky bertempat di kediaman Ketua OJK.
Disuguhkan pula menu Western, di antaranya Umm Ali yang terbuat dari kacang almond, puff pastry, susu, dan cream. Menu ini sangat berbeda dengan menu Lebaran biasanya, Selain itu ada juga baklava asal Turki, Klappertaart souffle, dan es potong a la Singapore serta es durian, kesemuanya dihidangkan untuk seluruh tamu dan undangan, tak terkecuali untuk awak media.Sementara itu, Ketua OJK Wimboh Santoso juga mengadakan acara serupa di rumahnya dijalan Adityawarman. Ia mengungkapkan rasa syukur bahwa Lebaran tahun ini dapat dirayakan setelah melewati sejumlah tantangan domestik, pemilu berjalan dengan lancar dan damai sehingga apapun hasilnya yang telah dikeluarkan oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) harus kita syukuri.
Tampak Riduan sedang berdisuksi dengan Ilham Habibie dan Royke Tumilaar foto bersama Hoky bertempat di kediaman Ketua OJK.
Wimboh menyebutkan dengan naiknya rating Indonesia oleh S&P menjadi lebih tinggi dengan outlook yang positif serta meningkatnya level competitiveness menjadi momentum yang bisa dimanfaatkan ke depan. Hal ini akan menjadi modal mendapatkan kepercayaan dari investor untuk melakukan invistasi ke Indonesia.Hal senada juga diungkapkan Ketua DPR RI, Bambang Soesatyo. “Hari Raya harus dijadikan momentum politik, juga dalam arti menurunkan tensi, merajut kembali hubungan yang sempat retak, utamakan kepentingan bangsa,”ungkapnya.
Ketua DPR RI Bambang Soesatyo diapit oleh Hoky dan James serta Hani Tahapari.
Dalam kesempatan itu, Bamsoet juga mengungkapkan bahwa prioritas DPR pasca lebaran adalah menyelesaikan beberapa undang-undang yang masih terbengkalai. Menurutnya ada beberapa undang-undang yang masih belum rampung, seperti di Komisi III dan Komisi I. “Menyelesaikan undang-undang, ada banyak, baca saja statement saya sebelum lebaran. ada banyak, Komisi III aja ada empat, Komisi I ada tiga, benar-benar masih banyak dan saya mau kerja cepat untuk menyelesaikan undang-undang tersebut,” ujar Bamsoet.Terlihat tamu dan udangan terus mengalir hadir diacara Acara Open House yang digelar di kediaman Bamsoet di Kompleks Widya Chandra sejak Pk 16.00 hingga Pk 22.00 WIB, menu makanpun tak kalah lengkap dari yang disajikan oleh Rudiantara, Perry Warjiyo dan Wimboh Santoso.
Ketua DPR RI Bambang Soesatyo saat diwawancarai oleh awak Media.
Selanjutnya masih di Kompleks Widya Chandra, Hoky bersama Vincent dan Cepu menghadiri Open House yang digelar Pk 19.00 hingga Pk 22.00 WIB oleh Menteri Perindustrian, Airlangga Hartarto.Di kediaman Airlangga tersebut bukan hanya disediakan aneka hidangan yang sangat lengkap sekali, akan tetapi disiapkan pula panggung hiburan yang dilengkapi dengan pemain musiknya, sehingga para tamu dan undangan dapat menikmati alunan musik dan suara merdu dari para penyanyinya.
Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto bersama istri diapit oleh Cepu Supriyanto dan Vincent Suriadinata serta Hoky.
Pada kesempatan tersebut Airlangga Hartarto meminta agar semua pihak menjadikan momen perayaan Idul Fitri 1440 H sebagai ajang rekonsiliasi pasca-Pemilu 2019. Airlangga menyebut komunikasi antar elite partai politik saat ini sudah kembali cair. “Dalam rangka Lebaran, kita kan merayakan kemenangan, yang telah melalui bulan Ramadhan dan kita semua kembali fitrah, kembali suci,” kata Airlangga. “Ini momentum untuk rekonsiliasi. Tentunya dengan pemilu sudah selesai dan kita kembali harus merajut kebangsaan,” ungkapnya.Selaku Ketum APKOMINDO dan Ketum APTIKNAS, Hoky mengungkapkan senang dapat menghadiri 5 (lima) undangan Open House Idul Fitri 1 Syawal 1440 H pada hari pertama Lebaran tahun ini, Ia mengatakan; “Hal ini merupakan kesempatan yang baik sekali untuk dapat mempererat tali silaturahmi dengan para kolega dan para tokoh dan elite negeri ini, selain berjumpa dan bersilaturahmi dengan Pak Rudiantara, Pak Perry Warjiyo, Pak Wimboh Santoso dan Pak  Bambang Soesatyo serta Pak Airlangga Hartarto, saya juga sempat berjumpa dan bersilaturahmi serta berbincang-bincang dengan Pak Ilham Habibie, Pak Anindya Bakrie, Pak Michael Steven, Pak Slamet Edy Purnomo, Pak Hari Tangguh, Pak Darmawan Junaidi, Pak Royke Tumilaar, Pak Riduan, Pak Pak Muhammad Edhie Purnawan, Pak Hotasi Nababan, Pak Arnold Djiwatampu, Pak Prof. Suhono Harso Supangkat, Pak I Gusti Putu Suryawirawan, Pak Ali Mochtar Ngabalin, Pak James, Pak Hani Tahapari dan Pak Rudi Rusdiah serta Pak Eddy Santoso.”
Foto Hoky bersama Ali Mochtar Ngabalin dan bersama I Gusti Putu Suryawirawan bertempat di kediaman Menteri Perindustrian.
Hoky menambahkan, “Mari kita pahami pesan-pesan baik dan positif dari Idul Fitri, kini saatnya, kita untuk saling berbagi, berbagi untuk kebaikan, berbagi rasa bahagia, berbagi maaf antara sesama keluarga dan handai taulan, sebab masih banyak peluang besar yang dapat kita raih bersama dan kini saatnya era kolaborasi bukan era saling menjatuhkan, semoga semangat Idul Fitri 1 Syawal 1440 H ini menjadi berkah untuk kita semua, Amin” pungkas Hoky. (Red)Artikel Terkait:Bamsoet Dukung Pembangunan Paramount Theme Park di BaliBamsoet Dukung Komplek Majelis Jadi Rumah Sakit Pendukung Darurat Covid-19Bamsoet: Presiden Joko Widodo Dukung Pembentukan Majelis Syuro Dunia atau World Consultative Assembly Yang Diinisiasi MPR RISuara Hati Seorang Pedagang Pasar: “Kami Bangga Kepada Ketua MPR Yang Memperhatikan Kami”Ketua MPR sebagai Ketua Majelis Kehormatan LEMHASAR

Jadi Sipil “Murni” Dulu, Baru Berpolitik

0
Emrus Sihombing saat bersama Soegiharto Santoso selaku Ketua Panitia Kongres Pers Indonesia 2019, bertempat di Gedung Serba Guna Asrama Haji Pondok Gede, Jakarta Timur, 06 Maret 2019.

Jakarta, BISKOM – Akhir-akhir ini muncul pandangan politik yang berbeda dari beberapa purnawirawan kita. Bahkan terasa kurang elok didengar.

Sebenarnya, para purnawirawan itu, mereka sudah menjadi sipil. Mereka mempunyai hak yang sama dengan masyarakat sipil lainnya. Aturan dan hukum pun harus berlaku sama.

Karena itu, mereka bisa berpolitik dan atau berada pada kekuatan politik dari sebuah partai atau koalisi partai politik. Bahkan purnawirawan ada berada pada salah satu kekuatan politik Paslon Pilpres 2019. Itu sah dan benar.

Hanya saja dari aspek simbol komunikasi politik, ketika masuk atau berada pada kekuatan politik tersebut, menurut saya, sebaiknya para purnawirawan menanggalkan semua atribut, (misalnya jabatan, pangkat dan golongan), yang terkait dengan profesi masa lalu, sebelum pensiun. Benar-benar jadi sipil “murni”.

Sebab sebagai warga nengara sipil, bagi mereka, berlaku aturan dan hukum sipil. Jadi, tidak berlaku lagi aturan dan hukum ketika masih aktif di profesi sebelumnya kepada mereka.

Dengan demikian, semua tindaktanduk politiknya sebagai orang sipil, sudah tidak terkait sama sekali dengan instansi dimana yang bersangkutan pernah aktif sebelum pensiun. Hak-hak dan kewajiban sebagai bagian dari masyarakat sipil, dilindungi oleh aturan dan hukum sipil.

Jadi, sesama masyarakat sipil diberlakukan hukum sipil. Tidak ada perlakuan “spesial” atas dasar latar belakang profesi, jabatan dan atau pangkat yang diemban sebelumnya.

Karena itu, aparat hukum sipil, harus memproses hukum siapapun di antara anggota masyarakat sipil yang diduga melanggar hukum, tanpa kecuali, untuk menjaga kepastian hukum di tengah masyarakat dan keteraturan berbangsa dan bernegara.

Sama halnya dengan seorang PNS guru atau dokter, ketika sudah pensiun berhak masuk ke dunia politik. Tentu terlebih dahulu menanggalkan semua atribut ke-PNS-annya, sebagai masa lalu.

Sekalipun dia pernah menduduki jabatan tertinggi sebagai eselon satu (Dirjen), misalnya, ketika sudah pensiun, semua perilaku politiknya terlepas sama sekali dari instansi sebelumnya. Mereka sudah mempunyai hak dipilih.

Memang, boleh jadi masih ada relasi sosiologis, psykologis dan antropologis dengan instansi lamanya, baik sebagai pensiunan dari militer atau PNS, harus terjaga benar-benar independen, tidak boleh dicampuraduk atau dikaitkaitkan dengan perilaku politiknya.

Misalnya, jangan sampai mengemukakan pandangan politiknya seraya menyebutkan langsung atau tidak langsung, statusnya di profesi sebelumnya, untuk meyampaikan makna politik tertentu, yang boleh jadi untuk pembenaran lontaran komunikasi politiknya atau untuk memanipulasi persepsi publik dalam rangka mewujudkan tujuan politik prakmatis.

Karena itu, apapun jabatan yang sebelumnya yang dipercayakan negara diembannya, sebagai militer atau PNS, segala tugas dan pengorbanan selama sebelum pensiun, harus dilihat sebagai kewajiban dan pengabdian yang sangat tulus bagi bangsa dan negara. Keberhasilan dan prestasi, biarlah itu sebagai catatan emas dan rujukan bagi para penerusnya di lembaga yang bersangkutan.

Semua kita, apapun profesi kita, tanpa kecuali, misalnya nelayan yang bisa jadi korban dari ganasnya ombak di laut dan atau buasnya ikan pemangsa yang bisa mengancam keselamatan mereka, merupakan pengabdian dan pengorbanan yang luar biasa bagi bangsa dan negara.

Profesi guru di ujung perbatasan atau seorang perempuan dokter di desa terpencil di Indonesia, di Kabupaten Boven Digoel di Papua, misalnya, tidak kalah mulia serta pengabdiannya dengan seseorang yang berpangkat dan jabatan tinggi di suatu instansi tertentu di Jakarta.

Karena itu, apapun profesi kita, janganlah merasa pengabdian kita kepada negara dan bangsa lebih superior dari orang lain. Kita sama-sama memiliki status tertentu dan disertai peran tertentu pula untuk membangun negeri ini lebih baik dan maju. Kita duduk sama rendah, berdiri sama tinggi. Kita bersaudara. Kita satu, Indonesia Raya.

Penulis: Emrus Sihombing, selaku Direktur Eksekutif dari Lembaga EmrusCorner.

Lintasarta Gandeng Baznas Tebar Ramadan ‘Teras Sehat’

0

Jakarta, Biskom- Lintasarta perusahaan yang bergerak dalam bidang ICT kembali menggelar Program berkelanjutan “Teras Sehat” pada akhir Mei ini (31/5). Melalui program yang digelar pada ramadan ini, Lintasarta kembali menyalurkan ratusan paket Ramadan dan menghadirkan pengobatan gratis. Kali ini, program dilaksanakan di wilayah Kamal Muara, Penjaringan, Jakarta Utara.

Direktur Utama Lintasarta Arya Damar menjelaskan, Program Teras Sehat ini merupakan kegiatan rutin perusahaan yang telah diselenggarakan untuk ke-4 kalinya. “Sebanyak 600 Paket Ramadan Bahagia kami salurkan kepada warga berupa bahan makanan dan sarana ibadah, serta Pengobatan Gratis bagi sekitar 300 orang di wilayah Penjaringan,” ucapnya.

Dalam menjalankan program ini, Lintasarta  bekerja sama dengan Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS). “Dalam menyelenggarakan kegiatan sosial di bidang kesehatan dan pangan bagi masyarakat dhuafa, kami bermitra dengan BAZNAS. Kegiatan ini diselenggarakan dalam rangka berbagi kebahagiaan kepada warga masyarakat yang membutuhkan,” lanjutnya.

Selain itu, Lintasarta juga melakukan Penyuluhan Perilaku Hidup Bersih Sehat (PHBS) kepada seluruh warga yang hadir dalam kegiatan tersebut. “Kami berharap informasi yang diberikan akan menambah pengetahuan serta meningkatkan sikap dan perilaku terkait cara hidup yang bersih dan sehat baik untuk diri sendiri, maupun anggota keluarga lainnya,” harap Arya.

Wakil Ketua BAZNAS, Zainul Baharnoor menambahkan, kegiatan yang digelar Lintasarta ini adalah inovasi dalam penyaluran zakat, dimana bantuan diantarkan langsung kepada mustahik. “Mustahik, orang-orang yang membutuhkan bantuan ini adalah golongan yang harus kita muliakan, karena mereka ladang ibadah kita. Semoga Paket Ramadan Bahagia ini dapat membantu memenuhi kebutuhan makanan keluarga mustahik selama bulan puasa ini,” tutupnya. (red)

Jakarta Fair Kemayoran dibuka oleh Anies Baswedan dan Darmin Nasution, APTIKNAS hadir kembali dalam Anjungan Pemprov DKI

0
Atika Nur Rahmania selaku Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, dan Statistik Provinsi DKI Jakarta yang sekaligus Ketua Panitia Anjungan Pemprov DKI Jakarta saat memberikan laporan kegiatannya.

Jakarta, BISKOM – Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dan Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Darmin Nasution membuka Jakarta Fair Kemayoran 2019. Ajang tahunan ini digelar dari 22 Mei hingga 30 Juni 2019. Tahun ini merupakan penyelenggaraan PRJ ke-52 bertepatan dengan hari jadi Ibu Kota Jakarta yang ke-492.

Dalam sambutannya Rabu (29/5/2019), Anies mengatakan Jakarta Fair Kemayoran menjadi bukti kondisi Jakarta aman dan kondusif, terlebih pasca-22 Mei 2019. “Kegiatan ini dimulai pada 22 Mei, di saat Jakarta dipersepsikan tegang, senyatanya Jakarta tidak tegang. Hanya di sepanjang Jalan Thamrin yang tegang, 200 meter Jalan Thamrin, potongan Jalan Tanah Abang, sisanya aman, tenang, nyaman. Buktinya, Jakarta Fair berjalan lancar,” kata Anies.

Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan saat memberikan kata sambutan sekaligus membuka Pameran Jakarta Fair Kemayoran 2019.

Dia berujar Jakarta Fair yang terus berjalan mengirimkan pesan positif. Terlebih, tema yang tahun ini dipilih adalah ‘Jakarta Fair Indonesia Bersatu’ dengan subtema ‘Indonesia berada di dalam rangkaian Bhinneka Tunggal Ika’. Ajang untuk memperingati HUT Jakarta ke-492 itu juga menjadi representasi tema ‘Wajah Baru Jakarta’. Menampilkan wajah baru bukan semata fisik, tetapi juga cara pandang mengenai ibu kota negara Indonesia itu. “Sama-sama mendorong Jakarta menjadi lebih layak huni dan lebih dicintai, livabledan lovable,” kata mantan Mendikbud tersebut.

Semasa kecilnya, Anies yang tinggal di Yogyakarta pernah berkunjung ke Jakarta Fair bersama orang tuanya. Dia ingin pengalaman berkesan tak terlupakan itu juga dirasakan semua keluarga yang kini datang.

Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan bersama Istri (Fery Farhati Ganis) melakukan Prosesi Peresmian Jakarta Fair Kemayoran 2019 dengan cara menyentuh giant screen LED.

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan memiliki ekspektasi tinggi terhadap pergelaran Jakarta Fair Kemayoran ke-52. Dia berharap target transaksi Rp 7,5 triliun dan 6,8 juta pengunjung dapat terlampaui.

“Bukan cuma transaksi ekonomi yang tumbuh, tidak cuma komersial, tetapi interaksi yang terjadi meninggalkan pesan kebersamaan,” kata Anies pada pembukaan resmi di panggung utama Jakarta Fair Kemayoran.

Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan menerima ucapkan selamat atas pembukaan Jakarta Fair Kemayoran 2019 dari Ketua DPD APTIKNAS DKI Jakarta, Fanky Christian dan Ketua Umum APTIKNAS, Soegiharto Santoso.

Anies juga meresmikan Anjungan Provinsi DKI Jakarta di Jakarta Fair Kemayoran, Jakarta Pusat. Ia berpesan agar Anjungan Provinsi DKI Jakarta digunakan sebagai sarana sosialisasi program-program yang dilakukan oleh Pemerintah DKI Jakarta di bawah kepemimpinannya. “Kita ingin masyarakat melihat lebih dekat akan kemajuan itu dan memanfaatkan booth itu untuk mendapatkan masukan dari warga Jakarta,” ujar Anies.

Ia menginginkan supaya hal itu juga bisa membangun kolaborasi serta merangsang partisipasi warga Jakarta dalam program-program pembangunan. “Stan yang baik ini Insya Allah nantinya menjadikan warga Jakarta lebih optimis lagi,” ujar Anies.

Foto bersama di stand Dinas Komunikasi, Informatika dan Statistik Provinsi DKI Jakarta.

Dalam anjungan Provinsi DKI Jakarta kali ini membawa tema Jakarta 4.0, mewujudkan kota layak huni. Selain itu juga diharapkan juga menjadi kota paling dicintai warganya berkat kolaborasi antara pemerintah dengan masyarakat.

“Dengan menghadirkan program ini (Anjungan Pemprov DKI), diharapkan masyarakat Jakarta dapat semakin mengetahui program-program Provinsi DKI Jakarta yang telah semakin lengkap dan maju, baik dari segi infrastruktur hingga pelayanan,” tuturnya.

Kepala Dinas Pendidikan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, Dr. H. Ratiyono, MMSI mengunjungi stand anggota APTIKNAS yang menampilkan produk Internet Of Things ObjectBlocks yang sangat berguna untuk dunia pendidikan.

Dalam kesempatan tersebut, Atika Nur Rahmania selaku Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, dan Statistik Provinsi DKI Jakarta yang sekaligus Ketua Panitia Anjungan Pemprov DKI Jakarta menyampaikan; “Sebanyak 28 perangkat daerah, lebih dari 30 UMKM, dan 9 BUMD berpartisipasi pada Anjungan Pemprov DKI Jakarta Tahun 2019, diantaranya Dekranasda Provinsi DKI Jakarta, Balai Besar POM DKI Jakarta, Bank BNI 46, Bank DKI, MRT Jakarta, Trans Jakarta, LRT Jakarta, Sahabat UKM, Bali Tower, Gojek dan Yayasan Kanker Indonesia serta Asosiasi Pengusaha Teknologi Informasi dan Komunikasi Nasional (APTIKNAS), sehingga masyarakat dapat mengunjungi stand-stand di Anjungan Pemprov DKI Jakarta dan mengetahui kemajuan kolaborasi antara pemerintah dengan masyarakat menciptakan inovasi yang dikerjakan bersama jajaran Pemprov DKI.” ungkapnya.

Foto di stand PT Kota Cerdas Indonesia yang menjalankan program Smartivist, untuk mengedukasi SDM terkait Smart City bersama APTIKNAS.

Ketua Umum APTIKNAS, Soegiharto Santoso alias Hoky mengutarakan; “Kami merasa sangat bangga dapat selalu terlibat dalam pelaksanaan kegiatan bergengsi ini, keterlibatan anggota APTIKNAS dalam Anjungan Pemprov DKI sudah menjadi langganan bagi kami, dan tahun ini merupakan yang ketiga kalinya, kebanggaan dimana kami kembali terlibat di dalamnya untuk mendukung program Jakarta Smart City, anggota yang terlibat pada event ini adalah Qlue, Nodeflux, IndoSplash, V2 Indonesia, CBMDisplay, GCRCloud serta PT Kota Cerdas Indonesia, kami juga mengucapkan terima kasih atas kesempatan serta kepercayaan yang diberikan oleh pihak Pemprov DKI Jakarta, semoga untuk selanjutnya lebih banyak lagi anggota APTIKNAS yang dapat turut terlibat berkolaborasi dengan Pemprov DKI Jakarta.” kata Hoky.

Kegiatan seminar terkait IoT, Cloud, Infrastruktur dan CyberSecurity dilakukan dipanggung Anjungan Pemprov DKI Jakarta yang telah disiapkan seluruhnya oleh Pemprov DKI Jakarta.

Ketua DPD APTIKNAS DKI Jakarta, Fanky Christian menambahkan bahwa; “Tahun ini selaras dengan program Industry 4.0 yang APTIKNAS usung, kami menampilkan produk anggota terkait dengan Internet Of Things ObjectBlocks, dan  kami memiliki fokus membangun dan mengedukasi SDM terkait Smart City, yang kami sebut dengan Smartivist. Oleh karena itu, kami hadir dipanggung Anjungan Pemprov DKI Jakarta dengan mengisi seminar terkait IoT, Cloud, Infrastruktur dan CyberSecurity yang bermanfaat untuk melakukan sosialisasi dan edukasi secara gratis.” imbuhnya. (Vincent, Foto:Juenda)

Berita Terkait:

APTIKNAS Mendukung Event APKASI Smart Regency Expo & Forum 2019 di Bali

APTIKNAS Mendukung Event APKASI Smart Regency Expo & Forum 2019 di Bali

BISKOM dan APTIKNAS Gelar ‘Indonesia Innovation Award 2019’

BISKOM dan APTIKNAS Gelar ‘Indonesia Innovation Award 2019’

Soegiharto Santoso (Hoky), APTIKNAS Dukung Percepatan Revolusi Industri 4.0

Soegiharto Santoso (Hoky), APTIKNAS Dukung Percepatan Revolusi Industri 4.0

Making Indonesia 4.0 Conference, Menyiapkan Industri Indonesia di Era Industri 4.0

Making Indonesia 4.0 Conference, Menyiapkan Industri Indonesia di Era Industri 4.0

APTIKNAS berkomitmen mendorong Kesetaraan Pemanfaatan Teknologi di seluruh Indonesia melalui kegiatan Roadshow INDUSTRI 4.0

APTIKNAS berkomitmen mendorong Kesetaraan Pemanfaatan Teknologi di seluruh Indonesia melalui kegiatan Roadshow INDUSTRI 4.0

APTIKNAS dukung Pameran GEM Indonesia di JIExpo Kemayoran, 4 – 6 April 2019.

APTIKNAS dukung Pameran GEM Indonesia di JIExpo Kemayoran, 4 – 6 April 2019.

Soroti Polemik Hi-Tech Mall Surabaya, APTIKNAS JATIM Siap Berkontribusi

Soroti Polemik Hi-Tech Mall Surabaya, APTIKNAS JATIM Siap Berkontribusi

APTIKNAS Dukung Event Public Safety Indonesia 2019

APTIKNAS Dukung Event Public Safety Indonesia 2019

Hadiri Pameran dan Konferensi Public Safety Indonesia 2019 di Assembly Hall JCC 27 Feb – 03 Mar 2019

Hadiri Pameran dan Konferensi Public Safety Indonesia 2019 di Assembly Hall JCC 27 Feb – 03 Mar 2019

Digitech 2018 : Jadikan Industri TI Tuan Rumah di Negeri Sendiri

Digitech 2018 : Jadikan Industri TI Tuan Rumah di Negeri Sendiri

Resmi Dibuka, Digitech Indonesia Sambut Revolusi Industri 4.0

Resmi Dibuka, Digitech Indonesia Sambut Revolusi Industri 4.0

Peranan Smart Home+City Indonesia wujudkan 100 Smart Cities Indonesia

Peranan Smart Home+City Indonesia wujudkan 100 Smart Cities Indonesia

APKOMINDO dan JERU serta CP PLUS dukung JSC untuk ciptakan Smart Citizen

APKOMINDO dan JERU serta CP PLUS dukung JSC untuk ciptakan Smart Citizen

APKOMINDO Hadir dan Dukung Jakarta Smart City di PRJ 2016

APKOMINDO Hadir dan Dukung Jakarta Smart City di PRJ 2016

2020, BPPT Targetkan Pilkada dengan e-Voting

0

Jakarta, Biskom – Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT) menargetkan pelaksanaan pemilu dengan sistem e-voting bisa berjalan pada pemilihan kepala daerah (Pilkada) 2020 yang kabarnya akan dilakukan secara serentak untuk 269 daerah di seluruh  Indonesia.

Karena itu kedepan  diharapkan Sistem e-pemilu bisa dimasukkan dalam undang-undang pemilu. Sehingga sistem yang sudah terbangun cukup lama ini bisa diterapkan dalam pemilihan umum tingkat pusat maupun daerah.

Kepala BPPT Hammam Riza menyebut, pihakya sudah menguji coba penggunaan e-voting untuk pelaksanaan pemilu, baik pemilihan kepala daerah, maupun caleg. Dengan hampir di 18 kabupaten dan hampir 1.000 desa.

“Dengan sistem pemilihan berbasis teknologi informasi ini, anggaran pemilu dapat ditekan.  Sebab, tidak perlu lagi bujet untuk mencetak surat suara maupun kotak suara dan lainnya ,” kata Hammam Riza di sela acara berbuka puasa dengan sejumlah  asosiasi TIK Nasional di  gedung BPPT Jakarta, Rabu (29/5).

Menurut dia, modernisasi sistem penyelenggaraan pemilu melalui e-voting ini, menurut Hammam, dapat menjadi jawaban atas fenomena banyaknya petugas KPPS yang meninggal maupun sakit selama pelaksanaan Pemilu 2019.

Dengan sistem e-voting, pemilu dapat dilaksanakan dengan cepat dan tepat serta tidak boros tenaga maupun biaya. Karena proses penghitungannya tidak perlu bertahap di tingkat kecamatan, kabupaten, maupun provinsi untuk mencapai ke tingkat nasional.

Lebih lanjut Hammam menuturkan, dalam pelaksanaan e-Pemilu diawali dengan e-verifikasi yang berbasis e-KTP. Melalui sistem ini orang yang berhak mencoblos di bilik suara, dipastikan sesuai dengan daftar pemilih tetap (DPT) yang ditetapkan oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU). Sehingga, tidak ada keraguan kepada setiap orang yang akan menentukan hak suaranya.

Tahapan berikutnya adalah e-voting. Pada tahap ini, tidak diperlukan lagi kertas suara. Hak suara disalurkan melalui layar monitor touch screen. Jadi pemilih cukup menyentuh foto orang yang tersedia, kemudian hasilnya langsung masuk ke sistem.

Menurutnya, dengan cara ini, penyelenggaraan pemilu bisa menghemat pengluaran untuk kertas. Sekaligus juga mencegah potensi persoalan akibat kertas suara rusak atau tercoblos.

Kemudian, tahap berikutnya yang cukup penting adalah e-rekapitulasi. Pada tahap ini proses rekapitulasi tidak perlu memakan waktu lama. Sebab ketika TPS sudah ditutup, hasilnya langsung bisa terlihat.

Kemudian,  data yang sudah direkap secara sistem itu langsung dikirim ke server KPU pusat. Melalui cara ini proses rekapitulasi tidak perlu berjenjang dari tingkat desa atau kelurahan, kemudian kecamatan, kabupaten atau kota, sampai provinsi. Melalui cara ini proses tabulasi berjalan cepat. (red)

 

Jamkrindo Berangkatkan 1.700 Pemudik

0

Perusahaan Umum (Perum) Penjaminan Kredit Indonesia (Jamkrindo) menyelenggarakan ‘Mudik Bareng BUMN (Badan Usaha Milik Negara) 2019’ secara gratis. Langkah ini dilakukan dengan membuka pendaftaran mudik melalui situs mudikbumn.co.id sejak 3 April 2019-30 April 2019.

“Para calon pemudik  bisa langsung melakukan cek status pendaftaran dan melihat ketersedian kuota secara mandiri melalui web (situs) yang tersedia,” kata Randi Anto, Direktur Utama (Dirut) Perum Jamkrindo pada saat pelepasan peserta ‘Mudik Bareng BUMN 2019’ di kantor pusat Perum Jamkrindo, Rabu (29/5/2019).

Dari pendaftaran ‘Mudik Bareng BUMN 2019’ melalui mudikbumn.co.id diberangkatkan sebanyak 1.700 pemudik ke 22 lokasi di Indonesia pada Rabu (29/5/2019). Mereka menggunakan moda transportasi bus, kereta api, dan kapal laut

Lokasi-lokasi tujuan pemberangkatan ‘Mudik Bareng BUMN 2019’ yakni Cirebon (Jawa Barat), Brebes (Jawa Tengah), Tegal (Jawa Tengah), dan Pekalongan (Jawa Tengah).

Kemudian, Semarang (Jawa Tengah), Solo (Jawa Tengah), Klaten (Jawa Tengah), dan Yogyakarta (Daerah Istimewa Yogyakarta). Selanjutnya, Malang (Jawa Timur), Madiun (Jawa Timur), Surabaya (Jawa Timur), dan Bumiayu (Jawa Tengah).

Berikutnya, Purwokerto (Jawa Tengah), Purbalingga (Jawa Tengah), Kebumen (Jawa Tengah), Kutoarjo (Jawa Tengah), dan Purworejo (Jawa Tengah). Terakhir, Padang (Sumatera Barat), Belawan (Sumatera Utara), Bau-bau (Sulawesi Tenggara), Makassar (Sulawesi Selatan), dan Bima (Nusa Tenggara Barat).

“Pada tahun ini, Perum Jamkrindo memberangkatkan 500 peserta mudik menggunakan kereta api, 500 pemudik menggunakan kapal, dan 700 pemudik menggunakan bus,” ujarnya.

Khusus pemudik yang menggunakan kapal diberangkatkan dari Tanjung Priok (Jakarta) menuju Makassar. Acara ini dilepas oleh dua direktur Perum Jamkrindo yakni Sulis Usdoko, Direktur MSDM, Umum, dan Kepatuhan dan Kadar Wisnuwarman, Direktur Operasional dan Jaringan.

Perum Jamkrindo bersinergi dengan PT Pelayaran Nasional Indonesia/Pelni (Persero) memberangkatkan pemudik dengan kapal laut.

“Total ada delapan rute yang dilayani oleh Perum Jamkrindo yaitu Kumai-Semarang, Sampit-Surabaya, Batam-Belawan, Sampit-Semarang, Makassar-Surabaya, Makassar-Bima, Makassar-Bau Bau, dan Jakarta-Makassar,” ujar Sulis Usdoko.

Kemudian, pemudik yang menggunakan kereta api akan dilepas Perum Jamkrindo pada Kamis, 30 Mei 2019.

104 BUMN

Deputi Bidang Infrastruktur Bisnis Kementerian BUMN, Hambra Samal, menambahkan ‘Mudik Bareng BUMN 2019’ merupakan bagian dari agenda rutin tahunan yang diinisiasi oleh Kementerian BUMN melalui sinergi BUMN.

Mudik Bersama BUMN 2019 akan dilepas secara serentak oleh Presiden Joko Widodo dan  Menteri BUMN Rini Soemarno. Hal itu berlangsung di Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta pada Kamis, 30 Mei 2019.

Sebanyak 104 BUMN berpartisipasi dalam penyelenggaraan Mudik Bareng BUMN 2019. “Mereka siap memberangkatkan lebih dari 250.000 pemudik ke berbagai kota tujuan di Tanah Air,” jelasnya.

Sekedar informasi, Perum Jamkrindo adalah BUMN yang bergerak di bidang penjaminan dengan produk program dan nonprogam. Produk untuk mendukung program pemerintah yaitu penjaminan Kredit Usaha Rakyat (KUR), penjaminan Kredit Pemilikan Rumah (KPR) sejahtera dengan skema Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP), dan penjaminan sistem resi gudang.

Produk non-program yakni penjaminan kredit/pembiayaan umum, penjaminan kredit/pembiayaan mikro, penjaminan kredit/pembiayaan konstruksi, dan pengadaan barang/jasa.

Kemudian, penjaminan kredit/pembiayaan multiguna, penjaminan distribusi barang, penjaminan bank garansi/kontra garansi, surety bond, dan penjaminan kredit Bank Perkreditan Rakyat (BPR) serta Bank Perkreditan Rakyat Syariah (BPRS).

Selanjutnya, custom bond, penjaminan keagenan kargo, penjaminan invoice financing, penjaminan skema subsidi resi gudang, dan penjaminan perusahaan teknologi finansial (tekfin).

Perum Jamkrindo juga melakukan pemeringkatan Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM). Jaringan kerjanya terdapat di sembilan kantor wilayah, satu kantor cabang khusus, 56 kantor cabang, dan 16 Kantor Unit Pelayanan (KUP).

Pemeringkatan Efek Indonesia (Pefindo) memberikan peringkat AA Plus (Double A Plus, Stable Outlook) untuk Good Corporate Government/GCG (tata kelola perusahaan yang baik). (moc)

 

Headset Multi-Platform MPOW EG3 untuk Gamer

0

Jakarta, Biskom- Setelah sukes meluncurkan produk serta dibarengi penetrasi produk ter-anyarnya yaitu earphone sport tahan air pada bulan April 2019 lalu, kali ini MPOW mencoba mencuri perhatian para gamer di Indonesia lewat produk headset yang dibekali dengan kemampuan multi-platform.

MPOW EG3 merupakan headset yang sengaja diproduksi untuk pecinta gamer. EG3 mempunyai beberapa keunggulan dibandingkan produk dari kompetitornya. Salah satu yang membuatnya berbeda adalah headset ini mampu mengatur suara yang dihasilkan sesuai dengan yang diinginkan oleh konsumen melalui aplikasi yang disediakan. Dengan menghubungkannya pada telepon pintar, pengaturan suara pada headset dapat disesuaikan dengan fitur-fitur yang disediakan pada aplikasi khusus tersebut.

Menurut Helmi Rangga, Marketing Manager MPOW Indonesia, Headset ini memang memiliki karakteristik untuk pecinta game. Kali ini MPOW ingin memasuki pasar gamer setelah sukses dengan produk earphone dan headset-nya yang terlebih dahulu diperkenalkan kepada konsumen di Indonesia. Dengan mengusung teknologi terkini, MPOW mencoba memberikan produk yang dapat diandalkan.

“Prinsip kami adalah kami tidak ingin memperkenalkan produk kami ke Indonesia tanpa kualitas, kami ingin konsumen Indonesia mengenal produk kita dari sisi kualitas dan teknologi. Kami yakin dua hal itu yang dapat membuat produk kami semakin cepat digemari konsumen di Indonesia di tengah kompetisi yang semakin ketat saat ini” Ujar Helmi.

Helmi juga menandaskan bahwa teknologi yang dimiliki oleh MPOW EG3 tidak hanya sekedar teknologi yang telah umum digunakan pada produk-produk yang sudah ada di pasaran saat ini. Memang Multi-Platform merupakan teknologi yang sudah banyak dimiliki produsen headset lainnya. Teknologi yang bisa membuat headset ini dapat digunakan di PC dan juga digunakan pada game konsol bahkan bermain game online melalui smartphone. Akan tetapi headset ini juga memiliki cancel noise dan juga kemampuan menyesuaikan pegaturan suara yang diinginkan penggunanya. Sehingga menjadikan produk MPOW ini memiliki keunggulan tersendiri dibandingkan dengan kompetitornya.

“Headset EG3 ini memang memiliki fitur yang dapat disetel untuk suaranya sesuai dengan selera pemakainya. Konsumen nanti bisa download saja aplikasi yang sudah kami sediakan nah disitu akan ada fitur-fitur yang dapat merubah besaran suara bass atau treble, mana suara yang lebih disukai oleh konsumen. Tidak hanya itu, konsumen juga bisa menyimpan profile suara yang diinginkan sesuai dengan game yang dikehendaki, jadi pengguna tidak perlu repot-repot lagi merubah setelan apabila akan memainkan game dengan setelan suara yang berbeda” terang Helmi. (red)

Kemenhub dan XL Hadirkan Peta Digital Jelajah Nusantara

0

Jakarta, Biskom – Dalam rangka membantu masyarakat atau pemudik lebaran mendapatkan infomasi jalur mudik, Kementerian Perhubungan (Kemenhub) berkolaborasi dengan PT XL Axiata meluncurkan aplikasi peta digital bertajuk Peta Jelajah Nusantara.

Aplikasi peta digital ini dibangun sebagai sarana pemandu bagi masyarakat yang melakukan perjalanan darat di wilayah Indonesia dengan sejumlah fitur yang memudahkan pengguna menemukan rute perjalanan dan berbagai informasi yang paling dibutuhkan.

Menhub Budi Karya Sumadi mengatakan bahwa peta navigasi digital sudah menjadi kebutuhan masyarakat pengguna jalan secara umum, karena peta dalam lembaran tercetak sudah mulai ditinggalkan. “Peta digital memang lebih fleksibel dalam penggunaannya, berbagai informasi juga bisa dimasukkan tanpa khawatir dengan ruang yang tersedia,” ujar Budi Karya Sumadi di Jakarta, Selasa (28/5).

Sementara itu, Dirjen Perhubungan Darat, Budi Setiyadi menambahkan, aplikasi Peta Jelajah Nusantara sengaja diluncurkan bertepatan pada masa mudik lebaran untuk menambah referensi masyarakat yang membutuhkan sarana navigasi untuk pulang ke kampung halaman.

Yang membedakan aplikasi ini dengan aplikasi navigasi yang sudah ada adalah sejumlah informasi tambahan yang dibutuhkan selama perjalanan, seperti keberadaan dan info mengenai posko mudik, posko kesehatan, terminal hingga informasi mengenai area rawan kecelakaan dan jalur alternatif.

Sementara itu, Chief Human Capital XL Axiata, Rudy Afandi menyebut bahwa aplikasi Peta Jelajah Nusantara merupakan hasil tindak lanjut dari kerjasama kedua pihak dalam digitalisasi informasi layanan Kemenhub kepada masyarakat.

Menurutnya, XL siap untuk mendukung upaya pengembangannya lebih lanjut. Masih perlu penyempurnaan untuk aplikasi ini agar lebih kaya dengan informasi dan data yang dibutuhkan pengguna jalan. “Kami melihat banyak hal positif jika suatu aplikasi navigasi ini dibuat oleh pemerintah. Sebagai pengelola dan pembuat kebijakan atas layanan transportasi, maka tentunya banyak informasi yang bisa dituangkan dalam aplikasi Peta Jelajah Nusantara ini,” ujar Rudy.

Beberapa informasi yang bisa didapat misalnya, mengenai peraturan dan tata tertib berkendara, kondisi jalan, potensi gangguan yang terjadi karena misalnya ada perbaikan jalan, daerah rawan bencana, hingga jalur alternatif.

Informasi dan data yang tersaji di dalam aplilkasi Peta Jelajah Nusantara merupakan data resmi yang ter-update dari sejumlah instansi yang terkait dengan pelayanan transportasi (Kemenhub), Kesehatan (Kementerian Kesehatan), sarana dan prasarana jalan (Bina Marga, Kementrian PUPR), serta keamanan dan ketertiban (Korlantas Polri).

Untuk kebutuhan mudik Lebaran 2019, informasi yang tersaji di dalam aplikasi Peta Jelajah Nusantara adalah navigasi jalur mudik di semua wilayah tujuan mudik di seluruh Indonesia.

Peta navigasi yang tersaji terhubung dengan aplikasi Google Map. Masyarakat luas bisa secara mudah mendapatkan aplikasi ini dari Google Play Store untuk smartphone Android. Selanjutnya informasi keberadaan posko-posko di sepanjang jalur utama, termasuk posko informasi jalan, posko mudik, posko kesehatan, juga terminal bus. Selain letak posko, pengguna juga bisa mengetahui nama dan nomor kontak petugas di setiap posko.

Kemudian juga ada informasi pengaturan jalur lalu lintas, misalnya jalur satu arah, ganjil genap, dan jalur alternatif. Peta digital ini juga dilengkapi dengan informasi mengenai letak titik-titik rawan kecelakaan di jalur mudik. (red)

TIBCO Dukung Chatbot Berbasis AI Milik Affin Hwang

0

Jakarta, Biskom – Affin Hwang Asset Management Berhad (Affin Hwang AM) telah memilih TIBCO Software , sebagai mitra teknologinya untuk membantu perusahaan mengembangkan strategi digital serta mempercepat laju pengembangan aplikasi yang cepat.

Kolaborasi antara TIBCO dan Affin Hwang AM mencakup implementasi perusahaan dari platform TIBCO Connected Intelligence, khususnya perangkat lunak TIBCO BusinessWorks dan aplikasi TIBCO Cloud Mashery. Pekerjaan ini telah mengarah pada pengembangan chatbot yang diberdayakan AI pertama perusahaan, yang disebut Nadia, yang mampu menjawab pertanyaan klien tentang portofolio dan saldo akun secara real time.

Allen Woo, kepala petugas inovasi, Affin Hwang AM mengatakan pihaknya berkomitmen untuk terus mendorong inovasi dan meningkatkan pengalaman investasi klien kami, telah mendorong kami untuk mencari kemampuan baru untuk menanggapi kebutuhan mereka. “Setelah mempertimbangkan faktor-faktor seperti kualitas, tingkat servis, dan biaya, kami memilih untuk bermitra dengan TIBCO karena rekam jejak industri yang baik dan kesiapannya untuk bekerja sama dengan klien untuk menemukan solusi,” katanya.

“Karena perusahaan keuangan seperti Affin Hwang AM di Malaysia dan lintas Asia Tenggara melakukan transformasi digital untuk tetap berada di barusan terdepan, platform API cloud membantu mereka membuat, mengelola, dan menganalisis API dengan lancar, ”kata Melissa Ries, manajer umum, Asia Pasifik dan Jepang, TIBCO. Visibilitas ini meningkatkan efisiensi dan membantu transformasi secara tersusun.

Platform manajemen API sangat penting untuk bisnis digital yang mengadopsi praktik pengembangan dan penerapan asli cloud. Ketika perusahaan semakin banyak mengadopsi native-cloud untuk kecepatan, kelincahan, dan skala yang lebih banyak, platform API seperti TIBCO Cloud Mashery siap untuk memperkuat inisiatif yang mengganggu secara digital.

“Kami sekarang mengambil langkah-langkah untuk meningkatkan kemampuan penuh API untuk menanamkan pembelajaran lebih dalam di Nadia dan menawarkan layanan yang lebih personal. Upaya ini menjadi pertanda baik bagi inisiatif inovatif kami untuk menciptakan nilai bagi klien kami, ”kata Mr. Woo.

Masih menurut Mr. Woo, sejak peluncuran TIBCO BusinessWorks dan TIBCO Cloud Mashery, pihaknya i telah dapat secara signifikan menghemat waktu dan biaya untuk integrasi, serta merampingkan pengembangan. Dengan menampung semua proses alur kerja dalam infrastruktur native-cloud, kami dapat mendorong konektivitas yang lebih baik dengan mitra kami, terutama saat dunia bermigrasi menuju lingkungan API.

Hal ini akan memungkinkan kami untuk memperbesar ekosistem dengan memastikan kolaborasi terjadi di semua platform sehingga data dapat dipertukarkan dengan cepat. (red)